Categories: Berita UtamaNasional

Eggy Sudjana Siap Bela Wartawan yang Dikriminalisasi

Eggy Sudjana Siap Bela Wartawan yang Dikriminalisasi

BERIMBANG.COM, Jakarta – Ketua Dewan Etik DPP Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Dr. Eggy Sudjana SH, siap memberikan pembelaan kepada wartawan yang dikriminalisasi dengan pendekatan hukum di luar pers.

"Tulis itu Fer, Abang siap jadi pembela mereka," tegas Eggy Sudjana kepada Koordinator Lapangan aksi gruduk Dewan, Feri Rusdiono lewat Wahattsup dan selularnya, 4/7 lalu.

Eggy terkaget-kaget mendengar report ada ratusan jurnalis yang bermasalah gara-gara penderitaan. Apalagi klimak dari kriminalisasi ini seorang wartawan Sinar Pagi Baru meregang nyawa di tahanan Polres Kota Baru, Kalimantan Selatan. 

"Itu tidak bisa dibiarkan, seperti kasus Udin Bernas Yogya," tandasnya dengan suara tinggi. 
 
Menurut Eggy, maraknya kasus kriminalisasi itu menunjukkan ada aroma yang tidak beres terhadap profesi jurnalis di Tanah Air. "Ini harus diselesaikan secepat mungkin. Kalau tidak, bakal jadi preseden buruk," jelas Eggy, pengacara kondang yang membela kriminalisasi terhadap  ulama.

Padahal, menurut Eggy, sebagai profesi wartawan punya aturan khusus, yaitu UU NO 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.

Di UU itu aturannya sangat jelas. Selain punya hak tolak, wartawan juga dalam menyelesaikan konflik berita dapat meminta yang dirugikan dengan menggunakan hak jawab dan koreksi. Lagipula ada Dewan Pers yang melindungi wartawan saat menjalankan profesinya.

"Artinya, benar atau salah, ditentukan oleh Dewan Pers, bukan polisi," ujarnya, seraya menyebut peran Dewan Pers tak jauh beda dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ia menyebut, Dewan Pers harus mencontoh IDI yang kuat melindungi anggotanya dari tuduhan malpraktek masyarakat.

Bahkan, dengan dana miliaran rupiah dari APBN, Dewan Pers dapat "berpesta" dalam memberikan pendampingan kepada wartawan yang terjerat masalah. Apalagi UU Pers sifatnya lexs specialis.

"Jadi selesai persoalannya dengan menggunakan hak jawab bagi yang dirugikan. Kan hak jawab itu sama saja dengan uji informasi," jelasnya, menyebut Dewan Pers tak punya goodwill kuat melindungi wartawan. 

"Ini patut dicurigai.  Kok pendekatannya UTE, bukan UU Pers. Jadi tak salah,  bila ada usulan agar Dewan Pers perlu diaudit kinerjanya agar transparan," ujarnya mengakhiri.

Comments are closed.

Recent Posts

Dalam Laporan Tahunan PN Cibinong, Bupati Bogor: Telah Jalin Kerjasama yang Baik

BERIMBANG.com Bogor - "Tegaknya hukum bukan hanya merupakan tugas institusi pengadilan, melainkan tugas kita semua," kata Bupati Bogor Ade Yasin… Read More

2 jam ago

Menuju Eliminasi TBC 2030, Wabup Bogor Berkomitmen Memberantasnya

BERIMBANG.com Bandung - Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan menghadiri Gerakan Eliminasi TBC (tuberkulosis) 2030 yang digelar di Cimahi Techno… Read More

2 jam ago

Sisa 3% Belum Dibagikan, Program PTSL di Gunung Sindur Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Bogor - Program prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,… Read More

4 jam ago

Survei Calon Lahan Relokasi Pengungsi, Gubernur Jabar Didampingi Bupati Bogor

BERIMBANG.com Bogor - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Bupati Bogor Ade Yasin mengunjungi calon lahan relokasi di 15 titik lahan… Read More

8 jam ago

Dukung Berdiri Kantor Kejari, Kajati Pabar Yusuf Disambut Prosesi Adat Mansel

BERIMBANG.com Papua Barat - Membangun Indonesia maju dalam penegakan hukum terus dilakukan jajaran Kejaksaan di berbagai daerah, salah satunya melalui… Read More

22 jam ago

Rumah Ambruk Korban Bencana, Pemkot Bogor Terjunkan TRC BPBD

BERIMBANG.com Bogor - Rumah Milik Ibu Tjitjih Sukarsih (65) Ambruk yang berada di Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan… Read More

24 jam ago