Bogor

Bogor

Antisipasi Bencana Alam Kabupaten Bogor

BERIMBANG.comApel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana alam di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di Lapangan Tegar Beriman Cibinong. Kemarin, Jumat (23/10/2020).

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor Letkol (Inf) Sukur Hermanto memimpin Apel, diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Bogor, Polres Bogor, PMI dan PLN.

Sukur Hermanto mengatakan usai Apel Kesiapsiagaan, tujuannya mempersiapkan diri dalam mengantisipasi bencana dari sisi personil dan peralatan yang dimiliki seluruh instansi yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Karena itu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kekuatan yang besar dan peralatan yang banyak pula.

“Bencana tidak bisa diprediksi, namun kita harus terus mempersiapkan penangangannya supaya kita nanti dapat lebih cepat dan lebih responsif sehingga bisa menjangkau semua,” kata Dandim.

Ia meminta kepada seluruh intansi untuk mengecek alat dan personil dan disinergikan dengan intansi lainnya. “Saya yakin teman-teman sudah siap,” kata Sukur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan Apel Kesiapsiagaan seperti sedia payung sebelum hujan jadi sudah menyiapkan dari awal.

Data yang didapatkan, kata Burhanudin, terdapat 22 Kecamatan dari 40 Kecamatan yang dinilai rawan bencana seperti banjir, longsor dan puting beliung dan daerah padat penduduk rawan bencana kebakaran.

“Sudah kami antisipasi dan petakan seperti pengalaman di daerah sukajaya dan kecamatan sekitarnya,” ujar Burhanudin.

Lanjut dia, dalam kesempatan Apel Kesiapsigaan Bencana, beberapa perlengkapan yang dibutuhkan tetapi Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor belum memiliki, seperti mobil kendaraan untuk rumah sakit lapangan, dan mobil komunikasi lapangan yang nanti akan di kaji,

Perlengkapan untuk beberapa kecamatan yang blank spot seperti di sekitar wilayah Kecamatan Sukamakmur dan Malasari Kecamatan Nanggung disana jaringannya kurang bagus. 

“Supporting dari Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD, peralatan secara bertahap akan kita tambah,” katanya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Bimtek 249 Operator Desa, Kadiskominfo Kabupaten Bogor: Daftar Melalui Website

BERIMBANG.comDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, lakukan bimbingan teknis (Bimtek) terhadap 249 operator Desa secara virtual, di ruang rapat Kadiskominfo Kabupaten Bogor, Kamis (22/10/2020).

Bimtek untuk meningkatkan kualitas operator pengelola website Desa, dan peningkatan fitur layanan secara digital serta peningkatan kawasan Desa digital di Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengatakan, sesuai intruksi Bupati Bogor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus aktif meningkatkan teknologi informatika dengan memiliki website, tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Melalui kegiatan Bimtek peningkatan kualitas operator website Desa secara virtual, itu merupakan salah satu upaya Diskominfo Kabupaten Bogor dalam mewujudkan e-Government di Kabupaten Bogor.

“Target yang ingin dicapai, kami ingin  semua website Desa ini terupdate informasinya. Melalui bimtek ini, operator website Desa kita latih bagaimana cara  mengupdate berita-berita yang ada di website. Kita latih juga cara menggunakan layanan aplikasi Desa online,” tutur Irwan.

Lanjut dia, mengingat jumlah operator website mencapai 249, untuk optimalisasi Bimtek kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga gelombang mulai 20 hingga 22 Oktober 2020.

Irwan berharap melalui Bimtek ini, tidak saja mampu meningkatkan kualitas operator website Desa. Juga berpengaruh besar terhadap peningkatan pelayanan masyarakat Desa, jadi lebih cepat dan mudah.

“Jadi selama ini admintrasi Desa ini dilayani secara manual, ada peningkatan fitur di website Desa kali ini. Salah satunya fitur pelayanan digital, masyarakat tidak perlu datang ke kantor Desa akan tetapi cukup daftar melalui website, memasukan NIK, nomor PIN, kemudian mereka bisa melakukan pelayanan sesuai yang dibutuhkan,” terang Irwan Purnawan.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi Data Diskominfo Kabupaten Bogor, Marjati menjelaskan, pertama dibentuk tahun 2018 hanya ada 130 website Desa dari tahun ketahun terus meningkat hingga kini berjumlah 249 website Desa binaan Diskominfo Kabupaten Bogor.

“Diwebsite Desa saat ini ada peningkatan fitur, supaya fitur yang ada sesuai dengan kebutuhan Desa. Salah satunya, ada penambahan fitur tentang pencatatan Covid-19 yang mendata mulai dari pendatang, masyarakat yang sedang menjalani isolasi hingga yang positif covid-19.”

“Serta fitur pencatatan penerima bantuan sosial, jadi operator desa tidak perlu mencatatat secara manual tetapi kita fasilitasi secara digital,” terang Marjati.

Menurutnya, ada empat Desa digital sebagai pilot project yakni Desa Tajurhalang, Desa Gunungputri, Desa Hambalang dan Desa Gununggeulis. 4 Desa tersebut berbeda dengan desa lainnya.

Pengembangan fitur website dari 4 desa itu difokuskan pada peningkatan potensi Desa. Seperti aplikasi Desa wisata dan pengelolaan sampah untuk Desa Gununggeulis, sedangkan untuk Desa Gunungputri dikembangkan fitur peningkatan pelayanan pemerintahan dan BUMdes.

“Di pilot project ini aplikasi kita buat lebih kearah promosi potensi Desa. Sehingga potensi Desa bisa diketahui masyarakat luas, sehingga akan menghasilkan manfaat bagi Desa itu sendiri,” katanya.

Tahun 2021, kata Marjati, ada 10 Desa yang akan dijadikan pilot project untuk mendorong terwujudnya Desa digital dalam mendukung smart city di Kabupaten Bogor.

Kriteria calon Desa sebagai pilot project yakni, komitemen Kepala Desa (Kades) untuk menggunakan Teknologi Informatika (IT) dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Mengeshare dana Desa untuk kegiatan tersebut, aktif dalam mengelola website dan aplikasi Posyandu.

“Sehingga pencatatan posyandu dapat dicatata secara digital, juga berkomitmen membentuk kawasan Desa digital dengan baik,” pungkasnya. 

(Dewi Julianur/Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Minta Santri dan Pesantren Menjadi Solusi Terhadap Permasalahan Sosial

BERIMBANG.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan upacara memperingati Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Bogor yang di pimpin oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (22/10/2020).

Ade Yasin menyampaikan Tema Peringatan Hari Santri Tahun 2020 “Santri Sehat Indonesia kuat” artinya santri harus memiliki sosok yang sehat baik fisik maupun mental sehingga menjadi modal dasar untuk menunjang Pembangunan Indonesia kearah yang lebih maju

“Ditengah kondisi Pandemi Covid- 19, seluruh elemen masyarakat termasuk santri dan pesantren dihimbau agar senantiasa memiliki perilaku PHBS serta menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehingga akan terhindar dari penularan Virus Covid-19,” katanya.

Pandemi telah berdampak pada semua sektor kehidupan, lanjut Ade, melihat realitas sosial dan dinamika kebangsaan saat ini yang penuh keprihatinan, santri dan pesantren harus hadir menjadi bagian solusi terhadap permasalahan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Gelora Hubbul Wathon Minal Iman” hendaknya terus tertanam didalam jiwa setiap santri sehingga mampu menjadi pendorong semangat dalam meningkatkan daya saing dalam pergaulan Indonesia di dunia internasional serta penerus kemerdekaan dan benteng penjaga keutuhan NKRI,” tambahnya.

Ade Yasin menerangkan jumlah pondok pesantren yang terdaftar pada kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor sebanyak kurang lebih 1.404 pesantren. 

