Bulan: April 2016

Depok

Persikad Seleksi Ketat Pemain Untuk Bersaing Masuk Tim Inti

IMG-20160410-WA0000

BERIMBANG.COM, Depok – Di hari terakhir seleksi pemain  Persikad Paricara Dharma saat ini tim seleksi telah menetapkan 35 pemain, seleksi bakal calon pemain yang nantinya bergabung dalam sekuad Persatuan Sepak Bola Kota Depok (Persikad). Seleksi dilakukan selama tiga hari. yang di gelar dari tanggal 7/9 April 2016.

Pelatih Kepala Persikad Meiyadi Rakasiwi mengungkapkan, seleksi pemain tersebut diikuti oleh sekitar 200 pemain baik dari lokal Depok maupun luar Depok, hal ini para pemain sudah memasuki program latihan fisik, di mulai Senin, 11 April 2016, di Lapangan Merpati, Pancoran Mas, Kota Depok.

“Kami bersyukur pesertanya cukup banyak, ini membuktikan bahwa Persikad memang diincar dan diminati oleh pemain baik lokal, nasional maupun asing, mudah mudahan ini langkah awal kebangkitan Persikad,” ujar Meiyadi yang di dampingi Pelatih fisik Abdullah Jabon, kepada wartawan, Sabtu, (9/4/2016) di stadion merpati kemaren.

Meiyadi, akan terus melakukan persiapan pelatihan secara rutin, baik fisik, kesehatan dan program pemberian strategi bertahan dan menyerang terhadap tim sepak bola yang dijuluki Pendekar Ciliwung tersebut, dari 35 pemain nantinya akan seleksi kembali jadi 25 pemain. Persiapan itu tak lain agar Persikad dapat mengikuti kompetisi dalam waktu dekat ini.

“Kami akan ambil komposisi pemain 70-30, dengan rincian 70 persen pemain lokal Depok dan luar Depok 30 persen. Untuk tahap awal kami rekrut pemain lokal terlebih dahulu, jadi kami sudah punya rangka pemain, meski masih di dominasi muka muka lama pemain Persikad, ” papar Meiyadi.

Kuota 70 persen tak lain untuk pemain yang berasal dari Depok masih di dominasi muka muka lama seperti di penyerang ada Boak dan Azis, di posisi bertahan dan gelandang masih ada Pading, guntur, erwin, ajat sudrajat, Dede mursidi, Anwar, Albin, Amri, Samsudin, Dede Ariandi, Sobari Aripin, Restu (kiper).

“Ke depan tidak menutup kemungkinan kami akan rekrut pemain asing, striker yang nantinya akan diambil dari kota lain yang harus memiliki kemampuan untuk mendukung tim Persikad, karena itu bicara biaya operasional dan kontraknya,” katanya.

Sementara itu Komisaris Utama PT. Persikad Paricara Dharma, H. Acep Al Azhari mengatakan, di bawah asuhan pelatih kepala Meiyadi Rakasiwi dan dua asisten pelatih Nana Priatna, Sudarmono, Persikad yang kini berada di Divisi Utama akan bersiap mengikuti turnamen Indonesia Soccer Competitions (ISC) 2016 yang dijadwalkan digelar April hingga November mendatang.

H. Acep Al Azhari menambahkan, di jajaran pimpinan Persikad baru akan memprioritaskan para pesepak bola lokal untuk menjadi pemain inti, sebab di Depok banyak sekali talenta talenta muda yang berbakat untuk menjadi pemain sepakbola handal, di masa yang akan datang jadi pemain Persikad.

“Untuk teknis penyeleksian pemain kami serahkan sepenuhnya pada Pelatih Meiyadi dan para Asistennya, sebab dari pelatihlah nantinya Persikad akan bisa bermain bagus, cantik dan enak di tonton, sehingga masyarakat Kota Depok bisa menonton dan menikmati pertandingan,” ungkap Acep pada wartawan, Sabtu, (9/4/2016), di Restoran milik H.Acep di kawasan Grogol kemaren.

Acep berharap Para pegiat sepakbola terutama Pemerintah Kota Depok, DPRD, dan masyarakat pun diharapkan turut serta meramaikan pagelaran turnamen Indonesia Soccer Competitions (ISC) 2016 yang dijadwalkan digelar April hingga November mendatang.

“Saya masih ingat di kompetisi beberapa tahun silam Prestasi gemilang pun sempat diraih kesebelasan ini, tahun 2007 di Liga Indonesia, Persikad berjaya dan lolos divisi utama sebagai runner-up,” tutur Acep.(Adi).

Depok

Bocah Kecebur Sumur Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

IMG-20160409-WA0001

BERIMBANG.COM, BOGOR -Ahmad Farhan, bocah berusia 2,5 tahun, yang kecebur sumur di rumahnya di Kampung Kebon Rumput RT 4/3,  Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jum’at (8/4/2016), akhirnya berhasil dievakuasi. Jasad korban yang sudah tak bernyawa ini berhasil diangkat pada Sabtu (9/4/2016) sekira pukul 05.30 wib.

Anak pasangan Agus dan Robiatun ini kecebur sumur sedalam 9 meter pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.00 wib. Namun evakuasi sulit dilakukan karena kondisi sumur yang sempit dan penuh lumpur.

Sabtu dinihari pukul 02.00 wib, Tim evakuasi yang dipimpin pengurus PMI Kabupaten Bogor Asep Ruhiyat, yang terdiri dari personel PMI, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), dan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) datang ke lokasi kejadian. Tim evakuasi juga mendatangkan mobil penyedot air untuk memudahkan evakuasi.

Sebelum proses evakuasi dilakukan, dilaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh kyai setempat dan Kepala Desa Pasir Jambu. Setelah berdoa, tim menyiramkan air panas ke dalam sumur untuk mengecek apakah sumur mengandung gas beracun atau tidak.

“Kami kemudian mulai menyedot air sumur selama 3,5 jam. Setelah lumpurnya kelihatan, baru dilakukan penarikan lumpur yang berada di kedalaman 7 meter. Jenazah baru diketemukan pada kedalaman 9 meter dan tertutup lumpur sedalam 2 meter. Tepat pukul 05.30 wib jenazah berhasil diangkat ke atas,” ungkap Ketua Tim Asep Ruhiyat.

Sekretaris DKP Kabupaten Bogor ini menjelaskan, total personel yang terlibat berjumlah 17 orang. “Dari PMI 8 orang, Dinas Bina Marga 7 orang, dan awak mobil penyedot air DKP 2 orang. Tim berjibaku penuh perhitungan karena di dalam sumur longsor masih berjatuhan,” katanya.

Dari balik kejadian naas tersebut, Asep Ruhiyat berpesan kepada warga Kabupaten Bogor yang memiliki sumur gali agar menutup bagian atas sumur dengan bahan yang kuat menahan beban seperti coran beton atau plat besi. “Agar jangan sampai kejadian yang menimpa Ahmad Farhan terulang,” imbaunya.(Raden)

Depok

Persikad Bangkit Kembali, Targetkan Juara ISC

IMG_20160407_170223

BERIMBANG.COM, Depok – Tim kebanggaan warga masyarakat Depok yaitu Klub Persatuan Sepakbola Kota Depok (Persikad) akan dihidupkan kembali. Persikad akan kembali menjadi bagian dari Kota Depok dengan menggelar seleksi di stadion merpati sekitar 150 calon pemain dari berbagai pelosok Kota Depok.

“Persikad yang kini berada di Divisi Utama akan bersiap mengikuti turnamen Indonesia Soccer Competitions (ISC) 2016 yang dijadwalkan digelar April hingga November mendatang,” ujar Direktur Utama Persikad, Lilik Nugroho,  Kamis (7/4/2016) pada media di stadion merpati.

