Depok

Depok

Cegah Covid-19, RW 01 Beji Timur Bagikan Paket Sembako

BERIMBANG.COM, Beji Timur – Posko Siaga Covid-19 (PSC) RW 01 Kelurahan Beji Timur Kecamatan Beji Kota Depok, membagikan paket sembako ke warga setempat yang terdampak wabah virus Corona. Mereka yang terdampak di antaranya kaum dhuafa, anak yatim, para pekerja harian, single parent, janda dan warga yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan sosial yang berlangsung di Posko Siaga Covid-19 RW 01 Kelurahan Beji Timur, Jumat,(01/05/2020) pukul 09.00 wib.
Dalam acara di hadiri, Lurah Beji Timur Sobaruddin, Babinkamtibmas Beji Timur Iptu Triyono dan juga warga RW 01, dan tokoh masyarakat serta Ikatan Remaja Kapling (Ireka).

Menurut Lurah Sobaruddin, telah berdiri banyak Posko Siaga Covid-19 di semua Rw. Pihaknya selama ini terus melakukan sosialisasi ke warga agar terus menjaga jarak, menggunakan masker termasuk hand sanitizer.

Upaya ini menurut Sobaruddin, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran Covid-19, Ia terus mengupayakan agar warga mau peduli dan bergotong royong serta mau mematuhi protokol kesehatan.

“Selalu jaga jarak, pakai hand sanitizer, pakai masker jika keluar rumah. Dan jika tidak penting cukup diam di rumah saja. Dengan diam di rumah itu membantu memotong penyebaran virus Corona,” jelasnya.

Sementara itu Ketua RW 01 Endang Suhandar menuturkan, penyebaran Corana di wilayah, bahwa Posko Kampung Siaga Covid-19 dibentuk atas Surat Edaran Walikota Depok. Dengan tujuan untuk membantu himbauan pemerintah guna memerangi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Beberapa agenda yang dikerjakan antara lain penyemprotan disinfektan mandiri sebanyak 4 kali ke seluruh rumah warga di RW 01.

Dalam dalam kesempatan itu, Posko Siaga juga membagikan 215 bungkusan sembako ke warga yang terdampak. Sedang sembako tersebut atas sumbangan dari donasi dari warga RW. 01, hasil kerja sama ketua RT se RW 01 dan tokoh masyarakat.

Menurut Endang yang biasa panggil Loy ini berbagai sumbangan warga yang kurang berkecukupan hasil dikumpulkan untuk disumbangkan ke warga yang membutuhkan atau terkena dampak akibat serangan virus Corona. (adi).

Depok

Panti Asuhan Jual Bayi Ramai Di Medsos, Polisi Selidiki Pemilik Akun

BERIMBANG.COM, Depok – Sebuah panti asuhan Di Depok menjadi viral di media sosial karena menjual bayi lewat akun Instagram-nya. Polisi memastikan bahwa pihak yayasan tidak pernah memperjualbelikan bayi.

Polresta Depok menyelidiki posting-an viral itu pada Rabu (2/4). Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Unit Krimsus Polresta Depok kemudian melakukan penelusuran ke Yayasan Panti Asuhan Sakinah di Depok, Jawa Barat.

“Setelah didatangi dan diklarifikasi terkait posting-an akun tersebut, Saudara Bahja Wijaya selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Sakinah mengatakan bahwa posting-an tersebut tidak benar,” kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Di sisi lain, tidak ada balita yang diasuh di panti asuhan tersebut. Sedangkan akun Instagram yang mencatut nama yayasan memperjualbelikan bayi dan balita.

“Karena anak asuh yang ada di panti asuhan tidak ada yang balita atau paling kecil umur 11 tahun dan paling besar umur 19 tahun,” imbuhnya.

Firdaus mengatakan pihaknya masih menyelidiki pemilik akun @Jual_Beli_babyyyyyy itu.

“Pemilik akun masih kita telusuri,” kata Firdaus.

Posting-an akun tersebut menjadi viral di media sosial karena memperjualbelikan bayi. Di bio akun tersebut tertulis harga bayi dan balita sebesar Rp 5 juta sampai Rp 1 miliar.

Akun tersebut mem-posting sejumlah foto bayi dan balita. Saat dilihat detikcom pagi ini, akun tersebut sudah dihapus.

Depok

BNI Dan DMC Salurkan Sembako ke 3 Panti Asuhan di Depok

BERIMBANG.COM, Depok, Pandemi Covid-19 membuat sendi-sendi kehidupan terguncang, banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan bahan pangan. Di Kota Depok, BNI Cabang Margonda dan Depok Media Center (DMC) menyalurkan ratusan sembako kepada anak-anak yatim yang ditampung di tiga panti asuhan.

