Bulan: Juni 2018

Berita UtamaNasional

Hasil Quick Count Nasdem Taklukan PDI-P

BERIMBANG.COM, Jakarta – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang diketuai Surya Paloh membuat kejutan pada pilkada serentak 2018 dengan menggusur partai-partai besar seperti Gerindra, PKB, PKS maupun PDIP. 

Menurut pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie 8 kemenangan yang diraih calon dari Nasdem di 13 provinsi yang diumumkan lewat hasil quick count sungguh luar biasa dan mengejutkan publik.

Justru Demokrat yang awalnya punya kans menang di Jabar, NTT dan Kaltim harus terpuruk mengakui keunggulan Nasdem.

Lanjut kata Jerry, tak seperti biasanya Demokrat takluk pada Nasdem. Lantaran Jatim dan Jabar milik Demokrat dan PKS pada pilgub lalu. Jawa Barat pada survei awal dikuasai Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi, tapi di injury time berbalik. Justru Ridwan Kamil yang diusung Nasdem menaklukan keduanya.

Memang kata Jerry, ketua umum mereka Surya Paloh punya peran besar dalam kemenangan mereka. Apalagi media pendukungnya yang membantu para calon gubernur mereka.

PDI-P saja ujar Jerry takluk pada Nasdem dimana kedudukan 8-4  Dimana Nasdem mendukung dan mencalonkan Gubernur yang menang seperti, Murad Ismail (Maluku), Viktor Bungtilu Laiskodat (NTT), Sutarmidji (Kalbar), Herman Deru (Sumsel), Edy Rahmayadi (Sumut), Ganjar Pranowo (Jateng), Khofifah Indar Parawansa (Jatim) dan Ridwan Kamil (Jabar). 

Sedangkan PDI-P tutur dia, hanya unggul di Bali, Jateng, Maluku, Sulsel. 

Lanjut kata Jerry, ini bisa berpengaruh bagi PDI-P di pilpres pada 2019 mendatang. Nasdem dan PPP akan menjadi partai yang diperhitungkan, selain new comer Perindo. Pasalnya, menang di pilgub akan menjadi barometer pada pilpres.

"Saya mengapresiasi racikan dan ramuan politik dari Nasdem yang menggunguli para rivalnya. Mereka datang bagaikan tim "Three Lions" Inggris di piala dunia Rusia, dengan menggulung Tunisia 2-1 dan menghajar Panama 6-1," kata Jerry.( tyr-WA Red)

Berita UtamaJabodetabek

Para Pimpinan Organisasi Pers Gelar Temu Khusus Bahas Lawan Kriminalisasi Pers

BERIMBANG COM, Jakarta – Kematian terhadap wartawan Kemajuan Rakyat Almarhum Muhammad Yusuf,  memicu reaksi keras para ketua umum, pengurus, presidium organisasi pers, hingga digelar pertemuan mendadak, membahas kriminalisasi pers diseluruh Indonesia. 

Diantaranya :1. Ozzy Sulaiman Sekjen Majelis Pers/ Ketum KWRI, 2. Hence Mandagi Ketum SPRI, 3. Wilson Lalengke Ketum PPWI, 4. Hans Kawengian Ketum KOWAPPI, 5. Helmy Romdhoni Ketum JMN, 6. Taufiq Rachman Ketum IPJI, 7. Marlon Brando Ketua IMO, 8. Lian Lubis Ketua PWO, 9. Budi Sekjen DPP AWDI, 10. Ronaldo Ketua PWRI, dan 11. Sukahati Ketua Presidium FPII. 

Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), Hence Mandagi mengatakan "seluruh Ketua Umum organisasi pers yang hadir pada pertemuan tersebut, sepakat menyatakan 'perang' melawan kriminalisasi pers Indonesia," katanya, di Bakmi Toko Tiga, Jl. Wahid Hasyim No. 63, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 26-6-2018.

“Target utama perlawanan kita adalah Dewan Pers, karena menjadi biang kerok terjadinya tindakan kriminalisasi pers di berbagai daerah,” ungkap Mandagi. 

Hence menjelaskan "akan ada aksi damai usai sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Dewan Pers di PN Jakarta Pusat,4/7/2018. Perwakilan wartawan dari berbagai daerah akan berkumpul terpusat di Jakarta." terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Ozzy Sulaiman Sudiro mengungkapkan "akan ada agenda besar penyelamatan kemerdekaan pers Indonesia," terangnya

"sedang dipersiapkan puluhan organisasi pers di Posko Komando Perang Melawan Kriminalisasi Pers yang berpusat di lantai 5 Gedung Dewan Pers," ungkap Ozzy.

Masih ditempat yang sama, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke menyatakan "hanya terjadi di Indonesia, sebuah karya jurnalistik dianggap perbuatan kriminal oleh Dewan Pers." tegasnya.

“Puluhan ribu media dan ratusan ribu wartawan harus diselamatkan dari tindakan kesewenangan Dewan Pers,” ujar Lalengke, dengan mimik wajah semangat.

Lanjut wilson, "seluruh pekerja pers dan wartawan se-Indonesia dapat menggalang persatuan dan kerjasama dalam memperjuangkan kemerdekaan kehidupan pers yang bebas dari kriminalisasi, intimidasi, dan berbagai bentuk pemasungan jurnalisme di negeri ini," himbau nya. (WA-G/Red)

Berita UtamaJakarta

Rencana Dilaporkan ke Polisi, Wilson: PWI Tidak Paham Konstitusi dan UU Pers

Penulis : Wilson Lalengke

BERIMBANG.COM, Jakarta – Wilson Lalengke belakangan jadi pembicaraan hangat di kalangan jurnalis, khususnya di lingkaran organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pasalnya, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan yang cukup memerahkan telinga para pengurus PWI. 

Wilson mensinyalir bahwa Team Pencari Fakta (TPF) PWI atas kasus tewasnya wartawan Muhammad Yusuf dibiayai oleh oknum pengusaha hitam di Kalsel, Haji Isam.

Atas statemen lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, PWI membantahnya dan mengatakan bahwa TPF dibiayai secara mandiri oleh organisasi itu. Tidak cukup sampai di situ, dari pemberitaan yang beredar, PWI berencana akan melaporkan Wilson Lalengke dan media-media yang mempublikasikan pernyataannya tersebut ke polisi.

"… Kami juga sedang mempertimbangkan  untuk melaporkan ke polisi, sumber dan penyebar informasi dan media-media yang memuat menyebarkan berita fitnah itu,” tegas Helmie, salah satu anggota TPF PWI yang dikutip dari situs jejakrekam.com.

Merespon hal tersebut, lulusan pasca sarjana bidang studi Global Ethics dari Birmingham University, Inggris, itu menanggapi santai saja. Ia justru prihatin dan merasa kasihan dengan pola pikir para pengurus PWI yang seharusnya lebih cerdas dan arif dalam menyikapi sebuah persoalan jurnalisme.

"Saya prihatin dan kasihan dengan teman-teman saya di PWI itu. Padahal mereka bukan orang baru di dunia jurnalistik dan media massa. Seharusnya lebih cerdas dan arif bijaksana dalam menyikapi pemberitaan yaa," ujar Wilson melalui saluran WhatsApp-nya, Sabtu (23/06/2018).

Di antara para pengurus PWI, lanjut pria yang juga sebagai Ketua Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (PERSISMA) ini, ada yang lulusan program doktor di luar negeri dan aktivis Hak Azasi Manusia (HAM). 

"Pengurusnya ada yang lulusan S-3 dari luar negeri, dan pejuang HAM, seharusnya mereka paham bahwa mengeluarkan pendapat dan kemerdekaan pers adalah Hak Azasi Manusia yang paling azasi, HAM yang harus mereka hargai, hormati dan junjung tinggi," imbuh pemimpin redaksi Koran Online Pewarta Indonesia itu dengan nada heran.

