Bogor

Bogor

Wisata Lengkong Desa Wates Jaya, Destinasi Obyek Wisata Baru Bernuansa Alam Yang Diminati Saat Ini

BERIMBANG.COM, Bogor – Kabupaten Bogor tak henti-hentinya selalu menyajikan keindahan Wisata Alam yang paling digandrungi oleh Wisatawan Lokal maupun dari luar. Salah satunya tempat Wisata yang sangat Viral saat ini yakni Desa Wisata Lengkong tepatnya di Kampung Lengkong Rt 01 dan 02, Rw 05, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor

Kampung Lengkong memiliki ciri khas nuansa Alam dan banyak potensi besar yang harus digarap menjadi destinasi Wisata Nasional

Untuk mendorong destinasi Wisata tersebut agar berdaya jual yang tinggi seperti Wisata lainya yang berada di Kabupaten Bogor, maka Masyarakat setempat yang dimotori oleh Ketua Rt setempat dan Tokoh Pemudan sarta Masyarakat yang terus gencar membenahi pengelolaan tempat Wisata tersebut

Sarana demi sarana Wisata dibangun dengan modal keanggotaan pengurus hingga saat ini Wisata tersebut memiliki fasilitas yang bisa ditawarkan, antara lain seperti Spot Foto yang yang menarik, Tubing, Camping Ground, dan Curug Lengkong

Selain itu saat ini pihak pengelola menerapkan harga bagi pengunjung yang hendak Tubing, dimana di sana dikenal khas dengan istilah BABASEUHAN yang mana cukup membayar seikhlasnya atau biasanya pengunjung memberikan kisaran 5000 rupiah.

“Harga parkir pun seikhlasnya, tidak dipungut biaya masuk terkecuali untuk camping ground telah disediakan paket-paket khusus untuk menginap,” ujar Sayuti, Ketua Rt setempat kepada berimbang.com, minggu (2/08/20)

Sementara itu, Abdul Manan Ketua Desa Wisata Lengkong mengucapkan sangat berterima kasih kepada Pemerintahan Desa Wates Jaya yang sudah mensuport adanya Desa Wisata Lengkong tersebut

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Desa Wates Jaya, Kususnya Bapak Kades Rudi Irawan, S.IP yang mana telah mensuport adanya Wisata ini, serta terus memberikan saran demi kamajuan Desanya ini. Dan kami juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bogor hingga Pusat serta pihak-pihak terkait ager memberikan dukungan dan melihat keberadaan Desa Wisata Kampung Lengkong ini,” ucapnya.

(Yosep/Anisa)

Bogor

Laskar Dewa Potong 4 Ekor Sapi Dan 50 Ekor Kambing Pada Idul Adha 1441 H Tahun 2020

BERIMBANG.COM, Bogor – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) menyiapkan Empat (4) Ekor Sapi dan lima puluh (50) Ekor Kambing pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020

Hewan tersebut yang langsung dipotong pada hari Raya Idul Adha dan langsung di bagikan kepada Warga sekitar dan Kader – Kader Laskar Dewa serta kepada para Anggota Laskar Dewa itu sendiri

Pembagian paket daging tersebut yang langsung diserahkan oleh Ketua Umum Laskar Dewa kepada Ketua Rw secara simbolis yang bertempat di Mako Laskar Dewa, di Kampung Pasir Kuda, Rt 02/03, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, jumat (31/07/20)

Ketua Umum Laskar Dewa, Gus Fauzi Ali Hanafi mengatakan, Pada  Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah/ Tahun 2020 ini Laskar Dewa menyiapkan empat Ekor Sapi dan lima puluh Kabing dan Domba. Menurutnya, kegiatan tersebut sudah merupakan kegiatan rutin Laskar Dewa disetiap tahun pada Hari Raya Idul Adha

“Pemotongan dan pembagian paket dagingnya kita lakukan di Mako DPP Laskar Dewa, untuk pembagian kepada Warga kita serahkan kepada Ketua Rw secara simbolis. Kenapa pembagian ini kita lakukan secara simbolis, karena untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan warga. Serta paket daging lainnya kita bagikan kepada Anggota dan kader – kader Laskar Dewa, hanya untuk DPD Laskar Dewa Sukabumi kita kasih Sapinya satu Ekor dan lima belas Ekor Kambing,” ujar Gus Fauzi kepada berimbang.com

