BERIMBANG.COM – Bursa Efek Indonesia yang menargetkan 10% masyarakat di Tanah Priangan menjadi investor dinilai akan sulit direalisasikan pada tahun ini di tengah kondisi pasar yang masih lesu.
Ketua Indonesia Capital Market Education Program Yoyok Prasetyo mengatakan peningkatan jumlah investor baru akan sangat bergantung kondisi pasar karena motivasi investor adalah mencari untung.
“Artinya kalau kondisi pasar kondusif dan memberikan return, masyarakat akan berbondong-bondong ke pasar. Tapi kalau kondisi pasarnya sedang bearing seperti ini, ya berat untuk menarik investor,” katanya kepada Bisnis, Jumat (14/8/2015).
Dia melanjutkan pengalaman untung merupakan hal yang dibutuhkan oleh investor baru atau pemula agar bisa yakin menginvestasikan dananya di pasar modal. “Kalau dia sudah untung, dia biasanya akan mengajak temannya. Kalau dia merasakan pengalaman jelek, ya berat”
Di singgung soal momentum lesunya harga indeks harga saham gabungan (IHSG) pada saat ini sebagai waktu yang tepat untuk membeli saham atau time to pay, Yoyok menekankan penawaran semacam itu hanya bisa disampaikan kepada investor well educate.
“Kalau ternyata besok harga saham turun lagi, itu gimana. Investor yang sudah paham atau tahu betul, mungkin oke untuk bicara time to pay. Tetapi untuk mereka yang belum well educate, kita belum bisa ngomong,” tuturnya.(*)
Vespa Primavera yang dimiliki Elnard Peter yang mengalami kerusakan. (Foto : Ist)
BERIMBANG.COM – Pemilik Vespa Primavera Elnard Peter mengeluhkan dengan adanya gangguan yang terjadi saat Vespa miliknya digunakan kerap mati dijalan, padahal menurut peter pembelian vespa tersebut belum lama dibelinya di Cabang Vespa Buaran (PT. Meta Dwiguna Transcorp).
Dengan kejadian tersebut Peter menyayangkan dengan Vespa miliknya yang baru dibelinya pada tanggal 3 Juni 2015 mengalami kerusakan dan juga mempertanyakan kepada bengkel resmi untuk menindaklanjuti keluhannya agar segera ditanggapi .
Berikut Keluhan Pemilik Vespa Piaggio Primavera yang diterima Berimbang.com belum lama ini :
I. Kendaraan diserahkan tanpa PDI (Pre Delivery Inspection atau Inspeksi Pra Penyerahan) dan tanpa buku Manual Pemilik (Owners Manual).
II. Kendaraan memiliki cacat tersembunyi.
Cacat tersembunyi Sekunder ditemukan oleh mekanik resmi vespa setelah unit Vespa Primavera rusak (tdk dpt digunakan) selama seminggu yang terdiri dari 2 komponen:
1. ETS (Engine Temperatur Sensor)
2. O2S (Oxygen Sensor)
Cacat Tersembunyi utama adalah ECU (Engine Control Unit) karena GAGAL mendeteksi cacat tersembunyi ETS & O2S dan hingga kini belum diganti.
Cacat tersembunyi ketiga ditemukan pula dalam sistem transmisi CVT yang kerap bergetar dengan suara tidak wajar yang sudah diberitakan media tanpa ada jawaban yang konkrit.
III. Purna Jual dikeluhkan konsumen karena penggantian suku cadang cacat tersembunyi tanpa kemasan sewajarnya Genuine Parts.
Layanan Purna Jual kedua yang dikeluhkan adalah tidak sesuainya prosedur perbaikan yang dilakukan dengan SOP yang ditetapkan Piaggio selaku prinsipal.
Semestinya seluruh perbaikan cacat tersembunyi dapat dilakukan dengan 2 cara, pertama yang termudah menggunakan alat diagnosa dan bila gagal maka cara yang kedua adalah pemeriksaan kesesuaian komponen dengan yang tercantum dalam Pedoman Bengkel (Manual Workshop).
Contoh ETS dan O2S adalah piranti elektronik yang menghasilkan voltase listrik tertentu dan mengirimkan kepada ECU. Bila ECU gagal mengkomunikasikan salah satu atau kedua perangkat tidak berfungsi, maka akan diketahui alat diagnosa yang tersambung kepada ECU.
