Bogor

Bogor

Bupati Bogor Tinjau Lokasi Bencana Longsor di Leuwisadeng

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau lokasi bencana longsor yang menimpa Kampung Seluduk RT01/11, Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/05/2020) dini hari. Satu orang meninggal di kedalaman tanah 4 meter.

Setidaknya, 14 rumah unit rumah yang terdiri dari 51 jiwa mengalami rusak parah. Sejauh ini, korban jiwa baru satu yang ditemukan atas nama Samsu (48), yang ditemukan sekitar pukul 10.50 WIB.

Selain korban meninggal dunia, juga terdapat empat korban luka. Yakni Toto, Ujang, Johanes dan Hanafi. Informasi yang dihimpun, keempatnya puskesmas untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Ade menjelaskan, longsor terjadi dua kali dini hari tadi. Yakni sekitar pukul 01.00 WIB dan pukul 04.00 WIB.

“Akhirnya 14 rumah rusak. Ada satu korban meninggal dunia yang ditemukan pada kedalaman sekitar empat meter,” katanya pada Rabu (13/05).

Dia juga mengimbau masyarakat di sekitar longsor untuk mengungsi ke tempat sanak saudara yang tidak terkena bencana. Pasalnya, Ade khawatir dengan adanya longsor susulan.

“Ada sebuah majelis taklim juga terancam dan dua unit MCK rusak berat. Selain itu, ada 69 KK dengan total 242 jiwa terdampak bencana,” jelas Ade.

Ade Yasin menjanjikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor akan memberikan bantuan berupa sembako, obat-obatan dan pakaian.

“Bantuan untuk yang mendesak dulu. Nanti kita pikirkan untuk mengganti tempat tinggalnya,” kata dia.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pemkab Bogor Terima Bantuan Alat Kesehatan Dari Kemenhan

BERIMBANG.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima bantuan Rapid Test Kit dan alat kesehatan seperti masker, sepon boat, baju APD lainnya dari Kementrian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia untuk membantu mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Bantuan alat kesehatan dalam memerangi Covid-19 dari Kementerian Pertahanan tersebut diserahkan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana kepada Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan di Kantor Kemenhan, Jakarta, Senin (11/05/2020).

“Bantuan rapid test kit dan sejumlah alat kesehatan lainnya tersebut adalah bagian dari upaya Kemenhan untuk ikut serta secara aktif dalam kampanye melawan COVID-19,” ujar Ida Bagus.

Lanjut Ida, mengungkapkan bahwa wabah COVID-19 adalah ancaman yang sangat berbahaya, bukan saja kepada bangsa dan negara Indonesia, tapi seluruh umat manusia.

Dengan upaya-upaya yang dilakukan bersama-sama oleh seluruh bangsa Indonesia, Irjen Kemhan menyampaikan optimismenya bahwa bangsa Indonesia akan mampu menghadapi dan melewati wabah COVID-19,

tentu dengan catatan bahwa semua pihak harus selalu disiplin dan mengikuti petunjuk-petunjuk yang sudah diberikan oleh pemerintah berdasarkan saran-saran para pakar kesehatan dunia dan pakar terbaik kesehatan di Indonesia.

“Pemerintah telah bekerja keras, tetapi sebetulnya seluruh bangsa juga harus saling bahu-membahu, yang kuat harus bantu yang lemah, kita bersatu semuanya, kita percaya kita bisa mengatasi masalah ini,” kata irjen Kemenhan.

Sementara itu, atas nama seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bogor,  Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menhan Prabowo Subianto dan jajaran Kemenhan yang telah memberikan bantuan sejumlah alat kesehatan.

Wabup juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadapi Covid-19 sangat kerepotan terutama di APD karena cukup sulit, “kita harus berbagi dengan lainnya dan cukup langka barangnya, dengan bantuan yang diberikan oleh Kemenhan semoga bisa membantu kami dalam memerangi covid-19,” katanya.

Acara penyerahan bantuan kesehatan yang dihadiri pula oleh beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor salah satu nya Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin, penyerahan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah wabah COVID-19, di antaranya “physical distancing” dan pemakaian masker.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Tersebar Surat Klarifikasi LSM, Wadir Adm RSUD Cibinong: “Takut Salah”

BERIMBAMG.com Surat Klarifikasi ditahun 2019, yang dilayangkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat, Forum Pemantau Pelaksanaan Anggaran dan Kebijakan Pemerintah (LSM FAKTA), menjadi ramai diperbincangkan sebagian kalangan wartawan di Kabupaten Bogor.

