Bogor

Bogor

Adanya Aksi Geng Motor Diwilayah Kecamatan Cijeruk, Kata Kades Tanjung Sari Itu Urusan Forkopimcam

BERIMBANG.COM, Bogor – Aksi Geng Motor yang sudah sering melintasi wilayah Desa Tanjungsari dan Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk pada beberapa waktu lalu sehingga sangat meresahkan warga.

Herman Kepala Desa Tanjungsari mengakui, itu urusan pihak Forkopimcam bukan urusan Desa. Hal itu dikatakan Herman, Kades Tanjungsari saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Cijeruk kamis (23/1/2025).

Menurutnya, Belum mendengar adanya kejadian karena dirinya lebih banyak konsen di gerbang perbatasan.

“Saya belum mendengar adanya kejadian itu, dan itu urusan Forkopimcam, Babinsa Babinmas. Kalau Desa lebih ke wilayah,” ungkapnya dengan singkat kepada wartawan.

Padahal aksi mereka Jumat malam lalu, terekam CCTV di Kampung Bantar Kambing, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk terlihat sejumlah orang membawa senjata tajam dan saling serang.

Sebelumnya, warga meminta pihak Polsek Cijeruk untuk meningkatkan patroli dan menindak para Geng Motor tersebut.

Yanto, warga Kampung Bantar Kambing RT 02 mengaku, aksi Gengster atau Geng Motor tersebut sudah sangat meresahkan warga hingga tengah malam. Dirinya khawatir ada korban mengingat mereka selalu menggunakan senjata tajam.

“Aksi para Gangster tersebut bukan pertama kali terjadi, melainkan sering terjadi di wilayah Cijeruk,” kata Yanto kepada wartawan minggu lalu.

Bahkan. Dirinya menjelaskan, aksi tersebut sudah sangat brutal dengan mendatangi perkampungan oleh karena itu dirinya meminta pihak Kepolisian untuk meningkatkan patroli dan menindak aksi tersebut.

“Kami sebagai warga khawatir adanya korban jiwa, selain menggunakan senjata tajam juga. Mereka bergerombol menggunakan motor masuk pemukiman warga seperti yang terjadi pada Jumat malam lalu,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Cijeruk AKP Didin Komarudin saat dikonfirmasi. Mengaku, pihaknya belum menerima laporan terkait aksi gangster tersebut. Namun demikian dirinya menegaskan, akan meningkatkan patroli bersama Forkopimcam.
(NA)

Bogor

Ditempat Pengelolaan Sampah, Pemuda Tarikolot Butuh PJU

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemuda Kampung Tarikolot RT 08 dan RT 09, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, semangat belajar mengelola sampah secara mandiri di lingkungannya sendiri. Tetapi ditempat penampungan atau pengelolaan pemisahan sampah organik dan plastik tersebut gelap gulita sehingga sangat pentingnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

Darul Yaman tokoh pemuda dan penggagas daur ulang sampah mengatakan, para pemuda mulai melakukan pemanfaatan sampah di lingkungan, dengan mendaur ulang sampah tersebut yang dipisah dari sampah plastik dan organik sehingga menjadi nilai ekonomis.

“Alhamdulillah secara mandiri kami bersama teman teman pemuda Tarikolot, memanfaatkan sampah yang ada di lingkungan menjadikan nilai ekonomis. Organik menjadi pupuk, sementara sampah plastik dikumpulkan untuk dijual,” ungkapnya kepada wartawan.

Dia menerangkan, sampah dari perkampungan diangkut dikumpulkan untuk dipisah dan pembuatan pupuk kompos yang akan dijual kepada para petani sekitar.

“Ini dedikasinya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah secara mandiri, melalui Komunitas Peduli Lingkungan, mereka menampung dan membersihkan serta membakar sampah non-organik secara aman, serta mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos,” ucapnya.

Namun, meskipun kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat, komunitas ini menghadapi tantangan besar, terutama kurangnya fasilitas penerangan seperti lampu jalan. Hal ini menyulitkan para pemuda dalam melaksanakan kegiatan, terutama saat harus bekerja hingga malam hari.

Dilokasi pengolahan dan pemisahan sampah lanjut dia, sebagian besar dilakukan pada malam hari sehingga butuh penerangan. Menurutnya komunitas pemuda peduli lingkungan ini butuh bantuan PJU sehingga bisa memperlancar dalam pengelolaan sampah.

“Kami sangat membutuhkan lampu jalan untuk mendukung aktivitas kami, terutama di malam hari. Kondisi jalan yang gelap cukup berisiko bagi keselamatan, dan penerangan akan sangat membantu memperlancar kegiatan kami,”pintanya.

Dia menjelaskan, selama ini, seluruh aktivitas komunitas dilakukan secara mandiri tanpa dukungan dari pemerintah setempat. Makanya kami berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait untuk memasang lampu jalan yang sangat dibutuhkan.

“Dengan adanya penerangan yang memadai, komunitas ini yakin dapat bekerja lebih optimal dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
(NA)

Bogor

Rizky Akbar CSR Inspiratif MNC Land Tbk Untuk Indonesia

BERIMBANG.COM, Bogor – Rizky Akbar Zulfian (25 thn) adalah contoh inspiratif dari sebuah kegiatan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan yang selama ini konsisten dilakukan oleh KEK MNC Lido City bekerja sama dengan PT MNC Land Tbk dan MNC Peduli. Kini, Rizky bekerja sebagai resepsionis di Divisi Front Office Lido Lake Resort, sebuah pencapaian yang diraih melalui perjalanan panjang penuh dedikasi.

Rizky memulai langkah pertamanya di dunia perhotelan pada tahun 2017 sebagai siswa SMK Pariwisata Indonesia Cimelati, Sukabumi, yang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Lido Lake Resort. Saat itu, ia mendapatkan pengalaman awal tentang dunia perhotelan, khususnya di bagian Front Office, yang kelak menjadi spesialisasinya.

“Pengalaman saya saat training di Lido Lake Resort sangat berkesan. Saya mendapatkan banyak ilmu baru, terutama di dunia perhotelan, dan menambah teman-teman,” kenang Rizky.

Lulus sekolah, Rizky mencoba peruntungan di bidang non-perhotelan, namun, takdir membawanya kembali ke Lido Lake Resort pada tahun 2022, ketika ia mendapat kesempatan sebagai petugas Banquet. Dalam waktu enam bulan, ia menunjukkan kemampuan dan etos kerja yang membuatnya ditawarkan posisi di Divisi Food & Beverage Service.

Di sana, Rizky menghabiskan lima bulan, tetapi semangat belajarnya tak pernah surut. Ketika ada penawaran di Divisi Front Office sebagai Bellboy, Rizky kembali mengisi posisi itu. Selama 1,5 tahun bekerja sebagai Bellboy, Rizky memanfaatkan setiap kesempatan untuk mempelajari tugas seorang resepsionis, hingga akhirnya ia berhasil meraih posisi tersebut.

Sebagai warga lokal yang tinggal di sekitar KEK MNC Lido City, Rizky merasa sangat beruntung bekerja di lokasi yang dekat dengan rumah.

“Secara pribadi saya sangat senang karena bekerja di lokasi yang dekat dengan rumah. Jadi menghemat uang dan waktu,” ujarnya.

Selain itu, Rizky juga merasakan kenyamanan bekerja di lingkungan yang penuh dengan semangat kekeluargaan.

“Rekan kerja nyaman karena kekeluargaan. Tidak ada yang saling mengandalkan, semuanya saling support dan membantu,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada karier, Rizky juga tengah melanjutkan pendidikannya di STIES Sayaga Saniskara Nusantara Sukabumi. Dengan jadwal kerja yang fleksibel, ia mampu menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan studinya.

Kisah Rizky adalah salah satu bukti keberhasilan program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan yang dilakukan KEK MNC Lido City bekerja sama dengan MNC Land Tbk dan MNC Peduli, yang berkomitmen melaksanakan kegiatan sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat luas.

(NA)

BogorDepok

Melalui Camat Cigombong, Dinas Sosial Kab. Bogor Berikan Gerobak Kepada Masyarakat

BERIMBANG.COM, Bogor – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor berikan empat unit gerobak berikut perlengkapan usaha kepada masyarakat Kecamatan Cigombong melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Pemberian gerobak tersebut penyerahan melalui Camat Cigombong yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Cigombong, juga dilakukan secara simbolis oleh Wulan, perwakilan Dinsos Kabupaten Bogor, bersama timnya, mewakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’rup, SH, M.Hum. Selasa (14/1/2025)

Gerobak tersebut diserahkan kepada Camat Cigombong, R.E Irwan Somantri, S.STP, yang kemudian di distribusikannya langsung oleh camat kepada para penerima manfaat. Dalam keterangannya, Wulan, perwakilan dari Dinsos menyampaikan bahwa program UEP ini dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan pendapatan melalui pengembangan usaha kecil.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penerima manfaat untuk meningkatkan pendapatan mereka dan membantu mendorong perekonomian lokal,” ujar Wulan.