Ia kemudian menduga bahwa pernyataan PWI yang akan membawa persoalan ini ke ranah hukum merupakan reaksi emosional tanpa berpikir terlebih dahulu. 

Wilson berharap, agar kawan-kawan PWI belajar HAM dengan lebih serius dan mendalam. 

"Pelajari dan pahami apa itu HAM, khususnya terkait dengan HAM mengeluarkan pendapat sebagaimana tertuang dalam pasal 28, 28F UUD Negara Republik Indonesia dan HAM kemerdekaan pers sebagaimana ditetapkan dalam pasal 4 ayat (1) dan (3) UU No. 40 tahun 1999," jelas Wilson.

Wilson menyayangkan pernyataan PWI seperti yang sudah tersiar luas di beberapa media massa. 

Ia mengatakan bahwa para pengurus di organisasi warisan orde baru itu kurang memahami konsistitusi dan perundangan yang ada, khususnya UU No. 40 tahun 1999. 

"Aneh jika wartawan yang memperjuangkan kemerdekaan pers malahan menjadi penghianat terhadap perjuangannya sendiri. Jangan jadi penghianat konstitusi dan UU Pers dong, malu-maluin saja," pungkas Wilson Lalengke yang juga adalah anggota Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 (Kappija-21) itu. 

Berita UtamaDepok

Depok Akan Kembali Gelar Pasar Tumpah di Pancoran Mas

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok tetap masih melarang adanya pasar tumpah pada malam takbiran menyambut Idul fitri Tahun 2018 ini. Namun tidak seperti Tahun lalu. Wali kota mengeluarkan surat edaran larangan pasar tumpah pada malam takbiran. Namun untuk Tahun ini tidak mengeluarkan surat edaran.

"Kami tetap melarang, namun kita liat kebutuhan dan keinginan masyarakat, kalau memang masyarakat tetap menyelenggarakan harus ada ijin keramain dari Polres Depok, Sebab pasar tumpah yang biasa digelar warga di Jalan Baru berpotensi membuat kemacetan dan rawan tindak kriminalitas", kata Walikota Depok H. Muhammad Idris saat di temui wartawan beberapa hari yang lalu.

Sementara itu Ketua Panitia pasar tumpah Ismail mengatakan, penyelenggaraan pasar tumpah sudah menjadi kebiasaan yang sudah ada secara turun temurun dan melekat di benak masyarakat akan menjadi sesuatu yang sangat asing jika dihilangkan.

"Pasar rakyat tidak bersifat permanen, hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja. Pasar tumpah ini dilakukan guna menyalurkan aspirasi masyarakat, karena memang pasar ini telah rutin setiap tahun", ujar Ismail saat di temui di kantor RW 19, (13-6-18).

Lebih dari itu Ismail yang juga menjabat Ketua Rt.1 Rw 19 ini mengungkapkan, demikian pula dengan event tahunan yang rutin digelar yaitu pasar rakyat atau biasa disebut pasar tumpah, selalu dilakukan mulai sore pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Dalam pelaksanaannya, pasar tumpah yang rutin digelar setiap tahunnya tersebut melibatkan berbagai elemen, rt, rw, kepolisian, koramil dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Selain itu, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup(DKLH) Kota Depok juga akan menurunkan armada truk kebersihan dan gerobak motor, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya juga agar tidak menimbulkan kericuhan", tutur Ismail.

Hasil dari penjualan lapak tersebut kata Ismail di salurkan kepada fakir miskin di lingkungan Rw. 19 Rw. 13 dan Rw 20, dan membantu pembangunan sarana pembangunan lingkungan.

"Dana hasil penjualan ini kami salurkan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dari kami misalnya santunan anak yatim piatu, pembangunan jalan dan pembangunan beberapa masjid, jadi pasar tumpah ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar kampung lio ini", tutur ismail.

Ismail berharap seluruh elemen yang bersinergi dapat membantu dengan maksimal agar pasar tumpah dapat berjalan dengan kondusif. 

“Semoga pasar tumpah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Tentunya masyarakat juga harus bersama-sama menjaga keamanan pada saat acara berlangsung,” tutupnya ( Adi ).

Jabodetabek

Bukber Panwaslu Kabupaten Bogor Mengundang Nara Sumber JPPR

BERIMBANG.COM, Bogor – Gelar buka bersama dengan tema Sosialisasi Pengawasan Partisitatif bagi insan pers, Panitia Pengawas Pemilu kabupaten Bogor, dibarengi dengan berbuka puasa bersama para jurnalis. 

Ketua Panwaslu kabupaten Bogor Ridwan Arifin, mengajak media masa berpartisipasi dalam menyebarkan gelar pemilihan bupati yang digelar 27 juni 2018 mendatang. 

"Kami menyadari kekurangan sumber daya manusia, hanya 17 orang dengan jumlah 40 kecamatan dikabupaten Bogor," ujarnya, dihotel M-One  12/6/2018  

"cerdaslah dalam memilih, Sebelum melangkap ke TPPS ya sholat dulu lah bagi yang beragama Islam, tanpa ada paksaan orang lain, " pungkas Ridwan. 

Dalam acara tersebut, Panwaslu mengundang nara sumber dari Peneliti Senior Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Yusfitriadi, memaparkan peserta pemilu yang menjadi stakeholder.   

Dibutuhkan sinergitas antara 1. Pemilih, 2. KPU, BAWASLU dan DKPP, 3. media masa, pemantau dan pemgamat, 4. DPR 5. Pemerintah 6. Penegak Hukum, 7 institusi khusus, 

Lanjut Yusfitriadi membandingkan uniknya pemilihan di Indonesia dengan pemilihan di luar negeri tidak ada pengawas, hanya di Indonesia yang ada pengawas, sebab bentuk ketidak percayaan masyarakat, 

Lalu, "Pragmatisme pemilih sudah menjadi budaya, kecerdasan pemilih masih jauh dari harapan," pungkas Yusfitriadi. (TYr)

Berita UtamaJabodetabek

Kondisi Jalan Raya-Sukabumi Bogor Tepatnya Di Depan Lido Resort Macet Parah

BERIMBANG.COM, Bogor- Kondisi saat ini Jalan Raya Sukabumi – Bogor tepatnya di depan Lido Resort dipadati ribuan kendaraan sepeda motor dan mobil sehingga mengakibatkan kemacetan kedua arah antara Patung Gajah Cigombong sampai Jembatan Cisalopa Caringin, sabtu (9/6/18) malam.

Menurut salah satu pengendara motor Dadang (50), terjadinya kemacetan diduga adanya pasar malam (PM) yang berada di Area Taman Rekreasi Lido Resort dengan banyaknya kendaraan yang keluara masuk ke lokasi pasar malam tersebut.

"Iya pak, terjadinya macet akibat ada pasar malam di Lido, karena banyak kendaraan yang keluar masuk kelokasi pasar itu, ditambah lagi inikan malam hari libur," ujarnya kepada berimbang.com

Pantauan Berimbang.com dilokasi para Anggota Polsek Cijeruk dan DLLAJ yang sedang melaksanakan Pos Pam diarea tersebut sibuk dengan melaksanakan mengatur Lalulintas dilokasi sekitar. (Na/Wan)

Berita UtamaDepok

Aliansi Buruh Prakarsai Deklarasi Dukungan Untuk 2DM di Pilgub Jabar

BERIMBANG.COM, Depok – Pendukung pasangan calon Gubernur, Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 dari berbagai wilayah di Depok mulai merapatkan barisan, Jumat,(8/6) sore. Mereka mendeklarasikan pemenangan Pilgub Jabar 2018 untuk pasangan Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi (2DM).

