Penulis: admin berimbang

Depok

Dituding Tipu Gadai Pajero Rp65 Juta, Handiana Sihombing Buka Suara: “Faktanya Tidak Seperti Itu”

DEPOK – Perselisihan terkait dugaan penipuan bermodus gadai mobil mencuat di Kelurahan Sukmajaya, Kota . Kasus ini melibatkan Kasno, Ketua RT 08/10 yang mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah, serta Handiana Sihombing (HS) yang membantah tuduhan tersebut dan menyebut informasi yang beredar telah diputarbalikkan.

Kasno sebelumnya menyatakan telah menyerahkan uang sebesar Rp65 juta kepada HS pada 27 Februari 2026 untuk proses gadai satu unit Pajero Sport. Namun hingga kini mobil yang dijanjikan belum diterima. Dari uang tersebut, menurut Kasno, baru Rp25 juta yang dikembalikan sehingga masih tersisa Rp40 juta.

Menanggapi tudingan itu, HS memberikan klarifikasi bahwa kronologi yang sebenarnya tidak seperti yang disampaikan.

Menurut HS, awalnya justru Kasno yang berulang kali menghubunginya untuk mencarikan mobil jenis atau yang bisa digadaikan dengan jaminan BPKB.

“Pak Kasno yang berulang kali menelepon saya untuk dicarikan mobil Pajero atau Fortuner yang ber-BPKB. Bukti percakapan semuanya ada,” kata HS melalui rekaman VN WA yang beredar belum lama ini.

HS mengaku sempat ragu menanggapi permintaan tersebut karena dirinya tidak berpengalaman dalam transaksi gadai kendaraan dan khawatir menimbulkan masalah di kemudian hari.

Namun kemudian ia mencoba membantu setelah mengetahui ada rekannya di Karawang yang berniat menjual mobil Pajero karena kebutuhan keluarga.

HS mengatakan penawaran tersebut disampaikan kepada Kasno dan disetujui, termasuk terkait penggunaan sebagian dana untuk memperpanjang pajak kendaraan.

“STNK-nya saat itu pajaknya habis. Saya minta izin menggunakan sebagian uang untuk memperpanjang pajak dan itu juga ada bukti chatnya,” jelasnya.

Selain itu, HS juga mengklaim telah melakukan inspeksi kendaraan sebelum diserahkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan ada beberapa komponen yang perlu diperbaiki, termasuk bagian turbo.

Menurutnya, proses perbaikan di bengkel memakan waktu sekitar tiga hingga empat hari.

Namun sebelum mobil selesai diperbaiki, Kasno disebut meminta uangnya dikembalikan. HS menyatakan langsung mentransfer Rp25 juta yang masih berada di tangannya.

“Uang yang ada di saya Rp25 juta langsung saya transfer. Sisanya memang sudah digunakan sesuai izin untuk pajak dan perbaikan mobil,” ujarnya.

HS menambahkan bahwa pemilik kendaraan berjanji akan mengembalikan sisa dana setelah mobil tersebut terjual.

Selain itu, HS juga mengaku sempat merasa tertekan karena Kasno mendatangi rumahnya dan diduga mengancam akan membawa wartawan jika uang tidak segera dikembalikan.

“Menurut laporan dari orang rumah dan rekaman CCTV, dia datang dan menyampaikan kalau tidak dibayar akan membawa wartawan ke rumah saya,” kata HS.

Ia menegaskan tidak memiliki niat menipu. Bahkan menurutnya, jika memang berniat buruk, ia tidak akan mengembalikan sebagian uang tersebut.

“Saya hanya ingin menjaga kepercayaan kedua pihak, baik pemilik mobil maupun Pak Kasno. Makanya saya pastikan mobilnya layak sebelum diserahkan,” katanya.

HS juga menyebut dirinya telah mengenal Kasno sejak 2018 dan merasa terkejut dengan tuduhan yang muncul di media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kasno tetap menyatakan masih menunggu pengembalian sisa dana sebesar Rp40 juta. Perselisihan antara kedua pihak tersebut masih menjadi perhatian warga setempat di wilayah Sukmajaya, .

Iik

Bogor

Pemdes Sentul Terus Lakukan Tebar Kebaikan Di Bulan Suci Ramadhan Dengan Berbagi Takjil

BERIMBANG.COM, Bogor – Bulan suci ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, khususnya bagi umat muslim banyak yang berlomba – lomba menebar kebaikan. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor berbagi takjil kepada masyarakat dan pengendara, Selasa (10/3/2026)

 

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemerintah Desa Sentul di setiap bulan ramadhan.

