Berita Utama

Berita UtamaJakarta

Minta Balas Budi Menangkan Anis – Sandi Diaksi 212, Gerindra Minta Maaf

BERIMBANG.COM, Jakarta – Presidium Alumni 212 kecewa karena nama-nama calon kepala daerah yang diajukan ditolak oleh koalisi Gerindra-PAN-PKS. Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menyatakan permohonan maaf.

"Usulan yang disampaikan tentu dipertimbangkan dengan semua aspeknya. Kami minta maaf dengan segala hormat tidak bisa memuaskan semua pihak," ujar Ferry saat dihubungi, Jumat (12/1/2018).

Ia pun menyampaikan alasan nama-nama kandidat kepala daerah usulan ulama itu tidak diusung oleh partainya. Menurut Ferry, penolakan tersebut semata-mata karena realitas politik yang tidak memungkinkan.

"Karena memang ada keterbatasan partai dalam realitas politik yang ada dalam demokrasi liberal. Ini perjuangan kita semua ke depan supaya demokrasi di Indonesia lebih baik," katanya.

Ferry menilai ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh partai untuk mengusung seorang calon kepala daerah. Di antaranya kecukupan jumlah kursi di DPRD, pertimbangan hasil survei, dan keputusan yang harus melibatkan partai lain.

"Realitas politik mensyaratkan tentang kecukupan jumlah kursi yang membuat kita harus kompromi serta mempertimbangkan hasil survei yang ada," tutur Ferry.

"Ada yang berada di luar kekuasaan partai secara otonom dan tentu terkadang tidak bisa memuaskan," imbuhnya. 

Namun Ferry menyampaikan tetap bersimpati terhadap aksi bela Islam yang telah dilakukan Presidium Alumni 212. Ia berharap para ulama dan Presidium Alumni 212 dapat memahami keputusan partainya.

"Partai Gerindra memiliki sikap yang jelas dengan menentang UU Ormas dan tentu bersimpati terhadap gerakan bela Islam," ucapnya.

"Saya mengharapkan teman-teman memahami ini dan tidak mengurangi keikhlasan nilai perjuangan yang ada dengan kekecewaan yang dilatarbelakangi karena soal pilkada. Insyaallah Pak Prabowo dan Partai Gerindra konsisten memperjuangkan keadilan," sambung Ferry.

Kekecewaan Alumni 212 terhadap PKS-PAN-Gerindra awalnya diungkap oleh Sekjen Forum Umat Islam Al-Khaththath. Pria bernama asli Gatot itu mengungkapkan, dari 5 tokoh yang disorongkan Alumni 212 ke PKS-PAN-Gerindra, tak satu pun diusung menjadi calon kepala daerah.

"Jadi, dari lima nama, salah satunya Mas La Nyalla, itu tidak satu pun yang diberi rekom. Kita kan menganggap para ulama sudah memperjuangkan dengan pengerahan Aksi Bela Islam 212 yang sangat fenomenal dan kita di Jakarta sudah berhasil memunculkan Gubernur Anies-Sandi," ujar Al-Khaththath kemarin.

Mengenai nama-nama 5 tokoh yang diajukan tersebut, Ferry pun enggan membeberkan. "Saya lupa persisnya," tandasnya. 

Detik.com

Berita UtamaJabodetabek

Warga Tajurhalang Geger Adanya Temuan Mayat

BERIMBANG.COM, Bogor- Berdasarkan hasil identifikasi aparat Kepolisian Sektor Cijeruk dan tim medis rumah sakit terhadap sosok mayat laki – laki yang ditemukan dalam kolam milik warga di Kampung Bungur Rt 02 Rw 05, Desa Tajur Halang, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Jumat pagi, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada jenazah tanpa identitas tersebut. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sosok mayat laki – laki tanpa identitas yang usianya diperkirakan lebih dari 60 tahun itu, pertama ditemukan oleh warga setempat yang diketahui bernama Empen (40) dan Haji Rohmat (57), sekitar pukul 6.00 wib pagi tadi, saat mereka hendak mencari rumput di area tersebut.

"Saat itu saya dan empen sedang jalan mau ke kebun. Tiba – tiba, empen yang jalan duluan pas ditanjakan bilang kesaya kalo dia liat kayak ada mayat di dalam kolam punya pak juanda. Begitu kami cek, benar aja ada mayat. Setelah itu, kami laporan ke desa dan ke polisi", tutur Haji Rohmat di lokasi. 

Sementara itu, Dodi (49) warga setempat yang menjadi saksi lainnya mengatakan, sebelum ditemukan tewas,  pada hari Sabtu (06/01/18) korban yang diduga mengalami gangguan jiwa itu sudah terlihat dilokasi sedang memakan singkong mentah. Korban terlihat sakit, tidak bisa berjalan, dan hanya bisa berguling – guling. Pada hari Minggu (07/01/18), saksi masih melihat korban dalam keadaan hidup di lokasi yang tidak jauh dari tempat ditemukan dalam keadaan meninggal. "Saya kaget begitu tadi pagi waktu saya mau nyari rumput liat orang itu sudah jadi mayat", imbuh Dodi. 

Sebagai tambahan informasi, korban ditemukan warga Jumat sekitar pukul 06.00 Wib di dalam kolam Ikan dengan ketinggian air 15 cm, berukuran  4 x 6 meter. Saat ditemukan, mayat korban dalam posisi miring, mengenakan baju kemeja dan celana sontog.Tim Reskrim dan Identifikasi Polsek Cijeruk – Cigombong tidak menemukan tanda – tanda kekerasan dan identitas pada korban di Tkp. Selanjutnya, jenazah korban dilarikan ke Rs. Polri Kramatjati untuk proses otopsi. (Na/Wan)

Berita UtamaJakarta

Kapolres Jakarta Selatan Kunjungi Kemenkominfo Bahas Cyber Crime

BERIMBANG.COM, Jakarta – Dalam Kunjungan kerja tersebut Kapores Mardiaz di sambut langsung oleh Mentri Rudiantara beserta jajaran Kementrian kominfo.

Dalam kunjungan tersebut, banyak membahas tentang Cyber Crime. Di antaranya adalah Isu Sara, Politik, Pilkada Hingga Pornografi yang marak ditemukan dalam dunia maya. Seperti isu sara, juga sering di lontarkan oleh tokoh agama, yang tidak bertanggung jawab, seperti provokasi antar agama tertentu dan menurut laporan dari kemetrian MENKOMINFO sebangak 65% Rakyat indonesia sangat Mudah percaya dengan Media Sosial termasuk media hoax

Dalam ranah Politik. Seringnya curi start kampanye, dan saling serang, dengan saling menjelek-jelekkan pun menjadi bahasan. Bahkan di temui MENKOMINFO ada diantaranya oknum politik yang mengunakan akun resmi KPU menjadi alat kampanye mereka.

Tak luput dari bahasan, dua instasi tersebut adalah tentang Pornografi, Human trafficking yang sangat merusak regenerasi, jika tidak segera dihentikan.

Dalam rapat kunjungan kerja tersebut dari Kementrian Kominfo mengungkapkan kejahatan cyber crime tak bisa di selesaikan oleh satu instansi saja, kita butuh kekuatan lain seperti Kepolisian sebagai penegak Hukum serta menjadi eksekutor kejahatan di lapangan.

Oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Mardiaz K.D menyatakan “selain kami melakukan penegakan hukum, kami juga akan melakukan pencegahan dengan mengedukasi remaja kita di sekolah-sekolah yang ada “papar beliau.

Kami akan melakukan seminar ke sekolah-sekolah guna pencegahan, agar anak-anak kita tidak terjebak dalam kejahatan cyber crime dan memang ini juga merupakan wacana kami di Kepolisian khususnya Polres Jakarta Selatan “tutup beliau.

Sepontan Kapolres mendapat upplauce dari Kementrian terkait atas wacana dan memuji beliau, karna baru beliau saja dari Kapolres yang melakukan kunjungan kerja, yang di rasa jajaran kementrian sangat positif serta luar biasa.
(Red)

Berita UtamaJabodetabek

Polresta Bogor Kota Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

BERIMBANG.COM, Bogor – Polresta Bogor Kota lakukan sosialisasi sekolah ramah anak. Rabu (10/01/18) lalu.  Didampingi Kasat Binmas dan seluruh jajaran kepolisian Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya turut hadir dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di SMK 3, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Tak hanya itu, pada kegiatan, Kapolsek Bogor Tengah, Syaifuddin Gayo pun berlaku sebagai key note speaker dan melakukan sosialisasi di hadapan Kepala Balai Provinsi Jawa Barat dan seluruh Kepala Sekolah SMA dan SMK Se- Kota Bogor.