Para perwakilan tim pemenangan Paslon nomor 4 ini berkumpul di posko Aliansi di Jalan Jatijajar, Tapos, Depok. Mereka akan jalankan program kerja untuk mensosialisasikan paslon nomor 4 serta penyadaran terhadap masyarakat untuk tidak golput dalam Pilgub Jabar.

"Ke dua program kerja itu akan segera bergulir untuk pemenangan Paslon yang sudah tidak diragukan lagi mampu pimpin Jabar yakni nomor 4, karena masyarakat sudah mengetahui hasil kerja dari ke duanya," kata Ketua Aliansi, Sucipto.

Menurut Sucipto, ke duanya sama-sama berpengalaman di bidang pemerintahan. Terlebih lagi, Paslon ini sangat terbuka dalam hal komunikasi. "Jadi Jabar harus di pimpin oleh ahlinya dan mengetahui betul permasalahan di Jawa Barat,", jelas Sucipto.

Dalam deklarasi yang di prakarsai oleh Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 Kota Depok, Pusat Aspirasi Kaum Buruh Indonesia, Aliansi Buruh Mandiri, Driver Online sepakat mentargetkan 40 persen suara dari total jumlah hak suara di Depok. 

 Di akhir kegiatan deklarasi, Sucipto berkeyakinan bahwa Paslon nomor 4 akan memimpin Jawa Barat menuju Gemah Ripah Repeh Rapih dalam arti sebenarnya. (Ko)

Berita UtamaDepok

PWD Siap Gelar Rangkaian Acara Santunan Yatim, Lansia dan Bukber

BERIMBANG.COM, Depok -Bertempat di sekertariat baru di Jalan Kailudin – Jalan Kemakmuran, Gang Janur RT03/05 Kalibaru, Cilodong, Depok, Paguyuban Wartawan Depok tampak telah siap menggelar acara santunan anak yatim, orang tua lanjut usia, serta buka bersama, Saptu,(9/6).

Kesiapan gelaran acara di Sekertariat PWD kini sudah terlihat rampung. Sarana prasarana seperti tenda, kursi, panggung  tampak telah tertata secara baik dan siap untuk mengelar 12 rangkaian acara santunan dan bukber.

"Dalam acara nanti ada 12 rangkaian acara yang akan digelar. Dalam acara inti, sebanyak 127 anak yatim dan 67 orang Lansia yang akan menerima santunan," kata Sekertaris PWD, Guntur Bulan, Saptu,(9/6).

Sejumlah rangkaian acara yang akan digelar sejak pukul 14:00 wib antara lain, Marawis, sejumlah sambutan dari Dewan Pembina PWD, Jhony Kelmanutu, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, Anggota DPRD Provinsi Jabar, Hasbullah Rahmad, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Dalam fase sesi acara nanti,  ditampilkan juga Tilawatil Qur'an, ceramah Da'i cilik, Tausiyah. Berikutnya masuk pada sesi acara inti yakni, santunan dan buka bersama.

"Semoga acara bisa berlangsung lancar dan menjadi berkah bagi kita semuanya," ujar Ketua PWD, Ferry Sinaga. (Ko)

Berita UtamaJabodetabek

Parah, Pemeliharaan Jalan Oleh Dinas PUPR UPT Ciomas Asal-Asalan

BERIMBANG.COM, Bogor- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) mel­alui UPT wilayah Ciomas melakukan kegiatan pemeliharaan jalan dan je­mbatan di beberapa ruas jalan Keca­matan Cijeruk dan Cigombong. Namun sangat disayangkan, pemeliharaan jalan yang menggunakan dana rakyat itu tidak maksimal dan tidak ada keterbukaan informasi publik untuk besaran anggaran yang digunakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan yang dikerjakan diantaranya Cibadak, Cisalada, Palalangon, Loji, Cihideung Palasari, Cihideung, Cibadak, Caringin Cibadak, Lingkar Pasar Cigombong, bohlam Ciburuy dan Cigombong Cinangka. Ironisnya, saat awak media hendak meminta keterangan, petugas yang berada di lokasi kegiatan cenderung menghindar. Sementara kepala UPT PUPR wilayah Ciomas Asep Suryana, saat akan dimintai keteranganpun, sulit ditemui karena jarang ditempat dan nomor teleponnya selalu dalam keadaan tidak aktif. Bahkan, saat awak media menitipkan pesan konfirmasi melalui stafnya, Asep Suryana tetap bungkam.

