Bulan: November 2015

Artikel

Ilmuwan Sebut Alam Semesta Tidak Akan Berakhir

images (9)

BERIMBANG.COM – Menurut teori fisikawan terkenal, Albert Einstein, alam semesta lahir sekitar 13,8 miliar tahun silam setelah terjadi ledakan besar atau ‘Big Bang’. Namun, ketidakmampuan ilmuwan modern menjelaskan fenomena Big Bang membuat teori ini tenggelam.

Meskipun banyak orang percaya akan adanya ‘Big Bang’, termasuk Paus Fransiskus, tetapi ilmuwan sampai saat ini belum ada yang sanggup menjelaskan apa yang terjadi saat Big Bang berlangsung atau apa yang terjadi sebelum Big Bang.

Oleh sebab itu, beberapa ilmuwan, salah satunya Profesor Saurya Das dari Universitas Lethbridge (Kanada), mengatakan bila teori Big Bang tidak benar.

“Teori Big Bang hancur karena adanya ketidakjelasan terkait kapan atau bagaimana Big Bang terjadi. Faktor ‘tak terbatas’ inilah yang membuat teori Big Bang hancur dengan sendirinya,” ujar Profesor Das, Daily Mail (10/02).

Dengan menggabungkan teori relativitas milik Einstein dan teori mekanika kuantum, Profesor Das menemukan bukti bila alam semesta sejatinya tidak mempunyai titik awal ataupun akhir.

“Sama seperti partikel kuantum, alam semesta tidak mengarah ke masa depan atau masa lalu. Sejauh kami melihat, jagad raya tidak pernah dilahirkan, karena memang saat-saat kemunculannya tidak pernah ada. Alam semesta pun abadi, tidak mempunyai akhir,” lanjut Profesor Das.

Lalu, benarkah alam semesta ini benar-benar tidak akan berakhir? (mdk)

Nasional

Pemerintah Naikkan Anggaran Desa Menjadi 46,9 Trilliun Di Tahun 2016

anggaran desa ilustrasi

BERIMBANG.COM, Banjarmasin – Pada tahun 2016 pemerintah pusat menaikkan anggaran dana desa yang berasal dari APBN sebesar Rp46,9 triliun atau naik dua kalilipat lebih dibanding 2015 sebesar Rp20,7 triliun.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat membuka sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan dana desa bagi kepala desa dan perangkat desa se Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, mengungkapkan, dengan naiknya dana desa tersebut, maka dana yang dikelola desa juga naik.

“Kalau saat ini rata-rata setiap desa mendapatkan Rp280 juta, maka pada 2016 masing-masing desa rata-rata mendapatkan Rp628 juta,” katanya, Selasa (10/11).

Jumlah tersebut, tambah Bambang, akan kembali naik pada 2017 di mana setiap desa, sudah akan mendapatkan dana desa dari APBN sebesar Rp1 miliar.

Dana tersebut, belum termasuk dana desa yang dialokasikan dari APBD, sehingga total desa bisa lebih dari Rp1 miliar.

Jumlah uang tersebut, kata dia, bukanlah jumlah yang kecil, sehingga mulai sekarang seluruh aparat desa dan kepala desa sudah harus mempersiapakan diri, untuk bisa mengelola dana desa dengan baik.

“Mengelola dana dari awalnya Rp280 juta menjadi Rp600 juta lebih, bukanlah persoalan mudah, apalagi menjadi Rp1 miliar. Itu berarti, seluruh aparat yang terkait, harus benar-benar siap dan membekali diri dengan berbagai kemampuan untuk memanfaatkan bagi sebesar-besarnya kepentingan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Pemerintah desa, kata dia, juga harus mulai mencari potensi yang ada di desa masing-masing untuk dikembangkan menjadi potensi unggulan, sehingg desa akan lebih mudah berkembang bersama dengan dana yang telah dikucurkan.

Bambang mencontohkan, salah satu desa di Jepang, mengembangkan daun untuk menyajikan ikan mentah di berbagai rumah makan maupun keluarga. Kendati hanya daun, namun akhirnya desa tersebut bisa berkembang karena menjadi satu-satunya desa pemasok daun tersebut ke seluruh Jepang.

“Saya berharap contoh tersebut bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk terus menggali dan mencari potensi yang ada di daerah masing-masing yang bisa dikembangkan,” katanya.

Poin penting yang harus diingat oleh seluruh pemegang kebijakan keuangan adalah, niat untuk mengelola keuangan yang bersih, karena dari niat yang bersih maka akan melahirkan kebijakan yang bersih dari penyimpangan.