Dalam kasus ini ECU mengandung cacat tersembunyi karena gagal mengkomunikasikan kepada alat diagnosa, semestinya mekanik melakukan cara tradisional yakni melepas perangkat ETS dan O2S lalu memeriksa dengan multi-tester apakah sesuai resisten/tahanan sesuai spek pada Pedoman Bengkel.
Sejak usia motor baru sebulan pihak ATPM & Bengkel sudah diingatkan berkali-kali bahwa perbaikan WAJIB sesuai Pedoman Bengkel namun tidak diindahkan hingga motor rusak.
Ternyata pemilik lain Vespa Primavera juga alami hal yang sama namun ATPM tidak melakukan Kampanye Pemanggilan (recall) yang patut sesuai norma yang berlaku.
Konsumen merasa tertipu dan dirugikan oleh ATPM & Bengkel karena selama ini Purna Jual tidak melaksanakan SOP Perbaikan, Perawaran dan Pemeliharaan sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku
IV. Mutu dikeluhkan pula oleh konsumen karena dalam setahun unit Vespa Primavera miliknya telah dilakukan penggantian banyak komponen dengan status Warranty Claim.
Selain ETS, 02S, CVT, ternyata Suspensi depan juga sudah tidak berfungsi sehingga total komponen assy yang telah diganti sebanyak 5 buah, dan masih menunggu penggantian ECU.
IV. Konsumsi BBM 1liter:64km @50km/jam yang diberitakan diberbagai media elektronik fiktif karena keterangan itu dikeluarkan tanpa menyebut rinci unit Vespa Primavera yang dipasarkan di negara mana.
Bahwa konsumen sudah membuktikan dengan buku Pedoman Bengkel (Manual Workshop) untuk Vespa Primavera Amerika Serikat dan ternyata TIDAK SAMA dengan unit yang dimiliki.
Pihak bengkel hingga kini hanya menjelaskan ada 2 jenis Vespa Primavera namun tidak bersedia memperlihatkan Manual Workshop dan Parts Catalogue unit yang dimiliki konsumen.
Ketika Berimbang.com konfirmasi melalui sambungan telepon seluler kepada Kepala Cabang Vespa Pondok Indah, Harianto mengatakan tidak mengetahui dengan adanya cacat tersembunyi Vespa Primavera yang dimiliki Elnard Peter dan untuk lebih lanjut supaya menghubungi bagian servis yang ada di Kantor Pusat.
“, Hubungin kantor pusatnya aja pak karena kami tidak mengetahui cacat tersembunyi yang dimaksud Pak Peter,” Kata Harianto.
Sedangkan General Manager PT. Meta Dwiguna Transcorp, Surya saat dihubungi menindak lanjuti konfirmasi Berimbang.com Kepala Cabang Pondok Indah juga mengatakan baru mengetahui keluhan Bapak Peter.
“ Saya juga baru mengetahui keluhan Bapak Peter karena kabar tersebut juga baru sampai kesaya dan belum kami tindaklanjuti apakah benar ada cacat tersembunyi dengan Vespa miliknya,” Ujar Surya.(ye)
BERIMBANG.COM – Pada akhir pekan, Minggu (16/8/2015) nanti MotoGP musim 2015 akan memasuki seri ke-11 yang digelar di sirkuit Automotodrom Brno, Ceko. Usai melewati seri Indianapolis, Amerika Serikat pada pekan kemarin pun seluruh komponen balap MotoGP baik itu pembalap dari semua kelas, pabrikan sampai tim balap mempersiapkan segala macam hal dengan sangat matang. Salah satunya adalah pembalap andalan Movistar Yamaha MotoGP (MYM) asal Spanyol, Jorge Lorenzo. Pembalap yang memiliki julukan ”X-Fuera” tersebut pun mengaku tidak ingin kembali mengalami kekalahan seperti halnya seri sebelumnya. Dimana Jorge Lorenzo disalip oleh Marc Marquez menjelang tiga lap terakhir.
Jorge Lorenzo Sendiri memperoleh kemenangan terakhir MotoGP 2015 pada seri Catalunya, Spanyol dua bulan lalu. Sebelumnya ia sempat mendapatkan empat kemenangan secara beruntung. Namun semenjak Marc Marquez mendapatkan setingan terbaik dengan menggunakan sasis Honda RC213V musim sebelumnya membuat dominasi Lorenzo terhenti.