“Banyaknya jumlah pesantren di Kabupaten Bogor merupakan potensi yang sangat besar untuk menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam membantu mengembangkan pendidikan, dakwah dan pengembangan pemberdayaan masyarakat serta memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas akhlak/moral, sosial dan ekonomi masyarakat sekitar,” terang Ade.

Selain itu Ade Yasin mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dan penghargaan kepada seluruh peserta yang mengikuti Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Bogor secara virtual tanggal 14-17 Oktober 2020, dan kafilah MTQ Kabupaten Bogor yang telah mengikuti MTQ tingkat Jawa Barat pada tanggal 3-11 september 2020 di Kabupaten Subang.

Dalam peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Bogor, juga diberikan sejumlah perhargaan yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pemkab & Pemkot Bogor Bahas Perpanjangan Kerjasama Kelola TPAS Galuga

BERIMBANG.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor gelar rapat pembahasan perpanjangan perjanjian kerjasama pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Rabu (21/10/2020) dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin dan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup masing-masing wilayah, Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama, Kabag Pemerintahan dan unsur-unsur terkait.

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan hari ini (21/10) harus menghasilkan kesepakatan antar dua wilayah untuk TPAS Galuga kedepannya. “Ini sudah barang lama, Bu Sekdakot juga pasti sudah paham betul tentang TPAS Galuga,”

“Kita sekarang ini berpacu dengan waktu, bulan November, Desember hari kerja efektif setelah dipotong sabtu minggu dan cuti bersama tinggal 30 hari kerja. Hari ini disepakati, ditandatangani langsung diberikan kepada DPRD masing-masing daerah,” kata Burhanudin.

Lanjut dia, Pemkab Bogor berencana, “Saya akan coba 2021 nanti membentuk desa mandiri dalam mengelola sampah, Nantinya simpul-simpul desa itu yang akan membatu kita, nanti juga pastinya ada penghargaan dan bantuan untuk desa yang mengelola sampah secara mandiri,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan ada beberapa poin yang menjadi pembahasan mulai dari hak kewajiban, penanganan bencana, operasional instalasi pembuangan air limbah dan lainnya.

“Ada 12 poin yang menjadi pembahasan sudah disepakati bagaimana hak dan kewajiban masing-masing Pemkab Bogor maupun Pemkot Bogor. Nanti juga akan ada kompensasi dampak negatif yang diberikan Pemkab dan Pemkot Bogor,” jelas Syarifah.

Senada dengan Sekda Kabupaten Bogor, Syarifah juga ingin bergerak cepat karena perjanjian yang sudah ada akan habis akhir bulan Desember tahun ini.

“Hari ini kami melakukan rapat pembahasan final draft perpanjangan perjanjian kerja sama pengelolaan TPAS Galuga. Perjanjian yang sudah ada ini kan akan habis pada akhir bulan Desember tahun ini.”

“Untuk itu kami akan konsultasi dengan masing-masing DPRD, jika disetujui akan langsung ditandatangani oleh Bupati dan Wali Kota,” pungkas Syarifah.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Pandemi COVID-19, Pemkab Bogor Tak Surut Meningkatkan Produktivitas & Daya Saing

BERIMBANG.comSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin membuka Rapat Isu Strategis Peningkatan Produktivitas tahun 2020, merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) Republik Indonesia  di  Hotel Lor In Sentul, Kecamatan Babakan Madang, pada Selasa (20/10/2020).

Burhanudin mengatakan Pandemi Covid-19 telah berdampak pada seluruh sektor kehidupan masyarakat. Produktivitas dari semua sektor menurun dratis dan pengangguran semakin meningkat, secara makro ekonomi,

Laju Pertumbuhan  Ekonomi (LPE) Daerah menurun 10,54 persen, persentase penduduk miskin akhir tahun 2020 diperkirakan meningkat 2,48 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka di akhir tahun 2020 diprediksi meningkat sebesar 3,77 persen. 