Camat Cigombong, R.E Irwan Somantri, mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial yang sudah memberi grobak dengan perlengkanya terhadap masyarakat di wilayahnya

“Kami akan memastikan bantuan ini tepat sasaran dan digunakan sesuai tujuan, yaitu membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup mereka melalui usaha produktif,” ungkapnya.

Program UEP bertujuan memberdayakan masyarakat dengan memberikan dukungan berupa sarana usaha seperti gerobak yang telah dilengkapi perlengkapan, termasuk kompor gas, regulator, tabung gas, dan alat pendukung lainnya. Gerobak ini dapat digunakan untuk usaha kecil seperti kuliner, minuman, atau kebutuhan lainnya sesuai potensi penerima manfaat.

Warga Cigombong menyambut positif program ini dan berharap pemerintah terus melanjutkan inisiatif serupa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Na)

Bogor

Melalui Dialog Publik Paguyuban Journalist Cicago Perkuat Sinergitas

BERIMBANG.COM, Bogor – Paguyuban Journalist Cijeruk, Caringin, dan Cigombong (Cicago) melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Dialog Publik bersama Apdesi serta Muspikan Kecamatan Cigombong, bertempat di Sekretariat MWC NU Kecamatan Caringin, Kampung Cisempur, Rt 02 Rw 02, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Senin (13/1/2025)

Hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Ketua Umum Journalist Cicago, Dewan Penasehat Journalist Cicago, Kapolsek Cigombong yang diwakili Wakapolsek, Ketua Abdesi dan Anggota, perwakilan Kecamatan Cigombong, Bhabinkamtibmas Desa Cinagara, tamu undangan serta Pengurus Journalist Cicago.

Diadakannya silaturahmi dan dialog publik tersebut untuk menjalin kerja sama yang baik antara Paguyuban Journalist Cicago dan pihak Pemerintah maupun Swasta. Hal tersebut dikatakan H. Ujang Maturidi Ketua Umum Paguyuban Journalist Cicago yang juga sebagai wartawan Harian Pakar saat sambutannya.

Dirinya menjelaskan, kegiatan diskusi publik ini pertama kalinya dilaksanakan bersama Apdesi serta Muspika Kecamatan Cigombong. Menurutnya, pentingnya peran Media sebagai mitra kerja Instansi Pemerintah dalam kemajuan pembangunan wilayah.

” Dalam tugasnya Journalist memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berimbang. Hal ini tentunya menjadi dasar penting untuk mendukung berjalannya roda Pemerintahan dalam meningkatkan pembangunan wilayah di Kecamatan Cigombong yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Srogol sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Cigombong, Asep Irwan Kuswara, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah positif untuk menciptakan harmonisasi dan kolaborasi antara Media yang tergabung di Cicago dan Pemerintah Desa.

“karena Media merupakan mitra kerja yang tugasnya sebagai kontrol sosial dalam mengawal program-program pembangunan Desa, sehingga transparansi dan akuntabilitas dapat terjaga dengan baik,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Tugujaya, M. Rifqi Abdillah, dirinya sangat mendukung kehadiran Paguyuban Journalists Cicago. Karena menurutnya, pentingnya keberadaan journalist dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan publik dengan segala bentuk program – program Desa.

“Media memiliki peran besar dalam membantu Pemerintah Desa dalam menyampaikan program-program kepada masyafakat sehingga sinergitas ini harus terus diperkuat,” Ungkapnya.

Wakapolsek Cijeruk – Cigombong, AKP Sutopo Pranolo berpesan, Media yang tergabung di Paguyuban Cicago dalam melaksanakan tugas Jurnalistik harus lebih profesional, dalam memberikan informasi kepada masyarakat melaluai pemberitaan yang dimuat harus sesuai fakta.

“Maka dari itu ketika rekan – rekan Media mendapat temuan – temuan dilapangan harap di kompirmasikan dulu dengan yang bersangkutan, dan sebaliknya kepada para instansi pemerintah pun harus terbuka dan merespon untuk memberikan klarifikasi sehingga pemberitaannya akurat dan tidak merugikan salah satu pihak, hal ini penting dilakukan demi menjaga sinergitas antara Media dan instansi pemerintah,” pintanya.

(Na)

Bogor

Pesan PWI Kota Bogor untuk Wali Kota dan Wakil Terpilih

BERIMBANG.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengucapkan selamat atas penetapan Dedie Abdu Rachim dan Jenal Mutaqin sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor pada Jum’at (10/1/2025).

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi yang akrab disapa Aldho, mengucapkan selamat mengemban amanah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. Aldho juga mengingatkan jika pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan dengan tetap berpijak pada prinsip kebenaran dan objektivitas.

“Selamat kepada Dedie A. Rachim dan Jenal Muttaqin atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Kota Bogor. PWI Kota Bogor siap mendukung proses pembangunan ke depan, namun tetap menjalankan fungsi kontrol sosialnya sesuai peran pers,” kata Aldho. Minggu (12/1/2025).

Aldho menambahkan, Pers akan selalu menyampaikan kebenaran, bukan pembenaran, sebagai wujud komitmen terhadap demokrasi yang sehat.

“Jika ada yang temuan atau data yang keluar jalur, kami akan mengingatkannya dengan cara memberitakannya. Namun   tetap memegang teguh kode etik jurnalistik. Untuk itu Kami berharap Pemerintahan nanti tidak anti kritik, apalagi membungkam kebenaran,” ujar Aldho.

Aldho juga menegaskan bahwa pers harus menjadi jembatan informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat.

“Kami berharap kepemimpinan pasangan Dedie-Jenal mampu mewujudkan visi dan misi yang telah disampaikan demi kemajuan Kota Bogor. Kami dari PWI akan terus berkolaborasi dalam menyampaikan informasi yang mendidik dan mendorong transparansi,” tambah Aldho.

PWI Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya. Dengan semangat ini, PWI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintahan yang baru demi kemajuan Kota Bogor.

“Pemilihan sudah selesai, walikota sudah ditetapkan. Mari kita bersatu membangun Kota Bogor dalam perannya masing masing. Mari sama sama kawal pembangunan Kota Bogor, dan kita awasi prosesnya,” ujarnya.***

Bogor

Akibat Jalan Rusak Berlubang, Sehingga Menimbulkan Kemacetan Disimpang Cigombong

BERIMBANG.COM, Bogor – Terjadinya kemacetan parah pada jumat pagi (10/1/2025) sekitar Pukul 06.30 WIB. di Jalan Raya Sukabumi – Bogor, tepatnya di simpang Cigombong, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, akibat jalan yang rusak dan berlubang pada ruas jalan tersebut.

Terjadinya kemacetan tersebut karena adanya jalan yang berlubang di tambah banyaknya pengendara roda dua dan empat pada setiap paginya, pengendara yang melintas untuk berangkat kerja dan mengantarkan anak sekolah.

Anggota Lantas Polsek Cijeruk, Bripka Debri Yudistira yang mengatur lalulintas bersama Anggota Dishub mengatakan, terjadinya kemacetan yang di akibatkan jalan yang rusak dan berlubang.

“Akibat jalan simpang Cigombong rusak dan berlubang sehingga menimbulkan kemacetan, sehingga kami harus melakukan penguraian arus lalin agar kembali lancar. Tapi Alhamdulillah dengan dilakukannya penguraian arus lalin ini pada pukul 08.30 WIB arus lalin kedua arah kembali normal,” Ungkapnya kepada wartawan.

Lanjut Bripka Debri menerangkan, seperti yang diketahuinya jalan simpang Cigombong tersebut belum lama ada perbaikan, namun saat ini sudah rusak kembali dan berlubang.

“Padahal belum lama, paling beberapa bulan jalan ini sudah ada perbaikan tapi sekarang sudah rusak lagi, mungkin seringnya dilintasi kendaraan besar di tambah lagi kemarin itu sering turunnya hujan. Tandasnya.
(NA)

Bogor

Hasil SSGI Di Dua Desa Wilayah Kecamatan Caringin, Nihil Dari Gizi Buruk

BERIMBANG.COM, Bogor – Kementrian Kesehatan melakukan Survai Status Gizi Indonesia (SSGI) diwilahan Desa Ciderum dan Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, sabtu (10/1/2025).