“Kembali meraih empat kemenangan beruntun jelas sangat sulit, karena Marc makin kuat sejak memakai sasis tahun lalu. Ia ingin memastikan bisa mengejar ketertinggalan dan pasti mengambil resiko tinggi. Kami sendiri harus menang dan meraih poin maksimal,” ujar Lorenzo seperti dilansir Speedweek.
Tim Honda sendiri sebenarnya memang lebih diuntungkan karena sirkuit Brno lebih cocok dengan karakteristik motor Honda. Bahkan dimusim lalu Jorge Lorenzo harus rela menyerahkan podium utama untuk pembalap Honda, Dani Pedrosa. Meski begitu Lorenzo tetap optimis mengingat sirkuit kebanggaan masyarakat Ceko ini masih cukup bersahabat bagi motor Yamaha, YZR-M1. Tercatat bahwa pada musim lalu Lorenzo finish di posisi ke dua setelah Pedrosa dengan jarak 0.410 detik. Ditempat ketiga tahun lalu pun ditempati oleh Valentino Rossi baru kemudian Marc Marquez.
“Podium bakal menyenangkan, tapi jika bisa, kami harus menang. Kami mungkin akan lebih kompetitif di Ceko bila memakai ban yang lebih lunak. Secara teori, Brno lebih cocok untuk Yamaha ketimbang Indy,” imbuh Lorenzo.
Untuk jadwalnya pada hari, Kamis (13/8/2015) ini pun seri ke-11 MotoGP 2015 akan dimulai. Dimana jadwalnya pada hari ini adalah konferensi pers dari pembalap pilihan. Kemudian pada hari Jumat esok akan dilanjutkan dengan sesi tes bebas resmi. Lalu dihari Sabtu mendatang masih diadakan sesi tes bebas resmi yang dilanjutkan dengan sesi kualifikasi. Hingga pada hari Minggu nanti race MotoGP 2015 dari semua kelas akan dilangsungkan.
BERIMBANG.COM, Bandung – Tinju Jawa Barat bertekad raih lima medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun depan.
Target itu selaras dengan target meraih titel Jabar Kahiji yang dicanangkan KONI Jabar untuk menjadi juara pertama dalam rebutan perolehan medali emas menggeser dominasi DKI Jakarta.
Target lima emas ini jelas jauh melampaui raihan emas Jabar di PON Riau dimana Jabar hanya mampu meraih dua emas 2 meskipun kala itu Jabar mampu meraih juara umum di cabor ini.
Target lima emas ini rupanya menjadi harga minimal yang tidak bisa diganggugugat.
Menurut Sekretaris Umum Pertina Jabar, Asep Suryana, Minggu (9/8/2015), Jabar memang menargetkan raihan minimal lima emas.
Tentu hal target perolehan tersebut agar tetap bisa mempertahankan titel juara umum dan turut serta menyukseskan target Jabar Kahiji.
“Kami memang menargetkan minimal lima emas. Hal itu bukan tidak mungkin kami lakukan jika kami bekerja keras dari sekarang, berlatih dan terus berlatih,” kata Asep. (*)
BERIMBANG.COM, Depok – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Depok dan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Mahasiswa Depok (IKMD) sepakat berkoalisi dalam menghadapi pilkada kota depok 9 Desember nanti. Koalisi ini diberi nama Koalisi Mahasiswa Independen Depok atau KOMANDO.
Menurut ketua umum HMI Cabang Depok Sdr. Ahmad Maulana dasar pembentukan koalisi ini adalah bahwa pada dasarnya HMI dan IKMD memiliki kesamaan pandangan tentang bagaimana momentum pilkada kedepan dapat berjalan baik dan melahirkan pemimpin baru sesuai harapan masyarakat kota depok.
Selain itu memang HMI dan IKMD memiliki kesamaan dalam sifat organisasi yang didalam AD/ART kedua organisasi ini menyatakan sebagai ogranisasi yang Independen.
Ahmad Maulana menambahkan bahwa mahasiswa sebagai kaum intelektual yang masih dalam proses belajar sebaiknya tidak berpolitik praktis dengan menjadi timses pasangan calon, mahasiswa dapat berbuat lebih dengan membantu komponen masyarakat dan pemerintah menjadikan pilkada kota depok yang kondusif dan berkualitas.
