Bogor

Bogor

Kapolsek Caringin Terus Menerus Sambangi Para Tokoh Agama Kecamatan Caringin

BERIMBANG.COM, Bogor- Jajaran kepolisian Polsek Caringin terus menerus melaksanakan giat silaturahmi dengan mengunjungi tokoh tokoh Ulama yang berada disetiap Desa diwilayah Kecamatan Caringin. Giat tersebut bentuk pedulinya Polisi terhadap Ulama.

Pada hari ini, sabtu (14/10/17) Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda beserta Babinkantibmas melaksanakan giat silaturahmi ke kediaman H. Supendi tokoh Ulama, yang beralamat di Kampung Muara, Rt 04 Rw 04, Desa Muara Jaya Kecamatan Caringin, dan kediaman H. Nawawi, Ketua Ponpes Al-Minhaz serta Ustad Abdullah, Ketua GP Ansor, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin.

Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda mengatakan, Giat silaturahmi yang dirinya laksanakan merupakan pembuktian bahwa pihak Kepolisin sangat peduli terhadap para Ulama.

"kunjungan silaturahmi ini sekaligus mensosialisasikan program Polres Bogor, yaitu lomba Dai Kamtibmas serta memberikan himbauan Kamtibmas agar Ulama dan Umaroh bersinergi dalam menegakkan aturan di lingkungan sesuai tugas masing masing sehingga mewujudkan ketentraman lingkungan dan mencipatakan keamanan," ujarnya. sabtu (14/10/17)

Pihaknya akan terus melaksanakan giat kunjungan silaturahmi ke kediaman para Tokoh Ulama yang berada disetiap Desa diwilayah dikecamatan Caringin. 

"Insha Allah kami akan sambangi para Tokoh Ulama di setiap Desa tanpa memilah milah, karena di Kecamatan Caringin ini ada dua belas Desa. Untuk saat ini yang sudah kami sambangi baru empat Desa, yaitu, Desa Caringin, Lemah Duhur, Muara Jaya, dan Cinagara," terang Fitra. (Wan/Zenal)

Berita UtamaBogor

Para Pengendara Kendaraan Bermotor Keluhkan Pembangunan Jembatan Cisalopa

BERIMBANG.COM, Bogor- Pembangunan jembatan Cisalopa, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor  yang sedang berjalan mengakibatkan kemacetan yang begitu parah. Hal tersebut dikeluhkan para pengendara bermobil maupun pengedara sepeda motor yang sering melintas diruas jalan tersebut. Terjadinya kemacetan karena dengan adanya sistem buka tutup satu jalur jalan yang digunakan untuk dua arah kendaraan.

Agus (27) salah satu pengendara pengangkut limbah mengatakan, semenjak adanya pembangunan jembatan Cisalopa dirinya setiap ngangkut barang terhambat dengan keadaan jalan yang sering macet disetiap hari.

" Iya bang sebelumnya saya ngangkut barang dari Cicurug ke kampung Ciadeg lancar, tapi sekarang saya sering terhambat karena terjebak macet," ujarnya, rabu (11/10/17)

Menurutnya, jika ada jembatan darurat kemacetan tidak akan parah seperti ini.
" mungkin bila ada jembatan darurat akan mengurangi terjadinya kemacetan, setidaknya bisa digunakan untuk kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan angkot," katanya.

Pantauan dilapangan, saat ini jalur alternatif Cigombong keluar Pasir Muncang atau Caringin sudah kena imbas macet dari dimulainya pembangunan jembatan Cisalopa tersebut. (Wan)

Bogor

Mantap, Ulama Bogor Dukung Farhat Jadi Walikota

BERIMBANG.COM, Bogor- Pencalonan Farhat Abbas sebagai kandidat bakal calon walikota pada pemilihan walikota (Pilwakot) Bogor pada 2018 mendatang, mendapat tanggapan dan dukungan dari sejumlah kalangan. Sosok mantan suami Nia Daniaty ini pun dianggap pribadi yang tegas dan cerdas, sehingga diharapkan menjadi solusi atas krisis kepemimpinan di kota hujan yang pro rakyat.

" Dia (Farhat, red) itu tegas dan cerdas. Yah, pemimpin harus begitu agar bisa membawa daerah kearah lebih baik. Kedekatan dengan ulama tidak diragukan lagi hal ini terbukti dengan keikutsertaannya dalam beberapa aksi bela Islam," ujar KH Rahmat Fatulloh, Minggu (08/10/2017).

Pemilik sejumlah yayasan dan pondok pesantren (ponpes) di Kota Bogor itu menambahkan, ketegasan seorang pemimpin mutlak diperlukan dalam mengelola sistem pemerintahan. Hal itu bertujuan agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak sewenang-wenang dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

" Seorang Walikota itu harus tegas, baik dalam memimpin sistem pemerintahan ataupun dalam mengambil kebijakan," imbuhnya.

Dalam mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota, kata dia lagi, Farhat harus dilandasi karena giroh dan tanggung jawab kepada Allah SWT sehingga akan menjadi pemimpin yang amanah. Ia pun mengajak umat dan bangsa untuk kembali taat kepada Allah dalam aspek kehidupan.

" Maju di Pilwalkot harus dengan niat tulus ikhlas ingin merubah Kota Bogor kearah lebih baik dan bertakwa kepada Allah. Apapun masalahnya, ketika Allah mencabut keberkahan, maka menjadi berat Semuanya," jelasnya.

Sementara itu, Farhat menegaskan, pencalonan dirinya sebagai bakal calon Walikota Bogor karena ingin membawa Kota Bogor kearah yang lebih baik. Karena berbagai persoalan yang ada di daerah penyangga ibu kota ini belum tercapai solusi misalnya kemiskinan, kemacetan dan tata kotanya.

" Saya ingin Bogor lebih baik, makanya berniat maju di Pilwakot. Perbaikan sistem pemerintah, kebijakan ekonomi kerakyatan, sistem sarana dan prasarana transportasi maupun ahlaq pejabatnya adalah sasaran utama nantinya," singkat Farhat. (Na)

Bogor

Geger, Farhat Abbas Maju Di Pilwakot Bogor

BERIMBANG.COM, Bogor- Pengacara kontroversi Farhat Abbas, kembali membuat gebrakan. Ditengah meningkatnya eskalasi politik menjelang Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bogor periode 2018-2023, mantan suami Nia Daniaty dan Regina Andriane Saputri ini mengaku bakal maju di Pilwakot Bogor untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota Hujan melalui jalur partai politik (parpol).

" Iya, saya akan maju di Pilwakot Bogor melalui jalur parpol," ungkap Farhat saat dihubungi via selulernya pada Jumat (06/10/2017).

Saat ini, kata dia lagi, dirinya sedang mempersiapkan strategi pemenangan disamping komunikasi dengan elit partai agar mengantongi rekomendasi.

" Komunikasi dengan petinggi partai baik tingkat DPC,DPW maupun DPP terus dilakukan agar rekomendasi bisa dikantongi," imbuhnya

Terkait dengan kecakapannya menjadi pemimpin daerah, Farhat yakin dengan pengalamannya maju sebagai calon Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Pemilu Kepala Daerah 2013 lalu amat berharga. Dia juga mengatakan cukup mengenal wilayah yang bakal dipimpinnya. 

" Saya sempat tinggal di Bogor jadi tahu persoalan yang terjadi di masyarakat," jelasnya.

Farhat juga mengungkapkan alasannya mau maju sebagai bakal calon Walikota Bogor. Menurut dia, Kota Bogor itu menjadi salah satu penyangga Ibu Kota sehingga harus ditata. 

