Daerah

Daerah

Forkopimda Jatim Kebut Vaksinasi Lingkungan Pesantren

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri, pada Kamis (26/8/2021). Dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity di Jatim, khususnya di lingkungan pesantren.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda Kota Kediri, mengecek pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Lirboyo Kediri.

Sasaran vaksinasi sebanyak 5.000 dosis selama dua hari, jenis Sinovac, diperuntukkan bagi santri dan pengasuh Ponpes Lirbiyo Kediri, yang melaksanakan vaksinasi tahap 1.

Selenggaraan vaksinasi ini dibantu tenaga kesehatan yang sebanyak 204 nakes yang terdiri dari Nakes Polri 30 personil, Nakes TNI 40 personil, Nakes dari Dinkes 12 personil serta dibantu 122 orang relawan dari universitas islam malang, Apoteker dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) yang meliputi tenaga registrasi, screening, dan vaksinator.

Sedangkan 5000 vaksin didatangkan dari Polri sebanyak 1000 dosis, dari TNI 1500 dosis, dari Dinkes 1000 Dosis serta bantuan dari ISNU sejumlah 1500 dosis.

Sesampainya di Ponpes Lirboyo, Gubernur Jatim, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren, yaitu Kiai Anwar Mansyur dan Kiai Abdullah Kafabih beserta ibu nyai.

Sementara santri di Ponpes Lirboyo ini total ada sebanyak 36 ribu santri, sedangkan yang sudah divaksin ada sebanyak 12 ribu. Saat ini sebanyak 3 ribu santri yang masuk usia pelajar dan kini secara bertahap dilakukan vaksinasi.

Berlangsungnya vaksinasi untuk para santri, pengasuh, ustadz dan ustadzah Pesantren Lirboyo ini rencananya akan berlangsung hingga tanggal 7 September 2021 mendatang.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan. Vaksinasi untuk santri pondok pesantren di Jatim dilakukan secara serentak. Saat ini total ada sebanyak 110 pesantren yang tengah dilakukan vaksinasi.

“Vaksinasi berbasis pesantren ini dilakukan serentak sesuai dengan stok vaksin yang ada. Oleh sebab itu kalau kebutuhannya sekarang 36 ribu untuk Lirboyo, dua hari ini kan baru 5 ribu dosis yang disuntikkan,”

“TNI dan Polri akan mengawal ini sampai 7 September maka kita ingin ada vaksinasi yang lebih masif sehingga proses pengendalian sampai menghentikan penyebaran virus bisa kita maksimalkan,” kata Gubernur Jatim.

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, bahwa penyebaran covid-19 ini memang belum berhenti, sehingga harus dilakukan upaya yang strategis, dan intensif, guna menghentikan penyebaran dan menguatkan kekebalan. Oleh sebab itu, vaksinasi ini trus digencarkan, termasuk di antaranya untuk para santri.

“Ini adalah ikhtiar kita semua, bagaimana agar anak-anak santri kita selalu sehat, dan jangan lengah untuk menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sembari melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah juga mengajak para santri untuk berdialog. Ia menanyai para santri agar tidak takut jelang disuntikkan vaksin. Selain itu, ia juga meminta para santri untuk turut mengajak para orang tua santri ikut divaksin.

“Monggo jika ada yang kurang, monggo disampaikan kepada kami Kiai,” ucap Khofifah.

Sebagai informasi, per hari ini capaian vaksinasi di Jawa Timur telah mencapai 28,4% untuk dosis pertama, dan 15,9% untuk dosis kedua. Sedangkan untuk santri sendiri yang telah divaksin ada sebanyak 7,38%, dan dosis kedua baru 3,4% dari total target sasaran usia 12-17 tahun adalah 3,5 juta orang.

Pengasuh Ponpes Lirboyo Kiai Abdullah Kafabih juga menyampaikan terimakasih atas perhatian vaksinasi yang diberikan oleh Forkopimda Jawa Timur.

“Sebab kami Pondok Pesantren Lirboyo terang-terangan membutuhkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah,” ucap Kiai Abdullah Kafabih, perwakilan dari Ponpes Lirboyo Kediri.(***)

Daerah

Forkompimda Jatim Dampingi Panglima TNI dan Kapolri, Vaksinasi Pesantren Tebu Ireng Jombang

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur dampingi kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam rangka silaturahmi dan meningkatkan sinergitas TNI- Polri, dengan keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng Jombang,

Serta melaksanakan vaksinasi guna membentuk herd immunity di lingkungan ponpes dalam upaya mencegah penularan covid 19, pada Rabu (25/8/2021).

Sesampainya di alun alun Kabupaten Jombang, Panglima TNI dan Kapolri disambut oleh Forkopimda Jawa Timur diantaranya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, selanjutnya menuju Ponpes Tebu Ireng dan melakukan pertemuan tertutup di kediaman kesepuan pengasuh Ponpes Tebu Ireng.

Dalam kegiatan tersebut, KH. Abdul Hakim Mahfudz yang lebih akrab dipanggil Gus Kikin menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan Forkopimda Jatim guna mempererat tali silaturahmi antara TNI-Polri dan keluarga besar Ponpes Tebu Ireng, serta upaya pencegahan penularan covid 19 di lingkungan Pondok Pesantren melalui vaksinasi.

Usai melakukan pertemuan dengan pengasuh Ponpes Tebu ireng, Panglima TNI dan Kapolri lanjut melakukan pengecekan vaksinasi, didampingi Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Puskesmas, dan Lurah setempat, melihat jalannya vaksinasi yang berlokasi tidak jauh dari kediaman pengasuh Ponpes.

Kegiatan dilanjut dengan peninjauan vaksinasi, di Museum Islam Indonesia KH. Hasyim Asy’ari Tebu Ireng, yang diperuntukan bagi santri Tebu Ireng, vaksin tahap ke I, dengan capaian target vaksin sebanyak 4.979 dosis vaksin.

Kegiatan vaksinasi didukung oleh Vaksin Mabes TNI jenis Sinovac, dengan Tenaga kesehatan dari 18 Tim Gabungan TNI, Polri dan Dinkes Kab. Jombang.

Selain melakukan pengecekan vaksinasi kepada para santri di Ponpes Tebu Ireng ini, Panglima TNI dan Kapolri juga melakukan komunikasi secara Virtual, dengan sejumlah anggota TNI, Polri dan Pemerintah setempat yang sedang melaksanakan Vaksinasi tersebar di 41 Ponpes yang ada di Jawa Timur.

Selanjutnya, dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi Pemerintah. TNI dan Polri melaksanakan serbuan vaksinasi kepada 110 Pondok Pesantren di Jawa Timur, sebanyak 315.581 dosis jenis Sinovac yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus hingga 7 September 2021.(***)

CianjurDaerah

Kodim 0608/Cianjur Gelar Vaksinasi Pelajar, Disambut Antusias Ribuan Siswa/i

BERIMBANG.com Cianjur – Ribuan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mulai membangun asa belajar tatap muka dengan mengikuti vaksinasi Covid 19, dalam Serbuan Vaksinasi yang diselenggarakan Kodim 0608/Cianjur, di Sekolah SMKN 1 Bojongpicung, kemarin Selasa 24 Agustus 2021.

Sedikitnya 500 pelajar pada gelombang pertama mendapat kesempatan vaksin Covid 19 para pelajar dari SMKN 1 Bojongpicung.

Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H,. M.M, menyatakan‎ kegiatan serbuan vaksinasi bagi pelajar tersebut adalah untuk mendukung program Pemerintah Vaksinasi bagi pelajar. Dengan harapan pelajar bisa terus sehat.

“Program ini untuk mendukung pemerintah, dan salah satu syarat pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dibuka kembali. Ini kerjasama antara TNI/Polri dengan Pemerintah,” ujar Dandim, disela memantau vaksinasi pelajar.

Rencananya, kata Dandim, pada gelombang kedua juga akan dilaksanakan vaksinasi untuk pelajar dengan tempat yang sama. “Hari ini gelombanh pertama kepada 500 pelajar, dan pada Sabtu 28 Agustus mendatang, juga akan dilaksanakan vaksin bagi 500 pelajar di gelombang dua,” katanya.

Selain itu, Dandim mengatakan akan ada lagi serbuan serbuan vaksin ke sekolah sekolah di Cianjur. “Nanti bakal ada sekolah yang jadi sasaran serbuan vaksin bagi pelajar,” ungkapnya.

Disis lain, Dandim berpesan kepada para pelajar agar tetap optimis, menjaga diri kita dengan di vaksin, karena pelajar kita adalah masa depan bangsa.

“Saya berpesan, para pelajar mari kita optimis bersama sama, kita vaksin diri kita untuk menjaga diri kita, dan juga tetap melaksanakan prokes, karena pelajar kita adalah masa depan bangsa,” pesan dandim.

Salah seorang pelajar, Irfan Gunadi, 14, menjadi satu dari 500 pelajar yang masuk daftar untuk divaksin covid-19 dosis pertama. Siswa SMKN 1 Bojongpicung itu terlihat tegar ketika dirinya dipanggil petugas nakes untuk screening sebelum divaksin.

Wajahnya semakin cerah ketika hasil pengukuran suhu dan tensi memastikan dia lolos mengikuti vaksin kekebalan melawan covid-19. “Ya clekit gitu, tapi Alhamdulillah, akhirnya berhasil divaksin,” kata Irfan.

(Tatang/pendim0608)

Daerah

Volume Konsumsi Gas Pipa PGN Meningkat Selama Pandemi

BERIMBANG.com Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. mencatat selama pandemi terjadi peningkatan volume gas melalui pipa.

“Kami mencatat adanya tren peningkatan volume penggunaan gas pipa selama pandemi,” kata Senior Advisor, City Gas Sales and Customer Management PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Sabaruddin,

Dijelaskannya saat menjadi pembicara pada acara webinar bertema “Merajut Masa Depan yang Berkualitas” yang digelar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Pusat, Selasa (24/8/2021).

Dia menduga, peningkatan itu terjadi karena adanya pandemi yang diikuti kebijakan PPKM membuat sejumlah tempat makan tutup ataupun beroperasi, namun tidak optimal.

Hal ini mendorong masyarakat untuk melakukan aktivitas memasak, baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual kembali baik secara online maupun offline.

Menurut Sabaruddin, banyak masyarakat memang yang sudah mulai menyadari keuntungan penggunaan gas pipa dibanding gas tabung (LPG).

Beberapa keuntungan tersebut antara lain hemat dalam pengguaan tempat, fitur pengamanan yang lengkap sehingga membuat pengguna khususnya ibu rumah tangga merasa tenang.

Menggunakan gas pipa ini juga, lanjut dia, mempermudah pengaturan pengeluaran keuangan rumah tangga. “Tagihan pemakaian gas dilakukan akhir bulan, dan untuk pembayarannya bisa secara online maupun offline. Untuk online, ada 20 kanal pembayaran,” paparnya.

PGN juga, kata dia, menyiapkan tenaga ahli selama 24 jam di seluruh wilayah operasi PGN yang akan melayani keluhan pelanggan.

“Jadi, selain gas yang menyala non stop selama 24 jam, PGN juga menyiapkan tim yang akan siaga  selama 24 jam,” jelasnya dalam webinar merayakan HUT IKWI ke-60 yang berlangsung secara Hybrid dari Gedung Dewan Pers Jakarta, dan virtual diikuti ratusan anggota IKWI dari seluruh Indonesia.

Saat ini, ungkap Sabaruddin, PGN memiliki 2 produk yakni Gas Pipa Praktis dan Gas Kita Pintar, yang merupakan pengembangan dari Gas Kita Praktis.

Sejumlah pengembangan layanan yang diberikan PGN yakni free instalasi hingga 15 meter, free konversi peralatan kompor sebanyak 2 tungku, free pemerikaaan keamanan dan free asuransi kebakaran.

Diakui bahwa ketersediaan pipa gas ini masih sangat terbatas. Saat ini pipa gas atau biasa disebut jaringan gas sebanyak 560.196 sambungan rumah tangga (SR) mulai sari Aceh sampai Sorong yang tersebar di 17 provinsi dan 63 kabupaten.

“Target kami yaitu pada 2024 bisa tersambung sebanyak 4 juta SR,” ujarnya .

Saat ini PGN tengah mengembangkan pipa gas di Jakarta Timur dan Tangerang. PGN pun berharap adanya masukan dari pemerintah jika ada wilayah yang potensial untuk dikembangkan, melalui media sosial resmi maupun call center PGN. PGN juga memasok gas untuk kebutuhan gas pembangkit listrik berupa LNG.

HUT IKWI ke-60 Semarak

Perayaan HUT IKWI ke-60 berjalan cukup semarak. Tanpa mengurangi berbagai aturan yang ditetapkan pemerintah, diantaranya PPKM, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia menggelar hajatan Milad IKWI ke-60, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia (HUT-RI) ke-76, tahun 2021.

Milad didukung oleh  PT Pegadaian (Persero), PT Bank Danamon Syariah Unit Usaha Syariah (Danamon Syariah), dan Perusahaan Gas Negara, Tbk., JPNN.com, Ayo Media Network, dan PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE Express), menggelar webinar nasional bertema “Merajut Masa Depan yang Berkualitas.

Ketua Umum IKWI Indah Kirana dalam sambutannya mengatakan, kesederhanaan pelaksanaan perayaan secara virtual ini, kiranya tidak mengurangi makna dari peringatan hari ulang tahun, yaitu mensyukuri perjalanan IKWI selama ini hingga menjadi organisasi kemasyarakatan yang mandiri dan handal.

Sekaligus melakukan perenungan dan refleksi atas capaian kita selama ini, sebagai bahan evaluasi dalam melanjutkan upaya kita menjadikan IKWI yang lebih baik.

Pada HUT kali ini, Pengurus Pusat IKWI menggelar IKWI Award. Tujuan pemberian penghargaan tersebut untuk menggairahkan Pengurus Provinsi agar  aktif membina anggotanya, dan mengelola IKWI secara tertib administrasi di deaerah masing-masing, sehingga masih tetap eksis dan berkembang hingga saat ini.

“Untuk menambah wawasan anggota IKWI, kami menyelenggarakan kegiatan Webinar Nasional yang diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota IKWI se-Nusantara,” ujar Indah.

Webinar tersebut mengetengahkan beberapa tema. Yaitu Manfaat Gas Bumi untuk Rumah Tangga, Lebih Mudah dan Murah, dengan nara sumber dari PT  Perusahaan Gas Negara, Tbk.

Tema Untung Rugi Menabung Emas Secara Syariah oleh nara sumber dari PT Pegadaian (Persero). Dan tema Halal Lifestle dengan nara sumber dari Bank Danamon Syariah.

Untuk mensosialisasikan organisasi, lanjut Indah, IKWI mengadakan lomba penulisan dengan topik Menabung Emas secara Syariah yang Alhamdulillah disponsori oleh PT Pegadaian (Persero). Lomba Penulisan tersebut diikuti oleh wartawan umum dan wartawati sebagai anggota IKWI.

Sementara itu Pembina IKWI yang juga Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Atal S. Depari mengatakan, hari ini, tanggal 24 Agustus 2021, IKWI merayakan ulang tahun yang ke-60.

Acara ini tertunda sebulan, sebab ulang tahun IKWI sesungguhnya jatuh pada tanggal 19 Juli 2021. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan HUT IKWI, yang dengan semangat kebersamaan dilaksanakan, meski hanya secara virtual

“Saya mengapresiasi berbagai aktivitas IKWI, baik untuk keluarga pers maupun masyarakat umum, terutama menghadapi pandemi Covid-19. IKWI telah memotivasi daerah untuk besama-sama mengadakan aksi sosial, saling peduli dan menolong,” ungkap Atal.(*)

Daerah

Akpol 1992 Pratisarawirya Peduli Berbagi Untuk Negeri

BERIMBANG.com Peringati HUT ke 29, Batalyon Pratisarawirya, Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 bertajuk “Peduli Berbagi Untuk Negeri”, gelar bakti sosial dengan berbagai kegiatan. Secara simbolis dilakukan di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, pada (23/8/2021).

1000 paket sembako ini secara simbolis diberikan kepada perwakilan masyarakat yang terdampak PPKM atau pandemi covid-19, dari kalangan masyarakat, diantaranya Ojek Online (Ojol) dan tukang becak.

Selain itu, pembagian bingkisan sembako juga dilakukan di traffic light depan monumen tugu pahlawan, kepada pengguna jalan yang melintas.

AKBP Subiyantoro perwakilan dari Akpol 1992 mengatakan. Bakti sosial ini dilakukan secara serentak di masing-masing Polda di seluruh Indonesia, atas nama Batalyon Pratisarawirya Akpol 1992. Selain membagikan ribuan paket sebako, kegiatan sosial lainnya juga dilakukan, seperti bedah rumah, dan vaksinasi.

“Ini dalam rangka peringatan dua puluh sembilan tahun mengabdi untuk negeri. Pelaksanaannya di setiap Polda yang ada rekan kami. Dari kegiatannya selain pembagian paket sembako juga ada bedah rumah, ada vaksinasi, tapi secara umum sebagian besar adalah pembagian paket sembako,” tandasnya AKBP Subiyantoro, usai membagikan sembako kepada masyarakat di depan Monumen Tugu Pahlawan.