Ditambahkan pula oleh Dafid Hermawan Ketua umum PP-IKMD bahwa untuk membuat pilkada depok yang kondusif dan berkualitas maka seluruh element kemahasiswaan kota depok harus bergerak kemasyarakat. Dimoment inalah kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan perlu dibuktikan.
Dalam kesempatan ini KOMANDO mengundang seluruh unsur kemahasiswaan baik perseorangan maupun lembaga seperti OKP dan BEM-BEM kampus dikota depok dapat bergabung bersama KOMANDO untuk bersama-sama mengawal Pilkada kota depok.
Menurut ahmad maulana HMI berpendapat mahasiswa merupakan bagian dari produk politik dan terlibat baik langsung maupun tidak langsung, nyata maupun tidak nyata dalam kehidupan politik. Peran politik mahasiswa dapat dilihat dari: Pertama, partisipasi politik mahasiswa sebagai bagian dari sistem politik yakni dalam supra struktur politik dan infra struktur politik. Dalam supra struktur politik, mahasiswa merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam sistem pemerintahan. Sebagai warga negara setiap mahasiswa harus memahami tentang hak dan kewajibannya sebagai warga Negara, termasuk melakukan bela Negara. Dalam infra struktur politik, mahasiswa dapat berkiprah dalam kegiatan partai politik, pada kelompok kepentingan, kelompok penekan maupun kelompok anomalis. Inilah arena politik yang dapat digunakan oleh mahasiswa dalam berpartisipasi
Pilkada langsung sebagai arena politik, memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk berpartisipasi. Pilkada langsung sebagai bentuk pengajawantahan sistem demokrasi langsung merupakan proses politik lokal, dimana rakyat di daerah diberikan hak politiknya untuk menentukan secara langsung pemimpinnya tanpa melalui perwakilan sebagaimana sistem pilkada tidak langsung.
Maka dalam waktu dekat KOMANDO akan melakukan dekarasi, dilanjutkan dengan membangun tim untuk melakukan sosialisasi, pengawasan sampai call canter untuk pengaduan masyarakat jika ada proses yang tidak benar dalam pelaksanaan pilkada kota depok.
Salain itu menurut dafid Partisipasi politik mahasiswa dapat pula dilakukan dengan berperan serta mengawasi, mengawal setiap proses penyelenggaraan tahapan pilkada agar dapat berjalan secara free dan fair. Keterlibatan mahasiswa dalam berpartisipasi akan sangat memberikan arti bagi proses penyelenggaraan pilkada dapat berjalan kondusif dan berkualitas. Dal ini sangat penting mengingat + 70 % pemilih kota depok dalam PILKADA yang akan dilaksanakan pada Desember 2015 nanti adalah dari unsur pemuda yang didalamnya jelas adalah mahaiswa dan pelajar.
Intinya Kaolisi ini akan segera melakukan komunikasi dengan pelaksana dan pengawas pilkada kota depok dan mulai bergerak ketika calon sudah ditetapkan, tutup ahmad maulana. (*)
BERIMBANG.COM, Depok – Untuk mempererat tali silaturahmi anggota FBR Gardu 363 Cimanggis Depok dalam mempersatukan anggotanya dan dalam rangka silaturahmi FBR Gardu 363 menggelar acara Halal Bihalal di Jalan H.Icang , Tugu Depok.Sabtu malam (1/8/2015)
Dalam acara tersebut digelar marawis, Maulid Nabi, ceramah agama dan lain-lain dan dihadiri dari berbagai elemen serta ceramah agama di sampaikan oleh K.H Abdurahman Alparigi yang juga pimpinan Pondok Pesantren Ni’matul Ummah Bedahan Sawangan.
Ketua Gardu 363 Cimanggis, Heri Setiawan mengatakan Halal Bihalal yang digelar sudah menjadi agenda tahunan dan merupakan ajang kebersamaan dalam menciptakan kerempugan diwilayahnya.
Gardu 363 Cimanggis dibawah kepemimpinan Heri Setiawan dengan jumlah 510 anggota menjadikan anggota terbanyak dari Gardu FBR yang ada Di Kota Depok.
Dalam sambutannya, Heri menghimbau agar FBR lebih berpikir ke depan dalam memperdayakan anggota untuk menciptakan wilayah agar kondusif dan juga menciptakan lapangan kerja bagi anggota yang belum bekerja.
” Pembinaan yang kami lakukan juga telah kami jalankan kesetiap anggota agar lebih bermanfaat bagi masyarakat Kota Depok dan juga bisa membantu masyarakat yang memerlukan bantuan,” Ujar Heri.(Yuli Efendi)
Maket Rekonstruksi pembangunan Pasar Cisalak. (Foto : Yuli Efendi)
BERIMBANG COM, Depok – Lelang rekonstruksi Pasar Cisalak di Jalan Raya Bogor Cimanggis Kota Depok yang dimenangkan oleh PT. Brantas menuai kritikan di kalangan masyarakat Kota Depok, Nilai anggaran sebelumnya Rp. 114,207,482,000. berkurang menjadi 83,512,456,000. menjadi pertanyaan dari berbagai pihak termasuk LSM.
LSM LAKRI juga mempertanyakan kejanggalan pengurangan anggaran lelang proyek senilai Rp. 30,251,173,000. dimana menimbulkan kebocoran negara yang harus dipertanggungjawabkan dan akan merugikan keuangan negara hingga puluhan milyar.
Bejo Sumantoro yang juga Sekjen LAKRI menilai lelang rekonstruksi Pasar Cisalak jelas melanggar aturan dan tidak mempunyai payung hukum yang jelas.
” Payung hukumnya harus jelas , jangan sampai anggaran yang diambil dari APBD Kota Depok dimanfaatkan oleh oknum-oknum pejabat yang secara sengaja dimanfaatkan oleh kepentingan pribadi,”ujar Bejo belum lama ini di bilangan Jalan Margonda, Depok.
“Anggaran yg disetujui bersama DPRD kota Depok dan sudah menjadi APBD adalah Rp. 114 Milyar lebih, adapun pengurangan dan penambahan anggaran yang sudah menjadi APBD diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah, dalam hal ini kami (LAKRI) menduga ada kesalahan dalam perencanaan Pembangunan Pasar Cisalak, maka rencana pembangunan pasar Cisalak adalah cacat dan batal demi hukum,”Tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Kania Parwati ketika dikonfirmasi berimbang. com melalui pesan singkat selulernya membantah telah terjadi pelanggaran dalam pelelangan karena sudah sesuai aturan yang ada.
Menurut Kania, lelang pasar cisalak sudah berdasarkan aturan yang ada dan dari hasil konsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) dan kewenangan menentukan HPS merupakan kewenangan dari (Pejabat Pembuat Komitmen (PPK ) berdasarkan dengan kemampuan pelaksanaan.
Yang penting menurut Kania sudah sesuai dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan, kalau melebihi pagu baru tidak sesuai aturan.
” BLP kita juga sangat hati-hati dan ketat dalam melaksankan lelang kalau tidak sesuai aturan tidak akan melelangkan,” Kata Kania (Yuli Efendi)
BERIMBANG.COM, Depok – Masyarakat pasir putih menolak dan mengepung kantor kelurahan yang berada di rt04/02 karena kecewa dengan mutasi pejabat terlebih untuk plt kelurahan pasir putih pada Jumat (24/7).
Walikota Depok merotasi pejabat tingkat ekselon 1,2 dan 4 dibalaikota pada Jumat (24/7/2015) bertepatan denga pelantikan, warga langsung mengepung kantor kelurahan Pasir Putih kecamatan Sawangan, Depok sekitar pukul 17:30 wib.
Warga sudah merasa nyaman dengan PLT lurah Pasir Putih, hal ini diungkapkan M. Yudi selaku masyarakat yang sekaligus mengamini kejadian seperti ini.
Dikatakannya, lanjut Yudi, masyarakat sudah memberikan permohonan kepada pemkot (walikota-red) untuk tidak menganti plt lurah Pasir Putih namun tidak ada tanggapan.
Disamping itu, ketua karang taruna Pasir Putih, Saiful Bahri mengatakan, hal ini dilakukan karena warga sangat kecewa dengan pergantian plt lurah pasir putih.
“Kondisi di wilayah kelurahan Pasir Putih sudah sangat kondusif, pasalnya masyarakat sudah merasa nyaman dengan keberadaan plt lurah Sudadih, “kesalnya.
