Penulis: Admin Berimbang

Daerah

Dinas Peternakan Kab.Sukabumi Restrukturisasi Pengunggasan

IMG-20160520-WA0002

BERIMBANG.COM ,  Sukabumi – Dinas Peternakan pastikan bahwa tidak akan ada kasus flu burung lagi di Kabupaten Sukabumi, sejak temuan kasus flu burung pada Maret lalu.

Kepala Dinas Peternakan Iwan Karmawan menjelaskan sampai , saat ini ada sejumlah unggas mati, namun bukan karena flu burung melainkan terserang tetelo (ND). Tetelo memang sering terjadi, apalagi cuaca masih hujan seperti sekarang ini.

“Kalau ayam terkena ND masih ada, namun untuk kasus flu burung tidak ditemukan lagi,” ungkap iwan kepada Berimbang.com , Kamis 19/5/2016.

Dijelaskan Iwan, ke depan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi akan melakukan restrukturisasi pengunggasan. Sehingga masyarakat dilarang memelihara unggas sekitar 100 meter dari rumah mereka. Nantinya, pemeliharaan unggas pun bisa diganti masyarakat dengan pemeliharaan hewan seperti kelinci ataupun ternak kambing dan domba.

“Karena proses restrukturisasi itu dilakukan secara bertahap, kemungkinan baru bisa tercapai sekitar dua tahun ke depan,” katanya .

Lanjut iwan, dengan adanya restrukturisasi pengunggasan, proses penyebaran flu burung bisa diminimalkan. Termasuk penyebaran dari unggas kepada manusia. Selain restrukturisasi pengunggasan, kata dia, Dinas Peternakan juga akan membentuk kampung ternak unggas.

“Hal ini untuk mempermudah dalam membina masyarakat. Tak seperti saat ini, di mana ternak unggas tersebar secata tidak merata. Sehingga Dinas Peternakan sulit untuk mendatanya,” terang dia.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Winda Sri Rahayu membenarkan bahwa sudah tidak ada lagi laporan terkait flu burung di Kabupaten Sukabumi. Namun , masyarakat tetap harus waspada Karena musim hujan di Kabupaten Sukabumi berkelanjutan di Indonesia ada yg tau . Pungkasnya (Irwan/Yosep)

Daerah

Warga Temukan Mayat Tanpa Busana Di Kamar Mandi

b87d6f11448a7b138a61609a26d47a1bf

BERIMBANG.COM, Amlapura – Warga Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem dikagetkan penemuan mayat di dalam kamar mandi, Rabu (18/5/2016).

Mayat tersebut diketahui identitasnya bernama I Wayan Kasih (59) warga Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem.

Penemuan mayat tersebut bermula dari kecurigaan Ni Nyoman Manis tetangga Kasih.

Manis akan menuju rumahnya, melihat ada aliran air dari kamar mandi ke gang rumah Kasih.

Lantaran air terbuang sia-sia, Manis memberitahu adik Kasih, I Wayan Mertada.

Lantas, Mertada bergegas ke kamar mandi mematikan air.

Saat akan buka pintu kamar mandi, Mertada melihat Kasih sudah dalam keadaan telungkup dan tanpa mengenakan pakaian serta sudah tak bernyawa.

Mertada minta bantuan warga dan melapor ke kepala desa dan Babinkamtibnas Desa Bungaya.

Kapolsek Bebandem, AKP Gede Juli dan beberapa personelnya dan tim medis menuju kamar mandi berukuran 2,30×1,65 meter.

Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, dari hasil medis, Kasih meninggal dunia karena mengalami tekanan darah tinggi.

Kasih diduga terjatuh saat kejadian hingga meninggal dunia.

Dari keterangan saksi, Kasih memiliki riwayat hipertensi dan asam urat.

“Korban juga sempat dioperasi dan masih terapi di RSUD Karangasem,” jelas Sugeng Sudarso.

Saat kejadian, tak ditemukan adanya kejanggalan.

Tidak ditemukan luka akibat kekerasan dan barang yang mengarah pada pembunuhan.

Keluarga korban sempat ditawarkan jenazah diautopsi, namun pihak keluarga tidak menghendaki.

Keluarga korban mengikhlaskan kepergian Kasih. Menurut keluarganya, kematian korban dinilai wajar lantaran memiliki riwayat penyakit. Keluarga korban juga dibuatkan pernyataan secara tertulis.(as)

Jakarta

Bus Transjakarta Tertabrak Kereta Api Di Perlintasan

6cf52942e516d814ee2e4f4786acccf0f

BERIMBANG.COM, Jakarta – Sebuah bus TransJakarta terlibat kecelakaan dengan kereta di perlintasan kereta api Maspion Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.20 WIB pagi ini, Kamis, 19 Mei 2016.

