Bulan: November 2019

Bogor

Diduga Sekelompok Pendukung Calon Kades Merusak Posko & Aniaya Anggota Ormas

BERIMBANG.com Bogor – Telah terjadi Perusakan Posko Organisasi Masyarakat (Ormas) Markas besar Laskar Banten dan penganiayaan angotanya yang sedang berjaga, dilakukan oleh sekelompok orang.

Menurut keterangan anggota Laskar Banten Nugroho, kejadian tersebut diduga dilakukan oleh masa pendukung calon Kepala Desa (Kades) yang kalah, di Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada rabu, 6 november 2019, pukul 23.17 WIB.

Nugroho menjelaskan kerugian dampak perusakan, satu bangunan yang menjadi posko markas besar Laskar Banten di Bojong Indah rusak parah dan 2 motor sebagai kendaraan operasional laskar banten rusak parah,

lalu, kata Nugroho, 2 orang anggota Laskar Banten terluka parah, yaitu Tata Suryadinata luka ditangan & dipunggung dengan luka bacokan dan Imam dengan luka-luka ditangan.

“Sekarang kita yang dimarkas tetap berjaga siaga satu,” ujar Nugroho.

Korban penganiayaan Tata telah membuat laporan di Polsek Parung Bogor, Laporan Polisi  Nomor: LP/B/50/XI/JBR/Res Bgr/Sektor Parung. 7 November 2019.

Terpantau dilokasi, kepolisian telah melakukan penjagaan, Kapolsek Parung Parmin, turun melakukan penjagaan, ia menyampaikan masih dalam penyelidikan.

“belum tentu (dilakukan oleh sekelompok pendukung calon Kades-red),” singkat Kapolsek. kamis (07/11/2019)

(TYr)

Bogor

Janji Terus Dampingi, Bupati Bogor Permudah & Bantu Pelaku UMKM

BERIMBANG.com Bogor – Melalui Dinas Keperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor, Bupati Bogor memberikan sertifikat atas hak tanah kepada pelaku UMKM sebanyak 500 bidang,

dalam acara Gebyar Temu 1001 UMKM dalam rangka motivasi bisnis dan festival olahan singkong, bertempat di Gedung tegar Beriman, Cibinong, pada Selasa (05/11/2019).

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Arman Jaya mengatakan, bersama BRI dan Kantor Pertanahan Nasional (KPN) Kabupaten Bogor memberikan sertifikat tanah secara  cuma-cuma tanpa bayaran.

“Selain memberikan bantuan 500 sertifikat tanah gratis kepada pelaku UMKM, Pemkab Bogor juga memberikan bantuan alat kerja pelaku UMKM yang ada di tiga desa,” kata Arman.

Ia menerangkan pelaku UMKM yang akan mendapatkan bantuan alat kerja tersebut adalah Desa Ciburayut, Cigombong, Kelurahan dan Kecamatan Cisarua serta Desa

“70 pelaku usaha anyaman bambu di Desa Ciburayut, 80 pelaku usaha rajutan di Kelurahan dan Kecamatan Cisarua dan 20 pelaku usaha taylor di Desa Kahuripan, Ciseeng akan mendapatkan mesin jahit. Selain itu bekerjasama dengan PD Pasar Tohaga, kami juga akan memberikan bantuan kepada pelaku usaha klontong,” terangnya.

Lanjut Arman menjelaskan jajarannya juga siap mendukung ajang World Cup U-20 pada tahun 2021 berupa pameran atau festival makanan olahan dari bahan baku singkong.

“Olahan makanan dari bahan baku singkong ini akan menjadi ikon baru Kabupaten Bogor dan siap ‘dijual’ di ajang World Cup U-20 pada tahun 2021 yang InsyaAlalh akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong,” jelas Arman.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin, yang beberapa waktu lalu ditunjuk menjadi grand ambassador UMKM, ia berjanji akan mendampingi UMKM.

“Setelah ditunjuk menjadi grand ambassador UMKM, maka tanggung jawab saya untuk terus mengembangkan potensi UMKM Kabupaten Bogor menjadi lebih maju dan mandiri,” ucap Ade.

