Penulis: admin berimbang

Jakarta

RUU TPKS Mendapat Banyak Sorotan untuk Segera Dituntaskan

BERIMBANG.com, Jakarta – Dalam forum audiensi sejumlah aktivis perempuan dari berbagai elemen masyarakat dengan Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen,Kemarin poin figur pemimpin perempuan sebagai tumpuan harapan disampaikan oleh Lucky Nur Amalia, Peneliti Pusat Riset Politik, Badan Riset dan Inovasi Nasional.

“Ketika seorang perempuan diberikan ruang yang aman, perempuan akan bisa bekerja dan memberikan karya. Pemimpin perempuan menjadi penting untuk memastikan hal tersebut. Karena pemimpin perempuan itu memiliki gaya kepemimpinan yang bersahabat dan lebih mempunyai empati dan hanya pemimpin perempuan yang bisa memahami persoalan dan mengatasi masalah perempuan,” kata Lucky.

Puan Maharani pastikan RUU TPKS disahkan menjadi inisiatif DPR pekan depan. Menurutnya, kecermatan dalam proses pengesahan RUU ini diperlukan agar produk hukum ini tak malah membatasi fungsi dan dedikasi perempuan.

“Bagaimana kita keluar rumah dengan tenang? Kita mau keluar rumah karena kita mau mendedikasikan diri kita pada pekerjaan kita. Kita kan mau keluar rumah nyaman, aman, tenang melaksanakan tugas tugas kita sebagaimana kita harapkan”, ungkap Puan meresponi keresahan salah satu peserta audiensi, komika perempuan Sakdiyah Ma’ruf.

Sejumlah aspirasi dan desakan disahkannya RUU TPKS menjadi bahasan Prolegnas prioritas siang itu dipastikan Ketua DPR RI menjadi masukan berharga dalam menjalankan fungsi legislasi. Rencananya, Sidang Paripurna DPR RI 18 Januari 2022 mendatang akan mengesahkan RUU TPKS menjadi salah satu dari 40 RUU Prolegnas prioritas.

Dengan demikian, sinergi antara DPR dan Pemerintah akan berlanjut seusai Sidang Paripurna digelar. Proses ini akan menjadi fase baru perjalanan RUU TPKS yang melibatkan sebanyak mungkin elemen masyarakat. Puan menginginkan RUU TPKS
menjadi produk hukum yang disusun dengan benar-benar cermat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.***

Jabodetabek

Harlah PPP Ke 49, Kinerja Sugeng Purnomo Di Apresiasi Para Kader

BERIMBANG.com, Depok,- Suksesnya penyelenggaraan Pelantikan Pengurus Harian DPC PPP Kota Depok dan Musyawarah Kerja Cabang tidak terlepas dari tangan dingin seorang H. Sugeng Purnomo selaku Ketua Panitia.

H. Sugeng Purnomo sebagai orang baru di keluarga besar partai berlambang Ka’bah ini merasa bersyukur mendapat kepercayaan yang luar biasa ini.

“Alhamdulillah wasyukurillah, Sebagai orang baru didalam PPP, dan langsung mendapat kepercayaan sebagai ketua panitia tentunya banyak kekurangan, dan oleh sebab itu saya mohon maaf. Ucapan terima kasih kepada saudara-saudaraku yang telah membantu kesuksesan acara pelantikan pengurus Harian DPC PPP Kota Depok dan Muskercab,” tutur H. Sugeng Purnomo.

Pria yang berprofesi sebagai pengusaha ini juga menambahkan, bahwa acara pelantikan kemarin merupakan roh harlah ke-49 PPP, dan menjadi awal perjuangan baru dengan warna baru dengan masuknya para tokoh masyarakat dari beberapa latar belakang, ada yang dari bidang agama, ulama, akademisi, ormas, aktivis, dan lain sebagainya.

“Saya sangat terharu dengan banyaknya tokoh masyarakat yang bergabung di PPP Kota Depok, baik dari kalangan ulama, akademisi, ormas, aktivis, dan lain sebagainya. InshaAllah PPP Kota Depok dengan semangat kebersamaannya akan merangkul semua elemen masyarakat Kota Depok untuk kekembali membesarkan PPP, ” ujarnya.