Sementara, untuk pembagian paket sembako di Polda Jatim sendiri ada 1000 paket, yang sebagian sudah didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak langsung penerapan PPKM.

“Jadi kalau untuk yang ada di Polda Jawa Timur, ini jumlahnya 1000 paket sembako, tapi sebagaimana kita lihat sudah didistribusikan dibantu oleh beberapa Direktorat Polda, untuk mendistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya AKBP Subiyantoro perwakilan Akpol 1992, didampingi Kapolrestabes Surabaya, Dirlantas Polda Jatim.(***)

Daerah

Forkopimda Jatim Dampingi Kunjungan 3 Menteri di Bojonegoro

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur mendampingi kunjungan 3 Menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan pengecekan vaksinasi, di Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (22/8/2021). Memastikan percepatan program vaksinasi menuju target herd immunity di Jatim.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pejabat Utama Polda Jatim mendampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono,

Mengecek pelaksanaan vaksinasi di SMPN 1 Padangan Bojonegoro, dan berdialog dengan 36 puskesmas serta 8 Polsek jajaran, Polres Kabupaten Bojonegoro, secara virtual.

Mensesneg Pratikno mengatakan, saat ini pemerintah terus memaksimalkan vaksinasi di seluruh pelosok Indonesia. Hal ini juga ditunjang dengan penambahan jumlah vaksin, yang saat ini terus ditambah secara bertahap.

“Ini tentu saja membutuhkan dukungan dari semua pihak terutama dari para Tenaga Kesehatan, TNI, Polri, dan semua aparat yang terlibat dan pemerintah daerah. Tentu saja dan juga bukan hanya itu, BUMN dan juga institusi lain juga telah aktif untuk terlibat,”

“Jadi mohon agar kita bersama-sama mendukung mempercepat program vaksinasi ini, menjadi satu langkah bagi kita untuk segera bisa mengendalikan pandemi ini dengan sebaik-baiknya,” kata Menteri Pratikno.

Dikesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan, untuk supplay oksigen dari bantuan BUMN kepada Jawa Timur dipastikan aman.

“Karena dengan mulai produksinya pabrik Petrokimia Gresik kemarin, siap untuk 23 ton perhari. Saya rasa itu sangat besar. Jadi insyaallah aman,” kata Menteri Erick Thohir saat berkunjung di SMPN 1 Padangan Bojonegoro.

Menteri BUMN mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menjadikan Covid-19 sebagai aib, jika terpapar. Pasalnya Covid-19 dapat disembuhkan, berseiring dengan bantuan vaksin dan obat-obatan gratis yang diberikan oleh Presiden RI, yang telah disediakan secara gratis.

“Untuk di Jawa-Bali jumlahnya sangat besar. Itu 300.000 obat. Kemarin juga ditambahkan lagi 50 ribu untuk Jawa-Bali, mudah-mudahan masyarakat bisa bekerja dengan tenang,” pungkas Erick.

Dikesempatan yang sama, Menhub RI Budi Karya mengapresiasi animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro.

“Jumlahnya banyak, pengelolaannya kompak, ada TNI, ada Polri, ada Pemda, BUMN. Ini menunjukkan arahan presiden bahwa semua harus melakukan ini dengan serius dan kami surprise. Ini luar biasa, semoga kita bisa menjadikan ini sebagai contoh di tempat-tempat yang lain,” imbuh Menhub RI.

Usai meninjau vaksinasi, penyerahan bantuan sosial juga diberikan para Menteri Kabinet Kerja dan Gubernur Jawa Timur beserta jajaran Forkopimda Jatim, sebanyak 1.000 paket sembako dan 10.000 masker kepada masyarakat, helm untuk Tenaga Pendidik serta goodie bag dan buah nusantara kepada Tenaga Kesehatan.

Sebagai informasi, dari data nasional per tanggal 21 Agutus 2021, tingkat ketercapaian vaksinasi dosis pertama dan kedua Jawa Timur menempati  posisi kedua tertinggi pelaksnaan vaksinasi secara nasional, setelah DKI Jakarta dengan jumlah 8.673.093 orang, sementara untuk dosis kedua berjumlah 4.768.076 orang.(***)

Daerah

Kapolda Segera Terapkan Vaksinasi Door to door di Jatim Secara Menyeluruh

BERIMBANG.com Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi merdeka semeru, bagi masyarakat umum dan anak usia 12 tahun ke atas, pada Minggu (22/8/2021), di Mapolres Bojonegoro.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat program pemerintah, dalam membentuk herd immunity di Jatim.

Dalam pengecekannya Kapolda Jatim didampingi Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, menyapa masyarakat yang melakukan vaksinasi di Polres Bojonegoro.

Kegiatan vaksiansi di Polres Bojonegoro sendiri disiapkan 5000 dosis, dengan sasaran seluruh masyarakat baik dosis pertama maupun ke dua, menggunakan Sinopharm dan Sinovac,

Vaksinasi di Polres Bojonegoro melibatkan 19 relawan Nakes dan 14 tim Nakes gabungan dari Polda, Kodam V/Brawijaya, Dinkes  Prov Jatim serta Polres dan Kodim Bojonegoro.

Pendaftaran vaksinasi dilakukan dengan metode online, selanjutnya petugas melakukan singkronisasi data pendaftaran online tersebut melalui barcode, sesuai dengan pendaftaran peserta vaksin. Sehingga dapat menghindari kerumunan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah datang mendaftar untuk melaksanakan vaksin ini,

Selain itu tak lupa Kapolda Jatim juga menyampaikan ucapan terimakasih pada panitia yang sudah menyiapkan kegiatan ini dan tenaga kesehatan yang sudah datang menyiapkan diri, sehingga proses semuanya berjalan dengan lancar.

“Harapan kami Polres Bojonegoro maupun Kodim serta seluruh Forkopimda, bisa terus melaksanakan kegiatan vaksinasi, dan tentunya masyarakat saya juga ucapkan terima kasih atas antusiasnya,” ucap Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di Gedung Olahraga Sanika Satyawada Polres Bojonegoro.

Selanjutnya Kapolda Jatim menyampaikan, di Polres Bojonegoro pada pagi ini yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 800 orang, dan nantinya masih akan berjalan terus.

“Kami rencananya akan mendapat tambahan vaksin sebanyak 300ribu, dan ini akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, sehingga vaksin ini juga bisa diberikan kepada seluruh jajaran,” lanjut Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan, antusias masyarakat dengan vaksinasi door to door begitu besar, seperti yang sudah dilaksanakan oleh beberapa Polres.

“Tentunya nanti kami akan koordinasi supaya vaksinasi door to door ini bisa menyerap kepada masyarakat pinggiran,” pungkas Kapolda.

Perlu diketahui, serbuan pelaksanaan vaksinasi merdeka semeru yang dilakukan secara serentak di Bojonegoro ini dilakukan secara gabungan antara jajaran Kodam dengan Polda dan Pemprov jatim, serta Polres dengan Kodim, beserta seluruh tenaga kesehatan.(***)

Daerah

Dukungan Ketua PWNU ke Polda Jatim, Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat

BERIMBANG.com Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dimasa PPKM Darurat terus membantu meringankan beban masyarakat dengan membagikan Bantuan Sosial (Bansos). Khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bantuan yang diberikan Polri melalui Polda Jatim bersama Polres jajaran berupa sembako. Selain memberikan bansos. Polda jatim juga sudah melakukan Vaksinasi kepada seluruh masyarakat jawa timur.

Selain menggelar vaksinasi, Polda Jatim juga menghimbau kepada masyarakat Jatim, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Dukungan untuk Polda Jatim pun terus mengalir, salah satunya dari KH. Marzuki Mustamar, ketua PWNU Jatim, memberi dukungannya dengan menghimbau kepada seluruh warga jawa timur. Kaum muslimin, warga Malang Raya, warga Madura, warga Jawa, ayo ikut vaksin. Karena vaksin aman dan halal.

“Ayo warga jatim ikut vaksinasi, vaksin aman, sehat dan halal. MUI menyatakan halal, ulama Mesir, Saudi, Quait, Uni Emirat Arab, menyatakan halal. Dan para masyaih terkenal dari Lirboyo, Ploso, dan yang lain juga bersedia divaksin artinya menurut bilqolak halal,” jelas KH. Marzuki Mustamar, ketua PWNU Jatim,” Sabtu (21/8/3021).

“Mari kita ikuti para ulama, mari kita contoh para ulama, mari kita bersedia divaksin dan tidak usah ribet tentang masalah hukumnya,” tambahnya.

Lanjut KH. Marzuki Mustamar, selain mengajak masyarakat Jawa Timur untuk divaksin. Juga mengajak masyarakat Jatim dimassa pandemi Covid-19, dimassa PPKM ada virus baru yakni varian Delta. Untuk tetap patuhi prokes.

