Bogor

Bogor

Dalam Rangka Menyambut Hut RI Ke-79, Pemdes Ciadeg Adakan Istighosah Dan Doa Bersama

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, melaksanakan Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024,

Istighosah dan Doa bersama tersebut yang di hadiri para Alim Ulama Desa Ciadeg, Kepala Desa Ciadeg beserta Staf dan jajaran, bertempat di Aula Kantor Desa Ciadeg. Jumat (16/08/2024) malam.

Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu mengatakan, dilaksanakannya Istighosah dan Doa bersama memang sudah rutin pada setiap tahunnya dalam menyambut HUT RI.

” Istighosah dan doa bersama menjadi momen untuk mendoakan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia,” Ucapnya.

Disamping itu, Wahyu menyampaikan kita juga berdoa untuk keselamatan dan kemajuan bagi Bangsa dan Negara Indonesia.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh Rakyat Indonesia dapat lebih menghayati makna kemerdekaan dan terus semangat untuk berkontribusi positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sesuai tema HUT Ke-79 RI yaitu, “Nusantara Baru, Indonesia Maju,” Pungkasnya.

(Na)

 

Bogor

Pertama di Indonesia, PWI Kota Bogor Implementasikan Program Jumat Sehat

BERIMBANG.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengimplementasikan program Jumat Sehat. Kegiatan ini diikuti sejumlah wartawan yang tergabung dalam PWI Kota Bogor.

Program Jumat Sehat yang dimulai pada pukul 07.00 WIB diawali dengan aktivitas olahraga berupa senam di halaman Sekretariat PWI Kota Bogor.

Selanjutnya, para wartawan melakukan lari dan ada juga yang jalan santai mengelilingi Stadion GOR Pajajaran. Selesai berolahraga, seluruh wartawan berkumpul sambil diskusi dengan sarapan bersama.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi mengatakan, Jumat Sehat merupakan bagian dari program rutin yang nanti dilaksanakan setiap hari Jumat pagi.

“Kegiatan ini memang pertama yang dilakukan PWI Kota Bogor. Dan menurut informasi kegiatan ini juga pertama di Indonesia di lingkungan PWI,” ucap Aldho sapaan akrabnya, Jumat, 16 Agustus 2024.

Selain untuk mempererat silaturahmi antar wartawan, kata Aldho, kegiatan ini utamanya ditujukan untuk meningkatkan kesehatan, agar tubuh menjadi bugar.

“Karena kita ketahui selama ini aktivitas (wartawan) padat, sementara waktu untuk olahraga kurang. Ini salah satu upaya agar teman-teman sehat dan terjaga kebugarannya saat aktivitas,” imbuhnya.

Dia menambahkan, program yang dilaksanakan rutin ini juga untuk mendukung wartawan yang memiliki Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka nanti yang menyediakan menu makanan untuk sarapan seusai Jumat Sehat.

“Jadi kami berusaha untuk meningkatkan pemberdayaan potensi UMKM dari anggota PWI Kota Bogor, salah satunya untuk sarapan usai berolahraga dan itu setiap Jumat Sehat menunya berbeda-beda,” tandasnya. (*)

 

Bogor

KDRT Armor Toreador Gustifante Terhadap Selegram Cut Intan Nabila Kena Pasal Berlapis

BERIMBANG.com – Terduga pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap selebgram Cut Intan Nabila, yakni Armor Toreador Gustifante dikenakan pasal berlapis.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, setidaknya pihaknya mengenakan tiga pasal terhadap pelaku KDRT ini.

Pasal yang dikenakan terhadap Armor diantaranya Pasal 44 ayat 2 undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

“Kami juga memasukkan pasal kekerasan terhadap anak seperti yang kita lihat video tersebut, yaitu pasar 80 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang 23 tahun 2002 dengan ancaman 4 tahun 8 bulan ditambah sepertiga,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Rabu 14 Agustus 2024.

Selain itu pihak kepolisian pun juga mengenakan pasal penganiayaan, yakni pasal 351 KUHP. “Dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara,” tegasnya.

Sebelumnya, Selebgram di Kabupaten Bogor unggah tindakan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya. Polisi upayakan penangkapan segera.

Salah satu selebgram di Kabupaten Bogor, Cut Intan Nabila mengunggah sebuah video yang menunjukkan aksi KDRT yang dialaminya.

Aksi kekerasan itu diketahui terjadi di rumahnya, yang terletak di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Selama ini saya bertahan karna anak, ini bukan pertama kalinya saya mengalami KDRT, ada puluhan video lain yang saya simpan sebagai bukti, 5 tahun sudah berumah tangga,” ujar Intan dalam unggahan Instagram miliknya, dikutip Selasa 13 Agustus 2024.

Intan menyebut, banyak nama wanita yang kerap mewarnai perselisihan di dalam rumah tangganya.

“Sudah berkali-kali saya maafkan, tapi tak pernah terbuka hatinya, ternyata benar, perselingkuhan dan KDRT tidak akan pernah berubah, maafkan saya jika selama ini menutup diri,” tuturnya.

“Saya seorang diri tidak pernah membuka aib rumah tangga saya, saya jaga martabatnya, hari ini saya sudah tidak bisa menahan semua sendiri,” tambah Cut Intan Nabila.

(Nk)

Bogor

Ketua PWI Kota Bogor periode 2024-2027 Resmi di Pimpin Aldho

BERIMBANG.com – Herman Indrabudi akrab disapa Aldho resmi terpilih usai mendapatkan 33 suara dalam Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor periode 2024-2027 yang digelar di Hotel Sahira, Kota Bogor, pada Sabtu (27/7/2024).

Aldho mengungguli rivalnya Eko Hadi yang hanya mendapatkan suara sebanyak 10 dari total suara pemilih sebanyak 43 suara. Sebelumnya, ada 4 calon Ketua PWI Kota Bogor yakni Herman Indrabudi, Eko Hadi, M Yusuf dan Donny Herlambang.

Karena Dony Herlambang belum memenuhi syarat, akhirnya yang resmi mencalonkan hanya 3 orang, namun, ketika akan berjalannya pemilihan, M Yusuf mengundurkan diri.

Sehingga, yang bertarung dalam konferensi tersebut ialah Herman Indra Budi atau Aldho dan Eko Hadi.***

Bogor

Ketum Laskar Dewa Pimpin Rapat Evaluasi Satgas, Menjelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

BERIMBANG.COM, Bogor – Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) mengadakan rapat para pengurus Satuan Tugas (Satgas) Dewan pimpinan Pusat (DPP) Laskar Dewa.

Hadir dalam rapat tersebut para petinggi dan anggota Satgas yang langsung di Pimpin Ketua Umum Laskar Dewa, Gus Fauzi Ali Hanafi, bertempat di Kantor DPP Laskar Dewa, kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Jumat (26/7/2024)

Tujuan rapat tersebut merapatkan barisan Satgas Laskar Dewa untuk selalu menjaga kekompakan serta agar tetap Satu Komando, mengingat yang sebentar lagi akan menghadapi Pesta Demokrasi dalam Pemililahan Kepala Daerah Jawa Barat dan Pemilihan Bupati Kabupaten Bogor. Seperti sebelumnya Laskar Dewa selalu ikut serta dalam mensukseskan dalam Pesta Demokrasi tersebut.

Ketua Umum Laskar Dewa, Gus Fauzi Ali Hanafi saat sambutan sekaligus memberikan arahnya menekankan agar semua Satgas dari mulai para petinggi sampai anggota harus selalu menjaga kekompakan dan tetap satu Komando dalam menjalankan tugas dengan sesuai intruksi dari pimpinan.

Lanjut Gus Fauzi mengatakan, mengingat sebentar lagi akan dilaksanakannya Pesta Demokrasi, maka dari itu untuk sementara rapat di kususkan untuk Satuan Tugas untuk mengevaluasi dalam melaksanakan tugasnya. Karena menurutnya, Satgas merupakan garda terdepan dalam pengamanan pada kegiatan serta simbol bentuk adanya Laskar Dewa.

“Berhubung sebentar lagi akan menghadapi Pesta Demokrasi dari mulai pemilihan Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat, tidak menutup kemungkinan kita akan mendukung dari salah satu pasangan Calon Bupati maupun Gubernur, maka dari itu kita rapatkan barisan. Sebelum kita mengambil sikap untuk mendukung salah satu calon jadi rapat ini sementara hanya di kususkan untuk Satuan Tugas agar tetap menja kekompakan dan satu Komando. Nah, setelah nanti sudah mengambil sikap siapa yang kita dukung nanti kita mengadakan rapat kembali dengan mengundang dari perwakilan DPW, DPD, dan DPC Laskar Dewa di masing – masing wilayah agar semuanya sepakat dengan apa yang akan di intruksikan nanti, karena Laskar Dewa ini memiliki moto Satu Visi, Satu Misi, Satu Komando,” Paparnya.

(Na)

Bogor

Unjuk Rasa Mahasiswa Sikapi Sengkarut Sengketa Tanah di BPN Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com – Demonstrasi mahasiswa terulang lagi, didepan gedung Badan Pertanahan Nasional, Kantor Pertanahan (BPN Kantah) Kabupaten Bogor, soal banyaknya kasus mafia tanah yang tak kunjung tuntas.

Aksi unjuk rasa itu dilakukan dengan membakar ban oleh Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat (Gemasura) dan masyarakat, menyikapi sengkarut penyelesaian kasus-kasus sengketa dan kinerja pelayanan BPN Kantah Kabupaten Bogor,

Melalui keterangan tertulis, ketua Gemasura, Zayyen Iman mengunggap dan merinci hasil penelusuran, diantaranya kasus tanah terlantar dikampung kawung luwuk, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

“Ribuan hektar tanah terlantar dan sikap membisu BPN Kantah Kabupaten Bogor menjadi fokus Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menangani kasus tersebut,” tulisnya.

Selain itu, soal kepemilikan lahan Jimmi Mamesah seluas 70 Ha di Gunung Geulis yang telah berlangsung selama 7 tahun hingga Menkopolhukam turun tangan.

“Bahkan baru-baru ini ratusan warga terancam tanah mereka diambil alih oleh perusahaan tambang, hingga ratusan warga yang geram menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor,” terangnya.

Sengketa warga dengan perusahaan tambang, lanjutnya, telah terjadi hampir 40 tahun, padahal warga mengaku telah menempati turun menurun, menurut keterangan kepala Desa Gunung Putri, 5 perusahaan yang mengklaim tanah warga seluas 40 hektar.

Kasus lainnya, menurut hasil penelusurannya Zayyen Iman, lebih spesifik mengungkap tanah milik kas Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor seluas 34 hektar yang tercatat dalam buku C Desa yang telah dikuasai dari tahun 1960,

Dia merasa heran tanah kas Desa sebagian menjadi sertifikat atas nama pribadi ditahun 1986, dan diperjual belikan, hingga tahun 2011 sengketa masuk ranah pengadilan yang telah dibatalkan.

tahun 2023-2024, Zayyen Iman menduga Kantah Kabupaten Bogor menerbitkan kembali 14 sertifikat pengganti atas nama pribadi.

Keterangan Zayyen Iman, pada 13 Juni 2024 para ahli waris atas nama sertifikat nama pribadi itu menyadari tanah tersebut tanah kas Desa dengan menandatangani akta perjanjian pelepasan tanah ahli waris kepada pemerintah desa (Pemdes) Bojong Koneng selua 34 hekar.

Atas informasi tersebut, lanjut Zayyen Iman, pada Juni 2024 Pemdes Bojong Koneng, menyurati BPN Kabupaten Bogor, untuk permohonan menolak penerbitan sertifikat atas nama pribadi.

“19 Juni 2024 Pemdes Bojong Koneng telah melayangkan pengaduan kepada Satreskrim Polres Bogor atas penerbitan 14 sertifikat pengganti dengan ditembuskan kepada Pemda dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor,” terangnya.

Namun, menurut Zayyen Iman, hingga kini Pemdes Bojong Komeng belum menerima informasi dari BPN Kabupaten Bogor soal permohonan pembatalan 14 sertifikat pengganti tersebut,

“Kami menduga adanya perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan BPN Kabpaten Bogor,” Tulisnya.

“Atas dasar tersebut kami Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat (Gemasura) bersama masyarakat menuntut agar Kepala BPN Kabupaten Bogor di copot dsri jabatannya karena diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum sehingga telah terjadi banyaknya persengketaan lahan di Kanupaten Bogor,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, mewakili Kepala Kantah Kabupaten Bogor, Iman Malvina Yusuf Putra melihat bahwa permasalahan yang dituntut oleh sejumlah aksi itu menyangkut polemik pertanahan yang berada di wilayah Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Memang, kata Iman, permasalahan di wilayah tersebut pihak Kantah Kabupaten Bogor baru menerima surat masuk pada 19 Juli 2024.