Dalam kata sambutannya selaku Ketua Panitia acara, H. Sugeng Purnomo juga membacakan laporan serangkaian kegiatan DPC PPP Kota Depok dalam memperingati Harlah PPP yang ke-49, seperti 1. kegiatan acara PPP Berbagi, berupa pemberian 4.900 paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima yang disebar di 11 Kecamatan bertepatan pada tanggal 5 dan 6 Januari 2022, 2. Pencegahan penyebaran nyamuk demam berdarah berupa fogging, 3. Santunan yatim piatu yang disalurkan di 11 Kecamatan, 4. Puncak Harlah ke-49 PPP Kota Depok berupa acara Pelantikan Pengurus Harian DPC PPP Kota Depok dan Muskercab, 5. Tanggal 21 Januari 2022 mendatang akan dilaksanakan acara PPP Bersholawat yang diadakan di rumah Ketua DPC PPP Kota Depok.

Banyak tanggapan positip terhadap kinerja H. Sugeng Purnomo selaku Ketua Panitia dari para hadirin yang hadir.

“Saya pikir cukup sukses kinerja H. Sugeng Purnomo selaku Ketua Panitia mengawal acara Pelantikan Pengurus Harian DPC PPP Kota Depok dan Muskercab. Alhamdulillah acara berjalan lancar sesuai yang diharapkan oleh kita semua selaku keluarga besar PPP Kota Depok,” kata salah satu peserta Muskercab.**

Daerah

Forkopimda Jatim Ikuti Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Dharma Samudera

BERIMBANG.com – Forkopimda Jatim mengikuti pelaksanaan Upacara Tabur Bunga memperingati Hari Dharma Samudera di KRI dr.Wahidin Sudirohusodo-991, pada Sabtu, (15/1/2022).

Upacara guna mengenang pertempuran di Laut Arufuru pada 15 Januari 1962 ini dipimpin langsung oleh KASAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Upacara yang dilaksanakan di Selat Madura ditandai dengan pelarungan karangan bunga oleh KASAL, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan pejabat lainnya.

“Hari ini pada tahun 1962 terjadi pertempuran di Laut Arafuru yang menggugurkan salah putra terbaik bangsa Komodor Yos Sudarso dan ABK KRI Macan Tutul. Upacara ini untuk menghormati dan menghargai jasa pahlawan tersebut,” kata KASAL Laksamana TNI Yudo Margono..

KASAL berharap agar setiap prajurit Angkatan Laut dan masyarakat Indonesia dapat memiliki semangat prajurit. Terutama dalam menegakkan kedaulatan Indonesia saat ini suasana situasinya damai.

“Sekarang ini situasi damai, namun tetap harus menegakkan kedaulatan hukum di laut, khusunya bagi prajurit Angkatan Laut,” tutur Yudo.

Upacara peringatan ini juga mengenang gugurnya prajurit KRI Nanggala-402 pada April 2021 lalu. Untuk mengenang gugurnya para prajurit tersebut, diresmikan Monumen KRI Nanggala-402.

Dalam Upacara Hari Dharma Samudera dan peresmian Monumen KRI Nanggala-402 ini dihadiri juga oleh Pangkogabwilhan I, Pangkoarmada I, Pangkoarmada III, Danpushidrosal, Pangkolinlamil, Danseskoal, Dankormar, Danlanud Moeljono, Dir Polairud Polda Jatim, Dirsamapta Polda Jatim, Kabidpropam Polda Jatim, Warakawuri Eks KRI Nanggala, Sesepuh Purna Kapal Selam serta Atase Pertahanan Negara Sahabat.(***)

Jabodetabek

Harlah PPP Ke 49, Qonita : PPP Masih Konsisten Dan Istiqomah Berazaskan Islam

BERIMBANG.com, Depok – Bertempat di gedung Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata, Margonda, siang hari ini resmi sudah pengurus harian DPC PPP Kota Depok dibawah pimpinan Mazhab dilantik.

Tampak hadir Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono dan para petinggi partai sekota Depok, seperti Hendrik Tangke Allo, Tajudin Tabri, Endah Winarti, Hamzah, Tati, Bambang, dan para tamu kehormatan lainnya.