Surat LSM FAKTA itu ditujukan kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nomor: 38lsm-fakta/klarif/VI/2019. Perihal: permohonan klarifikasi terkait sumber anggaran THR, tanggal 25 Juni 2019,

Dikutip sebagian dalam isi surat, “Temuan berdasarkan investigasi LSM FAKTA di saat akhir bulan puasa, bahwa instansi RSUD CIBINON, Kabupaten Bogor, memberikan uang kepada wartawan maupun LSM,” demikian tertulis.

Dalam surat itu ditanda tangani ketua LSM FAKTA, Loren, dan disebelahnya ditanda tangani ketua organisasi pers Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi, (PJID) W. Marulak M. yang berkedudukan di Kabupaten Bogor,

Menjadi pergunjingan saat surat LSM FAKTA ditahun 2019 itu menyebar lalu diberitakan oleh media online indonews, dengan judul, “Beredar surat THR RSUD Cibinong Bikin Heboh”,

Dalam berita itu indonews mewawancarai Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Bogor, Jonny Sirait, menyoalkan beredarnya surat klarifikasi itu ada kejanggalan.

“Saya tahu itu surat tahun 2019. Lalu surat yang dikirimkan lazimnya bersifat privasi, rahasia, kecuali itu surat edaran. Namun ini kok bisa menyebar. Di sinilah muncul pertanyaan ada apa,” kata Jonny. membenarkan pernyataannya saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Secara terpisah, Ketua PJID Kabupaten Bogor, W. Marulak M. ia tidak terima dengan isu yang beredar bahwa isi surat meminta sumbangan Tunjangan Hari Raya atau THR untuk organisasinya.

Ia juga mengaku bukan anggota LSM FAKTA, namun mencantumkan tanda tangannya di Kop surat LSM FAKTA, sebab Marulak ikut menuangkan redaksional pertanyaan dalam surat, menurutnya sah-sah aja.

Lalu, Marulak bersama anggota PJID lainnya dan sebagian anggota LSM FAKTA mendatangi RSUD Cibinong mempertanyakan tersebarnya surat klarifikasi itu, pada Jumat 8 mei 2020.

Pantauan berimbang.com sesi tanya jawab sudah dimulai diruangan rapat RSUD Cibinong, Marulak mengatakan, “selain anggota PJID silahkan diluar,” katanya, disahuti wartawan indonews Nino bukan anggota PJID, mempertanyakan maksud Marulak, sebab yang Nino ketahui itu konferensi pers.

Selanjutnya usai bubar, Wakil Direktur (Wadir) Administrasi (Adm) RSUD Cibinong, Kustomi, diminta keterangannya, ia malah balik bertanya, “Pertanyaan yang mana ya,” katanya

“Perdalam dulu, takut salah, takut salah,” katanya, lalu Kustomi mempersilahkan wartawan bertanya kepada Humas, “itu Humas saya, itu Humasnya,” kata Kustomi. Humas yang ditunjuk Kustomi itu namanya Miftah yang tidak berkomentar apapun juga alias bungkam.

Lalu, diruangan lobi, ada Agung yang mengaku sekretaris, entah sekretaris apa karena ia hanya mengatakan, “saya sekretaris”. Agung membawa fotocopy surat klarifikasi tahun 2019 itu, lalu memperlihatkan surat itu dan memperbolehkan mengambil gambar.

Kembali, Marulak menjelaskan bahwa isi surat mempertanyakan kepada pihak RSUD Cibinong, darimana anggaran untuk bagi-bagi THR,

Selain menyikapi beredarnya surat itu, W. Marulak M. mengatakan surat yang dilayangkan oleh LSM FAKTA itu juga belum ada balasan hingga saat ini, diamini oleh ketua LSM FAKTA Loren. padahal surat dikirim hampir setahun lamanya tidak ada jawaban.

(TYr)

Bogor

Sertijab Camat Cigombong Dari Basrowi Kepada Asep Achdiat Sudrajat Usai Dilaksanakan

BERIMBANG.COM, Bogor – Serah terima jabatan Camat Cigombong Kabupaten Bogor dilaksanakan pada, jumat 8 mei 2020, yang dihadiri Unsur Muspika Kecamatan Cigombong, Kapolsek, Danramil, Ketua MUI, Kepala KUA, UPT Puskesmas, Para Kepala Desa, Serta Ibu PKK dari semua Desa yang ada di Kecamatan Cigombong, yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor

Serah terima jabatan Camat Cigombong tersebut dari Basrowi,SH kepada Drs.Asep Achadiat Sudrajat, M.Pd sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Camat Cigombong

Saat Sambutannya, Basrowi,SH mengatakan, Selama delapan (8) Tahun dirinya mengabdi sebagai Camat di Cigombong sangat banyak kesan yang tidak mudah untuk dilupakan. Menurutnya, banyak hal-hal yang sudah dilakukan selama dirinya menjabat, tentunya untuk kemajuan masyarakat Kecamata Cigombong.

“Sudah banyak yang saya lakukan selama menjabat sebagai Camat Cigombong ini, tujuannya hanya untuk mensejahterakan kusaunya untuk masyarakat Cigombong,” ujarnya

Lanjut Basrowi, dirinya juga mengucapka terima kasih kepada rekan Muspika Kecamatan Cigombong, Jajaran Pemerintahan Kecamatan Cigombong dan lainnya, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Cigombong yang sudah bekerja sama dalam melaksanakan tugasnya selama ini.

” Ucapan terima kasih kepada semua, dan tidak lupa mohon maaf atas segala kekurangan saya selama melaksanakan tugas sebagai Camat. Saya juga mengucapkan selamat kepada Pak Asep Achadiat Sudrajat sebagai Pelaksana Tugas Camat Cigombong, semoga berjalan baik dalam melaksanakan tugasnya sehingga bisa lebih memajukan lagi untuk Kecamatan Cigombong,” ucapnya.

(Na/Wan)

Bogor

Laporan Kinerja DPRD Kabupaten Bogor, Masa Persidangan II Tahun 2020

BERIMBANG.com – Laporan Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor periode bulan Januari sampai dengan bulan April 2020, yaitu sebagai berikut:

I. PENDAHULUAN
A. UMUM

1. Bahwa dengan telah berakhirnya masa persidangan kedua, tahun 2020 yang dimulai dari bulan Januari sampai dengan April 2020, berdasarkan tata tertib DPRD Kabupaten Bogor nomor 1 tahun 2019, pimpinan DPRD mempunyai tugas untuk menyampaikan laporan kinerja pimpinan DPRD Masa Persidangan II tahun 2020;

2. Bahwa sebagai tindak lanjut dari program dan kegiatan DPRD, pimpinan DPRD menindaklanjuti dengan beberapa kebijakan antara lain berupa keputusan DPRD, keputusan pimpinan DPRD dan rekomendasi DPRD.

B. DASAR HUKUM

1. Undang-undang nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah;

2. Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang majelis permusyawaratan rakyat, dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dan anggota DPRD, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah.

4. Peraturan Daerah kabupaten Bogor nomor 5 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

5. Peraturan DPRD Kabupaten Bogor Nomor 1 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan DPRD Kabupaten Bogor Nomor 1 Tahun 2018 tentang tata tertib (Berita Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2019 Nomor 56);

6. Peraturan Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Bogor Nomor 1 tahun 2017 tentang tata cara beracara Badan Kehormatan DPRD.

II. MAKSUD DAN TUJUAN

Untuk menyampaikan laporan kinerja pimpinan DPRD Kabupaten Bogor selama masa persidangan kedua tahun 2020, sebagai realisasi pencapaian dari program dan kegiatan DPRD tahun 2020.

III. KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN OLEH DPRD KABUPATEN BOGOR PADA BULAN JANUARI S.D APRIL 2020 ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

Laporan kinerja pimpinan DPRD merupakan rangkaian pelaksanaan fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh alat kelengkapan DPRD dalam bentuk kegiatan rapat-rapat, kunjungan kerja dan kegiatan lainnya.

Selama masa persidangan kedua tahun 2020 kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DPRD kabupaten Bogor adalah sebagai berikut :

PELAKSANAAN FUNGSI DPRD

Pelaksanaan fungsi DPRD, yaitu pelaksanaan fungsi pembentukan Perda, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan yang meliputi bidang pemerintahan dan hukum, ekonomi dan keuangan, pembangunan dan lingkungan hidup, kesejahteraan rakyat sebagai berikut:

I. PELAKSANAAN FUNGSI PEMBENTUKAN PERDA

Fungsi pembentukan perda DPRD diwujudkan dalam membentuk peraturan daerah bersama dengan bupati, pada masa persidangan kedua tahun 2020, DPRD kabupaten Bogor dan Kepala Daerah Kabupaten Bogor telah menetapkan persetujuan bersama sebanyak 3 (tiga) yaitu tentang:

II. PELAKSANAAN FUNGSI ANGGARAN

Pelaksanaan fungsi anggaran DPRD kabupaten Bogor melalui badan anggaran telah melaksanakan kegiatan yaitu: 1. Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2019

III. PELAKSANAAN FUNGSI PENGAWASAN
FUNGSI PENGAWASAN DPRD KABUPATEN BOGOR DIWUJUDKAN DALAM MENGAWASI PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH DAN APBD.

1. Komisi I (membidangi bidang pemerintahan dan hukum, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;

2. Komisi II (membidangi bidang ekonomi dan keuangan, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;

3. Komisi III (membidangi bidang pembangunan dan lingkungan hidup, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;

4. Komisi IV (membidangi bidang kesejahteraan rakyat, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;

5. Pelaksanaan kegiatan badan kehormatan DPRD kabupaten Bogor, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;

6. Pelaksanaan kegiatan badan pembentukan peraturan daerah DPRD kabupaten Bogor, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja.

A. KEGIATAN RAPAT-RAPAT ALAT KELENGKAPAN DPRD :

1. RAPAT PARIPURNA : 4 kali;
a. Rapat paripurna DPRD Kab. Bogor dalam rangka:
Penetapan persetujuan bersama Bupati Bogor dan Ketua DPRD tentang pembentukan Daerah persiapan Kabupaten Bogor Barat;

b. Rapat paripurna DPRD Kab. Bogor dalam rangka penyampaian 2 (dua) Raperda tentang:
Pembangunan Kepemudaan;
Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

c. Rapat paripurna Internal DPRD Kab. Bogor dalam rangka penyampaian tentang Peninjuan kembali peraturan DPRD Kabupaten Bogor No. 2 Tahun 2014 tentang Kode Etik DPRD.

d. Rapat paripurna Internal DPRD Kab. Bogor dalam rangka penyampaian LKPJ Bupati Bogor Tahun Anggaran 2019.

2. RAPAT PIMPINAN DPRD: 4 kali
3. RAPAT BADAN MUSYAWARAH: 5 kali
4. RAPAT BADAN ANGGARAN: 2 kali
5. RAPAT BADAN KEHORMATAN DPRD : 3 kali
6. RAPAT BADAN PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH: 5 kali

7. RAPAT KERJA KOMISI-KOMISI:
Komisi I : 13 kali
Komisi II : 12 kali
Komisi III : 8 kali
Komisi IV : 6 kali

8. RAPAT PANITIA KHUSUS (PANSUS) : 12 kali.
9. RAPAT GABUNGAN KOMISI Rapat : 1 kali.

B. KEGIATAN LAINNYA:

1. Penerimaan study banding/kunker: 125 kali.
2. Penerimaan audiensi: 7 kali.

IV. BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN KAPASITAS BAGI ANGGOTA DPRD

Dalam rangka meningkatkan kompetensi anggota DPRD kabupaten Bogor untuk peningkatan produktivitas dan kerjasama dalam menjalankan kewenangan, tugas dan fungsi lembaga DPRD dilakukan melalui kegiatan workshop dan kegiatan sinergitas bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Bogor

Hujan Deras, Jembatan Baru Dibangun Ambruk

BERIMBANG.COM, Bogor – Hujan deras yang terjadi pada Jumat (1/5/2020) malam mengakibatkan jembatan Cigombong yang berada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, ambruk.

Informasi yang dihimpun , jembatan yang baru dibangun tersebut ambruk sekitar pukul 21:00 WIB. “Iya betul. Semalam,” ujar Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam kepada wartawan Sabtu (2/5/2020).

Meski demikian, arus lalulintas kedua arah, baik dari Ciawi menuju Sukabumi atau sebaliknya masih berjalan norma. Pasalnya, para pengendara dialihkan menggunakan jembatan lama yang berada di sebelahnya. “Sebelahnya masih ada jembatan lama. Yang ambruk jembatan baru,” tukasnya.

Bogor

Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Monitoring Kampung Siaga Covid-19, Bagikan Masker dan Handsanitezer

BERIMBANG.COM, Depok – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok lakukan monitoring dengan membagikan 200 masker kain dan 200 hand sanitizer ke kampung siaga Covid-19 di saat penerapan PSBB tahap kedua berlangsung.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok R. Gandara Budiana mengatakan, hari ini terjun ke titik lokasi Kampung Siaga Covid-19 Ke RW di Kecamatan Sukmajaya.