Menurut Lilik Pengurus baru Persikad akan mendahulukan pesepakbola lokal untuk menjadi pemain inti. Seleksi akan dilakukan pada 7-9 April 2016 di Lapangan Merpati, Pancoranmas, Depok.

Setelah vakum pasca dimerger oleh klub asal Purwakarta, kini klub asal Depok Persikad kembali menggeliat. Menyambut Indonesia Soccer Championship (ISC), klub berjuluk Srigala Depok dan Pendekar Ciliwung itu menggelar seleksi pemain.

Seleksi pemain Persikad dilakukan demi menyambut divisi utama ISC yang akan segera bergulir. Sebanyak 22 pemain akan diseleksi untuk masuk ke dalam tim inti Persikad.

“Kali ini seleksi untuk menjaring 22 hingga 23 pemain kami gak membatasi usia karena untuk kompetisi divisi utama kan gak ada batasan usia. Walau sudah 30 tahun tapi kalo bagus ya bisa masuk,” ujar Lilik.

Sementara Komisaris Utama H. Acep Al Ashari mengatakan,  menginginkan tim intinya nanti akan didominasi oleh mayorritas para pemain asli Depok sendiri, meski tidak ada pembatasan.

“Ya pengennya sih bisa tim inti diisi mayoritas anak-anak muda depok, ini kan klub depok. Tapi tadi banyak juga yang seleksi bahkan ada pemain asingnya juga cuma kami memang belum ingin rekrut pemain asing,” tambahnya.

Acep menambahkan, dengan kepengurusan baru ini, kami berharap pasti targetnya bisa juara divisi utama ISC dan pasti bakal lebih bagus dari sebelumnya.

“Para pegiat sepakbola diharapkan turut serta meramaikan penyeleksian tersebut. Dengan adanya partisipasi masyarakat, jajaran pimpinan Persikad baru, optimistis sepakbola Kota Depok dapat maju dan menggaungkan nama Kota Depok di kancah persepakbolaan nasional,” imbuhnya.

Acep berharap Pemkot Depok dapat mendukung untuk memberikan semangat kepada tim. Ia menegaskan bahwa rencana Pemkot Depok akan membangun sepakbola di Depok lebih semarak seperti 10 tahun yang lalu.

Prestasi sempat diraih Persikad saat lolos ke divisi utama sebagai runner up pada musim 2007. (Adi)

BogorJabodetabek

Kisruh di TPA Galuga, Forsa dan Ormas Nyaris Bentrok

IMG-20160407-WA0010

BERIMBANG.COM, BOGOR – Puluhan Warga dari tiga desa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Warga Sekitar TPS Galuga (FOSGA) Rabu (6/4/16), kembali melakukan unjuk rasa.  Pengunjuk rasa menghadang truk pengangkut sampah  yang melintas dijalan raya Bojong Rangkas Warung Borong, Kecamatan Ciampea, tepatnya di depan kantor UPT Bina Marga Ciampea.

Namun, aksi pengunjuk rasa itu memicu kemarahan anggota salah satu ormas yang biasa meraih keuntungan dari keberadaan TPA Galuga hingga nyaris terjadi bentrokan. Anggota ormas yang tidak terima truk sampah dihentikan, memaksa para sopir truk sampah yang berjejer di depan kantor UPT Bina Marga Ciampea untuk menerobos hadangan para pendemo.

“Apa-apaan ini, tadi gua udah bilang truk ini enggak boleh lewat,” teriak pengunjuk rasa saat menghadang truk sampah yang nekat melintas.

Teriakan itu dibalas oleh anggota ormas yang mengawal truk sampah milik Pemkot Bogor. ”Mau kamu apa?” balas anggota ormas.

Keributan tidak terhindarkan,  hingga berujung saling dorong antara masa pendemo dengan anggota ormas. Namun ketegangan itu tak berlangsung lama,  setelah sejumlah personel TNI dan Polri yang mengawal aksi tersebut berhasil meredam emosi kedua belah pihak.

Koordinator aksi Nanang mengungkapkan, warga menuntut Pemkot Bogor segera membayar ganti rugi terhadap lahan pertanian dan pemukiman warga setempat yang tercemar sampah TPA Galuga, serta menghentikan pembuangan sampah ke TPA Galuga.

“Pemkot Bogor harus menghentikan membuang sampah ke TPA Galuga sebelum mendapatkan izin dari Bupati,” terangnya.

Nanang meminta agar bupati bogor bersikap tegas dan tidak mengeluarkan izin perpanjangan TPA Galuga, sebelum menurunkan tim teknis untuk memeriksa kelengkapan sarana dan prasarana TPA Galuga.

Ia menambahkan, FOSGA sudah mengadukan Wali Kota Bima Arya ke Mabes Polri untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan adanya kejahatan lingkungan dalam pengelolaan TPA Galuga yang dilakukan oleh Pemkot Bogor. (Raden)

BogorJabodetabek

Kawanan Pencuri Satroni Rumah Wartawan, Dua Unit Sepeda Motor Dibawa Kabur

IMG-20160407-WA0008

BERIMBANG.COM, BOGOR – Belum usai penyidikan Polisi akan kasus dugaan perampokan di rumah Wantoro, seorang pensiunan Polisi di Kampung Cibandawa RT 6 RW 2, Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Selasa (6/4/16), pukul 19.30 WIB lalu, kawanan pencuri satroni rumah Wahyu Diansyah (38), seorang wartawan media online grup Rakyat Merdeka, warga Kampung Wates RT 3 RW 8, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kamis (7/4/16), sekitar pukul 03.00 WIB, dini hari tadi. Dalam aksinya, kawanan pencuri itu berhasil membawa 2 unit sepeda motor, 2 unit Hp Smart Phone serta uang jutaan rupiah.

Wahyu Diansyah, korban pencurian mengatakan, kejadian ini baru diketahuinya sekitar pukul 5.00 WIB pagi tadi. Saat ia bersama anggota keluarganya bangun tidur, didapati pintu depan rumahnya sudah terbuka.  Saat diperiksa,  sepeda motor honda beat new tahun 2015 bernomor polisi F 3357 QX dan Yamaha Mio J tahun 2014 dengan nomor Polisi F 3009 IC yang disimpan di ruang tamunya sudah hilang. Selain itu, 2 unit Hp merk Samsung juga turut raib digondol maling.

“Pencuri diperkirakan masuk rumah saya sekitar jam 3. Karena jam 2 saya belum tidur. Pas saya bangun subuh, pintu depan rumah sudah terbuka karena dicongkel maling. Dua unit motor dan dua hp saya berikut uang sekitar 5 juta didalam jok motor dibawa kabur maling”, kata Wahyu.

Sekitar pukul 7.00 WIB pagi tadi, lanjut Wahyu, tiga anggota Kepolisian Polsek Cijeruk Cigombong, sudah datang ke rumahnya untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Iman, warga setempat lainnya mengatakan, sekitar pukul 3.30 WIB dini hari tadi juga terjadi percobaan pencurian sepeda motor warga di kampung manggis yang lokasinya tidak jauh dari kampung Wates. Namun aksi pencurian berhasil digagalkan,  karena pemilik sepeda motor terbangun saat kawanan pencuri hendak membawa hasil curiannya.

“Motornya sudah mau dibawa kabur maling, tapi yang punya keburu bangun dan melawan pencuri itu sampai akhirnya pencuri itu kabur”, tutur Iman.

Pencurian kendaraan bermotor di kawasan Cigombong bukan terjadi kali ini saja. Sepekan terakhir, pencurian sepeda motor terjadi juga dirumah warga perumahan Gemilang dan di Perumahan Lido Permai Desa Ciburuy. (Raden)

BogorJabodetabek

Antam dan PPI Tanam 7.000 Pohon di Caringin

IMG-20160406-WA0003

BERIMBANG.COM, BOGOR – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bersama Himpunan Pemuda Pertambangan Indonesia (HPPI) melakukan penanaman 7.000 pohon durian jenis Matahari dan Montong di Kampung Limusnunggal, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (6/4/2016).

