Bulan: Juni 2016

Depok

BMPS Depok : Sekolah Swasta Harus Bisa Mandiri

Rapat kerja BMPS Kota Depok.   (Foto : Adi)
Rapat kerja BMPS Kota Depok. (Foto : Adi)

BERIMBANG.COM, Depok – BMPS Depok yang di pimpin oleh pemilik Yayasan di Ghama dleader school ( SMP Gelora, SMK Nasional, SMK Ekonomika, SMK Broadcast Ghama Caraka dan SDI Ghama Junior) grogol, telah melaksanakan Rapat Kerja (RAKER) I, Pada tgl 9 Juni lalu.

Dalam raker tersebut tema yang diusung  sekali menjadi positioning BMPS Depok dalam berperan adalah “menguatkan dan mengadvokasi”

Siapa yang dikuatkan dan siapa yang di advokasi tentunya para penyelenggara sekolah yang ada di Kota Depok ini.

Ketua BMPS Kota Depok, H. Acep Al Azhari mengatakan, Mengapa BMPS memilih peran tersebut menurutnya Pembangunan Karakter lewat pendidikan di sekolah harus di lakukan secara sungguh-sungguh. Saat ini

BMPS tengah menyiapkan penguatan terhadap karakter Spirituality, Leadership dan Entreprenurship.

“BMPS akan terus melaksanakan program hasil raker ini, sebab amanah ini harus dapat menyentuh di kalangan masyarakat Kota Depok”, ujarnya.

Kemudian Acep yang juga sebagai Komisaris Utama Persikad, menambahkan, Akibat pembangunan Karakter yang tidak terstruktur maka prilaku yang tidak menyenangkan baik dari peserta didik maupun dari guru yg bersangkutan, hal ini sering muncul di tengah-tengah proses belajar mengajar.

Sehingga kata Acep, sering berujung pada  kasus hukum dan sudah banyak contoh yang kasusnya sampai ke pengadilan.

“Mudah-mudahan hal tersebut tidak akan terjadi lagi, makanya kita membuat program membangun budaya berkarakter yang sehat”, ungkap H.Acep.

Acep menjelaskan, Sekolah sering mendapat gangguan dari pihak eksternal. Ditambah dengan kebijakan PPDB yang tidak memihak ke sekolah swasta, itu semua menjadi pertimbangan BMPS untuk mengadvokasi para penyelenggara sekolah swasta di kota Depok.

“BMPS saat ini sedang membangun kemitraan yang kuat baik dengan pemerintahan, disdik, serta bersinergi dengan Dewan pendidikan, PGRI dan stakeholder lainnya , termasuk dengan tim pengacara  independent dan ini sedang berproses, di harapkan Depok menjadi kota yang Unggul Nyaman dan Religius bisa selaras dengan pembangunan karakter di setiap sekolah”, tutur Acep. (Adi).

Daerah

Lagi – Lagi Longsor Hampir Putuskan Jalan Tenjo Ayu

IMG-20160617-WA0032

BERIMBANG.COM , Sukabumi – Bencana tanah longsor dan banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan sekarang terjadi di Kecamatan Cicurug tepatnya Desa Tenjoayu yang menyebabkan Gang di RT 03/02 hampir terputus akibat tanah longsor yang menyebabkan sebagian warga mengeluh.

Peristiwa terjadi pada selasa sore (14/6/2016 ). Sehingga  Gang di kawasan Rt 03/02 sebagai akses para pengguna jalan baik bagi masyarakat maupun buruh pabrik .

Pantauan Berimbang.com , tanah longsor di bibir jurang sedalam 15 meter tersebut sudah menganga di atas jalan, hal ini  akibat diguyur hujan lebat Selasa lalu.

Salah satu warga Dodi.S (35) menuturkan kepada berimbang.com

Jurang di gang RT 03/02 Desa Tenjoayu ini kerap dilanda longsor, walaupun intensitasnya tidak besar tetapi warga untuk tetap selalu waspada dan siaga, karena tidak menutup kemungkinan pada musim penghujan, longsor bisa terjadi kembali,serta mengakibatkan terputusnya jalan.

Lanjut Dodi , ia sangat prihatin dan miris bilamana hal ini tidak cepat ditanggapi oleh pihak pemerintah.walaupun sudah diprioritaskan bakal di bangun, namun kendala darurat longsor tidak bisa di elakan.

” Sebaiknya diperbaiki sebelum hal longsor melebar dan membuat terputusnya jalan, jangan sampai terjadi seperti bencana banjir yang melanda wilayah kecamatan cicurug yang terjadi minggu lalu dengan adanya banjir bandang, minimal kita sedia payung sebelum hujan.  (Irwan)

Editor : Suci Iriana

BogorJabodetabek

Akibat Longsor, Jalan Perumahan Lido Permai Amblas

IMG-20160617-WA0026

BERIMBANG.COM , Bogor –  akses Jalan Perumahan lido Permai di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Amblas tertimpa longsor. Kejadian tersebut tepat saat berbuka puasa. Kamis (16/06 /2016),

Pantauan Berimbang.com, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut , longsor terjadi akibat tak ada tebing penahan tanah , dan karena arus air sungai yang begitu  besar , selain itu diduga karena aktifitas kendaraan berat pengangkut bahan material proyek pembangunan jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) yang melebihi kapasitas muat.

Saat kejadian , Kepala Desa (Kades) Ciburuy Iwan Sofwan Zaqy dengan cepat dan tanggap langsung mendatangi ke lokasi kejadian longsor.

Mendadak, Iwan segera berkoordinasi dengan pengurus lingkungan bersama masyarakat, dan langsung membuat rencana penanggulangan bencana. Dengan sepakat warga pun  menjalankan swadaya dalam merehabilitasi kerusakan akibat bencana longsor .

Lanjutnya, Iwan menghimbau , untuk akses jalan yang amblas oleh longsor akan segera diperbaiki secepatnya supaya masyarakat bisa melewati akses jalan perum lido permai kembali . (Irwan /YF)

Editor : Suci Iriana

Daerah

Tim Gabungan Berhasil Selamatkan 24 Ekor Ikan Paus

5801195bcbd08fe7c49f532c22a73b0ef

BERIMBANG.COM, Probolinggo – Tim gabungan dari Dinas Perikanan dan Kelautan, BKSDA, BPBD Kabupaten Probolinggo, TNI, Polri, SKPD, relawan, dan warga berhasil menyelamatkan 24 ekor ikan paus jenis pilot sirip pendek kembali ke perairan laut.

Sementara delapan ekor ikan paus mati karena kekurangan oksigen.

Sebelumnya sebanyak 32 ekor ikan paus terdampar di Desa Randu Pitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur pada Rabu (15/6/2016).

Beberapa ikan paus terdampar di dekat hutan mangrove.

Diperkirakan ikan paus tersebut terdampar akibat cuaca ekstrem yang terjadi sebelumnya sehingga konsentrasi oksigen berkurang di perairan laut dalam.

“Saat air laut pasang maka 24 ekor ikan paus berhasil dilepas ke laut dengan selamat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (Tbn)

JabodetabekJakarta

Termasuk Kaka Saiful, KPK Tangkap 7 Orang Kasus Suap Perkara Syaipul Jamil

df1545567a77671bf6492ff64423c73df

BERIMBANG.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pedangdut Saipul Jamil. Mereka dicokok dari lokasi berbeda di kawasan Jakarta pada Rabu 15 Juni 2016.

Kemudian, empat dari tujuh orang itu ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap untuk memperingan hukuman Saipul Jamil dalam perkara dugaan pelecehan seksual remaja pria di bawah umur di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.‎

Mereka adalah Rohadi yang menjabat Panitera Peng‎adilan Negeri Jakarta Utara, Bertha Natalia, dan Kasman Sangaji selaku pengacara Saipul, serta Samsul Hidayatullah yang merupakan kakak kandung Saipul.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan, awalnya, pukul 10.40 WIB, Satgas KPK mengamankan Rohadi di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

“Diamankan setelah penyerahan uang. Dari tangan R diamankan uang Rp 250 juta dalam plastik berwarna merah,” kata Basaria di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Usai dari Sunter, satgas meluncur ke kawasan Tanjung Priok. Sekitar pukul 13.00 WIB, satgas mengamankan Samsul. Penangkapan Samsul bermula dari keterangan Rohadi. Untuk Bertha dan Kasman, Tim Satgas KPK menjemputnya di Bandara Soekarno-Hatta pada malam hari.

“Keempatnya langsung dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif,” ucap Basaria.

Sebelumnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap peringanan hukuman terdakwa Saipul Jamil dalam perkara dugaan pelecehan remaja pria di bawah umur di PN Jakarta Utara. Penetapan itu merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satgas KPK pada Rabu 15 Juni 2016 siang.

Rohadi diduga menerima suap Rp 250 juta dari pihak Saipul. Tujuan uang pelicin itu diberikan agar memuluskan keinginan Saipul divonis ringan oleh Majelis Hakim PN Jakut.

Atas perbuatannya, Rohadi sebagai penerima suap dijerat dengan Pasal ‎12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kemudian terhadap Bertha, Kasman, dan Samsul dalam posisinya selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Abd/L6)

Depok

Dishub Depok Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

Kadishub Kota Depok, Gandara Budiana (foto:ist)
Kadishub Kota Depok, Gandara Budiana (foto:ist)

BERIMBANG.COM, Depok – Kesiapan Dinas Perhubungan Kota Depok menjelang mudik dihari lebaran sudah disiapkan, Antisipasi melonjaknya penumpang tidak begitu signifikan dimana  peningkatannya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan Kepala dinas Perhubungan Depok, Gandara Budiana.

” Tidak ada peningkatan melonjaknya penumpang mudik sama sekali, hampir sama dengan tahun sebelumnya, kalaupun naik tidak banyak, kami juga melibatkan dari Polres dan BNN untuk antisipasi bila terjadi  sesuatu hal yang tidak diinginkan dan untuk menjamin kelancaran arus mudik 2016 ini ,” ujar Gandara kepada berimbang.com di ruang kerjanya. Rabu (15/6/2016).

” Kalau untuk mudik gratis ada peningkatan, Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan hampir 520 bus angkutan serta bagi pemudik  angkutan yang membawa kendaraan roda dua, bisa diangkut dengan menggunakan kereta secara gratis dari kantor Bulog.

” Sedangkan pemudik yang sudah melakukan pendaftaran di terminal Depok saja yang sudah daftar sekitar 1200 jiwa sedangkan tahun sebelumnya hanya  dibawah 1000 jiwa,” ucap Gandara.

Jalur mudik tujuan, masih Gandara, hanya menuju Jawa Timur dan Jawa Tengah meliputi daerah semarang, Jogjakarta sedangkan untuk jalur mudik ke Jawa Barat tidak ada.

Lanjutnya, Dinas Perhubungan Depok juga akan mengecek semua kendaraan yang akan dipakai untuk mudik dan perusahaan angkutan sudah di berikan surat untuk segera mengecek kendaraan ketempat pengujian agar nantinya di perjalanan tidak ada kendala.

Personil Dishub khsususnya di Bidang Pengendalian dan Operasional sudah disiapkan untuk siaga di hari H -7 untuk melakukan pengamanan di jalur-jalur sibuk.

” Ya biasanya mulai ramainya di H-3, tetapi kami antisipasi untuk personil melakukan siaga  di H -7,” Pungkasnya. (Efendi)

Jelajah Desa

Kepala Desa Tugu Jaya Apresiasi Pembangunan PAUD

IMG-20160614-WA0004

BERIMBANG.COM , Bogor  –  Pemerintah Desa Tugu Jaya dukung pembangunan Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Desa Tugu Jaya , Kecamatan Cigombong , Kabupaten Bogor .Selasa (14/06/2016)

Kepada berimbang.com, Kepala Desa  (Kades) Tugu Jaya, Sugandi Sigit , menjelaskan , dengan adanya pembangunan PAUD tersebut, karena peduli dan mendukung terhadap anak-anak di bawah umur yang sudah masuk sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai dengan usia 18 tahun yang masih pelajar.

” Maka dari itu kami bangun PAUD satu lokal  untuk kelas B, sedangkan bangunan kelas A yang lama, kami rehab kembali  karena sudah tidak layak pakai”. ungkap Sugandi.