 “Hal ini tentunya menjadi tantangan yang cukup berat di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. 

Kondisi pandemi Covid-19, lanjut Burhanudin, tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus membangun,

Pada awal tahun 2018 terdapat 44 desa tertinggal di Kabupaten Bogor,  melalui intervensi kebijakan multisektoral dalam Program Pancakarsa Pemerintah Kabupaten Bogor berhasil mengentaskan 40 Desa dari ketertinggalan sehingga di tahun 2020 hanya tersisa 4 desa yang kami targetkan selesai pada tahun 2021. 

“Di sisi kelembagaan, sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemerintah Kabupaten Bogor telah  mencanangkan budaya kerja gerak cepat (Gercep),” ujarnya. 

Selain itu, menurut Burhanudin dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid 19, kebijakan penanganan kesehatan dibarengi dengan berbagai program pemulihan ekonomi dan sosial, salah satunya dengan menyiapkan program bansos tunai untuk UMKM dan korban PHK, disamping pembangunan sarana prasarana infrastruktur juga diupayakan terus berjalan. 

“Berbagai program tersebut merupakan upaya menjaga dan meningkatkan produktivitas, serta daya saing daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. 

Sekda berharap sosialisasi gerakan nasional peningkatan produktivitas  dan daya saing daerah ini, dapat memberikan motivasi, membuka wawasan, pola pikir dan perilaku yang produktif pada pemangku kepentingan di semua sektor di Kabupaten Bogor. 

(Tim Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Tim Investigasi LSM LMI, Temukan Kejanggalan di 3 Proyek Jalan di Kab. Bogor

BERIMBANG.comTemuan Kejanggalan dalam Proyek pembangunan jalan dan jembatan di tiga lokasi berbeda di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang telah usai dibangun dari APBD 2019.

“Kami temukan ketebalan aspal yang tidak sesuai dan banyaknya jalan berlubang ataupun rusak,” kata SM Ansori Fitriadi SH..MH. selaku ketua Tim investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Monitoring Indonensia (LSM LMI) diwilayah Kabupaten Bogor. Senin, 19 Oktober 2020.

Dia merinci lokasi temuan itu, “Kecamatan Citeureup Rp.2,3 Milyar (lebih) Kecamatan Sukamakmur Rp.2,1 Milyar (lebih), dan Kecamatan Jonggol Rp. 1,4 Milyar (lebih), amburadul tidak karu-karuan, pengaspalannya tidak tebal,” kata Ansori.

“Kami sudah melaporkan masalah ini ke Bupati Bogor Ade Munawaroh mendapat jawaban dari Sekda Kabupaten Bogor Burhanuddin, langsung diarahkan ke Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor,” terang Ansori.

Upaya LSM LMI meminta penjelasan setelah mendapat arahan itu. Melalui surat, LSM LMI  belum mendapat jawaban dari DPUPR. padahal, kata Ansori, dalam surat diberi waktu 3 hari kerja untuk menjawab surat, “Sudah sepekan surat dikirim, mungkin sibuk ya,” katanya

Ansori menegaskan apabila melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, Lembaganya akan melaporkan temuan-temuan yang didapatkan oleh tim investigasinya.

“Apabila tidak ada tindak lanjutnya Kami akan melaporkan kembali ke Bupati Bogor, supaya menindak tegas Kepala Dinas PUPR termasuk para Kabid-Kabid dan Kasie-Kasie yang tindak mengindahkan laporan Kami dari LMI,” kata Ansori.

“Tinggal menunggu jawaban dari beliau (DPUPR) Apakah ditindak lanjuti atau tidak, kita tunggu saja,” katanya.

Ia menyayangkan proyek yang menggunakan APBD Pemerintah Kabupaten Bogor yang besar, “di bangun dengan asal-asalan, diduga hanya mencari keuntungan semata,” ujar Ansori.

