BerandaJelajah DesaPutra Asli Cigombong Maju ke Panggung Pilkades, Anyu Andalkan Rekam Jejak Bukan...

Putra Asli Cigombong Maju ke Panggung Pilkades, Anyu Andalkan Rekam Jejak Bukan Trah Keluarga

CIGOMBONG, Berimbang.Com – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cigombong, nama Andri Nugraha atau yang akrab disapa Anyu mulai mencuri perhatian publik. Putra asli Cigombong itu dinilai memiliki modal sosial yang kuat berkat kiprahnya di berbagai bidang, mulai dari olahraga, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga seni budaya.

Selama hampir dua dekade, Anyu aktif sebagai pelatih dan pembina tenis meja. Aktivitas tersebut membuatnya dekat dengan berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda yang selama ini menjadi bagian dari pembinaan olahraga di wilayah Cigombong.

Tak hanya dikenal di dunia olahraga, Anyu juga menekuni dunia usaha melalui sektor kuliner dan pengembangan UMKM. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mengenai berbagai persoalan ekonomi masyarakat, mulai dari akses permodalan, pemasaran produk, hingga penguatan usaha kecil sebagai tulang punggung perekonomian warga.

Di bidang seni dan budaya, Anyu juga aktif sebagai pegiat musik yang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan hiburan masyarakat. Keterlibatannya di dunia seni membuat sosoknya cukup dikenal di kalangan pemuda dan komunitas budaya setempat.

Menariknya, Anyu berasal dari keluarga yang memiliki jejak panjang dalam pemerintahan desa. Sejumlah kerabatnya tercatat pernah memimpin wilayah Cigombong dan sekitarnya, mulai dari Raden Mas Arqam bin Ali Basyaiban, Raden Mas Marzuq bin Raden Mas Arqam, Raden Rahmat bin Surodihardjo, H. Hudori bin H. Abdurahman, E. Masduki bin H. Abdurahman yang dikenal sebagai Kepala Desa Tugujaya pertama, hingga Hajah Yeti Haryati binti E. Masduki yang pernah menjabat Kepala Desa Cigombong.

Meski memiliki latar belakang keluarga yang kuat, Anyu menegaskan dirinya tidak ingin bergantung pada sejarah tersebut. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui kerja nyata, pengabdian, dan program yang mampu menjawab kebutuhan warga.

“Saya menghormati sejarah keluarga, tetapi masyarakat tentu akan menilai berdasarkan kemampuan, program, dan apa yang sudah kita lakukan untuk warga,” ujar Anyu.

Dukungan terhadap Anyu disebut terus mengalir dari berbagai wilayah di Cigombong, di antaranya Bata Alam, Lido, Kampung Siliwangi, Kongsi Tonggoh, Benteng Tonggoh, dan sejumlah wilayah lainnya.

Di tengah munculnya sejumlah figur yang diperkirakan akan meramaikan kontestasi Pilkades, Anyu memilih bersikap terbuka dan menghormati seluruh calon yang memiliki niat mengabdi kepada masyarakat.

“Semua calon pasti memiliki niat baik. Saya menghormati semuanya. Biar masyarakat Cigombong yang menilai rekam jejak, gagasan, dan komitmen masing-masing calon,” katanya.

Jika mendapat amanah dari masyarakat, Anyu mengaku akan memprioritaskan penguatan UMKM, pemberdayaan pemuda, pembinaan olahraga, pelestarian seni budaya, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan yang merata di seluruh wilayah desa.

Baginya, jabatan bukanlah tujuan utama. Yang lebih penting adalah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong Cigombong menjadi desa yang maju, mandiri, serta tetap menjaga nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan warganya selama ini.

Yosep Bonang

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments