Bulan: Desember 2022

DaerahJakarta

Manfaatkan, Ekspor Ikan Hias Meningkat

BERIMBANG.com Jakarta – Di era pandemi selain tanaman hias, memelihara ikan hias menjadi salah satu yang digandrungi oleh masyakarat baik di Indonesia maupun secara global. Hal ini terlihat dari peningkatan data nilai ekspor atas komoditi ikan hias dari waktu ke waktu.

Berdasarkan data olahan yang dikeluarkan oleh Indonesia Eximbank Institute (IEB Institute) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank, nilai ekspor ikan hias (Harmonized System Code/ HS Code 030111) dunia di pasar global pada tahun 2021 mencapai USD286,61 juta atau mengalami kenaikan 14,11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Divisi IEB Institute, Rini Satriani mengatakan berdasarkan data olahan selama lima tahun terakhir (periode 2017 – 2021) rata-rata nilai ekspor ikan hias dunia mengalami peningkatan.

“Ekspor ikan hias dunia rata-rata naik sebesar 2,03% per tahun dengan lima negara pengekspor yaitu Jepang, Singapura, Indonesia, Republik Ceko, dan Thailand,” jelas Rini, melalui keterangan pers di Jakarta. Sabtu (3/11/2022).

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik, klasifikasi jenis ikan hias Indonesia yang di ekspor mencakup lima kode HS utama yaitu ikan hidup air tawar koi (HS-03011191 cyprinus carpio); ikan hidup air tawar mas koki (HS-03011192 carassius auratus); ikan hidup air tawar cupang aduan (HS-03011193 beta splendens); ikan hidup air tawar arwana (HS-03011195 scleropages formosus); dan ikan hidup air tawar lain-lain (HS-03011199).

Pada tahun 2021, ekspor Indonesia untuk lima jenis ikan hias tersebut mencapai USD26,36 juta, naik 11,17% yoy dari 2020 yang mencapai USD23,72 juta dengan lima negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia yaitu Jepang (14,83%), Hong Kong (13,03%), Vietnam (9,01%), Amerika Serikat (8,88%), dan Singapura (5,92%).

Capaian nilai ekspor ikan hias Indonesia di tahun 2022 hingga periode September sebesar USD20,37 juta naik 3,38% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 yaitu USD19,71 juta.

Kenaikan ekspor ikan hias Indonesia selama periode Januari-September 2022 tidak terlepas dari naiknya permintaan beberapa negara tujuan yaitu Taiwan (naik USD1,46 juta) dan Tiongkok (naik USD1,22 juta).

Rini menambahkan, “Kalau kita mengacu pada ITC Export Potential Map, Indonesia masih dapat memanfaatkan potensi sebesar USD37 juta untuk produk ikan hias,”

“Potensi tersebut tersebar dalam pasar-pasar seperti Amerika Serikat (USD7,6 juta), Singapura (USD6,6 juta), Tiongkok (USD4,4 juta), Malaysia (USD2,4 juta), dan Jerman (USD2 juta),” terangnya.

Jadi dapat diartikan kalau ikan hias ini memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk melakukan ekspor karena pasarnya masih terbuka lebar.***

Jabodetabek

Disdik Depok Tegaskan Tidak ada Penelantaran Siswa SDN Pondok Cina 1

BERIMBANG.com, Depok – Dinas Pendidikan Kota Depok melalui Sekretaris Dinas menegaskan bahwa tidak ada yang namanya penelantaran siswa SDN Pondok cina 1 perihal para orang tua murid menolak keputusan relokasi, bahkan Disdik Depok akan memberikan pendampingan guru saat ujian yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 sampai dengan 9 Desember 2022

“Kami memberikan kesempatan terakhir bagi para siswa yang masih bertahan untuk dapat mengikuti ujian. Kami sediakan guru pendamping saat ujian di lokasi relokasi SDN Pocin 1,” ujar Sekertaris Disdik Kota Depok, Sutarno usai pertemuan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diantaranya dari Polrestro Depok dan Kodim Depok dengan perwakilan orang tua murid yang menolak relokasi SDN Pocin 1 di Balai Kota Depok, Rabu (30/11/2022).

Saat ini, berdasarkan data yang diperoleh Disdik Kota Depok, masih ada sekitar 100 siswa yang masih bertahan bersekolah tanpa guru di lahan relokasi SDN Pocin 1. Total siswa SDN Pocin 1 sebanyak 362 orang dan sebanyak 262 siswa sudah di relokasi mengikuti proses belajar mengajar di sekolah SDN Pocin 3 dan 5 yang berada dibelakang SDN Pocin 1.

“Setelah ujian, akan libur dan setelah ajaran baru seluruh siswa sudah harus mengikuti proses belajar mengajar di SDN Pocin 3 dan 5. Jadi tidak boleh ada lagi siswa belajar di SDN Pocin 1 atau sudah tidak ada lagi para orang tua menolak pindah. Sudah tidak ada tawar menawar karena proses relokasi ini sudah menjadi keputusan Pemkot Depok sesuai prosedur dan aturan,” jelas Sutarno.

Lanjut Sutarno, Disdik Kota Depok akan membantu para orang tua yang tetap menolak relokasi ke SDN Pocin 3 dan 5 untuk anaknya pindah sekolah ke sekolah lain.

“Kami akan bantu perpindahan siswa ke sekolah lain, selama sekolah itu di Kota Depok. Ini bentuk kepedulian kami, tidak pernah sedikit pun terpikirkan untuk menelantarkan para siswa. Tidak benar Pemkot Depok gusur SDN Pocin 1, itu informasi dan berita yang dibesar-besarkan atau hoaks. Yang benar SDN Pocin 1 sudah tidak layak, berada di pinggir Jalan Raya Margonda dan di relokasi demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan siswa bersekolah,” tegasnya.

Menurut Sutarno, keputusan pendampingan guru untuk siswa ujian dan relokasi SDN Pocin 1 tetap dilakukan, itu diputuskan bersama dalam pertemuan Sekda Kota Depok, Disdik Kota Depok, Forkompinda dan perwakilan orang tua murid. Keputusan tersebut merupakan bagian tanggungjawab Pemkot Depok dalam pemenuhan hak anak bersekolah untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Hentikan eksploitasi siswa untuk menolak relokasi. Kasihan para siswa jadi korban, jadi tidak maksimal bersekolah. Para ortu murid turuti petunjuk guru dan peraturan yang sudah ditetapkan Disdik Kota Depok. Tidak mungkin Pemkot Depok menelantarkan siswa. Ayo anak-anak bersekolah di tempat yang telah disediakan, kalian pasti kangen guru,” pungkasnya.

Iik