“Dinas PUPR Kabupaten Bogor beserta jajaran diduga melakukan persekongkolan jahat dengan para kontraktor, artinya siap-siaplah masuk hotel prodeo,” ujar Ansori.

Sekedar diketahui, dalam 3 foto papan proyek yang diterima redaksi, dikutip dari dua foto papan proyek  “Lokasi: Kecamatan Citeureup, Kecamatan Sukamakmur, dan Lokasi: Kecamatan Sukamakmur,” tidak ada tulisan TP4D dan logo Kejaksaan.

Sedangkan, “lokasi: Kecamatan Jonggol, Kecamatan Sukamakmur,” dibagian bawah tertulis, “proyek ini didampingi oleh pengawal dan pengaman pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor,” lengkap dengan logo Kejaksaan,

(TYr)

Bogor

Bupati Bogor Minta Para Buruh Jaga Kondusifitas Aksi Turun Kejalan

BERIMBANG.comBupati Bogor, Ade Yasin bersama Kapolres Bogor, AKBP Roland Rolandy dan Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Sukur Hermanto, menghadiri Dialog Ketenagakerjaan bersama para ketua serikat pekerja dan ketua serikat buruh se-Kabupaten Bogor, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong pada Kamis (15/10/2020).

Ditemui selesai acara pertemuan dengan para ketua pekerja dan ketua serikat buruh, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa inti pertemuan tersebut, serikat pekerja menyampaikan aspirasi penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

“Sudah didiskusikan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga mendukung terhadap penolakan regulasi yang baru disahkan, apabila memang dipandang terlalu memberatkan,” katanya.

“Hanya saja, draft final seperti apa isinya kita belum pasti, yang selama ini diakses dan beredar adalah draft versi Baleg DPR yang masih 925 halaman,  jadi harus kita lihat dulu,” tambahnya.

Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan Bupati Bogor kepada para buruh yang sudah bersama-sama menjadikan Kabupaten Bogor tetap kondusif, namun intinya aspirasi tetap tersampaikan.

“Idealisme para pekerja yang tinggi rupanya mampu menjaga kondusifitas wilayah, Kami Pemkab Bogor berterima kasih sebesar besarnya,” ujar Ade.

Rencana aksi 20 ribu buruh yang akan turun kejalan di wilayah Bogor pada jumat (16/10), kata dia, sudah berkoordinasi dan sudah diadakan pertemuan, berapapun yang turun ke jalan Bupati meminta untuk jaminan kondusifitas, karena Bupati akan turut menyampaikan aspirasi para buruh ke pemerintah pusat.

“Aspirasi para buruh akan kami sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia dan kami minta agar tetap sama-sama menjaga kondusifitas, karena menjaga kondusifitas bukan hanya tanggung jawab kami saja,” ungkapnya.

Ade Yasin juga berharap saat aksi berlangsung para buruh tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah munculnya klaster Covid-19 demo buruh.

(Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

MUI Cabang Cigombong Gelar Musyawarah Cabang

BERIMBANG.COM, Bogor – Berkenaan dengan berakhirnya masa bakti Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cigombong. Hari ini, kamis 15 Oktober 2020 digelar Musyawarah Cabang yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor.

Camat Cigombong Minarso, S.Pd.,M.M. dalam sambutannya mengatakan,  bahwa MUI sebagai mitra utama dan sekaligus merupakan bagian dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan yang diharapkan senantiasa melakukan usaha-usaha peningkatan kualitas umat. Diantaranya, yaitu