Survai SSGI tersebut yang didampingin langsung Camat Caringin, Kepala Desa, dan pihak Puskesmas, yang dilakukannya secara acak di dua Desa tersebut untuk memastikan kondisi di lapangan dengan langsung mendatangi sejumlah posyandu dan masyarakat di peloksok Desa. Seperti di Posyandu kenanga 5 di Kampung Tangkil RT 002 RW 04.

Kepala Desa Tangkil H. Acep Awaludin mengatakan, SSGI tersebut bukan hanya dilakukan posyandu kenangan 5, tetapi dilakukan secara acak ke setiap peloksok untuk memastikan kondisi gizi masyarakat.

“Survai ini langsung dari Kementrian Kesehatan. Alhamdulillah sementara hasil dari SSGI tersebut di Desa kami nihil dari gizi buruk,” uncapnya.

Lanjut. Acep menjelaskan, tim dari Kementrian di dampingi langsung oleh Camat Caringin, dan Puskesmas untuk melakukan SSGI tersebut dengan dibagi beberapa tim sehingga secara serentak melakukan survai kepada masyarakat binaan Posyandu secara langsung.

“Untuk Desa Tangkil Alhamdulillah Pak Camat Caringin langsung yang mimpin SSGI, dan langsung mengunjungi masyarakat dan Posyandu sehingga melihat dan berdialog langsung serta melihat cara pelayanan Posyandu terhadap masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Camat Caringin Ramdan Firdaus menambahkan, SSGI di Kecamatan Caringin untuk Sampel terdapat dua Desa, yakni Desa Ciderum dan Tangkil. Bahkan kata dia, dari dua Desa tersebut hasilnya menggembirakan karena sudah bisa dipastikan nihil giji buruk.

“Alhamdulillah, kemaren di Desa Ciderum alhamdulillah nihil gizi buruk. Dan hari ini di Desa Tangkil juga sama sudah dipastikan nihil untuk Gizi Buruk,” kata Camat Caringin.

Bahkan. Lanjut Camat, SSGI yang dilakukan secara acak tersebut dibuat beberapa tim. Sehingga bisa melihat dan berdialog langsung dengan masyarakat dan posyandu.

“Hari ini Kasi Pendidikan dan Kesehatan (Pekes) masih bekerja di lapangan dengan mengunjungi sejumlah wilayah. Dan jika dilihat dari pagi, walau pun ada kasus Stunting, tetapi jumlahnya tidak banyak,”pungkasnya.

(Na)

Bogor

Pemdes Srogol Gelar Rapat Evaluasi Kinerja RT/RW

BERIMBANG.COM, Bogo – Pemerintah Desa (Pemdes) Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor menggelar rapat evakuasi kinerja RT/RW akhir tahun 2024 dan Awal tahun 2025 demi kelancaran masyarakat Desa Srogol yang bertempat Aula Desa pada kamis ( 09/01/25)

Pembahasan diskusi dan evakuasi awal tahun 2025 yang di pimpinan oleh Kepala Desa Srogol, Asep Irwan Kuswara dan di dampingi oleh BPD. Asep Irwan Kuswara mengatakan, bahwa evaluasi kinerja RT dan RW penting untuk kita diskusikan bersama – sama demi kemajuan Desa Srogol.

“Kinerja RT dan RW yang sudah di laksanakan pada tahun 2024 harus di tingkatkan kembali pada tahun 2025 ini untuk membantu masyarakat Desa Srogol dan bagi RT maupun RW harus bisa membantu Desa bila ada masyarakat yang perlu di layani demi kepentingan bersama untuk kelancaran berjalannya roda pemerintahan Desa Srogol” Ungkapnya.

Kades menambahkan, Dari segi program pembangunan Rt/Rw harus saling bahu membahu.

“Dalam menjalankan program pembangunan tentunya harus ada kerjasama bahu membahu antar RT/RT demi kelancaran sehingga program – program tersebut tercapai dan berjalan dengan baik dan bisa di rasakan manfaatnya oleh Warga”, pungkasnya.

(Na)

Bogor

Ketua Katar Kecamatan Cijeruk, Mengundurkan Diri atau Dimundurkan

BERIMBANG.COM, Bogor – Mundurnya Rama Wijaya sebagai Ketua Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor berbuntut pengaduan Rama kepada LBH Pendekar yang beralamat di Desa Pasir Jaya Kecamatan Cigombong, dan pengunduran Rama menimbulkan pertanyaan apakah mengundurkan diri atau dimundurkan.

Sebagaimana dikatakan Hendra Sudrajat, S.H. selaku Ketua LBH Pendekar bahwa pihaknya telah secara resmi menerima pengaduan dari Rama Wijaya yang merasa telah terdzolimi dengan adanya surat Mosi Tidak Percaya hingga memaksa dirinya harus mundur dari jabatannya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cijeruk.

Dalam pengaduannya, menurut Hendra, Rama mengaku terdzokimi oleh jajaran MPKT yaitu majkis Pertimbangan Karang Taruna yang seharusnya memberikan bimbingan terhadap dirinya justru sebaliknya membuat skenario hingga adanya Surat Mosi Tidak Percaya dan memaksa Ketua Katar Kecamatan tersebut harus mundur, atau dengan kata lain dimundurkan dan tidak secara murni mengundurkan diri

“Sebagai Kuasa Hukum, kami akan membela klien kami yang sesuai dengan laporannya telah didzolimi oleh jajaran Pengurus MPKT. Karena terbukti perbuatan jajaran pengurus MPKT itu telah merugikan dan mencoreng nama baik klien kami dan tentunya dapat dijerat dengan pasal hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Hendra dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (7/1/25).

Menurut Hendra, MPKT memiliki kewenangan untuk menegur dan memberikan masukan apabila Ketua Katar dianggap telah melakukan kesalahan, “Sebagaimana diatur dalam Permensos nomor 25 tahun 2019, MPKT memiliki wewenang untuk menegur dan memberikan masukan kepada Ketua Katar apabila dianggap telah melakukan kesalahan, bukan malah melakukan pembiaran apalagi jika terbukti menjerumuskan dengan turut serta ‘by desain’ melakukan tindakan mosi tidak percaya,” ungkapnya

“Selain itu, legalitas mosi tidak percaya dari 6 Desa tersebut perlu dibatalkan demi hukum karena tidak adanya tanggal surat dan dapat dikatakan surat kaleng yang ilegal,” imbuhnya.

Permasalahan lainnya menurut Hendra adanya Karang Taruna Desa Tajurhalang yang ikut tandatangan dalam surat mosi tidak percaya, “Dikatakan Klien kami bahwa Desa Tajurhalang belum terbentuk Karang Taruna namun ikut mendatangani bahkan lengkap dengan stampel mengatasnamakan Karang Taruna Desa Tajurhalang. Ini merupakan pembodohan publik,” tegasnya.

“Jika benar dugaan kami, di sini seperti ada upaya adu domba antar pemuda Karang Taruna dan upaya pembunuhan karakter terhadap klien kami yang pada intinya bertujuan mengkudeta jabatan Ketua Katar Kecamatan yang syah. Hingga pada akhirnya terjadi perpecahan di wilayah, dan hal tersebut nyata-nyata telah merusak hubungan baik antara Ketua Kecamatan dengan para Ketua Katar di tingkat desa,” ungkapnya.

Hendra mengatakan pihaknya segera akan mengundang jajaran MPKT guna mengklarifikasi permasalahan tersebut dalam rangka musyawarah dan klarifikasi, “Namun jika yang bersangkutan tidak hadir, maka laporan akan segera kami layangkan kepada pihak kepolisian guna dilakukan proses hukum lebih lanjut,dengan Pasal 160 KUHP mengatur tentang tindak pidana menghasut orang lain untuk melakukan kejahatan. Pelaku yang melakukan tindakan ini dapat diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak Rp4,5 juta.
Pasal 263 ayat (1) KUHP mengatur tentang pemalsuan surat, yaitu membuat surat palsu atau memalsukan surat dengan tujuan untuk menggunakannya atau menyuruh orang lain menggunakannya seolah-olah isinya benar.
Pasal 263 ayat (2) KUHP mengatur tentang penggunaan surat palsu, yaitu menggunakan surat palsu seolah-olah asli dengan maksud untuk menipu pihak lain.
pungkasnya. (NA)