Ia juga menjelaskan dalam gebyar 1001 UMKM, Motivasi Bisnis dan Festival Makanan Olahan Singkong maka para pelaku UMKM nantinya banyak memiliki inovasi.

“Setelah mengikuti gebyar 1001 UMKM, Motivasi Bisnis dan Festival Makanan Olahan Singkong maka diharapkan para pelaku UMKM selalu berinovasi dalam mengembangkan usahanya dan demi meningkatkan kualitas maupun kuantitas produknya,” jelasnya.

Ade mengharapkan adanya ataupun suksesnya UMKM tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru hingga membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran tetapi juga munculnya para pengusaha atau juragan baru.

“Untuk memajukan atau mensukseskan para pelaku UMKM, Pemkab Bogor bekerjasama dengan Alfamart agar produk – produk UMKM bisa dijual di Alfamart, kami harap minimarket modern lainnya mengikuti jejak Alfamart dalam upaya mengembangkan UMKM di Bumi Tegar Beriman yang jumlahnya mencapai 4.978,” harap Ade.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pilkades Serentak di 273 Desa, Bupati Bogor Pantau Beberapa Titik Lokasi TPS

BERIMBANG.com Bogor – Hari ini 3 Nopember 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar pemilihan Kepala Desa secara serentak di 273 desa yang tersebar di 39 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Sebanyak 2.120.448 orang terdaftar sebagai pemilih.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan penyelenggaraan pilkades memiliki peran penting dan strategis dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan desa yang profesional.

“Penyelenggaraan Pilkades merupakan hak setiap warga negara untuk memberikan suaranya guna memilih calon kepala desa yang dipandang mampu menjalankan roda pemerintahan desa hingga 6 (enam) tahun kedepan,”

“Pilkades sendiri memiliki peranan penting dan strategis dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan desa yang profesional serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat,” kata Ade Yasin saat melaksanakan monitoring Pilkades Serentak, Minggu (03/11).

Lamjut Ade mengatakan, sebagai mata rantai dari pemerintah daerah, Kepala Desa mempunyai tanggung jawab besar dalam turut serta memajukan Kabupaten Bogor.

“Kepala Desa ini kan yang tahu semua kebutuhan masyarakat, semua laporan dilapangan saya dapat dari kepala desa, camat, untuk itu sebagai bagian dari mata rantai penyelenggaraan pemerintah daerah, Kepala Desa juga mengemban amanah untuk mensukseskan terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban dengan berlandaskan program panca karsa,” kata Ade.

Ade Yasin berharap, pemilihan kepala desa serentak Gelombang III Tahun 2019 berjalan sukses tanpa ekses.

“Saya ucapkan selamat bekerja untuk panitia pilkades tingkat kecamatan, semoga pilkades serentak tahun ini berjalan sukses tanpa ekses,” pungkasnya.

Bupati Bogor melakukan peninjauan dan pemantauan Titik Lokasi TPS di Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang, Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Gunung Putri.

Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,

(Andi/Lucky/Derima/Diskominfo)

BogorInternasional

Jalin Kerjasama, Pemkab Bogor Teken MoU Dengan Rusia

BERIMBANG.com Bogor – Misi dagang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor ke Rusia berhasil mencapai kesepakatan bisnis dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara perusahaan Indonesia dan perusahaan Rusia dengan nilai total potential transaction adalah USD 767.986 atau senilai Rp. 10.905.401.200,-

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan yang memimpin rombongon misi dagang, melalui komunikasi Aplikasi WhatsApp, pada Sabtu (02/11/2019),

Menurut Iwan, misi dagang Pemkab Bogor  ke Rusia melalui persiapan matang yang  berkoordinasi dengan Atase Perdagangan Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow dan pendekataan komunikasi dengan beberapa buyer Rusia 6 bulan sebelumnya.

Beberapa importir Rusia adalah LLC optocomplex, Center Snab, Reale, dan Golden Gate. Mereka akan mengimpor produk-produk dalam Negeri Indonesia,

antara lain kecap kelapa organik dan keripik kelapa organik dari PT. Mitra Niaga, sereal dan keripik beras dari PT. Simba Snack Indonesia, keripik singkong dari PT. Arira Pangindo, minuman instan jahe dan teh dari PT. Maju Damai Industri, household cleaner dan personal care dari PT. Motto Beringin Abadi,  rempah rempah dan briket arang kelapa dari CV. Nusagri.

Selain itu, Iwan menambahkan, salah satu dari perusahaan Rusia yaitu Reale juga tertarik dengan konsep the City of Sport and Tourism Pemkab Bogor.

“Salah satu dari mereka, buyer dari Reale berminat untuk investasi pariwisata,” kata Iwan yang sedang berada di Rusia.

Ikut dalam rombongan misi dagang tersebut di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi, Aris Darujo (PT Indobriket Bumi Hijau) Eriklex Donald Sahusilawane (PT Bahana Surya Madani), Nursyamsu Mahyuddin(CV Nusantara Agri).

(Andi/Diskominfo Kab. Bogor) 

Internasional

Peringkat Business 2020, Maroko Naik 7 Tingkat ke Posisi 53 Dunia

BERIMBANG.com Rabat – Rangking bisnis dan perekonomian Maroko naik 7 tingkat dari posisi awal ke posisi 53 dunia. Peringkat tersebut berdasarkan siaran hasil pemeringkatan bisnis dan ekonomi dunia, Doing Business 2020 Bank Dunia, yang dirilis Kamis di Washington, Amerika Serikat.

“Prestasi ini menandai kemajuan yang signifikan menuju sasaran Maroko untuk mencapai 50 negara ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2021,” kata kepala departemen pemerintahan Maroko, Jumat, 1 November 2019.

Maroko mempertahankan kepemimpinan ekonomi di Afrika Utara dan menempati urutan ketiga di antara negara-negara di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah (MENA), di bawah Uni Emirat Arab (ke-16) dan Bahrain (ke-43), dan di atas Arab Saudi (ke-62), Oman (ke-68) ), Jordan (ke-75), Qatar (ke-77), Tunisia (ke-78), Kuwait (ke-83) dan Mesir (ke-114).

Di benua Afrika, laporan menunjukkan bahwa Maroko mempertahankan posisi ketiga di bawah Mauritius, yang menempati urutan ke 13 di dunia, Rwanda (38), dan di atas Kenya (56), Afrika Selatan (84), Senegal (123) dan Nigeria (Ke-131).

“Skor positif Maroko dalam peringkat dunia baru ini adalah karena adopsi serangkaian langkah-langkah penting dan reformasi yang berkaitan dengan bisnis dan kegiatan perusahaan Maroko, dan yang merupakan bagian dari program kerja Komite Nasional Lingkungan Bisnis (CNEA),” demikian tercantum dalam release itu.

Sekretariat Komite ini juga memainkan peran penting dalam menghadirkan kepada para pakar Bank Dunia reformasi yang diperkenalkan untuk meningkatkan iklim bisnis di Maroko, terutama terkait dengan pengembangan kerangka kerja hukum dan peraturan untuk bisnis, serta penyederhanaan dan digitalisasi suatu perangkat prosedur administrasi pada siklus hidup bisnis, di samping penciptaan platform elektronik untuk layanan dan pelayanan tunggal.

Reformasi ini, sumber yang sama menambahkan, telah memperkuat perlindungan investor minoritas dan menetapkan prinsip transparansi serta tata kelola yang baik berdasarkan standar internasional di bidang tersebut. Akibatnya, peringkat Maroko dalam indeks perlindungan investor minoritas turun dari peringkat 64 ke peringkat 37.

Selain itu, Maroko berada di peringkat ke-16 dunia dalam hal indeks izin bangunan dengan meluncurkan versi baru platform elektronik untuk manajemen digital izin bangunan.

Peringkat Maroko dalam indeks koneksi jaringan listrik (ke-34 di dunia dibandingkan dengan posisi ke-59 tahun lalu) juga telah meningkat berkat fasilitasi koneksi listrik perusahaan di Casablanca melalui peluncuran platform elektronik, yang disebut “e-Raccordement”, untuk pengiriman dan pemantauan permintaan koneksi tegangan menengah dan mengembangkan penggunaan gardu transformator prefabrikasi.

Laporan Bank Dunia juga merujuk pada serangkaian reformasi lain yang telah berkontribusi pada peningkatan iklim bisnis Maroko dan peringkat internasional. (wl)

(Sumber: release Kedubes Maroko di Jakarta)

Bogor

Kompetisi Pelajar Se-Jabar di Buka Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Event akbar bertajuk Neastolympic yang diikuti oleh pelajar se Jawa Barat dibanjiri dukungan. Salah satunya oleh Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor Mu’ad Khalim yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan.

Mu’ad bahkan membuka langsung ajang yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Cileungsi Kabupaten Bogor, pada Jumat 1 November 2019.

Dalam sambutannya, Mu’ad menyebutkan, kompetisi yang diikuti pelajar tingkat SMP dan SLTA di Jabar ini sekaligus untuk mencari bibit-bibit unggul dalam dunia olahraga di Kab. Bogor, khususnya Jawa Barat.

“Selain sebagai wadah silaturahmi antar sekolah, event ini juga untuk mengasah kemampuan para generasi bangsa di bidang olahraga. Kami sebagai wakil rakyat sangat mendukung penuh kegiatan ini,” kata Mu’ad seusai membuka acara.

Lanjut Mu’ad menjelaskan bahwa Neastolympic mengadakan 6 macam pertandingan. Di antaranya lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) yang diikuti 20 peserta tingkat SLTP, 20 peserta tingkat SLTA dan akan dilaksanakan pada Minggu 3 November 2019 besok.

“Kemudian ada pertandingan Basket tingkat SLTA yang diikuti 16 tim. Lomba ini bakal dilaksanakan tanggal 16 dan 17 November 2019. Basket juga diikuti 16 tim tingkat SMP dan dilaksanakan tanggal 23 hingga 24 November 2019,” tuturnya.

Selanjutnya, digelar juga pertandingan futsal tingkat SLTA (16 tim) dan SMP (12 tim). Pertandungan futsal dilaksanakan tanggal 2 dan 3 November.

“Lalu ada pertandingan bulutangkis tingkat SLTA diikuti 36 tim dan 8 tim SMP. Pertandingannya dilaksanakan pada 3 November mendatang. Selain itu, ada perlombaan Saman tingkat SLTA (diikuti 36 tim) dan SMP (8 tim), serta akan dilaksanakan pada 2-3 November 2019,” imbuh Mu’ad.

Perlombaan Saman juga diikuti 10 tim tingkat SLTA dan 5 tim tingkat SMP pada 10 November 2019 nanti. Dan terakhir, terdapat perlombaan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SLTA dengan diikuti 15 tim dan 15 tim tingkat SMP. Lomba ini dilangsungkan 9 November 2019,

“Saya sebagai kader PDI Perjuangan, mewakili dan mendapat mandat dari partai untuk selalu memberikan support terhadap kegiatan positif pelajar, kaum millenial sebagai generasi bangsa. Jadi saya membawa dua mandat, satu sebagai anggota dewan, dan satu dari partai,” ujar Ketua Komisi 4 DPRD.

Mu’ad menambahkan, PDI Perjuangan saat ini makin intens hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia dan berbagai kalangan sebagai wujud nyata bahwa partai berlambang banteng itu mendarah-daging bersama rakyat Indonesia.

“Event ini tentunya menjadi momentum bagi partai dan wakil rakyat dalam memberikan dorongan atas karya dan aksi generasi millennial. Kita harap, calon generasi bangsa ini memiliki kualitas oke dalam membangun negeri,” pungkas Mu’ad Khalim.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Cileungsi Lulus Tri Wahyuni, didampingi Wakil Kepala SMA Negeri 1 Cileungsi Etty, dan Ketua Panitia Pelaksana Wiwik menyampaikan, ajang Neastolympic merupakan wadah bagi para pelajar untuk menunjukan bakat di bidang olahraga.

“Melalui Neastolympic, kami sepakat dengan pak Mu’ad, bahwa ajang ini merupakan pencarian bibit unggul. Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan juga PDI Perjuangan atas dukungannya. Kami yakin, event ini memberikan manfaat banyak bagi para pelajar,” tukasnya.

