Beranda blog Halaman 152

H Acep : Sosok Calon Ketua Kadin, Dian Nufarida Harapan Bagi Pelaku Ekonomi

0

BERIMBANG.com, Tokoh Masyarakat dan juga pengusaha Depok, H Acep Al- Azhari memberikan respon terkait Pencalonan Dian Nufarida diajang Pemilihan Kadin Di Kota Depok diakhir November 2021 , menurut H Acep, Pencalonan Dian Nufarida merupakan sosok yang pantas dalam mengembangkan usaha khususnya UMKM untuk membantu para pegiat usaha kecil.

Dirinya juga berharap, bila nanti terpilih jadi Ketua Kadin Kota Depok dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk membantu para usaha kecil dan juga dapat melakukan pembinaan untuk meningkatkan penjualan produk lokal Depok..

Masih H Acep, bila mana dapat mengembangkan pelaku ekonomi dapat memberikan sumbangsih terhadap pendapatan daerah untuk Kota Depok

” Saya sangat mendukung sekali pencalonan Bu Dian , dimana sosok beliau ditunggu oleh para pelaku ekonomi di Kota Depok yang intinya dapat membela pelaku usaha kecil serta memberikan harapan bagi pelaku usaha, mudah2an bilamana terpilih bisa bermanfaat, ” ujar H Acep dibilangan Mampang Depok. Kamis ( 4/11/2021 ).

Sementara itu, Calon Ketua Kadin Kota Depok, Dian Nufarida menyampaikan , bilamana dirinya terpilih nanti akan mengusung program membangun kantor Sekretariat dimana Kantor Sekretariat Kadin belum ada, selain itu yang terpenting adalah bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok serta dapat fokus ke pelaku UMKM.

” Saya Akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok, karena tanpa adanya sinergi akan sulit untuk menjalankan program yang akan diusung nantinya, mudah – mudahan dapat berjalan dengan baik kedepannya, ” Harap Dian.

Iik

Program DP3, Bupati Bogor Berharap Dapat Menciptakan Masyarakat Melek Politik

0

BERIMBANG.com – Bupati Bogor berharap kehadiran Program DP3 mampu ciptakan masyarakat melek politik dan jadi pemilih cerdas, dalam Launching Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) serta Rumah Pintar Pemilu Digital (RPP Digital), di Auditorium Setda, Kamis (4/11/2021).

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, diluncurkannya Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) serta Rumah Pintar Pemilu Digital (RPP Digital) dengan konsep Bogor Electoral Technology & Research (BETTER).

Tentunya, kata Ade, ini adalah acara yang harus kita kembangkan semua dan tentunya harus terus disosialisasikan agar masyarakat melek politik serta jadi pemilih cerdas baik memilih Caleg maupun Kepala Daerah.

“Kami sangat mengapresiasi program KPU ini dalam menyongsong Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 untuk mendorong tumbuhnya kader-kader perubahan dan pemilih cerdas,”

“Program desa peduli pemilu dan pemilihan dan rumah pintar pemilih digital yang tadi di Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede ini akan dikolaborasikan dengan konsep Bogor electoral, technology, and research dengan pemanfaatan platform web yang terdiri dari beberapa sistem,” ungkapnya.

Lanjut Ade Yasin menyatakan bahwa, Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia dan hak pilihnya pun terbanyak di Indonesia, tentunya menjadi tantangan tersendiri untuk dapat menyelenggarakan tata kelola Pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Pada pemilu 2019, Kabupaten Bogor dibagi kedalam 6 Dapil dan jumlah TPS sebanyak 15.000 TPS, dengan jumlah PPK dan sekretariat berjumlah 320 orang, PPS dan sekretariat sebanyak 2.610 orang, serta KPPS dan anggota Linmas berjumlah 135.000 orang, saat ini sudah dilakukan juga pemutakhiran data pemilih oleh KPU sebanyak 3.488.985 jiwa pemilih.

“Semoga dengan adanya program ini, masyarakat pemilih semakin cerdas, kritis, dan tidak terjebak oleh praktik politik uang. Politik uang ini mudah-mudahan tidak ada lagi setelah dilakukan Pemilu, sehingga mereka bisa cerdas dan rasional yang memilih calonnya berdasarkan apa yang ditawarkan oleh calonnya, seperti visi-misi, program-program dan lainnya,” bebernya.

Menurutnya, pendidikan politik mengharuskan masyarakat lebih peka dalam mendengar apa yang disampaikan oleh calon, tidak lagi dengan berupa materi atau sesuatu yang sifatnya konsumtif.

ini kemajuan yang sudah dirasakan, termasuk juga yang mengganggu seperti hoax. Semuanya harus diantisipasi, karena Medsos ini tidak hanya di kota tetapi di daerah pun, apalagi dengan difasilitasi 240 titik wifi di semua desa.

“Saya kira orang lebih senang membuka gadget daripada buku, sehingga hoax ini lebih cepat sampai. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi hoax, kampanye SARA, konflik, dan juga kekerasan, sehingga partisipasi politik semakin meningkat, bukan hanya sekedar kuantitas tetapi juga kualitas,”

“Kita dukung Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan agar berjalan sukses dan melahirkan pemilih-pemilih cerdas untuk demokrasi yang bermartabat,” tandasnya.

Sementara Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni mengungkapkan, Kabupaten Bogor menjadi penyelenggara yang memiliki beban tertinggi dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 15.000 yang tersebar di 40 kecamatan, 435 desa dan kelurahan.

“Kita punya badan adhoc sampai tingkat bawah di KPPS, kemarin sejumlah 135.000 dan penyelenggaraan Pemilu kemarin jadi penyelenggara terbanyak se-Indonesia,”

“Ikhtiar kami dalam melakukan optimalisasi kinerja terwujud dalam BETTER (Bogor Electoral, Technology, and Research), ini kami lakukan jadi 4 pilot project, salah satunya Bogor Electoral Maps berbasis GIS, jadi ketika teman-teman peserta Pemilu mencari lokasi TPS Kabupaten Bogor, sudah tersedia di Bogor Electoral Maps secara detail hingga alamat,” tegasnya.

Ummi menambahkan, bahwa Bogor Electoral Information System, terdiri dari Sigap, Sicoklit, dan Sipitung. Aplikasi itu digunakan untuk mempermudah rekan-rekan dalam mengakses semua data yang diambil dan dibutuhkan, khususnya partai politik dan umumnya teman-teman masyarakat Kabupaten Bogor.

Sedangkan untuk Bogor Electoral Games ini dedikasikan untuk para pemilih pemula, karena berdasarkan data ada 212.000 pemilih pemula yang potensinya nanti ikut pada Pemilu pada tahun 2024.

“Kemudian untuk Bogor Electoral Education, Kabupaten Bogor, saat ini kami sedang mempersiapkan dua buku berbasis research. Pertama adalah buku penataan Dapil dan kedua buku persiapan manajemen logistik,”

“Ikhtiar perbaikan terus kami lakukan untuk menjadi lebih baik agar selaras dengan slogan KPU Kabupaten Bogor, yaitu better, better, and better atau lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi,” imbuh Ummi.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Kapolda Jatim Cek Lokasi Kapal Tenggelam dan turunkan Tim Pencarian di Rengel Tuban

0

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mengecek tempat terjadinya kecelakaan perahu penumpang yang tenggelam di sungai Bengawan Solo, penghubung antara dusun Gemblo desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dengan desa Semambung Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (4/11/2021).

Diduga akibat arus sungai yang deras, kapal penyeberangan berpenumpang Rabu, 3 November 2021, sekitar pukul 09.30 WIB, tenggelam.

Menurut keterangan di lokasi kejadian, kapal tersebut berpenumpang 17 orang sudah termasuk awak kapal, dan 7 unit kendaraan bermotor, namun 10 orang berhasil selamat dan dirawat di Rumah Sakit, sedangkan 7 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan didampingi bupati Tuban melakukan pengecekan di posko Ante Mortem yang telah disiagakan tidak jauh dari lokasi kejadian,

Selain itu Kapolda juga meninjau dan melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta menurunkan tim dari Polda untuk membantu proses pencarian korban.

Pencarian korban kapal penyebrangan ini nantinya akan melibatkan semua unsur, baik TNI – Polri, Basarnas daerah, Tagana, dan gabungan dari Organisasi Masyarakat (Ormas), atau ormas keagamaan serta pemuda – pemudi atau masyarakat yang berada di sekitar sungai.

“Tujuannya satu yaitu membantu mencari korban daripada kecelakaan kapal kemarin. Informasi yang kami dapatkan, ada 17 korban, sementara sudah ditemukan 10 orang selamat dan 7 orang pencarian, sedangkan 1 baru saja tadi diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga masih ada 6 orang yang kami cari,” terang Kapolda Jatim saat meninjau di lokasi kejadian.

Langkah selanjutnya, kata Kapolda, yang dilakukan membentuk 6 satgas, masing-masing ada 5 satgas, ada yang melakukan penyusuran di air, kemudian 1 satgas melakukan pencarian di darat.

“Kami tadi sudah sepakat dengan Pak Bupati, dengan Pak Kapolres dan unsur di sini jajaran Dandim yang diwakili Koramil, beserta unsur lainnya,”

“Akan melanjutkan pencarian dengan mengedepankan masyarakat yang ada di sepanjang sungai. Sampai nanti ke bendungan untuk melakukan penyisiran, dan mudah-mudahan 6 orang yang masih dalam proses pencarian ini bisa segera ditemukan,” tandasnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, selanjutnya akan melakukan SOP dalam penyeberangan, untuk pengaturan terhadap masyarakat yang melakukan penyeberangan. Selain itu, kedepan juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat, untuk bisa memantau waktu-waktu tertentu, di mana arus air sudah sangat deras.

“Jadi keselamatan itu paling diutamakan, lalu kegiatan sosial masyarakat juga bisa berjalan. Kami bersama tim gabungan tetap akan melakukan pencarian,” papar Kapolda.

“Mudah-mudahan kita semua bersinergi dan menghadapi masalah ini dengan baik. Saya yakin dan mohon doa, mudah-mudahan nanti yang masih belum ditemukan, bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Berikut data perkiraan 10 korban jiwa Kapal tenggelam di sungai Bengawan Solo yang selamat.

1). Nama : Mujianto /L
TTl : Rembang, 06-07- 991
Alamat : Wonokerto RT.02/ 05 Kc. Sale kab. Rembang.

2). Nama : Arif Dwi Stiawan /L
TTL : Tuban, 39 th.
Alamat. : Ds.Rengel RT.05/06 Kec. Rengel kab. Tuban.

3). Nama : Nofi Andi Susanto /L
TTL : Tuban, 01-03- 1992
Alamat. : Jln. Majapahit Tuban no 32 Sidorejo RT.04 Rw Kec. Tuban kab. Tuban.

4). Nama : Tasmiatun Nikmah/ L
TTL : 33 th
Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 RW.03 Kec. Rengel kab. Tuban.

5). Nama : Abdul Hadi/ L
TTL : Tuban, 9 th
Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 Rw. 03 kec. Rengel kab Tuban.

6). Nama : Abdulloh Dimyati ( adim ) /L
TTL : Tuban, 3 th.
Alamat. : Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 kec. Rengel kab. Tuban.

7). Nama : Mas Tarmuji/L
TTL : Bojonegoro Umur 56 th al Ds Rengel Rt 02/04 kec Rengel.

8). Nama : BUDI /L
TTL : 24 th.
Alamat : Ngadirejo RT.03 RW.01 kec. Rengel.

9). Hafis , (L/4 th) alamat Rt 04/02 ds semambung kec Kanor bojonegoro

10). Madiyani (L/62 Th) alamat Rt 02/02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro

Sementara perkiraan data 7 orang yang masih belum ditemukan adalah.

1). TORO, (L/41 Tahun), alamat Wonokerto Rt. 02 Rw. 05 Kec. Sale Kab. Rembang.

2). BASORI, (L/37 Tahun), alamat Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 Kec. Rengel

3). *KASIAN (L/60 th) sebagai NAHKODA,* alamat Rt 02/ 07 Ds Semambung kec Kanor kab Bojonegoro.

4). ERMA FITRIANTI (P/27 th) alamat Rt 04/02 Ds Semambung Kec Kanor Kab Bojonegoro.

5). MASDIAN PURNAMA (L/27 th) suami dari IRMA FITRIANTI, Alamat Rt 04 / 02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro.

6). SUTRI (P/60 th), alamat Rengel maibit Tuban

7). Dedy setyo nugroho , 30 th al Rt 2/1 Dsn Secang Desa Ngandong kec Grabakan Kab Tuban.

(***)

Kabupaten Bogor Fokus Pembangunan di Level Desa

0

BERIMBANG.com – Dalam Seminar Nasional (Semnas) Universitas Djuanda Bogor, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa pembangunan di Kabupaten Bogor difokuskan pada level Desa dengan beberapa prioritas.

Ade Yasin menjadi narasumber pada Semnas secara virtual, di Pendopo Bupati, Cibinong, Rabu (3/11/2021).

Semnas Universitas Djuanda mengusung tema menjawab tantangan pembangunan daerah pasca pandemi melalui program Desa membangun dan optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor, kata Ade, secara mayoritas wilayah perdesaan (416 desa), sebagian besar potensi dan kekayaan daerah berada di Desa seperti usaha mikro kecil menengah atau UMKM, petani dan BUMDes, sehingga keberhasilan pembangunan akan dinilai baik jika Desa telah berkembang dan mandiri.

Beberapa prioritas pembangunan Ade Yasin, di Desa antara lain, peningkatan SDM dan digitalisasi Desa melalui sekolah pemerintahan Desa dan Desa presisi.

“Sekolah pemerintahan Desa adalah pertama dan satu-satunya di Indonesia. Data presisi dikumpulkan dengan teknologi 4.0, berbentuk data citra desa dengan resolusi tinggi hingga 5 cm sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menggambarkan potensi Desa,”

“Seperti vegetasi, biodiversity, konsumsi pangan per bulan, uang berputar, sebaran rumah tidak layak huni, peta infrastruktur, dan lain-lain. Data ini akan jadi acuan untuk merencanakan program pembangunan di Desa agar efektif dan tepat sasaran,” jelas Ade Yasin.

Selanjutnya, kata Ade, meningkatkan perekonomian melalui penguatan BUMDes dan festival wisata Desa, percepatan pembangunan infrastruktur Desa dengan program wifi gratis di 240 titik blank spot, bedah kampung, perbaikan Rutilahu, program hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah kerjasama dengan Unida dan The Hud Institute, penuntasan 215 jembatan rawayan kerjasama dengan TNI.

“Kemudian ada program Stimulus Satu Milyar Satu Desa (Samisade). Di masa pandemi Ini, program Samisade dengan pola padat karya diharapkan dapat membawa dampak penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil di akar rumput dan menciptakan multiplier effect yang mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian SDG’s desa,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, program pendukung Desa membangun juga diluncurkan seperti bantuan sewa toko dan bantuan peralatan pemasaran UMKM, bantuan bibit tanaman dan ikan, pembangunan lumbung pangan dan lantai jemur padi, bantuan mesin peralatan pertanian, asuransi tani, fasilitas Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), termasuk optimalisasi Graha Pancakarsa sebagai jaring pengaman sosial.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus mendorong Desa untuk mengoptimalkan BUMDes,”

“416 Desa di Kabupaten Bogor sudah memiliki BUMDes dengan kategori, 6 BUMDes mandiri, 16 BUMDes maju, 63 BUNDes berkembang, 331 BUMDes dasar. Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 25 BUNDes di Kabupaten Bogor yang sudah memperoleh keuntungan, 18 BUMDes sudah berkontribusi pada perekonomian desa,” tambahnya.

Alhamdulillah, lebih lanjut kata Ade, hasilnya Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Bogor tahun 2021 yang ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi adalah 29 Desa mandiri, 131 Desa maju, 256 Desa berkembang, dan nol desa tertinggal.

“Saya berharap, perguruan tinggi punya Desa binaan secara aktif dan fokus. Saya rasa ini dampaknya akan sangat besar untuk mempercepat pembangunan Desa,”

“Karena pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh pemangku kepentingan termasuk akademisi dan perguruan tinggi, dunia usaha, pers dan segenap komponen civil society harus berperan dan ikut bertanggung jawab dalam pembangunan bangsa,” tandas Ade.

Bupati Ade yasin juga mengajak para lulusan perguruan tinggi yang berasal dari Desa, kembalilah ke Desa. Berusaha di Desa dan optimalkan BUMDes dengan manajemen yang baik, kreativitas dan berbagai inovasi.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Capaian Vaksinasi COVID-19 Kabupaten Bogor 50,54%, Bupati: Wilayah Kami Luas

0

BERIMBANG.com – Upaya percepatan vaksinasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Sinergi dengan TNI, Polri dan seluruh stakeholder dilakukan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah.

Pemerintah pusat menargetkan Kabupaten Bogor melaksanakan vaksinasi 4.225.790 orang atau sebanyak 8.451.580 dosis sampai dengan Desember 2021.

Capaian vaksin Kabupaten Bogor, data per 2 November 2021, dosis pertama sebanyak 2.135.630 atau setara 50,54%, dosis kedua 1.403.332 atau setara 33,21%, dosis ketiga untuk tenaga kesehatan 11.896 atau setara 90,57%. Total tercapai 3.550.858 dosis.

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan bahwa vaksinasi terkendala wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang mencapai 5,4 juta jiwa, atau 11,24 persen penduduk Jawa.

Maka Kabupaten Bogor, kata Ade, tidak bisa dibandingkan dengan kota kabupaten lain yang jumlah penduduknya lebih sedikit.

Perlu diketahui saat ini Kabupaten Bogor berstatus PPKM level 3. Walaupun capaian vaksin lebih dari 50% tapi vaksinasi lansia dibawah 40%.

Sedangkan syarat turun ke level 2 harus 50 persen vaksinasi dan 40 persen vaksinasi lansia. Jadi penentuan level PPKM yang menentukan adalah pemerintah pusat.

Ade mengungkapkan, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, Kabupaten Bogor memiliki target vaksinasi terbanyak di tingkat daerah, yakni 4,2 juta jiwa, atau 8,5 juta dosis vaksin.

“Saat ini kami juga mengalami, keterbatasan Nakes untuk menjangkau pelosok-pelosok desa,” katanya. “Jumlah penduduk kami terbanyak se-Indonesia, selain itu wilayahnya pun sangat luas,”

“Masih ada warga kami yang harus berjalan kaki sejauh 2 km hingga 4 km dari dusun untuk menjangkau lokasi vaksinasi, baik itu di kantor desa maupun kecamatan,” ungkap Ade Yasin.

Ketersediaan vaksin, lanjut Ade, cukup, hanya saja ada kendala berkaitan dengan kesulitan jangkauan, karena luasnya wilayah kami, sehingga jauh untuk mengadakan vaksinasi di desa-desa, terutama di daerah pelosok dan harus dilakukan secara jemput bola.

“Kesulitan ini juga telah dikeluhkan oleh para kepala desa seperti di Kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Cariu, Tanjungsari, dan Nanggung. Mereka mengeluh tentang jangkauan masyarakat ke desa,”

“Jadi ada masyarakat yang kalau jalan kaki, mereka mungkin tidak sanggup karena jauh. Jadi saya kira perlu penjemputan dari desa ke lokasi mereka,” ujar Ade.

Meski demikian, Ade Yasin tetap optimistis bisa mencapai target 70 persen di akhir tahun, meskipun ada kendala jangkauan luas wilayah tersebut.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya untuk mengakselerasi vaksinasi dengan cara kolaborasi dan sinergitas dengan TNI, Polri, dan seluruh stakeholder,”

“Untuk itu kepada pemerintah pusat, selain terus membantu memenuhi kebutuhan dosis vaksinasi, harus juga dapat membantu memenuhi kebutuhan Nakes beserta biayanya,” kata Ade.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Kapolsek dan Kasat se-Jatim

0

BERIMBANG.com – Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan Pejabat Utama Polda Jatim, gelar pelatihan peningkatan kemampuan kepada seluruh Kapolsek dan Kasat se-Jawa Timur, pada Rabu (3/11/2021).

Pelatihan peningkatan kemampuan yang digelar oleh Polda Jatim ini, bertujuan untuk menjaga Kamtibmas di tengah pandemi covid-19, sesuai dengan Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab (TWT), dalam rangka mewujudkan polri yang Presisi di era Police 4.0.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim didampingi Wakapolda Jatim dan Karo SDM Polda Jatim menyampaikan, agar seluruh jajaran mengetahui tugas wewenang dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas pokok, harkamtibmas, melindungi mengayomi masyarakat, dan penegakan hukum.

“Harapannya dengan pelatihan dan peningkatan kemampuan ini seluruh Kapolsek dan Kepala satuan di jawa timur lebih adaptif terkait dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” harapan Kapolda Jatim.

Kapolda juga berpesan kepada Kapolsek dan Kasat dalam penanganan covid-19 yang masih terus ada di sekeliling kita, ini terus menerus harus diketahui dan dilaksanakan oleh seluruh kapolsek dan Kasat,

tentunya dengan adanya pelatihan peningkatan kemampuan ini yang diikuti seluruh Kapolsek dan Kasat, berikutnya untuk bisa bekerja yang lebih baik, bisa merespon perubahan-perubahan yang terjadi, bisa berkomunikasi dengan seluruh stakeholder terkait.

“Tidak lupa kita semua terus berdoa mudah-mudahan semuanya bisa diberi kesehatan, kekuatan sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan dengan baik,”

“Saya kira penting ini semua untuk dilakukan, saya harap para Kapolsek dan Kasat juga memberi pelatihan kepada para anggota di bawahnya, karena kalau anggota bisa bekerja dengan baik, tentunya organisasi akan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.(***)

Komitmen Kapolda Jatim: Hukum Anggota yang Melanggar, Beri Rewards yang Berprestasi

0

BERIMBANG.com Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, memberikan pernyataan tegas bagi anggota yang melakukan pelanggaran akan diproses secara disiplin, kode etik bahkan pidana, dan juga akan dilakukan pemecatan jika terlibat Narkotika.

“Akan juga diberikan penghargaan pada anggota yang berprestasi yang melaksanakan tugas wewenang dengan baik. Saya minta seluruh anggota komitmen melaksanakan perintah Bapak Kapolri,” tegas Kapolda Jatim Irjen Nico.

“Seluruh kepala satuan wilayah, kepala satuan kerja, untuk mengecek dan membina memberikan arahan kepada anggota sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan baik memberikan pelayanan bagi masyarakat,” lanjut dia.

Sampai saat ini sedang dalam proses jalannya sidang bagi anggota yang melanggar kode etik. Nantinya pada rilis akhir tahun akan kami sampaikan.

“Saya melihat langsung proses jalannya sidang, supaya tidak main main. Saya memberikan komitmen, apalagi anggota yang memakai narkoba maupun bandar narkoba harus dipecat,” jelasnya.

Kami meminta kepada para Kapolres dan seluruh Kasatker agar betul betul mengecek anggotanya hadir atau tidak dan jangan dibiarkan. Jika dibiarkan, maka pimpinan harus tanggung jawab.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab bagi saya, untuk melihat proses bagaimana berjalan atau tidak didalam penegakan khususnya di lingkungan polri,” sebutnya.

Sementara itu, polda jawa timur membuka pelayanan untuk pelaporan polisi nakal. Yang pertama bisa ke Irwasda, Propam dan Kabid Humas Polda Jatim. Untuk menerima laporan dari insan media massa.

“Selain itu kami juga membuka Yanduan dibawa koordinir Irwasda,” pungkasnya.(***)

Dukungan Psikososial Polri Terhadap Anak Korban Covid-19 dan Penyandang Disabilitas

0

BERIMBANG.com – Polda Jawa Timur berikan dukungan psikososial bagi anak-anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas, di Universitas Brawijaya, Malang. Selasa (2/11/2021), dengan tema ‘Peduli Anak Indonesia Tangguh’.

Kegiatan ini secara serentak diselenggarakan oleh seluruh Polda di Indonesia dan dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara virtual di Lemdiklat Polri.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini, karena mereka adalah anak-anak kita.

“Tentunya saya mengharapkan bahwa program konseling ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Jadi tidak berhenti hanya sampai di hari ini saja. Jadi saya minta khususnya pak As SDM, biro psikologi, kegiatan ini berkelanjutan sehingga kita bisa mengetahui terus menerus bagaimana pertumbuhan psikologi dari anak-anak kita,” pesan Kapolri.

“Pastikan apakah dengan membuka layanan khusus secara hotline menggunakan aplikasi-aplikasi ataupun mungkin datang secara langsung sehingga kita betul-betul bisa mengetahui bagaimana perkembangan psikologi anak-anak kita,” ujarnya saat memberikan sambutan secara virtual di Lemdiklat Polri.

Sementara, di Polda Jatim sendiri kegiatan ini berlangsung di Universitas Brawijaya Malang. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ully Nico Afinta, serta pejabat utama Polda Jatim dan Forkopimda Malang, berikan dukungan psikososial kepada 70 anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas di wilayah Malang Raya.

Kapolda Jatim dan Ketua Bhayangkari juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada anak-anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kekuatan mental yang dimiliki anak – anak. Tidak kehilangan minat untuk beraktivitas. Membantu mengatasi rasa sedih tanpa berlarut-larut, dan dapat membangun komunikasi dengan baik tanpa adanya hambatan.

70 anak tersebut diantaranya, 24 anak, 34 remaja dan 12 disabilitas, mendapatkan pendampingan dari tim psikologi dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, acara ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, yang dihadiri langsung Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri Sosial serta Menteri Pemberdayaan Anak.

“Tujuan daripada acara ini adalah, kami baik dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, maupun dari lembaga pendidikan, serta seluruh masyarakat. Kita diharapkan untuk memperhatikan anak-anak yang terdampak covid-19, dimana orang tuanya antara lain bapak atau ibu, atau keduanya yang meninggal, itu bisa kita saling berbagi,” kata Kapolda Jatim.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, bahwa di antara kita hal itu sudah berjalan. Kapolda yakin sekali, karena pernah mengadakan acara sebanyak 7400 anak-anak yang terdampak untuk diberikan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Jadi kami bekerja sama dengan BPJS dan setiap anak itu mendapatkan kartu BPJS sehingga dia bisa berobat di rumah sakit mana saja di Wilayah Jawa Timur ini berobat khususnya di seluruh rumah sakit Bhayangkara, hal ini berlaku juga untuk rekan-rekan dari TNI karena saya yakin Bapak Pangdam juga mengadakan kegiatan yang sama. Tentunya Bapak Walikota dan kepala daerah yang lain juga,” papar Kapolda Jatim usai mengikuti kegiatan.

“Ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari unsur pendidikan. Saya yakin dengan pendidikan yang baik untuk anak-anak yang terdampak psikososial ini, mereka tetap akan mempunyai semangat untuk maju dan berdiri sendiri. Mudah-mudahan keadaan makin membaik, kita tetap melaksanakan protokol kesehatan dan ekonomi bisa berjalan,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta dihadapan awak media.(***)

Apresiasi Kapolresta Bogor Kota Pemenang Festival Mural Bhayangkara Tingkat Polda Jabar

0

BERIMBANG.com Bogor – Kepolisian Republik Indonesia mengadakan festival Mural Bhayangkara tahun 2021, Jumat – Sabtu 29-30/10/2021, dengan Tema “Peran generasi muda untuk berkreasi dalam menyampaikan informasi yang positif dimasa pandemi Covid19″, untuk tingkat Polda Jabar.

Kegiatan ini serentak di seluruh Indoneaia yang langsung di buka oleh Kapolri Jend. Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Mabes Polri Jakarta dengan menyapa seluruh pemural dan tamu undangan yang hadir,

Sementara di Bandung di buka oleh Kapolda Irjen. Ahmad Dofiri dan Wakapolda Brigjen Eddi S Tambunan serta turut hadir Pejabat Utama di jajaran Polda Jabar. bertempat di Kiara Artha Park Jl. Soekarno Hatta Bandung.

Festival Mural Bhayangkara 2021 ini diikuti sebanyak 31 peserta yang mewakili dari masing-masing Polres Se-Jawa Barat.

Perwakilan tim Polresta Bogor kota mengirimkan satu tim, M. Effan Pratama dan Alfisya Yudi Pratama dengan manager tim sekaligus pelukis mural Ifan Jafar Siddik. Yang merupakan Juara 2 Festival Mural Bhayangkara 2021 di Bandung.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menyambut gembira dan rasa bangga kepada pemenang Festival Mural Bhayangkara 2021,

Dia mengatakan, “Saya sangat bangga atas pencapaian yang di capai Effan dan Alfisya sebagai perwakilan dari Polresta Bogor Kota yang telah memenangkan lomba Festival Mural Bhayangkara 2021 tingkat Polda Jabar, yang meraih juara-2,”

“Saya berharap semoga kedepannya mural semakin dikenal oleh masyarakat luas serta muncul generasi-generasi baru dalam menyampaikan pesan positif,” ujar Susatyo, Senin, (1/11/2021).

Ditempat yang sama Ifan Jafar Sidik menambahkan, “Alhamdulilah, pastinya saya dan tim sangat senang bisa memenangkan Festival Mural ini,”

“Selain piala dan piagam sertifikat kami juga mendapat uang tunai sebesar Rp. 10.000.000 serta satu buah sepeda dari undian doorprize, ini smua merupakan kerjasama tim,” tambahnya.

Sementara itu Effan dan Alfisya mengatakan, “Kalau saya pribadi sih sudah sejak masih sekolah belajar di dunia Mural, sekitar tahun 2006 belajar secara otodidak,”

“Awal mulanya saya melihat gambar dipinggir jalan, akhirnya saya tertarik dari mulai itulah belajar gambar sampai akhirnya saya coba dan bisa,” ujarnya.

“Untuk persiapan mengikuti lomba ini kurang lebih 1 bulan, soalnya kita harus buat sketsanya terlebih dahulu supaya ada gambaran dan setelah itu hasil sketsa tersebut diseleksi oleh panitia penyelenggara Festival Mural Bhayangkara 2021,” Tuturnya

Dia berharap adanya festival pemural bisa mendapat tujuan yang jelas, “Harapan saya kedepan, semoga dengan adanya festival mural yang diadakan oleh pihak kepolisian ini akan menjadikan para pemural lebih terarah dan ter wadahi untuk menyampaikan pesan dan kritiknya,”

“Yang tentunya untuk menambahkan kreativitas yang positif. Dan para generasi muda yang lain dapat memahami bahwa mural adalah seni dan bukan sekedar corat-coret yang tidak beraturan sehingga hasilnya dapat di apresiasi oleh masyarakat,” tutupnya.

Sekedar diketahui, hasil karya lomba dari festival ini akan di aplikasikan ke ruang publik di kota Bandung.

(IJS)

Kapolda Jatim Apresiasi Aiptu Sumilak ‘Mantri Pasar’ Ciptakan Rasa Aman

0

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, sambangi Polisi Wanita (Polwan) Aiptu Sumilak selaku Pembina Potensi Masyarakat atau biasa dikenal dengan sebutan ‘Mantri Pasar’ di pasar Pon Sawahan, Desa Sumbertebu, Mojokerto, Senin siang (1/11/2021).

Selain sebagai mantri, Aiptu Sumilak berdinas di SPN. Kapolda bersama Pejabat Utama Polda Jatim didampingi Kapolres Mojokerto, di pasar Pon Mojokerto memastikan aktifitas apa yang dilakukan Polwan kelahiran Ponorogo ini yang mendapat respon positif dari pedagang pasar tempat ia bertugas.

Interaksi secara langsung dipasar, Kapolda mendengar cerita dari para pedagang tentang Aiptu Sumilak bekerja dan membina.

“Saya dengar langsung adanya anggota kami Aiptu Sumilak, yang dipercaya untuk melakukan pembinaan kepada pedagang di pasar ini, untuk menciptakan suatu sistem sosial di pasar yang baik,”

Sistem kebersihan, sistem keamanan dan kenyaman, Kata Kapolda, semula diawal tahun 2018 situasi sistem tersebut belum tercipta,

“Kemudian ibu Sumilak ini diminta turut membantu dan akhirnya sampai sekarang sudah dua kali dia diminta untuk melakukan pembinaan, Kalau bahasa disini disebut Mantri pasar,” terang Kapolda Jatim.

Beberapa pedagang di pasar Pon.yang ikut berbincang, salah satunya ibu Mutmainah yang berjualan pakaian mengatakan sejak Sumilak menjadi mantri pasar situasi menjadi aman dan nyaman.

“Lingkungan bersih, tidak ada pungli dan premanisme serta bisa tenang dalam berjualan,” katanya. “Bu mila (sapaan akrab Sumilak) disiplin orangnya, tegas, jadi tertib dan aman disini,” tutur Mutmainah.

Tanggapan Mutmainah direspon ibu Warti pedagang Bumbu dapur pun mengatakan bahwa Sumilak atau bu Mila sangat baik orangnya.

“Ibu mila tiang Sae niku pak” ucap bu Warti saat ditanya kapolda sambil menimbang bawang putih dan jahe yang dibeli oleh kapolda dalam kunjungannya.

Mukhlason selaku Kepala desa Sumbertebu menyatakan bahwa Sumilak akan diminta kembali untuk menjadi mantri pasar ketiga kalinya atas aspirasi para pedagang pasar Pon Sawahan desa Sumbertebu.

Mendengar respon baik kinerja Sumilak Kapolda mengatakan, “Saya dengar nanti ada pemilihan yang ke tiga kalinya, dan bu Sumilak diminta lagi. Saya ikut bangga apa yang sudah dilakukan oleh ibu Sumilak di sini,”

“Saya sudah mendengar langsung dari pedagang yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh ibu Sumilak melebihi tugas dan tanggung jawabnya,” jelas Kapolda usai sidak di pasar.

Lebih lanjut, orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur ini juga mendorong untuk semua anggota Polri bersama-sama dengan TNI, bersama-sama dengan pemerintah dalam menciptakan hal-hal yang baik.

Menciptakan struktur sosial yang baik, yaitu keamanan ketertiban sehingga roda ekonomi bisa berjalan.

“Yang paling penting dalam situasi Prokes sampai kapan pun kita harus patuhi prokes, jadi kegiatan ekonomi berjalan protokol kesehatan berjalan, keamanan dan ketertiban dengan sinergi antara TNI Polri dan pemerintah juga berjalan,” ujarnya.

Menurut Kapolda Jatim, Sumilak telah menunjukkan dan mengambil peran kinerjanya, ia menyampaikan semua orang bisa berperan, tidak hanya Sumilak saja,

Melainkan, lanjut Kapolda, pedagangnya bisa berperan, pemerintah atau kepala desanya juga berperan, disini juga ada Babinsa, Bhabinkamtibmas juga bisa berperan.

“Ayo kita ciptakan situas kamtibmas disini, khusus untuk ibu sumilak terus semangat, sinergi terus dengan semua unsur disini sehingga nanti masyarakat bisa terpadu,” pungkas Kapolda Jatim, sembari memberikan semangat dan motivasi kepada anggotanya.(***)