Dalam kata sambutannya selaku Ketua DPP PPP Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah menjelaskan bahwa usia PPP yang ke-49 tahun adalah merupakan usia yang sudah sangat matang dalam berpolitik. Dan Alhamdulillah PPP sampai saat ini masih konsisten dan istoqomah berazaskan Islam.

“Alhamdulillah sampai saat ini PPP masih konsisten dan istiqomah berazaskan Islam, dan pada Harlah Ke-49 ini, PPP menyadari bahwa sebagai pejuang-pejuang Islam, kita harus menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang Rahmatan Lil Alamin,” ujar Qonita.

Qonita menambahkan, harlah PPP ke-49 merupakan momen yang menjadikan semangat, cambuk dan motivasi diri untuk PPP tahun 2024 layak bangkit dan menang.

“Mulai hari ini, mulai saat ini, mari kita satukan tekad, satukan niat, kita bersemangat dan yakinkan bahwa tahun 2024 PPP layak untuk dicintai rakyat, layak bangkit dan layak menang,” kata Qonita dengan bersemangat.

Lebih lanjut putri KH. Syukron Ma’mun ini menjelaskan bahwa dengan keterbatan dan kelemahannya, PPP Kota Depok tidak berarti harus tenggelam.

“Dalam kelemahan dan keterbatasannya, bukan berarti PPP Kota Depok harus tenggelam, mari kita tunjukkan bahwa PPP Kota Depok layak untuk bangkit dan menang. Kuncinya harus yakin, tidak ada yang mustahil bila Allah SWT sudah berkehendak,” pungkas Qonita dengan penuh keyakinan.*

DaerahJakarta

FGD Pertambangan Sesi-2 HPN: Mengkaji Skenario Transisi Energi yang Minim Risiko

BERIMBANG.com Jakarta – Focus Group Discussion (FGD) sesi kedua yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 Februari mendatang, berlangsung kian menarik di Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (13/1/2021).

Diskusi terbatas yang digelar secara hybrid itu menghadirkan secara daring peneliti energi asal Swiss, Lars Schernikau, ketua umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli, peneliti ketimpangan energi (energy inequality) Ambarsari Dwi Cahyani, juga dua anggota Tim Pakar: mantan Menteri Pertambangan Kuntoro Mangkusubroto dan mantan Dirut PT Timah yang juga mantan komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas.

Sementara secara luring, FGD yang dimoderatori mantan Dirut PTBA Milawarma ini menghadirkan Executive Director Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma, dan Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA) Djoko Widajatno Soewanto.

Diskusi yang membahas tema besar ”Masa Depan Energi dan Pertambangan Sumber Daya Mineral di Era Teknologi Baru dan Perubahan Iklim” ini tak lepas dari perdebatan klasik seputar urgensi melakukan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan. Sudah saatnyakah kita meninggalkan batubara (dengan dalih memicu perubahan iklim) dan sepenuhnya beralih ke energi terbarukan? Bagaimana skenario konkret yang minim risiko?

Direktur Eksekutif IMA Djoko Widajatno Soewanto misalnya, termasuk yang keukeuh pada pendapat bahwa potensi batubara masih menjanjikan, termasuk untuk ekspor. ”Keinginan untuk mewujudkan Net-Zero Emission (NZE) atau nol bersih emisi pada tahun 2050 boleh saja, tapi mesti dilakukan bertahap. Kalau mau jujur, batubara saat ini masih menjadi primadona,” ungkapnya.

Di pihak lain, Executive Director IESR Fabby Tumiwa mengungkapkan, permintaan batubara Indonesia akan terus mengalami penurunan menuju tahun 2050. ”Di semua skenario proyek, pada 2050 batubara sudah bukan lagi komoditas yang menguntungkan,” ujarnya.

Sementara, di sisi lain, harapan pemerintah untuk meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) akan sulit diwujudkan. ”Pemerintah menargetkan bauran EBT 23 persen di 2025, namun praktiknya banyak mengalami kendala,” kata Fabby.