“Langkah pertama ialah membenahi sistem pemerintahan, sarana transportasi dan tata ruang yang berpihak kepada masyarakat," tandasnya.(Wan/Na)

BogorJabodetabek

Ular Phyton sepanjang 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga

IMG-20170407-WA0126

BERIMBANG.COM, Bogor- Belum lama ini Ular Python sepanjang empat meter dengan berat sekitar dua puluh kilogram berhasil di tangkap Abdul Majid, Warga Kampung Cipelang, Rt 01 Rw 06, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor

Ketika dalam perjalan menuju pasar Bogor untuk belanja sayuran, tiba-tiba pas tengah jalan melihat dua ekor ular yang beriringan sedang menyebrangi jalan. Di jalan Alternatif Batu Tulis-Cihideng, tepatnya tanjakan Asur, Desa Tanjung Sari, Kecamtan Cijeruk. Ujar Majid kepada berimbang.com, Jum'at (7/4/17)

Majid menerangkan, Setelah melihat ular tersebut, dirinya bersama temen langsung turun dari mobil untuk melihatnya, ketika disamperin ular yang satunya kabur itu lebih panjang dan lebih besar dari yang di tangkap oleh dirinya, sedangkan ular yang satunya berada di bawah mobil, posisinya sudah melilit bagian Mesin.

"Saya di bantu temen untuk menarik ekor ular yang melilit bagian mesin karena ular tersebut mau masuk kedalam mobil. Tidak mudah menjinakan ular tersebut, tarik menarik antara ular dengan saya terjadi sehingga memerlukan waktu lumayan lama, akhirnya ular bisa ditarik dan ditangkap. Ular tersebut langsung di masukan kedalam karung dan di bawa pulang ke rumah", terangnya

Dirinya tidak akan melepas ular tersebut, namun apa bila ada yang berminat untuk membelinya dengan harga yang cocok ia akan menjualnya, kata Majid saat ditemui di rumahnya

Kepo sabagai Ketua Rw setempat mengatakan, Di daerah sekitar tanjakan Asur masih banyak ular jenis Python, karena bukan kali ini saja ular yang berada disitu berhasil di tangkap, Warga disitupun pernah menangkap ular dengan ukuran yang sama, dan yang sering melihatpun juga banyak namun tidak berani untuk menangkepnya, ujarnya. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Pertahankan Warisan Leluhur, PPSI Lestarikan Pencak Silat Seni Ibing

IMG-20170404-WA0060

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam perjalanannya, Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) lebih melestarikan Seni Tradisi Ibing Pencak Silat. PPSI khusus memfokuskan diri pada seni Ibing. 

Seni Ibing pencak silat sendiri merupakan warisan budaya asli Sunda. Dalam setiap kegiatan mempertahankan warisan leluhur tersebut, PPSI mengadakan pasanggiri Ibing pencak silat. 

"Ini jadi seni budayanya yang lebih kita tonjolkan. Hal tersebut sesuai dengan apa yang dikatakan Ketua Umum DPP PPSI Kang Uu Rukmana, kita ingin tetap mempertahankan seninya disamping tentunya Olahraga Bela Dirinya," terang Bagus Karyanegara. Selasa (4/4/17)

Lanjut Bagus, seperti apa yang sudah dilakukan oleh DPD PPSI Jawa Barat, setiap 2 tahun sekali biasanya diselenggarakan Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat. Kegiatan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh cabang DPD PPSI se-Jawa Barat. Tujuannya selain memelihara seni Ibing Pencak Silat, juga mencari bibit-bibit baru seni ibing pencak silat.

Pesertanya, masih Bagus, dari mulai anak-anak, remaja hingga dewasa. Tujuan utama dari pasanggiri tersebut sebenarnya bukan juara, tetapi mencari bibit baru dan menularkan seni tradisional ibing pencak silat.

"Saya sudah menerima SK sebagai Ketua Umum PPSI Bogor dari Kang Uu Rukmana, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, mohon doa teman-teman supaya saya bisa memegang amanah membawa pencak silat Bogor menuju kejayaan," pungkas Bagus yang juga Ketua Umum Masyarakat Cinta Bogor. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Dianggap Serobot Lahan, PT CS2 Pola Sehat Dipolisikan

IMG-20170404-WA0046

BERIMBAMG.COM, Bogor – PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group) yang berlokasi di Kampung Nagrog, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di laporkan ke Polisi dengan dugaan melakukan penyerobotan lahan milik Amsari Siman yang berada di dalam area PT tersebut

Salah seorang sumber yang enggan di sebutkan namanya kepada berimbang.com mengatakan, lahan milik Amsari Siman dengan luas sekitar 1500 meter tersebut kini sudah diratakan dan sudah dipasang tiang pancang untuk perluasan area pabrik.

