Bogor

Bogor

Pemdes Ciadeg Melaksanakan Penyemprotan Dan Membagikan Maskar Kepada Masyarakat

BERIMBANG.COM, Bogor – Upanya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh pihak pemerintah, seperti yang dilakukan Pemeintah Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dengan terus melaksanakan penyemprotan Disinfektan pada setiap tempat pasilitas umum, jalanan, dan rumah – rumah warga.

Kegiatan penyemprotan Disinfektan dibantu dengan memakai kendaraan dari Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang. Penyemprotan yang langsung dilakukan oleh Kepala Desa Ciadeg bersama Staf, Satgas Covid-19 Desa Ciadeg, Babinsa, Babinmas, Pendamping Desa, Pihak Balai Embrio Ternak, BPD, PKK, Rt dan Rw, serta linmas. Selasa (13/07/2021)

Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu mengatakan, Dilakukannya kegiatan penyemprotan sekaligus Wawar dan pembagian masker kepada masyarakat.

“Hari ini selasa 13 Juli 2021, kami (Pemerintah Desa Ciadeg) mengadakan penyemprotan Disinfektan dan pembagian masker. Disinfektan yang di semprotkan 1000 Liter, dan 500 pcs masker untuk empat belas Rw, kegiatan ini yang dimulai dari Kampung Rawey, Kampung Ciadeg, Kampung Nagrog, Kampung Babakan, Kampung Dukuh, Kampung Jami, dan Kampung Gembrong,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, Wahyu juga mengingatkan kepada warganya untuk selalu mentaati aturan Protokol Kesehatan, dan menghimbau kembali tentang bahaya’nya Virus Covid-19. Dirinya berharap kepada warga apa bila tidak terlalu berkepentingan lebih baik di rumah saja.

“Kami terus mengingatkan kepada warga untuk dirumah saja, kecuali ada keperluan yang sangat penting. Ketika keluar atau bepergian kami sarankan harus selalu menggunakan masker dan selalu membawa handsanitizer atau cuci tangan. Mudah – mudah dengan dilakukannya uapaya pencegahan ini, warga kami dapat terhindar dari penyebaran Covid-19,” harapnya.

(Na)

Bogor

Koramil 0621-12/Cigombong Bersama Muspika Memantau Kegiatan Vaksinasi Massal Di Wilayah Cijeruk Dan Cigombong

BERIMBANG.COM, Bogor – Koramil 0621-12/Cigombong bersama Muspika Kecamatan Cijeruk melaksanakan pemantauan kegiatan Vaksinasi Massal yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Pelaksanaan Vaksinasi Massal tersebut yang dihadiri langsung Camat Cijeruk, Danramil 0621-12/Cigombong, Kapolsek Cijeruk, Kepala Puskasmas Cijeruk, Kepala Puskesmas Sukaharja, yang bertemapat di Aula Kantor Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, senin (12/07/2021)

Berdasarkan informasi yang diterima Berimbang.com, Jadwal Vaksinasi  masal hari ini, Senin 12 Juli 2021 yang dilaksanakan di Kecamatan Cijeruk dengan Sasaran Vaksinasi 600 Orang peserta, kususnya untuk warga Desa Cijeruk, Desa Warung Menteng, dan Desa Cipelang. Untuk warga Desa lainnya akan kembali dilaksanakan dengan jadwal yang akan ditentukan.

Sementara itu, Hari ini juga Kegiatan yang sama dilaksanakan Muspika Cigombong, dengan mengadakan Vaksinasi Massal kusus warga Cigombong yang terdiri dari sembilan Desa yang lokasinya di Gedung Anton Sujarwo SPN Lido.

(Na)

Bogor

Target 160ribu/Minggu, Vaksinasi Massal Serentak di 40 Kecamatan Kab Bogor

BERIMBANG.com Vaksinasi massal serentak di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor oleh Satgas Penanganan Covid Tingkat Kecamatan, target sasaran 160 ribu masyarakat penerima vaksin per minggu.

Hal itu dilakukan sebagai upaya  tindak lanjut Instruksi Bupati Bogor berkaitan dengan pelaksanaan vaksinasi massal serentak di seluruh kecamatan dua kali seminggu yakni Senin dan Rabu.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, instruksi vaksinasi massal serentak di 40 kecamatan setiap hari Senin dan Rabu.

Menurutnya, hal ini sebagai langkah percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor, “Demi percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kita lakukan vaksinasi massal di tingkat kecamatan,”

“Pelaksanaan vaksinasi massal diselenggarakan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Kecamatan serentak di 40 kecamatan secara rutin setiap hari Senin dan Rabu,” kata Ade, Senin, 12 Juli 2021.

Dia menguraikan, sasaran vaksin minimal 2.000 orang per kegiatan, diprioritaskan bagi penduduk ber-KTP Kabupaten Bogor atau berdomisili di Kabupaten Bogor.

Pendaftaran pelayanan vaksin dibuka pukul 07.30 WIB, ditutup pukul 14.00 WIB dan setiap Kegiatan vaksinasi massal agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat.

Untuk petugas vaksinasi, melibatkan guru SD atau SMP sebanyak 30 orang dan staf Kecamatan sebanyak 10 orang sebagai petugas registrasi atau administrasi.

Tenaga vaksinator berasal dari 101 Puskesmas yang ada di wilayah kecamatan masing-masing dan untuk petugas keamanan, terdiri dari unsur Polsek, Koramil, Satpol PP Kecamatan serta Linmas.

Setiap pelaksanaan vaksinasi memperhatikan sarana dan prasarana yang diperlukan. Diantaranya tempat yang representatif dengan tempat vaksin khusus perempuan dan jalur khusus bagi Lansia serta penyandang disabilitas.

Jaringan listrik dan internet yang stabil dan cepat juga dibutuhkan. Untuk mini ICU dan Ambulance dapat berkoordinasi dengan Puskesmas setempat.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Kapolres Bogor dan Tim Gabungan Satgas Covid-19 Sidang Tipiring Aturan PPKM Darurat

BERIMBANG.com Kapolres Bogor AKBP Harun didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, lakukan razia dan Sidang Tindakan Pidana Ringan (Tipiring) di tempat Wilayah Cibinong, Kamis (8/7/2021) terhadap masyarakat dan para pelaku usaha yang melanggar PPKM Darurat.

Itu dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dan para pelaku usaha terhadap aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Harun menerangkan, terkait dengan adanya PPKM Darurat, tim gabungan Polres Bogor, Kodim 0621, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, BPBD, Dishub, Kejaksaan dan Satpol PP melaksanakan razia penertiban terkait ketaatan masyarakat terhadap PPKM Darurat.

Terutama pada tempat makan yang masih buka dan melanggar waktu operasional yang sudah ditentukan, juga tempat makan yang masih memberlakukan dine-In.

“Kegiatan ini dimulai dari kemarin, dan hari ini kita lakukan sidang di tempat. Hari ini berjumlah 14 dan tadi malam berjumlah 13, totalnya 27 masyarakat yang sudah kita sidangkan Tipiring di tempat dan kita kenakan denda 100.000 bagi yang melanggar. Untuk tempat makan yang masih memberlakukan dine-In langsung kita beri tindakan,” tegas AKBP Harun.

Menurut Harun, kegiatan sidang Tipiring di tempat bertujuan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat, bahkan kegiatan ini akan massif dilaksanakan pagi, siang, dan malam untuk pelaksanaan penindakan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang melakukan pelanggaran.

“Untuk dasar hukum kita menggunakan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat No 5 Tahun 2021 yang merupakan perubahan Perda No 13 tahun 2018 tentang Penyelenggaran Keamanaan Dan Penertiban Umum,” tutup Kapolres Bogor.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Tujuh Intruksi Bupati Bogor Optimalkan PPKM Darurat

BERIMBANG.com Demi mengoptimalkan implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021, Bupati Bogor Ade Yasin mengeluarkan tujuh instruksi yang ditandatangani 6 Juli 2021 di Cibinong.

Ade Yasin menjelaskan, tahun 2021 merupakan tahun yang cukup tinggi tekanan peningkatan kasus yang terjadi. Diawali awal tahun 2021 yang mendapatkan tekanan terhadap pasca liburan akhir tahun, hingga diterapkannya PPKM Mikro pada bulan Maret, secara bertahap angka konfirmasi positif per bulan semakin menurun drastis dalam dua bulan.

“Tetapi bulan Juni mendapat lonjakan yang cukup tinggi yang sangat signifikan yang diperkirakan terjadi akibat adanya libur lebaran dan pasca lebaran. Bahkan di bulan Juli jumlah ini meningkat sangat signifikan dalam lima hari jumlah kasus konfirmasi bulan Juli sudah mencapai setengah dari capaian di bulan Juni,”

“Jika hal ini dibiarkan maka akan terjadi lonjakan kasus yang melebihi bulan Juni. Hal ini bisa dilihat dari lonjakan rata-rata harian yang meningkat lebih dari dua kali lipat,” jelas Ade. (8/7/2021)

Penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Bogor, kata Ade, telah menunjukkan hasil signifikan yang menunjukkan penurunan angka kasus konfirmasi aktif harian menurun cukup drastis. Hal ini terlihat dari adanya penurunan jumlah kasus yang signifikan pada bulan Maret dan April.

“Hanya saja lonjakan kasus mulai terjadi pada awal bulan Juni yang semula sebanyak 333 kasus menjadi 1035 kasus pada akhir bulan Juni. Sehingga mengalami pertambahan sebanyak 702 kasus per bulan. Sedangkan pada bulan Juli yang baru lima hari saja sudah mengalami pertambahan sebanyak 921 kasus per lima hari,” terangnya.

Oleh sebab itu, Ade Yasin memberikan tujuh instruksi, yaitu:

1. Optimalkan penerapan PPKM Darurat melalui cara persuasif maupun penegakan hukum dengan melibatkan Satpol PP, TNI dan Polri.

2. Optimalisasi tugas dan fungsi Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan dan tingkat Desa atau Kelurahan agar melakukan:

a. Monitoring dan memastikan penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat dalam hal penggunaan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi yang berpotensi penularan Covid-19.

b. Penelusuran kontak erat dengan melibatkan unsur Polsek, Koramil, Satpol PP, Linmas dan RT/RW

3. Segera membentuk dan menunjuk petugas call center layanan kegawatdaruratan Covid-19 tingkat Kecamatan dan Desa serta Kelurahan.

4. Menyediakan pusat isolasi mandiri tingkat kecamatan atau tingkat desa serta kelurahan untuk warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.

5. Meningkatkan kembali penyemprotan disinfektan terutama di daerah pemukiman yang terdapat kasus konfirmasi positif Covid-19.

6. Segera melaporkan tim pemulasaraan jenazah disertakan call center tim pemulasaran jenazah per desa 10 Linmas, 1 Amil serta TNI dan Polri.

7. Melakukan monitoring dan evaluasi berkala serta melaporkan hasil pelaksanaan kepada Bupati selaku ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melalui Sekretaris Daerah (Sekda) selaku ketua harian setiap hari paling lambat pukul 18.00 WIB.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pemerintah Desa Cijeruk Terus Melakukan Penyemprotan Disinfektan Guna Antisipasi Penyebaran Covid-19

BERIMBANG.COM, Bogor – Beredarnya informasi semakin meningkatnya penyebaran Virus Covid-19 di berbagai wilayah. Pemerintah Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor terus berupaya untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 tersebut

Upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Desa Cijeruk dengan kembali melaksanakan penyemprotan Cairan Disinfektan disetiap Pasilitas Umum dan rumah-rumah warga. Selasa (7/07/2021).

Kepala Desa Cijeruk, Asep Saepul Rohman mengatakan, Pihaknya kembali melaksanakan penyemprotan Cairan Disinfektan ke tempat-tempat Pasilitas Umun kususnya diwilayah Pemerintahan Desa Cijeruk dan ke rumah-rumah warga.

“Hari ini kami melaksanakan penyemprotan Disinfektan ke lingkungan sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Disamping itu juga kami menghimbau kepada masyarakat agar terus menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) terutama bagi warga yang bepergian untuk ada kepentingan harus memakai maskar,” ungkapnya.

Asep, yang akrab dipanggil Fahad menjelaskan, Dirinya akan terus berupaya untuk warga masyarakatnya agar terhindar dari penularana Virus Corona yang saat ini informasi penyebarannya semakin meningkat. Sebagai upaya tersebut pihaknya akan mengadakan Vaksinasi Massal bagi warganya yang rencananya akan dilaksanakan di kantor Desa Cijeruk.

” Upaya – upaya pencegahan antisipasi penularan Virus Corona (Covid-19) kami terus lakukan dari mulai Penyemprotan Disinfektan, Pembagian Maskar, dan terus melakukan himbauan sesuai aturan Pemerintah Pusat untuk selalu mejalankan Protokol Kesehatan. Sesuai waktu yang telah dijadwalkan pada Tanggal 23 Juli 2021 nanti kami juga, (Pemerintah Desa) akan mengadakan Vasinasi Massal di Kantor Desa, mudah – mudah dengan berbagai upaya ini warga kami terhindar dari penyebaran Virus Covid-19, dan untuk warga masyarakat agar selalu mengikuti aturan Pemerintah dimana, saat ini kita sedang memasuki penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” jelasnya.

(Na)

Bogor

Pemdes Palasari Bekerja Sama Dengan Puskesmas Cijeruk Mengadakan Vaksinasi Massal

BERIMBANG.COM, Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19  Pemerintah Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Vaksinasi Massal bagi masyarakatnya.

Pantauan Berimbang.com, Kegiatan Vasinasi massal yang dilaksanakan Pemerintah Desa Palasari tersebut bekerja sama dengan Puskesmas Cijeruk yang bertempat di Kantor Desa Palasari, yang langsung dihadiri Camat Cijeruk, Kepala Puskesmas Cijeruk, Danramil 2123 Cijeruk, Kapolsek Cijeuk yang diwakili AKP Ma’ruf Kanit Lantas, Panit Binmas Polsek Cijeruk, Kepala Desa Palasari, Babinsa, Babinmas, Pol PP, dan linmas dengan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes). Selasa (7/07/2021) tadi

Kepala Desa Palasari, Aip Syaripudin S.Kom mengatakan, Pelaksanaan Vasinasi massal tersebut bekerja sama dengan pihak Puskesmas Cijeruk. Menurutnya, dengan di adakannya Vaksina massal ini warga pun sangat antusias sehingga pada pelaksanaannya warga mendaftarkan diri untuk melakukan Vaksinasi tersebut

“Alhamdulilah adanya kegiatan Vaksinasi massal ini warga kami sangat antusias dan mendaftarkan diri dengan datang ke Kantor Desa Untuk siap di Vaksinasi,” ujarnya.

Aip menerangkan, Dengan digelarnya kegiatan Vansinasi masaal ini tercatat sekitar 200 Orang warga yang mengikuti Vaksinasi.

“Sekitar 200 Orang warga kami yang mengikuti Vaksinasi, mudah – mudah dengan dilaksanakannya Vaksinasi Massal ini warga kami dapat terhindar dari Virus Covid-19. Dan kami pun tidak bosan – bosan selalu terus menghimbau kepada warga untuk selalu menjalankan Protokol Kesehatan serta mensosialisasikan adanya penerapan PPKM Darurat,” terangnya.

(Na/Wan)

Bogor

Monitoring Bupati Bogor ke RS Swasta, Pastikan Tempat Tidur Pasien Covid-19 Aman

BERIMBANG.com Monitoring Bupati Bogor, Ade Yasin didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor ke Rumah Sakit (RS) Swasta wilayah Cibinong, yakni RS Bina Husada dan RS Sentra Medika Cibinong. kemarin Jumat (2/7)2021).

Memastikan kesiapan RS swasta dalam memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 Kabupaten Bogor, diantaranya Bupati cek ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19.

“Hari ini saya melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh Wakil Bupati Bogor, dan Ketua DPRD kemarin berkunjung ke beberapa RS swasta,”

“Kemudian kita lanjutkan bersama Forkopimda kedua RS di wilayah Cibinong yakni RS Sentra Medika dan RS Bina Husada untuk memonitoring terkait kesediaan tempat tidur untuk pasien Covid, mengecek prosedur dan lainnya,” terang Bupati Bogor Ade Yasin saat melakukan monitoring.

Selain mengecek ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19, Bupati dan rombongan juga mengecek bagaimana ketersediaan obat dan oksigen untuk mengantipasi melonjaknya pasien Covid-19 termasuk mengecek prosedur penanganan jenazah Covid-19.

Menurut Ade, dari dua RS itu sudah mematuhi aturan Menkes RI bahkan lebih besar dari aturan yang seharusnya 30% minimal menyediakan ruang isolasi bagi pasien Covid-19. Tapi rata-rata RS yang ada di Kabupaten Bogor ini lebih dari 30% menyediakan tempat tidur untuk Covid-19.

“Alhamdulilah RS yang sudah kami kunjungi dan monitoring rata-rata justru sudah menyediakan bed dan ruang isolasi diatas 30%, walaupun mereka melayani penyakit lainnya,” katanya.

Bupati mengajak seluruh RS Swasta di Kabupaten Bogor secara bersama-sama bersinergi, kolaborasi dan soliditas menanganai Covid-19, dengan Dinas Kesehatan juga jajaran Forkopimda mengawasi, memantau kondisi yang ada sehingga percepatan penurunan kasus Covid-19 semakin tercapai dan bisa segera tercapai.

“Kita berharap juga pemerintah provinsi dan pusat lebih jeli melihat kondisi wilayah, karena Kabupaten Bogor ini merupakan wilayah paling besar dengan jumlah penduduk yang hampir sama dengan 1 provinsi yakni 5,5 juta jiwa,”

“Tentunya penanganannya lebih berat, kami berharap pemerintah pusat agar kami lebih memperhatikan, terutama ketersediaan obat dan oksigen,” ungkap Ade Yasin.

Dia menambahkan, dari hasil monitoring kebutuhan obat-obatan antivirus dan oksigen jadi kebutuhan yang harus dipenuhi dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Meskipun stok masih ada, untuk antisipasi lonjakan pasien kita harus ada persediaan oksigen dan obat antivirus jangan sampai ketika pasien datang dari rumah ke RS kemudian di RS tidak ada apa-apa, percuma dibawa ke RS jika tidak menyediakan obat,” cetusnya.

Menurutnya, untuk mempercepat vaksinasi di Kabupaten Bogor saat ini masih ada 13 ribu dosis vaksin Covid-19, yang telah didistribusikan ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor.

“Kini Puskesmas melayani tidak hanya lansia, tetapi memang sudah melayani masyarakat umum jadi yang mau divaksin silahkan datang ke Puskesmas,”

“Ini kami lakukan supaya target vaksinasi bisa mencapai minimal 20% atau 1,2 juta penduduk. Apapun yang diberikan kepada kami Kabupaten Bogor akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara, Direktur RS Sentra Medika, dr. Lanjar menyampaikan, bahwa pihaknya telah mempersiapkan kapasitas penanganan Covid lebih dari 30%, dan kendala saat ini yang dihadapi yakni kurangnya ketersediaan obat antivirus.

dr. Lanjar juga menegaskan bahwa tenaga kesehatan hingga cleaning service di RS Sentra Medika telah melakukan vaksinasi.

“Kami upayakan maksimal untuk penanganan covid di RS Sentra Medika, karena ini komitmen kami dengan Pemprov Jabar maupun Pemkab Bogor, dari mulai jajaran Rumah Sakit, tenaga kesehatan hingga cleaning service kami juga telah divaksin,” ujar dr. Lanjar.

Direktur Bina Husada, dr. Dina Hanum melaporkan, di RS Bina Husada telah mempergunakan 125 bed (tempat tidur) untuk pasien Covid.

“Memang dari Januari sampai Juli ini mengalami kenaikan yang signifikan terkait penggunaan bed untuk Covid. Kami upayakan semaksimal mungkin untuk penanganan Covid di RS ini,” tukasnya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Satgas Covid-19 Desa Wates Jaya Melakukan Monitoring Kesetiap Pos Siaga Covid-19 Guna Memperketat Warga Yang Keluar Masuk Wilayah

BERIMBANG.COM, Bogor –  Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan Monitoring ke Pos Siaga Covid-19 sekaligus Siskamling setiap RW di wilayah Desa Wates Jaya, jumat (2/07/2021) malam

Kegiatan Monitoring tersebut yang dilakukan secara berkeliling ke setiap Pos Siaga Covid-19. Yang langsung dipimpin Ketua Satgas Covid-19  tingkat Desa Watas Jaya, bersama Pol PP dan Linmas.

Ketua Satgas Covid-19 Desa Wates Jaya, Rudi Irawan,S.IP mengatakan, Kegiatan Monitoring pada malam hari sebagai antisipasi adanya kerumunan warga serta mensosialisasikan akan di adakannya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Disamping itu, Rudi Irawan yang juga sebagai Kepala Desa Wates Jaya menekankan kepada Rt dan Rw’nya untuk selalu siaga dan sigap dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Malam ini kita berkeliling kesetiap wilayah Rw dalam rangka mengantisipasi adanya kerumunan dan memberikan himbauan akan di adakannya penerapan PPKM Darurat, serta menekankan kepada Rt dan Rw untuk memperketat penjagaan pada setiap Pos Siaga Covid-19 terhadap warga yang keluar masuk agar selalu menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes),” ucapnya

Ia juga meminta kepada Rt dan Rw untuk melakukan pemeriksaan yang teliti bila mana ada warga dari luar Bogor yang ingin masuk ke wilayah harus menunjukan bukti Surat Antigen,Swab, atau bukti sudah melakakukan Vaksinasi.

“Jadi, kalau ada warga dari luar Bogor ingin masuk ke wilayah kami harus menunjukan bukti Surat Antigen atau Swab, bila perlu bukti bahwa sudah melakukan Vaksinasi serta mendatanya dalam rangka keperluan apa. Mudah-mudah dengan dilakukannya penekanan ini warga kami dapat terhindar dari wabah Covid-19,” pungkasnya.

(Na/Wan)