Bulan: Mei 2016

Depok

Papan Segel Dipindah Lagi, PT. Genesis Dinilai Lecehkan POL PP Depok

IMG-20160523-WA0003

BERIMBANG.COM, Depok –  Nina Suzana, Kasat Pol PP Kota Depok ketika di konfirmasi oleh wartawan di Ruang kerjanya terkait pembokaran segel PT. Genesis. Kamis (19/5/2016) kemarin.

” Saya sudah meminta agar papan segel tersebut di pasang di tempat semula , pasalnya sekarang papan segel tersebut sudah berpindah tempat lagi,” ujar Nina

” Saya ingatkan, Jangan anggap sepele hal tersebut, jika masih membandel saya lanjukan ke Kepolisian, Sebab tindakan memindahkan dan membongkar papan segel adalah perbuatan pidana, saya beriwaktu kepada mereka, sampai hari senin tgl 23 mei 2016 untuk memasang kembali papan segel tersebut di tempat semula,” terang Nina dengan nada tegas.

Sementara itu menurut seorang warga yang namanya tak mau disebutkan di lokasi mengatakan, papan segel selaku di pindah-pindah oleh pengembang.

” Papan segelnya lari lari, pindah sana pindah sini sepertinya sengaja dipermainkan oleh pengembang nakal, Informasinya proyek perumahan dibekingi seseorang yang mengaku tim sukses Walikota,” Ujarnya.

Sebelumnya, Distarkim Kota Depok sudah mengeluarkan surat teguran untuk menghentikan pembangunan proyek sebanyak 3 kali yang di tujukan kepada management PT Genesis, namun Pihak PT. Genesis tidak mengindahkan surat  teguran kemudian tanggal 28 April 2016 Distarkim memerintah kepada Satpol PP Kota Depok untuk melakukan penyegelan dilokasi proyek perumahan kemudian pada tanggal 29 April 2016 pihak PT Genesis melakukan pembongkaran papan segel tersebut.

Sementara menurut pantauan berimbang.com ketika melintas di lokasi  menyaksikan papan segel sudah di cabut dan di pindah kembali di tempat lain bagian samping sebelah dalam, aktifitas Kendaraan roda 4 terlihat di lokasi proyek sedang menurunkan batu kali, Alat berat beko untuk meratakan tanah, mereka bekerja seolah proyek tidak ada masalah. (Rahmat Budianto)

BogorJabodetabek

Gelar Operasi Cipkon, Polsek Cijeruk Amankan Minuman Keras

IMG-20160523-WA0000

BERIMBANG.COM , Bogor – Menjelang akan datangnya bulan suci ramadhan, Polsek (Polisi Sektor) Cijeruk menggelar Giat Operasi Cipkon (Cipta Kondisi) di wilayah hukum cijeruk yang membawahi dua kecamatan diantaranya Kecamatan Cigombong dan Kecamatan cijeruk Kabupaten Bogor.

Operasi Cipkon di pimpin Kompol (Komisaris Polisi) Suhartono bersama panit Reskrim dengan melibatkan 5 (Lima) Personil polsek , koramil dan insan Pers.

Kompol Suhartono kepada Berimbang.com mengatakan , sasarannya kali ini adalah Miras (minuman keras) yakni dengan tujuan mengantisipasi adanya tindak kejahatan dan kecelakaan yang dipicu lantaran pengaruh miras.

” Demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif beberapa warung jamu di wilayah hukum cijeruk kami geledah, dan kamipun berhasil mengamankan barang bukti berupa 42 botol miras berbagai merk, juga 36 bungkus miras oplosan ukuran  1/2 liter,” ujar Suhartono.

 “Kami berharap semoga di bulan suci ramadhan ini salah satu penyakit di golongan masyarakat bisa berkurang sehingga umat muslim bisa merasakan kenyamanan dan ketentraman”. Ungkapnya (Irwan /Nana /Yosep /Surya)

Depok

Peduli Lingkungan, PT. Brantas Abibraya Santuni Anak Yatim

IMG_20160521_141556

BERIMBANG.COM, Depok – Peran serta perusahaan kepada masyarakat,  PT. Brantas Abibraya (persero) bersama masyarakat Cisalak Pasar, Cimanggis, Kota Depok laksanakan santunan Anak Yatim dan Duafa bertempat di lokasi  proyek pembangunan Pasar Tradisional tahap II. Sabtu (21/5/2016).

Kegiatan tersebut dihadiri beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama, elemen masyarakat, kepolisian sektor Cimanggis, Koramil Cimanggis serta warga sekitar.

Perwakilan PT. Brantas Abibraya, Candra Purna Saputra, mengatakan dalam sambutannya, dengan diadakannya kegiatan santunan adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar.

” Ini adalah bentuk kepedulian kami (perusahaan) terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ucap Candra.

Candra juga mengharapkan doa dan dukungan kepada masyarakat agar proyek yang sedang berlangsung, berjalan dengan lancar dan kondusif.

Sementara itu, tokoh masyarakat Cisalak Pasar, Makmur Murod mengatakan, dengan adanya  Pasar Modern Cisalak,nantinya, bila selesai dibangun sesuai target dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga serta mendapat berkah dari Allah SWT.

” Perekonomian warga akan menjadi meningkat dari sebelumnya dan selalu mendapat berkah ,” ujar Makmur.

Makmur Murod juga berharap, agar tenaga kerja yang bekerja di proyek diberikan keselamatan dalam melakukan aktifitas bekerja dan selalu berhati-hati.(iik/ray).

Bogor

Bubarkan Paguyuban , Camat Taman Sari arogan

IMG-20160521-WA0002

BERIMBANG.COM , Bogor –  Paguyuban kepala desa se-Kecamatan Tamansari di bubarkan, hampir terjadi baku hantam dengan kepala desa dan Camat Tamansari, Ahmad Sofian . Jumat 20/05/2016

Pantauan berimbang.com, Kronologis kejadian bermula ketika beberapa kades kecamatan Tamansari datang ke kantor kecamatan untuk meminta penjelasan adanya surat pembubaran paguyuban kepala desa se-Kecamatan Tamansari.

Lanjut, Akan tetapi  bukanlah jawaban yang didapat melainkan Sikap arogansi dari Camat Tamansari Ahmad Sofian dengan mengusir para kades yang meminta penjelasan , termasuk beberapa media pada saat di kantor Kecamatan Tamansari . (Yosep /Irwan /Nana /Surya)

Depok

Ketua BMPS Depok, Acep Al-Azhari Di Lantik, Fokus Pembenahan Organisasi Dan PPDB Harus Di Benahi

IMG-20160521-WA0001

BERIMBANG.COM, Depok-Pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok dilantik oleh Ketua BMPS Provinsi Jawa Barat di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Kamis (19/5/2016) dihadiri Walikota Depok Mohammad Idris.

Ketua BMPS Provinsi Jawa Barat Bambang Sutrisno dalam sambutannya mengharapkan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan sekolah-sekolah swasta yang jumlahnya sangat besar dibandingkan dengan sekolah negeri.

“Di Jawa Barat sekolah SMP negeri ada sebanyak 40 persen dan 60 persen swasta, untuk SMA negeri ada 30 persen SMA swasta  70 persen dan SMK negeri 12 persen sedangkan sisanya adalah SMK swasta,” ujarnya.

Dengan banyaknya jumlah sekolah swasta, menurutnya pemerintah diharapkan tidak lagi hanya memberikan perhatian kepada sekolah negeri akan tetapi minimal juga memperhatikan sekolah-sekolah swasta untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Ketua BMPS Kota Depok H. Acep Al Azhari menegaskan dirinya dengan jajarannya optimis dapat meningkatkan peran BMPS Kota Depok dalam turut serta membangun Kota Depok. Oleh karena itu, tandasnya dalam waktu dekat segera melakukan langkah-langkah penting dan mulai bekerja

“Kami akan segera bekerja dengan menggunakan segala kekuatan yang ada dan akan tetap menjaga relevansi dan posisi BMPS, yakni BMPS hanya mengurusi sekolah-sekolah swasta,” tuturnya.

Dikatakannya, BMPS adalah BMPS bukan organisasi lain sehingga semua pengurus harus mengetahui tujuan yang jelas dari BMPS.  BMPS, ucapnya memiliki tujuan yang jelas sehingga posisi perjuangan juga jelas, tapi  kalau tidak jelas arahnya atau pada posisi abu-abu, maka tidak tahu apa yang harus dibela. Untuk itu, dalam waktu dekat BMPS akan segera melakukan Rapat Kerja karena ada hal-hal yang harus segera dilakukan.

“Tidak terlalu lama lagi, satu hari dua hari atau satu minggu kita akan segera mengadakan Rapat Kerja (Raker), minggu depan sekjen akan mempersiapkan Raker,” terangnya.

Acep BMPS menambahkan dalam menjalankan roda organisasi pihaknya akan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Dalam menyikapi PPDB. BMPS Depok mendukung PPDB asal sesuai dengan aturan, segera keluarkan aturan teknis PPDB baik itu perwa dan aturan dari kadisdik Depok.