"Dengan adanya laporan Pihak Kepolisian sudah pasangi Garis Polisi di lahan tersebut (Police Line, red),"ujar sumber.  Senin (3/4/17) 

Misa, Warga Kampung Cikalang, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, yang merupakan salah seorang penerima kuasa pengelolaan atas lahan Amsari Siman tersebut juga membenarkan apa yang disampaikan sumber. Bahkan pihaknya mengaku telah melaporkan kasus penyerobotan lahan tersebut kepada pihak berwajib.

"Kami melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. Karena pihak perusahaan sudah berani melakukan aktifitas perataan tanah, sementara pembayaran atas lahan tersebut belum dilakukan,"jelasnya.

Sementara itu, Darno Silitonga salah satu perwakilan dari PT CS2 Pola Sehat, saat akan dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum bisa ditemui. (Na)

 

BogorJabodetabek

Mengidap Penyakit Tumor, Kondisi Ma Ara Sangat Memprihatinkan

IMG-20170403-WA0029

BERIMBANG.COM, Bogor- Setelah di diagnosis Ma Ara (66) Warga Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mengidap penyakit tumor pada bagian pipi sebelah kanannya. Kini Ma Ara hanya bisa melihat dengan mata sebelah kirinya karena akibat penyakit tumor yang menekan bola mata kanannya.

Miris dengan penyakit yang di deritanya, Ma Ara hanya tinggal dengan seorang anaknya yang tunanetra. Ma Ara yang harusnya segera mendapatkan penanganan medis, karena keterbatasan biaya hanya bisa dirawat di rumahnya saja. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Posko Pengaduan Pelayanan Rumah Sakit se-Bogor Raya, Adi Prabowo melalui pesan sinngkatnya

Saat dirinya berkunjung ke rumah Ma Ara, kondisi Ma Ara sangat lemah, makanan pun sulit untuk dimakan selain bubur cair yang disaring lagi. "Selama di rumah, Ma Ara dirawat anak angkat dan tetangganya serta Kader Posyandu, Tati,"

Lanjut Adi menjelaskan, memang Ma Ara sempat mendapatkan perawatan dari mulai Puskesmas Ciapus sampai ke RSUD Kota Bogor, namun pihak RSUD Kota Bogor merujuk ke RS Dharmais Jakarta. " karena terbentur biaya mobilisasi ke RS Dharmais Jakarta serta dana rumah singgah di Jakarta dan tidak ada bantuan dana untuk itu, maka terpaksa Ma Ara dirawat di rumahnya," jelas Adi

Adi menyayangkan sikap pemerintah, dalam hal ini pemerintah kecamatan, yang dinilainya kurang tanggap. Kenapa sejak tumornya masih kecil mereka tidak peduli dan sampai sekarang sampai terkapar, tumornya sering mengeluarkan nanah mereka tetap juga tidak perduli. Camat dan sekcam wajib diberikan sanksi karena membiarkan Ma Ara terkapar.

" Kami berharap ada bantuan untuk seluruh biaya yang diperlukan Ma Ara, ini semua dijadikan hikmah bersama, bahwa kita harus peduli terhadap sesama yang membutuhkan bantuan," tegas Adi

Sementara itu, pihak kecamatan yang dituding harus bertanggung jawab, saat di konfirmasi melalui pesan singkat, sampai berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan apapun.

Adapun sore ini 2/4, Adi Prabowo dibantu relawan Pekerja Sosial Masyarakat(PSM) mengupayakan membawa Ma Ara ke RS Ciawi untuk mendapatkan penanganan pemulihan kesehatan dulu sebelum dibawa ke RS Dharmais Jakarta. (Na)

 

BogorJabodetabek

Diduga Ngantuk Pengendara Mobil Fortuner Menabrak Motor Dan Warung Milik Warga

IMG-20170402-WA0102

BERIMBANG.COM, Bogor-Kendaraan Mobil fortuner warna putih berpelat No B 310 RSA, yang di kendarai oleh A.Muraskalin dan ditemani oleh  Filip setiadarma, menabrak warung milik warga teluk. Minggu (2/4/17)

Kanit laka polres bogor, Akp Asep, menjelaskan, Kendaraan fortunar warna putih dengan nopol B 310 RSA dikendarai oleh A. Muraskalin, melaju dari arah sukabumi dengan tujuan mau ke Jakarta. Namun setelah di Jln.HE.Sukma Km 2. Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Karena didepan hampir menabrak kendaraan kontainer, Akhirnya pengemudi mobil fortuner langsung membuangnya kekanan hinga mengakibatkan tertabraknya warung milik warga, dan sepeda motor, serta tembok alfa mart. 

" Diduga pengemudi kendaraan fortuner dengan keadaan kondisi ngantuk, hingga mobil yang dikendarainya dari arah sukabumi tujuan ke jakarta, dibanting setir kekanan", jelasnya.

AKP Asep menambahkan,  dalam kejadian tersebut, kendaraan fortuner kondisinya hancur. Namun pengemudi dan penumpang hanya mengalami luka ringan. Untuk pengendara sepeda motor yang tertabrak dibawa ke RSUD Ciawi karena dengan luka cukup parah. Ujarnya.

" Untuk kendaraan fortuner dan motor beat yang kondisinya hancur langsung dibawa ke Unit Laka Ciawi", pungkasnya.

Saksi mata dalam kejadian tersebut, Ence Herly warga teluk pinang mengungkapkan, kendaraan fortuner dari arah sukabumi mau ke jakarta  karena didepan ada mobil Container akhirnya dibuang kekanan.

" Kendaraan fortuner warna putih ketika dibuang kekanan jalan, menabrak dulu motor beat warna putih dengan Nopol F 6578 FAK sehingga mental masuk ke dalam truk Aqua. Akhirnya pengendara motor langaung dilarikan ke RSUD Ciawi," ujarnya

Akibat insiden tersebut, dapat mengakibatkan, warung warga milik Dasep hancur juga pedagang asongan dan tukang parkir mengakibatkan luka ringan karena terserempet mobil tersebut. (Na/Wan)

 

Bogor

Hujan Deras Dan Angin Kencang, Bangunan SMP Tertimpa Longsor

IMG-20170402-WA0064

BERIMBANG.COM, Bogor- Hujan deras disertai angin kencang kembali mengguyur kawasan Cigombong,  Bogor, dan sekitarnya. Hujan turun mulai pukul 14:00 hingga pukul 18:00 wib. Sehingga memicu terjadinya Bencana Alam

Hujan turun mengakibatkan terjadinya longsor dan rumpun bambu yang tumbang sehingga menimpa bangunan Sekolah Menengah Pertama(SMP) yang berada di Wilayah Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/4/17) 

Bhabinmas Desa Pasir Jaya, Brigadir Yudi k.s mengatakan, Setelah adanya laporan dari warga ngengenai adanya Bencana Alam di Wilayah Kantibmasnya, Dirinya langsung mendatangi kelokasi kejadian dan berkordinasi dengan Bhabinsa, pemerintah Desa dan kecamatan. Ujar Yudi kepada berimbang.com

Yudi menjelaskan, terjadi  Bencana Alam berupa longsornya rumpun bambu yang mengakibatkan rusaknya bangunan Sekokah menengah Pertama(SMP) Bina Insan Mandiri yang berlokasi di Kampung Pasir Menjul, Rt 02 Rw 01, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong. 

" Keterangan saksi (Warga) yang kami dapat penyebab kejadian diakibatkan turunnya hujan yang begitu deras dan dan di sertai angin kencang sekitar pukul 16:00 wib. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, adapun bangunan sekolah yang rusak bagian ruang kantin dan ruang kantor sekolah karena lokasi sekolah berada di dekat rumpun bambu, dengan adanya bencana alam ini pihak sekolah mengalamami kerugian material puluhan juta rupiah," pungkasnya. 

Telah terjadinya bencana tersebut, pemerintah Desa Pasir Jaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), pihak Muspika Kecamatan(Satpol pp), Bhabinsa, Bhabinnas, Linmas, serta Warga setempat melakukan Evakuasi untuk membersihkan rumpun bambu yang menimpa bangunan sekolah. (Na/Wan)