 

Kepala Desa Sentul, Raden Alex Sandi Ridwan, S.ip, M.si menyampaikan, Kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan wujud kepedulian antar sesama kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di wilayah Dasa Sentul.

 

“Berbagi takjil ini terutama bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang masih beraktivitas atau dalam perjalanan, dengan berbagi takjil ini untuk sekedar berbuka puasa,” ungkapnya.

 

Lanjut Kades. Pria yang akrab dengan panggilan Abang ASR itu menerangkan, berbagi takjil kali ini dilaksanakan di Jalan Taya Citeurep – Sentul di hari ke- 20 puasa ramadhan, dan sebelumnya pada minggu kemarin kita juga telah melaksanakan kegiatan yang sama yang berlokasi di Tugu Pancakarsa Bunderan Sentul.

 

“Kami berharap dengan di adakannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Dan semoga tahun ke tahun kegiatan tebar kebaikan ini selalu berjalan terus,” terangnya.

 

Pantauan berimbang.com, kegiatan berbagi takjil itu yang langsung di pimpin oleh Kepala Desa Sentul, turut serta Perwakilan Pemerintah Kecamatan Babakan Madang, Bhabinsa dan Bhabinmas Desa Sentul, Ketua TP PKK Desa Sentul dan Anggota,

(NA)

Bogor

Usai Kegiatan Berbagi Takjil, Paguyuban Cipelang Herang Langsung Gelar Buka Puasa Bersama

BERIMBANG.COM, Bogor  – Setelah sukses menggelar kegiatan sosial dengan membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan, Paguyuban Cipelang Herang melanjutkan rangkaian kegiatan Ramadhan dengan mengadakan acara buka puasa bersama pada Minggu (8/3/2026).

Kegiatan buka puasa bersama tersebut dilaksanakan di Lihat Kebunku (Coffee & Eatery) yang beralamat di Kampung Cihideung RT 03 RW 01, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota Paguyuban Cipelang Herang dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua Umum Paguyuban Cipelang Herang, H. Deni Saputra, SH, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar anggota paguyuban sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

“Alhamdulillah setelah kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, kami dapat melanjutkannya dengan buka puasa bersama. Momentum ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar anggota Paguyuban Cipelang Herang,” ujar H. Deni Saputra.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga keberadaan Paguyuban Cipelang Herang dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Desa Cipelang dan sekitarnya.

Suasana keakraban terlihat jelas saat para anggota paguyuban berkumpul dan berbincang santai sambil menunggu waktu berbuka puasa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebelum menikmati hidangan berbuka yang telah disediakan.

Dengan digelarnya kegiatan sosial dan kebersamaan ini, Paguyuban Cipelang Herang berharap dapat terus menebarkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

(NA)

Bogor

Paguyuban Cipelang Herang Tebar Kepedulian Dengan Berbagi Takjil Di Hari Ke-18 Bulan Suci Ramadhan

BERIMBANG.COM, Bogor – Dihari ke-18 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Paguyuban Cipelang Herang menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di sekitar Jalan Raya Cihideung, Pasar Cihideung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, pada Minggu (8/3/2026).

Kegiatan berbagi takjil ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Paguyuban Cipelang Herang, H. Deni Saputra, SH, dan diikuti oleh seluruh keluarga besar anggota Paguyuban Cipelang Herang sebagai bentuk kepedulian serta semangat berbagi kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara), para dewan penasehat, dewan pembina, serta BRIPKA Firman Gusmyadi selaku Bhabinkamtibmas Desa Cipelang dari Polsek Cijeruk yang ikut memantau sekaligus mendukung kegiatan sosial tersebut.

Ketua Umum Paguyuban Cipelang Herang, H. Deni Saputra, SH, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan Ramadhan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat dan pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan. Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara anggota paguyuban dan warga,” ujarnya.

Pembagian takjil berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan hangat dari para pengguna jalan yang melintas di kawasan Pasar Cihideung. Banyak masyarakat yang mengapresiasi kegiatan tersebut karena sangat membantu mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Salah satu pengguna jalan, Susilawati, yang menerima paket takjil mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Cipelang Herang atas kepeduliannya kepada masyarakat. Ia juga mendoakan agar seluruh anggota paguyuban diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta keberkahan atas kegiatan berbagi yang dilakukan di bulan suci Ramadhan.

Dengan adanya kegiatan sosial ini, Paguyuban Cipelang Herang berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai kebajikan di bulan Ramadhan dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama.
(NA)

Bogor

Kapolres Bogor Pimpin Langsung Penanaman Jagung Serentak Di Caringin, Sebagai Bentuk Dukungan Program Swasembada Pangan

BERIMBANG.COM, Bogor – Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menghadiri sekaligus memimpin kegiatan penanaman jagung serentak sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Gunung Bongkok, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Polsek Caringin, Danramil Caringin, Camat Caringin, serta berbagai unsur dinas terkait yang bersinergi dalam program ketahanan pangan di wilayah tersebut. Penanaman jagung juga melibatkan masyarakat Desa Pasir Buncir yang didampingi langsung oleh Sekretaris Desa Pasir Buncir, Bhabinkamtibmas, Binwil Desa Pasir Buncir, Korluh BPP, PPDK BPP Caringin, serta kelompok tani (Poktan) setempat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta melakukan penanaman bibit jagung pipih secara bersama-sama di lahan pertanian milik warga. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan moral sekaligus memastikan kelancaran pelaksanaan program pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi program nasional dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Dengan adanya program ini, kami berharap masyarakat dapat semakin berdaya dalam sektor pertanian serta mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian siap memberikan pendampingan kepada para petani serta kelompok tani agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami siap memberikan pendampingan serta dukungan kepada kelompok tani dan masyarakat dalam mengembangkan pertanian. Keberhasilan program ini tentunya akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian lokal dan ketahanan pangan di daerah kita,” tambahnya.

Program penanaman jagung ini juga sejalan dengan implementasi program nasional pemerintah melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan penguatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan nasional.
Melalui sinergi antara masyarakat, aparat kepolisian, dan pemerintah daerah, diharapkan program ketahanan pangan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta mendorong kesejahteraan masyarakat pedesaan di wilayah Kecamatan Caringin.

(NA)

Bogor

Bertepatan Dengan Nuzulul Quran, Polres Bogor Serahkan 2.000 Al-Quran Waqaf Personel di Acara Tabligh Akbar Masjid Baitul Faizin*

​BERIMBANG.COM, Bogor – Bertepatan dengan momentum peringatan Nuzulul Quran tingkat Kabupaten Bogor, Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyalurkan kebaikan dengan menyerahkan waqaf sebanyak 2.000 mushaf Al-Quran. Penyerahan ini dilaksanakan di sela-sela kemeriahan acara “Tabligh Akbar Penyejuk Hati” yang digelar di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Sabtu malam (07/03/2026).

​Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa ribuan mushaf Al-Quran tersebut murni berasal dari keikhlasan dan hasil waqaf kolektif seluruh personel kepolisian, baik di lingkungan Polres Bogor maupun Polsek jajaran.

​Dalam kesempatan tersebut, penyerahan Al-Quran dilakukan secara simbolis kepada dua orang perwakilan masyarakat, yakni Bapak Yahya dan Bapak Muhamad Yusuf.

​”Alhamdulillah, malam ini kami dari jajaran Polres Bogor dapat menyerahkan 2.000 Al-Quran hasil waqaf dari seluruh anggota. Ini adalah wujud nyata kecintaan kami terhadap Al-Quran dan bentuk kepedulian kepada umat di bulan suci Ramadhan. Semoga mushaf ini terus dibaca dan diamalkan, sehingga menjadi amal jariyah bagi seluruh personel,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto, Sabtu (07/03/2026).

Kegiatan penyerahan waqaf ini menjadi semakin spesial karena berbarengan dengan acara Tabligh Akbar Penyejuk Hati yang dimulai pukul 21.00 WIB selepas ibadah salat Tarawih.

​Acara yang dipandu oleh host ternama Irfan Hakim ini menghadirkan sejumlah tokoh agama terkemuka sebagai narasumber, di antaranya Alhabib Ghasim bin Ja’far Assegaf, Alhabib Abdallah bin Ja’far Assegaf, Ustadz Aa Hilman Fauzi, dan Ustadz Munawir Ngacir. Suasana religius semakin terasa dengan iringan selawat dari Grup Hadroh Nurul Musthofa.

​”Kami sangat bersyukur dapat berpartisipasi dan berbagi di tengah majelis ilmu yang luar biasa ini. Harapan kami, sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat Kabupaten Bogor dapat terus terjalin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang sejuk dan damai,” tambah Kapolres.

​Acara Tabligh Akbar dan penyerahan waqaf Al-Quran ini mendapat apresiasi positif dari para jamaah yang hadir memenuhi Masjid Baitul Faizin.

 

(NA)

Bogor

Rest Area Selarong Gadog Kembali Disorot, LSM Penjara Pertanyakan Izin Pembangunannya

BERIMBANG.COM, Bogor – Pembangunan Rest Area Selarong yang berada di Jalan Raya Puncak, tepatnya di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Pasalnya, lokasi tersebut sebelumnya pernah ditutup oleh pemerintah daerah karena dinilai berada di kawasan rawan kecelakaan.

Pada tahun 2023 lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan secara tegas menghentikan proses pembangunan rest area tersebut bahkan hingga dua kali.

“Memang itu daerah untuk menyelamatkan orang. Saya juga marah karena itu daerah yang berbahaya,” ujar Iwan Setiawan saat itu.

Ia juga menegaskan akan menindak tegas jika masih ada aktivitas pembangunan di lokasi tersebut.

“Saya sebelum ramai seperti sekarang sudah minta ditutup dengan police line tapi masih ada kegiatan. Saya telepon lagi, sekarang ada usulan masyarakat dan itu sejalan, saya tidak akan menyuruh dinas karena memang itu daerah rawan,” tegasnya.

Namun, belakangan pembangunan Rest Area Selarong kembali berjalan. Hal ini mendapat sorotan dari Ketua LSM Penjara Kabupaten Bogor Bangbang yang mempertanyakan proses perizinan proyek tersebut.

Menurutnya, lokasi tersebut dikenal rawan kecelakaan sehingga muncul dugaan adanya permainan dalam penerbitan izin pembangunan.

“Dulu sempat ditutup karena berbahaya, sekarang kok bisa keluar izin lagi. Kami menduga ada permainan dalam penerbitan izin pembangunan rest area ini,” ujarnya.

Sementara itu, pengawas pembangunan yang akrab disapa Pak RT saat ditemui media menyampaikan bahwa izin pembangunan telah diterbitkan.

“Izin sudah terbit, silakan tanyakan kepada Pak Agus Rido,” ungkapnya kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dasar penerbitan izin pembangunan rest area tersebut.

(NA)

Bogor

TP PKK Cigombong Melaksanakan Kegiatan Berbagi Takjil Sesuai Arahan Dari TP PKK Kabupaten Bogor Secara Serentak

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua TP PKK Kecamatan Cigombong bersinergi dengan TP PKK Kabupaten serta TP PKK Desa se-Kecamatan Cigombong menggelar kegiatan berbagi takjil. Kegiatan berbagi takjil tersebut berdasarkan arahan dari Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Ny. Eva Rudy Susanto, agar secara serentak seluruh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor melaksanakan berbagi takjil pada hari ke-15 bulan Ramadhan 1447 H, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan itu dengan mengusung tema “Satu Langkah Seribu Berkah”, kegiatan di wilayah Kecamatan Cigombong diwujudkan melalui pembagian sebanyak 600 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintasi jalan provinsi di wilayah Kecamatan Cigombong.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan Cigombong, Ny. Istianti Novalia Irawan. Turut serta seluruh anggota PKK Kecamatan Cigombong, para Ketua PKK Desa beserta jajaran anggotanya yang tampak antusias membagikan takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat menjelang waktu berbuka puasa.

Terpantau, kegiatan berlangsung tertib dan penuh kehangatan para ibu-ibu PKK yang menyambut masyarakat menjadi gambaran nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci ramadhan.

Ny. Istianti Novalia Irawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian PKK terhadap masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berbagi 600 paket takjil. Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi. Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan yang besar bagi kita semua,” ujarnya.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cigombong, R.E Irwan Somantri, beserta para Kepala Seksi (Kasi) dan staf Kecamatan Cigombong, juga hadir Ketua Abdesi Kecamatan Cigombong, A. Irwan Kuswara, yang merupakan Kepala Desa Srogol, yang terus memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Camat Cigombong menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan sinergitas PKK di semua tingkatan yang terus aktif berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya di momentum Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan. Satu langkah kecil yang dilakukan bersama, insya Allah membawa seribu berkah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda serentak yang dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor sebagai bentuk komitmen PKK dalam memperkuat nilai gotong royong, empati, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, TP PKK Kecamatan Cigombong berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus menebar manfaat bagi sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

(NA)

Bogor

AJOB Menyikapi Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Wartawan Di Cijeruk, Dan Resmi Laporkan Ke Kepolisian

BERIMBANG.COM, Bogor – Menyingkapi adanya dugaan intimidasi terhadap wartawan yang kembali terjadi di Kabupaten Bogor. Seorang jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Online Bogor (AJOB) dilaporkan menerima ancaman saat menjalankan tugas jurnalistik di lokasi proyek pembangunan tower yang berada di Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk.

Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan yang berpotensi menghambat kebebasan pers, padahal kerja jurnalistik memiliki perlindungan hukum yang jelas. Menyikapi kejadian itu, pada Rabu (4/3/2026), jajaran pengurus AJOB mendatangi Polsek Cijeruk untuk membuat laporan resmi terkait dugaan tindak pidana pengancaman.

Ketua AJOB menyampaikan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk keseriusan organisasi dalam melindungi anggotanya yang bertugas di lapangan, sekaligus sebagai upaya mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Kami meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pengancaman ini secara menyeluruh. Keselamatan dan keamanan wartawan adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

AJOB menegaskan bahwa aktivitas jurnalistik memiliki dasar hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Segala bentuk intimidasi, ancaman, maupun upaya menghalangi tugas wartawan dinilai sebagai perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

AJOB berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, objektif, dan transparan demi menjaga kebebasan pers serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi insan pers di wilayah Bogor dan sekitarnya.

(NA)

Bogor

Pengurus Proyek Tower Diduga Intimidasi Sekaligus Ancam Wartawan Dan Ormas Berlokasi Di Desa Sukaharja Kecamatan Cijeruk

BERIMBANG.COM, Bogor – Dugaan ancaman serius mencuat dari lokasi pembangunan tower telekomunikasi di Kampung Pasir Tengah RT 04, Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Seorang oknum pengurus proyek disebut-sebut melontarkan pernyataan bernada ancaman kepada organisasi masyarakat (ormas) dan awak media yang mendatangi lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah perwakilan ormas bersama jurnalis datang ke area proyek untuk melakukan konfirmasi terkait perizinan pembangunan serta dampak lingkungan yang ditimbulkan. Kedatangan mereka disebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial guna memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan warga sekitar.

Namun, suasana yang awalnya berlangsung kondusif berubah memanas ketika oknum pengurus proyek diduga mengeluarkan pernyataan bernada intimidatif.

“Saat itu dia mengatakan, siapa pun yang naik ke atas, baik dari media maupun ormas yang masuk ke area tertentu, akan ditembak. Kami tentu sangat kaget mendengar ucapan tersebut,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Saksi juga menyebutkan adanya pernyataan lain yang menyebut Karang Taruna tidak akan naik ke lokasi karena memiliki hubungan kedekatan dengan pihak tertentu di proyek tersebut.

Sejumlah wartawan yang berada di lokasi membenarkan adanya ucapan tersebut. Mereka menilai pernyataan bernada ancaman itu tidak hanya tidak pantas, tetapi juga berpotensi melanggar hukum karena mengandung unsur intimidasi terhadap kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan pengelola tower terkait dugaan ancaman tersebut.

Pemerintah desa setempat bersama unsur Karang Taruna dikabarkan telah menerima laporan dan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengklarifikasi kejadian tersebut.

Seorang pengamat hukum pidana yang dimintai tanggapannya menyatakan bahwa apabila ancaman tersebut terbukti benar dan disertai unsur kesengajaan, pelaku dapat dijerat dengan pasal terkait ancaman kekerasan sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, masyarakat sekitar dan pemilik lahan berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bijak, terbuka, dan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Warga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pihak pengelola proyek dengan masyarakat guna menghindari kesalahpahaman dan potensi konflik di lapangan.

Kasus ini kembali menyoroti dinamika yang kerap muncul dalam proyek pembangunan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan transparansi perizinan, dampak lingkungan, serta hubungan sosial di tengah masyarakat.

(NA)