Menurut dia, untuk mencapai EBT 23 persen pada 2025 paling sedikit harus ada penambahan 855 megawatt (MW) setiap tahun. Namun, pada 2021 saja, pemerintah hanya mampu merealisasikan tambahan 376 MW.

Kenapa? ”Karena dalam tiga tahun terakhir, ada regulasi yang masih berlaku dan tidak mendukung pengembangan energi terbarukan sesuai harapan pemerintah di 2025,” tambahnya.

Fabby mencontohkan dua aturan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 50/2017 dan Permen ESDM No. 10/2017 di era Menteri ESDM Ignasius Jonan yang menyandera bauran EBT hingga 2025.

Kedua permen ini membuat proyek pembangkit energi EBT di Indonesia menjadi tidak bankable. Padahal potensi EBT banyak diminati para investor, namun aturan permen menjadi penghalang. ”Bahkan, ada perusahaan yang sudah tanda tangan Power Purchase Agreement (PPA), akhirnya batal dibangun,” ungkapnya.

Untuk menuju Indonesia NZE 2050, langkah perbaikan semestinya sudah harus dilakukan. ”Paling tidak, perbaiki iklim usaha menuju peningkatan EBT. Mulailah dengan menyelesaikan dua permen ESDM yang menghambat,” cetusnya.

Fabby Tumiwa menilai, untuk memperbaiki dan mempercepat daya tarik investasi energi terbarukan di Indonesia, Perpres harga energi terbarukan seharusnya dapat mengganti Permen ESDM No. 50/2017. Termasuk perbaikan Perturan Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) atau Power Purchase Agreement antara PLN dengan pengembang. Pembagian risiko seharusnya adil dilakukan,” ujarnya.

Menutup diskusi para pakar, Kuntoro Mangkusubroto mengungkapkan harapannya agar kegiatan FGD yang dinisiasi PWI ini benar-benar dapat menghasilkan rekomendasi terbaik untuk diserahkan kepada pemerintah terkait dengan pengelolaan energi dan pertambangan sumber daya mineral Indonesia pada masa mendatang.

“FGD sesi kedua ini semakin menarik dan tajam dalam membahas secara detail potensi energi dan pertambangan serta rancangan bauran EBT untuk negeri yang kita cintai ini,” kata Kuntoro. Masih ada satu gelaran FGD lagi pada 19 Januari mendatang, yang akan membahas tema aktual seputar peran, kewenangan, dan hak pemerintah daerah pasca revisi UU Minerba. (*)

Bogor

BPN Kantah Kabupaten Bogor Klarifikasi Para Pihak, Adzan: Buka Blokir

BERIMBANG.com – Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertahanan (BPN Kantah) Kabupaten Bogor, menindaklanjut masalah tanah sertipikat nomor 2xxx yang dimiliki klien Mohammad Adzan SH, MH, MKn, dengan pihak yang mengaku memiliki Akta Jual Beli (AJB) tahun 2014.

Tindaklanjut BPN Kantah Kabupaten Bogor mengundang pertemuan para pihak terkait untuk klarifikasi pada kamis 13 Januari 2022.

Undangan yang ditujukan kepada Mohammad Adzan SH, MH, MKn, selaku kuasa hukum pemilik tanah bersertipikat dan pemilik tanah, serta pembuat AJB 2012, pembuat AJB 2014 dan yang memintanya, inisial S yang sempat memasang plang ditanah klien Mohammad Adzan dan Kepala Desa Cijayanti.

Dalam ruang rapat, Kepala Kantah Kabupaten Bogor beserta dua kepala seksi dan Para pihak hadir, hanya saja pembuat AJB 2014 diwakilkan oleh pengacaranya dan pihak Desa Cijayanti diwakilkan oleh Sekretaris Desa.

Sebelum memulai klarifikasi, Kepala kantor Kabupaten Bogor membuka percakapan dengan menanyakan kepada semua pihak yang hadir dalam ruangan, termasuk wartawan, kepentingan menghadiri klarifikasi tersebut.

Kepala Kantah Kabupaten Bogor Sepyo Achanto SH, MH, memutuskan dan meminta yang tidak berkepentingan untuk keluar ruangan, termasuk wartawan. Sebab pihak pengacara pembuat AJB tahun 2014 menginginkan agar yang tidak berkepentingan tidak ikut menyaksikan dalam klarifikasi tersebut.