  1. Memberikan bimbingan dan tuntunan kepada ummat Islam agar tercipta kondisi kehidupan bergama yang bisa menjadi landasan yang kuat dan bisa mendorong terwujudnya masyarakat yang berkualitas (khaira ummah).
  2. Merumuskan kebijakan penyelenggaraan dakwah Islam, amar ma’ruf nahi munkar untuk memacu terwujudnya kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridloi oleh Allah SWT.
  3. Memberikan peringatan, nasehat dan fatwa mengenai masalah keagamaan dan kemasyarakatan kepada masyarakat dan pemerintah dengan bijak (hikmah) dan menyejukkan.
  4. Merumuskan pola hubungan keummatan yang memungkinkan terwujudnya ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama dalam memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  5. Menjadi penghubung antara ulama dan umara (pemerintah) dan penterjemah timbal balik antara pemerintah dan umat guna mencapai masyarakat berkualitas (khaira ummah) yang diridhai Allah SWT (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur).
  6. Meningkatkan hubungan serta kerjasama antara organisasi, lembaga Islam dan cendekiawan muslim, serta menciptakan program-program bersama untuk kepentingan umat.
    7.Usaha atau kegiatan lain yang sesuai dengan tujuan organisasi.

“Selain hal di atas dalam kondisi pandemik Covid-19, peran ulama sangat strategis untuk memberikan pencerahan kepada umat dalam melaksanakan ibadah dan kegiatan keagamaan dengan harapan pelaksanaannya tetap khusu dan sesuai dengan protokol kesehatan, serta menjadi garda terdepan untuk membumikan 4 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan melantunkan doa,” ujarnya

Dalam Musyawarah secara aklamasi terpilih K.H. Ujang Sa’duddin sebagai Ketua MUI Kecamatan Cigombong masa bakti 2020-2025.

(Na)

Bogor

Mengisi Waktu Usai WFH, Butuh Bibit Tanaman & Pupuknya?

BERIMBANG.com Bogor – Masih tingginya kasus covid 19 di Indonesia termasuk di Bogor, membuat warga lebih memilih diam di rumah. Termasuk work from home (WFH), atau bekerja dari rumah.

Untuk mengisi kejenuhan di rumah, banyak warga memilih hoby baru selain bersepeda, yakni bertanam. Akibatnya harga sejumlah tanaman hias meroket bahkan sampai ratusan juta.

Di kawasan Bogor banyak terdapat sentra penjualan tanaman hias, salahsatunya di Botani Mart di Jalan Dramaga, Bogor Barat.

Lokasinya yang berada di pinggir jalan utama menuju wilayah Barat seperti Ciampe, Leuwiliang atau Jasinga, membuat Botani Mart jadi pilihan warga  Bogor maupun warga luar Bogor untuk membeli berbagai tanaman hias dan bibit tanaman buah.

Di Bogor Mart yang dikelola Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, konsumen dapat menemukan berbagai macam tanaman hias yang sedang booming saat ini. Mulai dari tanaman lanskape (taman), ataupun tanaman jenis aglonema, keladi dan pilo dan jenis lainnya.

Konsumen dapat menemukan berbagai jenis tanaman hias mulai harga puluhan ribu hingga jutaan di lokasi tersebut, namun tak usah khawatir harga di Botani Mart masih di bawah harga pasaran. Di jamin gak bikin kantung jebol.

Selain mendapatkan tanaman hias, konsumen pun bisa memilih sejumlah pupuk, media tanam maupun obat tanaman di lokasi ini. Kalau soal kualitas tak perlu diragukan, banyak media tanam maupun puuk yang dibuat oleh IPB.

Lokasi yang dekat dengan kampus IPB Dramaga ini memiliki area yang cukup luas, bahkan konsumen yang kelelahan melihat-lihat berbagai tanaman hias, tanaman buah, bisa bersantai sejenak di sejumlah gajebo (rumah kayu) sambil memandangi kolam ikan alami.

Ny Erni, warga Ciampea mengaku baru mengetahui jika di Botani Mart menyediakan berbagai tanaman hias, buah dan pupuk berkualitas. Dirinya pun mengaku jika belanja di Botani Mart lebih nyaman dan terjamin kualitasnya.