Dalam akun resmi TMC Polda Metro Jaya, terlihat bagaimana bus gandeng TransJakarta dengan nomor polisi B 7258 TGB, tertabrak hingga bodi bagian kirinya terlihat ringsek, dan badannya sampai masuk ke sungai yang ada di samping rel kereta ini.

06:20 Kecelakaan KA & Busway B 7258 TGB di Perlintasan KA Maspion Gunung Sahari & mshpenanganan Polri @arifin_komala pic.twitter.com/w1pOvBARE5

— TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) May 18, 2016

Saat ini, situasi sudah ditangani petugas, baik dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), maupun petugas Polri.

Belum diketahui ada tidaknya korban dalam peristiwa ini, termasuk kronologi kecelakaan ini sampai bisa terjadi. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas juga mengalami gangguan.

Depok

Acep Al – Azhari, Ketua Umum BMPS Kota Depok Terpilih Akan Segera Dilantik

Acep Al-Azhari, Ketua Umum terpilih BMPS Kota Depok.    (Foto : Adi)
Acep Al-Azhari, Ketua Umum terpilih BMPS Kota Depok. (Foto : Adi)

BERIMBANG.COM, Depok – H. Acep Al Azhari, Ketua Umum BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta) Kota Depok yang terpilih melalui Musyawarah Kota ke IV pada tanggak 12-13 April, yang lalu di The Green Hotel Ciawi, Bogor.

Pria berkacamata yang akrab disapa H. Acep ini  akan di Lantik pada tanggal 29 Mei mendatang.

Ketua Umum terpilih H Acep mengatakan, Langkah awal Persiapan Growing the organization. Memperjelas  posisi, bmps mau berperan dimana, itu dulu yang harus jelas (Clarity). Ini akan memperjelas perjuangan dan pembelaan. Pembelaan kepada sekolah swasta tentunya.

Lebih lanjut H Acep menambahkan, Empowering people, kejelasan dalam pembelaan butuh sikap (attitude). Strutur organisasi BMPS yang baru tersusun itu harus berdaya, bukan cuma posisi jabatan namun lebih di tuntut kepada aksi. Keberanian melakukan aksi memang sangat di tentukan oleh leadership.

“Oleh karena itu Kami BMPS akan  berkoordinasi kepada semua pemangku kepentingan, meminta support dari Pemerintahan Kota Depok serta terus membawa organasasi ini menjadi bagian kekuatan utk mewujudkan Depok yang unggul nyaman dan religius,” ungkap H. Acep yang menjabat sebagai Ketua IIBF (Indonesia Islamic Bussines Forum) penggerak program “Beli Depok Beli Depok”.

H. Acep yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma yang Cinta dan bangga pemain lokal Depok ini menjelaskan, Mutu produk pendidikan bukan berada pada nilai ujian, selagi cara pandang sekolah hanya dengan nilai bagus maka pendidikan sudah bermutu. Tentu itu kurang tepat karena menurutnya SDM sekolah dan pengawalan yang dari yayasan dalam menternemahkan kurikulum akan sangat berdampak pada hasilnya.

“Saya sangat berharap akan ada kebijakan yang kuat dari Walikota melalui disdik utk lebih memihak kepada pembentukan karakter,Inti dari proses pendidikan ada pada kurikulum yang di gelar di kelas,” ujar CEO PT A2C dan Owner Restoran Gabus Pucung ini.

Sebagai Ketua BMPS Kota Depok kata H Acep menambahkan, melalui sekolah IIBF akan berpartispasi membangun karakter anak melalui karakter mental entrepreneur. Ketaqwaan bersumber dari SMART IN LIFE, dan ini dapat dari kemampuan SDM bagaimana cara menterjemahkan kurikulum pada nilai2 Spirituality, begitu pula CERDAS, adalah bentuk karakter dari SMART IN DECISION, disini  SDM Yayasan akan mendefinisikan kurikulum leaderahip.

Kesejahteraan guru swasta sangat di tentukan oleh manajemen sekolah atau yayasan itu sendiri. Jika Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mensejahterakan para guru swasta,tapi sangat tidak baik jika mental yang dimiliki oleh sekolah/yayasan menggantungkan kesejahteraan pada pihak lain.

“Maka saya akan mendorong agar para penyelenggara sekolah swasta memiliki karakter SMart in Economic, kuasailah ilmu ilmu  Entrepreneurship. InsyaAllah penyelenggara sekolah akan bisa mandiri. Kalo pemahaman ini belum semua di miliki oleh yayasan, maka BMPS akan memfasilitasi pelatihan entrepreneur. Kita akan siapkan praktisinya,” tutup H Acep.(Adi).

Daerah

UPTD Disdukcapil Cicurug Tingkatkan Pelayanan Di Delapan Kecamatan

IMG-20160516-WA0032

BERIMBANG.COM , Sukabumi – hampir 30 persen penduduk di Kabupaten Sukabumi belum memiliki akte kelahiran. Oleh karena itu, Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) cicurug Kabupaten Sukabumi meningkatkan pelayanan di delapan (8) kecamatan.

Rencana tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas administrasi kependudukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Saat di jumpai Berimbang.com, Kepala UPTD  Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil cicurug Usep Saepudin mengatakan, pelayanan yang dibentuk di 8 (Delapan) kecamatan tersebut meliputi (daerah perwakilan) DAPIL 6 (Enam) diantaranya Cicurug, cidahu, parungkuda, Ciambar, parakan salak, berkah, kalapa nunggal, dan kabandungan.

“Harapan kami sesuai dengan visi misi Disdukcapil  “mewujudkan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi tahun 2015, dan mengembangkan informasi administrasi sebagai  pusat informasi data terpadu kependudukan,”Jelasnya  (Irwan /Surya /Yosep /Nana)

Depok

Persikad Diminta Belajar Dari Kesalahan

IMG-20160516-WA0034

BERIMBANG.COM, Depok – Tiga kali kekalahan yang ditelan skuat Persikad dalam laga Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 menjadi perhatian serius jajaran manajemen PT Persikad Paricara Dharma.

Kemarin, manajemen mengumpulkan jajaran pelatih, skuat, hingga tim dokter Persikad untuk mengevaluasi tim guna menghadapi tujuh pertandingan yang akan dilakoni Persikad ke depan.

Pertemuan yang diadakan di Rumah Makan Gabus Pucung Villa Betawi, Grogol, Limo, ini dihadiri Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma H. Acep Al Azhari, Komisaris Khoirulloh Ashari, Direktur Lilik Nugroho, Manager Rahmat Hidayat, Pelatih Kepala Meiyadi Rakasiwi, Pelatih Kiper Wahyu, tim dokter, dan pemain.

 Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma H. Acep Al Azhari mengutarakan kekalahan yang ditelan oleh Persikad merupakan pembelajaran untuk memperbaiki diri sehingga mampu meraih kemenangan.

“Hadirnya Persikad kembali ke Depok adalah wujud eksistensi sepakbola Depok. Syukur-syukur Persikad bisa berprestasi. Untuk bisa mencapai itu tentunya harus digapai dari bawah. Kita kalah sekarang untuk mencapai puncak. Kesalahan hari ini hendaknya membuat kita cerdas di hari esok, agar kesalahan tidak lagi terulang,” ungkapnya.

Acep mengutarakan bahwa 25 pemain Persikad yang berlaga merupakan orang-orang pilihan dan penting di Kota Depok. Karena itu, para pemain diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan semangat juang dalam setiap pertandingan.

“Permainan kemarin adalah satu langkah awal dan sebuah kuliah untuk bisa menata hasil yang lebih baik. Masih ada sisa tujuh pertandingan lagi. Tidak mungkin kita kalah 10 kali. Kalau kalah 10 kalah berarti perlu ada evaluasi,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada seluruh bagian tim untuk meningkatkan kedisiplinan, tidak mencari alasan, atau menyalahkan orang lain.

“Mari kita buka wawasan karena kita adalah keluarga. Orang lain menyaksikan kita. Kalau komunikasi tersendat, orang lain bisa melihat. Kita harus saling menghargai dan menjaga,” katanya.

Komisaris Khoirulloh Ashari,menambahkan kekalahan harus disikapi dengan bijak dan harus semakin menguatkan tekad dalam bertanding, serta belajar memperbaiki kesalahan, bukan malah down menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Kita harus bersyukur kembalinya Persikad berbarengan dengan adanya kompetisi ini, sehingga semua bisa bergerak cepat bisa menjadi tim utuh. Jika Persikad kembali ke Depok tidak ada kompetisi, kita menyikapinya akan biasa-biasa saja. Persikad ke Depok langsung kerja dan dapat tantangan. Masih ada tujuh pertandingan  ke depan dan itu milik kita,” paparnya.