Usai pertemuan klarifikasi dihari yang sama (13/1), Mohammad Adzan SH, MH, MKn, selaku kuasa hukum pemilik sebidang tanah di Cijayanti tidak puas dengan klarifikasi tersebut, menurutnya tidak membuahkan hasil yang jelas, sebab, “Kepala Kantor meminta kita musyawarah,” katanya.

“Kenapa harus pengacaranya (yang membuat AJB 2014) yang datang, seharusnya pihak PPAT yang menandatangi, mengetahui peristiwa hukum saat itu, emang pengacara mengetahui peristiwa hukum yang terjadi,” ujar Adzan panggilan akrabnya.

“Ini kan klarifikasi bukan bicara pengadilan, tapi sah-sah saja, namun tidak pada substansinya, masa klarifikasi yang jawab pengacaranya,” ujar Adzan, “Kenapa kepala BPN tidak menanyakan peristiwa yang terjadi kepada PPATnya langsung dari dia yang mengalami atau mengetahui,” kata Adzan

Lanjut dia menegaskan, “klien saya menyanggah itu bukan tanda tangan dia (dalam AJB 2014), jelas klien saya mengatakan dengan tegas ‘tidak pernah menjual itu (bidang) tanah,” katanya. “Ya sesuai aturan, pihak BPN (Kabupaten Bogor) harus membuka blokir itu dan harus patuh aturan,” ujar Adzan.

Adzan menjelaskan aturannya, “Menurut peraturan menteri Agraria dan tata ruang bahwa blokir yang berlaku 30 hari dan selanjutnya ditempuh secara hukum dan gugatan di pengadilan,” ujarnya.

“Dan BPN harus bisa memberikan sanksi kepada PPAT yang telah melanggar sumpah dan jabatan terhadap perbuatan pidana yang dilakukan oleh PPAT,” terang Adzan.

Sementara, dikantin Kantah Kabupaten Bogor pihak kuasa hukum yang membuat AJB 2014, meminta kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Hingga berita ini dimuat, Pihak BPN Kantah saat hendak di konfirmasi pejabat yang berkapasitas, tidak ada yang bisa ditemui,

Melalui telpon Kepala seksi penetapan Hak dan Pendaftaran, BPN Kabupaten Bogor, Soleh Hendrawan merijek sambungan telpon lalu ia membalas melalui whatsapp, “Maaf kang sy (saya) masih lanjut mediasi masalah yg (yang) lain,” balas Soleh singkat, dengan emoticon maaf.

Sekedar diketahui, prosedur untuk menemui para pejabat di BPN Kantah Kabupaten Bogor harus mengisi form daftar tamu lengkap dengan tujuannya, juga melewati beberapa keamanan dalam gedung.

Diberitakan sebelumnya, penjelasan Mohammad Adzan SH, MH, MKn selaku kuasa hukum pemilik sertipikat, “karena AJBnya dinyatakan hilang oleh mantan bos nya Aris (kliennya) yang dahulu dimintai tolong oleh Aris untuk membuatkan Sertipikat dengan biayanya potong gajinya Aris tiap bulan,” ujar Adzan.

Lebih lanjut Adzan menjelaskan, “Namun, sertipikat yang di janjikan oleh mantan bosnya itu selama satu tahun tidak juga beres, dan akhirnya Aris minta AJBnya dikembalikan saja biar Aris urus sendiri,”

“Bosnya Aris menyatakan hilang dan bilang ke Aris ‘tanahnya saya bayarin saja,’ tapi Aris tidak mau di jual,” jelas Adzan.

“Dan akhirnya beberapa hari kemudian Aris di datangi oleh orang suruhan mantan bosnya itu untuk buat surat pernyatan agar tanahnya itu diserahkan ke anaknya tanpa melalui jual beli yang sah menurut hukum,” jelas Adzan.

(Tengku Yusrizal)

Bogor

Bangun Kolaborasi Usaha Bersama, Presiden PT. IRJ Temui Tommy Soeharto

BERIMBANG.com Bogor – Presiden Direktur PT Imza Rizki Jaya Group, Hj Rizayati SH MM temui Tommy Soeharto di Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Pertemuan tersebut disebut oleh Rizayati untuk menjalin persaudaraan dan kerjasama usaha ke depan yang akan di bangun bersama-sama.

