Bulan: November 2021

DaerahJakarta

Rakor Lanjutan PWI, Persiapan Pemprov Sultra Bakal Gelar HPN 2022

BERIMBANG.com Jakarta – Menyongsong perayaan Hari Pers Nasional 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Sekretariat PWI Pusat Jakarta, kemarin, Kamis, (4/11/2021).

Dalam rapat lanjutan koordinasi itu membahas kembali kesiapan Pemprov Sultra sebagai tuan rumah, termasuk penyampaian progres panitia pusat untuk menyukseskan agenda tahunan wartawan seluruh Indonesia ini.

Hadir Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari bersama Sekjen Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Otto, Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman Mochtar, Bendahara Umum M Ihsan, Wabendum Dar Edi Yoga dan Ketua Bidang Bantuan PWI Peduli Karim Paputungan .

Sementara dari Kendari sebagai panitia lokal, hadir Sekretaris Daerah Sultra Nur Endang Abbas yang juga Ketua Panitia, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Asrun Lio, Kadis Kominfo, M. Ridwan Badallah, Ketua PWI Sultra Sarjono.

Kadis Pariwisata Laode Syaifudin, Kadis Perindag Siti Suleha, Kepala BPSDM Sahrudin Nurdin, anggota DPRD Fajar Ishak.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Sultra, Nur Endang Abbas menyatakan tentang kesiapan menyukseskan HPN di Kendari dan telah melakukan koordinasi dengan semua pihak. Apalagi Kendari telah memiliki pengalaman dalan penyelenggaraan kegiatan nasional.

“Kami sudah sering menjadi tuan rumah kegiatan nasional, insyaallah dengan pengalaman itu kita bisa menyukseskan penyelenggaraan HPN di Sultra,” ucap Nur Endang.

Ketua PWI Pusat Atal Depari menyambut gembira kesiapan panitia daerah dan berharap kegiatan HPN 2022 dapat memberi manfaat bagi daerah Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap pandemi cepat berakhir dan kegiatan HPN 2022 dapat diselenggarakan secara langsung serta dihadiri Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Ketua Umum PWI Pusat.

Berbagai kegiatan akan digelar menjelang acara puncak pada 9 Februari 2022 seperti penanaman mangrove, pameran, literasi media di kampus-kampus, anugerah kebudayaan,pelepasan satwa liar, anugerah Adinegoro bagi insan pers, seminar ekonomi dan forum investasi serta konvensi media.

(HumasHPN2022)

Daerah

Sinergitas Berbagai Unsur Tangani Bencana Banjir Bandang di Batu Jawa Timur

BERIMBANG.com – Usai meninjau di lokasi bencana banjir bandang, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan dan Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Jum’at (5/11/2021) juga mengecek kesiapan dapur umum yang dibentuk balai desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Kedatangan Forkopimda Jawa Timur dan Forkopimda Kota Batu ini untuk memberikan dukungan terkait dengan dapur umum yang telah dibentuk.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan dirinya telah melihat secara langsung apa yang sudah dikerjakan oleh tim dapur umum ini.

“Karena dalam sekali masak pagi bisa dua ribu lima ratusan sore bisa sampai lima ribu lima ratusan dan ini mendukung semua kegiatan satgas yang melaksanakan penanganan bencana,” ucapnya.

Selain itu, Kapolda Jatim juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh masyarakat, dalam bentuk makanan maupun minuman. Diharapkan sinergitas ini terus terjaga.

” Tadi kita dengar sendiri bahwa banyak dukungan dari masyarakat yang diberikan. Baik dalam bentuk makanan maupun minuman, ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi dukungan semua masyarakat untuk dapur umum ini. Harapan kami ke depan sinergi ini tetap berjalan dengan baik,” ujarnya Irjen Pol Nico Afinta.

Sementra, terkait dengan posko. Kapolda menyebut ada dua posko yang sudah dibentuk. Pertama posko utama dan posko yang ada di dekat TKP, tentunya nanti dilaksanakan dengan patroli.

“Jadi patroli ini akan menginformasikan ke poskotis dan posko utama,” ucapnya saat meninjau dapur umum.

Hal inilah yang menjadi bagian penting yaitu informasi dari masyarakat juga. Sehingga nanti dibuka saluran komunikasi, nomor hand phone dan nomor WA, apabila nanti ada informasi baik dari atas maupun adanya bencana susulan.

“Ini yang akan kami sebarkan kepada seluruh tim yang bergerak. Saya kira penting untuk tetap melihat situasi cuaca, kami bekerja sama dengan BMKG juga,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.(***)

Daerah

Penanganan Bencana Banjir Bandang di Batu, Forkopimda Jatim Bentuk Satgas

BERIMBANG.com – Forkopimda jatim Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Forkopimda kota Batu melakukan pengecekan posko dan lokasi bencana alam banjir di wilayah kota wisata Batu. Jum’at (5/11/2021).

Peristiwa bencana alam banjir bandang yang menerjang Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur ini terjadi pada Kamis (4/11),

Banjir disertai yang lumpur, material batu, kayu dan sebagainya itu menerjang rumah warga, dan menghanyutkan 10 korban jiwa dan 9 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, 1 orang masih dalam pencarian.

Berikut data korban jiwa yang di himpun dari Polres Kota Batu, pertanggal 5 November 2021

1. Ibu Wiji (55 Thn)
Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto
ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada

2. Sarip (60 Thn)
Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto
ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada

3. Mr. X (Masih di Identifikasi)
Ditemukan MD di Dsn. Tinjumoyo Ds. Sidomulyo

4. Feri (31 Thn)
Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto
ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada

5. Dian / Jiya anak Feri (3,5 Thn)
Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto
ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada

6. Adi Wibowo (40 Thn)
Alamat : Jl. Kartini belekang Rs. Hasta Brata, ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada

7. Wakri (62 Thn)
Alamat : Dsn. Sabrangbendo Ds. Giripurno, ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada

8. Arif (30 Thn)
Alamat : Ds. Bulukerto kec. Bumiaji Kota Batu, ditemukan meninggal dunia

9. Fery (30 Thn)
Alamat : Dsn. Cangar Ds. Bulukerto kec. Bumiaji, ditemukan meninggal dunia

Sementara 1 orang masih dalam pencarian.

1. Inisial TK (58 Thn)
Alamat : Dusun Gintung, Bulukerto

Sebelum meninjau lokasi bencana, Kapolda Jatim bersama Sekda Prov Jatim dan Kasdam V Brawijaya serta Walikota Batu melakukan rapat, untuk penanganan bencana, dengan membentuk satgas gabungan dari dari unsur pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, TNI – Polri.

Usai melakukan rapat, Kapolda Jatim bersama Sekda, Kasdam dan Walikota Batu melakukan peninjauan di lokasi kejadian bencana. Kapolda mengatakan. Setelah di bentuk Posko juga membentuk satgas-satgas.

“Yang pertama yaitu satgas pemulihan, yang kedua adalah satgas identifikasi korban, yang ketiga adalah satgas logistik, lalu yang keempat adalah satgas komunikasi, yang ke lima satgas pendataan,” paparnya.

“Kami mengharapkan Tim akan bersinergi dan bekerja. Langkah pertama adalah pemulihan terlebih dahulu dengan membersihkan, yang kedua dari beberapa korban tadi sudah ditemukan, tinggal satu orang yang belum,”

Langkah ke tiga Kapolda meminta kami mohon kepada masyarakat khususnya nanti apabila terjadi hujan lagi agar mewaspadai betul jalur air yang nanti akan turun,

“Sehingga kami akan menginformasikan baik kepada masyarakat di sepanjang jalur sungai, yang diduga menjadi aliran air untuk mengungsi terlebih dahulu, karena keamanan jiwa lebih penting,” jelasnya.

Kapolda juga mengatakan, akan melaksanakan analisa dan evaluasi terkait dengan Satgas yang sudah dibentuk ini, sehingga harapannya bisa pulih kembali.

“Tentunya kami merelokasi dulu, selanjutnya mencari korban yang dan memberikan pelayanan kesehatan serta logistik sudah terpenuhi,” tambahnya saat di lokasi kejadian.

Kapolda bersama Sekda, Kasdam, Walikota dan lainnya telah membentuk tim tim penanganan, “Yang paling penting tolong kepada masyarakat kalau nanti dihimbau untuk mengungsi tolong diikuti terlebih dahulu,”

“Karena takutnya nanti kalau ada hujan susulan dan akan terjadi longsoran lanjutan, jadi itu yang paling penting. Ayo patuhi apa yang disampaikan oleh petugas,” pungkasnya.(***)

Daerah

Pemkab Bogor Raih Penghargaan Terbaik ke 3 AMH 2021 Tingkat Nasional Kategori Siaran Pers

BERIMBANG.com – Pemerintah Kabupaten Bogor diwakili Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil meraih penghargaan Terbaik III Anugerah Media Humas 2021 kategori Siaran Pers (Media Online) Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Tingkat Nasional.