“Dan mungkin kedepannya kita akan melakukan kajian terlebih dulu bersama dengan Seksi teknis lainnya terkait dengan permohonan yang di mohonkan oleh pemerintah desa,” jelas Iman yang didampingi oleh Kasubag TU Muhaimin Hamidun Umar dan Kasi SKP Rani.

Iman juga menjelaskan, dalam konteks itu pihaknya melihat ada beberapa putusan-putusan pengadilan negeri setempat terkait dengan permasalahan tersebut.

“Mungkin itu, dan dalam waktu dekat terkait tuntutan oleh aksi massa tadi. Dalam waktu dekat kita akan mengkaji dari permohonan itu, tapi kami mohon waktu lah untuk melihat permasalahannya seperti apa,” Kata Iman

“Karena ini dalam menyelesaikan suatu persoalan tanah bisa langsung begitu saja diselesaikan tapi harus adanya kajian-kajian dan mekanisme yang mesti kita tempuh terlebih dulu,” tandasnya.

(Sahrul/Tengku Yusrizal)

Bogor

Bogor Festival Koperasi Digelar Di Alun – Alun Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong, Dalam Rangka Hari Jadi Koperasi Ke-77

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam rangka kegiatan perayaan Hari Koperasi yang ke-77, 2024. Tingkat Kabupaten Bogor menggelar “Bogor Festival Koperasi” yang bertempat di Alun – Alun Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kegiatan Bogor Festival Koperasi tersebut di meriahkan dengan berbagai macam rangkaian kegiatan selama dua hari, pada rabu 24 Juli sampai kamis 25 Juli 2024. Acara tersebut sehingga menarik perhatian banyak pihak, mulai dari pengurus koperasi, masyarakat yang bergerak di bidang UMKM, serta masyarakat umum, sehingga dihadiri langsung Pejabat Daerah. Penjabat (PJ) Bupati Bogor Asmawan Tosefu hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus pembuka acara. Rabu (24/07/2024)

Dalam sambutannya, PJ Bupati Bogor Asmawan Tosefu, menyampaikan pesan dari Menteri Koperasi RI yang menekankan pentingnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Menteri Koperasi RI mengajak semua koperasi untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital demi meningkatkan daya saing di era modern ini. Selain itu, koperasi diharapkan dapat memainkan peran penting dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Disamping itu. Pada momen hari koprasi yang ke 77 tersebut, PJ Bupati Bogor mengungkapkan sebagai bentuk kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Bogor pada hari ini melakukan Kick off program keuangan daerah Kabupaten, yaitu Samisade (Satu Miliar Satu Desa) dalam bentuk dukungan infrastruktur untuk pembangunan Pemerintah Desa.

“Jadi bagi Desa – Desa yang sudah siap terkait program Samisade untuk melaksanakan/dimulai program ini. Jadi pada hari ini bersejarah buat warga masyarakat Kabupaten Bogor dihari Koprasi ke 77 ini di Kick off juga Program Smisade,” ucap Pj Bupati Bogor.

Di tempat yang sama, Camat Cigombong R.E Irwan Somantri S.STP menyatakan rasa bangganya atas pelaksanaan Hari Koperasi tingkat Kabupaten Bogor yang diadakan di Alun-alun Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, yang mana Alun-alun Desa Ciburayut kecamatan Cigombong ini terpilih menjadi lokasi Hari Koprasi yang ke 77 tingakat Kabupaten.

“Tentunya kami sebagai Pemerintah Kecamatan Cigombong sangat mengapresiasi antusias dan partisipasi masyarakat, dan berharap acara ini dapat semakin memperkuat peran Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan umumnya,” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepapala Desa Ciburayut, Duloh S.Sos menambahkan bahwa acara ini adalah bukti nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih kuat di masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi Ciburayut sendiri, serta Desa – Desa lain untuk terus memberdayakan Koperasi dan meningkatkan perekonomian lokal,” Ucapnya.

Dalam acara Bogor Festival Koperasi tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pameran produk-produk unggulan Koperasi dari berbagai daerah yang ada di kabupaten Bogor, seminar kewirausahaan, dan hiburan rakyat. Antusiasme peserta dan pengunjung sangat tinggi, menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memajukan koperasi di Kabupaten Bogor.

Hari Koperasi ke-77 menjadi momentum penting bagi koperasi di Kabupaten Bogor untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggotanya serta masyarakat luas. PJ Bupati Bogor Asmawan Tosefu didampingi Porkopimda dan Camat Cigombong melakukan penanaman bibit cabe dengan tujuan untuk mengembalikan inflasi di Kabupaten Bogor dan peninjauan stan – stan produk UMKM yang ada dipasarkan di Alun – Alun Desa Ciburayut.

Dalam bentuk rangkaian acara tersebut, pada malam harinya dengan menampilkan pagelaran wayang golek, dan untuk acara hari ke-2 dengan mengadakan kegiatan jalan sehat, senam, hiburan musik, serta kegiatan lainnya.

(Na)

Bogor

Bikin Resah, Tomas Banjarwaru Minta Polisi Tidak Geng Motor

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua RW05 Kampung Banjarwaru, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Dedi Supriadi meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap geng motor yang akhir-akhir ini membuat resah masyarakat pasca aksi tawuran antara puluhan anggota geng motor dengan warganya pada Rabu 17/07/2024 sekitar pukul 02.00 dini hari.

” Kejadian ini sudah menimbulkan keresahan di masyarakat. Aparat kepolisian harus segera bertindak, sebelum ada korban jiwa,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (18/07).

Pria yang akrab disapa Porong itu menambahkan, aksi tawuran antara geng motor dengan warga di Desa Banjarwaru kerap terjadi, hingga saat ini pemicunya pun tidak jelas. Untuk itu, kata dia lagi, aparat kepolisian dan instansi terkait harus segera bertindak serta giat mengadakan patroli secara rutin.

” Kejadian seperti itu kerap terjadi, bukan kemarin saja. Jika terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan korban jiwa,” tambahnya.

Menindaklanjuti hal itu, jelasnya, pengurus wilayah dan tokoh masyarakat di wilayah RW05 akan menggiatkan kembali kegiatan jaga malam alias siskamling agar tercipta rasa aman dimasyarakat, apalagi dalam aksinya geng motor kerap menyasar korban yang tidak bersalah.

” Kami akan kembali aktifkan kegiatan jaga malam atau ronda. Geng motor sudah membuat onar dan resah dimana-mana, jadi diperlukan tindakan tegas dan terukur oleh aparat kepolisian,” pintanya.

Sebelumnya, Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat dalam keterangannya kepada media mengatakan, aksi tawuran geng motor berhasil diusir warga keluar gang lalu berlarian membawa senjata tajam. Kemudian jajaran melakukan pengecekkan dan tidak ditemukan adanya kerusakan barang dilokasi kejadian ataupun korban luka.

” Identitas para pelaku yang terlibat tawuran belum diketahui. Kami menghimbau agar warga terus menjaga lingkungan dan tidak terpancing apabila ada tantangan pihak manapun untuk melakukan tawuran,” tandas Kapolsek Ciawi pada Rabu (17/07/2024).

(RFS/NA)

Bogor

IMW Bogor Minta Pj Bupati Bogor Bongkar Proyek PT Jaswita dan Restoran Astro

BERIMBANG.COM, Bogor – Sekretaris Indonesia Morality Watch (IMW) Bogor Raya, A.R Sogiri mendesak Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu tidak hanya menghentikan sementara aktivitas proyek bianglala PT Jaswita atau mengkaji ulang perizinan yang telah diberikan, tapi mengambil langkah tegas berupa pembongkaran karena dinilai sudah merusak lingkungan. Selain Jaswita, Ia juga meminta Restoran Asep Stroberi (Astro) dirobohkan karena belum kantongi izin PBG.

” Proyek bianglala PT Jaswita dan Restoran Astro harus ditindak tegas yakni dibongkar dan fungsi kawasan puncak sebagai area resapan air harus dikembalikan,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (17/07/2024).

Menurut dia, pembangunan proyek bianglala PT Jaswita berdampak terhadap fungsi lahan perkebunan teh sebagai resapan air dan diduga telah melanggar siteplan yang diajukan. Disisi lain, kata dia lagi, meskipun berada diatas lahan milik aset pemerintah provinsi Jawa Barat, keberadaan restoran Astro dianggap melanggar Kepres Nomor 54 tahun 2008 dan Perda Nomor 11 tahun 2006 maupun Perbup Bogor Nomor 92 tahun 2018.