Lebih lanjut, seharusnya dengan adanya pergantian pejabat, PLT lurah yang dijadikan sebagai lurah depinitif lurah Pasir Putih bukan dipindahkan.
Kondisi kantor kelurahan saat ini rusak berat, warga menyegel kantor kelurahan dengan spanduk yang bertuliskan “Masyarakat Pasput Menolak Lurah PLT Diganti”.
Petugas kepolisian yang diturunkan kapolsek Sawangan dan Babinsa masih menjaga lokasi untuk menghindari amukan susulan sementara lokasi diberikan polis line.(ik)
Pertemuan warga Komplek AL dengan Komnas HAM. (Foto: Yuli Efendi)
BERIMBANG COM, Depok -Laporan Warga Komplek TNI AL dan WALHI ke Komisi Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) terkait adanya dugaan pelanggaran Pembangunan yang dilakukan pengembang PT. Megapolitan Development diwilayah Cinere Kota Depok mendapatkan respon sangat baik dari Komnas HAM.
Dari informasi warga kepada berimbang.com terhadap beberapa warga sekitar pembangunan yang terkena dampak pembangunan sangat dirasakan perubahannya seperti Hak atas kesehatan, hak lingkungan dan hak kesejahteraan dan warga sekitar merasa dirugikan oleh pengembang.
Menurut Komisioner Komnas HAM, Dianto Bachriadi mengatakan laporan warga sekitar pembangunan PT. Megapolitan dengan adanya dugaan pelanggaran HAM akan ditindaklanjuti pihaknya dengan melakukan investigasi lebih jauh kelapangan dan juga kepada pengembang serta Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota Depok sebagai pemberi ijin pembangunan.
” Untuk sementara dari adanya dokumen pengaduan dan informasi warga sekitar dengan adanya dugaan pelanggaran pembangunan proyek, ada beberapa aspek yaitu yang pertama adanya dugaan pelanggaran pemberian ijin yang dilakukan Pemerintah Kota Depok tidak benar dan kalau memang terjadi ada pelanggaran berarti permasalahan serius dalam tata kelola pemerintahan Pemkot Depok, pembangunan juga harus dihentikan dan yang sudah dibangunpun harus dihentikan segala aktivitasnya,” ujar Dianto saat pertemuan dengan warga di Jalan Merawan, Cinere. Kamis (10/7/2015).
” Bila pembangunan masih menjalankan aktivitasnya apalagi sudah ada yang beroperasi serta mengabaikan perizinan maka pihak pengembang melanggar dan jelas menyalahi peraturan yang ada terlebih dampak yang dirasakan oleh warga seperti kesehatan, lingkungan serta dengan adanya pengurangan debit air.
” Upaya yang harus dilakukan Pemkot Depok yaitu memulihkan dampak yang terjadi dilingkungan pembangunan proyek karena Pemkot Depok harus bertanggung jawab dalam hal ini karena sudah menghilangkan hak-hak warga dan jelas melanggar hak azasi manusia,” ungkap Dianto.
Tambahnya lagi menurut Dianto, pihaknya sudah menemukan telah terjadi pelanggaran terkait Pembangunan proyek PT.Megapolitan sehingga pembangunan harus segera dihentikan segala aktivitasnya dan Pemkot Depok tidak boleh mengeluarkan ijin apalagi pembangunan sudah jadi, perijinannya menyusul.(Yuli Efendi)
BERIMBANG.COM,London – Venus Williams akhirnya harus mengakui kehebatan sang adik, Serena Williams dalam duel babak keempat Wimbledon di Centre Court, Senin (6/7) sore waktu setempat.
Kemenangan 6-4, 6-3 mendekatkan Serena untuk meraih gelar keenam Wimbledon.
Selain itu hasil ini juga membuka peluangnya meraih gelar grand slam ketiganya tahun ini. Setelah membekuk Heather Watson di babak ketiga, Serena kembali memperlihatkan konsistensi permainannya sejak awal pertandingan.
Statistik memperlihatkan Serena tampil nyaris sempurna di laga ini. Dia membukukan 10 aces dan tidak sekalipun melakukan double faults . Sebaliknya Venus sama sekali tidak mencetak aces dan melakukan empat double faults.