Sebelum tiba di homestay nya Tommy Soeharto, Rizayati yang didamping oleh suami dan staffnya harus berusaha keras melawan medan jalan yang masih rusak berat. Bahkan, sang suami harus rela turun mobil dan ikut mendorong kendaraan mereka yang terjebak lumpur basah.

“Perjuangan kami di jalan menuju tempat pak Tommy cukup menantang, melewati medan berlumpur. Namun dengan niat baik dan bantuan dari yang punya wilayah, alhamdulillah kami sampai dan akhirnya bersilaturahmi dengan beliau. Banyak hal kami bicarakan, mulai dari usaha, bisnis dan potensi yang Indonesia milik untuk bersama kita kembangkan demi kesejahteraan rakyat dan bangsa ini,” kata Rizayati di Sentul, Kamis 13 Januari 2022.

Rizayati mengatakan usaha yang pertama di bahas ialah tentang penerangan di wilayah yang ia kunjungi hari ini, meliputi wilayah Kabupaten Bogor hingga tembus ke Kabupaten Cianjur. Selain itu, Rizayati juga mengatakan akan membantu membangun jalan penghubung dua daerah tersebut yang hari ini masih berbentuk tanah dan bebatuan yang membelah gunung.

“Banyak hal, selain penerangan dan insfrastruktur jalan, kita juga bicarakan bisnis ekspor kopi Aceh, serta produk UMKM kita agar bisa mendunia. Prioritas kerjasama kami, ialah membantu warga masyarakat agar yang memiliki usaha bisa tembus pasar internasional. Dengan begitu, kesejahteraan rakyat Indonesia bisa kita bantu naik perlahan,” kata Rizayati menjelaskan.

Untuk pemasangan penerangan di wilayah area Tommy Soeharto itu, Rizayati mengatakan akan dibangun penerangan jalan umum tenaga surya atau PJU-TS yang memang menjadi bidang usaha miliknya. Rizayati menyebut, untuk pemasangan PJU-TS akan dilaksanakan langsung oleh anak usaha mereka yakni PT. Defa Dirgantara Jaya.

“Pokonya untuk membangun NKRI, kami akan selalu kompak bergandeng tangan untuk NKRI harga mati. Termasuk pengerjaan proyek di jalan dan lahan milik pak Tommy, kami serahkan langsung ke PT. Defa Dirgantara Jaya selaku anak usaha dari PT. Imza Rizki Jaya,” tutup Rizayati.(*)

Daerah

Forkopimda Jatim Dampingi Kunjungan Kerja Wapres RI di Madura

BERIMBANG.com – Forkopimda Jawa timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Kamis (13/1/2022) siang, mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden RI K.H Ma’ruf Amin beserta rombongan, di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Pada kesempatan ini, Wapres K.H Ma’ruf Amin berkesempatan memberikan orasi ilmiah pada kegiatan wisuda ke X Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Dalam orasinya Wakil Presiden RI terlebih dulu menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan di STAIS Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang S-1.

Selain itu, K.H Ma’ruf Amin juga berpesan kepada para wisudawan, agar ilmu yang di dapatkan dapat berguna bagi kemajuan bangsa.

“Saya berpesan agar ilmu agama dan ilmu pengetahuan yang didapatkan diaplikasikan secara seimbang sehingga dapat berguna bagi kemajuan bangsa Indonesia,” ucapnya di gedung serbaguna Ratu Ebuh Kabupaten Bangkalan.

Usai memberikan orasi ilmiah, Wapres RI lanjut melakukan ziarah di makam Syaichona Moh. Cholil Martajasah, Kabupaten Bangkalan, dengan didampingi Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Keluarga Syaichona Moh. Cholil Martajasah.

Setelah melakukan ziarah kubur, Wapres RI bersama rombongan lanjut melakukan dialog bersama para ulama anggota keluarga Syaichona Moh. Cholil, di pendopo Agung Bupati Kabupaten Bangkalan.

Selanjutnya, Wapres RI dan rombongan menuju Universitas Trunojoyo Madura, untuk meresmikan gedung Halal Center, Universitas Trunojoyo Madura, ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Wapres RI, didampingi oleh Forkopimda Provinsi Jawa Timur.

Perlu diketahui, Halal Center Universitas Trunojoyo Madura berfungsi sebagai edukasi, pembinaan, riset dan audit untuk membantu pemerintah dalam penyelenggaraan jaminan produk halal, yang diharapkan dapat mendukung tumbuhnya produk-produk industri halal yang mengarah menjadi gaya hidup di wilayah madura.

Usai meresmikan Halal Center, Rombongan Wapres RI menyempatkan waktu untuk meninjau pameran produk UMKM.

Setelah di Universitas Trunojoyo, Wapres RI bersama rombongan lanjut ke Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Al-Muhajirin Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.

Di Ponpes ini, Wapres RI K.H Ma’ruf Amin juga melakukan peresmian, namun kali ini Wapres RI meresmikan menara Masjid Syaikhona K.H. Ghozali Bin Abdussalam, dengan melakukan penandatanganan Prasasti, didampingi Forkopimda Jatim dan Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Al-Muhajirin.(***)

Jabodetabek

Musrenbang Di Cipayung, Qonita Mengajak Masyarakat Untuk Fokus

BERIMBANG.com, Depok – Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah, menghadiri acara musyawarah rencana pembangunan (musrembang) di Cipayung Jaya, Cipayung, Depok. (01/22).

Acara musrembang yang dihadiri oleh politisi Partai Persatuan Pembangunan itu digelar di aula serbaguna Masjid Al-Hidayah, Perumahan Lembah Griya Indah. Dalam sambutannya, Qonita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk fokus dan detail dalam musrembang ini.

“Saya berharap acara musrembang ini bisa berjalan dengan fokus dan membahas hal-hal terkait pembangunan dengan detail” ujar Qonita

Politisi PPP tersebut berharap bahwa rancangan dan realisasi pembangunan nanti harus mengacu pada dua aspek, yaitu keseimbangan dan keadilan.

“Mudah-mudahan rancangan dan realisasi pembangunan nanti bisa berjalan dengan dua aspek, yaitu keseimbangan (Tawassuth) dan Keadilan (I’tidal)” ucap Qonita.

Aspek Tawassuth dan I’tidal ini bertujuan agar pelaksanaan pembangunan nanti sesuai dengan apa yang diharapkan. Yaitu pembangunan yang merata dan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing. Jangan sampai ada ketimpangan dalam proses pembangunan sehingga memunculkan kecemburuan masyarakat di lingkungab tersebut.

“Dalam proses pembangunan nanti, aspek keseimbangan dan keadilan ini bertujuan agar tidak ada kecemburuan masyarakat ketika ada satu wilayah yang dibangun daerahnya tapi sebagian yang lain tidak.” Ungkapnya

Diakhir sambutan, Qonita berpesan agar masyarakat dapat mengerti bahwa proses pelaksanaan pembangunan dengan APBD ini berjalan secara prosedural, juga disesuaikan dengan kemampuan APBD dengan skala prioritas.

“Anggaran untuk rencana pembangunan ini disesuaikan dengan kemampuan APBD, tentu dengan sekala prioritas dan prosedur yang berlaku. Karena itu kita harus sama-sama mengerti.” Pungkasnya. **

Bogor

Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Bogor, Wabup: Kedepankan Kode Etik Jurnalistik

BERIMBANG.com – Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan hadiri kegiatan Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Bogor Periode 2021-2024, yang dilaksanakan di Ballrom M One Hotel, Sukaraja, Rabu (12/1/2021).

Wabup ingin PWI dapat semakin adaptif, inovatif, memiliki kompetensi jurnalistik, serta menghindari penyalahgunaan profesi dengan mengedepankan kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya.

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengungkapkan, disrupsi digital berdampak pada model bisnis, proses produksi berita dan distribusi konten dalam industri media, sehingga jurnalisme saat ini dituntut untuk semakin adaptif, inovatif, menggali hal-hal yang unik dan eksklusif, dan menyesuaikan dengan gaya masyarakat mengkonsumsi berita dengan kemudahan yang ditawarkan media multiplatform.

Beragam tantangan untuk menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, menurut dia, antara lain ekonomi politik, clickbait, hoax, traffic seeker, manipulasi opini publik di medsos dan masih rendahnya kesadaran publik tentang jurnalisme berkualitas sebagai tanggung jawab bersama.

“Untuk itu, setiap wartawan semestinya memiliki kompetensi jurnalistik, menguasai teknologi multimedia, dan mampu menyikapi secara bijak kebebasan pers serta menghindari penyalahgunaan profesi bagi kepentingan yang bertentangan dengan kode etik wartawan,” kata Iwan Setiawan.

Lanjut Iwan Setiawan menyampaikan, terpilihnya Subagiyo sebagai Ketua PWI Kabupaten Bogor dua periode itu merupakan aklamasi yang luar biasa sesuai dengan taglinenya kompak, hal itu dibuktikan dengan suksesi kepengurusan PWI Kabupaten Bogor.

“Saya lihat struktur organisasi PWI Kabupaten Bogor mulai dari ketua, wakil ketua, ketua bidang hingga sekretarisnya tidak berubah ini berarti konstruksi yang dibangun melalui Pak Subagiyo sangat bagus. Atas nama Pemkab Bogor kami ucapkan selamat dan semoga PWI bisa mengedepankan kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya,” bebernya.

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Bogor, lanjut Iwan, perlu ditingkatkan lagi, karena saat ini ia melihat masih banyak insan pers yang belum melakukan UKW. Mudah-mudahan uji kompetensi ini bukan hanya untuk pribadi dan organisasi tetapi penting juga untuk Pemkab Bogor.

“Insyaallah Diskominfo yang senantiasa bermitra dengan pengurus PWI bisa mendukung program UKW, kami siap dukung anggarannya tanpa mengurangi independesi hasil uji kompetensi tersebut,” tandasnya.

Sementara, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Subagiyo mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang selalu bermitra dengan PWI Kabupaten Bogor.

Perlu dinformasikan bahwa 30% atau 29 anggota PWI sudah lulus UKW. Dirinya juga selalu melakukan seleksi dan evaluasi terhadap para anggotanya, dari 115 hanya 82 anggota yang dinyatakan aktif, disiplin menulis dan lainnya.

“PWI komitmen harus berkompeten dalam menjalankan profesi, untuk mengoptimalkan peran PWI Kabupaten Bogor. Kami minta kepada Pemkab Bogor untuk mendorong dan memfasilitasi UKW untuk memfasilitasi teman-teman yang belum UKW,”

“Saya juga himbau kepada teman-teman khususnya di media online untuk hati-hati dan teliti saat menyebar berita, untuk menghindari terjadinya berita menyimpang. Untuk teman-teman yang sudah berbadan hukum segera daftarkan ke dewan pers,” tegas Subagiyo.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat menuturkan, dengan pelantikan ini semoga Ketua PWI Kabupaten amanah, karena telah bersumpah untuk menjalankan UU Nomor 199 mengenai Kode Etik Jurnalistik dan Kode Etik Perilaku Wartawan, sebab adanya perkembangan dan perubahan teknologi berpengaruh terhadap independensi profesi wartawan.

“Ingat profesi wartawan ada etiknya, teman-teman wartawan daerah itu mengekor beritanya, tidak independen. Saya berbincang dengan para bupati/walikota mereka juga butuh informasi otentik, akurat dan independen,”

“Pesatnya perkembangan teknologi membuat saat ini banjir informasi tetapi didominasi dengan informasi keliru, datanya benar, fotonya benar tetapi isi kontennya sesat,”

“Junjung tinggi kode etik jurnalistik hanya wartawan yang punya kode etik jurnalistik dan hati nurani yang berani meciptakan kebenaran, kasihan masyarakat dibodohi, pemerintah diberikan informasi palsu. Benteng terakhirnya adalah di kode etik jurnalistik,” tutup Hilman.

Sebagai informasi turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Perwakilan Korem, Kapolsek Sukaraja, Ketua Kadin dan Ketua IWAPI.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)