” Dugaan pelanggaran Siteplan oleh PT Jaswita harus ditindak secara tegas berupa pembongkaran bangunan yang melanggar. Persoalan Astro itu berada di kawasan N-1 (Zona Lindung) yang peruntukannya untuk perkebunan dan tanaman tahunan,” imbuhnya.

Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah II Ciawi, Agung Tarmedi mengaku telah melayangkan surat teguran ke-3 terhadap PT Jaswita maupun pengelola Restoran Asep Stroberi (Astro).

” Untuk Proyek bianglala PT Jaswita memang melanggar siteplan dan sudah dilayangkan surat teguran ke-3. Terkait Restoran Astro, itu belum mengantongi PBG,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agung menuturkan, dari hasil pengecekan dilapangan terhadap semua bangunan di wilayah kerjanya dilimpahkan ke tingkat dinas untuk ditindaklanjuti.

” Untuk pembongkaran bangunan tak berizin atau yang melanggar ketentuan, itu menjadi wewenang Satpol-PP. UPT hanya melaksanakan pengawasan, pendataan dan melimpahkan berkas ke tingkat dinas,” tandasnya.

(RFS/NA)

BogorDepok

Adanya Pungutan Di SMA Negeri 1 Cijeruk Menjadi Keluhan Orang Tua Siswa

BERIMBANG.COM, Bogor – Adanya pungutan yang dilakukan oleh pihak komite sekolah SMA Negeri 1 Cijeruk, Kabupaten Bogor sehingga menjadi keluhan orang tua siswa. Pungutan tersebut untuk pembelian seragam siswa baru serta membayar uang bangunan, pada setiap siswanya harus membayar 2 juta rupiah, di tambah lagi untuk kelulusan kelas tiga nanti harus membayar lagi dari mulai 800 ribu sampai 1 juta. Keluhan tersebut yang di ungkapkan salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.

Orang tua siswa tersebut yang suaminya kerja sebagai serabutan itu mengaku, dari awal anaknya masuk sekolah SMA Negeri 1 Cijeruk pada tahun 2022/2023 dirinya sudah mengeluarkan uang bangunan serta seragam sekolah yang sudah ditetapkan pihak sekolah sebesar 2 juta rupiah.

“Uang 2 juta itu untuk baju 2 stel sama uang bangunan, itu dari komite sekolah yang minta, tapi dari nominal 2 juta kami hanya bisa membayarnya 800 ribu,” Ungkapnya.

Dtambah lagi setelah naik kelas ada lagi yang harus dibayar dari mulai 800 ribu sampai 1 juta. Uang tersebut untuk kelulusan nanti.

“Kemarin seteh naik kelas kami para orang tua siswa harus membayar lagi sebesar 800 ribu ngomongnya sih buat nanti kelulusan serta berdalih untuk di daftarkan juga supaya dapat bantuan,” Ucapnya.

Menurutnya banyak orang tua siswa lainnya yang anaknya sekolah di SMA Negeri 1 Cijeruk mengeluh, karena banyaknya pungutan dari sekolah, namun mereka tidak berani mengutarakannya.
“Banyak mas terutama ibu-ibu, mereka bilang gimana yah, yang satu belum lunas masih ada lagi yang harus dibayar, padahal kerja suaminya buruh kaya suami saya,” paparnya.

Sementara itu, Yessy Capilauri Humas SMA Negeri 1 Cijeruk saat dimintai tanggapan mengenai pungutan tersebut. Dirinya membantah adanya pungutan disekolah, menurutnya adapun sumbangan dilakukan atas kesepatakan, antara komite dan orang tua siswa.

” Terkait pungutan disekolah ini saya pastikan tidak ada, kalaupun ada kegiatan sekolah itu dikelola oleh orang tua siswa atau komite sekolah, kita hanya bantu memfasilitasinya saja, dan pungutan uang bangunan tidak ada, dan itu sudah lama sekali, kalaupun ada infak itu atas dasar kesepakatan antara orang tua siswa dan komite sekolah, maka saya pastikan tidak ada pungutan oleh pihak sekolah,” ucapnya, selasa (16/7/2024)
(Na)