BNI yang dikenal sebagai agen pembangunan, menyadari bantuan sembako sangat dibutuhkan panti asuhan yang belum tersentuh bantuan langsung pemerintah. Bantuan sembako itu juga menjadi gerakan BNI Berbagi yang berlangsung simultan di seluruh Indonesia.

“Hari ini kami membagikan sembako ke semua masyarakat yang membutuhkan secara simultan di Indonesia, khusus di Kota Depok kami menyalurkan ke tiga panti asuhan anak yatim, “kata Nano Wicaksono Wakil Pemimpin Cabang BNI Margonda, Kamis (30/4/2020), di Panti Asuhan Sakinah, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kota Depok.

Menurut Nano, setiap bulan Ramadhan gerakan BNI Berbagi selalu menyediakan bantuan sembako kepada masyarakat. Hanya saja, dengan adanya pandemi Corona, gerakan sosial itu disesuaikan dengan kebijakan pemerintah untuk membantu membangun perekonomian masyarakat.

Pada tahap awal ini, BNI Berbagi menyediakan masing-masing 150 paket bantuan sembako untuk setiap panti asuhan.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Sakinah Depok Bagja Wijaya yang menerima bantuan ini, terharu dengan bantuan yang diberikan. Karena dalam kondisi saat ini memang sembako sangat dibutuhkan pada anak asuhnya.

“Anak asuh kami ada 66 orang memang membutuhkan bantuan seperti sembako ini, kami harus menjaga kesehatan mereka dari ancaman virus Corona,” ujar Bagja.

Tiga panti asuhan yang diberikan ini, atas rekomendasi wartawan yang tergabung di DMC.

Ketua Pembina DMC Rusdy Nurdiansyah sangat mengapresiasi kepedulian BNI Berbagi. Pada bulan Ramadhan, Depok Media Center (DMC) akan terus menebar manfaat kebaikan bagi sesama wartawan dan masyarakat.

“Saatnya kita wartawan untuk berbuat lebih bagi kebaikan dan kemanfaatan orang lain. Jika kita berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain tanpa pamrih maka kita juga telah berbuat baik dan bermanfaat bagi diri sendiri,” ujar Ketua Pembina DMC, Rusdy Nurdiansyah.

Depok

Pasir Gunung Selatan Kasus Positif Terbanyak Se Depok, Pancoranmas Nihil

BERIMBANG.COM, Depok – Semua kecamatan di Kota Depok, Jawa Barat, mencatat punya kasus Covid-19 hingga hari terakhir periode pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Selasa (28/4/2020) kemarin. Hal itu menjadikan Depok zona merah penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan Covid-19.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Pemerintah Kota Depok melalui situs ccc-19. depok.go.id, Kecamatan Cimanggis merupakan zona paling merah sejauh ini di Depok.

Dengan menggunakan parameter jumlah kasus positif Covid-19, Cimanggis ada di urutan teratas disusul Kecamatan Pancoranmas dan Sukmajaya.

Dari data terbaru yang dilaporkan Pemerintah Kota Depok, total 58 warga Cimanggis positif Covid-19 dan 5 di antaranya meninggal dunia.

Kelurahan Pasir Gunung Selatan menjadi kelurahan dengan kasus positif Covid-19 terbanyak di Cimanggis sekaligus di Depok. Total 22 warga positif Covid-19 di kelurahan itu disusul Kelurahan Tugu dengan 15 kasus positif.

Masih di Cimanggis, kasus kematian terbanyak ada di Kelurahan Cisalak Pasar. Dari 7 warga Cisalak Pasar yang positif Covid-19, 3 di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu, Kecamatan Pancoranmas mencatat 42 kasus positif Covid-19 sejauh ini, 5 di antaranya meninggal. Kelurahan Depok Jaya mencatat 13 kasus positif Covid-19, terbanyak di Kecamatan Pancoranmas, disusul Kelurahan Depok dengan 9 warganya positif Covid-19.

Setiap kelurahan di Pancoranmas mencatat 1 warganya meninggal dunia akibat Covid-19, kecuali Kelurahan Pancoranmas yang hingga sekarang masih nihil.

Kecamatan Sukmajaya juga mencatat 42 kasus positif Covid-19 hingga hari ini. Namun jumlah kematian akibat virus corona lebih sedikit, yakni 2 orang, keduanya warga Kelurahan Abadi Jaya.

Kelurahan Mekarjaya menjadi kelurahan dengan pasien positif Covid-19 terbanyak di Sukmajaya dengan total 14 warga, disusul Kelurahan Abadijaya dengan 10 kasus positif Covid-19.

Red

Depok

Satpol PP Depok Akan Tindak Tegas Pelanggar PSBB Dan Serukan Physical Distancing

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok, memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari terhitung mulai 29 April 2020 hingga 12 Mei 2020.

“Perpanjangan PSBB ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.250- Hukham/2020 tanggal 28 April 2020,” kata Walikota Depok Mohammad Idris, Selasa (28/4/2020).

Sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.250- Hukham/2020 tanggal 28 April 2020 tentang Perpanjangan PSBB di Kota Depok serta Surat Keputusan Walikota Depok Nomor 443/198/Kpts/ Dinkes/Huk/2020 tanggal 28 April 2020 dengan ini disampaikan perpanjangan PSBB selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 29 April 2020 sampai dengan 12 Mei 2020.

Idris mengatakan, evaluasi jumlah kasus pada PSBB pertama, yang dilaksanakan sejak 15-28 April 2020 masih terjadi peningkatan kasus, yaitu kasus terkonfirmasi rata-rata 8-9 orang per hari dibandingkan sebelum PSBB rata-rata 6-7 orang per hari.

“Akan tetapi kita tetap harus waspada dengan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus sehingga kita harus konsisten menjalankan protokol PSBB pada tahap kedua agar penularan Covid-19 dapat dihentikan,” katanya.

Menindaklanjuti Arahannya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany, mengatakan, masih menemukan sejumlah penjual, warung makan dan toko-toko yang menimbulkan kerumunan warga. Karena itu, Satpol PP terus mengingatkan penjual dan pembeli untuk menjaga dan menerapkan physical distancing atau menjaga jarak fisik, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 diKota Depok.

Sementara itu Sekretaris Tim Covid-19 Satpol PP Kota Depok, Taufiqurakhman mengatakan, SatPol-PP bersama tim terus melakukan pemantauan ke seluruh wilayah di Kota Depok. Hingga saat ini masih ditemukan sejumlah pedagang yang menimbulkan kerumunan saat menjajahkan dagangannya.

“Kami sampaikan kepada penjual dan pembeli untuk mengutamakan jarak fisik,” tutur Taufiq, Rabu (29/04/2020).

Taufiq menuturkan, jika ditemukan kerumunan pada penjual takjil, makanan dan toko, maka Satpol PP Kota Depok segera melakukan peneguran. Tentunya juga diingatkan untuk mengikuti aturan yang berlaku selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dikatakan Taufiq, pihaknya tidak dapat langsung melakukan pembubaran dan penertiban. Untuk itu, diminta kesadaran dari para pedagang dan pembeli untuk menerapkan physical distancing.

“Apabila tidak memungkinkan dilakukan pembubaran, kami ingatkan agar tetap mengikuti aturan yang berlaku dengan menjaga jarak dengan orang lain,” tuturnya.

Terakhir, dirinya berpesan kepada seluruh penjual takjil maupun pembeli untuk tetap menjaga diri dengan physical distancing. Tentunya agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Depok. (adi).

Depok

Cegah Covid-19 Area TPA Cipayung Disemprot Disinfektan

BERIMBANG.COM, Depok – Petugas melakukan penyemprotan disinfektan terhadap truk sampah yang hendak masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung Kota Depok.

penyemprotan dan penertiban truk sampah yang hendak masuk ke lokasi TPA, menghentikan truk dijalan depan pintu masuk TPA.

“Kalau sampah yang masuk ke TPA seperti biasa tidak ada perubahan, sampah yg masuk berdasarkan data jembatan timbang berkisar antara 800 sampai dengan 850 ton/hari,” ucap Kepala UPT TPA Cipayung Ardan, kepada berimbang.com, Rabu (29/4/2020) ketika di hubungi via WhatsApp.

Ardan mengatakan, Dalam rangka pencegahan covid19 seluruh area perkantoran di TPA di semprot dengan disinfectan dan menutup taman TPA dari kunjungan masyarakat sekitar TPA Cipayung, kegiatan ini bentuk upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Truk sampah yang masuk ke TPA berasal dari berbagai wilayah Kota Depok, sehingga rawan membawa virus Corona.

“Kami tidak ingin penyebaran virus Covid-19 masuk kesini, ini sampah kan berasal dari berbagai daerah termasuk dari wilayah zona merah,” katanya.

Selain disemprot cairan disinfektan, kata Ardan, truk sampah yang masuk ke wilayahnya juga harus menggunakan terpal.