Penanaman 7.000 pohon durian sebagai salah satu implementasi corporate social responsibility (CSR) PT Antam ini, ditujukan untuk menjaga kelestarian alam di kawasan DAS Cisadane, menjaga produktivitas komoditi durian, dan meningkatan ekonomi masyarakat desa.

Vice President CSR PT Antam, Agus Yulianto, mengatakan, Antam adalah milik rakyat Indonesia karena Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. “Sehingga Antam selalu berkomitmen ikut melestarikan alam, meningkatkan produktivitas durian, sekaligus memberdayakan masyarakat dengan menambah penghasilan masyarakat,” katanya.

Penanaman pohon di Ciherang Pondok ini, kata Agus, adalah program keempat. Di mana tahun sebelumnya juga dilakukan di Cimande menanam pohon Jabon, menanam 4.000 pohon durian di Desa Tangkil, dan 6.000 pohon di Desa Cinagara. Total disebar di Kecamatan Caringin 18.000 pohon.

Ketua Umum DPP HPPI, Fahdli Alimin Hasyim, berharap pihak desa menyalurkan pohon durian ke masyarakat secara tepat sasaran, agar enam tujuh tahun ke depan bisa membantu taraf ekonomi masyarakat. “Cara tanam durian Montong dan Matahari ini disilang agar hasilnya bagus,” ujarnya.

Kepala Desa Ciherang Pondok, H Aldi Wiharsa, mengimbau masyarakatnya dan Ketua RT dan RW agar tidak menjual bibit durian tersebut. “Saya juga mengimbau agar jangan hanya ditanam langsung ditinggalkan. Tapi harus dipelihara. Pemdes akan terus pantau.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia yang juga isteri Kades, Novi Variana, juga mengajak masyarakat gemar menanam dan memelihara pohon. “Agar nyaman dan tak takut terjadi bencana alam dan mengurangi efek gas karbondioksida,” katanya.

Sekcam Caringin, Minarso, menambahkan, Desa Ciherang Pondok merupakan sentra durian meski yang terkenal adalah Durian Rancamaya. “Kualitas durian di Ciherang sangat bagus dan banyak variannya. Terbukti dalam kontes durian jadi juara II,” imbuhnya.

Acara penanaman pohon ini diikuti pula oleh Muspika Caringin, tokoh masyarakat, MUI, TNGP, Ketua RT dan RW, serta guru dan pelajar SD. (Raden)

BogorJabodetabek

Rumah Purnawirawan Polisi Disatroni Perampok, Korban Luka Dibacok

IMG-20160406-WA0002

BERIMBANG.COM, BOGOR – Rumah Purnawirawan Polisi di Kampung Cibandawa RT 6 RW 2 Desa Srogol Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/4) malam kemarin,  disatroni kawanan perampok bersenjata tajam. Wantoro (80), korban perampokan, menderita sejumlah luka serius dibagian kepala karena dibacok oleh para perampok saat mencoba melakukan perlawanan dan dirawat intensif di Rumah Sakit Medicare Cicurug.

Aksi kawanan perampok ini pertama kali diketahui oleh Rovik (20) tetangga korban yang mendengar teriakan korban yang kesakitan saat dianiaya para perampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari tiga orang.

Rovik menceritakan, sekitar pukul 19.30 ia mendengar suara orang berteriak minta tolong dari arah rumah korban. Khawatir terjadi apa – apa, Rovik langsung mengintip kedalam rumah korban melalui kaca jendela samping rumah korban. Rovik mengaku terkejut saat melihat beberapa orang mencurigakan didalam rumah yang sedang menganiaya korban. Korban tidak berdaya melawan aksi kawanan perampok, karena dalam kesehariannya korban yang sudah berusia lanjut itu tinggal dirumahnya seorang diri.

“Saya reflek berteriak maling, kemudian ketiga orang itu langsung keluar rumah dan melarikan diri dengan menggunakan mobil pickup warna hitam yang parkir di seberang rumah korban ke arah bogor”, tutur Rovik, kepada berimbang.com.

Tetangga korban lainnya mengatakan, saat perampokan terjadi situasi disekitar rumah korban masih ramai. Bahkan, warga juga melihat sebuah mobil pickup warna hitam yang parkir diseberang rumah korban dalam keadaan mesin hidup. “Kami tidak menyangka kalau itu mobil perampok. Kami kira orang yang parkir biasa”, kata tetangga korban yang enggan menyebutkan namanya.

Rabu (6/4) pagi, jajaran Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Cijeruk – Cigombong melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. (Raden)

Depok

Dispenda Propinsi Wilayah Depok I Kejar Target

IMG-20160405-WA0006

BERIMBANG.COM, Depok – Kantor Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Wilayah Depok I akan penuhi target Propinsi, Hal ini di jelaskan oleh Kepala Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Wilayah Depok I, Iska Wahyuni SE, Smi melalui Kepala Bidang Tata Usaha, Dedi Darmawan.

Dedi Darmawan mengatakan, untuk jenis pajak yang diawasinya ada 4 jenis yakni pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar dan pajak rokok.

“Pajak yang kita kelola hasilnya  langsung diserahkan ke kas daerah. seperti Pajak PKB dan Pajak air permukaan sedangkan pajak bahan bakar dan rokok langsung di kelola oleh pusat, kita hanya memantau saja,” terang  Dedi kepada wartawan berimbang.com di kantornya. Senin (4/4/2016)

Lanjutnya, pajak air permukaan untuk tahun 2016 ditargetkan  sebesar Rp.110 milyar, saat ini sudah mencapai lebih dari 25%, pasalnya baru 3 bulan dilaksanakan pihaknya masih punya waktu 9 bulan kedepan untuk mencapai angka yang di targetkan oleh Propinsi Jawa Barat.

Sedangkan pajak kendaraan bermotor target untuk tahun 2016 sebesar Rp.318,640,000,000.00

(Tiga ratus delapan belas milyar enam ratus empat puluh juta) dan target pajak tahun 2015  mencapai 100%. Berkaitan dengan hasil dari pengelolaan pajak 70% untuk Propinsi Jawa Barat dan 30% untuk Pemerintah Kota Depok. (Rahmat budianto)

BogorJabodetabek

UN Sekolah Menengah di Cigombong Berjalan Lancar

IMG-20160405-WA0001

BERIMBANG.COM, Bogor – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat Sekolah Menengah Tahun 2016 di wilayah Kecamatan Cigombong berjalan lancar dan tidak dijumpai adanya kendala. Meski tidak melibatkan pengawas dari independen,

pelaksanaan ujian tahun ini tidak luput dari pengawasan aparat Kepolisian setempat.

Di Madrasah Aliyyah Negeri (MAN) Cijeruk yang dipimpin oleh E. Supriyatman,  ujian diikuti oleh 262 peserta. Menurut ketua panitia ujian Agus Suhendar, para peserta itu terdiri dari 177 siswa siswi MAN Cijeruk, dan sisanya 95 orang siswa dari 5 sekolah swasta yang bergabung ke MAN. “UN di sekolah kami diikuti oleh 262 peserta. Sekolah kami merupakan Sub Rayon yang membawahi 19 sekolah, jadi pendistribusian soal ujian dikonsentrasikan di sekolah kami dengan pengamanan ketat tentunya”, kata ketua panitia UN yang juga pembina kesiswaan itu.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, pada hari ini soal yang diujikan ada beberapa mata pelajaran, sesuai dengan bidang jurusannya. “Untuk kelas Ipa diujikan mata pelajaran matematika dan biologi, kelas Ips Matematika dan Sosiologi dan kelas Agama diujikan mata pelajaran Matematika dengan Fiqih”, jelasnya.

Pelaksanaan UN juga diawasi oleh Jajaran Kepolisian Sektor Cijeruk dan Cigombong dipimpin langsung Kapolsek Kompol Suhartono. Dalam giat ini, selain monitoring, aparat Kepolisian juga melakukan sosialisasi terkait antisipasi kerawanan pelajar paska ujian.

Sementara itu UN di SMK Nuansa Cigombong diikuti oleh 137 peserta, dengan mengujikan satu mata pelajaran yakni Matematika. Menurut panitia, tidak ada kendala yang dihadapi dalam ujian tahun ini. “Ujian berjalan lancar tanpa kendala, karena sebelumnya kami telah melakukan persiapan dengan matang. Meskipun ada salah satu siswa kami yang mengalami kecelakaan, namun dia memaksakan hadir untuk mengikuti ujian”, pungkas Reslanit P. Soblely S. Pd, salah satu panitia UN di SMK Nuansa. (Raden)

Depok

SMAN 3 Depok Ujian Nasional Tahun 2016 Gunakan Sistem Computer Best Test

IMG-20160405-WA0000

BERIMBANG.COM, Depok – Hari pertama Ujian Nasional Tahun 2016 di SMA Negeri 3 Kota Depok kembali menggunakan System Computer Best Test. Peserta didik terlihat seolah tidak ada beban seperti yang di sampaikan kepala sekolah melalui Wakil Kepala sekolah, Hamidah Mpd, yang juga sebagai humas dan guru kelas di SMA N 3 . di ruang Tata Usaha kepada Wartawan berimbangCom Senin (siang) tgl 4-April 2016 pukul 11,15 wib

Menurut Hamidah pihak sekolah telah melakukan persiapan sebelumnya dengan mengadakan tryller dan melakukan do’a bersama serta mengadakan latihan untuk para siswa yang akan mengikuti UN dengan mengerjakan soal mata pelajaran bahasa inggris menggunakan Laptop,

Selanjutnya para murid meminta maaf kepada para guru agar ada ketenangan saat mengerjakan soal.

” Jumlah siswa yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 396 siswa dengan menggunakan Sistim unit Computer Best Test (UCBT). Sekolah kami sudah 2 kali melakasanakan UN dengan sistim CBT, Alhamdulillah pada tahun 2015 sekitar 98% siswa di nyatakan lulus UN, kita ingin UN tahun ini jumlah kelulusannya bisa mencapai 100%,” harap Hamidah.

Untuk siswa yang berhalangan mengikuti UN yang disebabkan sakit kita adakan ujian susulan, kebetulan salah satu siswa kita Yusril iza Mahendra murid kelas XII tidak bisa mengikuti ujian hari pertama di sebabkan sedang di rawat di RS Tugu Ibu karena menderita DBD,” Terang Hamidah.

Pada saat yang sama Tuti Kepala bidang Sarpras SMA N 3 Depok menjelaskan, sebelumnya pihak sekolah telah menyewa Genset dari Pt. 88 untuk menjaga jika terjadi mati lampu saat pelaksanaan UN.

“Pihak sekolah telah melakukan antisipasi dengan menyewakan mesin genset dari pihak PT 88 selama 6 hari kedepan sampai UN selesai dilaksanakan dan genset tersebut langsung kita hidup kan, Jelas Tuti.

“Mesin genset  perhari kita sewa dari PT.88 seharga Rp. 2.250.000 (Dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) di kalikan 6 hari dan digunakan 6 kelas untuk UN, pelaksanaan UN nya kita bagi menjadi tiga Sesi, masing-masing sesi sebanyak140 siswa dikarenakan laptop yang kita gunakan per kelas hanya tersedia 20 Unit laptop dan 6 unit laptop cadangan,”  Pungkas Tuti. (Rahmat budianto)