Lanjut Sugandi , rencananya bangunan  akan di cor, karena ada penambahan ke atas,  luas yang sedang di bangun kurang lebih sekitar 8×7 meter, pembangunan yang sudah lama ini sudah di rencanakan pada tahun 2015, dan baru di realisasikan pada tahun ini, pembangunan paud bersumber dari Alokasi dana desa(ADD) yaitu oleh retribusi pajak daerah. (Nana /Irwan /Yosef).

BogorJabodetabek

Pengembang Perumahan Samudra Residence Di Protes Warga

IMG-20160613-WA0000

BERIMBANG.COM , Bogor – Salah satu aksi protes warga terjadi di Perumahan Samudra Residence, di Kampung Karet, Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Pantauan Berimbang.com, dalam melakukan aksinya, mereka menginginkan supaya jalan komplek segera dibenahi tepatnya di aspal, akan tetapi mereka justru malah melakukan aksi unjuk rasa.

“Selama ini yang didapat hanya janji dan janji. kami sadari beli rumah yang tidak layak seperti perumahan. Karena itu kami demo dan mogok puasa,” ungkap Koordinator warga Supri, Minggu (12/6/2016).

Kepada pengembang, warga menuntut janjinya untuk membuat jalan aspal seperti perumahan umumnya, keamanan dengan bangunan tembok mengitari perumahan.

“Berikan kami sumur beserta mesinnya. Bila tuntutan tidak dipenuhi, kami akan terus demo seperti ini. Areal seluruh perumahan ini juga akan kita tanami pohon pisang,”. imbuhnya (Irwan /Yosef )

Depok

Prestasi Yang Membanggakan, Depok Kembali Raih Opini WTP

WTP

BERIMBANG.COM, Depok – Walikota Depok, Mohammad Idris menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Depok Tahun Anggaran 2015 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jabar, Jalan Mochammad Toha, Nomor 164, Bandung, Selasa (07/06/2016).

Selain Kota Depok, ada 11 Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Barat yang juga menerima LHP pada hari yang sama. Kesebelas Pemda tersebut adalah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, dan Kota Bekasi.

Bagi Kota Depok, ini adalah kali kelima mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan yang diraih Kota Depok.

WTP2

Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, Kota Depok mendapatkan predikat opini *Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Depok Tahun Anggaran 2015. Hal ini berarti, Kota Depok telah berhasil meraih predikat WTP 5 (lima) kali berturut-turut, sejak tahun 2011-2015.

Atas nama Pemerintah Kota Depok dan pribadi, saya menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se- Kota Depok yang telah bekerja keras dalam menyusun laporan keuangan yang baik sebagai salah satu bentuk pelaksanaan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.

Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pembangunan di Kota Depok serta mendukung upaya mewujudkan _Good Governance_ (tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa) serta _clean goverment_ (pemerintah yang bersih dan bebas KKN).

”WTP yang berhasil diraih Kota Depok dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 adalah berkat kerjasama, keuletan, dan kesabaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok,” ujar Idris usai menerima LHP.

Dirinya menjelaskan, Kota Depok yang saat ini dari segi kuantitas pegawai masih terbatas, senantiasa meminta penambahan ASN.

”Dari 2.100.000 jiwa penduduk Kota Depok, ASN baru berjumlah 7800 orang, dengan tenaga teknis 2700-an dan sisanya tenaga fungsional. Ratio pelayanan 1: 260, artinya 1 orang ASN melayani 260 orang penduduk. Jadi masih perlu peningkatan jumlah pegawai,” jelas Walikota.

”Kami terus memberikan motivasi terutama yang menangani masalah keuangan. Dengan kerjasama berbagai pihak, termasuk ASN dan warga, alhamdulilah Depok masih dapat mempertahankan WTP yang ke lima kalinya,” kata pemimpin Kota Belimbing.

Walikota juga mengatakan, akan terus meningkatkan kinerja ASN, terutama pada pelayanan publik.

”Ucapan terima kasih kami haturkan pada seluruh warga Depok, karena atas kontribusi mereka juga sehingga kami berhasil mempertahankan WTP,” ujarnya. (Diskominfo Kota Depok)