Tiang Provider Roboh Diterjang Angin, Hantam Rumah Warga Ciadeg: Seorang Anak Terluka
Berimbang.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kampung Lenggis, RT 02/RW 09, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jumat (10/4/2026) siang, berujung insiden yang mengejutkan warga. Sebuah tiang milik salah satu provider dilaporkan roboh dan menimpa rumah warga sekitar pukul 14.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, seorang anak laki-laki berusia belasan tahun mengalami luka-luka setelah tertimpa puing bangunan dan reruntuhan genteng di dalam rumahnya. Korban langsung dievakuasi oleh warga sekitar sebelum dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saat hujan deras dan angin kencang, tiba-tiba tiang itu roboh dan langsung menimpa rumah,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi saat kejadian.
Selain menimbulkan korban luka, insiden ini juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian atap rumah warga. Material tiang yang jatuh menghantam struktur bangunan hingga merusak genteng dan rangka atap.
Warga yang panik segera berupaya menolong korban dan mengamankan lokasi. Tak lama berselang, aparat pemerintah desa bersama pihak kecamatan, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pendataan kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak provider pemilik tiang tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab robohnya tiang maupun bentuk tanggung jawab atas kejadian ini.
Dugaan Kelalaian dan Tanggung Jawab
Secara hukum, peristiwa ini berpotensi mengarah pada dugaan kelalaian apabila terbukti bahwa tiang tidak terawat atau pemasangannya tidak memenuhi standar keselamatan. Hal tersebut merujuk pada Pasal 1365 dan 1366 KUHPerdata tentang perbuatan melawan hukum dan kelalaian yang menimbulkan kerugian bagi pihak lain.
Pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban antara lain perusahaan provider sebagai pemilik infrastruktur, serta kontraktor pelaksana jika pemasangan dilakukan oleh pihak ketiga. Semua akan bergantung pada hasil investigasi di lapangan.
Saat ini, aparat terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab pasti robohnya tiang. Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan tiang jaringan di kawasan permukiman guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Yosep Bonang
