Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 428

Ribuan Buruh Kepung Istana, Polda Metro Jaya Siapkan 8.542 Personil

0

unnamed (42)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Polda Metro Jaya siap melakukan pengawalan unjuk rasa elemen serikat pekerja yang akan dilakukan pada Selasa 1 September 2015.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya akan menyiapkan 8.542 personel untuk mengamankan unjuk rasa yang rencananya dilakukan secara longmars dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Monumen Nasional (Monas).

PHK Massal di Depan Mata, Ribuan Buruh Akan Kepung Istana

“Kekuatan sebanyak 8.542 personel dari Polda Metro Jaya dan jajaran serta BKO dari Mabes Polri terdiri dari pengamanan dari polisi lalu lintas, Shabara, dan Brimob,” kata Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Ia mengatakan, polisi akan membuat langkah-langkah proaktif guna membangun komunikasi intensif dengan semua elemen buruh.

Kami ingin demo yang rencananya diikuti kurang lebih 52 ribu buruh bisa berjalan efektif, aman, tertib, dan tidak anarkis,” ujarnya.

Lebih lanjut Iqbal mengatakan, dalam demo besok yang berlangsung sekira tujuh jam, rencananya mereka akan melakukan penuntutan terkait peningkatan kesejahteraan buruh.

“Isunya para buruh menuntut adanya kenaikan upah,” jelasnya.

Karena itu, mengenai pengalihan arus, pihaknya akan melakukan secara situasional bergantung dari peningkatan konsentrasi massa.

“Pengalihan arus akan dilakukan situasional tapi kami sarankan masyarakat menghindari jalan sepanjang Sudirman dan Thamrin. Buruh akan mulai aksi pada pukul 07.00 WIB,” imbuhnya.

Dirinya juga mengimbau kepada para buruh agar melakukan aksi unjuk rasa dengan tertib dan damai.

“Kita menghargai demo yang dilakukan para buruh tapi kita juga mengimbau kepada buruh melakukan aksi dengan tertib, damai, dan tidak mengganggu masyarakat yang lainnya,” tutup Iqbal.(mtv)

Jokowi Hadiri Penenggelaman Waduk Jatigede

0

unnamed (41)

BERIMBANG.COM, Sumedang – Proses pengisian awal (initial impounding) Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, akan dilakukan Senin (31/8/2015) ini. Penenggelaman ini akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat terkait, termasuk gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Menjelang penenggelaman, dilaporkan ribuan warga masih bertahan di lokasi karena penyelesaian administranya belum rampung.

Menurut Komandan Korem 062/Tarumanegara Kolonel Infanteri Sudarmadi, hasil peninjauan di lapangan ada satu kampung yang akan terkena penggenangan tersebut dan beberapa kepala keluarga belum selesai administrasinya. Ia berharap beberapa kepala keluarga yang belum selesai administrasinya dapat segera diselesaikan dengan baik.

“Tahap satu Kampung Jemah yang akan terkena, sementara situasinya landai,” katanya.

Ia menambahkan, dalam upaya mempercepat proses Waduk Jatigede tersebut jajarannya diterjunkan untuk menyampaikan langsung kepada masyarakat tentang penyelesaian dampak penggenangan itu.

“Anggota kami di lapangan, Babinsa, Danramil ikut secara ‘door to door’ menyampaikan kepada masyarakat agar apa yang sudah direncanakan diberikan oleh satker kalau sudah klop memang segera,” katanya.

Sudarmadi menyatakan pihaknya siap membantu pengamanan peresmian penggenangan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini.

“Yang jelas tugas kami mengamankan, dan itu sebenarnya tugasnya satker (satuan kerja) tetapi kami membantu satker kira-kira apa yang bisa kami bantu untuk mempercepat proses itu,” kata Kol Sudarmadi yang baru menjabat Komandan Korem Tarumanagara kepada wartawan di Garut, Jumat.

Ia menuturkan, pengamanan Waduk Jatigede merupakan salah satu prioritasnya dalam awal tugas menjabat Korem Tarumanagara untuk mewujudkan keamanan bagi masyarakat.

Berdasarkan siaran pers Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat manfaat utama waduk Jatigede bisa mengairi persawahan hingga seluas 90.000 hektare, dan memiliki sumber air baku dengan kecepatan sebesar 3,5 kubik per detik.

Air baku itu, bisa digunakan untuk kepentingan wilayah di Sumedang, Majalengka, hingga ke Cirebon.

Selain itu, Waduk Jatigede juga bermanfaat sebagai sumber tenaga bagi PLTA dengan kapasitas hingga 110 megawatt (MW), untuk objek pariwisata dan pengendalian banjir sebesar 14 ribu hektar di kawasan daerah tersebut.

Namun sejumlah pihak mengingatkan kemungkinan kerusakan ekosistem akibat penenggelaman ribuan hektar lahan dalam proyek yang sudah direncanakan sejak jaman Orde Baru ini. (Antara)

Polisi Berhasil Mengamankan 5 Ton BBM Ilegal

0

unnamed (40)

BERIMBANG COM, Manokrawi – Kepolisian Resor Manokwari, Papua Barat, berhasil mengamankan lima ton bahan bakar minyak (BBM) yang diduga ilegal. BBM itu diamankan dari Pelabuhan Anggrem Kelurahan Padani, Distrik Manokwari Barat.

Kepala Satuan Reskrim Polres Manokwari AKP Tommy Pontororing di Manokwari mengatakan, penangkapan 1.500 liter solar dan 3.500 liter bensin yang total lima ton itu dari informasi masyarakat setempat, Minggu (30/8/2015).

Saat ditemukan polisi, pemilik berinisial LM tidak dapat menunjukkan dokumen resmi BBM tersebut sehingga disita guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Dia menjelaskan, penyidik Polres Manokwari sudah menyita BBM bersama kapal sebagai barang bukti guna proses penyelidikan selanjutnya.

Penyidik juga sudah mengamankan pemilik dan sedang menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang migas.

Ia menyampaikan, bensin sebanyak 3.500 liter tersebut rencananya disalurkan ke Kabupaten Teluk Wondama untuk dijual namun pelaku tidak mempunyai izin usaha niaga.

Sedangkan solar sebanyak 1.500 liter rencananya disalurkan ke Kabupaten Teluk Wondama untuk kebutuhan PLTD namun pembelian solar tersebut menggunakan dana pribadi bukan dana badan usaha dan hal itu menyalahi aturan.

Dia mengatakan, penyidik Polres Manokwari sedang mendalami pembelian solar untuk kebutuhan PLTD Kabupaten Teluk Wondama karena selain melanggar undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang migas, tetapi juga diduga melanggar undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencucian uang. [tar]

Baku Pukul Dan Baku Tembak Kembali Mencuat Antara TNI Dan POLRI

0

unnamed (39)

BERIMBANG.COM – Polewali Mandar – Bantara anggota TNI dan Polri kembali mencuat. Kali ini terjadi di arena road race di Kelurahan Manding, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (30/8/2015) sore. Bentrokan itu disaksikan ratusan masyarakat yang sedang menonton  lomba balap di lokasi tersebut.  Puluhan anggota TNI dan Polisi terlibat dalam baku pukul dan adu tembak itu.

Seorang anggota TNI dikabarkan tertembak dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Polewali Mandar. Selain itu, 4 sepeda motor dan sebuah mobil polisi dibakar.

Saksi mata mengatakan, suasana balapan motor road race di lapangan pacuan kuda Manding, Polewali Mandar semula berjalan tertib.  Tiba-tiba ribuan penonton yang sedang memadati sekitar arena balapan berhamburan setelah dikejutkan suara tembakan berkali-kali. Setidaknya ada suara tembakan sebanyak empat kali.

Sejumah saksi di lokasi kejadian menyebutkan, saat insiden bentrokan terjadi suasana menjadi mencekam. Beberapa saat kemudian, satu orang yang kemudian diketahui anggota TNI terkapar.

Belum diketahui pasti apa pemicu bentrokan anggota TNI dan Polri itu. Belum ada penjelasan resmi dari TNI maupun Polri. bentrokan ini kembali menambah cacatan buruk hubungan anggota TNI dan Polri, setelah sebelumnya bentrokan yang sama terjadi di beberapa daerah. Tidak jarang bentrokan kedua anggota lembaga keamanan itu memakan korban tewas. (ut)

Program Gerakan Revolusi Mental Habiskan 140 M

0

kabinet jokowi

BERIMBANG.COM, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akhirnya mengklarifikasi soal biaya pembuatan website revolusi mental yang ditaksir mencapai ratusan miliar.

“Kami ingin meluruskan informasi yang berkembang terkait pembiayaan program pembuatan website revolusi mental yang dikabarkan menelan biaya 140 M adalah tidak benar,” tutur Sekretaris Menko PMK, Sugihartatmo saat jumpa pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Menurut dia, yang benar anggaran untuk pembuatan website revolusi mental, berikut biaya perawatannya senilai Rp 200 juta. Sedangkan buat anggaran program revolusi mental secara nasional dibenarkan mencapai ratusan miliar.

“Anggaran program gerakan revolusi mental secara keseluruhan sebagaimana tertuang dalam APBNP 2015 adalah sebesar Rp 149 M,” jelasnya.

Sugihartatmo mengatakan, penggunaan instrumen website hanya salah satu dari sejumlah program gerakan nasional revolusi mental. Sedangkan program-program lainnya meliputi sosialisasi, komunikasi publik, koordinasi pusat dan daerah, kesekretariatan dan operasional.

“Gerakan revolusi mental adalah gerakan nasional yang memiliki tiga nilai yaitu integritas, etos kerja dan semangat gotong royong,” pungkasnya. (sr)

Kasus Dwelling Time, PT Pelindo II Digrebeg Bareskrim Polri

0

logo pt-pelindo-ii

BERIMBANG.COM, Jakarta – Puluhan personel Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggeledah Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Indonesia Port Corporation (IPC), di Jalan Pasoso Nomor 1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (28/08/2015)

Penggeledahan yang diduga terkait kasus ‘Dwelling Time’ di Pelabuhan Tanjung Priok dan menjadi sorotan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ini membuat wajah Direktur Utama PT Pelindo II (Persero), RJ Lino pucat.

Pantauan wartawan, nampak RJ Lino kaget saat keluar dari sebuah ruangan. Ia kaget lantaran melihat puluhan polisi di Lantai VII, dekat ruangannya.

Terlihat, RJ Lino dengan kemeja putih yang dikenakannya berdiri terdiam beberapa menit melihat polisi yang tengah berkerumun di depan ruangan yang diketahui ruang rapat.

Ia pun nampak lebih shock saat melihat beberapa anggota kepolisian membawa senjata laras panjang. Melihat kejadian ini, RJ Lino langsung mengeluarkan telepon seluler dari kantung celananya.

Sembari membenarkan posisi kacamata yang dipakainya, ia pun nampak sibuk menelepon seseorang tepat di depan kerumunan polisi tersebut.

Hingga kini, polisi masih melakukan penggeledahan di gedung tersebut. Dalam penggeledahan ini juga, tampak hadir Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim Polri, Brigjen Victor Edi Simanjuntak, Kapolres Pelabuhan AKBP Hengki Hariadi, beserta puluhan personel pengaman lainnya.(wk)

PT. Meta Dwiguna Transcorp Tidak Menanggapi Keluhan Konsumen Vespa Primavera

Kantor PT.Meta Dwiguna Transcorp di Jalan Pemuda, Rawamangun Jakarta.  (Foto : Yuli Efendi )
Kantor PT.Meta Dwiguna Transcorp di Jalan Pemuda, Rawamangun Jakarta. (Foto : Yuli Efendi )

BERIMBANG.COM, Jakarta – PT. Meta Dwiguna Transcorp diwakili managernya  tidak menanggapi konfirmasi wartawan terkait keluhan konsumen Vespa Primavera, pasalnya bukan kewenangan dari perusahaannya.

” Saya No Coment, Silahkan saja hubungin ke PT. Piaggio Indonesia karena kami disini hanya melakukan purna jual saja bila memang konsumen ingin melakukan ke jalur hukum, silahkan saja,” Ucap Surya selaku Manager PT. Meta Dwiguna Transcorp ketika di datangi wartawan di kantornya di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Kamis, (27/8)

Surya juga mengatakan, pihaknya ingin secara kekeluargaan kepada konsumen tetapi konsumen tidak menginginkannya.

” Kami perusahaan ingin permasalahan ini selesai dengan cara kekeluargaan tetapi kalau konsumen menginginkan cara lain ya gapapa, laksanakan saja sesuai yang diinginkan konsumen,” Ujar Surya dengan nada sedikit kesal.

Sementara itu Subdit Analisa Penyelenggara Perlindungan Konsumen Kementrian Perdagangan RI, Irni Febriyanti ketika dikonfirmasi berimbang.com melalui telepon selulernya belum menindak lanjuti pengaduan konsumen vespa primavera dikarenakan pengaduan konsumen perlu di analisa dan klarifikasi dari PT. Piaggio Indonesia.

” Karena pengaduannya baru sampai, Kami belum bisa menindaklanjuti pengaduan konsumen Vespa Primavera secepatnya karena akan kami analisa dahulu setelah itu kami sampaikan ke pimpinan hasil analisa tersebut,”Ujar Irni.

Irni juga menyebutkan masih banyak berkas pengaduan ke lembaganya untuk segera di proses sehingga waktunya belum bisa ditentukan.

” Bilamana proses pengaduan konsumen Vespa Primavera sudah selesai diproses akan kami sampaikan ke media secepatnya,” Ucap Irni.

Seperti pemberitaan sebelumnya bahwa Konsumen Vespa Primavera, Elnard Peter mengeluhkan Vespa Primavera yang belum lama di belinya karena mengalami gangguan saat di kendarai.(Yuli Efendi).

Pemkot Depok Deklarasikan Pilkada Damai

Deklarasi Damai Pilkada Kota Depok di Pondok Salaras.   ( Foto : Yuli Efendi )
Deklarasi Damai Pilkada Kota Depok di Pondok Salaras. ( Foto : Yuli Efendi )

BERIMBANG.COM, Depok – Deklarasi Damai yang diselenggarakan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok di Pondok Salaras, Kalimulya Kota Depok mendapat aspirasi dari kalangan elemen masyarakat yang menghadiri acara tersebut untuk menjaga keamanan dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).Kamis (27/8/2015).

Acara Deklarasi Damai dibuka langsung Oleh Walikota Depok Nurmahmudi Ismail dan juga penandatanganan Deklarasi Damai oleh elemen masyarakat Kota Depok.

Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Aparat Kepolisian, TNI, Elemen masyarakat serta unsur lainnya untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Kota Depok agar berjalan dengan baik dan juga Nurmahmudi Ismail menyarankan kepada para media untuk menginformasikan kepada masyarakat sesuai dengan fakta selama pemilukada berlangsung.

Kepala Kesbangpol Kota Depok, Taufan Abdul Fatah dalam sambutannya mengajak  masyarakat Kota Depok harus menjaga suksesnya Pilkada Kota Depok supaya tetap kondusif dan aman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

” Kepada semua elemen masyarakat seperti Ormas, LSM, Kepemudaan dan unsur lainnya agar membantu terselenggaranya Pilkada Kota Depok agar berjalan lancar dan tidak ada kendala,” Ujar Taufan dalam sambutannya

Sementara itu Kapolres Kota Depok, Kombes Dwiyono mengatakan Aparat kepolisian siap mempertaruhkan jiwa raganya dalam mengamankan Pilkada Kota Depok dengan mempersiapkan anggota sebanyak 1500 personil dibantu oleh TNI, Polda Metrojaya  untuk mengamankan pilkada Depok.

“Mari kita saling menghormati dan menghargai pasangan calon dan tim sukses bahwa kita bersaudara, siapapun yang menang kita dukung,” Ucap Dwiyono. (Yuli Efendi)

Hutang Mencapai Triliuna Dollar, AS Akan Bangkrut Seperti Yunani

0

Bendera Amerika

BERIMBANG.COM, Jakarta – Pengamat valuta asing (valas) Nico Omer menilai, Amerika Serikat (AS) perlahan akan bangkrut seperti Yunani‎ mengingat utang Negeri Paman Sam tersebut mencapai triliunan dolar Amerika Serikat (USD), dan termasuk negara dengan utang paling tinggi di dunia.

Menurutnya, saat ini utang AS mencapai USD18,2 triliun‎ dan itu belum termasuk tanggungan pemerintah kepada masyarakat berupa tunjangan kesehatan dan tunjangan pensiun (unfunded liabilities).

‎”Kalau kita jumlahkan semuanya, utang AS sebetulnya sudah lebih dari USD100 triliun. Mereka tidak mungkin bayar kembali, kalau kita melihat per kapita utangnya per orang di AS bahkan lebih tinggi dari Yunani,” katanya di Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Nico menilai, Indonesia atau negara berkembang lainnya tidak harus memandang AS sebagai negara adidaya yang menakutkan. Sebab, kemajuan yang dirasakannya berasal dari tumpukan utang.

“‎Saya pikir kita tidak usah membanggakan atau menakutkan AS sebagai negara adidaya. Karena mereka bukan maju dalam apa, tapi maju dalam penumpukan utang. Itu sebenarnya bukan suatu kebanggaan,” tutur dia.

‎Menurutnya, Indonesia secara makro ekonomi jauh lebih sehat ketimbang AS. Hal ini terlihat dari rasio utang terhadap GDP, tingkat pertumbuhan, tingkat pertumbuhan GDP per kapita, inflasi, hingga suku bunga yang lebih baik di Tanah Air dibanding AS.

Kondisi ini, lanjut Nico, dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan akan menguntungkan Indonesia. Sebab, investor akan berbondong-bondong menanamkan modalnya ke Indonesia, dibanding ke negara maju seperti AS yang terlilit utang puluhan triliun.

“‎Saya pikir kita dalam posisi yang jauh lebih bagus ketimbang AS. So 5-10 tahun ke depannya saya yakin investor asing justru akan berbondong untuk berinvestasi di Indonesia. Bukan di negara maju yang sudah jenuh. Karena populasinya sudah tua dan utangnya terlalu banyak,” tandasnya.

8 Orang Pelajar SD Diduga Dicabuli Pelajar SMP

0

pencabulan

BERIMBANG.COM, Tegal – Seorang pelajar SMP diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak di bawah umur di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Diduga, bocah yang menjadi korban pencabulan mencapai delapan orang.

LY (14), pelaku yang melakukan perbuatan tak terpuji tersebut sudah dilaporkan oleh para orangtua korban ke Polres Tegal. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Perbuatan pelaku pertama kali terungkap saat salah seorang anak yang menjadi korban pencabulan, BN (8), mengadukan apa yang dialami kepada orangtuanya. Orangtua BN yang marah atas perbuatan LY kemudian mendatangi rumah orangtua LY.

“Anak saya dicabuli di lapangan sepak bola saat bermain di sana tapi berhasil lari. Saya langsung datangi rumah pelaku. Saat saya ditanya, dia (LY) terkesan berbelit-belit dan tidak mau mengakui. Tetapi begitu saya bilang akan melapor ke polisi, dia baru mengaku,” kata ibu BN, PY (34), kepada wartawan, Rabu (26/8/2015).

PY juga terkejut karena pelaku mengaku ada sejumlah anak perempuan yang juga jadi korban.

“Saya sebenarnya kasihan, sempat tidak jadi melapor. Saya hanya minta orangtuanya membuat perjanjian agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya dengan disaksikan perangkat desa. Tapi orangtua lain maunya melapor ke polisi,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan LY, para korban pencabulan LY mencapai delapan anak dan masih bertetangga dengan LY. Mereka merupakan siswi SD kelas 1-2 hingga SMP. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku sejak awal Agustus.

Salah satu orangtua korban lainnya, Ca (45) mengatakan, anak perempuannya, WS (7), dicabuli saat bermain petak umpet di belakang rumahnya.

“Kita sudah melapor pada 10 Agustus 2015. Hasil visum dan keterangan sudah diberikan. Tetapi hingga kini masih tidak ada kejelasannya,” ungkap Ca.

Hal senada diungkapkan orangtua korban lainnya, Nu (40). Menurut Nu, anaknya mengalami trauma setelah diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku. Untuk itu dia meminta polisi segera menindaklanjuti laporannya agar pelaku jera.

“Anak-anak jadi trauma, mau beraktivitas seperti ke sekolah, mengaji, atau bermain takut kalau berpapasan pelaku. Sebagai orangtua ya kami resah,” kata dia.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Juli Monansoni saat dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan pencabulan tersebut.

Menurut Juli, yang disampaikan para orangtua korban baru sebatas pengaduan, belum pelaporan. “Betul sudah kami terima hasil visumnya. Kami masih dalami dan selidiki karena baik pelaku maupun korban masih di bawah umur,” katanya, Rabu (26/8/2015).(sn)