Bulan: Juli 2021

Daerah

Panglima TNI, Kabaharkam dan Forkopimda Jatim Cek Penggunaan Aplikasi Tracer Silacak

BERIMBANG.com Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dampingi Panglima TNI serta Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) melakukan kunjungan di Jawa Timur, pada Sabtu (31/7/2021).

Dalam kunjungannya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, melakukan pengecekan terhadap tim Nakes dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa di lapangan.

Pengecekan tersebut dilakukan di sejumlah Puskesmas di Jawa Timur, diantaranya Puskesmas Porong Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Singosari, dan Puskesmas Polowijen Blimbing.

Disetiap kunjungannya, Panglima TNI dan Kabaharkam melakukan pengecekan kepada anggota TNI Polri di lapangan, terkait kemampuan dalam melakukan Tracing, Testing dan Treatment (3T) dengan menggunakan Aplikasi Silacak.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam melakukan 3T kepada masyarakat yang terpapar covid-19, guna percepatan penanganan kasus di Puskesmas dimasing-masing daerah.(***)

DaerahJakarta

Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

BERIMBANG.com Jakarta – Dalam dua tahun terakhir, pandemi Covid-19 telah merenggut banyak hal dari kehidupan kita. Tak pelak, kondisi ini pun memunculkan berbagai macam keprihatinan bagi masyarakat Indonesia, seperti naiknya angka kemiskinan yang dibarengi dengan melonjaknya pengangguran.

Data per 28 Juli 2021 pada laman https://covid19.go.id/, jumlah pasien yang terinfeksi positif Covid-19 secara nasional berjumlah 3.287.727 orang. Angka tersebut meningkat 47.791 kasus dibandingkan hari sebelumnya.

Namun, sejak pemerintah menggulirkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, terdapat tren penurunan mobilitas hampir di semua wilayah. Dimana pembatasan pergerakan masyarakat menjadi faktor penting salah satu upaya pemutusan transmisi Covid-19.

Bersyukur, kondisi kini pun berangsur membaik setelah diterapkannya PPKM. Kasus aktif, positivity rate, dan kasus harian menurun, serta terjadi peningkatan kesembuhan yang mulai terlihat pada pekan ketiga pelaksanaan PPKM.

Peningkatan ini harus dibarengi dengan optimisme dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Masyarakat juga harus memberikan dukungan dari kebijakan yang dilakukan pemerintah, seperti mematuhi protocol kesehatan, PPKM, dan mengikuti vaksinasi.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan lebih dari 46 ribu paket secara nasional, serentak kepada masyarakat di seluruh Indonesia, agar dapat bertahan hidup di
tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengatakan kebijakan pemerintah dengan membuat PPKM Level 4 bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Kebijakan yang sedianya berakhir pada 25 Juli 2021 lalu ini, kini resmi diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Pemerintah sadar, kebijakan ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat, dan berdampak pada ketidakmampuan masyarakat yang kesulitan dalam mencari nafkah.

“Insan Pengayoman melalui program pemberian bantuan sosial ‘Kumham Peduli, Kumham Berbagi’, mencoba turut berempati kepada masyarakat dan ASN Kemenkumham yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Yasonna saat memberikan bantuan sosial secara simbolis, Kamis pagi (29/07/2021).

Melalui program bantuan sosial yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal, tercatat Kemenkumham memberikan total bantuan sosial sebanyak 46.614 paket dan dana sosial sebesar 700 juta rupiah.

Paket tersebut diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19.

Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Adapun paket bantuan sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi per orang diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, dan susu.

“Kegiatan kita pada hari ini adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial, rasa welas asih serta semangat untuk berbagi,” kata Yasonna di lapangan upacara Kemenkumham.

Kegiatan ini, kata Yasonna, selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk melakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan, yang salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.

“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain,” ucap Yasonna.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membantu meringankan beban mereka yang secara langsung terdampak pandemi Covid-19,” kata Laoly.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Insan Pengayoman yang telah peduli, mampu berbagi atas dasar keikhlasan dan kesadaran,” tutupnya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto mengatakan selain berkonsentrasi di Kemenkumham dan wilayah Jabodetabek untuk unit pusat, kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, semua pihak termasuk masyarakat harus mau bekerja sama, bergotong royong untuk menghadapi ujian yang berat ini,” kata Andap.

