Bulan: Oktober 2020

Jabodetabek

H Acep : Kita Dukung Pradi Afifah Untuk Perubahan Memajukan Pendidikan

BERIMBANG.com, Depok- Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, Ustad Achmad Solechan mengatakan, Depok berasal dari kata Padepokan yang berarti tempat belajar atau tempat menuntut ilmu. Ditengah hingar bingarnya perhelatan Pilkada Kota Depok saat ini, kehadiran dan keterlibatan Tim Depok Begaya Bidang Pendidikan memiliki peran yang sangat penting.

“Keterlibatan aktif Depok Begaya untuk memenangkan calon yang peduli dengan pendidikan menjadi sangat relevan dengan nama Depok itu sendiri. Dan calon pasangan yang peduli dengan pendidikan ada di Pradi-Afifah,” kata Ustad Achmad Solechan saat memberikan pembekalan pada Tim Depok Begaya didampingi Ketua Umum Depok Begaya, H Acep Azhari, Wisata Guci, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2020).

Solechan dengan tegas mengkritisi dari kacamata NU, selagi Depok di pegang oleh partai yang sudah 15 tahun berkuasa akan sulit berubah. Karena yang nampak bagus itu hanya bungkusannya. Isinya tetap sama tidak ada perubahan, akan tetap jalan ditempat.

“Depok harus berubah. Syaratnya ganti pemimpin yangg didukung oleh partai yang mau menerima keragaman,” tegasnya.

Sementara Ketua Umum H. Acep Azhari menuturkan, Depok juga dikenal dengan Kota Pendidikan, yang mana di Depok ini sudah dikelilingi universitas dan sekolah-sekolah swasta yang berprestasi. Bahkan para guru swastapun punya andil dalam menciptakan para siswa dalam raihan prestasi nasional maupun international.

“Kita dukung pasangan Pradi-Afifah nomor urut 1 untuk sebuah perubahan untuk memajukan pendidikan dan melipatgandakan kesejahteraan guru,” papar H. Acep Azhari.

Acep menambahkan, Depok Begaya sudah berkomitmen dengan calon pasangan Pradi-Afifah dalam memperjuangkan menaikan kesra guru. Lebih lanjut dikatakan, insan pendidik jumlahnya puluhan ribu. Belum lagi yang calon pemilih pemula yang sekarag duduk di SMA danSMK, ini potensi yang sangat besar untuk bisa memenangkan persaingan.

“Saya sangat optimis perjuangan
menaikan kesra guru-guru akan terwujud. Manakala pasangan nomor 1 di Depok ini sudah memikirkan nasib guru berarti pemimpin ini telah berfikir jauh kedepan. Guru sangat bertanggung jawab terhadap pertumbuhan generasi  sebagai penerus bangsa. Mohon doa semuanya untuk perubahan yang lebih baik bersama Pradi-Afifah. Dukung dan menangkan pasangan Pradi-Afifah, guru sejahtera, pendidikan akan berkualitas dan generasipun akan berkualitas, pastinya,” pungkasnya. (*)

Bogor

Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Melantik Pengurus Baru

BERIMBANG.comOrganisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bogor, melantik 24 orang pengurus pimpinan anak cabang (PAC), di gedung KNPI Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Minggu (25/10/2020). 

Ketua Majelis Pimpinan Cabang Kabupaten (MPC) M. Yunus PBA, dalam sambutannya mengulas sejarah bahwa Ormas PP didirikan oleh para pahlawan bangsa, antara lain menumpas PKI.

Ia juga mengurai makna preman, justifikasi masyarakat negatif mesti dirubah dengan hal dan kegiatan positif , “preman itu Fre man maknanya orang bebas, tapi tahu aturan,” katanya.

Rasa peduli untuk membantu masyarakat yang memerlukan bantuan, “Kita merangkul mereka anak jalanan seperti pengamen dan lainnya, agar dibina dan menjadi orang yang berkwalitas,” kata Yunus.

Menjalin Sinergitas dengan lapisan dan Ormas yang ada di Kabupaten Bogor menjadi skala prioritas PP, “kita dilapangan tetap bersatu, dengan Ormas lain. Dengan kebersamaan bersama organisasi lain, akan besar dalam membangun Indonesia tercinta,” pungkasnya.

Senada dengan Ketua MPC, ditemui usai pelantikan Wakil ketua PAC Cibinong,  Dede Saryanto yang akrab disapa Wakadeso menambahkan, kepedulian ormas PP dalam menjalin sinergitas dalam bentuk kerjasama positif,

“Kita (PP) harus satu komando ya, dengan dilantiknya pengurus baru ini, diharapkan sinergitas kebersamaan dan kwalitas Pemuda Pancasila semakin menggeliat memberdayakan pemuda Indonesia membangun bangsa ” kata Wakadeso.

(TYr)

Jabodetabek

Bersama Pradi Perjuangkan Kesra Guru

BERIMBANG.com, Depok – Depok Begaya dibawah Pimpinan Umum H. Acep Azhari yang juga ketua BMPS terus bergerak memperluas dan memperkuat jaringannya untuk kemenangan calon pasangan nomor urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Aliah menuju Perubahan Depok lebih baik lagi.

Setelah sukses menggelar acara gerakan Depok Begaya Bidang Ekonomi yang sukses memasukan program ekonomi sebagai perjuangan kebangkitan ekonomi lokal yakni ‘Membela dan membeli produk UMKM Depok. Kini giliran Tim Depok Begaya Bidang Pendidikan melakukan perjalanan ke Wisata Guci, Jawa Tengah dengan mengusung tema ‘Bersama Pradi Perjuangkan Kesra Guru’.

Sebanyak 33 orang para pengurus dari beberapa organisasi guru swasta yang menangani kepentingan dunia pendidikan se-Kota Depok mengikuti perjalanan wisata ini, selain membahas perluas dan perkuat jaringan untuk pemenagan Pradi-Afifah, juga mempererat silaturahim antar guru swasta di Depok.

“Paslon 01 Pradi-Afifah sangat serius mendukung kemajuan pendidikan dan siap melipatgandakan kesra guru mana kala paslon menang,” kata Ketua Umum Depok Begaya H. Acep Azhari didampingi Budiyanto sebagai koordinator perjalanan, Sabtu (24/10/2020).

H. Acep ungkapkan, komitmen ini tentunya sangat di sambut antusias oleh seluruh insan pendidik yang jumlahnya puluhan ribu. Belum lagi yang calon pemilih pemula yang sekarag duduk di SMA danSMK, ini potensi yang sangat besar untuk bisa memenangkan persaingan.

“Jadi saya sangat optimis perjuangan menaikan kesra guru-guru akan terwujud. Mohon doa semuanya untuk perubahan yang lebih baik bersama Pradi-Afifah,” ungkapnya.

Senada dengan H. Acep, mantan Ketua PGRI Kota Depok, H. Patlan yang ikut dalam perjalanan siap mensupport dan berjuang bersama sama gerakan Depok Begaya yang di gagas oleh H.Acep untuk kemenangan Pradi-Afifah dan meningkatkan kesejaterahan guru.

“Guru sejahtera, pendidikan akan berkualitas pastinya,” pungkasnya. **

Bogor

Antisipasi Bencana Alam Kabupaten Bogor

BERIMBANG.comApel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana alam di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di Lapangan Tegar Beriman Cibinong. Kemarin, Jumat (23/10/2020).

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor Letkol (Inf) Sukur Hermanto memimpin Apel, diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Bogor, Polres Bogor, PMI dan PLN.

Sukur Hermanto mengatakan usai Apel Kesiapsiagaan, tujuannya mempersiapkan diri dalam mengantisipasi bencana dari sisi personil dan peralatan yang dimiliki seluruh instansi yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Karena itu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kekuatan yang besar dan peralatan yang banyak pula.

“Bencana tidak bisa diprediksi, namun kita harus terus mempersiapkan penangangannya supaya kita nanti dapat lebih cepat dan lebih responsif sehingga bisa menjangkau semua,” kata Dandim.

Ia meminta kepada seluruh intansi untuk mengecek alat dan personil dan disinergikan dengan intansi lainnya. “Saya yakin teman-teman sudah siap,” kata Sukur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan Apel Kesiapsiagaan seperti sedia payung sebelum hujan jadi sudah menyiapkan dari awal.

Data yang didapatkan, kata Burhanudin, terdapat 22 Kecamatan dari 40 Kecamatan yang dinilai rawan bencana seperti banjir, longsor dan puting beliung dan daerah padat penduduk rawan bencana kebakaran.

“Sudah kami antisipasi dan petakan seperti pengalaman di daerah sukajaya dan kecamatan sekitarnya,” ujar Burhanudin.

Lanjut dia, dalam kesempatan Apel Kesiapsigaan Bencana, beberapa perlengkapan yang dibutuhkan tetapi Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor belum memiliki, seperti mobil kendaraan untuk rumah sakit lapangan, dan mobil komunikasi lapangan yang nanti akan di kaji,

Perlengkapan untuk beberapa kecamatan yang blank spot seperti di sekitar wilayah Kecamatan Sukamakmur dan Malasari Kecamatan Nanggung disana jaringannya kurang bagus. 

“Supporting dari Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD, peralatan secara bertahap akan kita tambah,” katanya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Vaksinasi Di Jabar Menyasar 36 Juta Warga

BERIMBANG.com, Jabar – Pemerintah pusat akan memberikan vaksin Covid-19 untuk 9,1 juta warga Indonesia pada November hingga Desember 2020. Merespons pembelian vaksin tahap pertama oleh pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) bergerak cepat menyiapkan sejumlah langkah vaksinasi, termasuk melakukan simulasi di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10/2020).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Marion Siagian yang juga Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jabar dalam ekspose strategi pelaksanaan vaksinasi di hadapan Gubernur Jabar menjelaskan, vaksinasi di Jabar menyasar 36 juta warga rentang usia 18-59 tahun dari total penduduk hampir 50 juta jiwa.
Rinciannya, jumlah kebutuhan vaksin di Jabar mencapai 72.145.938 dosis, di mana satu orang mendapatkan dua dosis penyuntikan sehingga sasaran vaksinasi sebanyak 36.072.969 orang.

Terkait prioritas sasaran vaksinasi, Marion menuturkan bahwa prioritas pertama sesuai Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi adalah tenaga kesehatan (nakes) dan TNI/Polri dengan kebutuhan 315.564 dosis vaksin untuk total sasaran sekitar 157.782 orang di Jabar.

Bogor

Bimtek 249 Operator Desa, Kadiskominfo Kabupaten Bogor: Daftar Melalui Website

BERIMBANG.comDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, lakukan bimbingan teknis (Bimtek) terhadap 249 operator Desa secara virtual, di ruang rapat Kadiskominfo Kabupaten Bogor, Kamis (22/10/2020).

Bimtek untuk meningkatkan kualitas operator pengelola website Desa, dan peningkatan fitur layanan secara digital serta peningkatan kawasan Desa digital di Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengatakan, sesuai intruksi Bupati Bogor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus aktif meningkatkan teknologi informatika dengan memiliki website, tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Melalui kegiatan Bimtek peningkatan kualitas operator website Desa secara virtual, itu merupakan salah satu upaya Diskominfo Kabupaten Bogor dalam mewujudkan e-Government di Kabupaten Bogor.

“Target yang ingin dicapai, kami ingin  semua website Desa ini terupdate informasinya. Melalui bimtek ini, operator website Desa kita latih bagaimana cara  mengupdate berita-berita yang ada di website. Kita latih juga cara menggunakan layanan aplikasi Desa online,” tutur Irwan.

Lanjut dia, mengingat jumlah operator website mencapai 249, untuk optimalisasi Bimtek kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga gelombang mulai 20 hingga 22 Oktober 2020.

Irwan berharap melalui Bimtek ini, tidak saja mampu meningkatkan kualitas operator website Desa. Juga berpengaruh besar terhadap peningkatan pelayanan masyarakat Desa, jadi lebih cepat dan mudah.

“Jadi selama ini admintrasi Desa ini dilayani secara manual, ada peningkatan fitur di website Desa kali ini. Salah satunya fitur pelayanan digital, masyarakat tidak perlu datang ke kantor Desa akan tetapi cukup daftar melalui website, memasukan NIK, nomor PIN, kemudian mereka bisa melakukan pelayanan sesuai yang dibutuhkan,” terang Irwan Purnawan.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi Data Diskominfo Kabupaten Bogor, Marjati menjelaskan, pertama dibentuk tahun 2018 hanya ada 130 website Desa dari tahun ketahun terus meningkat hingga kini berjumlah 249 website Desa binaan Diskominfo Kabupaten Bogor.

“Diwebsite Desa saat ini ada peningkatan fitur, supaya fitur yang ada sesuai dengan kebutuhan Desa. Salah satunya, ada penambahan fitur tentang pencatatan Covid-19 yang mendata mulai dari pendatang, masyarakat yang sedang menjalani isolasi hingga yang positif covid-19.”

“Serta fitur pencatatan penerima bantuan sosial, jadi operator desa tidak perlu mencatatat secara manual tetapi kita fasilitasi secara digital,” terang Marjati.

Menurutnya, ada empat Desa digital sebagai pilot project yakni Desa Tajurhalang, Desa Gunungputri, Desa Hambalang dan Desa Gununggeulis. 4 Desa tersebut berbeda dengan desa lainnya.

Pengembangan fitur website dari 4 desa itu difokuskan pada peningkatan potensi Desa. Seperti aplikasi Desa wisata dan pengelolaan sampah untuk Desa Gununggeulis, sedangkan untuk Desa Gunungputri dikembangkan fitur peningkatan pelayanan pemerintahan dan BUMdes.

“Di pilot project ini aplikasi kita buat lebih kearah promosi potensi Desa. Sehingga potensi Desa bisa diketahui masyarakat luas, sehingga akan menghasilkan manfaat bagi Desa itu sendiri,” katanya.

Tahun 2021, kata Marjati, ada 10 Desa yang akan dijadikan pilot project untuk mendorong terwujudnya Desa digital dalam mendukung smart city di Kabupaten Bogor.

Kriteria calon Desa sebagai pilot project yakni, komitemen Kepala Desa (Kades) untuk menggunakan Teknologi Informatika (IT) dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Mengeshare dana Desa untuk kegiatan tersebut, aktif dalam mengelola website dan aplikasi Posyandu.

“Sehingga pencatatan posyandu dapat dicatata secara digital, juga berkomitmen membentuk kawasan Desa digital dengan baik,” pungkasnya. 

(Dewi Julianur/Diskominfo Kab.Bogor)

Jabodetabek

Ridwan Kamil Sambangi Puskesmas Tapos, Tinjau Kesiapan Pemberian Vaksin

BERIMBANG.com, Depok – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil hari ini menyambangi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Tapos yang menjadi tempat simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Kota Depok. Kunjungan ini untuk meninjau kesiapan Puskesmas dalam pemberian vaksin.

“Kami ingin tahu jumlah Puskesmas di Depok dan Jawa Barat ini cukup atau tidak saat pemberian vaksin nanti, kalau tidak cukup gedung serbaguna disulap menjadi tempat vaksin,” jelasnya usai pengecekan simulasi vaksin di Puskesmas Tapos, Kamis (22/10/20).

Ridwan Kamil menjelaskan, terdapat beberapa prosedur pemberian vaksin. Mulai dari skirining awal saat datang ke Puskesmas, kemudian pemeriksaan kesehatan, hingga penyuntikan vaksin.