Dirinya mengakui bahwa kekalahan menimbulkan kekecewaan yang luar biasa untuk semua pihak yang mendukung Persikad.

“Kita ketemu tim yang relatif sama. Saya yakin tim ini bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Depok. Apalagi kita didukung penuh oleh Walikota dan Wakil Walikota. Semua kecewa dan malu dengan kekalahan, itu adalah alamiah. Semakin kecewa semakin kuat daya juang. Gunakan daya potensi untuk bangkit ke depan,” tuturnya.

Direktur Persikad Lilik Nugroho juga mengaku kecewa usai menyaksikan pertandingan karena Persikad diberikan amanat untuk menang, terlebih bermain di kandang sendiri.

“Dimana yang salah? Apa pola latihan, makan, mari duduk bersama. Semua berharap ingin menang. Mungkin lawan lebih siap. Waktu latihan kita yang sedikit. Cari kelemahan jangan sampai kalah lagi. Harus tetap semangat yakin bisa menang. Bagaimana caranya bisa mengalahkan mereka di sesi berikutnya. Kita kan sudah pernah berhadapan, cari kelemahan lawan, komunikasi sesama pemain. Kerjasama tim ditingkatkan. Jangan satu pemain ingin menonjol,” ujarnya.

Sementara, Manager Rahmat Hidayat menyampaikan inti dari kekalahan kemarin adalah komunikasi. Pasalnya, kualitas pemain Persikad dengan lawan tidak jauh berbeda.

“Pemain bisa melihat pertandingan kemarin. Kita sama dengan tim lain. Jangan takut. Lupakan pertandingan kemarin. Ambil hikmahnya, lihat kekurangan dan evaluasi,” katanya.(Adi)

Daerah

Kelurahan Cicurug Utamakan Pelayanan

IMG-20160516-WA0030

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Kelurahan sebagai sentra pelayanan publik terdepan di Indonesia, Kelurahan diharapkan memberikan pelayanan prima kepada warga yang mengurus segala keperluan yang terkait dengan administrasi kependudukan serta keperluan surat-menyurat lainnya.

“Semua urusan mulai dari pengurusan KTP, KK, HO, IMB, Surat Keterangan dll, sampai kepada urusan kelahiran, pernikahan, perceraian atau kematian semuanya bemuara di kantor ini. Hajad hidup orang banyak memang memerlukan pengakuan administrasi pemerintahan agar hidup dan kehidupan dalam masyarakat menjadi lebih tenang karena segala urusan mempunyai kekuatan hukum”.

Dikatakan Lurah Cicurug Endi kepada berimbang.com, sudah tidak zamannya lagi sekarang semua urusan dipersulit, seperti motto zaman zahiliyah dulu, kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah Justru dengan gerakan reformasi birokrasi yang diproklamirkan oleh kementrian pemberdayaan aparat negara, semua urusan seharusnya lebih dipermudah dan diperlancar dengan azas transparansi, akuntabel, cepat, dan cermat”.ujarnya

Lanjut Endi, Service exchengce atau pelayanan prima wajib hukumnya dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah yang langsung melayani kebutuhan masyarakat sebagai hak dari warga yang setia membayar pajak.

Kelurahan Cicurug , merupakan salah satu Kelurahan dari 5 Kelurahan yang ada di Kabupaten Sukabumi , dengan motto pelayanan “MELATI” yaitu “melayani dengan hati” selalu ingin berupaya untuk menjadi pelayan masyarakat yang baik sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, bagi warga Kelurahan Cicurug dan/atau siapapun yang membutuhkan pelayanan kami.

Kelurahan Cicurug menjadi salah satu Kelurahan Percontohan di Kabupaten Sukabumi untuk menjalankan sistem pelayanan online untuk pelayanan administrasi kependudukan, masyarakat cukup di Kelurahan untuk mengurus keperluan Administrasi Kependudukan (KTP, KK, Akta Kelahiran dan Akta Kematian) tanpa lagi harus bersusah-susah sampai ke Kecamatan maupun Disdukcapil.

“Harapan kami kepada masyarakat yaitu agar merasa puas dengan adanya pelayanan yang ada di kelurahan cicurug Kabupaten Sukabumi”. Tandasnya (Irwan / Yosep /Nana)

Bogor

Ratusan Alumni SMP PGRI 1 Cigombong Rayakan Reuni Akbar

IMG-20160515-WA0024

BERIMBANG.COM, Bogor- Alumni sekolah menengah pertama ( SMP) PGRI 1 Cigombong rayakan reuni akbar. Alumni dimulai dari angkatan 1977 sampai 2015, bertempat di sekolah SMP PGRI cigombong, Kabupaten Bogor. minggu (15/05/16).

