Categories: Bogor

Pasien Dinyatakan Sehat Oleh RSUD Cibinong, Mendengar Biaya Langsung Meninggal

BERIMBANG.com “Sudah jatuh, tertimpa tangga pula,” terjadi pada keluarga miskin almarhum Dahliah (49) warga Kp. Kupu RT, 02 RW 06 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Pendiri relawan Solusi Pasien Urgent NKRI, Abu Hanifah menjelaskan hal itu dari keterangan para anggotanya yang mendampingi pasien Dahliah hingga meninggal dunia.

Abu menceritakan keadaan pasien Dahliah yang dinyatakan sembuh oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor.

Namun, kata Abu, ada biaya yang harus pasien bayar sebesar Rp. 2.485.300,- pasien wajib membayar 75% dari total tagihan jika ingin pulang, pada Rabu 27 Mei 2020.

Abu pun menirukan ucapan pihak RSUD Cibinong yang mengatakan, “Apabila tidak bisa membayar sebesar 75% dulu, maka saya tidak bisa pulangkan, karena kamipun resmi ada aturannya,” tirunya.

“Itu bahasa yang disampaikan pak Wandi bagian keuangan RSUD Cibinong,” kata Abu Hanifah.

Mendengar hal itu sekira pukul 16.00 WIB (27/05), lanjut Abu, pasien yang sudah dinyatakan sehat atau sembuh itu kaget, merasa tidak mampu,

“Akibat tidak bisa di pulangkan pasien pingsan dan langsung meninggal,” jelas Abu Hanifah.

Sedangkan pihak keluarga Dahliah masih mengurus surat keterangan miskin dan lainnya yang membutuhkan waktu.

“Pasien memang tidak mempunyai BPJS, namun seluruh berkas kepengurusan untuk menyelesaikan urusan pasien tersebut sedang di urus sesuai data domisili si pasien,” kata Abu.

Lebih lanjut cerita Abu, usai negosiasi pukul 17.00 WIB (27/05) Jenazah Ibu Dahliah akhirnya bisa dibawa pulang keluarga, setelah membayar Rp. 300.000,-

Sementara, pihak RSUD Cibinong saat dihubungi wartawan melalui pesan WhatsApp, hanya menjawab singkat, bahwa pasien sudah pulang.

Disisi lain secara terpisah, pihak keluarga Dahliah, yang diwakilkan Endang mengeluh, karena biaya pemakaman, menurut ia begitu mahal sebesar Rp 3.5 juta, di tempat pemakaman umum Kp. Prigi Bedahan, Kecamatan sawangan Kota Depok.

Keterangan Endang melalui sambungan telpon yang terekam, ia menjelaskan Jenazah Dahliah belum dikuburkan karena kurangnya rupiah, lalu ia menyesalkan negosiasi terjadi pada malam hari, disepakati Rp 2.5 juta.

“Padahal orang gak mampu,” katanya, “Akhirnya ditunda sampai besok pagi (28/05) pemakamannya,” ujar Endang.

Reporter: Santo
Editor: Tengku Yusrizal

Recent Posts

Cafe Sebrang Hotel Uli Arhta Jual Miras Dan Buka Sampai Subuh

BERIMBANG.com, Depok - Kembali tingginya kasus penyebaran virus covid-19 di Kota Depok nampaknya tidak diindahkan… Read More

11 jam ago

Idris Imam Komitmen Lanjutkan Program Sejuta Maulid

BERIMBANG.com, Depok -Pasangan Calon (Paslon) Wali dan Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono,… Read More

12 jam ago

Giat Operasi Yustisi Gabungan Polsek Cijeruk

BERIMBANG.COM, Bogor - Dalam rangka Antisipasi Giat Libur Panjang dan Antisipasi Giat Aksi Unjuk Rasa… Read More

14 jam ago

Ketum Depok Begaya Minta Perand Arahkan Semua Kekuatan Dukung Pradi

BERIMBANG.com, Depok - Jelang Pilkada partai pendukung, relawan, ormas, tokoh masyarakat menyatakan dukungan pada Paslon… Read More

15 jam ago

Bupati Bogor Resmikan Kantor Baru Kecamatan Nanggung

BERIMBANG.com - Bupati Bogor, Ade Yasin meresmikan Kantor Pemerintah Kecamatan Nanggung. Pembangunan kantor baru Kecamatan… Read More

1 hari ago

Pimpinan Majlis Taklim Dzurrohim : Pradi Afifah Bakal Jadi Pemenang Di Pilkada Depok

BERIMBANG.com, Depok - Pimpinan Majelis Taklim Dzurrohim Jl. Ripan, Pengkapuran Kecamatan Tapos, Depok dengan tegas… Read More

2 hari ago