BerandaBerita UtamaAji San Kritik Kepengurusan PAPPRI Depok: Organisasi Seniman Jangan Dikuasai Unsur Non-Seni

Aji San Kritik Kepengurusan PAPPRI Depok: Organisasi Seniman Jangan Dikuasai Unsur Non-Seni

DEPOK | Berimbang.com – Pengurus Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok, Aji San, biasa disapa jiung menyoroti proses pembentukan kepengurusan PAPPRI yang baru. Menurutnya, organisasi yang menjadi wadah para pelaku seni semestinya dipimpin dan dikelola oleh figur-figur yang berasal dari kalangan seniman.

Aji mengungkapkan, pelantikan kepengurusan PAPPRI yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Depok, pada Senin (3/8/2026), dinilai tidak melibatkan koordinasi dengan kepengurusan yang telah lebih dahulu terbentuk, yakni di bawah kepemimpinan Davin sebagai Ketua dan Ayat Whizzkid sebagai Wakil Ketua.

“Yang kami kurang setuju adalah ketika pengurusnya justru bukan berasal dari kalangan seniman atau artis. PAPPRI merupakan rumah bagi para artis, penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik, sehingga sudah semestinya kepengurusannya juga diisi oleh insan seni,” ujar Aji San kepada Berimbang.com melalui sambungan WhatsApp, Rabu (5/8/2026).

Menurut Aji, muncul kesan bahwa pelantikan kepengurusan tersebut lebih sarat kepentingan tertentu dibandingkan upaya memperjuangkan kepentingan para seniman dan artis di Kota Depok.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan ditujukan kepada pribadi maupun pihak tertentu. Kritik tersebut, kata dia, merupakan bentuk kepedulian agar PAPPRI tetap berjalan sesuai dengan tujuan awal organisasi sebagai wadah perjuangan insan seni.

Aji berharap kepengurusan PAPPRI ke depan mampu mengakomodasi aspirasi para pelaku seni dan memberikan ruang yang lebih besar bagi artis, penyanyi, pencipta lagu, serta pemusik untuk berperan dalam menentukan arah organisasi.

“Kami ingin PAPPRI benar-benar menjadi organisasi milik para seniman. Banyak insan seni yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan dedikasi untuk membangun organisasi ini. Karena itu, mereka layak diberi kesempatan menjadi bagian dari kepengurusan,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan lebih banyak seniman dalam struktur organisasi akan memperkuat representasi PAPPRI sekaligus memudahkan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan para pelaku seni.

Di akhir pernyataannya, Aji mengajak seluruh anggota PAPPRI untuk tetap menjaga persatuan serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap dinamika yang terjadi di internal organisasi.

“Kami berharap semua persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik demi kemajuan PAPPRI dan kesejahteraan seluruh anggotanya,” tutupnya.

Iik

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments