Bogor

Bogor

Pemkab Bogor Bakal Bangun RS PMI Medika di Parungpanjang

BERIMBANG.com Implementasi Karsa Bogor Sehat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan membangun Rumah Sakit (RS) PMI Medika yang berlokasi di Kecamatan Parungpanjang, guna memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya wilayah Bogor Barat.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan selama ini ada kesulitan aksesibilitas  masyarakat wilayah Bogor Barat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan,

“Selama ini warga Parung Panjang harus berobat cukup jauh ke wilayah Kabupaten Tanggerang atau ke Leuwiliang,”

 Ade mengajak kepada para perwakilan negara sahabat  untuk  turut berkontribusi  dan berdonasi, untuk membantu pembangunan  Rumah Sakit PMI di Kabupaten Bogor.

“Mari berinvestasi di Kabupaten Bogor, untuk mendorong mewujudkan masyarakat Kabupaten Bogor sehat,” imbuhnya.

Rencana pembangunan Rumah Sakit PMI Medika juga mendapat dukungan Kementrian Luar Negeri, anggota DPR RI dan para Duta Besar negara sahabat.

Dukungan tersebut dikatakan Wamenlu RI Mahendra Siregar saat menghadiri Briefing Updates On Bogor Sport And Tourism dengan Jakarta Ambassador Golf Acossistion (JAGA) di Sentul Highlands Golf Club, Ahad (070/2/2021).

Rencananya para Dubes akan ikut berdonasi untuk pembangunan rumah sakit yang berada di wilayah utara Kabupaten Bogor, “Kami berharap rencana pembangunan rumah sakit PMI Medika di Parung Panjang bisa berjalan lancar,”

“Kami yang hadir diantaranya para duta besar dari negara-negara sahabat dan anggota DPR RI serta perwakilan kementrian dan lembaga, akan membantu kelancaran pembangunan rumah sakit yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat,” terang Mahendra.

(Dewi/Rido/Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

Wamenlu & Duta Besar Negara Sahabat Dukung Program Sport end Tourism Kab. Bogor

BERIMBANG.com Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia, para duta besar negara sahabat dan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dukung sepenuhnya program sport and tourism yang ditawarkan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Hal ini dijelaskan Wamenlu saat menghadiri Briefing Updates On Bogor Sport And Tourism dengan Jakarta Ambassador Golf Acossistion (JAGA), yang diselenggarakan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) di Sentul Highlands Golf Club, Kabupaten Bogor, Ahad (07/02/2021).

Wamenlu Mahendra Siregar mengatakan, atas nama para duta besar negara sahabat, para anggota DPR RI mengucapkan terima kasihnya kepada Bupati Bogor atas penerimaan yang hangat dan atas rasa persahabatan yang diberikan.

Kami dukung, kata dia, dan berharap kita semua yang hadir dapat memanfaatkan sebesar-besarnya peluang yang ditawarkan oleh Kabupaten Bogor, untuk menikmati olahraga dan pariwisata di Kabupaten Bogor.

“Bupati Bogor melalui BPPD mempu melihat peluang-peluang yang muncul pada saat kondisi yang tidak mudah seperti sekarang. Yakni dengan memanfaatkan program sport and tourism. Dalam konteks olahraga dan parawisata ini jelas olahraga golf menjadi salah satu yang diutamakan,”

“Pertama, dilakukan di alam terbuka, kedua aturan mainnya membatasi jumlah yang hadir. Sehingga otomatis sudah melakukan aturan untuk menjaga jarak,” terangnya.

Soal peluang di tengah pandemi, Mahendra menambahkan, “ini peluang yang penting dan saya berikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor melalui BPPD yang sudah menangkap peluang ini dengan baik,”

“Kami hadir dengan para duta besar dari negara-negara sahabat dan anggota DPR RI serta perwakilan kementrian dan lembaga. Semua merasa puas, bahwa dalam kondisi seperti ini, ada semangat optimisme mmembangkitkan perekonomian melalui sektor parawisata,” katanya.

“Kami optimis dengan trobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, serta semangat juangnya untuk membangkitkan perekonomian. Semoga bisa melalui masa pandemi dan senantiasa menjalaninya dengan semangat serta optimisme yang tinggi,” tambahnya.

Mengenai program sport and tourism, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, kondisi pandemi Covid-19 menjadi masa sulit dalam membangkitkan sektor pariwisata di Kabupaten Bogor. Terlebih dengan branding “Bogor Sport  and Tourism” memiliki  banyak sekali  tempat wisata olahraga,

Terdapat 11 lapangan golf berstandar Internasional dan ditetapkan sebagai destinasi golf terbaik di Asia Pasifik dari Asosiasi Golf Asia Pacific, selain itu Kabupaten Bogor juga memiliki Stadion Pakansari, Sentul International Circuit, Adventure dan Paralayang.

“Ini memang masa sulit, tapi kita harus optimis dan bersinergi untuk bangkit bersama di masa pandemi Covid-19 saat  ini,”

“Kabupaten Bogor juga sangat menarik untuk investasi, dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk hampir 6 juta jiwa, berbatasan dengan Jakarta, dekat dengan Bandara, dan pelabuhan. Memiliki potensi pertanian, perikanan, industri, pariwisata yang besar, yang sangat menarik untuk investasi,” terang Bupati Bogor.

Sementara, Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (Kabupaten Bogor) Zainal Syafruddin mengatakan, BPPD Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Revitaslisasi Sektor Pariwisata Pasca Pandemi Covid 19 “Briefing Updates On Bogor Tourism And Industry”.

Kegiatan tersebut mengundang para duta besar negara sahabat, anggota DPR RI serta perwakilan kementrian dan lembaga.

“Kami mempromosikan pariwisata dan olahraga yang bisa dinkmati di Kabupaten Bogor. Hal ini demi membangkitkan perekonomian Kabupaten Bogor melalui revitalisasi sektor pariwisata,” paparnya.

Alhamdulillah, lanjut dia, peluang ini disambut dengan baik. Kehadiran Kementrian Luar Negeri, Para Duta Besar negara sahabat dan para anggota DPR RI tentunya menambah semangat dan optimisme kami dalam membangun Kabupaten Bogor semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut.

(Dewi/Rido/Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Lantik 88 Kades Terpilih: Jalankan Program Samisade

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin, melantik 88 Kepala Desa (Kades) terpilh masa bakti tahun 2021-2027. Pelantikan dilaksanakan diruang terbuka di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jumat (05/02/2021).

Ia meminta seluruh Kades terpilih untuk segera berlari kencang melaksanakan program kegiatan pembangunan desa. Terlebih akan adanya program Satu Milyar Satu Desa (Samisade) sebagai upaya akselerator pemulihan sosial dan perekonomian desa disaat pandemi.

Dengan mengoptimalkan tenaga perangkat desa yang mampu dan berpengalaman baik dalam menyusun RPJMDes, RKPDes, administrasi pelaksanaan pembangunan, pelaporan serta aplikasi sistem informasinya.

“Saya ingin mereka berlari bekerja, karena dimasa pandemi ini banyak hambatan dan rintangan. Mereka harus peka terhadap kondisi seperti ini, jalankan tugas dengan baik tetap jaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.

Lanjut Ade, laksanakan kerja dengan maksimal terlebih dengan adanya program Samisade yang merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendorong desa membangun.

Desa merupakan pengungkit kebangkitan Kabupaten Bogor karena sebagian besar kekayaan Kabupaten Bogor sesungguhnya berada di 416 desa yang tersebar di 40 Kecamatan Kabupaten Bogor.

“Program Samisade diharapkan akan menjadi akselerator pemulihan sosial dan perekonomian desa disaat pandemi. untuk tahun 2021, total anggaran terverifikasi berjumlah Rp.311,83 miliar,” terangnya.

“Samisade di arahkan untuk kegiatan pemulihan ekonomi melalui program pembangunan infrastruktur dengan padat karya memberdayakan masyarakat desa yang terdampak PHK penganggur, setengah penganggur, perempuan kepala keluarga, anggota keluarga miskin, serta anggota masyarakat marginal lainnya,” tuturnya.

Untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran Samisade serta meminimalisir adanya penyalahgunaan anggaran. Pihaknya telah membentuk tim pengawas yang dikomandoi kecamatan.

Nantinya pengawas akan memantau mulai dari perencanaan penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan.

“Selain tim pengawas kita juga sudah bermitra dengan aparat di Kabupaten Bogor, sehingga penyerapan anggaran bisa maksimal dan mencegah adanya kekeliruan,” tuturnya.

Ade Yasin berharap kepada para camat untuk membina, membimbing dan berkomunikasi intensif dengan kepala desa dalam memenuhi tugas-tugas awal kepala desa dan senantiasa menjaga kondusifitas dan guyubnya masyarakat dalam membangun desa.

(Dewi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pembinaan 30ribu Pelaku UKM Terdata di Kabupaten Bogor, Kabid: Semua Tanpa Biaya

BERIMBANG.com Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah(Diskopukm), Kabupaten Bogor, Jawa Barat sedang mensosialisakan pendidikan dan pelatihan bagi 30ribu pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM), secara bertahap.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Mikro, Yudi Taufik menjelaskan hal itu, 30ribu UKM yang telah terdata itu menjadi binaannya dari produk barang dan jasa, serta pedagang kaki lima (PKL).

“Bagi UKM yang sudah terdata itu menjadi binaan kami (Diskopukm),” kata Yudi, kepada berimbang.com dikantornya, Kamis 4 Februari 2021.

Berbeda bagi pembinaan PKL yang belum terdata itu bekerjasama dengan Dinas terkait, ia mengatakan, “Untuk (pedagang) kaki lima, kami gak berdiri sendiri nih untuk pembinaannya,”

“Bagi UKM (khususnya PKL) yang belum terdata, itu menjadi binaannya teman-teman Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian),” terang Yudi.

Pelatihan dan pendikan bagi UKM, bukan hanya produksi barang dan jasa,  juga pelatihan melengkapi legalitas para UKM, “Teman-teman dilatih bagaimana memiliki izin-izin,” katanya.

Para UKM yang telah terlatih bakal memiliki, “Izin usaha mikro kecil,” katanya, sesuai dengan klasifikasi modal para UKM, “Semua itu tanpa biaya, di APBD semua sudah dianggarkan,” katanya.

Selain itu ia menjelaskan jenjang para UKM bisa terdata melalui Desa, Kecamatan dan langsung ke Dinas, juga bisa melalui Forum UKM Kecamatan, “Kami ikuti aturan main,” katanya.

Ia mengakui pemberdayaan bagi UKM di Kabupaten Bogor, belum optimal. “Saya katakan belum,” ujarnya. Menurutnya dari 30ribu pelaku UKM hanya, “600 oranglah per tahun (yang bisa di bina).” ungkap Yudi Taufik.

(Tengku Yusrizal)

Bogor

Apel Gabungan Polsek Cijeruk Bagikan Ratusan Masker Kepada Masyarakat

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam rangka kegiatan PPKM, Kapolsek Cijeruk bersama Danramil, Camat, dan Pol pp menggelar Apel gabungan di lokasi halaman  Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor, diisi dengan kegiatan bagi-bagi ratusan masker kepada warga diwilayah Kecamatan Cijeruk. Rabu (3/1/2021).

Kegiatan diawali dgn acara gelar Apel gabungan PPKM yg dipimpin langsung Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim, SH. Yang didampingi Camat Cijeruk, serta Danramil 2123 Cijeruk

Jumlah personil dilapangan kegiatan pelaksanaan sebanyak 23  Personil, yaitu dari Polsek 6 Personil, TNI 3 personil, Satpol pp 6 personil, dan dari petugas Satgas Covid-19 Kecamatan 8 personil.

Target Lokasi dan Cluster  Pembagian 250 (dua ratus lima puluh) Masker yang digelar dilokasi Pasar Cibadak – Cijeruk : 150 Masker dan di Jl. Depan Kecamat Cijeruk : 100 Masker.

Di dalam aksinya, Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim disaat sedang aksi  membagikan masker kepada masyarakat selalu melakukan himbauan tentang prokes agar selalu mematuhi intruksi pemerintah dengan 3M, apabila keluar rumah ,Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak  agar terhindar dari virus Corona yang terjadi saat ini.

“Mengingat penyebaran virus covid-19 belum berakhir, kami peduli kesehatan masyarakat dengan berbagi masker agar masyarakat lebih tertib beraktivitas sesuai dengan protokol kesehatan yang ada”, ujar Kapolsek

Maka dari itu kami tidak akan bosan – bosannya untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penularan virus Corona,  dan  himbauan yang kami lakukan semoga dapat menyadarkan masyarakat dalam pencegahan virus covid-19 di era new normal yang saat ini tengah berlangsung. tutur nya

(Na)

Bogor

Kabupaten Bogor Evaluasi Setahun Pandemi COVID-19

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin menginginkan penanganan covid-19 yang semakin hari semakin meningkat disasar dari hulu sampai ke hilir secara tepat.

“Hari ini saya bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapat evaluasi, karena pandemi ini sudah hampir setahun,”

Hal itu dikatakan Bupati Bogor usai Rapat Evaluasi penanganan PSBB Perpanjangan Kesembilan melalui PPKM dan Strategi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor Tahun 2021, di Posko Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Selasa (02/02/2021).

“Kita evaluasi keadaan masyarakat, evaluasi bagaimana penanganan, evaluasi yang saya istilahkan dari hulu ke hilir. Bagaimana dari hulu sosialisasi penertiban dan pendisiplinan, kemudian dari tengah bagaimana menangani masyarakat yang terpapar dan hilirnya bagaimana proses penguburan dan lain-lain,” jelas Ade Yasin.

Ade Yasin juga menginginkan, satgas ditingkat kecamatan dan desa aktif kembali. “Sekarang ini yang bergerak itu kan cenderung Satgas di kabupaten, saya ingin sekarang kita maksimalkan satgas di kecamatan dan desa untuk diaktifkan kembali satgas-satgas tingkat RT, RW.”

“Akhir-akhir ini banyak yang terkonfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri di rumah. Perlu diketahui, isolasi mandiri di rumah belum tentu aman, kadang ada kalanya kondisi kita turu, tiba-tiba sesak itu perlu penanganan yang cepat. Isolasi mandiri kalau rumahnya kecil dan sempit, kamar mandi hanya satu, itu bisa berdampak pada keluarga dekat,” katanya.

“Saya sarankan untuk dibawa ketempat isolasi yang sudah disiapkan oleh oleh pemerintah,” pintanya.

Lebih lanjut, hal yang paling penting saat ini terus menerapkan protokol kesehatan dengan baik, “Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) efektif dan tidak efektif tergantung dari pola hidup dan kesadaran masyarakat sendiri,”

“Mungkin sekarang masyarakat sudah mulai jenuh dengan situasi seperti ini dan akhirnya mulai tidak disiplin. Pakai masker sudah mulai menolak, apalagi kalau kita liat dikampung-kampung kesadaran menggunakan masker sudah mulai kendor, ini menjadi tantangan dan tugas dari satgas covid ditingkat kecamatan dan desa dibantu oleh RT, RW,” terangnya.

Disinggung mengenai lockdown, Ade Yasin lebih menekankan kepada masyarakat untuk kembali disiplin pada Protokol Kesehatan (Prokes).

“Untuk strategi lockdown saya kita dengan ekonomi yang sedang terpuruk seperti sekarang ini polanya harus seperti apa, kalau kita lockdown sepertinya berat, tapi sebetulnya kalau kita disiplin saja insya alloh tidak akan seperti ini, yang makin kesini makin naik,”

“Jadi saya himbau kepada masyarakat harus disiplin protokol kesehatan untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.

(Derima/Rizki/Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

PWRI Bogor Bakal Bentuk Satgas Anti Hoaks

BERIMBANG.com Bogor – Agar masayarakat Bogor mendapatkan informasi yang benar, menurut Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor sedang membetuk Tim Satgas Anti Hoaks,

“Karena itu kami PWRI akan roadshow  bersilaturahmi dengan pimpinan Forkopimda di Kabupaten Bogor untuk menjelaskan Tim Khusus ini,” kata Ketua PWRI Rohmat Selamat SH. MKn, Senin, 1 Februari 2021.

Menurut Rohmat, pihaknya akan di garda terdepan untuk memerangi hoaks baik tersebar di media sosial maupun di media masa.

“Kami memiliki anggota yang sangat solid, baik yang wartawan, maupun pemilik media massa, jadi sangat efektif untuk memerangi hoaks,” kata Rohmat.

Namun demikian, Rohmat mengakui bahwa PRWI tidak bisa jalan sendirian tanpa bergandengan dengan para pemimpin daerah.

“Para pemimpin daerah kan menguasai data dan informasi, mana yang hoaks ataupun bukan, juga yg mana yang untuk publik atau bukan,” katanya.

Sedangkan pihaknya memiliki media informasi yang bisa digunakan sebaga agen distrubisi informasi yang positif dan konstruktif.

“Jika dua dua unsur ini bisa saling sinergis, maka semua pihak diuntungkan, termasuj masyarakat,” katanya.

Pada saat ini, PWRI sedang meminta waktu untuk melakukan audiensi atau kunjungan kehormatan, sekaligus bersilaturahmi dengan para pimpinan daerah.

Yaitu, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kabupaten terdiri, yaitu Kepala Daerah (Bupati), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Ketua DPRD), Kepolisian Resort (Kapolres).

Juga Komando Distrik Militer (Dandim), Pengadilan Agama (Ketua Pengadilan Agama), Pengadilan Negeri (Ketua Pengadilan Negeri), Kejaksaan Negeri (Kepala Kejaksaan Negeri), dan Komando Resort Militer (Danrem).

“Sebagian surat sudah meluncur, kami menunggu respon dari mereka, tapi kami yakin niat yang baik pasti direspon dengan  baik,” kata Rohmat. (**)

Bogor

494 pejabat di Lantik, Bupati Bogor: Jangan Berhenti Berinovasi

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin melantik sebanyak 494 pejabat yangt terdiri dari Pimpinan Tinggi Pratama (Pejabat Eselon II), Pejabat Administrator (Pejabat Eselon III), Pejabat Pengawas (Pejabat Eselon IV), Pejabat Fungsional Dokter Ahli Utama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2021,

Acara secara langsung dan secara virtual, bertempat di Ruang Serbaguna I Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Pada Senin (01/02/2021).

Rotasi dan promosi pejabat, kata Ade Yasin, adalah bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, serta untuk memperkaya pengalaman setiap pegawai dalam mengadaptasi lingkungan strategis dan potensi pengembangan karier.

“Disamping itu juga terkait perubahan SOTK beberapa dinas sebagai konsekuensi Permendagri 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Keuangan Daerah sehingga sebagian pejabat harus dikukuhkan kembali,” katanya.

Lanjut Ade mengatakan kasus Covid-19 baik secara nasional maupun di Kabupaten Bogor masih terus meningkat, sehingga kita bersama-sama memiliki kewajiban untuk turut aktif dalam upaya menyelamatkan masyarakat Bogor yang terancam Covid-19,

Lalu, membantu masyarakat yang sehat tapi terkonfirmasi positif (OTG), menangani masyarakat yang terkonfirmasi positif dan bergejala serta menangani warga yang meninggal dunia akibat Covid-19.

“Seluruh Aparatur Sipil Negara harus menjadi garda depan dalam memerangi dan mengendalikan pandemi, jika TNI dan Polri memiliki pasukan elit maka pemerintah daerah juga memiliki pasukan elit yaitu para ASN untuk memerangi dan mengendalikan covid dan menyelesaikan dampaknya,” tambahnya.

Pesan Bupati, mulai sekarang jangan lagi sekedar melakukan pekerjaan yang biasa-biasa, tapi biasakan bekerja secara luar biasa tentunya dengan memperhatikan keamanan dan kesehatan bekerja selama pandemi. Birokrasi harus lincah beradaptasi dengan sistem kerja dalam tatanan normal baru.

Ia juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar meningkatkan literasi dan kultur digital, tidak harus selalu di kantor untuk bekerja, dan tidak harus selalu di Pusdiklat untuk belajar,

ASN perlu banyak membaca dan berdiskusi dengan kalangan kreatif, akademisi dan mitra strategis lainnya, agar muncul inspirasi atau ide inovasi sesuai bidang pekerjaan masing-masing.

“Jangan berhenti berinovasi, pertahankan dan kembangkan yang sudah ada, ciptakan lagi yang baru, terus berkreasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” harapnya.

(Andi/Diko/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Lepas Segel Kedua, Kasat Pol PP Kab. Bogor Bakal Koordinasi ke Polrestro Depok

BERIMBANG.com Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Bogor, Agus Ridho menanggapi segel PPNS yang telah di pasang dua kali dilepas oleh oknum yang belum diketahui, di Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

“Itukan berarti pelanggaran berat,” kata Agus, “Yang menangani Kabid (Kepala Bidang) Gakda (Penegakan Perundang-undangan) dan Kabid Tibum (Ketertiban Umum),” ujarnya dikantor Sat Pol PP, Senin (01/02/2021).

“Tadi kan (Senin, 01/02) ada pergantian struktural,” kata Agus, “Kabid Gakda, ganti, Kabid Tibum ganti,” terangnya.

Untuk lebih jelasnya Agus menyarankan, “Besok lah (02/02) ya, kalau sudah masuk yang baru (pengganti Kabid lama),” katanya. “karena Ini kan Polres Depok bukan sini (Polres Bogor),”

Agus tidak menjelaskan ketidaktahuan petugas penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) pemilik tanah pemerataan lahan yang di segel kali kedua itu, yang telah dicopot oleh oknum pelepas segel. “Kan bisa koordinasi dengan kecamatan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Usai disegel yang kedua kalinya pada Jumat (29/01/2021), oleh Sat Pol PP, selang dua hari kemudian, Minggu, 31/01/2021, Terpantau oleh wartawan penampakan alat berat mulai beraktifitas di lokasi itu.

Sat Pol PP, Kabupaten Bogor, menyegel ulang atau segel kedua, pemerataan lahan (Cut and fill) di jalan Bilabong, jembatan kopral, Desa Cimanggis, Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Segel pertama yang telah di pasang Sat Pol PP gabungan, dilepas atau dicopot, menurut keterangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Dadang YB. dilokasi pada Jumat 29 Januari 2021, “ini yang kedua,” katanya.

Hingga segel pertama yang telah terpasang dicopot, Sat Pol PP tidak mengetahui siapa yang melepas, “Jadi dari pihak wilayah saja Kecamatan (dan) Desa gak tahu ini siapa pemiliknya,” kata Dadang.

Menurut dia, pelaksaan pekerjaan itu belum ada laporan, juga belum diketahui siapa yang menjadi pemilik, “Gak tau, (pemilik lahan yang melakukan pekerjaan itu),” katanya.

Terlihat foto dibawah ini hasil jepretan wartawan, pada 1 Februari 2021, jam 14.15 WIB, terpantau dilokasi, aktifitas terus berlangsung, bahkan truk-truk siap angkut tanah, serta jalanan tampak kotor.

(Tim/Red)

Bogor

Gardapatih Ajak Masyarakat, NKRI Pasti Di Hati

BERIMBANG.COM, Bogor – Wakil Ketua Umum (Waketum) Garuda Pengawal Merah Putih (Gardapatih) Rahmat Aminudin mengajak masyarakat untuk membangun negeri dan menjaga persatuan bangsa serta menjadikan perbedaan suku, ras dan agama sebagai kekuatan. Tak hanya itu, Rahmat juga berharap agar diterapkan simbol NKRI pasti di hati.

” Kita semua adalah saudara, mari jadikan simbol NKRI pasti di hati dan kita jaga keutuhan bangsa,” ungkapnya pada Minggu (31/01/2021) di kantor DPP Gardapatih tepatnya di Jl. Raya Jakarta Bogor KM44 Cibinong, Kabupaten Bogor.

Rumah besar kita, tambah advokat sekaligus konsultan hukum yang bermarkas di Jalan Rawa Kepa Utama No.22C Tomang Grogol Petamburan Jakarta Barat ini, adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi sudah sepatutnya dijaga oleh segenap komponen bangsa dari Sabang sampai Merauke.

” NKRI harus dijaga keutuhannya, itu rumah besar kita jadi jangan sampai terpecah belah oleh sebuah kepentingan. Dimasa pandemi Covid-19 ini dibutuhkan persatuan agar ekonomi yang carut marut bisa bangkit kembali,” tambahnya.
Rahmat mengatakan, masyarakat sekarang menunggu peran semua pihak untuk terus berangkulan dan bergandeng tangan bahu membahu membangun negeri ini. Jika semua bersatu padu, kata dia lagi, pasti negara akan kuat, makmur dan sejahtera.

” Ini salah satu modal dasar membangun NKRI,” imbuhnya.
Ia bersyukur dalam masa kebebasan berdemokrasi ini, masyarakat  tidak mudah terprovokasi. Meski begitu, semua harus berhati-hati dan akan jadi kekuatan besar jika semua terus merajut dan memperkuat silaurahmi.

“Perbedaan suatu keindahan. Mari kita jaga keutuhan NKRI. Jaga Pancasila. Jaga UUD 1945. Kita jadikan satu kekuatan untuk membangun Kepribadian masing masing dan menerapkan NKRI pasti di hati,”  pungkasnya.

(Na/Rif)