Categories: BogorJabodetabek

Manajemen PT. UI Siap Bingung, Warga Ngotot Tanahnya Dibayar di Batas Wajar

BERIMBANG.COM, Bogor – Menanggapi keluhan sejumlah warga Kampung Cikereteg, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, manajemen PT Uniplastindo Interbuana (UI) sebuah perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang saat ini membangun pabrik, akhirnya buka suara.

Legal Manager PT UI, Widodo, mengatakan, keberatan warga bukan menolak berdirinya pabrik. Namun, ada sebagian warga yang ingin menjual tanahnya ke pihak perusahaan dengan harga ajuan di luar batas wajar.

“Sebetulnya kami sudah tidak membutuhkan perluasan lahan untuk pabrik.  Saat ini lahan kami sudah mencapai 16.844 meter persegi lebih. Tapi untuk memenuhi tuntutan warga yang tanahnya ingin dibeli, kami mengupayakan dengan mengurangi budget pembelian mesin.  Sampai sekarang, negosiasi kami belum mencapai kata sepakat, karena ada 15 warga yang minta harga melebihi kewajaran. Kami perusahaan punya tim appraisal yang berpatokan pada harga NJOP di sana Rp280.000 per meter. Padahal kami sudah mau sekitar Rp450.000 per meter,” bebernya.

Sedangkan soal banjir yang melanda rumah warga, kata Widodo, terjadi akibat penyumbatan sampah. “Jadi bukan karena bangunan pabrik tapi karena sampah. Bayangkan saja sampai kasur pun ada di saluran. Pada saat banjir, yang membereskan pegawai kami juga,”Ujarnya.

Lebih jauh ia mengemukakan, dari awal perusahaan berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan secara bermusyawarah serta menempuh segala legalitas sesuai aturan yang ada.

“Kami ingin jadi pendatang yang baik. Tidak ingin selonong boy. Kami juga rutin bertemu dengan warga baik secara terbuka maupun tertutup,” katanya.

Dijelaskannya, pabrik PT UI di Cikereteg yang akan running Juni 2016 ini akan memproduksi cup air mineral, botol, dan galon,

“Kami butuh 110 tenaga kerja untuk tahun pertama. Kami prioritaskan ambil dari warga terdekat sesuai kriteria yang dibutuhkan. Kami juga butuh juga tenaga ahli. Dan kami juga inginnya dari warga sekitar. Kami siap didik,” tuturnya.

Masih kata Widodo, PT UI tidak menggunakan sumur bor dalam memenuhi kebutuhan air untuk produksi. “Kami gunakan air PDAM. Kami sudah MoU,” tukas dia. (Raden Supriyadi)

Recent Posts

Jabar Akan Bagi Rp 500ribu/KK Melalui Data Kemensos, Cerita 2 Kades di Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com - Bantuan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat Jawa Barat (Jabar), di ungkap oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, sebesar… Read More

2 jam ago

Raja Maroko Memberi Pengampunan Bagi 5.654 Tahanan

BERIMBANG.com Rabat - Raja Maroko, YM Mohammed VI telah memberikan pengampunan kepada 5.654 tahanan dan memberi perintah untuk mengambil semua… Read More

12 jam ago

1,5 Juta Masker dan APD Bagi Tenaga Medis Akan di Pesan Pemkab Bogor

BERIMBANG.com - Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor), Jawa Barat, dalam waktu dekat akan memesan masker untuk tenaga medis yang ada… Read More

2 hari ago

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kota Depok Berbagi Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

BERIMBANG.COM, Depok - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kota Depok atau disingkat  (KKSS-Kota Depok) melakukan kerjasama dengan Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Sulawesi… Read More

2 hari ago

Korps Adhyaksa Berduka, Kepala BPKP: Beliau Memiliki Tekad

BERIMBANG.com - Korps Adhyaksa tengah berduka putra terbaik bangsa, Wakil Jaksa Agung Arminsyah, meninggal setelah mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi… Read More

3 hari ago

Organisasi Pers PPWI Sumsel Bagikan Makanan Gratis

BERIMBANG.com - Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD-PPWI) Sumatera Selatan (Sumsel), berbagi makanan kepada warga terdampak Virus Corona… Read More

4 hari ago