“Enak tempatnya, meski di area parkirnya panas. Tapi di area tanaman hiasnya sejuk, dan buat foto-foto juga enak. Lokasinya di pinggir jalan utama, jadi mudah dijangkau menggunakan angkutan umum,” kata Ny Erni, yang mengaku akan mengantarkan temannya dari Jakarta ke Botani Mart, akhir pekan ini.

Pengelola juga menyediakan mushola berbentuk gajebo terbuka, yang cukup nyaman untuk beribadah.

Sementara itu menurut Lita Herlinawati, Manager Botani Mart dan juga Manager Botani Merchandise mengatakan, sejak Botani Mart dibuka dan resmi beroperasi November 2018 lalu, banyak warga mencari kebutuhan pupuk, media tanam dan tanaman buah di Botani Mart. Bahkan tak sedikit konsumen yang datang dari luar Bogor.

“Alhamdulillah tingkat kunjungan terus meningkat sejak dibuka 2 tahun lalu. Malah sekarang banyak warga luar Bogor yang datang mencari tanaman hias,” kata Lita.

Lita menambahkan, karena tingginya permintaan konsumen yang menanyakan tanaman hias seperti aglonema, janda bolong, begonia dan lain-lain. Akhirnya Botani Mart melengkapinya.

“Mudah-mudahan konsumen dapat terpenuhi semua kebutuhan tanamannya di Botani Mart. Mulai tanaman hias, tanaman buah, media tanam dan pupuk. Khusus untuk kompos, kami menyediakan kompos inovasi terbaru bernama POSTGUN,”

“Kompos super produksi ATP IPB. Jadi gak usah khawatir soal mutu kompos kami, silahkan datang kemari. Buru tanaman hiasnya, jangan lupas komposnya, Agar tanaman makin sehat,” ujar Lita Herlinawati. (**)

Bogor

Rapat Minggon Kecamatan Cijeruk Dihadiri Kepala UPT DLH Wilayah lll Ciawi Kab.Bogor Sekaligus Penyerahan Bak Sampah

BERIMBANG.COM,Bogor – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wilayah III Ciawi Kabupaten Bogor menghadiri acara rapat Minggon tingkat Kecamatan Cijeruk, sekaligus memberikan Bak Sampah, rabu (7/10/20) pagi tadi

Rapat Minggon yang di pimpin Camat Cijeruk dan dihadiri oleh Kapolsek Cijeruk, Danramil 2123 Cijeruk yang diwakili, Ketua MUI Kecamatan Cijeruk, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Cijeruk yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cijeruk, Kabupten Bogor

Dilaksanakannya rapat Minggon tersebut dengan membahas beberapa poin oleh Camat Cijeruk. Diantaranya,
1.Evaluasi dampak Pandemi Covid 19
diwilayah Cijeruk, pencegahan Ijin keramaian.

  1. Mengatisipasi Kriminalitas diwilayah Hukum Cijeruk.
  2. Pengamanan wilayah pabrik dampak kebijakan pengesahan UU ketenagakerjaan atao Omnibus Low.
  3. Persiapan PILKADES.
  4. Pengelolan titik Sampah liar dan simbolis penyerahan Bak Sampah

Sementa itu, Rudi Andryanto, Kepala UPT Dinas Lingkungan Hidup Wilayah III Ciawi Kabupaten Bogor mengatakan, Dalam menjaga kebersihan wilayah kususnya di Kabupaten Bogor, pihaknya mengajak Pemerintahan Desa dan Masyarakat serta pihak lainnya untuk mengelola sampah yang baik, agar tidak ada lagi sampah liar atau sampah yang berceceran di pinggir-pinggir jalan. Menurutnya, dalam menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Menjaga kebersihan lingkungan itu adalah tanggung jawab bersama. Maka, kita perlu kerja sama yang baik dangan pemerintahan Desa maupun masyarakat dalam mengatasi pengelolan sampah demi menjaga lingkungan agar tetap bersih jauh dari penyakin serta berpola hidup sehat,” ujarnya.

(Na)