“Truk sampah yang langgar SOP seperti tidak pakai terpal atau meneteskan air lendir ke jalan-jalan dipaksa harus dibersihkan dan dilarang buang ke TPA,” ujar Ardan.

Ia menuturkan kegiatannya ini telah dilakukan sejak di tetapkannya Surat Edaran Walikota Depok, Arahan Kepala Dinas DLHK Kota Depok dan penetapan PSBB oleh Pemerintah.

“Selain kegiatan itu, kami juga melakukan penyemprotan disinfektan ke semua ruang, sarana ibadah dan jalan raya yang ada disekitar TPA Cipayung,” pungkas Ardan. (adi).

Depok

Dinas PUPR Turunkan Satgas Tangani Genangan Air Di Jalan AR Hakim

BERIMBANG.COM, Depok – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok langsung menerjunkan  satu regu Satuan Tugas (Satgas) untuk menangani genangan air yang terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH), kemarin (28/04). Saat itu juga, genangan di jalan tersebut berangsur surut.

“Hujan dengan intensitas yang tinggi dan durasi yang cukup lama menyebabkan genangan di beberapa titik. Salah satunya di Jalan ARH yang butuh penanganan cepat. Kami turunkan satu regu Satgas untuk menangani hal tersebut,” ujar Kasi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air (SDA)  DPUPR Kota Depok, Bahtiar Ardiansyah, Rabu (29/04/20).

Diakuinya, genangan air disebabkan oleh sampah yang menyumbat di saluran inlet yang mengarah ke Situ Pladen. Namun, sambungnya, hal ini bisa segera teratasi sehingga tidak sampai menyebabkan kemacetan atau penumpukan kendaraan.

“Langsung surut setelah ditangani Satgas kami,” ucapnya.

Selain  ARH, kata Bahtiar, pihaknya juga menerima laporan longsor yang terjadi di Jalan Sersan Anin, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas. Satu regu Satgas juga langsung diterjunkan.

“Kami kirim Satgas untuk melakukan pembersihan material longsor pagar warga yang berada di tebingan. Sementara hanya itu sambil kita lihat perkembangan, apakah perlu diusulkan ke DPUPR untuk pembangunan kembali, atau dibebankan ke warga,” tutupnya.

Iik

Depok

HUT Kota Depok, Damkar dan Penyelamatan bagikan Masker Dan Hand sanitizer Ke Masyarakat

BERIMBANG.COM, Depok – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok memberikan alat pelindung diri di Hari Jadi Kota Depok.

Dengan membagikan 5000 masker kain dan 5000 hand sanitizer ke masyarakat di tengah pandemi Coronavirus (Covid-19).

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Deni Romulo mengatakan, timnya hari ini terjun di empat titik lokasi pembagian. Keempat tim tersebut tersebar di Jalan Juanda, Margonda, tima dua di Jalan Citayam, Ratu Jaya, sedangkan tim tiga di Jalan Cilodong.

“Untuk tim empat ada di Jalan Raya Sawangan tepatnya di Depok Town Center (DTC) dan Parung Bingung arah Cinere. Semua dilakukan dalam rangka Hari Jadi Kota Depok ke-21,” ujarnya, Senin (27/04/2020).

Dengan pemberian masker dan hand sanitizer ini Kata Deni, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat, mereka harus membiasakan diri untuk hidup bersih dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir, serta mengenakan masker jika keluar rumah.

“Kami ingin masyarakat semakin menyadari perlunya menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Terlebih dalam kondisi wabah Covid-19 ini. Jadi di rumah saja jika tidak ada kepentingan yang mendesak,” ungkapnya. (adi).

Depok

Zahra Zakia Penyanyi Religi dari Kota Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Bukan soal bakat, kualitas vokal dan teknik yang membuat karier menyanyinya, belum menapaki puncak kesuksesan. Berkali-kali mengharumkan nama Kota Depok di pentas. Dialah Zahra Zakiah yang lebih dikenal dengan nama Zahra.
Mendapat anugerah suara merdu, membuatnya kerap kebajiran undangan dari berbagai kota untuk mengisi acara, berawal dari menyanyikan lagu dangdut, bahkan di acara religipun Zahra dibawakannya.

“Tidak hanya bersuara merdu ketika bernyanyi. Suaranya menjadi penyejuk jiwa ketika melantunkan lagu lagunya,” kata Manager SM production Depok, Sala Rahmat Hidayat, Selasa (284/2020) di Kota Depok.

Sala mengucapkan, berawal dari penyediaan jasa Poto video pernikahan antar kampung dan shooting dari 2016 dangdut live, kemudian berinsfirasi untuk pembuatan vidio klip.

Tak mengherankan ketika rekaman bernyanyi lagu Religi nya diunggah ke Youtube, selalu ditonton puluhan bahkan sampai ribuan penggemarnya. Salah satunya lagu Cinta dan Surga.

Tidak hanya itu, banyak aktivitas Zahra yang sebelumnya telah diunggah ke akun medsos miliknya, yang mendapat beragam sambutan dari para netizen. Lagu Cinta dan Surga yang dibawakannya, misalnya, sempat viral dan mendapat sambutan luar biasa dari para netizen.

Lagu bernuansa religi yang diunggah ke Youtube pada 28 April ini, sampai siang kemarin, sudah ditonton lebih dari 100 kali, menghasilkan 261 ribu like, dan lebih 200 ratus comments.
“Cantik, bagus pula suaranya, sungguh satu karunia yang luar biasa,” komentar Ones, seorang netizen.
Bukan hanya mendapat kelebihan di bidang olah vokal, dara kelahiran 10 Juli 1988, anak pertama dari 3 bersaudara, alamat di Grogol Kota Depok, mendapat dukungan dari managernya.
Zahra asli depok itu, memiliki penampilan fisik menarik plus pribadi ramah.
“Alhamdulillah sekarang sering undangan ke luar kota, ngisi acara religi dan nyanyikan lagu dangdut lainnya,” kata Zahra, saat ditanya aktivitasnya.

Awalnya hanya menyalurkan hobi mengunggah rekaman lagu dangdut, Melayu, lagu daerah dan religi serta mengaji di Youtube. Namun tak dinyana hobinya tersebut langsung kebanjiran liker.
Kepiawaiannya berolah vokal tak perlu diragukan. Sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga menyandang status satu anak ini, membuatnya menjadi idola remaja.

Namanya selalu dielu-elukan setiap tampil dalam acara musik dari kampung ke kampung
Putri pertama pasangan Jainan (Caung) sama Sumiati, belajar menyanyi secara otodidak hanya dari panggung ke panggung. Zahra mengaku bernyanyi sudah menjadi hobi dari kecil. Cita-cita sesungguhnya. Akan bakatnya menyanyi tak perlu diragukan, terbukti ia menjadi seorang penyanyi dangdut.
“Nyanyi hobi saya sih maunya jadi penyanyi berbakat,” ujarnya saat berbincang-bincang.

Baginya nyanyi merupakan salah satu cara membahagiakan kedua orang tua. Kendati demikian tak menampik jika bernyanyi suatu ketika merupakan jalan hidupnya. (adi)

Depok

Pandemi Korona, PDAM Tirta Asasta Gratiskan Pelanggan Kelompok 1

BERIMBANG COM, Depok – Manager Pemasaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka membenarkan, bahwa ditengah situasi keprihatinan pandemi virus Corona atau Covid-19 sekarang ini, pihak PDAM membantu masyarakat khususnya di Kota Depok yang sedang terdampak.

Maka, PDAM menggratiskan beban biaya berlangganan bagi para pelanggan yang masuk dalam kelompok 1. Sebab, terbagi menjadi tiga kelompok. Jadi, pelanggan yang masuk dalam kelompok tersebut yakni, 1. Kelompok IA, diantaranya Rumah Ibadah, Rumah Yatim Piatu dan Panti Jompo. 2. Kelompok IB, diantaranya Rumah Sakit Pemerintah, Puskesmas dan tempat-tempat Layanan Pendidikan Sosial. Sedangkan ke-3. Kelompok IC seperti, pelanggan yang menempati Rumah Sangat Sederhana (RSS).

” Selain itu, PDAM juga menggratiskan beban biaya untuk pelanggan kelompok 1, selama penanganan Covid-19 berlangsung,” ujar Imas, Selasa (28/04).

Menurutnya, bahwa PDAM juga memberikan kebijakan bagi pelanggan umum lainnya, yakni dengan memperpanjang batas waktu pembayaran (BWP) tagihan air bersih.

“Jadi, dengan kebijakan perpanjangan batas waktu pembayaran itu mulai berlaku untuk periode tagihan bulan Mei, Juni dan Juli 2020 dimana semula BWP adalah tanggal 20 setiap bulannya menjadi tanggal 29 atau satu hari sebelum tanggal akhir setiap bulannya,” tutur Imas.

Imas menambahkan, bahwa dengan masa berlaku tagihan bulan Mei, Juni dan Juli 2020 nantinya akan disesuaikan dengan masa tanggap Covid-19. “Selain itu juga, dengan besaran biaya tagihannya tidak lebih besar dari tagihan rekening pada bulan Januari 2020,” ucapnya.

Iik