Khusus Kalsel, tambah dia, dana desa juga naik menjadi dua kali lipat lebih, pada 2015 dana desa sebesar Rp500 juta lebih dan 2016 diperkirakan mencapai Rp1 triliun lebih.(B1)

BogorJabodetabek

Cigombong Peringati Hari Pahlawan

IMG_20151110_103215

BERIMBANG.COM, Bogor – Mengusung tema “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwaku”, peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 di Cigombong, dikonsentrasikan di area halaman kantor pemerintah kecamatan Cigombong dengan perhelatan Upacara Bendera Merah Putih, Selasa (10/11) pagi tadi.

Upacara diikuti oleh Ratusan siswa Sd beserta guru dan Kepala Sekolah, jajaran Pemerintah desa serta kecamatan . Upacara dipimpin oleh camat Basrowi, selaku inspektur upacara.

Dalam sambutannya, camat menegaskan tentang pentingnya pendalaman nilai nilai nasionalisme dan patriotik yang di contohkan oleh para pejuang kemerdekaan, terutama oleh generasi penerus bangsa. Terlebih di era globalisasi total yang saat ini melanda Nusantara.

“Mari kita tanamkan nilai nilai perjuangan ke dalam diri kita demi menjaga kedaulatan negeri”, imbau camat, mengakhiri pidato nya. (Nana Suryana)

Daerah

Polres Sidoarjo Limpahkan Kasus Pencabulan Sisiwi Anugerah School Ke Kejari

Ilustrasi
Ilustrasi

BERIMBANG.COM, Surabaya – Kasus pencabulan siswa di Anugerah School (AS) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), akan memasuki tahap baru. Pekan ini, Polres Sidoarjo akan melimpahkan kasus dengan tersangka Marcel ke Kejari Sidoarjo.

Kasatreskrim Polres Sidoarjo AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, berkas pemeriksaan telah selesai dibuat penyidik. Selanjutnya, proses tahap satu akan segera dilaksanakan dengan melimpahkan berkas kepada penuntut umum Kejari Sidoarjo untuk diteliti.

“Kami target pekan ini berkas akan kami limpahkan ke Kejari Gresik agar kasusnya segera cepat selesai,” katanya, di Sidoarjo, Senin (9/11/2015).

Ayub menjelaskan, isi berkas tersebut intinya memuat hasil pemeriksaan korban saksi dan tersangka, hasil olah TKP, dan alat bukti yang berhasil diamankan penyidik. “Secara garis besar itu yang nantinya akan kami limpahkan. Kalau memang dirasa masih kurang akan kami lengkapi sesuai dengan petunjuk jaksa penuntut umum,” tuturnya.

Ayub menginginkan, kasus ini cepat diselesaikan, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan masyarakat. Namun, pihaknya tetap akan menunggu petunjuk dari jaksa penuntut umum. “Kami akan mengikuti prosedur yang ada. Tapi, kami ingin kasus ini secepatnya bisa disidangkan,” ujarnya.

Kasus pencabulan itu menimpa sejumlah siswa SD Anugerah School di Perumahan Citra Garden, Kabupaten Sidoarjo, Jatim. Pada Juni 2015 kasus ini dilaporkan oleh salahseorang wali murid yang anaknya menjadi korban pencabulan.

Setelah ditindaklanjuti oleh Polres Sidoarjo, akhirnya ditetapkan satu tersangka atas nama koordinator office boy sekolah tersebut, Marcel. Dalam kasus ini polisi menggunakan alat pendeteksi kebohongan karena sempat menemui kesulitan.

BogorJabodetabek

Jalan Desa Ciburuy Amblas, Warga Tuntut Proyek Tol Bocimi

Jalan desa yang amblas akibat truk pengangkut tanah proyek Tol Bocimi.     ( Foto : Yosep Bonang )
Jalan desa yang amblas akibat truk pengangkut tanah proyek Tol Bocimi. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor –  Jalan desa di wilayah rt 02 rw 01 kampung Ciburuy, desa Ciburuy, kecamatan Cigombong, minggu (8/11) dini hari amblas. Warga menuding, amblasnya sebagian ruas jalan diakibatkan oleh  adanya aktivitas truk pengangkut tanah proyek jalan tol Bocimi yang melintas.

Menurut Komar, ketua rt setempat, ruas jalan di lokasi tersebut sudah mulai retak sejak beberapa hari lalu. Kondisi itu dipicu oleh adanya aktivitas truk pengangkut tanah buangan proyek tol Bocimi yang tengah melakukan pekerjaan pengupasan (cut and fill), dengan kapasitas angkut yang berlebihan.

“Sejak truk truk pengangkut tanah proyek tol sering lewat kesini, jalan mulai retak, Sampai akhirnya waktu hujan turun deras kira kira jam 4.00 subuh, jalan ini amblas”, tuturnya kepada berimbang.com saat ditemui di lokasi.

Setelah melihat kondisi jalan, lanjut komar, dirinya langsung melaporkan kejadian kepada aparatur pemerintah desa untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, aktivitas proyek jalan tol Bocimi banyak menuai keluhan dari masyarakat pengguna jalan. Pasalnya, tumpahan tanah kupasan yang berasal dari truk pengangkut saat melalui jalan umum dibiarkan begitu saja, sehingga saat hujan turun permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur.

“Gara gara tanah proyek tol, jalan jadi licin dan berlumpur begini, apalagi udah musim hujan kayak sekarang, sampe banyak motor yang jatuh”, ujar Entan, pengendara sepeda motor kepada berimbang.com. (Nana Suryana)

JabodetabekTangerang

Banyaknya Kasus Perkosaan Anak, Polresta Tangerang Bentuk Tim Khusus

Ilustrasi Pemerkosaan1

BERIMBANG.COM, Tangerang – Komnas PA mencatat ada 67 kasus perkosaan terhadap anak di bawah umur sejak Januari hingga September. Kasus tersebut dirangkum dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menjelaskan,. kasus ini sebenarnya sudah ditangani oleh aparat kepolisian setempat. Namun, karena jumlah pelaku banyak dan belum semua tertangkap, keluarga korban meminta Komnas Perlindungan Anak mendampingi kasus tersebut. “Hari ini kami laporkan kembali kepada Polresta Tangerang,” jelas Arist.

 Polresta Tangerang atas banyaknya kasus tersebut membentuk tim khusus untuk menangani kasus perkosaan bergilir terhadap empat orang anak di bawah 17 tahun. Saat ini pihak Polresta Tangerang fokus memburu pelaku yang belum tertangkap.

 Kapolresta Tangerang, Komisaris Besar (Kombes) Irman Sugema, mengatakan tim khusus telah diterjunkan. “Tim khusus sedang bekerja untuk memburu sejumlah pelaku perkosaan anak yang belim tertangkap. Kami bentuk tim karena kasusnya semakin banyak,” jelas Irman.

Menurut Irman, pihaknya berkomitmen menuntaskan kasus perkosaan anak secepatnya. Salah satu tersangka, JL menuturkan jika dia sudah mengenal R selama empat bulan. Dia mengaku bahwa perkosaan secara bergilir terjadi secara spontan. Dia mengakui jika R memang suka dengan minuman keras.

 “Ciu dapat dari teman-teman. Saya memang sudah tau R suka minum. R bukan pacar saya,” ungkapnya. (tn)

JabodetabekJakarta

Kebakaran Di Plaza Intercon Berasal Dari Dalam Gedung

Kebakaran plaza intercon

BERIMBANG.COM, Jakarta –  Kebakaran terjadi di Plaza Intercon, yang berlokasi di Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat. Menurut keterangan yang didapat dari Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Pardjoko, api berasal dari gudang di gedung itu.

“Isinya barang pecah belah dan plastik,” kata Pardjoko saat dihubungi, Sabtu, 7 November 2015.

Kebakaran di dalam gedung tersebut terjadi sejak pukul 16.00 dan saat ini api sudah padam. “Sedang proses pendinginan,” ujarnya.

Sebanyak 19 mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat dikerahkan untuk memadamkan api di gedung tersebut.

Sampai saat ini belum bisa dipastikan penyebab kebakaran tersebut dan berapa jumlah kerugian yang diakibatkan kebakaran itu.

Kondisi di Jakarta Barat sendiri tengah diguyur hujan sejak siang tadi.(Tem)

BogorJabodetabek

Paguyuban Bersama Dan BRC Santuni Anak Yatim

Suasana santunan yatim.      (Foto : Yosep Bonang )
Suasana santunan yatim. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Paguyuban Nusantara bersama Bina Remaja Cibandawa (BRC) menggelar Bhakti Sosial dengan memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu di Mesjid Al Muqqarobin, kampung Cibandawa, Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, jum’at siang (6/11) .

Menurut ketua pelaksana, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap hari besar Islam.

“Kegiatan sosial ini rutin kami lakukan setiap tahun di bulan Muharam. Dalam setiap kegiatan, kami memberikan kesempatan kepada semua pihak yang ingin berbagi kepada sesama seperti halnya Paguyuban Nusantara yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kami di tahun ini”, jelas Yanyan, ketua pelaksana kegiatan yang juga selaku penasehat  BRC, kepada berimbang.com

Sementara itu, perwakilan pengurus Paguyuban Nusantara yang identitasnya enggan dipublikasikan mengatakan, bahwa keberadaan anak yatim piatu, jompo dan dhuafa merupakan tanggungjawab bersama. Sehingga momen berbagi dalam kegiatan muharaman memerlukan peran serta dari semua fihak.

“Paguyuban kami berkomitmen akan selalu hadir dan siap terlibat dalam berbagai bentuk kegiatan sosial dimanapun dan kapanpun, terlebih dalam momen berbagi kepada sesama yang membutuhkan, karena mereka adalah kewajiban kita”, ujar salah satu unsur pengurus paguyuban berbasis sosial kemasyarakatan itu kepada berimbang.com

Hadir dalam kegiatan ini, para tokoh alim ulama dan masyarakat kampung cibandawa, kepala desa Srogol Hendra Muhamad Wildan, kepala desa Ciburuy Iwan Sofwan Zaki, serta tamu undangan lainnya. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Jaringan Offline, Disdukcapil Uji Layanan Jemput Bola

IMG_20151106_125508

BERIMBANG.COM, Bogor – Menyusul pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil secara jemput bola yang dilaksanakan di desa Pancawati kecamatan Caringin, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Bogor kembali melaksanakan kegiatan yang sama di desa Cigombong, kecamatan Cigombong, kamis (5/11). Dalam kegiatan ini, Petugas Disdukcapil memberikan pelayanan pembuatan ktp, kk dan akta kelahiran.

Menurut kepala desa Pancawati H Iqbal Djayadi, uji coba pelayanan jemput bola yang digelar Disdukcapil sangat membantu warganya. Terlebih, saat jaringan dalam sistem internet pelayanan catatan kependudukan di kecamatan Caringin dan sekitarnya saat ini mengalami gangguan (offline).

“Berdasarkan data kami, 50 persen warga Pancawati belum memiliki akta kelahiran. Sehingga, Program Disdukcapil ini sangat memancing animo masyarakat, terlebih proses dalam pelayanannya cepat dan tidak dipungut biaya “, ungkap kades kepada berimbang.com, saat ditemui di sela kegiatan, beberapa waktu lalu.

Seperti halnya di desa Pancawati, pelayanan jemput bola yang dilaksanakan di desa Cigombong diserbu warga. Warga rela antri selama berjam jam demi mendapatkan pelayanan kependudukan dan catatan sipil. Warga berharap, kegiatan tersebut tidak hanya untuk uji coba saja, namun bisa terus menjadi agenda rutin pemerintah daerah.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah agar menetapkan kegiatan ini menjadi program rutin. Agar kebutuhan masyarakat akan pelayanan kependudukan dan catatan sipil dapat terakomodir”, ujar Rizky, warga desa Cigombong kepada berimbang.com saat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di area kantor desa Cigombong.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, selama beberapa pekan terakhir pelayanan kependudukan di wilayah kecamatan cigombong lumpuh, akibat jaringan internet dalam program ini offline. Akibatnya, warga yang membutuhkan pelayanan jadi telantar.  (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Bencana Alam Hantam Wilayah Cijeruk

images (8)

BERIMBANG.COM, Bogor – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/11) kemarin, memicu terjadinya bencana alam. Sejumlah titik longsor dan pohon tumbang terjadi di beberapa desa di wilayah kecamatan Cijeruk.

Hujan deras mulai mengguyur sekitar pukul 16.00 hingga pukul 01.00 dini hari. Kontur tanah yang sebelumnya diterpa kemarau panjang, memicu terjadinya longsor di sejumlah desa. Di kampung bungur rt 2 rw 5 desa Tajur Halang, tanah setinggi 6 meter dengan luas 12 meter menggerus rumah dinas Sdn Tajur Halang 5, hingga menutupi jalan di wilayah rt 3 dan 4, serta memutuskan aliran listrik di wilayah rt 5 dan 6.

Desa tanjungsari, longsor terjadi di wilayah rt 8 rw 3 kampung Palasari Panjunan. Salah satunya menimpa rumah ketua rt 8 setempat. sementara itu di kampung kongsi desa tanjung sari, tiga batang pohon berukuran besar tumbang hingga menghalangi jalan alternative cihideung.

Paska bencana, pemerintah desa bersama aparat Unit Polisi Pamong Praja kecamatan Cijeruk melakukan penanganan tanggap darurat. “Sejak sepekan lalu kami sudah mensosialisasikan himbauan antisipasi bencana kepada masyarakat, agar berhati hati dalam menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi. Saat bencana terjadi, kami mengerahkan aparatur pemerintahan desa serta jajaran untuk melakukan penanganan”, ujar Camat Cijeruk, Drs Hidayat Saputra Dinata, yang akrap disapa Kang Ibing kepada berimbang.com. (Tim)