Bulan: Mei 2020

Bogor

Menyambut Idul Fitri Laskar Dewa Bagikan Paket Sembako Dan Ribuan Ekor Ayam

BERIMBANG.COM, Bogor – Menjelangnya datang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Tahun 2020. Laskar Dewa kembali mengadakan Bakti Sosial (Baksos) dengan membagikan ribuan Sembako dan ribuan Ekor Ayam kepada warga sekitar dan Anggota Satuan Tugasnya, kamis (21/5/20) siang tadi.

Kegiatan Baksos tersebut sudah menjadi rutinitas Laskar Dewa yang dilaksanakan di setiap tahunnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pembagian Baksos dilaksanakan secara simbolis kepada Ketua Rw 03 yang terdiri dari 3 Rt. Yaitu, Kampung Pasir Kuda, Kampung  Gombong Onan, dan Kampung Pangatian, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya Gus Fauzi Ali Hanafi, Ketua Umun Laskar Dewa mengatakan, Untuk Acara pembagian sembako dan ayam diserahkan secara simbolis kepada Ketua Rw. Kenapa, mengingat ditengah – tengah Covid-19 tidak boleh mengadakan perkumpulan atau keramaian. Karena, menurutnya jangan sampai melanggar aturan pemerintah.

“Pembagian sembako dan ayam kami serahkan kepada Ketua Rw untuk dibagikan secara door to door kepada warganya masing-masing sehingga tidak menimbulkan keramaian,” ujarnya.

Sementara itu, Lanjut Gus Fauzi mengatakan, Kusus pembagian sembako dan ayam untuk Satuan Tugas (Satgas) Laskar Dewa di fokuskan di Kantor Kekretariat DPP Laskar Dewa yang bertempat di Kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

“Nah, kalo untuk pembagian Satgas kita lakukan di kantor DPP Laskar Dewa, itu pun di atur secara bergantian datangnya serta diwajibkan memakai masker. Dan untuk penyerahannya diwakilkan kepada Bendahara Umum DPP Laskar Dewa serta Para Perwira Satgas. Mudah – mudahan dengan diadakannya kegiatan ini bisa membatu meringankan beban warga yang akan melaksanaan Idul Fitri, apala lagi saat ini negeri kita sedang dilanda wabah Covid-19 sehingga masyarakat banyak yang kehilangan aktifitasnya. Saya sangat berharap setelah Idul Fitri ini Covid-19 segera pergi,” pungkasnya.

(Na/Wan)

Bogor

Perpres 64/2020: Pemerintah Berikan Bantuan untuk Peserta JKN-KIS Kelas 3

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah daerah khususnya wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur mengenai penyesuaian besaran iuran peserta Program

Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Melalui kepala cabang BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, Erry Endry mengatakan, bahwa diterbitkannya
kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah telah menjalankan putusan
Mahkamah Agung.

Menurutnya, besaran iuran JKN-KIS peserta PBPU dan BP/Mandiri untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2020, mengikuti Perpres Nomor 75 Tahun 2019, yaitu sebesar Rp160.000 untuk kelas I, Rp 110.000 untuk kelas II, Rp 42.000 untuk kelas III.

Sementara untuk bulan April, Mei, dan Juni 2020, besaran iurannya mengikuti Perpres Nomor 82 Tahun 2018, yaitu Rp 80.000 untuk kelas I, Rp 51.000 untuk kelas II, dan Rp 25.500 untuk kelas III.

“Per 1 Juli 2020, iuran JKN-KIS bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan menjadi Rp150.000 untuk kelas I, Rp100.000 untuk kelas II, dan Rp 42.000 untuk kelas III,” kata Erry Endry kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

Sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi finansial
masyarakat, lanjut Erry, pemerintah menetapkan kebijakan khusus untuk peserta PBPU dan BP kelas III. Tahun 2020, iuran peserta PBPU dan BP kelas III tetap dibayarkan sejumlah Rp 25.500. Sisanya sebesar Rp 16.500, diberikan bantuan iuran oleh pemerintah.

“Kemudian, pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III membayar iuran Rp 35.000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp7.000,” tambahnya.

Erry juga mengatakan, sebagai upaya mendukung tanggap Covid-19, pada tahun 2020 peserta JKN-KIS yang menunggak dapat mengaktifkan kepesertaannya kembali dengan hanya melunasi tunggakan iuran selama paling banyak 6 bulan.

“Sisa tunggakan, apabila masih ada, akan diberi kelonggaran pelunasan sampai dengan tahun 2021, agar status kepesertaaannya tetap aktif. Untuk tahun 2021 dan tahun selanjutnya, pengaktifan kepesertaan harus melunasi seluruh tunggakan sekaligus,”

Red

Depok

Kasus Positif Covid 19 Di Depok Berpeluang Besar Tertular Dari Jakarta

BERIMBANG.COM, Depok – Hingga Selasa (19/5/2020), Kota Depok telah mencatat 431 kasus positif Covid-19 dengan seluruh wilayah menjadi zona merah.

Di samping itu, Senin (18/5/2020), Wali Kota Depok Mohammad Idris sudah mengumumkan bahwa kasus Covid-19 sudah dijumpai di 62 dari 63 kelurahan di Depok.

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Tri Yunis Miko menduga, besar peluang para pasien itu tertular Covid-19 dari Jakarta, bukan akibat penularan lokal di Depok.

Tri berujar, dugaan itu pertama-tama berasal dari pemetaan klaster Covid-19.

“Di Depok, yang menunjukkan klaster itu hanya 1-2 RW. Yang lain tidak menunjukkan klaster, karena antarkasus jauh-jauh jaraknya. Dari sana, kemungkinan penularannya ada di transportasi umum atau di Jakarta,” jelas dia ketika dihubungi Kompas pada Rabu (20/5/2020).

“Iya, persebaran epidemiologisnya seperti itu. Tetapi tidak boleh disebutkan (di mana letak klasternya) karena dikhawatirkan menimbulkan keresahan penduduk. Tapi saya tahu, saya ada datanya,” imbuh Tri.

Sebagai informasi, suatu wilayah menjadi klaster penularan penyakit apabila di wilayah itu ditemui banyak kasus sekaligus.

Selain dari pemetaan klaster, dugaan bahwa Jakarta jadi sumber penularan Covid-19 diperkuat dengan fakta bahwa kebanyakan pasien di Depok

Data itu mencerminkan, kelompok usia produktif di Depok masih beraktivitas di luar rumah, termasuk bekerja, dan Jakarta adalah magnet bagi kelas pekerja yang tinggal di daerah suburban seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok.

“Jadi kalau di Depok, mobilitas memengaruhi karena sumber penularannya di Jakarta. Kontaknya memang banyak terjadi di Jakarta, karena kelompok usia produktif itu mobile ke sana, hanya saja mereka tinggal di Depok,” ungkap Tri.

Red

Bogor

Perangi Covid-19, Mendagri Ajak Bupati Dan Walikota Bogor

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam perang melawan penyebaran Covid-19, semua pihak harus bersatu. Saling dukung. Jangan kemudian saling salahkan. Semuanya, baik itu Pemerintah Pusat dan daerah, saling belajar dari pengalaman Negara lain, apa kelebihan yang bisa diambil dan kekurangan yang bisa dipelajari.

Demikian ditekan Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  Tito Karnavian, saat memberi arahan dalam pertemuannya dengan Bupati Bogor, Ade Yasin dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto di komplek kantor Bupati Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020)

Mendagri sendiri datang ke Bogor dalam rangka kunjungan kerja untuk menguatkan koordinasi dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19. Dalam pertemuan itu juga hadir Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto, Danrem 061 Surya Kencana, Brigjen TNI Agus Subiyanto,  perwakilan Danlanud Atang Senjaya (ATS)  Kadisops ATS, Kolonel PNB. Agni Prayogo,  Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Sukur Hermanto, Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Irfanudin, Kajari Kabupaten Bogor,  Munaji, Sekda Kabupaten Bogor,  Burhanudin, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Dandim Kota Bogor, Kolonel Arm. Teguh Cahyadi, Kapolresta Bogor, Kombes Pol. Hendri Fiuser, Kajari Kota Bogor,  Bambang Sutrisna, Ketua Pengadilan Negeri, Ridwan dan Sekda Kota Bogor, Bapak Ade Sarip Hidayat.

Selain itu, pertemuan juga dihadiri para Kepala OPD se-Kabupaten Bogor, para Camat se-Kabupaten Bogor dan para Ketua Majelis Agama se-Kabupaten Bogor. Sementara pejabat Kementerian Dalam Negeri yang ikut hadir mendampingi Mendagri adalah Dirjen Otonomi Daerah, Akmal Malik, Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum,  Bahtiar, PIt. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, Plt. Dirjen Bina Keuangan Daerah, Moch Ardian, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan,  Marisi Parulian.

” Ada dua hal yang ingin saya sampaikan, tekankan, dalam konteks saya menyampaikan pandemik terluas di dunia dan wabah terluas di Indonesia. Artinya apa? Ini barang baru, sesuatu yang baru bagi dunia, maka tidak ada negara yang betul-betul siap menghadapi ini,”kata Mendagri.

Semua negara yang terjangkit Covid-19, menurut Tito, saling belajar. Bahkan negara yang  paling jago pun seperti Amerika Serikat,  atau Italia, Spanyol,  Inggris,  Jerman dan Perancis di daratan Eropa juga jadi korban. Tidak hanya itu,  korban yang terjangkit Covid-19 atau yang meninggal di negara-negara tersebut jauh lebih banyak daripada Indonesia.

” Nah kita belajar dari semua negara,  belajar satu sama  lain dari keberhasilan dan juga dari kegagalan. Karena semua mencari format. Dan yang kedua,  kita juga sekali lagi karena ini wabah terluas dalam sejarah Indonesia modern semenjak 1945, semua provinsi saling belajar satu sama lain.  Jadi saya pikir kita tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain. Tapi kita belajar dari negara lain, kita belajar dari daerah lain, belajar dari keberhasilan mereka, dan belajar dari kekurangberhasilannya mereka, kok bisa naik terus? Ada apa? Kok yang itu bisa turun, kenapa? Kok Bali bisa turun,” tutur Mendagri.

Tidak lupa Mendagri juga mengingatkan, bahwa krisis kesehatan akibat Covid-19 ini  bisa mengarah kepada krisis multidimensi. Dari krisis kesehatan bisa menjadi krisis kemanusiaaan karena banyak yang meninggal. Dan ini juga berdampak  kepada krisis keuangan.

” Kita tahu karena pembatasan-pembatasan yang terjadi, hotel- hotel, pariwisata banyak yang. Pabrik-pabrik tutup. Semua kgiatan melamban. Ini memberikan pukulan semua negara. Pertumbuhan ekonomi semua jatuh, semua. Bahkan sudah ada yang minus, kita masih 2 koma sekian per hari ini, ” katanya.

Sektor keuangan pun, lanjut Tito mengalami pukulan berat. Pemerintah pusat, keuangannya terpukul, karena pendapatan negara berkurang drastis. Pendapatan lebih kecil. Sementara belanja besar. Maka  defisit tak bisa dihindari.

“Nah di pusat yang terjadi dengan adanya krisis ini pendapatan jelas berkurang. Pendapatan kita nomor satu dari sawit, nomor 2 dari pariwisata , tiga dari batubara, baru yang lain-lain. Ini semua jatuh, itu diperkirakan hampir 400 triliun dari asumsi yang diharapkan awal tahun, dan ini berpengaruh. Semua kami dipotong, kami, Kemendagri dari 3 triliun dipotong 1 triliun, sudah. Tapi saya sampaikan kepada teman-teman jangan  mengeluh. Ini semua keadaan baru, semua terpukul,” ujarnya.

(Na)

Bogor

Opini Hukum Ormas Maluku Satu Rasa Kab.Bogor

BERIMBANG.COM, Bogor – Indonesia sebagai negara hukum memberikan kebebasan WNI untuk berkumpul dan berserikat.

Terkait dengan keleluasaan tersebut masyarakat Maluku yang berdomisili di Kab.Bogor bersepakat membentuk Ormas Maluku Satu Rasa dengan semangat “Iris Di Kuku Rasa Di Daging” yang berarti susah senang ditanggung bersama.

Bidang Hukum Maluku Satu Rasa Abdul Kodir Kotu,S.H berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan redaksi.

“Harapanya semoga Ormas Maluku Satu Rasa ini dalam melakukan fungsi Kontrol Sosial wajib seturut dengan Hukum, Perundangan dan Peraturan yang berlaku”, kata Abdul.

“Kami berupaya dapat bersinergi dengan ormas, media, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kab.Bogor pada khususnya”, tambah Ruddy Rissakota sebagai Ketua Maluku Satu Rasa.

Maluku Satu Rasa yang berkantor di Ruko Dua Raja Blok A No.23 Jalan Raya Jakarta-Bogor Km.51 Ciluar-Cijujung-Sukaraja Bogor berharap bisa menjadi ruang membangun silaturahmi dan kerja sama dengan semua pihak.

Red

Depok

Pertamina EP Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako Untuk 100 Wartawan

BERIMBANG.COM, Depok – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKKMigas kembali menyalurkan bantuan dalam rangka penanggulangan dampak pandemik Covid-19.

Kali ini PT Pertamina EP (PEP) menyalurkan sembako sebanyak 100 paket untuk organisasi jurnalis Depok Media Centre (DMC). Bantuan diserahkan langsung oleh External Relation Analyst Turjasari kepada team DMC, Selasa (19/05).

“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pertamina EP kepada pemangku kepentingan yang terkena dampak dari pandemik Covid-19,” kata Public Relation Manager Pertamina EP Hermansyah Y Nasroen.

Dia menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 ini memberi pukulan yang cukup terasa terhadap ekonomi global termasuk Indonesia sehingga berdampak pada berbagai lapisan ekonomi masyarakat, tak terkecuali bagi kalangan wartawan yang ditengah pandemi Covid-19 masih berjibaku memburu berita untuk secepatnya disampaikan ke masyarakat.

“Paket sembako ini diberikan untuk sedikit meringankan beban rekan-rekan wartawan yang terkena dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 sekaligus menyambut lebaran Idul Fitri 1441 H,” jelas Hermansyah.

Sebelumnya Pertamina EP kantor pusat juga telah menyalurkan langsung bantuan peralatan kesehatan kepada beberapa rumah sakit, bantuan kepada Pemerintah Daerah, dan bantuan langsung kepada masyarakat. “Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkap Hermansyah.

Pertamina Peduli dan DMC Berbagi berharap bantuan ini meringankan kebutuhan sembako di saat pandemi Covid-19 dan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, DMC mendapat donasi 100 Sembako dari PT Pertamina (Persero) dalam program Pertamina Peduli bertajuk Pertamina Peduli-DMC Berbagi 100 Paket Sembako untuk 100 Wartawan,” terang Ketua DMC, Adie Rakasiwi.

Penyaluran sembako berlangsung di Rumah Ketua Pembina DMC
Jl. Jagung No 17, RT 01 RW 07, Perumnas Depok Utara, Kelurahan Beji, Kecmatan Beji, Kota Depok

DMC menyalurkan Sembako ke para wartawan Sohib DMC dan Sohib DMC lainnya, seperti perwakilan LSM, Ormas, pengiat seni, anggota Satpol PP, anggota Dinas Perhubungan (Dishub), Tenaga Kebersihan di Balai Kota Depok, pedagang kantin di Balai Kota Depok dan warga sekitar Perumnas Depok Utara.

Ketua Pembina DMC, Rusdy Nurdiansyah mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT Pertamina EP terhadap kinerja wartawan disaat pandemi Covid-19. “Saya apresiasi dan ini patut dicontoh sebagai bentuk kemitraan saling membantu. Semoga kita selalu dapat berbuat baik dengan sesama sehingga akan tumbuh jiwa dan tubuh yang sehat serta akan mempelancar rezeki. Aamiin,” pungkas Wartawan Senior Republika ini.

Depok

M. Olik Abdul Holik Masih Pantas Jadi Dirut PDAM Tirta Asasta, Banyak Prestasi Yang Diraihnya

BERIMBANG.COM, Depok – Panitia seleksi (Pansel) seleksi calon Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Asasta Kota Depok untuk masa jabatan 2020-2025, dari 24 pelamar dan 9 nama peserta yang lulus tahap seleksi administrasi, diantaranya: 1). Dr. Ade Dikdik Isnandar, Ak., M.Si, CA, 2). Aep Saepuloh, ST, 3). Asep Wardana Wahyu, ST, 4). Mochamad Hatta Sukarno, ST, M.Si, 5). Mohamad Syaiful Bahri, S.Pd, M.Si, 6). Muhammad Olik Abdul Holik, Ak., M.Si, 7). Osman Ritanto, SE, 8). R. Joko Sarjanoko, ST, M.Si dan 9). Sudirman, ST

Untuk selanjutnya kepada nama-nama Bakal Calon Anggota Direksi sebagaimana tersebut di atas berhak untuk mengikuti seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan dilaksanakan secara daring / online .

Dari 9 nama-nama calon Dirut PDAM Tita Asasta Kota Depok, muncul kembali nama Muhammad Olik Abdul Holik mantan Dirut PDAM Depok ikut mendaftarkan diri kembali dan lulus ditahap seleksi administrasi. Keikut sertaannya kembali mendaftarkan diri sebagai calon Dirut tidak melanggar aturan dan sesuai dengan PP 54 Tahun 2017 dan Permendagri No. 37 Tahun 2018.

Mantan anggota DPRD kota Depok 2004-2009, Murthada Sinuraya mengatakan, ada 3 substansi konten mantan Dirut PDAM M.Olik Abdul Holik yang patut untuk melanjutkan tugas dua periode dan alasan ini cukup rasional.

“Beliau (Red-Olik) telah berhasil membidani berdirinya BUMD PDAM Asasta yang berpisah dari PDAM Kahuripan Bogor dengan posisi aset menjadi jelas kepemilikan kota Depok dengn total lebih kurang Rp.46 Milyar,” kata Murthada Sinurya, Sabtu (16/05/2020).

Murthada memaparkan, Pak Olik mampu investasi bertahap dengn total 499 Miliar dan mampu merekrut SDM 300 orang yang berkompeten hal ini dapat terlihat dari kinerja cukup memngembirakan karena hasil rekomendasi dewan pengawas cukup baik dan komplain dari masyarakat maupun kontraktor hampir memuaskan.

“Artinya tidak ada yang sampai unjuk rasa dan hasil temuan BPK Jawa barat satu paket dengan LPJ APBD Depok 5tahun berturut turut mendapatkan predikat WTP,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, kinerja Pak Olik patut diacungin jempol, Target Sambung Langsung (SL) dan Sambungan Rumah (SR) perlu koordinasi secara integrarif dengan Badan Ijin Terpadu dan Penanaman Modal (investasi) kota Depok, bahwa daerah permukiman maupun perumahan, tower apartemen dan perkantoran dalam rangka memelihara air bersih bawah tanah di arahkan pemakaian PDAM .

“Harapan saya para pihak pengambil keputusan untuk Dirut PDAM Tirta Asasta Kota Depok secara objektif menilainya,” tegas Murthada.

Dirinya menambahkan, keberhasilan selama kepemimpinan M. Olik Abdul Holik selama Dirut PDAM Tirta Asasta periode 2016 – 2020 mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu: Tahun 2016 Rp.6,395 Milyar, Tahun 2017 Rp.14. 406 Milyar, Tahun 2018 Rp. 24.374 Milyar

Perda No.3 Tahun 2016 tentang Investasi PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Tahun 2016 Investasi Rp.125 Milyar, Tahun 2017 Rp.100 Milyar, Tahun 2018 Rp.100 Milyar,
Tahun 2019 Rp.100 Milyar dan Tahun 2020 Rp.74 Milyar (belum cair).

” Semua tak lepas dari peranan Olik dalam membangun dan menata pondasi awal PDAM kota Depok yang kuat dan kokoh. Jangan difikir gampang melakukan itu semua, kalau bukan Olik, sudah bubar itu PDAM Depok,” tandas Murthada.

Sementara Ratih Dita Sugiarthi, Humas PDAM Tirta Asasta Depok mengatakan, selama periode kepemimpinan Pak M. Olik Abdul Holik banyak prestasi yang sudah diraihnya. Beliau juga selalu bertanya kepada karyawan dimasing-masing devisi, apa yang harus dilakukan dan dikerjakan untuk kemajuan PDAM.

“Kami tentunya selalu mendukung setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pimpinan, semuanya tentunya untuk kemajuan dan kepuasan para pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok,” pungkasnya.

Iik

Bogor

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Bagikan Paket Sembako

BERIMBANG.com Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor peduli, terdampak COVID-19 dengan melakukan kegiatan sosial, satu diantaranya membagikan paket sembako.

Hal itu dikatakan ketua DPC PDI P Kabupaten Bogor, H. Bayu Syahjohan, dikantornya, Jl. Tegar Beriman No.45, Tengah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. minggu (17/05/2020).

Pengakuan Bayu bahwa kegiatan sosial itu telah dilakukan selama dua pekan berturut-turut tanpa henti.

“selama dua bulan tak ada hentinya, setiap hari melakukan kegiatan sosial, berpariasi.. ada pembagian sembako, ada penyemprotan disinfektan, dan pembagian masker,” kata Bayu.

Bukan hanya saat ini saja, kata Bayu, kegiatan sosial yang telah dilakuan ini, sampai nanti setelah lebaran akan terus dilakukan, “Karena ini merupakan intruksi daripada DPD partai sampai dengan DPP,” katanya.

Lanjut Bayu menjelaskan, Hampir 20ribu anggota PDI P di kabupaten bogor, ada yang terdampak COVID juga akan dibagi sembako. Selain itu akan berbagi kepada komunitas yang ada di Kabupaten Bogor dan para anak yatim,

Data yang didapat untuk membagikan sembako agar tidak tumpang tindih dengan bantuan pemerintah, ia memanfaatkan jaringan informasi anggota partai paling bawah.

Isi paket didalamnya beras, mie instan, minyak goreng, sirup, kue kaleng, gula pasir, diserahkan secara simbolis, “Untuk hari ini akan dibagikan 7000 paket sembako,” katanya.

“Bukan hanya di zona merah saja yang dibagi sembako, seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor akan dibagi paket sembako yang tidak kebagian dari pemerintah,” kata Bayu.

(TYr)

Depok

ILUNI UI Bagikan 1000 Paket Sembako Ke Warga Kecamatan Beji

BERIMBANG.COM, Beji – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membagikan donasi berupa 4.050 paket sembako untuk masyarakat Kota Depok. Paket sembako tersebut merupakan sumbangan dari Adaro, Bakrie Group, Bank Mandiri, dan Mandiri Tunas Finance dan hasil pengumpulan dana dari para Iluni UI.

Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan oleh Perwakilan ILUNI UI sekaligus sebagai Relawan Nasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Heru Susetyo, ke Camat Beji membagikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat Kecamatan Beji Kota Depok. Di hadiri langsung Camat Beji Anis Fatoni, Lurah Beji Timur Sobarudin, perwakilan Iluni UI Heru, koordinator pembagian sembako wilayah Beji, pokja sehat Beji Timur Gunawan dan para warga se-Kecamatan Beji.

Perwakilan ILUNI UI Prof. Heru Susetyo, kepada berimbang.com, Sabtu (16/5/2020) Bahwa sasaran pembagian pertama ini antara lain para warga dari berbagai pekerjaan seperti, tukang kuli bangunan, harian lepas, pengemudi ojek online, dan warga yang telah terdampak Covid-19 yang sampai saat ini belum mengalami penurunan wabah tersebut.

“Kegiatan itu kita lakukan pada 16 Mei 2020, sekitar 4000 lebih paket sembako kita bagikan se-Kota Depok. Untuk wilayah Beji dengan titik lokasi pembagian di Aula Kantor Kelurahan Beji Timur, untuk membantu orang yang terkena dampak langsung dari adanya pendemi wabah Corona Virus Disease (Covid-19) untuk wilayah Kecamatan Beji,” terangnya.

Iluni UI dari berbagai angkatan kata Heru ikut peduli dan merasakan kesulitan masyarakat, dengan semangat teman teman Iluni UI kegiatan bantuan paket dari donasi para Iluni UI, dan para sponsor yang di kumpulkan bisa di bagikan.

“Bantuan paket sembako yang dibagikan terdiri dari 3.000 paket donasi Adaro dan Bakrie Group, serta 1.000 paket dari Bank Mandiri, dan 50 paket dari Mandiri Tunas Finance. Paket sembako ini berisi beras premium 3 kg, gula 1kg, minyak 1 liter, dan berbagai kebutuhan lain. Penyaluran bantuan ditujukan bagi tenaga harian lepas UI serta masyarakat sekitar Depok, yang membutuhkan. Utamanya masyarakat terdampak COVID-19 di 11 titik, yang belum menerima bantuan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Camat Beji Anis Fatoni mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi perhatian yang begitu besar dari ILUNI UI, sebagai tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, ILUNI UI.

“Kami juga akan menyalurkan bantuan-bantuan ini ke berbagai pihak yang memang membutuhkan. Kerja sama ini menunjukkan bentuk solidaritas dan gotong royong dapat mengatasi permasalahan pandemi COVID-19,” ujar Anis.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Beji oleh Tim Relawan Nasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, ILUNI UI dan juga dukungan dari jajaran Pimpinan UI,” pungkas Anis. (adi).

Depok

Persit Kodim Depok Bagikan 300 Nasi Kotak dan Masker

BERIMBANG.COM, Depok-Sedikitnya 300 nasi kotak dan masker di bagikan oleh Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXII Kodim 0508/Depok kepada warga terdampak Covid-19 di wilayah Kecamatan Sukmajaya dan Cilodong, Kota Depok.

Menurut Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim Depok, Ny. Happy Agus Isrok Mikroj. Kegiatan pemberian nasi kotak ini merupakan program Jumat Berkah Kodim Depok yang digelar selama bulan ramadhan.

Sasarannya meliputi warga yang terdampak covid-19, Panti Asuhan, petugas pos kampung siaga covid-19, para pengemudi ojol, tukang becak, dan pedagang kaki lima.”paling tidak kita ikut membantu warga yang terdampak covid-19, dan mereka yang kehilangan mata pencarian,” kata Ny. Happy didampingi Ketua Persit Ranting 4 Koramil Sukmajaya, Ny. Ani Suyono di Jalan Abdul Gani, Cilodomg, Depok, Jumat (15/05/2020)

Selain pemberian nasi kotak, lanjut Ny. Happy, pihaknya juga memberikan tali asih kepada janda anggota Koramil Sukmajaya berupa paket sembako dan lainnya.”Kita berikan perhatian kepada mereka, semoha bantuan ini bermanfaat,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Ny. Happy juga mengimbau masyarakat agar tidak mudik lebaran dimasa pandemi corona, hal itu guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.”Sebaiknya warga tidak mudik, untuk silaturahmi bisa dilakukan lewat video call,” tuturnya.

Sementara itu, Yusuf Juhardo Ketua RT01/09, Kelurahan Sukmajaya mengaku senang dan bersyukur warganya mendapat bantuan nasi kotak dan masker dari Persit Kodim Depok.” Alhamdulillah, kami bersyukur dapat bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban warga selama pandemi covid-19. Terima kasih buat ibu Persit yang telah membantu warga disini,” tutup Yusuf.