“Titik lokasi yang di kunjungi ke Rw. 03 Kelurahan Tirtajaya, Rw. 01 Kelurahan Mekarjaya, Rw. 03 Kelurahan Abadijaya dan Rw. 04 dan 05 Kelurahan Cisalak,” kata Gandara Kepada media berimbang.com, Sabtu (2/5/2020) yang di dampingi Kabid Penanggulangan Bencana Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Deny Romulo.

Tujuannya menurut Gandara, melaksanakan pemantauan kesehatan, keamanan dan logistik di RW setempat, di masa penerapan PSBB tahap kedua.

“Yang paling penting meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan PSBB untuk Pencegahan Penyebaran Covid 19, bisa segera berakhir,” ucapnya.

Sementara itu Menurut Kabid Penanggulangan Bencana Deni Romulo, dengan pemberian masker dan hand sanitizer bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, mereka harus membiasakan diri untuk hidup bersih dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir, serta mengenakan masker jika keluar rumah.

“Kami ingin masyarakat semakin menyadari perlunya menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Terlebih dalam kondisi wabah Covid-19 ini. Jadi di rumah saja jika tidak ada kepentingan yang mendesak,” tuturnya. (adi).

Bogor

Pemkab Bogor Salurkan Bansos Beras Terdampak COVID-19

BERIMBANG.com Hari ini Kamis (30/04/2020), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) beras untuk masyarakatnya yang terdampak pandemi Covid-19. Sebelumnya Bupati Bogor sidak ke Gudang Bulog Sub Divisi Regional Dua Dramaga,

Secara simbolis Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan bansos kepada 4 perwakilan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Leuwiliang dan 1 perwakilan dari Apdesi Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Alhamdulillah hari ini penyaluran bansos berupa beras bisa kita laksanakan. Hari ini kita menyalurkan bantun kepada 11 desa yang ada diwilayah Kecamatan Leuwiliang,”

“Bertahap insya alloh nanti semuanya akan kebagian,” kata Ade Yasin usai membagikan bansos secara simbolis di Gudang Bulog Sub Divisi Regional Dua Dramaga, Kamis (30/04/2020).

Lanjut Ade mengatakan, “Semoga dengan penyaluaran bantuan ini masyarakat bisa lebih tenang dan kebutuhan terpenuhi,”

“Kita juga Pemerintah Daerah mohon maaf kalau masih ada kekurangan disana sini soal bantuan Covid-19 di Kabupaten Bogor. Tapi saya ingin tegaskan dengan penyaluaran bantuan ini, negara hadir untuk membantu masyarakat,” terang Ade.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, bahwa bantuan yang hari ini disalurkan dari data yang sudah fix. “Data ini kita dapat tentunya dari RT dan RW kemudian didata kembali oleh Dinsos,”

“Sampai hari ini kita (Pemkab) juga masih memverivikasi terus, tapi yg sudah fix datanya itu sekarang yg kita kirim, kalau menunggu fix semua akan lama. Jadi kita bertahap, kalau nama dan alamatnya sudah jelas langsung kita kirim tidak ditunda-tunda lagi,” jelas Ade.

“Kita (Pemkab) sudah siapkan 6.000 ton beras untuk satu bulan, tinggal dikalikan 3 bulan berati kita siapkan untuk bansos selama 3 bulan sebayak 18.000 ton beras. Satu kepala keluarga tiap bulannya mendapatkan 30kg beras,” pungkasnya.

(Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Sidak Gudang Bulog, Bupati Bogor: Insyallah Mulai Besok Sudah Mulai Dikirim

BERIMBANG.com Demi menjaga kualitas beras yang sesuai untuk warga, Bupati Bogor, Ade Yasin, melakukan sidak ke gudang Bulog Sub Divisi Regional Dua Dramaga.

Ia ingin memastikan bahwa stok beras dengan kualitas yang sama bisa tersedia, dan bisa sampai kepada masyarakat.

“Hari ini kita cek beras Bulog. Karena kita juga pesan dari Bulog, ini karena lembaga pemerintah yang kita percaya untuk memberikan pelayanan dan kuwalitas.”

“Jadi, tadi kita sudah lihat standar seperti apa, yang kita lihat hari ini dan yang kita inginkan sampai ke masyarakat sama,” katanya Rabu (29/04/2020).

Ade menyebut, untuk harga beras yang diperoleh dari Bulog sebesar Rp10.543,- dan setiap satu keluarga miskin yang sudah terdata akan mendapatkan 30 KG beras.

“Jadi kami tidak memberikan uang tunai yang masyarakat butuhkan, kita kirim satu bulan 6.000 ton dikali tiga bulan. Dan ini saya pastikan sampai kepada masyarakat dengan dikawal oleh TNI dan Polri berikut armadanya,” sebutnya.

Dirinya memastikan, bahwa mulai besok Kamis (30/04) masyarakat Kabupaten Bogor akan mendapatkan beras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Insyallah mulai besok sudah mulai dikirim. Saya mohon maaf tadinya ingin sebelum puasa dikirim. Tapi, banyak kendala dari birokrasi dan ketersediaan beras.”

“Apalagi, Pemprov Jabar juga sama di sini bulog Dramaga, ketersediaan beras juga maksimal besok sudah terkirim. Karena Kabupaten Bogor ini luas dan kita bertahap dulu iya untuk yang membutuhkan,” jelasnya.

Lanjut Ade, untuk data penerima yang sudah selesai di verifikasi akan dikirim, “Mana yang siap dan nanti di kirim, ada beberapa kecamatan yang sudah siap, sama juga dengan bantuan Pemerintah Pusat dan Pemprov,”

“Karena, kesulitan armada dan tenaga juga. Kita bertahap datanya sudah matang kita kirim,” Pungkas Ade Yasin. .

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Tinjau Posko Check Point di Cigombong

BERIMBANG.com Menjelang perpanjangan masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 14 hari kedepan, Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau check point PSBB di perbatasan Kecamatan Cigombong dengan Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Jawa Barat.

“Ya, hari ini saya bersama Kapolres melakukan pengecekan posko Check Point di pintu keluar masuk tol Cigombong. Tujuannya untuk memastikan check point ini berjalan maksimal,” kata Ade Yasin.

Ade didampingi Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy saat melakukan pengecekan posko Check Point di pintu tol Cigombong, tepatnya di perbatasan antara Cigombong Bogor dan Cicurug Sukabumi. Rabu (29/04/2020).

Selain itu, sambung Ade, perpanjangan PSBB tersebut juga guna mengecek perputaran arus mudik. Dimana, warga yang akan mudik melalui jalur ini bakal diarahkan untuk berputar balik lagi.

“Kami akan suruh pulang lagi, sedangkan bagi yang bekerja setiap hari tetap dilakukan pemeriksaan, apakah memakai masker atau tidak, kemudian ada pembatasan bagi penumpang apa yidak juga,” ucapnya.

Ade menyebut, saat ini banyak penomena mudik dengan modus menggunakan kendaraan lain, salah satunya adalah melalui cara motor para pemudiknya diangkut dengan kendaraan truck. Cara ini dilakukan untuk mengelabui petugas.

“Jadi, mereka itu sengaja menaikan kendaraannya ke dalam kendaraan truck barang. Seolah nanti dianggap bahwa kendaraan itu merupakan barang bawaan truck.”

“Tapi bagaimanapun itu tetap bakal ketahuan, makanya saya ingatkan jangan coba-coba membongi petugas,” tegas Ade.

Ade Yasin Selaku Bupati menghimbau, masyarakat khususnya yang ingin melaksanakan mudik untuk membatalkannya. Mengingat, jika ini dilakukan maka akan ada sanksi yang bakal diterima mereka.

“Sanksinya kalau melanggar lalu lintas akan ditilang, kalau melanggar SOP seperti tidak memakai masker dan lainnya disuruh putar balik lagi dan tidak boleh lewat,”

“Masyarakat harus paham ini demi kebersamaan semuanya agar tetap sehat, intinya patuhi terhadap aturan yang sudah diterapkan dalam PSBB,” ujar Ade.

Sementara, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menyatakan selama PSBB dan larangan mudik diterapkan jumlah kendaraan yang diputar balikan sudah mencapai 340 kendaraan.

Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan yang akan melaksanakan mudik dengan memasuki wilayah Bogor maupun yang ingin keluar dari Bogor.

“Dari yang sudak kami cek untuk semua kendaraan itu, ternyata bukan kendaraan masyarakat lokal, tapi masyarakat yang ingin benar benar melaksanakan mudik,” pungkasnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)