Beberapa orang mantan tenaga pendidik dan kependidikan juga ikut disertakan pada kegiatan yang diselenggarakan di lapangan bola SMP PGRI 1 Cigombong.

“Ternyata yang datang hari ini lebih dari dua kali lipat dari alumni yang kami targetkan bisa hadir. Artinya panitia telah berbuat maksimal dan para alumni sangat menginginkan acara seperti ini,” terang salah satu Alumni.

Hal senada Ketua panitia, Hartati kepada berimbang.com mengatakan, tujuan di adakan reuni yaitu untuk mempererat tali silaturahmi dan saling tatap muka diantara setiap angkatan.

” Harapan kami para alumni SMP PGRI bisa mendorong untuk kemajuan sekolah, karena dari tahun ke tahun murid di sekolah ini semakin berkurang entah kenapa?,” ujar Hartati.

Lanjut Hartati , Mudah-mudahan dengan di adakannya reuni akbar ini bisa mengharumkan kembali nama baik sekolah agar terdengar oleh masyarakat sehingga banyak anak didik yang ingin masuk kesekolah SMP PGRI ini,” tandasnya (Nana/Irwan)

BogorJabodetabek

Mitra Desa Kabupaten Bogor Bentuk Paguyuban

IMG-20160514-WA0030

BERIMBANG.COM , Bogor – Mitra desa se-Kabupaten Bogor mengadakan acara silaturahim sekaligus pembentukan paguyuban tingkat kecamatan di Jambuluwuk Ciawi Resort . sabtu. (14/05/2016)

Acara tersebut dibuka oleh Tika, selaku perwakilan BPMD dan pembina mitra desa se-Kabupaten Bogor, Iwan Hermawan dari Inspektorat.

Ketua Paguyuban Kabupaten, Fazrul kepada Berimbang.com mengatakan, terbentuknya forum salah satunya bertujuan mempermudah Pemerintah Desa untuk menyelenggarakan pelayanan publik yang mudah, cepat dan transparan.

Lanjutnya, terbentuknya forum merupakan sebuah terobosan baru bagi desa untuk dapat mengelola administrasi, data dan proses pelayanan masyarakat secara cepat dan tepat.  (Irwan/Yosep/Nana/Surya)

Editor ; Iik

Depok

PWRI Kota Depok Gelar Silaturahmi

Jajaran pengurus PWRI Kota Depok.    ( Foto : Rahmat Budianto )
Jajaran pengurus PWRI Kota Depok. ( Foto : Rahmat Budianto )

BERIMBANG.COM, Depok – PWRI Kota Depok gelar silaturrahmi internal pengurus dan anggota di Rumah Makan ABTL (Ayam Bakar Tulang Lepas) Cilodong Depok. Sabtu (14/5/2016) siang tadi.

Hadir dalam silaturrahmi, Tubagus Tantang, Ketua Badan Pembinaan Potensi Masyarakat Banten kota Depok, serta ketua PWRI Kota Bandar Lampung. Mereka yang hadir turut berpartisipasi dan mendukung PWRI Kota Depok untuk  memiliki media atau koran sendiri agar lebih berperan aktif dalam publikasi kegiatan pemerintahan dan bisa memberikan solusi dalam permasalahan yang ada Serta untuk mencerdaskan Bangsa .

Ketua PWRI Depok Tb Toto  kepada wartawan berimbang.com di lokasi mengatakan, mengajak rekan-rekan wartawan PWRI  Kota Depok untuk bersatu dan semakin solid dalam melaksanaan tugas. Agenda rapat membahas agenda kerja kepengurusan dan pembukaan pendaftaran anggota.

” Kita akan membuat media cetak sendiri sebagai media sosial kontrol untuk skala nasional, Insyallah minggu depan sudah bisa terbit,” ucap Toto.

” Apapun berita yang masuk harus di kelola dan Ketua berpesan utk menjaga nama baik lembaga PWRI. Berkaitan dengan prilaku keanggotaan yang menabrak Kode etik yang dapat merusak nama baik lembaga PWRI kita akan tindak tegas,” Tandasnya.

Di umumkan pula dalam acara silaturrahmi tersebut bahwa saudara Eka Ridwan sudah di cabut keanggotaannya dari Pengurus ataupun Anggota PWRI Kota Depok. (Rahmat budianto)