Beranda blog Halaman 210

Korban Mengaku di Aniaya Oknum Polisi, Anggota Peradi Laporan ke Polda Jabar

0

BERIMBANG.com Depok – Roely Pangabean selaku kuasa hukum inisial RP, GB dan VP korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum yang mengaku anggota kepolisian. Ia melaporkan tindakan itu ke Propam Polisi Daerah (Polda) Jawa Barat.

“Dalam surat itu kami meminta pengaduan dan permohonan perlindungan hukum terhadap klien kami,” ujar Roely Panggabean, Selasa (26/01/2021).

Dijelaskan dia, akibat pemukulan itu korban mengalami luka lebam di sekitar mata. “Kedua mata korban bengkak, lebam bahkan sampai pecah pelipis matanya,” terang Roely.

Dia menguraikan kronologi, Kejadian itu bermula pada Sabtu (23/01) malam ketika kedua korban sedang makan bubur ayam di Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Pada saat makan, salah satu korban berusaha mengusir kucing, lalu oknum pelaku melihat korban, dan merasa tidak nyaman korban pun melihat kembali oknum itu.

Ketika kedua korban ingin membayar, oknun pelaku itu secara tiba-tiba langsung mencolok mata salah satu korban yang tadi saling bertatapan, tak pelak hal itu langsung memicu keributan hingga terjadi saling pukul antara korban dan pelaku.

Sontak warga dan pengunjung yang ada di lokasi kejadian langsung melerai dan memarahi pelaku tersebut.

Merasa tidak terima dipojokkan, pelaku mengancam kepada kedua korban dan berteriak mengaku kalau dirinya merupakan anggota kepolisian.

“Jika mau tau siapa saya cek di google, dengan inisial BC. Setelah kami cek ternyata inisial nama tersebut merupakan salah satu anggota Polri dengan pangkat Kompol.” katanya.

Tak selesai sampai situ, setelah korban dan pelaku pulang pada Minggu (24/01), pukul 01.00 WIB dini hari, tiba-tiba ada sekelompok orang dengan menggunakan empat unit mobil dengan berpakaian preman menjemput korban.

“Korban dijemput paksa dan ada tindakan kekerasan fisik dalam penjemputan korban, bahkan kekerasan itu dilakukan dihadapan orangtua dan keluarganya” katanya.

Anehnya, sambung dia lebih lanjut, dalam penjemputan dari rumah korban yang jaraknya tidak jauh ke Polsek Bogor Tengah bisa memakan waktu tiga jam.

“Selama itu korban dibawa ke sebuah tempat yang lalu diikat dan dipukuli. Setelah dikeroyok, dalam keadaan babak belur korban dibawa ke Polsek Bogor Tengah. Anehnya para korban malah ditahan oleh Polsek tersebut sedangkan para pelaku dibiarkan pergi begitu saja.” urainya.

Roely Panggabean menegaskan, “Tindakan Penculikan dan Penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum Polisi berinisial BC berpangkat Kompol tersebut dengan menggunakan warga sipil untuk membantu perbuatannya tersebut sangatlah tercela dan menodai institusi kepolisian,”

“Bagaimana masyarakat bisa percaya jika ada Oknum Polisi seperti itu dibiarkan.” ujar Roely.

“Saya harap Kepolisian Republik Indonesia dapat menindak tegas Ognum Polisi tersebut dan menangani kasus ini dengan profesional tanpa keberpihakan.” pungkasnya.

(Tim JBKD)

40 Negara Konferensi Tingkat Menteri tentang Otonomi Khusus untuk Wilayah Sahara Barat

0

BSRIMBANG.com Rabat – Sejumlah 40 negara telah menghadiri konferensi para menteri dalam rangka memberikan dukungan atas program otonomi khusus bagi wilayah Sahara Barat di bawah kedaulatan Pemerintahan Kerajaan Maroko.

Konferensi yang dilaksanakan secara virtual itu digelar pada Jumat, 15 Januari 2021 lalu, dipimpin oleh Maroko.

Dari 40 negara yang hadir tersebut, tidak kurang dari 27 negara diwakili langsung oleh pejabat level menteri dari negara masing-masing. Pertemuan penting ini terselenggara atas prakarsa Pemerintah Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat.

Berikut ini adalah risalah resmi hasil konferensi para menteri dimaksud dan daftar negara yang hadir pada pertemuan itu.