Sementara itu, Indra irawan Ketua Rw 03, Kampung Pasir Kuda mengucapkan terima kasih kepada Laskar Dewa, yang mana selalu memperhatikan warganya pada setiap adanya kegiatan. Seperti pada kegiatan Hari Raya Idul Adha ini yang telah membagikan paket daging Qurban, tentunya dengan adanya pembagian tersebut warganya sangat terbantu

” Kami bersama warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gus Fauzi Ali Hanafi Ketua Umum Laskar Dewa yang telah membagikan paket daging Qurban kepada kami, tentunya apa yang diberikan Laskar Dewa sangat bermanfaat dan kamipun merasa sangat terbantu. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar disetiap tahunnya,” ucapnya.

(Na/Yosef)

Bogor

10 Tahun Tak Kunjung Usai, Ahli Waris Tanya Sertifikat Sisa Pembebasan

BERIMBANG.com Kiki Rizki Amalia selaku ahli waris dari almarum H.M Yusuf yang meninggal ditahun 2012, ia mempertanyakan surat sertifikat tanah yang telah diberikan ditahun 2010 silam, kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Kiki bertanya dalam maksud meminta sisa sertifikat pengganti, yang kala itu sebagian tanah milik Ayahnya dibebaskan oleh pemerintah Kabupaten Bogor melalui PUPR ditahun 2010 silam, untuk kepentingan pembangunan jalan Raya Lingkar Dramaga di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Sering banget bulak-balik ke PUPR, menanyakan sertifikat tanah (pengganti) saya, terakhir (Pihak PUPR) menjanjikan bulan Februari 2020 selesai ternyata, belum masuk BPN,” terang Kiki yang didampingi suami, dikantor PUPR Kabupaten Bogor, kamis 30 juli 2020.

Menurut fotocopy dokumen yang diterima redaksi, pembebasan lahan sertifikat hak milik (SHM) nomor: 223/1986 diserahkan oleh H.M Yusuf kala itu masih hidup, pada 26 Agustus 2010 silam, diterima oleh pejabat yang berwenang di PUPR. lengkap ditanda tangani kedua belah pihak.

Pengakuan Kiki selain sertifikat itu ada dua lahan lain yang tidak bersertifikat milik H.M. Yusuf, yang sebagian dibebaskan juga oleh PUPR,

Dokumen yang ditunjukan Kiki, lahan yang dibebaskan atau dibayar kala itu oleh PUPR, seluas 976 m2 dengan harga kesepakatan Rp 150.000 per meter total yang dibayar rp 146.400.000,- pada tahun 2010.

“Hasil pembebasan, pembayarannya, almarhum Bapak saya yang nerima,” kata Kiki. meyakinkan tanah itu miliknya selaku ahli waris yang sah dengan menunjukan beberapa bukti dokumen lainnya.

Kiki merasa geram, selain 10 tahun sisa surat sertifikat tidak kunjung selesai, ia juga bercerita ditanah miliknya itu ada pengakuan pihak lain.

“Saya menginginkan hak saya, dikembalikan lagi, karena itu benar-benar milik Papa saya dan Mama saya, milik kami yang sudah papah benar-benar beli,” katanya.

Kegeraman Kiki berlanjut dengan meminta advokat menyelesaikan urusannya, lalu ia beserta ibunya Hj, E. Komariah menandatangi surat kuasa khusus dari kantor Hukum MIP & Partner.

Tidak tanggung-tanggung 6 advodat dari kantor tersebut siap menangani kasus itu, antara lain: Muhamad Ikbal SH, MH, Deni Sumanjaya SH, Irma Minaningaih SH, Budi Setiawan SH, Muhamad Asrul Rangkuti SH, dan Rohmat Selamat SH, M.Kn.

“Ya betul, akan kami tangani kasus ini, rekan media tolong kawal ya,” kata Ikbal selaku pengacara yang ditunjuk menjadi ketua Tim dari 6 Advokat.

Redaksi berupaya konfirmasi ke Dinas PUPR, namun hingga berita ini dimuat, yang menangani hal itu Sub Bagian Program dan Pelaporan tidak ada ditempat sedang menjalankan tugas luar.

(Tengku Yusrizal)

Bogor

Rapat Paripurna DPRD Kab.Bogor Penetapan Raperda, Laporan Pertanggungjawaban APBD 2019

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019,

Rapat digelar dalam Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 29 juli 2020.

Dalam sambutannya Bupati Bogor menjelaskan, tahap demi tahap pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah di laksanakan,

Mulai dari rapat paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah pada tanggal 10 juli 2020 yang lalu,

Ekspose tanggal 13 juli 2020 dilanjutkan dengan proses pembahasan yang dimulai tanggal 23 juli 2020 dan berakhir tanggal 28 juli 2020 kemarin.

“Untuk itu pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada ketua, wakil ketua dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor,”

“Khususnya kepada badan anggaran yang selama proses rapat pembahasan telah memberikan saran, kritik dan masukan terhadap rancangan peraturan daerah tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019,”

“sehingga rancangan peraturan daerah ini dapat disetujui dan selanjutnya akan ditetapkan menjadi peraturan daerah,” terang Ade Yasin.

Lalu, dia menguraikan, sesuai dengan ketentuan Pasal 305 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah,

bahwa Raperda Kabupaten/Kota tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang telah disetujui bersama DPRD dan rancangan Peraturan Bupati/Walikota tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD,

Paling lama tiga hari kerja harus disampaikan kepada Gubernur untuk dievaluasi sebelum nantinya ditetapkan oleh Bupati/Walikota.

Hasil evaluasi oleh Gubernur paling lama 15 hari kerja terhitung sejak diterimanya Raperda Kabupaten/Kota dan rancangan peraturan Bupati/Walikota tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD disampaikan kepada Bupati/Walikota.

“berdasarkan ketentuan tersebut, maka setelah persetujuan bersama ditandatangani dalam tiga hari kerja kami akan segera menyampaikan raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ke Provinsi Jawa Barat untuk dilakukan evaluasi,” pungkas Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Forkopimcam Cigombong Melaksanakan Giat Penegakan Disiplin Pakai Masker

BERIMBANG.COM, Bogor –  Forkopimcam Cigombong melaksanakan kegiatan penegakan disiplin memakai masker di tempat umum. Kegiatan tersebut diawali dengan apel gabungan Forkopimcam Kecamatan Cigombong yang bertempat di halaman Masjid Al-Azim Cigombong, rabu (29/07/20) pagi tadi

Usai melaksanakn apel gabungan dilanjutkan Operasi Penegakan Disiplin dan Sosialisasi penindakan penggunaan masker kepada pengguna jalan raya yang tidak menggunakan masker dan helm pada saat berkendara serta kepada warga masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat keramaian.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan juga sangsi kepada yang tidak  memakai masker berupa sangsi sosial yang meliputi pengucapan Pancasila, membaca Surat Al Fatihah dan surat-surat pendek Al Quran. Sedangkan sanksi denda belum dilakukan.

Kegiatan tersebut yang dihadiri PLT Camat Cigombong, Danramil 2123 beserta Anggota, Kapolsek beserta Anggota, Kasi Trantib beserta Anggota POL PP, serta Dinas Perhubungan

Asep Achadiat Sudrajat, PLT Camat Cigombong mengatakan, Bahwa kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat harus terus menerus dilakukan di masyarakat dan setiap individu, sehingga menjadi norma sosial dan norma individu baru dalam kehidupan sehari hari.

” bila kebiasaan baru tidak dilakukan secara disiplin atau hanya dilakukan oleh sekelompok orang, hal ini bisa menjadi ancaman wabah gelombang kedua. Kebiasaan lama yang sering dilakukan, seperti bersalaman, cipika-cipiki, cium tangan, berkerumun atau bergerombol, malas cuci tangan harus mulai ditinggalkan karena mendukung penularan Covid-19,” ujarnya

Asep menjelaskan, Kita dituntut untuk mampu mengadaptasi atau menyesuaikan kebiasaan baru dimanapun kita berada, seperti di rumah, di kantor, di sekolah, di tempat ibadah, dan juga di tempat-tempat umum, seperti terminal, pasar, dan mall.