Anugerah Media Humas (AMH) tahun 2021, diselenggarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI) di Nusa Dua Bali, Kamis (4/11/2021).

AMH 2021 diikuti oleh Humas kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi pemerintah daerah kabupaten/kota se-Indonesia, Humas perguruan tinggi negeri, dan Humas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Humas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Terdapat 4 kategori yang dilombakan dalam ajang AMH 2021 ini, yakni Kategori Siaran Pers, Media Sosial, Website, dan Komunikasi Publik.

Menteri Kominfo RI, Johnny G Plate mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah memberi tantangan sekaligus pelajaran tak terkecuali bagi kerja komunikasi publik dan Humas pemerintah.

Ia menyadari bahwa berbagai capaian komunikasi publik tidak terlepas dari kerja sama pentahelix yang dibangun selama ini, termasuk dengan media keHumasan pemerintah.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para insan Humas pemerintah, baik dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia,”

“Penanganan pandemi Covid-19, di negeri kita, maka dapat dikatakan bahwa kinerja Humas adalah kinerja yang dituntut untuk terus adaptif dan responsif terhadap perkembangan yang ada. Seperti arahan bapak Presiden Joko Widodo, kebijakan gas dan rem perlu untuk terus di kedepankan,” tuturnya.

Jika di awal Pandemi Covid-19, kata Johnny, kita menggabungkan pentingnya disiplin Protokol Kesehatan, maka di saat program vaksinasi Covid-19 dimulai kita mengarahkan komunikasi publik untuk mendorong program vaksinasi nasional.

Pun disaat kasus Covid-19 mulai membaik seperti sekarang ini, kita mulai memantik program pemulihan ekonomi dan pemulihan aktivitas masyarakat secara umum dengan tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan.

Ia menambahkan bahwa, komunikasi publik dan Humas pemerintah menjadi instrumen vital untuk mendiseminasikan informasi kebijakan serta program-program pemerintah dalam menangani Covid-19 secara cepat juga secara efektif.

Dari sisi substansi data dan informasi yang faktual menjadi semakin essential untuk menjaga kepercayaan publik terlebih di era disrupsi informasi seperti saat ini.

“Presiden joko Widodo menyampaikan betapa pentingnya wise journalism bagi para jurnalis dalam mewartakan kabar-kabar terkini, terlebih yang berkaitan dengan Covid-19,”

“Hal yang sama juga dapat kita terapkan terhadap upaya komunikasi publik dan kehumasan kita, agar tidak hanya sebatas mengungkapkan fakta, tetapi juga senantiasa memperhitungkan dampak serta membangun humanisme dari informasi yang dipublikasikan,” bebernya.

Menurutnya, komunikasi publik dan kehumasan pemerintah juga harus mampu untuk terus berinovasi agar konten-konten yang dirilis dapat menjangkau cakupan masyarakat yang lebih luas dengan demografi yang lebih beragam.

Selain dari substansi, produksi maupun diseminasi konten dituntut untuk semakin kreatif di tengah keberagaman karakter dan kebutuhan masyarakat kita. Mulai dari BB Bumas, generasi X, generasi milenial, generasi z, hingga post generasi Z.

“Kita tidak bisa lagi hanya membuat rubrik di media cetak konvensional, namun juga menciptakan konten kreatif berbasis digital seperti video, infografis, podcast, hingga virtual reality di channel komunikasi public, baik media mainstream, media sosial, hingga media online, E-marketer dan E-insider intelligent tahun 2020 dengan semakin beragamnya kelompok sasaran tersebut, maka semakin besar pula ruang kreativitas bagi rekan-rekan Humas dalam berkarya,” kata Menkominfo RI.

Johnny G Plate berharap ajang Anugerah Media Humas tahun 2021 diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkompetisi secara positif di antara insan Humas sekalian. Saya ucapkan selamat bagi para pemenang di Anugerah Media Humas tahun 2021 malam ini.

“Terus semangat untuk para nominator dan insan Humas pemerintah dalam menciptakan karya-karya kreatif pranata Humas. Mari terus memanfaatkan kemajuan teknologi digital dalam praktik kehumasan menuju Indonesia makin digital, makin maju,” tukasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, R. Irwan Purnawan setelah menerima penghargaan AMH 2021 mengatakan bahwa syukur Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat penghargaan terbaik ketiga Anugerah Media Humas tahun 2021 kategori Siaran Pers Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

“Sudah barang tentu penghargaan predikat ini memjadi semangat kita, spirit kita bersama untuk meningkatkan kualitas siaran pres dan juga media online yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus dikembangkan, mudah-mudahan di tahun depan akan lebih baik lagi. Terakhir, selamat dan terima kasih kepada Tim Komunikasi Publik atas capaian prestasi ini,” pungkasnya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Jabodetabek

H Acep : Sosok Calon Ketua Kadin, Dian Nufarida Harapan Bagi Pelaku Ekonomi

BERIMBANG.com, Tokoh Masyarakat dan juga pengusaha Depok, H Acep Al- Azhari memberikan respon terkait Pencalonan Dian Nufarida diajang Pemilihan Kadin Di Kota Depok diakhir November 2021 , menurut H Acep, Pencalonan Dian Nufarida merupakan sosok yang pantas dalam mengembangkan usaha khususnya UMKM untuk membantu para pegiat usaha kecil.

Dirinya juga berharap, bila nanti terpilih jadi Ketua Kadin Kota Depok dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk membantu para usaha kecil dan juga dapat melakukan pembinaan untuk meningkatkan penjualan produk lokal Depok..

Masih H Acep, bila mana dapat mengembangkan pelaku ekonomi dapat memberikan sumbangsih terhadap pendapatan daerah untuk Kota Depok

” Saya sangat mendukung sekali pencalonan Bu Dian , dimana sosok beliau ditunggu oleh para pelaku ekonomi di Kota Depok yang intinya dapat membela pelaku usaha kecil serta memberikan harapan bagi pelaku usaha, mudah2an bilamana terpilih bisa bermanfaat, ” ujar H Acep dibilangan Mampang Depok. Kamis ( 4/11/2021 ).

Sementara itu, Calon Ketua Kadin Kota Depok, Dian Nufarida menyampaikan , bilamana dirinya terpilih nanti akan mengusung program membangun kantor Sekretariat dimana Kantor Sekretariat Kadin belum ada, selain itu yang terpenting adalah bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok serta dapat fokus ke pelaku UMKM.

” Saya Akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok, karena tanpa adanya sinergi akan sulit untuk menjalankan program yang akan diusung nantinya, mudah – mudahan dapat berjalan dengan baik kedepannya, ” Harap Dian.

Iik

Bogor

Program DP3, Bupati Bogor Berharap Dapat Menciptakan Masyarakat Melek Politik

BERIMBANG.com – Bupati Bogor berharap kehadiran Program DP3 mampu ciptakan masyarakat melek politik dan jadi pemilih cerdas, dalam Launching Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) serta Rumah Pintar Pemilu Digital (RPP Digital), di Auditorium Setda, Kamis (4/11/2021).

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, diluncurkannya Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) serta Rumah Pintar Pemilu Digital (RPP Digital) dengan konsep Bogor Electoral Technology & Research (BETTER).

Tentunya, kata Ade, ini adalah acara yang harus kita kembangkan semua dan tentunya harus terus disosialisasikan agar masyarakat melek politik serta jadi pemilih cerdas baik memilih Caleg maupun Kepala Daerah.

“Kami sangat mengapresiasi program KPU ini dalam menyongsong Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 untuk mendorong tumbuhnya kader-kader perubahan dan pemilih cerdas,”

“Program desa peduli pemilu dan pemilihan dan rumah pintar pemilih digital yang tadi di Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede ini akan dikolaborasikan dengan konsep Bogor electoral, technology, and research dengan pemanfaatan platform web yang terdiri dari beberapa sistem,” ungkapnya.

Lanjut Ade Yasin menyatakan bahwa, Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia dan hak pilihnya pun terbanyak di Indonesia, tentunya menjadi tantangan tersendiri untuk dapat menyelenggarakan tata kelola Pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Pada pemilu 2019, Kabupaten Bogor dibagi kedalam 6 Dapil dan jumlah TPS sebanyak 15.000 TPS, dengan jumlah PPK dan sekretariat berjumlah 320 orang, PPS dan sekretariat sebanyak 2.610 orang, serta KPPS dan anggota Linmas berjumlah 135.000 orang, saat ini sudah dilakukan juga pemutakhiran data pemilih oleh KPU sebanyak 3.488.985 jiwa pemilih.

“Semoga dengan adanya program ini, masyarakat pemilih semakin cerdas, kritis, dan tidak terjebak oleh praktik politik uang. Politik uang ini mudah-mudahan tidak ada lagi setelah dilakukan Pemilu, sehingga mereka bisa cerdas dan rasional yang memilih calonnya berdasarkan apa yang ditawarkan oleh calonnya, seperti visi-misi, program-program dan lainnya,” bebernya.

Menurutnya, pendidikan politik mengharuskan masyarakat lebih peka dalam mendengar apa yang disampaikan oleh calon, tidak lagi dengan berupa materi atau sesuatu yang sifatnya konsumtif.

ini kemajuan yang sudah dirasakan, termasuk juga yang mengganggu seperti hoax. Semuanya harus diantisipasi, karena Medsos ini tidak hanya di kota tetapi di daerah pun, apalagi dengan difasilitasi 240 titik wifi di semua desa.

“Saya kira orang lebih senang membuka gadget daripada buku, sehingga hoax ini lebih cepat sampai. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi hoax, kampanye SARA, konflik, dan juga kekerasan, sehingga partisipasi politik semakin meningkat, bukan hanya sekedar kuantitas tetapi juga kualitas,”

“Kita dukung Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan agar berjalan sukses dan melahirkan pemilih-pemilih cerdas untuk demokrasi yang bermartabat,” tandasnya.

Sementara Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni mengungkapkan, Kabupaten Bogor menjadi penyelenggara yang memiliki beban tertinggi dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 15.000 yang tersebar di 40 kecamatan, 435 desa dan kelurahan.

“Kita punya badan adhoc sampai tingkat bawah di KPPS, kemarin sejumlah 135.000 dan penyelenggaraan Pemilu kemarin jadi penyelenggara terbanyak se-Indonesia,”

“Ikhtiar kami dalam melakukan optimalisasi kinerja terwujud dalam BETTER (Bogor Electoral, Technology, and Research), ini kami lakukan jadi 4 pilot project, salah satunya Bogor Electoral Maps berbasis GIS, jadi ketika teman-teman peserta Pemilu mencari lokasi TPS Kabupaten Bogor, sudah tersedia di Bogor Electoral Maps secara detail hingga alamat,” tegasnya.

Ummi menambahkan, bahwa Bogor Electoral Information System, terdiri dari Sigap, Sicoklit, dan Sipitung. Aplikasi itu digunakan untuk mempermudah rekan-rekan dalam mengakses semua data yang diambil dan dibutuhkan, khususnya partai politik dan umumnya teman-teman masyarakat Kabupaten Bogor.

Sedangkan untuk Bogor Electoral Games ini dedikasikan untuk para pemilih pemula, karena berdasarkan data ada 212.000 pemilih pemula yang potensinya nanti ikut pada Pemilu pada tahun 2024.

“Kemudian untuk Bogor Electoral Education, Kabupaten Bogor, saat ini kami sedang mempersiapkan dua buku berbasis research. Pertama adalah buku penataan Dapil dan kedua buku persiapan manajemen logistik,”

“Ikhtiar perbaikan terus kami lakukan untuk menjadi lebih baik agar selaras dengan slogan KPU Kabupaten Bogor, yaitu better, better, and better atau lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi,” imbuh Ummi.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Kapolda Jatim Cek Lokasi Kapal Tenggelam dan turunkan Tim Pencarian di Rengel Tuban

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mengecek tempat terjadinya kecelakaan perahu penumpang yang tenggelam di sungai Bengawan Solo, penghubung antara dusun Gemblo desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dengan desa Semambung Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (4/11/2021).

Diduga akibat arus sungai yang deras, kapal penyeberangan berpenumpang Rabu, 3 November 2021, sekitar pukul 09.30 WIB, tenggelam.

Menurut keterangan di lokasi kejadian, kapal tersebut berpenumpang 17 orang sudah termasuk awak kapal, dan 7 unit kendaraan bermotor, namun 10 orang berhasil selamat dan dirawat di Rumah Sakit, sedangkan 7 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan didampingi bupati Tuban melakukan pengecekan di posko Ante Mortem yang telah disiagakan tidak jauh dari lokasi kejadian,

Selain itu Kapolda juga meninjau dan melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta menurunkan tim dari Polda untuk membantu proses pencarian korban.

Pencarian korban kapal penyebrangan ini nantinya akan melibatkan semua unsur, baik TNI – Polri, Basarnas daerah, Tagana, dan gabungan dari Organisasi Masyarakat (Ormas), atau ormas keagamaan serta pemuda – pemudi atau masyarakat yang berada di sekitar sungai.

“Tujuannya satu yaitu membantu mencari korban daripada kecelakaan kapal kemarin. Informasi yang kami dapatkan, ada 17 korban, sementara sudah ditemukan 10 orang selamat dan 7 orang pencarian, sedangkan 1 baru saja tadi diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga masih ada 6 orang yang kami cari,” terang Kapolda Jatim saat meninjau di lokasi kejadian.

Langkah selanjutnya, kata Kapolda, yang dilakukan membentuk 6 satgas, masing-masing ada 5 satgas, ada yang melakukan penyusuran di air, kemudian 1 satgas melakukan pencarian di darat.

“Kami tadi sudah sepakat dengan Pak Bupati, dengan Pak Kapolres dan unsur di sini jajaran Dandim yang diwakili Koramil, beserta unsur lainnya,”

“Akan melanjutkan pencarian dengan mengedepankan masyarakat yang ada di sepanjang sungai. Sampai nanti ke bendungan untuk melakukan penyisiran, dan mudah-mudahan 6 orang yang masih dalam proses pencarian ini bisa segera ditemukan,” tandasnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, selanjutnya akan melakukan SOP dalam penyeberangan, untuk pengaturan terhadap masyarakat yang melakukan penyeberangan. Selain itu, kedepan juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat, untuk bisa memantau waktu-waktu tertentu, di mana arus air sudah sangat deras.

“Jadi keselamatan itu paling diutamakan, lalu kegiatan sosial masyarakat juga bisa berjalan. Kami bersama tim gabungan tetap akan melakukan pencarian,” papar Kapolda.

“Mudah-mudahan kita semua bersinergi dan menghadapi masalah ini dengan baik. Saya yakin dan mohon doa, mudah-mudahan nanti yang masih belum ditemukan, bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Berikut data perkiraan 10 korban jiwa Kapal tenggelam di sungai Bengawan Solo yang selamat.

1). Nama : Mujianto /L
TTl : Rembang, 06-07- 991
Alamat : Wonokerto RT.02/ 05 Kc. Sale kab. Rembang.

2). Nama : Arif Dwi Stiawan /L
TTL : Tuban, 39 th.
Alamat. : Ds.Rengel RT.05/06 Kec. Rengel kab. Tuban.

3). Nama : Nofi Andi Susanto /L
TTL : Tuban, 01-03- 1992
Alamat. : Jln. Majapahit Tuban no 32 Sidorejo RT.04 Rw Kec. Tuban kab. Tuban.

4). Nama : Tasmiatun Nikmah/ L
TTL : 33 th
Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 RW.03 Kec. Rengel kab. Tuban.

5). Nama : Abdul Hadi/ L
TTL : Tuban, 9 th
Alamat. : Ds. Maibit Rt.02 Rw. 03 kec. Rengel kab Tuban.

6). Nama : Abdulloh Dimyati ( adim ) /L
TTL : Tuban, 3 th.
Alamat. : Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 kec. Rengel kab. Tuban.

7). Nama : Mas Tarmuji/L
TTL : Bojonegoro Umur 56 th al Ds Rengel Rt 02/04 kec Rengel.

8). Nama : BUDI /L
TTL : 24 th.
Alamat : Ngadirejo RT.03 RW.01 kec. Rengel.

9). Hafis , (L/4 th) alamat Rt 04/02 ds semambung kec Kanor bojonegoro

10). Madiyani (L/62 Th) alamat Rt 02/02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro

Sementara perkiraan data 7 orang yang masih belum ditemukan adalah.

1). TORO, (L/41 Tahun), alamat Wonokerto Rt. 02 Rw. 05 Kec. Sale Kab. Rembang.

2). BASORI, (L/37 Tahun), alamat Ds. Maibit Rt. 02 Rw. 03 Kec. Rengel

3). *KASIAN (L/60 th) sebagai NAHKODA,* alamat Rt 02/ 07 Ds Semambung kec Kanor kab Bojonegoro.

4). ERMA FITRIANTI (P/27 th) alamat Rt 04/02 Ds Semambung Kec Kanor Kab Bojonegoro.

5). MASDIAN PURNAMA (L/27 th) suami dari IRMA FITRIANTI, Alamat Rt 04 / 02 Ds Semambung kec Kanor Kab Bojonegoro.

6). SUTRI (P/60 th), alamat Rengel maibit Tuban

7). Dedy setyo nugroho , 30 th al Rt 2/1 Dsn Secang Desa Ngandong kec Grabakan Kab Tuban.

(***)

Bogor

Kabupaten Bogor Fokus Pembangunan di Level Desa

BERIMBANG.com – Dalam Seminar Nasional (Semnas) Universitas Djuanda Bogor, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa pembangunan di Kabupaten Bogor difokuskan pada level Desa dengan beberapa prioritas.

Ade Yasin menjadi narasumber pada Semnas secara virtual, di Pendopo Bupati, Cibinong, Rabu (3/11/2021).

Semnas Universitas Djuanda mengusung tema menjawab tantangan pembangunan daerah pasca pandemi melalui program Desa membangun dan optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor, kata Ade, secara mayoritas wilayah perdesaan (416 desa), sebagian besar potensi dan kekayaan daerah berada di Desa seperti usaha mikro kecil menengah atau UMKM, petani dan BUMDes, sehingga keberhasilan pembangunan akan dinilai baik jika Desa telah berkembang dan mandiri.

Beberapa prioritas pembangunan Ade Yasin, di Desa antara lain, peningkatan SDM dan digitalisasi Desa melalui sekolah pemerintahan Desa dan Desa presisi.

“Sekolah pemerintahan Desa adalah pertama dan satu-satunya di Indonesia. Data presisi dikumpulkan dengan teknologi 4.0, berbentuk data citra desa dengan resolusi tinggi hingga 5 cm sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menggambarkan potensi Desa,”

“Seperti vegetasi, biodiversity, konsumsi pangan per bulan, uang berputar, sebaran rumah tidak layak huni, peta infrastruktur, dan lain-lain. Data ini akan jadi acuan untuk merencanakan program pembangunan di Desa agar efektif dan tepat sasaran,” jelas Ade Yasin.

Selanjutnya, kata Ade, meningkatkan perekonomian melalui penguatan BUMDes dan festival wisata Desa, percepatan pembangunan infrastruktur Desa dengan program wifi gratis di 240 titik blank spot, bedah kampung, perbaikan Rutilahu, program hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah kerjasama dengan Unida dan The Hud Institute, penuntasan 215 jembatan rawayan kerjasama dengan TNI.

“Kemudian ada program Stimulus Satu Milyar Satu Desa (Samisade). Di masa pandemi Ini, program Samisade dengan pola padat karya diharapkan dapat membawa dampak penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil di akar rumput dan menciptakan multiplier effect yang mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian SDG’s desa,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, program pendukung Desa membangun juga diluncurkan seperti bantuan sewa toko dan bantuan peralatan pemasaran UMKM, bantuan bibit tanaman dan ikan, pembangunan lumbung pangan dan lantai jemur padi, bantuan mesin peralatan pertanian, asuransi tani, fasilitas Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), termasuk optimalisasi Graha Pancakarsa sebagai jaring pengaman sosial.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus mendorong Desa untuk mengoptimalkan BUMDes,”

“416 Desa di Kabupaten Bogor sudah memiliki BUMDes dengan kategori, 6 BUMDes mandiri, 16 BUMDes maju, 63 BUNDes berkembang, 331 BUMDes dasar. Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 25 BUNDes di Kabupaten Bogor yang sudah memperoleh keuntungan, 18 BUMDes sudah berkontribusi pada perekonomian desa,” tambahnya.

Alhamdulillah, lebih lanjut kata Ade, hasilnya Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Bogor tahun 2021 yang ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi adalah 29 Desa mandiri, 131 Desa maju, 256 Desa berkembang, dan nol desa tertinggal.

“Saya berharap, perguruan tinggi punya Desa binaan secara aktif dan fokus. Saya rasa ini dampaknya akan sangat besar untuk mempercepat pembangunan Desa,”

“Karena pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh pemangku kepentingan termasuk akademisi dan perguruan tinggi, dunia usaha, pers dan segenap komponen civil society harus berperan dan ikut bertanggung jawab dalam pembangunan bangsa,” tandas Ade.

Bupati Ade yasin juga mengajak para lulusan perguruan tinggi yang berasal dari Desa, kembalilah ke Desa. Berusaha di Desa dan optimalkan BUMDes dengan manajemen yang baik, kreativitas dan berbagai inovasi.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Capaian Vaksinasi COVID-19 Kabupaten Bogor 50,54%, Bupati: Wilayah Kami Luas

BERIMBANG.com – Upaya percepatan vaksinasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Sinergi dengan TNI, Polri dan seluruh stakeholder dilakukan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah.

Pemerintah pusat menargetkan Kabupaten Bogor melaksanakan vaksinasi 4.225.790 orang atau sebanyak 8.451.580 dosis sampai dengan Desember 2021.

Capaian vaksin Kabupaten Bogor, data per 2 November 2021, dosis pertama sebanyak 2.135.630 atau setara 50,54%, dosis kedua 1.403.332 atau setara 33,21%, dosis ketiga untuk tenaga kesehatan 11.896 atau setara 90,57%. Total tercapai 3.550.858 dosis.

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan bahwa vaksinasi terkendala wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang mencapai 5,4 juta jiwa, atau 11,24 persen penduduk Jawa.

Maka Kabupaten Bogor, kata Ade, tidak bisa dibandingkan dengan kota kabupaten lain yang jumlah penduduknya lebih sedikit.

Perlu diketahui saat ini Kabupaten Bogor berstatus PPKM level 3. Walaupun capaian vaksin lebih dari 50% tapi vaksinasi lansia dibawah 40%.

Sedangkan syarat turun ke level 2 harus 50 persen vaksinasi dan 40 persen vaksinasi lansia. Jadi penentuan level PPKM yang menentukan adalah pemerintah pusat.

Ade mengungkapkan, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, Kabupaten Bogor memiliki target vaksinasi terbanyak di tingkat daerah, yakni 4,2 juta jiwa, atau 8,5 juta dosis vaksin.

“Saat ini kami juga mengalami, keterbatasan Nakes untuk menjangkau pelosok-pelosok desa,” katanya. “Jumlah penduduk kami terbanyak se-Indonesia, selain itu wilayahnya pun sangat luas,”

“Masih ada warga kami yang harus berjalan kaki sejauh 2 km hingga 4 km dari dusun untuk menjangkau lokasi vaksinasi, baik itu di kantor desa maupun kecamatan,” ungkap Ade Yasin.

Ketersediaan vaksin, lanjut Ade, cukup, hanya saja ada kendala berkaitan dengan kesulitan jangkauan, karena luasnya wilayah kami, sehingga jauh untuk mengadakan vaksinasi di desa-desa, terutama di daerah pelosok dan harus dilakukan secara jemput bola.

“Kesulitan ini juga telah dikeluhkan oleh para kepala desa seperti di Kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Cariu, Tanjungsari, dan Nanggung. Mereka mengeluh tentang jangkauan masyarakat ke desa,”

“Jadi ada masyarakat yang kalau jalan kaki, mereka mungkin tidak sanggup karena jauh. Jadi saya kira perlu penjemputan dari desa ke lokasi mereka,” ujar Ade.

Meski demikian, Ade Yasin tetap optimistis bisa mencapai target 70 persen di akhir tahun, meskipun ada kendala jangkauan luas wilayah tersebut.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya untuk mengakselerasi vaksinasi dengan cara kolaborasi dan sinergitas dengan TNI, Polri, dan seluruh stakeholder,”

“Untuk itu kepada pemerintah pusat, selain terus membantu memenuhi kebutuhan dosis vaksinasi, harus juga dapat membantu memenuhi kebutuhan Nakes beserta biayanya,” kata Ade.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Kapolsek dan Kasat se-Jatim

BERIMBANG.com – Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan Pejabat Utama Polda Jatim, gelar pelatihan peningkatan kemampuan kepada seluruh Kapolsek dan Kasat se-Jawa Timur, pada Rabu (3/11/2021).

Pelatihan peningkatan kemampuan yang digelar oleh Polda Jatim ini, bertujuan untuk menjaga Kamtibmas di tengah pandemi covid-19, sesuai dengan Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab (TWT), dalam rangka mewujudkan polri yang Presisi di era Police 4.0.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim didampingi Wakapolda Jatim dan Karo SDM Polda Jatim menyampaikan, agar seluruh jajaran mengetahui tugas wewenang dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas pokok, harkamtibmas, melindungi mengayomi masyarakat, dan penegakan hukum.

“Harapannya dengan pelatihan dan peningkatan kemampuan ini seluruh Kapolsek dan Kepala satuan di jawa timur lebih adaptif terkait dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” harapan Kapolda Jatim.

Kapolda juga berpesan kepada Kapolsek dan Kasat dalam penanganan covid-19 yang masih terus ada di sekeliling kita, ini terus menerus harus diketahui dan dilaksanakan oleh seluruh kapolsek dan Kasat,

tentunya dengan adanya pelatihan peningkatan kemampuan ini yang diikuti seluruh Kapolsek dan Kasat, berikutnya untuk bisa bekerja yang lebih baik, bisa merespon perubahan-perubahan yang terjadi, bisa berkomunikasi dengan seluruh stakeholder terkait.

“Tidak lupa kita semua terus berdoa mudah-mudahan semuanya bisa diberi kesehatan, kekuatan sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan dengan baik,”

“Saya kira penting ini semua untuk dilakukan, saya harap para Kapolsek dan Kasat juga memberi pelatihan kepada para anggota di bawahnya, karena kalau anggota bisa bekerja dengan baik, tentunya organisasi akan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.(***)