PT Aneka Tambang Tanam 6000 Bibit Durian Di Desa Pasirmuncang

 58 Views

IMG-20170223-WA0128

BERIMBANG.COM, Bogor – Untuk kesekian kalinya, PT Aneka Tambang (Antam) menunjukan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan. Hal itu dilakukan dengan menebar sebanyak 6000 bibit pohon durian di Kampung Cipopokol, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. 

Kegiatan penanaman pohon kali ini, PT Antam bekerjasama dengan Pemuda Lingkungan Hidup Indonesia (PULIH) serta Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirmuncang, dan di hadiri oleh Kapolsek Caringin AKP Fitra  Zuanda bersam Bhabinmas, Bhabinsa, Desa Pasir Muncang. 

"Ini merupakan kegiatan tahun ketiga yang sudah dilakukan dibeberapa wilayah. Ada dua jenis bibit pohon durian yang kami sebar diantaranya jenis durian Montong dan Matahari,"ujar Yuyu, pihak PT Antam kepda berimbang.com, kamis (23/2/17)

Yuyu menjelaskan, kegiatan penanaman tersebut merupakan bagian dari penerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Antam. Alasan pihaknya memilih jenis pohon durian yakni agar bisa dimanfaatkan oleh warga dan hasilnya nanti untuk kesejahteraan para pengelola, baik yang tergabung dalam komunitas PULIH maupun warga lainnya yang terlibat aksi penanaman pohon.

"Ya tujuannya seperti itu, hasilnya selain bisa dinikmati, juga bisa menjadi lumbung penghasilan warga nantinya," terang yuyu.

Kepala Desa Pasirmuncang, Yudi Wahyudin menambahkan, pihaknya secara antusias mendukung kegiatan penanaman yang digagas oleh kalangan muda pecinta lingkungan hidup yang berada di wilayahnya.

"Pastinya kami sangat mendukung gagasan mereka yang telah menunjukan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan di wilayahnya. Dan ini layak diapresiasi," ujar Yudi.

" Hal ini pun harus menjadi pemicu bagi elemen kemasyarakatan lainnya untuk lebih meningkatkan kepedulian mereka terhadap pelestarian alam.

"Pelestarian alam tak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. Apalagi jenis bibit pohon yang ditanam ini menghasilkan buah dengan harga yang tergolong tinggi dan nanti hasilnya bisa dinikmati oleh warga atau pengelola,"pungkasnya. (Na/Wan)

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: