Penulis: Admin Berimbang

Nasional

Fuad Amin Siap Hadapi Dakwaan Jaksa

unnamed (28)

BERIMBANG.COM, JAKARTA – Sidang perdana mantan Bupati Bangkalan dua periode sekaligus Ketua DPRD Bangkalan nonaktif Fuad Amin Imron di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (7/5/2015) siap digelar.

Kesiapan juga ditunjukan oleh tersangka Fuad Amin beserta tim pengacaranya. “Pada prinsipnya kami siap,” kata kuasa hukum Fuad, Firman Wijaya saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2015).

Sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) ini akan digelar pada pukul 09.00 WIB. Namun sidang baru dimulai pukul 11.00 WIB.

Firman menandaskan pihaknya berencana untuk mengajukan keberatan atas dakwaan jaksa.  “Rencananya akan mengajukan keberatan karena dakwaan JPU imajiner dan spekulatif,” tutur Firman.

KPK telah menetapkan Fuad Amin Imron menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait jual beli gas alam di Bangkalan. Fuad Amin diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan jual beli gas alam untuk pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Gresik dan Gili Timur Bangkalan, Madura, Jawa Timur dan proyek-proyek lainnya.

Dia disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Tipikor junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Fuad juga tersangkut perkara Tindak Pidana Pencucian Uang. Diduga melanggar pasal Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dan Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 junto Pasal 64 KUHP.(sn)

Nasional

DPD Belum Punya Gedung, DPR Malah Ajukan Gedung Baru

unnamed (27)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Polemik rencana pembangunan gedung baru DPR terus bergulir. Pasalnya yang menjadi sorotan adalah jumlah anggaran fantastis yang harus dihabiskan untuk membangun gedung baru ini.

Namun di balik itu, masih ada kenyataan yang luput dari publik, yakni soal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang hingga kini belum mempunyai gedung. Padahal DPD dibentuk sejak tahun 2004.

Dalam sebuah diskusi publik bertajuk “Rencana Pembangunan Gedung Parlemen” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad, buka-bukaan tidak adanya ruangan yang khusus untuk anggota DPD.

Dia mengatakan, selama ini DPD menggunakan gedung milik MPR, baik untuk ruang anggota maupun rapat-rapat. Farouk mengaku kerepotan jika harus selalu meminta izin kepada MPR setiap akan mengadakan rapat.

“Setiap mau gunakan ruang sidang paripurna di Nusantara V, minta izin dulu ke Sekjen MPR. Berapa kali pun minta terus, coba lembaga negara begini. Kita mau ubah saja harus seizin MPR,” kata Farouk, Rabu (6/5/2015).

Purnawirawan polisi dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal (Irjen) ini mengatakan, alasan utama DPD ingin membangun gedung adalah karena memang selama ini belum mempunyai gedung untuk menjalankan fungsi kelembagaan.

“Gagasannya ada pengembangan, apakah bangun gedung sendiri atau mengoptimalkan yang ada. Kalau sekarang gedung MPR enggak bisa karena hanya pinjam saja,” ucapnya.

Farouk melanjutkan, sebelumnya pernah ada opsi untuk menggunakan gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang merupakan bagian dari Kompleks Parlemen. Sehingga Kemenpora perlu pindah menggunakan gedung lain milik pemerintah.

Dalam sebuah rapat yang dihadiri Pemimpin DPD, DPR, MPR dan Menpora pada tanggal 29 Januari 2015, kata Farouk, disepakati perlunya Kompleks Parlemen ditata ulang.

Namun demikian, masih ada masalah lantaran Kemenpora meminta dibangun gedung baru di Komplek Gelora Bung Karno (GBK), sebagai syarat melepas gedung yang kini ditempati.

Akhirnya, kata Farouk, dalam rapat tersebut disepakati agar rencana pembangunan gedung bagi para senator ini ditangani oleh Bappenas.

“Dalam rapat konsultasi DPD dengan Presiden pada bulan Februari sudah disampaikan rencana ini. Beliau merespons dengan welcome sekali,” tutup Farouk.(sn)

Internasional

Setelah Nepal, Gempa Kekuatan 5,7 SR Hantam Jepang

unnamed (26)

BERIMBANG.COM – Gempa berkekuatan 5,7 skala Richter menghantam Jepang malam tadi waktu setempat. Gempa tersebut terjadi di Pulau Hachijo-jima yang berjarak 168 kilometer dari Jepang dan disebut berpotensi tsunami.

Dilansir dari surat kabar Russian Today, Sabtu (2/5), berdasarkan data dari USGS, sebelumnya dikatakan gempa tersebut awalnya berkekuatan 6,1 skala Richter.

Hachijo-jima merupakan sebuah pulau vulkanik di Jepang yang terletak di Laut Filipina dan memiliki penduduk sebanyak 8.000 jiwa.

Pada April lalu, daerah barat daya Jepang juga mendapat peringatan waspada tsunami lantaran gempa berkekuatan 6,8 skala Richter menghantam bawah laut teluk Taiwan. Disebutkan, gelombang setinggi satu meter akan menghantam daerah barat daya Jepang seperti Miyakojima dan Yaeyama.

Gempa itu pula yang menghantam Nepal dan memporak-porandakan Ibu Kota Khatmandu, Nepal, hingga menewaskan lebih dari 5.000 jiwa.(mdk)

BekasiJabodetabek

Pemkot Bekasi Akan Benahi Pengolahan Limbah Tinja

DSCN0144

BErIMBANG.COM,  Bekasi– Pemkot Bekasi akan membenahi pengolahan limbah tinja di wilayahnya. Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, sudah tidak berfungsi secara baik selama delapan tahun.

Selama itu, sebagian limbah kotoran manusia tersebut dibuang ke Kali Bekasi yang berada di lokasi Kecamatan Bantar Gebang. Padahal, pengadaan mesin pengolahan limbah tinja manusia itu dibiayai APBD Kota Bekasi.

Kepala Dinas Bangunan dan Permukiman (Disbakim) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengatakan, IPLT itu akan segera diperbaiki setelah dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengolahan Air Limbah Dosmetik (PALD).

”UPTD ini yang akan menata kembali pengolahan tinja manusia di Kota Bekasi,” katanya, Minggu (3/5/2015). Menurutnya, apabila telah terbentuk UPTD tersebut, akan ada penambahan pemasukan kas daerah melalui pengelolaan tinja dan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dadang menjelaskan, untuk perbaikan disiapkan Rp3 miliar untuk mengeruk limbah tinja dan memperbaiki kolam penampungannya. Sedangkan untuk pembelian mesin pengolah tinja yang baru, belum ada anggarannya.

”Kita akan meminta bantuan pemerintah pusat untuk pengadaan mesin pengolahan tinja,” ungkapnya. Tahap awal melakukan perencanaan pengolahan air limbah domestik di lingkungan perkantoran Pemkot Bekasi hingga meluas ke masyarakat yang kelola oleh PALD.

Terpisah, Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Abdillah membantah apabila mesin pengolahan IPLT tidak berfungsi. Apalagi, lahan pengolahan itu masih berfungsi layaknya pengolahan IPLT.

”Tidak benar jika mesin itu rusak. Masih berfungsi, sebelum diulang kami lakukan pengolahan,” katanya singkat.(sn)

JabodetabekTangerang

Ambulance Bank Mandiri Dibobol Maling di Pamulang

mandiri bobol new

BERIMBANG.COM, Tangsel -Sebuah mobil ambulance Bank Mandiri B 1293? SIX yang tengah diparkir di Jalan Raya Pamulang Dua, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dibobol maling, Jumat (1/5/2015).

Sanusi (43), pengemudi mobil ambulance tersebut, mengatakan peristiwa itu terjadi saat mobil ditinggal makan di warung yang berada tak jauh dari lokasi parkir.

“Usai makan, saya dan teman-teman kembali ke mobil. Setelah di dalam mobil, kami baru sadar bila kaca samping kiri sudah pecah berantakan,” jelasnya.

Sedangkan dua buah tas di dalam mobil raib. Satu tas milik saya dan satu lg milik Ayen, teman saya. Di dalam tas Ayen ada dompet berisi STNK dan SIM serta surat berharga lainnya.

“Maling itu keterlaluan banget. Mobil ambulance pun disikat juga,” ujar Sanusi kesal.

Sanusi  dan teman-temannya kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Kota Tangerang.(cep)

Depok

Band Asal Jepang Siap Kejutkan Kampoeng Jazz di Bandung

086139400_1430552343-jizue2013-2

BERIMBANG.COM, Bandung Para penontonKampoeng Jazz tahun ini akan disuguhkan penampilan dari grup instrumental Jazz bernama Jizue asal Jepang.

Sejak terbentuk 2006 lalu, grup yang kini digawangi oleh 3 orang pria tampan, yaitu Go Yamada, Noriyuki Inoe, dan Shin Kokawa, serta satu orang wanita imut, Kie Takagi ini, merupakan kali pertama grup asal negeri matahari terbit tersebut manggung di Indonesia.


Salah satu pentolan Jizue, Kie Takagi mengaku ini pengalaman pertamanya menginjakkan Indonesia dan Kota Bandung. Kesan pertama yang didapat, Bandung merupakan Kota yang indah.

“Ini pengalaaman pertama ke Indonesia dan Bandung. Sangat impresif dan Bandung merupakan kota yang baik,” katanya saat jumpa pers di Hotel Sheraton, Kota Bandung, Sabtu (2/5/2015).


Dijelaskannya, Jizue memilih untuk mengambil job di Bandung lantaran kini mereka sedang menggarap proyek internasionalnya, dan untuk penampilan perdana di Indonesia, Jizue akan memberikan kejutan kepada para penggemarnya.

“Akan menampilkan apa? Kita akanperform spesial untuk kalian. Jadi lihat saja nanti malam,” tuturnya.

Sementara itu, Syaharani bersama QueenFireworks Esqi-EF akan menyuguhkan penampilan dengan tempo meningkat setiap lagunya. Sehingga, adrenalin penonton akan mencapai puncaknya pada akhir lagu.


“Awal lagu kita akan pelan, makin ke belakang akan naik jadi meningkat gitu. Biar penonton puas,” ucapnya.

Selain itu, dua lagu akan dibawakan khusus permintaan dari para penggemarnya yang masuk melaluiTwitter. “Akan dibawakan dua lagu permintaan teman-teman yangrequest. Kita nggak bikin kayak begitu, cuma karena banyak request. Lagunya apa? Nanti malam saja,” pungkasnya.

Sumber : Liputan6

 

Kolom

Memperingati Hari Bumi Dengan Aksi Nyata

Workshop-Anak-Hari-Bumi-2015

BERIMBANG.COM – Memperingati Hari Bumi (Earth Day) dengan aksi nyata. Kegiatan nyata dalam memperingati Hari Bumi, dapat dilakukan oleh setiap orang di seluruh dunia. Meskipun hanya berupa aksi kecil yang sederhana namun akan dapat memberikan perubahan yang besar bagi bumi dan lingkungan hidup. Apalagi jika aksi tersebut dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus.

Hari Bumi atau Earth Day merupakan suatu gerakan global untuk mengampanyekan peningkatan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi serta peduli terhadap Lingkungan Hidup. Hari Bumi pertama kali diselenggarakan pertama kali pada 22 April 1970 di Amerika Serikat.. Hingga tahun ini, 2015, Hari Bumi telah dilaksanakan untuk yang ke-45 kalinya.

Aksi Memperingati Hari Bumi

Hari Bumi 2015

Untuk memperingati Hari Bumi, banyak hal dan kegiatan yang bisa dilakukan. Selain melakukan kampanye dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan menyintai bumi dan lingkungan hidup, terdapat berbagai aktivitas nyata yang bisa dilakukan. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah :

  • Hemat Energi; Penggunaan energi menjadi salah satu penyebab terbesar emisi rumah kaca. Apalagi sumber energi dunia masih bergantung pada energi yang berasal dari fosil. Dengan menghemat pemakaian energi akan mampu menyelamatkan bumi, di samping menghemat biaya pengeluaran.
  • Kurangi Plastik; Plastik tidak dapat terurai sehingga menjadi sumber masalah berkepanjangan bagi bumi. Setiap tahun lebih dari 100.000 hewan laut dan satu juta burung mati karena memakan dan tersedak plastik. Proses produksi plastik menghasilkan jutaan ton gas rumah kaca yang mempercepat perubahan iklim dan pencemaran udara. Daur ulang memang mampu mengurangi jumlah sampah plastik namun manusia menggunakan terlalu banyak plastik untuk mampu didaur ulang. Cara termudah adalah dengan mengurangi penggunaan produk-produk berbahan plastik yang tidak terlalu perlu.
  • Bunuh Vampir Energi; Ketika peralatan listrik dimatikan namun masih terhubung dengan listrik, peralatan tersebut tetap mengonsumsi listrik. Apalagi jika tidak dimatikan sat telah tidak digunakan lagi. Matikan peralatan listrik yang tidak terpakai, cabut kabel yang menghubungkannya dengan sumber listrik, dan jangan segan-segan mengganti peralatan listrik yang konsumsi listriknya besar dengan peralatan sejenis yang konsumsi listriknya lebih kecil.
  • Tanam Pohon; Hutan dan pohon memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan, bencana alam, pencemaran udara, dan pemanasan global. Tanamlah pohon karena dengan berbagai manfaatnya, menanam pohon menjadi investasi masuk surga.
  • Beli Produk Lokal; Semakin lama buah dan sayuran tidak segera dikonsumsi akan semakin banyak nutrisi yang hilang. Buah dan sayur non lokal membutuhkan waktu yang lebih lama antara saat dipetik dan dikonsumsi. Berarti akan semakin banyak nutrisi yang terbuang percuma. Padahal tidak sedikit air dan sumber daya lain yang dibutuhkan untuk memproduksinya. Jarak juga akan mempengaruhi seberapa banyak gas rumah kaca yang dihasilkan selama proses pengangkutan. Oleh sebab itu, pilihlah produk-produk lokal yang lebih kaya nutrisi dan sedikit menghasilkan gas rumah kaca.
  • Daur Ulang Limbah Elektronik; Tidak sedikit limbah elektronik (e-waste) yang mengandung bahan-bahan berbahaya seperti mercuri, timbal, dan bahan kimia lainnya. Jika dibuang bahan-bahan kimia tersebut dapat larut ke dalam tanah dan mencemari air saat hujan atau terlepas ke atmosfer saat dibakar. Bahan kimia tersebut berbahaya terhadap kesehatan tanaman dan hewan hingga jika dihirup dapat menyebabkan masalah pernapasan serius bagi manusia. Kumpulkan limbah elektronik pada pengelola e-waste atau pengumpul barang bekas.
  • Dukung Penggunaan Energi Terbarukan; Sumber energi dunia masih bergantung pada energi fosil yang tidak ramah lingkungan. Dengan meningkatnya konsumsi energi yang dibutuhkan masyarakat akan semakin meningkatkan dampak lingkungan yang dihasilkan dalam proses pengadaan energi tersebut. Dukung pengembangan dan penggunaan energi terbarukan untuk menggantikan energi konvensional.

Di samping berbagai contoh aksi nyata di atas tentunya masih banyak lagi hal yang bisa dilakukan untuk mendukung dan memperingati Hari Bumi. Jangan takut untuk melakukan hal-hal kecil karena sekecil apapun dan sesederhana apapun akan sangat berpengaruh pada bumi dan lingkungan hidup. Akhirnya selamat memperingati Hari Bumi 2015, 22 April 2015.

Sumber : http://alamendah.org

DepokJabodetabek

Andalalin Pasar Cisalak Belum Ada Rekomendasi Dari Polres Depok

unnamed (24)

BERIMBANG.COM, Depok – Proses pembuatan Dokumen Analisis Dampak Lalu lintas (Andalalin) rekontruksi Pasar Cisalak Kota Depok belum mendapatkan rekomendasi dari pihak kepolisian dalam hal ini Polres Depok sesuai  yang tertuang dalam pasal 99 dan 100, UU 22 Tahun 1999 tentang LLAJ dan di perkuat dengan adanya PP No. 32 Tahun 2011.

Menurut sumber berimbang.com ,sesuai perijinan pembangunan pembangunan pasar cisalak, penyusunan Dokumen Andalalin adalah proses tahapan serta persyaratan pembuatan IMB Sedangkan proses lelang sudah digelar oleh Dinas Tata Ruang dan Pemukiman melalui ULP beberapa bulan yang lalu dan lelang rekonstruksi Pasar Cisalak dinyatakan gagal.

Seperti dikatakan Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Kanit Dikyasa )Lalu Lintas Polresta Depok, Rasman, pihaknya sama sekali belum pernah dihubungi oleh Dinas Perhubungan Kota Depok untuk diajak Koordinasi terkait proses penyusunan Dokumen Andalalin rekonstruksi Pasar Cisalak apalagi memberikan tanggapan dan masukan.

” Kami pihak kepolisian mempunyai kewenangan dalam memberikan rekomendasi terkait Andalalin sama halnya dengan Dinas Perhubungan Kota Depok, kami kepolisian mempunyai kewenangan yang sama dan itu sesuai Peraturan. Pemerintah,” kata rasman ketika ditemui berimbang.com di kantornya di Jalan Margonda Raya. Senin (27/4/2015).

Sementara itu Kepala Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman (Kadistarkim) Kota Depok, Kania Parwanti melalui pesan singkat selulernya mengatakan pada dasarnya rekomendasi Dinas Perhubungan Kota Depok merupakan bahan dari Amdal lingkungan, baik bentuknya dalam andal lalin atau bukan karena Dishub hadir pada saat sidang amdal.

Terpisah Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok, Ari Manggala ketika di konfirmasi berimbang.com mengatakan, untuk penyusunan dokumen Andalalin belum ada arahan dari Dinas Tarkim maupun DKUP sehingga pihaknya belum melakukan kajian dampak lalu lintas pembangunan Pasar Cisalak.(Yuli Efendi)

Daerah

Sebagai Tersangka, Kabid Pengairan DPU Kabupaten Rembang Ditahan

IRONI-ANTI-KORUPSI

BERIMBANG.COM, Semarang – Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang Sinarman dijebloskan ke sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang alias Lapas Kedungpane, Senin (27/4/2015).

Dia ditahan penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Kasusnya, korupsi pekerjaan pengadaan bahan material pemeliharaan irigasi di Sulo Desa Kenongo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

Kepala Seksi Penyidikan Tipidsus Kejati Jawa Tengah Imang Job Marsudi menyebut tersangka sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek. Ada empat kasus yang menjeratnya. Semuanya di Rembang.

“Untuk kasus di Sulo, kerugian negara Rp66 juta. Kalau totalnya (empat kasus), kerugian negara mencapai Rp750 juta,” ungkap Imang saat memberikan keterangan pers di Kantor Kejati Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (27/4/2015).

Kasus di Sulo itu adalah tahun anggaran 2014. Pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Rembang. Pemenang lelangnya adalah CV Shinta, dengan direkturnya bernama Hartadi. Nilai kontraknya Rp349.637.000. Hartadi juga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada kasus korupsi ini, tapi belum ditahan.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan sejak 27 Februari 2015, penyidik memperoleh bukti-bukti kuat korupsi. Modusnya; kualitas pekerjaan tidak sesuai kontrak, material yang digunakan tak sesuai kontrak, dan terdapat selisih dalam volume pekerjaan tidak sesuai kontrak.

“Pekerjaan belum selesai, sudah dilakukan pembayaran 100 persen,” tambah Imang.

Imang menyebut pada total perkara korupsi di Rembang itu, ada 5 tersangka. Namun, yang PNS hanya Sunirman. Lainnya, rekanan proyek alias swasta. Alat bukti yang didapat penyidik, aneka dokumen lelang, surat keputusan, hingga dokumen kontrak.

Kerugian negara didasarkan hitungan ahli dari Universitas Negeri Semarang. Hitungan bahan terpasang dengan kontrak terdapat selisih pembayaran, sehingga dikategorikan sebagai kerugian keuangan negara.

Terkait penahanan, Imang menyebut tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan dan bisa diperpanjang.

Pantauan wartawan di Kejati Jawa Tengah, tersangka ini keluar ruang Tipidsus selepas pukul 12.00. Mengenakan rompi tahanan tipikor, tersangka keluar menuju mobil tahanan dikawal petugas kejaksaan.

Saat ditanya beberapa pertanyaan, tersangka memilih bungkam. Tersangka ditahan setelah diperiksa penyidik mulai pukul 08.30 hingga 12.00.(eef)

JabodetabekJakarta

Dari Tahun 2011 Hingga 2014 Pengedar Narkoba Anak Meningkat 300 %

narkoba2

BERIMBANG.COM, Jakarta – Tiga tahun belakangan ini, jumlah pengedar narkoba anak meningkat hingga 300%. Hal itu dimulai sejak tahun 2011 hingga 2014 lalu.

“Mulai dari tahun 2011 hingga 2014 itu meningkat hampir 300%. Mulai tahun 2012 itu ada 17, tahun 2013 ada 31, dan pada 2014 itu mencapai 42 anak yang menjadi pengedar,” kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni’am Sholeh di Jakarta, Senin 27 April 2015.

Dia menambahkan, rentang usia anak yang terlibat kasus narkoba sangat bervariasi. “Bahkan saat ini ada anak SD (Sekolah Dasar) yang sedang ditangani,” ujarnya.

Terkait masalah hukuman yang diberikan kepada anak yang terlibat kasus narkoba, baik sebagai pengedar maupun pemakai, kata dia, sebaiknya direhabilitasi.

“Kami harus memosisikan anak sebagai korban. Karena anak-anak hanya dijadikan alat. Kenyataanya di lapangan, ada sekian banyak anak yang seharusnya mendapatkan rehabilitasi tetapi justru malah dipenjara,” katanya.

Maka itu, dia berharap, kedepannya tidak ada lagi yang memanfaatkan anak untuk peredaran barang haram itu.

“Kedepannya tentu kita mengharapkan tidak ada lagi anak yang dijadikan alat kpntingan untuk narkotika. Ketika ada maka akan direhabilitasi, bukan dipenjara,” tuturnya.(sn)