” Dengan seringnya menerapkan kebiasaan baru dimanapun, semakin mudah dan cepat menjadi norma individu dan norma masyarakat. Dengan demikian, kita bisa bekerja, belajar, beribadah dan beraktivitas lainnya dengan aman, sehat dan produktif. Adaptasi kebiasaan baru yang dimaksud adalah, sering cuci tangan pakai sabun, pakai masker, jaga jarak, istirahat cukup dan rajin olahraga, serta makan makanan bergizi seimbang,” jelasnya.

Sementara itu, Mayor INF Suparno Danramil 2123 Cijeruk-Cigombong menegaskan, masyarakat harus mengikuti apa yang dihimbau oleh pemerintah, seperti mengadaptasi atau menyesuaikan kebiasaan baru dimanapun berada. Menurutnya pesan yang disampaikan Plt Camat Cigombong merupakan kunci yang perlu dilakukan secara disiplin, baik secara individu maupun kolektif agar tujuan yang dimaksud dapat tercapai.

” Diharapkan aparatur pemerintah baik ASN, TNI, maupun POLRI harus menjadi pelopor adaptasi kebiasaan baru, hal tersebut agar menjdi contoh yang baik bagi masyarakat dalam mengadaptasi  kebiasaan baru,” tegasnya.

(Na/Yosef)

Bogor

Bupati Bogor Mengusulkan Pengelolaan Setu Dialihkan ke Daerah

BERIMBANG.com Dinilai tidak terawat, Bupati Bogor, Ade Yasin mengusulkan kewenangan pengelolaan setu dialihkan ke Pemerintah Daerah yang selama ini ditangani oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian PUPR.

Usulan itu disampaikan Bupati Bogor saat mengikuti rapat bersama Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil di Hotel Pullman Vimala Hills, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. kemarin, Senin (27/07/2020).

“Pada penyampaian tadi saya usulkan agar pengelolaan setu dialihkan ke Pemerintah Daerah.,” kata Ade Yasin.

Ia mengatakan , jika setu di kelola oleh Pemerintah Daerah maka tentunya akan membangkitkan perekonomian, seperti pariwisata, dan perikanan serta yang lainnya.

“Di Cibinong Raya juga ada 17 situ yang menjadi daerah tangkapan air yang bisa mengurangi banjir di wilayah hilir. Tapi, selama ini tidak terawat dan tidak termanfaatkan dengan baik. Kalau bisa dimanfaatkan pasti terawat,” terangnya.

Bupati Bogor  berharap, forum yang digelar di Puncak ini tambahnya, seperti bisa menghapus batas-batas wilayah secara administratif dan politis untuk permasalahan yang sama di kawasan Jabodetabek Puncak-Cianjur.

“Contoh waktu akhir tahun 2019 lalu, ada banjir di Bekasi dari luapan sungai yang mengalir dari Bogor. Kita tidak bisa membenahi karena kewenangan ada di pusat. Padahal kita bisa untuk mengeruk atau membenahi DASnya,” tukasnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

6 Pejabat di Lantik Bupati Bogor

BERIMBANG.com Bupati Bogor Ade Yasin melantik dan mengambil sumpah 6 Pejabat baru dilingkungan pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada senin 27 juli 2020, di Pendopo Bupati.

Dalam lampiran Keputusan Bupati Bogor Nomor: 821.2/670/Kpts-BUP/2020, berikut 6 nama pejabat Eselon II dan Pejabat Fungsional Ahli Utama, antara lain:

1. Arman Jaya, S.E., M.M
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat

2. Arif Rahman, S.H., M.H
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah

3. R. Irawan Purnawan, S.H., M.H., M.Kn
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

4. Asep Mulyana Sudrajat, S.H
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

5. Asnan, A.P., M.M
Kepala Dinas Lingkungan Hidup

6. Asep Agus Ridallah, S.H., M.H
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

“Saya yakin para pejabat yang hari ini baru dilantik dapat segera menyesuaikan dan menjalankan di unit kerja yang baru,” kata Ade Yasin, usai pelantikan.

Pesan Bupati, setiap aparatur sipil negara harus memiliki komitmen, siap ditempatkan dimana saja sesuai kebutuhan organisasi.

“Penugasan ini hendaknya dapat dimaknai dengan sungguh-sungguh sebagai kesempatan untuk menerapkan dan mengembangkan pengetahuan, pengalaman, wawasan, keterampilan serta mengabdikan kemampuan terbaiknya,” kata Ade.

Ade meminta pejabat yang telah dilantik itu bisa bekerja maksimal serta gerak cepat menanggapi keluhan masyarakat,

Terlebih dalam masa Pandemi Covid-19, harapan Ade Yasin kepada para pejabat baru itu, menjadikan masa pandemi tantangan dan pemicu dalam melaksanakan tugasnya.

“saya tidak ingin pejabat yang hari ini dilantik bekerja biasa-biasa saja dan itu-itu saja,” katanya.

Ade menegaskan untuk seluruh perangkat daerah agar berperan maksimal guna melayani kebutuhan masyarakat.

Ade merinci harapannya, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah agar mampu memfasilitasi koperasi dan usaha mikro yang terkena dampak pandemi,

Dinas Komunikasi dan Informatika agar dapat meningkatkan pelayanan informasi sekaligus menjadi saluran komunikasi yang efektif untuk masyarakat.

Dinas Lingkungan Hidup agar lebih memperhatikan persoalan sampah yang menjadi pekerjaan rumah kita dari dulu,

kemudian Satuan Polisi Pamong Praja harus mampu membuktikan diri sebagai apparat penegak Perda dan penyelenggara ketertiban umum.

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah diharap mampu menjaga agar pendapatan daerah tidak menurun tajam.

“Staf Ahli Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat harus mampu secara produktif menyumbangkan pemikiran, kajian, saran dan opsi kebijakan dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah daerah,” pungkas Ade Yasin.

(Bing/TYr)

Bogor

Prodombas Pinbas MUI Mahir Farm Cijeruk Akan Adakan Kurban Akbar

BERIMBANG, COM 0,CIJERUK – Kehadiran Mahir Farm sebagai sentra penggemukan domba dan kambing dapat memberikan kemudahan dalam pemilihan hewan berkualitas.

Bahkan, sentra penggemukan satu ini yang berlokasi di Kampung Kawung Luwuk, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, bisa dianggap sebagai mitra kredibel dalam memenuhi standar spesifikasi hewan kurban sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah dan syariat agama.

Selama kurang lebih 15 tahun, Mahir Farm mampu meyakinkan para customernya dalam menetapkan standar yang telah ditetapkan untuk memenuhi mitra-mitranya agar tercapai pemenuhan kepuasan pelanggan.

Tak heran kehadirannya bisa menarik semangat peternak warga lokal, khususnya di wilayah pedesaan yang ada di Kabupaten Bogor. Tentunya, demi untuk menggenjot produksi penggemukan domba maupun kambing sebagai komoditas andalannya.

Manajemen Officer Mahir Farm, Dany mengatakan bisnis penggemukan dan jual beli domba kambing, saat ini cukup menjanjikan. Apalagi, pakan ternaknya sudah semakin variatif dan memudahkan peternak dalam menjalankan usaha penggemukan atau penjualan domba dan kambing hidup, terutama untuk ibadah kurban.

“Mahir Farm menjadi salah satu pusat dari para petani-petani sekitar yang menjadi rekanan untuk diambil hewannya. Sekaligus kita serap baik sebagai bahan bakaran penggemukan maupun saat kita memiliki order. Jadi kita ambil dari mitra-mitra yang kemudian nantinya kita distribusikan penjualannya juga,” ungkap Dany kepada wartawan, Kamis (23/7/2020).

Mekanisme pendistribusiannya, kata Dany, terlebih dahulu para mitra diminta melakukan proses pemeliharaan, setelah masa panen maka akan dilakukan penimbangan serta pengambilan domba dan kambing tersebut.

“Kalau soal penjualananya lebih cenderung pada sistem per kilo gram. Hal ini dilakukan agar tidak terdapat antara penjual dan pembeli, termasuk tidak ada lagi taksiran kira – kira berapa harga satu ekornya. Makanya, penjualannya berdasarkan ukuran harga pasti, yakni kilo gram,” tegasnya.

Dany menyebut, mengenai kualitas sendiri hewan yang ada di Mahir Farm bisa dijamin aman, karena langsung diambil dari peternakan yang dipelihara sendiri. Begitu juga kesehatannya yang selalu dijaga serta dilakukan pengecekan sampling dari Dinas Peternakan.

“Kami pastikan hewan – hewan disini benar – benar pres, sebab tidak lagi dipajang dijalan yang kena panas atau hujan. Fasilitas dan pakannya juga terjamin, termasuk saat dipotong atau penyembelihan, sehingga ketika dikirim pada konsumen tetap dalam kondisi perporma baik,” ucapnya.

Jenis domba dan kambing yang ditawarkannya sangat beragam diantaranya ada domba, Garut, Priangan serta Dugul atau domba ekor tipis dan gemuk yang sering dikenal masyarakat sebagai domba Gibas. Kambingnya ada kambing Jawa, Sanen, PE, Alfin.

“Unggulan adalah kambing Merino yang kita kembangkan di Mahir Farm. Intinya, kita memberikan kemudahan dalam penjualan maupun pembelian. Salah satunya dengan cara dijual per kilo gram. Disisi lainnya, kami memberi kepastian harga. Artinya pembeli bisa melihat dulu, jika cocok maka dapat menawar harga,” terangnya.

Ia mengaku, sejauh ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan pihak – pihak terkait, baik itu pemerintah, swasta maupun yayasan. Kerja sama tersebut, merupakan komitmen dalam penjualan ternak domba maupun kambing yang berkualitas dan halal.

Karena itu, pihaknya bakal terus meningkatkan pelayanan penjualan kepada masyarakat. Apalagi, saat ini yang sudah kerja sama dengan Mahir Farm salah satunya Prodombas PINBAS MUI yang akan menggelar program kurban akbar indonesia secara nasional bersama para ulama dan habaib.

Kurban akbar ini sebagai bentuk transparansi terhadap konsumen saat hewan yang dipesannya sesuai dengan bobot yang dikirimkan. Termasuk, melakukan perbaikan tata laksana kurban yang saat ini sering melihat pemotongan antara sedang dipotong dan belum dipotong. Padahal, dalam Sunahnya dijelaskan perlakukanlah hewan kurban mu itu dengan baik.

“Kalau dilihatkan seperti itu kan tidak baik, apalagi suka lihat pemotongan hewan kurban diatas selokan atau tanah yang banyak bakteri, kontaminasi bakteri ini bisa mempercepat proses pembusukan daging. Nah, hal-hal inilah yang harus dihindari, makanya kita perbaiki tata laksana itu dengan baik menyiapkan meja potong serta tirai,” jelasnya

Dany mengaku, pihaknya juga memiliki program prioritas penyaluran tepat sasaran bagi guru ngaji dan desa – desa yang dianggap cukup banyak mustahiknya, seperti di Kampung Cacing. Dimana, watga disini memiliki penghasilan dari mengumpulkan cacing di kali Cisadane.

“Itulah program unggulan yang jadi prioritas, kita berharap bisa berjalan dengan baik. Dan bagi masyarakat yang akan atau berminat ingin membeli domba serta kambing bisa datang langsung ke Mahir Farm atau melalui https://www.bukalapak.com/u/pinbas_mui ,” pungkasnya. (yosep/Nana)

Bogor

Ormas Garda Prabowo Kota Bogor Terima SKT Dari Kesbangpol

BERIMBANG. COM, BOGOR – Puluhan anggota ormas Garda Prabowo tadi siang, Kamis (23/7/2020) mendatangi kantor Kesbangpol di jalan kesehatan No.2 tanah Sareal kota Bogor. Kedatangan mereka untuk menyaksikan langsung penyerahan surat keterangan terdaftar (SKT) dari Kesbangpol.

Sejak pukul 09.00 WIB pagi, mereka sudah berkumpul dengan seragam khasnya. Tampak rapih, sopan dan santun.

Tepat pukul 11.00 WIB siang, TB Abas dari Kesbangpol kota Bogor menyerahkan surat keterangan terdaftar kepada dewan koordinasi cabang (DKC) kota Bogor yang disaksikan langsung oleh jajaran pengurus dan anggota.

Acara penyerahan SKT tersebut disaksikan dan dihadiri langsung oleh ketua dewan koordinasi daerah (DKD) garda Prabowo provinsi Jawa barat, Ir Bambang Rasiantoro. Dalam kesempatan itu, ketua DKD provinsi Jawa barat menyampaikan beberapa hal kepada ketua DKC garda Prabowo.

“Khususnya di kota Bogor, agar bisa bersinergis dengan pemerintah, masyarakat terutama. Supaya garda Prabowo di tingkat kota, maupun kabupaten bisa diterima oleh masyarakat,” kata Ir. Bambang Rasiantoro.

Dirinya pun berpesan kepada semua jajaran, baik ditingkat kota/kabupaten untuk bisa bersinergis. Baik muspika, TNI-Polri, dengan kejaksaan di dalam membangun kota Bogor.

“Agar bisa bersinergis dengan organisasi kemasyarakatan yang lainnya, yang ada di kota Bogor dan sekitarnya,” pungkasnya.

(Yosep/Nana)

Bogor

Hari Anak Nasional, Wabup Bogor: Momentum Komitmen Pemenuhan Hak Anak

BERIMBANG.com Ditengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2020.

Acara yang dikemas secara virtual, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daearah (OPD). Peringatan Hari Anak Nasional Tahun ini dipusatkan di Aula Kantor DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/07/2020).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan peringatan HAN tahun ini sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen dalam pemenuhan hak terhadap anak.

“Saya ucapkan Selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Bogor. Peringatan HAN tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena kita masih dalam suasana Pandemi Covid-19,”

“tapi ini semua merupakan momentum untuk meneguhkan komitmen kita semua dalam mengupayakan pemenuhan hak-hak anak, tumbuh kembang anak, berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” kata Iwan.

Iwan juga menambahakan, kepedulian dan komitmen terhadap pemenuhan hak anak ini menjadi sangat penting karena anak-anak terdampak langsung akibat Pandemi Covid-19.

“Saya rasa kepedulian dan komitmen terhadap pemenuhan hak anak ini menjadi krusial terutama karena anak-anak terdampak secara langsung akibat Pandemi Covid-19, termasuk didalamnya system Pendidikan, layanan perlindungan anak, kehidupan ekonomi keluarga, hingga perubahan interaksi sosial dalam masyarakat tempat mereka bertumbuh,” tambahnya.

Lebih lanjut Iwan menegaskan, perayaan seperti ini jangan hanya sifatnya seremonial saja, tapi benar-benar fokus untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kedepannya.

“Anak-anak ini merupakan kebanggaan kita semua, para penerus cita-cita perjuangan dan masa depan bangsa, oleh sebab itu selakyaknya kita harus memberikan perhatian khusus bagi perkembangan anak-anak di Kabupaten Bogor kedepannya.”

“Tema HAN tahun ini sangat baik, Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Tapi jangan sampai tema yang bagus itu hanya sekedar pemanis, tapi tidak ada tindakan nyata dari kita semua,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Nurhayati mengatakan, pada kegiatan kali ini pihaknya menggelar sesuai dengan keputusan Presiden No 44 tentang kegiatan hari anak dengan sederhana.

“Karena situasinya sedang Pandemi Covid-19, tetap kita juga melakukan protokol kesehatan. Kita juga kerjasama dengan dinas intansi berkaitan anak,” terangnya.

Ia juga menambahkan, Dalam waktu dekat DP3AP2KB Kabupaten Bogor akan menggelar rapid tes secara massal di sekolah dan kepada para guru.

“Dalam waktu dekat ini kita bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Bogor akan lakukan rapid test di sekolah, tapi kita juga menyesuaikan, nanti dilaksanakannya mungkin, sehubung anaknya belum masuk jadi prioritas guru yang mengajar dulu dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Secara simbolis, Wakil Bupati Bogor memberikan bantuan 1000 masker dan 50 kaos untuk SMPN 2 Cibinong. Bantuan lain yang diberikan pada peingatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020 berupa 631 Akte Kelahiran, 1003 KIA, 50 Paket Sembako dan 20 Alat Bantu Disabilitas.

(Derima/Parman/Diskominfo Kab. Bogor)