Ringkasan Konferensi

1. Atas undangan Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat, Konferensi Tingkat Menteri untuk mendukung usulan Otonomi Khusus bagi Sahara Barat di bawah kedaulatan Maroko diadakan secara virtual pada tanggal 15 Januari 2021.

2. Empatpuluh negara berpartisipasi dalam Konferensi, 27 di antaranya diwakili pejabat tingkat menteri [Lihat daftar negara peserta di Lampiran I].

3. Sebagian besar peserta menyatakan dukungan yang kuat untuk Prakarsa Otonomi Maroko sebagai satu-satunya dasar untuk penyelesaian yang adil dan langgeng atas perselisihan regional ini.

4. Sebagian besar peserta mengapresiasi Pernyataan Resmi Amerika Serikat tanggal 10 Desember 2020, berjudul “Pengakuan Kedaulatan Kerajaan Maroko atas Sahara Barat,” yang menegaskan kembali dukungan untuk proposal otonomi Maroko yang serius, kredibel, dan realistis sebagai satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan langgeng atas sengketa wilayah Sahara Barat. Pernyataan Resmi Amerika itu juga mendesak para pihak untuk melakukan diskusi dalam koordinasi dengan PBB tanpa penundaan waktu.

5. Sebagian besar peserta juga menggarisbawahi bahwa Proklamasi Kepresidenan atau Pernyataan Resmi AS memberikan panduan bagi upaya melanjutkan proses politik secara eksklusif PBB yang bertujuan untuk mencapai solusi politik yang langgeng, dengan Inisiatif Otonomi Maroko sebagai satu-satunya dasar realistis untuk solusi semacam itu. Proklamasi ini akan memperkuat konsensus internasional untuk mendukung proses politik eksklusif PBB.

6. Konferensi tersebut menggarisbawahi keputusan dua puluh negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah membuka Konsulat Jenderal di Maroko, yakni di Kota Laayoune dan Kota Dakhla. Langkah tersebut akan mendorong terbukanya peluang ekonomi dan bisnis untuk wilayah tersebut, memperkuat pengembangan wilayah Sahara sebagai pusat ekonomi untuk seluruh benua. Hal itu juga akan memudahkan upaya-upaya mencapai solusi politik yang baik dan efektif atas perselisihan yang berlarut-larut ini.

7. Para peserta menyambut baik upaya pembangunan yang diluncurkan di wilayah tersebut termasuk dalam kerangka prakarsa “Model Pembangunan Baru untuk Provinsi Selatan” Maroko.

8. Para peserta berkomitmen untuk melanjutkan dukungan mereka bagi sebuah solusi, dengan berpedoman pada rencana otonomi Maroko sebagai satu-satunya kerangka kerja untuk menyelesaikan sengketa Sahara Barat.

Lampiran 1: Daftar Negara Peserta Konferensi:

1.   Zambia
2.   Gabon
3.   Gulnee
4.   Comores
5.   Bambia
6.   Guinee Bissau
7.   Equartolale Guinee
8.   Malawi
9.   Central Africa Republic
10. Togo
11. Liberia
12. Sao Tome et Principe
13. Benin
14. Bahrein
15. United Arab Emirates
16. Sainte-Lucia
17. Antigua-and-Barbuda
18. Haiti
19. Guatemala
20. Dominica Republic
21. Barbados
22. Jamaica
23. Maldives
24. Salvador
25. Senegal
26. Qatar
27. Saudi Arabia
28. Cote d’Ivoire
29. Djibouti
30. Eswatini
31.  Republic of Congo
32. Jordan
33. Oman
34. France
35. Egypte
36. Paouasle New Guinee
37. Tonga
38. Koweit
39. Yemen
40. Burkina Faso

Source: Persisma.Org

PMI Mulai Layani Donor Plasma Konvalen, Bupati Bogor: Ayo Bantu Sesama

0

BERIMBANG.com Demi memfasilitasi penyintas Covid-19 yang ingin menjadi donor plasma konvalesen, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor telah menyiapkan sejumlah Unit Donor Darah (UDD) untuk menampung donor plasma konvalesen.

Ketua PMI Kabupaten Bogor Zainal Syafruddin berharap para penyintas Covid-19 dapat membantu sesama dengan menyumbangkan plasmanya. Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari penyintas Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh

“Plasma konvalesen digunakan sebagai salah satu terapi pasien Covid-19 yang sedang dalam masa perawatan. Kerja sama dengan pemerintah daerah, rumah sakit rujukan Covid-19 pun menjadi penting untuk bersama-sama mengurangi dampak pandemi ini,” ujar Zainal

Soal persyaratan pendonor, Zainal menambahkan, semua penyintas Covid-19 memenuhi syarat untuk dapat memberikan plasma darahnya sebagai bagian dari terapi plasma konvalesen.

“Selain syarat kesehatan donor, seperti bebas dari penyakit infeksius, ada syarat tambahan yang harus dipenuhi oleh calon donor. Kemudian harus terbukti, pendonor (calon donor) memiliki antibodi dalam jumlah cukup,” terangnya.

Bupati Bogor Ajak Penyintas Donor

Ade Yasin selaku bupati Bogor mengajak penyintas Covid-19 donorkan plasma konvalesen demi mengurangi penyebaran Covid-19 di di Kabupaten Bogor. Menurutnya, pemerintah telah mencanangkan gerakan nasional donor plasma konvalesen.

Hal tersebut diungkapkan Ade saat mengecek proses donor plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, Senin (25/01/2021).

Donor plasma konvalesen, kata dia, guna mengurangi penyebaran covid -19. Saat ini PMI Kabupaten Bogor telah memiliki peralatan dan tenaga medis yang memenuhi kualifikasi untuk memproses plasma darah konvalesen sebelum didonorkan ke pasien covid-19.

“Ayo bantu sesama, setetes darah anda sejuta harapan untuk mereka,” tandas Ade Yasin.

Perlu diketahui, Plasma konvalesen umumnya diambil dari orang yang pernah menderita atau orang yang mampu bertahan hidup dari Covid-19, Donot plasma tersebut nantinya digunakan untuk terapi penyembuhan mereka yang positif Covid-19.

Dengan harapan penyintas Covid-19 yang menjadi donor itu sudah membentuk antibodi. Di Jawa Barat yang bisa mengambil donor plasma konvalesen hanya ada 4 UTD antara lain, Bogor, Bekasi, Cirebon, Bandung.

(Mey/Rido/Diskominfo)

Bupati Bogor Tinjau Rumah Isolasi Pasien Covid-19 Wisma Cibogo, Siap Beroperasi

0

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau rumah isolasi Pasien Covid-19, di Wisma Cibogo Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, Senin (25/01/2021).

Bupati memastikan kesiapan Rumah Isolasi Pasien Covid-19 sebelum dioperasikan. Mulai dari sarana prasarana hingga tenaga kesehatan.

“Dari tinjauan yang saya lihat, ini sudah siap baik sarana prasarana juga tenaga kesehatannya, untuk itu saya minta rumah isolasi pasien Covid-19 itu untuk segera dioperasikan,” pinta Bupati Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, banyak masyarakat yang harus diisolasi mandiri karena positif Covid-19 tanpa gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Bogor.

Sementara kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat isolasi mandiri. Seperti kamar tidur tidak bisa sendiri dan kamar mandi yang bersamaan.

“Ini yang berbahaya satu orang bisa menularkan keseluruh keluarga. Saya minta bagi pasien atau masyarakat OTG yang rumahnya tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri, segera bawa ke rumah isolasi  pasien Covid-19 di Cibogo ini,” tegas Ade Yasin.

Lanjut Bupati Bogor menambahkan, saat ini sudah ada 12 tenaga kesehatan terdiri dari empat dokter dan delapan perawat dan sisanya tenaga bantuan lainnya. Yang akan stand by  merawat dan mengawasi 60 pasien covid-19 khususnya pasien OTG.

“12 Nakes itu akan bekerja dengan sistem shif, pergantian shif dilakukan setiap 14 hari sekali. Di rumah isolasi  pasien Covid-19 ini, pasien laki-laki dan perempun tidak disatukan. Tetapi dibagi menjadi dua blok,” paparnya.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan makan minum bagi pasien, dan peralatan mandi menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Hukum paling tinggi adalah Kesehatan masyarakat. Kebutuhannya seperti makan, minum, peralatan mandi itu kita sediakan,” ucap Ade Yasin.

Bupati Bogor melanjutkan, rumah isolasi pasien Covid-19 di Wisma Cibogo tidak saja diperuntukan bagi pasien OTG Covid-19 wilayah Bogor Selatan saja. Akan tetapi diperuntukan juga bagi pasien Covid-19 yang telah menjalani perawatan di Rumah Sakit sudah tidak ada gejala tetapi masih dinyatakan positif.

“Atau bagi pasien yang CT nya rendah atau sudah tidak berbahaya lagi, dapat dilakukan isolasi mandiri disana. Bahkan jika rumah isolasi pasien Covid-19 Kemang penuh, bisa juga dialihkan ke rumah isolasi pasien Covid-19 Wisma Cibogo,” cetus Ade Yasin.

Disinggung baru akan dioperasikannya, rumah isolasi pasien Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin memaparkan, adanya kendala rekrutmen tenaga Kesehatan yang belum memenuhi syarat.

“Sebetulnya ini sudah kami resmikan sejak 19 Oktober 2020 lalu, tetapi Kita perlu orang yang siap bekerja dengan resiko tinggi,”

“Alhamduliah relawan sudah kami rekrut, dokter dan perawat sudah siaga untuk bertugas. Untuk mengurangi resiko mereka terpapar kami juga lengkapi mereka dengan Alat Pelindung Diri (APD), dan kamar terpisah khusus Nakes,” imbuhnya.

(Dewi Julianur/Andi/Diko/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Babinsa Dan Babinmas Desa Cigombong Bersama Puskesmas Laksanakan War War Diwilayah

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Muspika Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor terus meningkatkan giat War War disetiap harinya wilayah Kecamatan Cigombong yang terdiri dari sembilan Desa

Kegiatan War War tersebut dilaksanakan di masing – masing Desa disetiap harinya sebagai himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan agar masyarakat terus memakai Masker, Sering Mencuci Tangan,Menjaga Jarak, serta mengurangi kegiatan – kegiatan yang sipatnya kerumunan warga

Pantauan Berimbang.com, Kegiatan War War tersebut seperti yang dilaksanakan hari ini, Senin 25 Januari 2021 di wilayah Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan oleh Puskesmas Cigombong, Pemerintah Desa Cigombong, Babinsa, Babinmas Desa Cigombong, Serta Satpol PP Kecamatan Cigombong.

(Na)

Pengungsi Banjir Bandang Gunung Mas, Bupati Bogor: Terkendali & Kondusif

0

BERIMBANG.com Korban yang mengungsi akibat bencana banjir bandang di kawasan Gunung Mas Puncak Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor pada Selasa (19/01) lalu, akan kembali ke kediamannya karena dinilai mulai kondusif.

Itu dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin, lalu ia menjelaskan, “Alhamdulillah, hingga hari ketiga setelah banjir bandang, kondisi semakin terkendali dan kondusif. Sandang pangan aman. Logistik sangat cukup. Lokasi juga sudah bersih,”

“Ada beberapa lokasi yang sudah bisa ditinggali kembali. Besok masyarakat juga bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Ade Yasin, Jumat (22/01/2021).

Lanjut Bupati mengatakan, bagi pengungsi yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat banjir bandang, untuk tetap bersabar tinggal di tempat pengungsian yang telah disediakan pengelola Agro Wisata Gunung Mas.

“Pada prinsipnya, semua sudah oke, aman, kondusif. Kan yang rusak cuma sedikit. Saya juga mengucapkan  terima kasih kepada relawan yang sudah membantu dan kita sudah oke, cukup ditangani oleh perusahaan, Dinsos, TNI-Polri,”

“Perlahan-lahan akan kembali ke tempat tinggalnya,” katanya, “Sebelum mereka pulang ke kediamannya masing-masing maka kebutuhan mereka mulai beras hingga popok bayi akan kami support,” ungkap Ade Yasin.

(Tim Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Kejari Depok Bagikan Ratusan Sajadah Untuk Melawan Covid-19, Begini Pesannya

0

BERIMBANG.com, Depok – Tingginya tingkat kasus penyebaran virus Covid-19 di Kota Depok memasuki tahap yang memprihatinkan.

Hingga hari ini saja, pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Kota Depok jumlahnya mencapai 23.729 orang dengan jumlah pasien aktif (positif) sebanyak 4693 orang.

Bahkan, Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Denny Romulo Hutahuruk telah menegaskan bahwa Kota Depok membutuhkan banyak tambahan rumahsakit darurat untuk dapat menampung pasien yang terpapar virus Covid-19.

“Melihat kondisi sekarang, Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) dan Pusat Studi Jepang UI sudah tidak mungkin lagi untuk dapat menampung,” ujar Denny.

Dikatakan Deny, daya tampung di Makara UI hanya 120 tempat tidur dan PSJ UI 30 tempat tidur. Sedangkan, setiap harinya jumlah warga yang terpapar covid mencapai kurang lebih 400 orang.

“Jika tren warga yang terpapar covid terus naik selama seminggu ke depan bisa dipastikan sudah tidak adalagi tempat untuk menampung. Sedangkan di Wisma Atlet juga sudah penuh,” terangnya.

Deny juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta kepada Pemkot Depok untuk membuat rumahsakit darurat agar dapat menampung pasien yang terpapar virus covid-19.

“Tadinya kami meminta gelanggang olahraga (GOR) Depok untuk dipakai, tapi tidak diberi ijin karena mau dilanjutkan pembangunanannya tahun ini. Akhirnya diberikan tempat di Balai Rakyat di Jalan Merdeka untuk dijadikan rumahsakit darurat,” pungkas Deny.

Bagi-bagi Sajadah

Melihat kondisi tersebut diatas, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok pun tak tinggal diam.

Garda terdepan dalam penanganan kasus korupsi di Kota Depok ini pun memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat untuk tetap mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Dengan membagi-bagikan ratusan sajadah, Kejari Depok yang diwakili Kasubag Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis pada Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri, Alfa Dera berpesan kepada masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Ditengah pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan seperti saat ini, kita harus lebih meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Memohon perlindungan agar kita senantiasa diberikan kesehatan dan pandemi Covid-19 bisa segera berlalu”, ujar Alfa mengingatkan, Jumat (22/1/2021).

Dari pantauan wartawan, setidaknya 200 sajadah dibagi-bagikan kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lingkungan kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok yang berlokasi di Komplek Perkantoran Grand Depok City, Kota Kembang. 

YE

Pemulihan Ekonomi, Wabup Bogor: Utamakan Kepentingan Masyarakat

0

BERIMBANG.COM Sebagai pejabat yang diberikan amanah oleh rakyat untuk mengelola pemerintahan, dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini dan pandemi covid-19 yang masih mengancam, dituntut untuk mempunyai sense of crisis yang tinggi.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat memimpin Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan dalam rangka Pemulihan Ekonomi 2021. Hadir seluruh Kepala Perangkat Daerah yang dilakukan secara virtual, Kamis (21/01/2021).

Kondisi ekonomi seperti sekarang ini, kata dia, ditambah pandemi covid-19 yang masih terus mengancam, untuk itu semua dituntut untuk mempunyai sense of crisis yang tinggi.

“Kita yang sekarang ini diberikan amanah oleh rakyat Kabupaten Bogor untuk mengelola pemerintahan ini harus bekerja lebih keras lagi dan mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan lainnya,”

“Saya ingin Perangkat Daerah pada tahun 2021 untuk memulihkan ekonomi dan secara pararel tetap menangani pandemic covid-19,” kata Iwan Setiawan.

Lanjut dia, kegiatan yang tidak mendukung pemulihan ekonomi, maka harus dilakukan penyesuaian atau kata lain refocusing.

“Program dan kegiatan yang sudah ada dalam APBD Tahun 2021 yang terkait dengan pemulihan ekonomi sebagaimana permasalahan yang sudah disampaikan tadi harus dipertahankan bahkan diperkuat dengan sinkronisasi kegiatan lainnya pada lokasi yang sama atau klaster yang sama,” terangnya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, program pemulihan ekonomi tidak hanya berupa dukungan APBD, namun bisa dilakukan kolaborasi dengan pihak lain atau membuat kebijakan yang mendukung.

“Seperti relaksasi pajak dan kemudahan investasi, mengoptimalkan digitalisasi ekonomi, E-Commerce dengan memberdayakan unicorn dan decacorn yang bersal dari Kabupaten Bogor,”

“Percepatan pemulihan ekonomi harus terintegrasi dan kolaborasi dengan akademisi, komunitas, media dan pelaku usaha mandiri,” pungkas Iwan Setiawan.

Sekedar diketahui, sense of crisis dapat diartikan sebagai kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang telah direncanakan dalam menghadapi krisis.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)
Editor: Tengku Yusrizal

Stok Darah Minim, Kecamatan Ciawi & UTD PMI Kab. Bogor Gelar Donor

0

BERIMBANG.COM Kecamatan Ciawi bekerjasama dengan Unit Transfer Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI), menggelar donor darah di pelataran parkir depan kantor Camat Ciawi, Kabupaten Bogor, kemarin Rabu, (20/01/2021).

Inisiatif dan rasa keperdulian dikarenakan stok darah untuk Kabupaten Bogor minim sebab masa pandemi covid 19. Tahapan yang harus dilalui pendonor diantaranya membawa bukti surat bebas covid dari rumah sakit setempat dan dinas kesehatan setempat.

Camat Ciawi Adi H. menjelaskan, pihaknya beserta jajaran dan muspika bergerak, sengaja berinisiatif mengadakan donor darah ini untuk mencukupi stok darah khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

“Giat ini kami lakukan karna kami tau stok darah di Kabupaten Bogor sudah sangat minim atau tidak aman, maka dari itu, kami pihak Kecamatan Ciawi berinisiatif mengadakan donor darah untuk membantu mengamankan stok darah untuk kabupaten Bogor,” jelas Camat.

Sementara Staf Admin IT UTD PMI Kemal Firdaus menambahkan pihak PMI sudah melakukan upaya agar stok darah di Kabupaten Bogor agar tercukupi, karena berkurangnya pendonor disebabkan pandemi Covid-19.

PMI, lanjut dia, telah berupaya mengadakan donor darah seperti ini, semua instansi pemerintahan dan perusahan-perusahaan namun semua terkendala dengan keadaan pandemi Covid 19 .

Diketahui dari 49 pendonor menghasilkan 32 kantong darah dari berbagai jenis terbagi; golongan darah A 4 kantong, golongan darah B 17 dan golongan darah O 12 dan golongan darah AB ada 3, untuk stok darah di kabupaten Bogor, A 18, B 78, AB 25 dan O 84 kantong.

“Untuk stok aman kabupaten Bogor sendiri dibutuhkan 50 sampai 100 kantong perhari, jadi stok darah untuk kabupaten Bogor berkurang sampai 30% sampai 70%,” kata Firdaus.

(yosep/nuniek)

Webinar PWI-IKWI, Memacu Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

0

BERIMBANG.COM Jakarta – Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (PP IKWI), gelar Webinar PWI-IKWI bertema “Memacu Lifestyle Halal Menuju Indonesia Sebagai Negara Rujukan Pusat Halal Dunia” pada Rabu, (20/1) siang.

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian Hari Pers Nasional tahun ini, yang akan berlangsung pada 9 Pebruari 2021.

Seminar ini dipusatkan di Kantor PWI Pusat, Jakarta dengan dikuti oleh ratusan anggota IKWI dari seluruh Indonesia, dan juga anggota PWI, serta wartawan dari sejumlah media nasional secara virtual.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S. Depari, mengatakan pers terus mendorong pemerintah dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia. Hal ini tentu tidak terlepas dari populasi Indonesia sebagai muslim terbesar dunia.

Atal menuturkan sejak 20 tahun lalu ekonomi syariah, terutama industri perbankan, sudah mulai tumbuh di Indonesia dengan perkembangannya secara bertahap.

“Pertumbuhan ekonomi Syariah ini, banyak melibatkan masyarakat pers dalam menyampaikan pesan-pesan informatif, literasi, dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Atal dalam sambutannya.

Menurut dia, banyak produk-produk halal unggulan di Indonesia memang banyak. Di antaranya ada halal food dan fashion. Semua ini menggiring masyarakat untuk mengubah gaya hidup dari konvensional ke gaya hidup halal secara syar’i (halal lifestyle).

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Head of Financing Card Business BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari, Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Afdhal Aliasar, dan CEO & Founder PT Ammana Fintek Syariah, Lutfi Adhiansyah.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia, Indah Kirana mengatakan webinar tentang lifestyle halal ini sangat diperlukan, terutama bagi kaum ibu untuk mengetahui apa itu produk halal dan tidak halal.

Menurut Indah, dalam belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat sering tidak tahu mana produk halal dan tidak halal, karena penempatannya tidak dipisahkan oleh pengelola toko.

“Saya pernah membeli sosis di satu swalayan yang cukup besar di Jakarta. Sampai di rumah, asisten saya bilang kalau itu daging sosisnya tidak halal karena beda warna dan seratnya. Dan setelah diteliti, ternyata benar,” ungkap Indah yang hadir langsung di lokasi acara.

Hal seperti itu, lanjutnya, mungkin banyak dialami oleh masyarakat karena tidak ada pembatas produk halal dan non halal.

“Ini baru dari produk makanan. Bagaimana dengan produk jasa lainnya seperti perbankan, asuransi, dan lainnya. Disini kita perlu memahami masalah produk syariah dan gaya hidup halal,” tambah Indah.

(HumasHPN2021)