“Kerja keras pemerintah Insya Allah bisa berhasil, jika disertai dengan dukungan dan kesadaran dari masyarakat,” lanjutnya.

“Pesan kami kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, jangan cemas, selalu berpikir positif yang disertai optimisme, selalu patuhi protokol kesehatan, dan mengikuti vaksinasi,” tutupnya.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini dengan bekerja sama dengan Pengwil DKI Jakarta INI dan tentunya melibatkan seluruh ASN Kemenkumham di lingkungan Kanwil DKI Jakarta.

Pelaksanaan Bhakti Kemenkumham Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19 Kanwil DKI Jakarta, terpusat di Rumah Bersama Sekretariat Pengwil INI dan IPPAT DKI Jakarta, Tebet Jakarta.

Dalam kesempatan kali ini, Kakanwil Ibnu Chuldun menerima Bantuan Sosial langsung dari Menkumham sebesar 100 juta rupiah di Graha Pengayoman yang selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat.

Sementara itu Kepala Divisi Administrasi menyerahkan bantuan sosial di Aula Kanwil, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM di Rumah Bersama Sekretariat Pengwil INI dan IPPAT DKI Jakarta, Kepala Divisi Keimigrasian di Kanim Jakarta Selatan dan Kepala Divisi Pemasyarakatan di RS Pengayoman Cipinang.

(Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta)

Daerah

Sinergitas Forkopimda Jatim dan Segenap Elemen Sukseskan Serbuan Vaksinasi

BERIMBANG.com Berkat kerjasama yang baik, sinergitas dari seluruh elemen strategis, baik Forkopimda Provinsi, maupun Forkopimda Kabupaten Kota, Jawa Timur berhasil menduduki peringkat tertinggi dalam vaksinasi secara dosis.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur saat mengecek serbuan vaksinasi di Lapangan Thor, Jalan Padmosusastro, Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, pejabat utama Polda Jatim, serta Forkopimda Kota Surabaya, melakukan pengecekan serbuan vaksinasi. Kamis siang (29/7/2021).

Usai mengecek jalannya serbuan vaksinasi, Gubernur Jatim beserta rombongan menyampaikan, sampai dengan data per tanggal 28 Juli 2021 Jatim masih tertinggi di dalam vaksinasi secara dosis, jadi penggunaan dosis sudah mencapai lebih 23 persen.

“Kemudian dosis kedua kami sudah hampir 3 juta, mudah-mudahan akan terus terjaga stamina yang luar biasa, sinergitas yang luar biasa, dan semangat masyarakat se-Jawa Timur yang sudah bergerak mengikuti vaksinasi secara masif,” papar Gubernur Jatim dihadapan awak media.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menjelaskan. Hari ini hulunya harus di maksimalkan menggunakan masker dan Protokol Kesehatan (Prokes) lainnya, dan hulu yang paling signifikan adalah vaksinasi. Hilirnya kuratif.

Sementara, Pangkoarmada ll Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto menyampaikan. Kegiatan serbuan vaksinasi kali ini ditargetkan sebanyak 25 ribu dosis dibagi dua hari, dalam satu harinya ditargetkan 12.500 dosis.

Vaksinasi ini lakukan oleh tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 406 orang, 300 diantaranya dari pemerintah Kota Surabaya, 106 dari TNI gabungan.

“Keberhasilan kegiatan ini juga tidak luput dari kesadaran dari keluarga besar Surabaya. Arek-arek Surabaya yang memang sangat antusias untuk menjaga dirinya, apabila terserang wabah covid-19,” ungkapnya Pangkormada ll.

“Kami tidak akan pernah berhenti untuk berkontribusi bersama-sama dengan pemerintah lainnya, dengan pejabat di Provinsi Jawa Timur dan juga di seluruh wilayah, bersama-sama mensukseskan dan juga melaksanakan apa yang diberikan amanah oleh pimpinan negara Bapak Presiden Republik Indonesia,” pungkasnya Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto.(***)

Bogor

Warga Pertanyakan Tertib Administrasi Penerbitan Penggabungan Sertipikat di BPN Kab. Bogor

BERIMBANG.com Tertib administrasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, menjadi pertanyaan publik, pasalnya surat berharga Buku Sertipikat Tanah yang masih memiliki dua Sertipikat Induk tidak diminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.