Supriyadi, warga Cigombong, sangat menyayangkan atas tidak maksimalnya pekerjaan UPT PUPR wilayah Ciomas. "Pekerjaan tambal sulam yang dilakukan petugas lapangan upt pupr itu asal – asalan. Masa yang ditambal nya cuma dibeberapa bagian saja, banyak ruas jalan yang bolongnya parah tidak ditambal. Trus tambalannya juga gak rata, kan itu malah membahayakan pengguna jalan", kritiknya.

"Harusnya UPT juga memasang papan informasi publik supaya masyarakat tau kegiatan apa yang dilaksanakan dan berapa anggaran yang digunakan. Kan itu dana yang dipake sumbernya dari masyarakat. Masyarakat juga punya hak kotrol dan perlu informasi yang jelas", timpal Setio, warga lainnya.

Saat awak media melakukan kroscek ke lapangan untuk memastikan keterangan warga, ternyata hal itu benar. Tampak di beberapa titik, ruas jalan yang rusak ditambal dengan asal – asalan, dan di sejumlah jalur seperti di ruas pertigaan Pasir Menjul – Cisalada yang kondisinya rusak berat, tidak diperbaiki. (Na/Wan)

Berita UtamaDepok

Diacara Bukber, Wakil Walikota Depok Diantre Warga

BERIMBANG.COM, Depok – Rabu, (6/6) sore hingga malam, sekitar lebih dari 2000 orang warga Depok terlihat mempadati area tempat kediaman Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna Jalan Raya Kukusan, nomor 10 Beji, Depok

Warga juga mengantre untuk bisa bertatap muka sekaligus mengabadikan moment bersama figur Wakil Walikota yang dikenal ramah dan memasyarakat ini, saat acara buka puasa bersama tokoh masyarakat yang digelar ditempat kediamanya.

"Bang Pradi masih didalam rumahnya, ini kita juga masih tunggu antrean bisa ketemu," kata Adi, salah seorang warga Pancoran Mas Depok disela acara buka puasa bersama itu.

Menurutnya, warga yang ingin bertemu mau pun berfoto dengan orang nomor dua di Depok itu sejak sore tadi sudah terlihat banyak.  "Karena yang datang dari mana saja, semakin sore semakin banyak yang datang," katanya.

Disela acara Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna terlihat selalu menampakan wajah ceria saat menerima para tamunya. Dirinya juga mengucap rasa terima kasih atas kehadiran seluruh lapisan masyarakat, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, Forkopimda dalam kegiatan buka puasa bersama dikediamanya. 

"Terima kasih untuk semua yang hadir, secara pribadi saya mohon maaf bila tidak semuanya terlayani secara baik. Insya Allah semua jadi barokah untuk kita semua, amin," katanya.

Membludaknya jumlah warga yang datang juga membuat tidak sedikit warga yang akhirnya tidak sempat bertatap muka secara langsung dengan Wakil Walikota Depok. Di moment itu juga sekitar 2000 bingkisan ludes dibagikan pada warga.

Bendahara Partai Gerindra tingkat Kecamatan Cipayung, Karmila, mengatakan dari 2000 bingkisan yang disediakan, semuanya habis dibagikan pada warga.  Bahkan tidak sedikit juga warga mau pun kader partai yang tidak kebagian bingkisan.

Namun demikian, itu semua dimaklumi baik oleh warga mau pun kader partai Gerindera Depok. "Alhamdulillah apa yang nenjadi kekurangan dari pihak kami akhirnya dapat dimaklumi. Semoga semuanya mendapat keberkahan," ujarnya. (Ko)