“Saya minta kepada warga jawa timur patuhi protokol kesehatan, hindari kerumunan disaat pandemi Covid-19, sehingga tidak terjadi penularan Covid-19. Karena virus ini bisa datang dari mana saja.(***)

Daerah

Presiden Didampingi Forkompimda Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Door To Door

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur dampingi kunjungan Presiden RI Joko Widodo, di Madiun, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi Merdeka di Jawa Timur, pada Kamis (19/8/2021).

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, serta Pejabat Utama Polda Jatim, mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo, bersama Kepala BIN Budi Gunawan di Jawa Timur.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi melakukan pengecekan vaksinasi merdeka didampingi oleh Kepala Sekolah SMPN 3 Mejayan, mulai dari tahap pendaftaran, Skrining, Vaksinasi dan Observasi.

Usai melakukan pengecekan pelaksananaan vaksinasi, Presiden Jokowi juga melakukan Video Conference (Vicon) dengan beberapa sekolah di Indonesia, yang juga melaksanakan vaksinasi.

Diantaranya, SMAN 1 Medan (Sumut), Ponpes Madrasah Arifah Gowa (Sulsel), SMA 1 Batang Anai (Sumbar), Madrasah Aliyah Negeri Bontang (Kalteng), SMPN 11 Depok (Jabar), SMPN 5 Kota Semarang (Jateng), Ponpes Pandanaran Sleman (DIY), SMA 5 Pekanbaru (Riau) dan Ponpes Al Mubarok Serang (Banten).

Sementara, dalam pelaksanaan vaksinasi merdeka yang berlangsung di  SMPN 3 Madiun ini, hanya di peruntukkan pelajar SMPN 3 Madiun saja, dan baru melakukan vaksinasi tahap ke l.

Sebanyak 2250 dosis ditargetkan dalam pelaksanaan vaksinasi ini, dan dibantu tenaga kesehatan dari Dinkes kabupaten Madiun, dengan tenaga vaksinator sebanyak 15 Tim.

Kunjungan kerja Presiden Jokowi ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke-76, serta mendukung percepatan vaksinasi dan terbentuknya Herd Immunity di Provinsi Jawa Timur.

Usai melakukan pengecekan di SMPN 3, rombongan Presiden Jokowi bersama Forkopimda Jatim melanjutkan pengecekan vaksinasi secara door to door di Kampung Pesilatan Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dengan jarak sekitar 3,4 Km, dari lokasi sebelumnya.

Pelaksanaan vaksinasi secara door to door di Kampung Pesilat ini dilakukan dari rumah ke rumah warga di sekitar kampung pesilat, dengan vaksinator sejumlah 13 tenaga kesehatan dari puskesmas Mejayan, RS DKT Madiun dan Kesdam V/Brawijaya.

Di kampung pesilat ini, Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN dan Forkopimda Jatim memberikan bantuan sosial dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi mengatakan, program yang dilakukan oleh BIN ini betul-betul bisa berjalan dengan baik, tidak hanya di provinsi-provinsi yang telah dilaksanakan pada hari ini, tetapi di hari-hari yang akan datang juga bisa dilakukan.

“Terutamanya saya sangat mengapresiasi program door to door ini, karena memang ini adalah jemput bola, mendatangi masyarakat datang ke kampung, kemudian langsung divaksin dirumah masing-masing, ini sebuah pelayanan yang sangat baik pada masyarakat, yang ingin vaksinasi, ” tandasnya Presiden Jokowi saat berkunjung di Kampung Pesilat Madiun.

“Kita harapkan dengan program vaksinasi untuk anak-anak betul-betul bisa mengurangi penyebaran covid-19 di negara kita,” tambahnya Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN, Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.(***)

BandungDaerah

PWI Jawa Barat Gelar Konferprov, Terapkan Prokes Ketat

BERIMBANG.com Bandung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat untuk memilih kepengurusan baru periode 2-21-2026 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada Rabu – Kamis (18-19/8/2021).

Mengambil tema “Pers Merdeka Wartawan Kompeten” Konferprov PWI Jawa Barat digelar secara hybrid dengan memanfaatkan teknologi agar kegiatan bisa diikuti oleh para pengurus PWI Kabupaten/Kota di Jawa Barat secara jarak jauh.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PWI Atal S Defari, Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi serta Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulharmans.

Ketua Panitia Konferprov PWI Jawa Barat Agus Dinar dalam laporannya memaparkan pelaksanaan konferprov digelar dalam situasi pandemi Covid-19. Karena itu pelaksanaanya sangat mempertimbangkan penerapan pada protokol kesehatan yang disyaratkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan himbauan PWI Pusat.

“Dari 431 anggota diberlakukan mekanisme mandataris dan sistem hybirid lewat aplikasi zoom. Kami sangat berhati-hati dalam menggelar acara ini,” katanya.

Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat mengatakan konferensi yang digelar PWI setiap lima tahun sekali merupakan agenda yang penuh dinamika dan demokratis dalam memilih para pengurus PWI Jawa Barat.

“Konferensi ini awalnya akan dilaksanakan 4 Agustus 2021, kita majukan karena ada berbagai hal teknis yang akan dikerjakan selama satu semester 2021 ke depan agar kepengurusan punya energi awal. September itu sampai akhir tahun padat karena ada HPN dan Porwarnas, karena itu kita majukan,” katanya.

Menurutnya dengan terbentuknya kepengurusan baru, maka PWI Jawa Barat diharapkan bisa memberi gambaran organisasi yang bisa mengikuti kemajuan jaman. PWI diharapkan bisa menjadi organisasi yang bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi.

“Disrupsi bisa mempengaruhi profesi kita. Sebagai organisasi profesi bagaimana caranya kita beradaptasi dengan teknologi,” tuturnya.

Hilman mengatakan pihaknya sudah berkeliling ke para pengurus PWI di daerah. Banyak usulan yang dihimpun untuk masuk dalam program organisasi ke depan. Diharapkan program kerja yang disusun kepengurusan PWI Jawa Barat 2021-2026 bisa memperkuat eksistensi organisasi.

“Persaingan organisasi profesi sudah semakin ketat, di daerah itu banyak forum-forum wartawan yang lobinya lebih kuat,” tuturnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pentingnya PWI beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi. Digitaliasi telah membuat warga makin mudah mendapatkan beragam informasi dan makin memahami pentingnya informasi.

Menurutnya sebagai organisasi profesi,  PWI Jawa Barat selama ini telah turut berperan dalam penyebarluasan informasi ke masyarakat tak hanya di Jawa Barat namun juga ke skala internasional.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada PWI Jawa Barat sebagai garda terdepan dalam menyebarkan informasi, lokal, nasional hingga internasional,” katanya lewat pesan daring.

Ridwan Kamil berharap agenda Konferprov PWI Jawa Barat bisa berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang bisa membawa organisasi lebih maju dan inovatif.

“Semoga yang terpilih menjadi Ketua dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat periode 2021-2026 bisa menjaga amanah dengan baik, dan terus berinovasi, dan dilancarkan. Kita dukung kesuksesan PWI,” katanya.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Defari dalam sambutannya memastikan PWI turut berhati-hati dalam menggelar agenda seperti konferprov.

Pihaknya menekankan pentingnya para pengurus dan anggota PWI menguatkan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya PWI harus mengikuti anjuran protokol kesehatan agar konferprov bisa berlangsung aman.

Atal mengatakan agenda konferensi saat ini menjadi sangat penting karena menghadapi situasi yang penuh tantangan bagi organisasi. Kemajuan teknologi digital menuntut seluruh anggota PWI dan media massa konvensional untuk beradaptasi.

“Konferensi kali ini penting sekali. PWI ini masa ke depan tantangannya sangat berat. Bagaimana kita akan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggota kita. Teknologi 5G akan datang dan tidak bisa ditunda lagi. 5G ini akan mengubah struktur media kita, ini akan membuat semuanya cepat. Karena dia punya kecepatan 1000 MB,” katanya.

Saat ini ada 16 ribu anggota PWI, dengan perubahan yang terjadi situasinya cukup berat. Di masa pandemi Covid-19 saja, banyak wartawan yang di PHK, media juga turut terpukul dengan sama halnya dengan sektor ekonomi yang lain. Pihaknya bersyukur pemerintah masih memberikan subsidi bagi media massa, juga melibatkan banyak anggota PWI dalam program Ubah Laku.

“Saya berharap PWI ke depan tidak sekedar hidup, tapi bisa membuat program yang mempercepat kemampuan wartawan kita untuk beradaptasi. Ini pesan untuk konferensi,” kata Atal yang sekaligus secara resmi membuka Konferprov PWI Jawa Barat 2021-2026.(*)