(Bon)

Depok

Butuh Perhatian Pemkot Depok, Kelengkapan Kerja Damkar Belum Memadai

BERIMBANG.COM, Depok –  Alat pemadam kebakaran (APD) berupa Fire jaket, sarung tangan, sepatu harvik, helm dan masker belum memadai bahkan hampir 80 persen dari sekitar 150 anggota pengendali operasi Pemadam Kebakaran Kota Depok  tidak mempunyaI APD sebagai pelindung diri untuk pemadaman api.

Komandan Regu A Kota Kembang, Ansori mengatakan, sudah hampir sepuluh tahun kelengkapan yang dipunyai Dinas Pemadam Kebakaran tidak pernah Pemerintah Kota Depok menganggarkan dana untuk kelengkapan Damkar karena menurutnya itu sangatlah penting.

” Sangat penting sekali karena kami dilapangan mempunyai resiko dan tanggung jawab untuk menanggulangi musibah yang setiap harinya masyarakat kota Depok membutuhkan kita untuk segera cepat menanganinya dengan baik ,” kata Ansori.belum lama ini.

Seperti contoh, masih Ansori, Bilamana ada kebakaran di Apartemen, pihaknya merasa kesulitan jika terjadi kebakaran di wilayah tersebut karena alat tidak memadai, dia menyebut tidak siap untuk menangani Apartemen bila terjadi kebakaran.

Ansori berharap Pemerintah Kota Depok lebih serius lagi untuk secepatnya mengakomodir keluhan yang dialami oleh petugas Damkar karena dapat mengakibatkan kecelakaan kerja dalam melakukan tugas- tugas kemanusiaan.

” Tugas kami bukan hanya untuk memadamkan api saja, selain itu banyak yang dikerjakan seperti, evakuasi mayat, evakuasi mayat dalam sumur, evakuasi tawon, evakuasi ular dan yang lainnya,” jelas Ansori.

” Bagaimana anggota Damkar mau menyelamatkan korban, tapi tidak ditunjang peralatan yg memadai. Yg ada anggota Damkar bukannya menyelamatkan korban bisa diselamatkan orang. Dimana sesuai Standar Operasional pemadaman dituntut harus Wajib menggunakannya. Bagaimana anggota Damkar mau dituntut harus profesional bila semuanya peralatan penunjang tidak ada

Selain APD, Ansori juga menjelaskan alat penunjang kelengkapan lainnya adalah Alat Penunjang Personil diantaranya :

Hatchet (kampak kecil)
Flat Head Axe (kampak berkepala besar/rata)
Pick Head Axe (kampak berkepala cangkul)
Pry Axe (kampak pendobrak bergerigi)
*jenis pengungkit :
Pry Bar (lingggis)
Halligan Tools (ganco)
*jenis pengait :
Pike Pole
Closet Hook
Quick Hook
*Jenis Gergaji :
Chain saw (gergaji mesin)
Gergaji buat beton

Cutting Manual (alat potong)
Godam
Thermal Camera (utk mengetahui suhu panas, api dan korban)
Senter
Handy Talkie (alat komunikasi)
Rope (tali)
Webbing (tali tubuh dan banyak manfaatnya)
Cara biner
Figure Eight

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Operasional, Welman Naipospos membenarkan adanya Alat Pelindung Diri dan penunjang kerja di Dinas Pemadam Kebakaran memang belum memadai untuk itu, Wilman meminta kepada petugas Damkar untuk memanfaatkan kelengkapan yang ada serta untuk merawatnya dengan baik.

Terkait usulan pengadaan APD yang diajukan ke bidang Sarana dan prasarana Dinas Pemadam Kebakaran, Welman menjelaskan usulan tahun ini sudah diserahkan agar nantinya di tahun depan di 2020 sudah ada penambahan untuk kelengkapan kerja dan pihaknya juga sudah mengusulkan untuk penambahan petugas.

” Kami sudah usulkan, mudah – mudahan tahun depan dapat terealisasi ditambah SDM yang kita miliki sudah ada peningkatan dalam melakukan  kinerja petugas damkar di lapangan, ” terang Welman.

Memang selama ini, masih Welman, Perhatian Pemerintah Kota Depok kepada Dinas Pemadam Kebakaran belum maksimal, untuk itu pintanya Pemkot lebih perhatian lagi dalam hal menunjang kelengkapan kerja petugas.

Iik