“ Kepemimpinan saya akan berbeda dengan sebelumnya, akan terus membangun dan menguatkan kerjasama karena kekuatan sesungguhnya terbangun dengan kebersamaan,”.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan kesuksesan organisasi berdasarkan pengalaman pada berbagai organisasi yang pernah diikutinya, bahwa suksesnya organisasi didasari dengan rasa idialisme yang tinggi sehingga dapat lebih fokus. Selain itu, mempunyai integritas sehingga organisasi tersebut terus dapat lebih maju dengan baik.

Idris menjelaskan, integritas adalah ikhlas memiliki niat yang baik dan didukung tekad yang kuat serta gigih dalam bekerja sehingga dengan integritas yang tinggi setiap persoalan dapat dijawab dengan baik untuk kemajuan organisasi.

“Sekolah-sekolah swasta harus memiliki profesionalisme dan kemandirian sehingga bukan lagi sekolah swasta sebagai peran pendukung tapi dapat menjadi peran utama dan jalan beriringan dengan sekolah negeri,” tandasnya.

Pekan depan Walikota Depok Mohammad Idris akan membuat kejutan soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang setiap tahun selalu menjadi masalah di Kota Depok.

“Tunggu tanggal mainnya, pekan depan walikota akan membuat kejuatan soal PPDB,” kata Idris usai menghadiri pelantikan pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Kamis (19/5/2016).

Menurut Idris, pihaknya sudah komit dan sepakat dengan dinas terkait dan pemangku kepentingan, muspida, penegak hukum dan DPRD, tidak ada lagi yang namanya titipan titipan. Semua harus nengikuti prosedur yang sudah ada.

“Nanti akan dipertegas dalam sebuah kebijakan. Aturan teknis akan dibuat kepala dinas. Kalau kebijakan akan dikeluarkan walikota, apakah dalam bentuk peraturan walikota (perwal), nanti kita lihat,” tegas Idris.

Ke depan, kata Idris, surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak berlaku lagi. Pemkot akan berpedoman pada data masyarakat penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kemudian soal kuota 20 persen masyarakat kurang mampu, kalau tidak tertampung semua di sekolah negeri, maka akan disalurkan ke sekolah swasta dengan subsidi dari pemkot sebesar Rp 2 juta per tahun per anak.

Selama ini pelaksanaan PPDB di Kota Depok selalu membuat heboh, karena banyaknya siswa titipan dari berbagai elemen di Kota Depok.

Untuk mengakomodir titipan itu, pihak sekolah terpaksa menerima siswa melebihi kapasitas ruang belajar sesuai aturan yang ada. Atau membuat sekolah filial dengan menumpang di sekolah lain.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Acep Al Azhari mendesak walikota untuk menegakkan aturan dan ketentuan PPDB secara baik.

“Kalau bisa walikota segera mengeluarkan aturan teknis PPDB,” kata Acep yang baru dilantik sebagai Ketua BMPS Kota Depok menggantikan Kemo Santosa

“BMPS menolak segala bentuk politisasi dan komersialisasi PPDB,” tegas Acep,”.(Adi).

Daerah

Dinas Peternakan Kab.Sukabumi Restrukturisasi Pengunggasan

IMG-20160520-WA0002

BERIMBANG.COM ,  Sukabumi – Dinas Peternakan pastikan bahwa tidak akan ada kasus flu burung lagi di Kabupaten Sukabumi, sejak temuan kasus flu burung pada Maret lalu.

Kepala Dinas Peternakan Iwan Karmawan menjelaskan sampai , saat ini ada sejumlah unggas mati, namun bukan karena flu burung melainkan terserang tetelo (ND). Tetelo memang sering terjadi, apalagi cuaca masih hujan seperti sekarang ini.

“Kalau ayam terkena ND masih ada, namun untuk kasus flu burung tidak ditemukan lagi,” ungkap iwan kepada Berimbang.com , Kamis 19/5/2016.

Dijelaskan Iwan, ke depan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi akan melakukan restrukturisasi pengunggasan. Sehingga masyarakat dilarang memelihara unggas sekitar 100 meter dari rumah mereka. Nantinya, pemeliharaan unggas pun bisa diganti masyarakat dengan pemeliharaan hewan seperti kelinci ataupun ternak kambing dan domba.

“Karena proses restrukturisasi itu dilakukan secara bertahap, kemungkinan baru bisa tercapai sekitar dua tahun ke depan,” katanya .

Lanjut iwan, dengan adanya restrukturisasi pengunggasan, proses penyebaran flu burung bisa diminimalkan. Termasuk penyebaran dari unggas kepada manusia. Selain restrukturisasi pengunggasan, kata dia, Dinas Peternakan juga akan membentuk kampung ternak unggas.

“Hal ini untuk mempermudah dalam membina masyarakat. Tak seperti saat ini, di mana ternak unggas tersebar secata tidak merata. Sehingga Dinas Peternakan sulit untuk mendatanya,” terang dia.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Winda Sri Rahayu membenarkan bahwa sudah tidak ada lagi laporan terkait flu burung di Kabupaten Sukabumi. Namun , masyarakat tetap harus waspada Karena musim hujan di Kabupaten Sukabumi berkelanjutan di Indonesia ada yg tau . Pungkasnya (Irwan/Yosep)

Daerah

Warga Temukan Mayat Tanpa Busana Di Kamar Mandi

b87d6f11448a7b138a61609a26d47a1bf

BERIMBANG.COM, Amlapura – Warga Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem dikagetkan penemuan mayat di dalam kamar mandi, Rabu (18/5/2016).

Mayat tersebut diketahui identitasnya bernama I Wayan Kasih (59) warga Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem.

Penemuan mayat tersebut bermula dari kecurigaan Ni Nyoman Manis tetangga Kasih.

Manis akan menuju rumahnya, melihat ada aliran air dari kamar mandi ke gang rumah Kasih.

Lantaran air terbuang sia-sia, Manis memberitahu adik Kasih, I Wayan Mertada.

Lantas, Mertada bergegas ke kamar mandi mematikan air.

Saat akan buka pintu kamar mandi, Mertada melihat Kasih sudah dalam keadaan telungkup dan tanpa mengenakan pakaian serta sudah tak bernyawa.

Mertada minta bantuan warga dan melapor ke kepala desa dan Babinkamtibnas Desa Bungaya.

Kapolsek Bebandem, AKP Gede Juli dan beberapa personelnya dan tim medis menuju kamar mandi berukuran 2,30×1,65 meter.

Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, dari hasil medis, Kasih meninggal dunia karena mengalami tekanan darah tinggi.

Kasih diduga terjatuh saat kejadian hingga meninggal dunia.

Dari keterangan saksi, Kasih memiliki riwayat hipertensi dan asam urat.

“Korban juga sempat dioperasi dan masih terapi di RSUD Karangasem,” jelas Sugeng Sudarso.

Saat kejadian, tak ditemukan adanya kejanggalan.

Tidak ditemukan luka akibat kekerasan dan barang yang mengarah pada pembunuhan.

Keluarga korban sempat ditawarkan jenazah diautopsi, namun pihak keluarga tidak menghendaki.

Keluarga korban mengikhlaskan kepergian Kasih. Menurut keluarganya, kematian korban dinilai wajar lantaran memiliki riwayat penyakit. Keluarga korban juga dibuatkan pernyataan secara tertulis.(as)

Jakarta

Bus Transjakarta Tertabrak Kereta Api Di Perlintasan

6cf52942e516d814ee2e4f4786acccf0f

BERIMBANG.COM, Jakarta – Sebuah bus TransJakarta terlibat kecelakaan dengan kereta di perlintasan kereta api Maspion Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.20 WIB pagi ini, Kamis, 19 Mei 2016.

Dalam akun resmi TMC Polda Metro Jaya, terlihat bagaimana bus gandeng TransJakarta dengan nomor polisi B 7258 TGB, tertabrak hingga bodi bagian kirinya terlihat ringsek, dan badannya sampai masuk ke sungai yang ada di samping rel kereta ini.

06:20 Kecelakaan KA & Busway B 7258 TGB di Perlintasan KA Maspion Gunung Sahari & mshpenanganan Polri @arifin_komala pic.twitter.com/w1pOvBARE5

— TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) May 18, 2016

Saat ini, situasi sudah ditangani petugas, baik dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), maupun petugas Polri.

Belum diketahui ada tidaknya korban dalam peristiwa ini, termasuk kronologi kecelakaan ini sampai bisa terjadi. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas juga mengalami gangguan.

Depok

Acep Al – Azhari, Ketua Umum BMPS Kota Depok Terpilih Akan Segera Dilantik

Acep Al-Azhari, Ketua Umum terpilih BMPS Kota Depok.    (Foto : Adi)
Acep Al-Azhari, Ketua Umum terpilih BMPS Kota Depok. (Foto : Adi)

BERIMBANG.COM, Depok – H. Acep Al Azhari, Ketua Umum BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta) Kota Depok yang terpilih melalui Musyawarah Kota ke IV pada tanggak 12-13 April, yang lalu di The Green Hotel Ciawi, Bogor.

Pria berkacamata yang akrab disapa H. Acep ini  akan di Lantik pada tanggal 29 Mei mendatang.

Ketua Umum terpilih H Acep mengatakan, Langkah awal Persiapan Growing the organization. Memperjelas  posisi, bmps mau berperan dimana, itu dulu yang harus jelas (Clarity). Ini akan memperjelas perjuangan dan pembelaan. Pembelaan kepada sekolah swasta tentunya.

Lebih lanjut H Acep menambahkan, Empowering people, kejelasan dalam pembelaan butuh sikap (attitude). Strutur organisasi BMPS yang baru tersusun itu harus berdaya, bukan cuma posisi jabatan namun lebih di tuntut kepada aksi. Keberanian melakukan aksi memang sangat di tentukan oleh leadership.

“Oleh karena itu Kami BMPS akan  berkoordinasi kepada semua pemangku kepentingan, meminta support dari Pemerintahan Kota Depok serta terus membawa organasasi ini menjadi bagian kekuatan utk mewujudkan Depok yang unggul nyaman dan religius,” ungkap H. Acep yang menjabat sebagai Ketua IIBF (Indonesia Islamic Bussines Forum) penggerak program “Beli Depok Beli Depok”.

H. Acep yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma yang Cinta dan bangga pemain lokal Depok ini menjelaskan, Mutu produk pendidikan bukan berada pada nilai ujian, selagi cara pandang sekolah hanya dengan nilai bagus maka pendidikan sudah bermutu. Tentu itu kurang tepat karena menurutnya SDM sekolah dan pengawalan yang dari yayasan dalam menternemahkan kurikulum akan sangat berdampak pada hasilnya.

“Saya sangat berharap akan ada kebijakan yang kuat dari Walikota melalui disdik utk lebih memihak kepada pembentukan karakter,Inti dari proses pendidikan ada pada kurikulum yang di gelar di kelas,” ujar CEO PT A2C dan Owner Restoran Gabus Pucung ini.

Sebagai Ketua BMPS Kota Depok kata H Acep menambahkan, melalui sekolah IIBF akan berpartispasi membangun karakter anak melalui karakter mental entrepreneur. Ketaqwaan bersumber dari SMART IN LIFE, dan ini dapat dari kemampuan SDM bagaimana cara menterjemahkan kurikulum pada nilai2 Spirituality, begitu pula CERDAS, adalah bentuk karakter dari SMART IN DECISION, disini  SDM Yayasan akan mendefinisikan kurikulum leaderahip.

Kesejahteraan guru swasta sangat di tentukan oleh manajemen sekolah atau yayasan itu sendiri. Jika Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mensejahterakan para guru swasta,tapi sangat tidak baik jika mental yang dimiliki oleh sekolah/yayasan menggantungkan kesejahteraan pada pihak lain.

“Maka saya akan mendorong agar para penyelenggara sekolah swasta memiliki karakter SMart in Economic, kuasailah ilmu ilmu  Entrepreneurship. InsyaAllah penyelenggara sekolah akan bisa mandiri. Kalo pemahaman ini belum semua di miliki oleh yayasan, maka BMPS akan memfasilitasi pelatihan entrepreneur. Kita akan siapkan praktisinya,” tutup H Acep.(Adi).

Daerah

UPTD Disdukcapil Cicurug Tingkatkan Pelayanan Di Delapan Kecamatan

IMG-20160516-WA0032

BERIMBANG.COM , Sukabumi – hampir 30 persen penduduk di Kabupaten Sukabumi belum memiliki akte kelahiran. Oleh karena itu, Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) cicurug Kabupaten Sukabumi meningkatkan pelayanan di delapan (8) kecamatan.

Rencana tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas administrasi kependudukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Saat di jumpai Berimbang.com, Kepala UPTD  Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil cicurug Usep Saepudin mengatakan, pelayanan yang dibentuk di 8 (Delapan) kecamatan tersebut meliputi (daerah perwakilan) DAPIL 6 (Enam) diantaranya Cicurug, cidahu, parungkuda, Ciambar, parakan salak, berkah, kalapa nunggal, dan kabandungan.

“Harapan kami sesuai dengan visi misi Disdukcapil  “mewujudkan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi tahun 2015, dan mengembangkan informasi administrasi sebagai  pusat informasi data terpadu kependudukan,”Jelasnya  (Irwan /Surya /Yosep /Nana)