“Setelah diberi vaksinasi, pasien harus menunggu sekitar 30 menit. Hal tersebut untuk mengetahui reaksi dari vaksin tersebut di dalam tubuh,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan adanya simulasi ini juga untuk mengetahui jumlah orang yang bisa divaksin oleh setiap Puskesmas dalam satu hari kerja. Nantinya akan dihitung jumlah Puskesmas se-Kota Depok dan dikalikan dengan jumlah sasaran vaksin.

“Dari situ ketahuan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemberian vaksin,” jelasnya.

Mantan Wali Kota Bandung ini menuturkan, pihaknya akan terus berupaya mendorong masyarakat Kota Depok mendapatkan vaksinasi. Baik vaksin yang diimpor oleh pemerintah pusat, maupun buatan dalam negeri milik PT Biofarma.

“Provinsi Jawa Barat ingin menjadi provinsi yang paling siap dalam manajemen koordinasi pelaksanaan vaksin. Warga Depok kami prioritaskan sebagai kota pertama yang melaksanakan vaksin ini,” pungkasnya.*

Bogor

Bupati Bogor Minta Santri dan Pesantren Menjadi Solusi Terhadap Permasalahan Sosial

BERIMBANG.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan upacara memperingati Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Bogor yang di pimpin oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (22/10/2020).

Ade Yasin menyampaikan Tema Peringatan Hari Santri Tahun 2020 “Santri Sehat Indonesia kuat” artinya santri harus memiliki sosok yang sehat baik fisik maupun mental sehingga menjadi modal dasar untuk menunjang Pembangunan Indonesia kearah yang lebih maju

“Ditengah kondisi Pandemi Covid- 19, seluruh elemen masyarakat termasuk santri dan pesantren dihimbau agar senantiasa memiliki perilaku PHBS serta menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehingga akan terhindar dari penularan Virus Covid-19,” katanya.

Pandemi telah berdampak pada semua sektor kehidupan, lanjut Ade, melihat realitas sosial dan dinamika kebangsaan saat ini yang penuh keprihatinan, santri dan pesantren harus hadir menjadi bagian solusi terhadap permasalahan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Gelora Hubbul Wathon Minal Iman” hendaknya terus tertanam didalam jiwa setiap santri sehingga mampu menjadi pendorong semangat dalam meningkatkan daya saing dalam pergaulan Indonesia di dunia internasional serta penerus kemerdekaan dan benteng penjaga keutuhan NKRI,” tambahnya.

Ade Yasin menerangkan jumlah pondok pesantren yang terdaftar pada kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor sebanyak kurang lebih 1.404 pesantren. 

“Banyaknya jumlah pesantren di Kabupaten Bogor merupakan potensi yang sangat besar untuk menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam membantu mengembangkan pendidikan, dakwah dan pengembangan pemberdayaan masyarakat serta memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas akhlak/moral, sosial dan ekonomi masyarakat sekitar,” terang Ade.

Selain itu Ade Yasin mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dan penghargaan kepada seluruh peserta yang mengikuti Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Bogor secara virtual tanggal 14-17 Oktober 2020, dan kafilah MTQ Kabupaten Bogor yang telah mengikuti MTQ tingkat Jawa Barat pada tanggal 3-11 september 2020 di Kabupaten Subang.

Dalam peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Bogor, juga diberikan sejumlah perhargaan yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pemkab & Pemkot Bogor Bahas Perpanjangan Kerjasama Kelola TPAS Galuga

BERIMBANG.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor gelar rapat pembahasan perpanjangan perjanjian kerjasama pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Rabu (21/10/2020) dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin dan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup masing-masing wilayah, Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama, Kabag Pemerintahan dan unsur-unsur terkait.

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan hari ini (21/10) harus menghasilkan kesepakatan antar dua wilayah untuk TPAS Galuga kedepannya. “Ini sudah barang lama, Bu Sekdakot juga pasti sudah paham betul tentang TPAS Galuga,”

“Kita sekarang ini berpacu dengan waktu, bulan November, Desember hari kerja efektif setelah dipotong sabtu minggu dan cuti bersama tinggal 30 hari kerja. Hari ini disepakati, ditandatangani langsung diberikan kepada DPRD masing-masing daerah,” kata Burhanudin.

Lanjut dia, Pemkab Bogor berencana, “Saya akan coba 2021 nanti membentuk desa mandiri dalam mengelola sampah, Nantinya simpul-simpul desa itu yang akan membatu kita, nanti juga pastinya ada penghargaan dan bantuan untuk desa yang mengelola sampah secara mandiri,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan ada beberapa poin yang menjadi pembahasan mulai dari hak kewajiban, penanganan bencana, operasional instalasi pembuangan air limbah dan lainnya.

“Ada 12 poin yang menjadi pembahasan sudah disepakati bagaimana hak dan kewajiban masing-masing Pemkab Bogor maupun Pemkot Bogor. Nanti juga akan ada kompensasi dampak negatif yang diberikan Pemkab dan Pemkot Bogor,” jelas Syarifah.

Senada dengan Sekda Kabupaten Bogor, Syarifah juga ingin bergerak cepat karena perjanjian yang sudah ada akan habis akhir bulan Desember tahun ini.

“Hari ini kami melakukan rapat pembahasan final draft perpanjangan perjanjian kerja sama pengelolaan TPAS Galuga. Perjanjian yang sudah ada ini kan akan habis pada akhir bulan Desember tahun ini.”

“Untuk itu kami akan konsultasi dengan masing-masing DPRD, jika disetujui akan langsung ditandatangani oleh Bupati dan Wali Kota,” pungkas Syarifah.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Jabodetabek

Tiga Kekuatan Besar Termasuk Relawan Depok Begaya Sukseskan Kemenangan Pradi – Afifah

BERIMBANG.com, Depok – Untuk menguatkan dukungan kepada pasangan calon Pradi – Afifah dalam mensukseskan kemenangan di Pilkada Depok pada tanggal 9 Desember 2020. TigaKekuatan besar yang tergabung diantaranya Relawan Depok Begaya, GP Ansor , PC Ansor Kota Depok

Tiga kekuatan besar Ketua Relawan Depok Begaya, Ketua PCNU Kota Depok dan Ketua GP Ansor Kota Depok melakukan pertemuan untuk saling menguatkan memenangkan calon pasangan Wali dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna dan Afifah Alia diperhelatan Pilkada Kota Depok yang berlangsung pada 9 Desember 2020.

“Saya mendapat suatu kehormatan atas kolaborasi ini. Tentunya kolaborasi ini dengan satu tujuan saling menguatkan dan memenangkan calon pasangan Pradi-Afifah,” kata Ketua Relawan Depok Begaya, H. Acep Azhari saat melakukan pertemuan kolaborasi di RM. Bakoel Samara, Selasa (20/10/2020).

Ketua PCNU Kota Depok Kiayi Ahmad Solechan menuturkan, kolaborasi ini tentunya sudah sesuai dan sejalan dengan visi misi yang dimiliki oleh calon pasangan Pradi-Afifah dan menjadi basis kekuatan untuk pasangan nomor urut 1.

“Siap mendukung dan memenangkan paslon nomor urut 1, Pradi-Afifah,” tutur Kiayi Achmad Solechan.

Senada dengan Ketua Relawan Depok Begaya dan Ketua PCNU Kota Depok, Ketua GP ANSOR Ust Abd Kodir yang didampingi Pengurus Banser pun sepakat untuk memenangkan calon pasangan Pradi-Afifah.

“Memperkuat jaringan kemenangan menjadi hal yang harus digerakan, bukan hanya dipikirkan. Mengingat, menuju 9 Desembet bukanlah waktu yang panjang. Untuk segenap Pengurus Banser Ansor akan dikerahkan untuk memenangkan dan mendudukan Pradi-Afifah sebagai Wali dan Wakil Kota Depom terpilih,” tegasnya.

Iik