Diduga dua Induk Sertifikat tersebut telah berubah Haknya menjadi satu sertipikat dengan kata lain Penggabungan Sertipikat.

Hal tersebut diungkap oleh seorang warga Kabupaten Bogor, inisial RR mengaku diminta oleh perusahaan untuk kepengurusan surat sertipikat tanah.

Bermula, RR merasa janggal ketika inisial W Salah satu staf Perusahaan tersebut memberikan keterangan dugaan penggabungan dua sertipikat telah selesai proses menjadi satu Sertipikat, padahal dua sertipikat induk itu masih ditangan RR.

Dua diantara data yang RR tunjukan fisik buku sertipikat induk yang dipegangnya itu masih utuh, pengakuannya, ia tidak pernah mendapat kabar bila sertipikat itu akan digabung menjadi satu.

“Saya dengar informasi, sertipikat yang saya pegang itu sudah muncul sertipikat penggabungan,” ujarnya, “Saya heran kenapa bisa sertipikat penggabungan jadi, padahal dua sertipikat itu masih di saya,” terang RR, beberapa waktu lalu.

RR pun mencari informasi valid tentang dugaan penggabungan sertipikat yang dipegangnya itu. Kabar bersambut, lalu ia memperlihatkan foto hasil penggabungan yang ia dapatkan beserta daftar list yang sudah menjadi hak guna bangunan, salah satunya Sertipikat Hak Guna Bangun Nomor: 1XXXX.

Terpisah, keterangan Kepala seksi penetapan Hak dan Pendaftaran, BPN Kabupaten Bogor, Soleh Hendrawan menjelaskan sarat penggabungan sertipikat, di kantornya dalam ruangan, Jumat (23/7/2021) lalu.

Menurut Soleh, penggabungan dua surat menjadi satu surat Sertipikat wajib ada dua Sertipikat induk yang harus di lampirkan, bila tidak ada dua sertipikat induk yang disertakan, “Gak bisa lah itu sudah sarat mutlak,” Ucap Soleh.

Informasi kebenaran dua surat Sertipikat menjadi satu surat atau Penggabungan Sertifikat, Soleh menjanjikan akan melakukan pengecekan setelah mendapatkan data tersebut, “Sebelum ngasih keterangan dicek dulu (kebenaran datanya-red),” katanya.

Esoknya pada (24/7/2021) usai Redaksi memberi data yang diminta Soleh Hendrawan untuk klarifikasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA), ia menjawab, “Oke nanti sy (saya) cek. Tks,” balasnya,

Kemudian (26/7/2021), Soleh membalas kembali redaksi melalui WA, “Waslm (wa’alaikumsalam-red),” ketiknya.”Sy (saya) lg (lagi) wfh (Work From Home/Bekerja dirumah). Nanti ya,  lg (lagi) dicek dulu,” balasnya.

Hingga berita ini dimuat, Kamis, 29 Juli 2021, Soleh Hendrawan belum menjawab janji kepada Redaksi, untuk pengecekan kebenaran tersebut.

Untuk diketahui, persyaratan yang diperlukan Permohonan Penggabungan bidang Tanah kepada Kantor Pertanahan, dikutip dari laman layanan pertanahan BPN, dibawah ini:

1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup; 2. Surat Kuasa apabila dikuasakan;

3. Fotokopi identitas pemohon (Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket; 4. Sertipikat asli.

(Tengku Yusrizal)

Daerah

Kapolda Jatim Lakukan Pengecekan Vaksinasi di Kampus Ubhara Surabaya

BERIMBANG.com Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim melakukan pengecekan serbuan vaksinasi di Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya, Kamis (29/7/2021).

Kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Ubhara ini dilakukan oleh tenaga vaksinator dari tim dokter Biddokes Polda Jatim, dan diikuti sebanyak 1000 mahasiswa, namun dibagi menjadi 4 tahap, tiap tahapnya diikuti 250 mahasiswa.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta memaparkan, dalam serbuan vaksinasi yang dilakukan bersama pemerintah Provinsi maupun Kodam V/Brawijaya beserta Pangkormada ll, melaksanakan kegiatan vaksinasi secara serentak yang dilaksanakan beberapa tahap.

Kegiatan vaksinasi komunitas kepada Mahasiswa atau Mahasiswi serta tenaga pengajar bertujuan untuk mendukung program pemerintah, untuk membentuk herd immunity di lingkungan Kampus. Sehingga diharapkan dapat mempercepat penanganan covid 19.

“Kemarin kita telah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di Universitas Negeri Malang, Kemudian beberapa hari yang lalu di Surabaya melaksanakan vaksinasi di SMPN 1, SMPN 6, SMAN 2, SMAN 5, dan Trimurti. Kemudian minggu depan kita akan melakukan hal yang sama di Universitas Merdeka Malang dan Universitas Brawijaya,” paparnya.

“Sedangkan Pangkormada ll juga melaksanakan kegiatan vaksinasi yang sama, pesertanya adalah masyarakat lingkungan sekitar, baik dari adik-adik mahasiswa maupun dari masyarakat,” tambahnya.

Kapolda Jatim juga menjelaskan, hal ini menjadi penting bagi masyarakat, untuk melaksanakan vaksinasi dengan harapan agar bisa menciptakan hard immunity dalam penanggulangan covid-19.

“Meskipun sudah divaksinasi saya minta kita semua tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes), karena pelaksanaan Prokes merupakan senjata utama dalam menghadapi covid, dengan 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, Menjaga kerumunan dan menghindari kegiatan yang tidak penting,” tandasnya.

“Saya titip pesan buat adik-adik bahwa menimba ilmu merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua, sehingga dengan divaksin nanti situasi belajar mengajar mudah-mudahan lebih membaik, semoga ke depan bisa dilaksanakan proses belajar mengajar tatap muka secara langsung,”

“Namun karena situasi sekarang masih seperti ini, kita ikuti anjuran dari pemerintah. Sekarang tata cara belajar sekolah masih dilaksanakan melalui online atau daring,” ujarnya Kapolda Jatim didampungi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Kapolda juga berpesan kepada mahasiswa Ubhara untuk menyampaikan kepada keluarganya yang belum melakukan vaksinasi, untuk segera melakukan vaksinasi, dengan cara mendaftar ke Babinsa, Babinkamtibmas ataupun ke satuan TNI Polri yang terdekat, karena secara teratur akan melaksanakan program ini.

“Lalu untuk Jawa Timur sendiri kita adalah salah satu provinsi yang tertinggi dalam melaksanakan vaksinasi, ini tentunya berkat dukungan seluruh masyarakat yang memahami betul terkait dengan pentingnya vaksinasi, yang menjadi bagian dari strategi penanganan covid,”

“Lalu yang terakhir mari kita semua berdoa mudah-mudahan Tuhan Yang Mahakuasa memberi kita kesehatan, kekuatan, sehingga kita bisa melaksanakan tugas ke depan lebih baik,” Pungkas Irjen Pol Nico Afinta saat melakukan pengecekan di Ubhara.(***)

Daerah

Mengendarai Motor, Pangdam dan Kapolda Jatim Cek Penanganan Pasien Covid di Kab. Gresik

BERIMBANG.com Gresik – Berangkat dari Makodam V Brawijaya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Keduanya didampingi pejabat utama (PJU) Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim. Rabu (28/7/2021) siang,

Mereka berkeliling mengendarai motor dari Surabaya menuju ke Gresik, untuk melakukan pengecekan penanganan pasien Covid-19.

Tujuan pertama, Pangdam dan Kapolda menuju ke Gor Stadion Joko Samudro, Kabupaten Gresik.

Tiba di ruang pemantauan pasien, di stadion joko samudro, Pangdam dan Kapolda berbincang dengan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Gor joko samudro, yang dipergunakan tempat isolasi pasien Covid-19.

Usai mendapatkan penjelasan dari nakes, rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Puskesmas Gending, yang berada di Jalan Veteran nomor 175 Kecamatan Kebomas Gresik.

Disini Pangdam dan Kapolda kembali berbincang kepada perawat jaga. Mulai dari penanganan pasien, Tracing, ketersediaan oksigen, maupun penanganan warga jika ada yang positif Covid-19.

Dijelaskan oleh salah satu perawat jaga, bahwa sampai saat ini tracing sudah dilakukan. Selain itu, saat ini sudah banyak yang sembuh dari Covid-19, meski masih ada warga yang dirawat dan melakukan isoman.

Dalam giat tersebut hadir juga Bupati Gresik, Kadinkes, Kapolres dan Dandim Kabupaten Gresik.

Usai dari Puskesmas, Pangdam dan Kapolda jatim menuju ke Posko PPKM di Kantor Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik. Pangdam dan kapolda jatim di kantor kelurahan kembali berbincang dengan Lurah Gending terkait dengan penanganan Covid-19.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, menjelaskan, hari ini pihaknya bersama Kapolda Jatim melaksanakan pengecekan pelaksanaan isolasi terpusat di Gor Joko Samudro. Saat ini ada 65 pasien Covid-19 yang sedang dirawat, angka ini menurun dari angka sebelumnya yang mencapai 90 orang.

“Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri juga sudah menyiapkan isolasi-isolasi terpusat di tingkat Kecamatan. Harapannya memudahkan pemantauan pasien yang isolasi terpusat,” jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, usai melakukan peninjauan di Kabupaten Gresik, Rabu (28/7/202) petang.

Ditambahkan pangdam, selain melakukan pengecekan di Posko PPKM Puskesmas, pihaknya juga melihat sejauh mana kegiatan di Posko PPKM.

“Petugas ini rata-rata sudah memahami dan mengerti akan tugasnya. Yang menonjol saat ini yakni soal tracing, gimana petugas puskesmas, Babinkantibmas, Babinsa maupun relawan masih mendalami aplikasi Silacak,” tambahnya.

Nantinya pelaksanaan tracing tetap akan terus dilakukan, namun datanya dilaporkan secara manual dari puskesmas ke dinkes dengan menghimpun seluruh kabupaten gresik baru dilaporkan ke aplikasi silacak.

“Sedangkan dari polda juga sama, anggota babinkantibmas melaporkan ke Polsek, Polsek melaporkan ke Polda sehingga Polda akan menghimpun secara keseluruhan dan membuat data pembanding, hal serupa juga dilakukan oleh Babinsa, melaporkan ke Koramil sampai ke Kodam,” pungkasnya.

Usai melakukan pengecekan dan terakhir di Kantor Desa, Pangdam dan Kapolda Jatim memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4 yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah.

Sebelumnya, Pangdam dan Kapolda juga melakukan pengecekan yang sama kemarin, Selasa (27/7/2021) di Kabupaten Sidoarjo.(***)

Bogor

Pemerintah Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong Salurkan BLT DD Tahap Tiga Tahun 2021

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT ) Dana Desa (DD) tahap 3 Tahun 2021. Rabu (28/07/2021) pagi tadi

Penyaluran BLT DD tersebut yang langsung di hadiri Kepala Desa Ciadeg yang di dampingi Babinsa, Baninmas Desa Ciadeg, juga di hadiri Pendamping Desa, BPD, LPM, Satpol PP, dan Linmas, bertempat di Aula Kantor Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor

Wahyu Rahayu, Kepala Desa Ciadeg mengatakan, Hari ini pihaknya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap tiga kepada Seratus Tiga Puluh Lima (135)  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19.

“Seratus Tiga Puluh Lima KPM tersebut masing – masing menerima  sebeser Tiga Ratus Ribu Rupian (300.000) dari BLT DD tahap tiga tahun 2021. Semoga warga kami (KPM) yang menerima bantuan BLT ini merasa terbantu, dan kami berharap untuk warga bila tidak ada berkepentingan lebih baik diam di rumah demi terhindarnya dari penularan Cobid-19, ” ungkapnya

Pantauan Berimbang.com dilokasi, pada kegiatan penyaluran BLT DD di Desa Ciadeg berjalan lancar dan tertib dengan menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes)

(Na)

Daerah

Patroli Forkopimda Jatim Cek Tempat Isoter dan 3T di Posko PPKM Sidoarjo

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur melakukan patroli menggunakan kendaraan roda dua berkeliling di kawasan Sidoarjo, dalam rangka pengecekan tempat isoter, serta pelaksanaan Testing, Tracing, dan Treatment di Posko PPKM Mikro Sidoarjo, pada Selasa (27/7/2021).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, melakukan Patroli dengan mengendarai kendaraan roda dua,

didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, serta Dandim 0816 dan Kapolres Sidoarjo, melakukan pengecekan tempat Isolasi Terpusat (Isoter), pelaksanaan 3T di posko PPKM Mikro yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan diawali dengan patroli menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, dan Puskesmas di kecamatan Candi Sidoarjo, untuk meninjau pelaksanaan Isoter dan pelaksanaan 3T, guna memastikan pelaksanakan sesuai alur tracing yang ditentukan.

Selain itu, dalam kegiatan ini Kapolda dan Pangdam juga melakukan pembagian paket sembako kepada warga di desa Buduran, bertujuan untuk memelihara kamtibmas dan membantu meringankan beban warga masyarakat yang terdampak dengan diberlakukannya kebijakan PPKM Level 4.

Kegiatan diakhiri dengan meninjau Posko PPKM Mikro di Desa Buduran untuk memastikan pelaksanann 3T serta pemberian bantuan sosial berupa
150 peket sembako, kepada masyarakat di desa Buduran Sidoarjo.

Hal ini dilakukan sebagai upaya TNI-Polri memantau Kamtibmas dan menyalurkan Bansos, agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 atau pemberlakukan PPKM.(***)

Daerah

Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Tanggulangi covid-19

BERIMBANG.com Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo bersama Pejabat Utama Polda Jatim, mendampingi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) Komisaris Jenderal Polisi Arief Sulistyanto, saat kunjungan di Malang, dalam upaya penanganan covid-19, Selasa (27/7/2021).

Usai melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda kota Malang, di Balai Kota Malang. Kabaharkam Polri lanjut memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Komunitas Papua di Malang, Arema, dan Dinas Perhubungan Kota Malang.

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengatakan, kunjungannya di Kota Malang ini dalam rangka Operasi Amanusa dan memberikan asistensi pelaksanaan PPKM level 4, sekaligus meninjau pelaksanaan pengelolaan dan penanggulangan pandemi covid-19.

“Tadi Pak Walikota sudah menyampaikan langkah-langkah yang sudah dilakukan dan saya katakan luar biasa, Wali Kota Malang dan jajaran Forkopimda sangat kolaboratif membangun sinergitas untuk menyelamatkan warga masyarakat dari pandemi covid-19 ini,” paparnya.

Lebih lanjut Kabaharkam Polri menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan sangat komprehensif, mulai dari penanganan masalah-masalah yang bisa mempercepat proses penanggulangan covid di Kota Malang.

Dan ini juga didukung oleh kesadaran warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, mengikuti apa yang diarahkan oleh pemerintah untuk melakukan isolasi, kemudian diberikan bantuan obat-obatan dan bantuan sosial, sehingga tidak terjadi kendala dalam pelaksanaan penanggulangan covid-19 ini.

“Diharapkan rekan-rekan media juga membantu apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, dan ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia,” Jelasnya, usai memberikan Bansos kepada masyarakat Malang.

“Yang perlu saya ingatkan bahwa penanggulangan pandemi ini tanggung jawab kita bersama. Covid-19 tidak melihat status seseorang. Dia akan menyerang siapa saja. Oleh karena itu yang harus kita tekankan kepada seluruh warga masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan,”

“Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan ini yang harus terus digelorakan di seluruh warga masyarakat,” tandas Komjen Pol Arief Sulistyanto.

Selain itu, Kabaharkam Polri menambahkan, penanggulangan ini harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Bukan tanggung jawab Walikota saja, bukan tanggung jawab Dandim dan Kapolres saja, tapi juga seluruh warga masyarakat dan seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama saling bahu-membahu, bersama-sama untuk menanggulangi covid-19 ini,” Pungkasnya.(***)

Jabodetabek

MPLS Sukses, Usep Kasman : Dengan Pembelajaran Online, Kemandirian Siswa Dapat Terbentuk

BERIMBANG.com, Depok – Kegiatan pelaksanaan MPLS di SMAN 1 Kota Depok berjalan lancar walalupun pelaksanaannya dilakukan secara virtual atau secara daring tetapi tidak menghilangkan siswa siswa untuk tidak semangat.

Kepala SMAN 1 Depok, Usep Kasman, bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sudah dilaksanakan secara virtual, bahkan berjalan lancar dan sukses. Hal tersebut, semoga kegiatan daring ini dapat mengisi kekosongan kegiatan belajar tatap muka walaupun tidak bisa menggantikan 100% kegiatan tatap muka.

“ Dengan belajar daring diharapkan kemandirian, keuletan, dan sikap pantang menyerah dari siswa dapat terbentuk. Karena dengan sikap-sikap itulah belajar daring dapat berhasil. Tanpa kemandirian, keuletan, dan sikap pantang menyerah, siswa tidak akan mendapatkan apa-apa ketika belajar daring,” ucap Usep.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat (Jabar), I Made Supriatna mengungkapkan, bahwa proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 yang berlangsung sejak 7 Juni 2021 lalu, sudah berakhir dan berjalan cukup kondusif. Sementara, jumlah total pendaftar calon peserta didik sebanyak 29.796. Namun yang diterima di 15 SMAN dan empat SMKN di Kota Depok, Jawa Barat hanya sebanyak 5.673 siswa.

” Selanjutnya, proses kegiatan belajar mengajar secara online akan dimulai pada Senin, 26 Juli 2021. Sedangkan saat ini tengah berlangsung secara online tahap masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Adapun proses belajar mengajar secara online akan terus berlangsung hingga keluarnya keputusan pemerintah diperbolehkannya proses belajar mengajar tatap muka,” ujar I Made beberapa

Sementara itu, Ketua pelaksana MPLS Harti Kasidjah menerangkan, bahwa tujuan kegiatan MPLS ini digelar, meliputi Pengenalan Lingkungan Sekolah (Profil Sekolah, Guru dan Karyawan Sekolah), Keluarga Sadar Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Anti Narkoba, dan Tata Tertib berlalu lintas. Lalu Sekolah Ramah Anak (SRA), Sekolah Sehat dan Adaptasi Kebiasaan Baru di masa Pandemi Covid-19, Penguatan Pendidikan Karakter (Tata krama, Kreatif, Sehat, Cerdas, dan produktif, Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Pancasila, Pendidikan Kepramukaan, Pembelajaran Jarak Jauh dan Informasi Pembelajaran Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 serta Pengenalan Kegiatan Ekskul.

“Artinya, dengan mengikuti MPLS ini, saya berharap seluruhnya dapat memiliki gambaran tentang sekolahnya yang baru yaitu, SMAN 1 Depok. Jadi, bisa mengikuti dan mentaati aturan serta kebiasaan sekolah,” pungkas Harti.

Seperti diketahui, kegiatan MPLS di SMAN 1 Depok yang dilaksanakan secara virtual ini juga menghadirkan narasumber/pemateri dari luar sekolah, diantaranya Kepala Dinas Kesbangpol Kota Depok, Hakim Siregar dengan materi ‘Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Pancasila’, Polrestro Depok, Iptu Sukasto dengan materi ‘Keluarga Sadar Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Anti Narkoba, dan Tata Tertib berlalu lintas’, Kepala Dinas DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari dengan materi ‘Sekolah Ramah Anak (SRA)’, dan Puskesmas Depok Jaya, dr. Mohammqd Rizki dengan Materi ‘Sekolah Sehat dan Adaptasi Kebiasaan Baru di masa Pandemi Covid-19’.

Sedangkan narasumber/pemateri dari SMAN 1 Depok menghadirkan Usep Kasman dengan materi Kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi tentang Membangun Manusia Unggul Jawa Barat, Rosalinah dengan materi Pengenalan Lingkungan Sekolah (Profil Sekolah, Guru dan Karyawan Sekolah), Sri Mulyani dengan materi Penguatan Pendidikan Karakter (Tata krama, Kreatif, Sehat, Cerdas, dan Produktif, M. Nuraziz dengan materi Pendidikan Kepramukaan, Siti Rofingah dengan materi Pembelajaran Jarak Jauh dan Informasi Pembelajaran Tahun Pelajaran 2021/2022 dan Harti Kasidjah dengan materi Pengenalan kegiatan ekstrakulikuler.

Kemudian, kegiatan MPLS yang berlangsung secara virtual di SMAN 1 Depok dan dilaksanakan sejak tanggal, 19, 21, 22, 23, ditutup pada 24 Juli 2021 oleh Kepala SMAN 1 Depok Usep Kasman.

Iik