Dongkrak Perekonomian Desa, Bupati Bogor Launcing Program Samisade

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 450 Views

BERIMBANG.com Kabupaten Bogor akan mendongkrak perekonomian desa juga meningkatkan infrastuktur desa dengan menjalankan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade),

Bupati Bogor, Ade Yasin Launching program Samisade di Kantor Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (17/02/2021).

Diantara program Samisade Seperti, pembangunan jalan desa, pembangunan tebing desa, drainase desa dan lainnya.

“Hari ini program Samisade resmi kita luncurkan, ini program yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat desa. Selain peningkatan perekomian desa, program ini juga fokus pada pembangunan infrastuktur desa,” kata Bupati.

“Terutama pembangunan jalan desa di wilayah yang berkepentingan dengan urusan ekonomi, seperti sentra UKM, persawahan dan kawasan wisata,” terang Ade.

Lanjut dia, bagi 352 desa yang lolos verifikasi sebagai penerima bantuan program Samisade. untuk wilayah Kabupaten Bogor.

“Saat ini kita sedang refocusing anggaran kalau ada yang bisa kita geser, akan kita geser. Sehingga jumlahnya bisa bertambah,”

“Sementara penerima masih di angka 329 desa, sisanya dianggarkan selanjutnya. Verifikasi harus diperhatikan karena tanpa verifikasi desa tidak akan lolos sebagai penerima bantuan,” jelasnya.

Kemudian, Ade menegaskan, untuk memaksimalkan peggunaan dan penyerapan anggaran program SAMISADE, akan dilakukan pengawasan.

Pengetatan pengawasan mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, dengan melibatkan Kejaksaan, tokoh masyarakat dan menjalankan pengawasan secara kolaborasi melalui pengawasan padat karya.

Target Kabupaten Bogor, paling telat April ini (2021) program Samisade sudah bisa di lakasanakan.

“Tingkat Kabupaten kami sudah MoU dengan Kejaksaan. Tingkat kecamatan yang mengawasi pihak Kecamatan, sedangkan untuk desa nanti pengawasannya oleh tokoh masyarakat dan BPD,”

“Makanya kita ada anggaran operasional lima persen dari satu miliar itu untuk operasional,” terang Ade Yasin.

Bagi Desa yang tahun ini lolos sebagai penerima program Samisade, kata Ade, Di tahun selanjutnya mereka masih berhak menerima kembali program bantuan SAMISADE itu, selama program pembangunan desanya belum selesai.

“Kalau pembangunan desanya belum selesai, kita tetap akan berikan anggaran karena PAD kita diperoleh dari desa-desa, terutama desa yang punya banyak potensi,”

“Melalui program Samisade, ini kita ingin kembalikan ke desa guna memajukan desa, juga untuk meningkatkan PAD,” tukasnya.

(Tim Komunikasi Diskominfo Kab. Bogor)