Kapolsek Bogor Tengah, Syafudin Gayo menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan berkaitan dengan komitmen sekolah terhadap kejahatan yang dilakukan dan berhubungan dengan para pelajar SMA dan SMK di Kota Bogor. Menurutnya, berkaitan dengan fenomena tersebut, komunikasi antar instansi sangatlah perlu untuk ditingkatkan dan lebih terasa keberadaannya. "Adanya psikiater selain guru BP disekolah juga perlu dihadirkan. Jika perlu pihak sekolah juga memberikan sanksi kepada murid yang sering melakukan tawuran, "jelasnya

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Ulung Sampurna Jaya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Polresta Bogor Kota untuk mendapatkan solusi terkait maraknya tindakan tidak terpuji yang dilakukan oknum berstatus pelajar. "Kepala sekolah dan pihak lembaga pendidikan diharapkan dapat  memberikan pemahaman dilingkungan para pendidik untuk mengaplikasikan kagiatan pokok maupun ektra kulikuler, "imbuhnya.

Ia menuturkan, kegiatan ini pun merupakan salah satu cara pihak kepolisian melakukan pencegahan, pembinaan serta penindakan terhadap para pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran antar kelompok. "Kita cwgah aksi balapan liar ,pegaulan bebas maupun penyalahgunaan narkotika yang akhir – akhir ini terjadi peningkatan serius di wilayah Kota Bogor, "ungkapnya. 

Dirinya pun mengimbau agar para pihak pendidik dapat memberikan bimbingan serta masukan kepada murid – murid agar tidak melakukan tawuran. Selain itu, sambung Ulung, secara berkesinambungan pihaknya pun meminta satuan kewilayahan berupaya untuk melakukan pembinaan, penyuluhan baik disekolah maupun ditempat – tempat lainya secara berkelanjutan. " Jangan sampai nongkrong malam itu menjadi budaya . Itu disosialisasika  agar murid – murid tidak melakukan tindakan – tindakan yang melanggar hukum. Tingkatkan juga peran serta guru kepada siswa dalam penanganan tawuran pelajar. Seperti meningkatkan kerjasama guru dengan polri dalam mengantisipasi tawuran pelajar, "pungkasnya. (Santo/zenal)

Berita UtamaJabodetabek

Deklarasi pencalonan Jaro Ade-Inggrid Di Hadiri Ribuan Pendukungnya

BERIMBANG.COM, Bogor- Ade Ruhendi (Jaro Ade) bersama Inggrid Kansil, resmi mendapat restu dari DPP Partai Golkar untuk mencalonkan Bupati Bogor, kedua calon mendeklarasikan pencalonannya sebagai Bupati dan wakil bupati Bogor periode 2018-2023, bertempat di DPD Golkar Jalan Raya Pemda Cibinong Kabupaten Bogor, Rabu (10/01/18).

Jaro Ade sapaan akrabnya mendapat dukungan partai berkoalisi dari partai Golkar, Demokrat, Nasdem, PAN, PKP Indonesia, Partai Berkarya, PKSdan PPP Kubu Djan Faridz.

Dalam sambutanya, Jaro Ade mengutarakan, Dengan koalisi beberapa partai ini, dia optimis ada perubahan dari yang baik ke arah yang lebih baik lagi.

Selain itu, Dia mengaku jika majunya kepemerintahan, tentu harus  mengingat dan mengevaluasi apa yg sudah dilakukan pimpinan atau bupati terdahulu dan dia berkomitmen melanjutkan perjuangan pembangunan until memajukan kembali Kabupaten Bogor.

Sembari berkumandang takbir dari ribuan relawannya, Teriak “JARO ADE BUPATIKU…INGGRID KANSIL MENANG…” Para relawan yang terdiri dari SAHAJA, FPMM, FKPPI, Pendekar Jalak Banten, LASKAR DEWA, ORMAS BBR, AMS, PEMUDA PANCASILA,BARA-AFI, GIBAS, AMPG, puluham Sesepuh Tokoh Ulama dan Ibu-ibu Majlis Taklim Bersama-sama menghantarkan Jaro Ade-Inggrid menuju KPUD Kabupaten Bogor sebagai pasangan calon bupati periode (2018-2023).

Pantauan dilokasi bahwa pasangan Jaro Ade-Inggrid akan mendaftar ke KPUD sekitar pukul 13.00 WIB. (Na)

Berita UtamaBogor

Pengrajin Wayang Di Bogor Butuh Perhatian Pemerintah

BERIMBANG.COM, Bogor – Ingin memberikan kenang-kenangan atau suvenir spesial kepada teman atau kerabat, cobalah datang ke tempat pembuatan wayang golek di daerah Panca Galih, Kelurahan Loji Bogor Barat. Terletak di  pemukiman padat, sanggar milik Yuyun Sumantri dan Ade Sumantri, di Sanggarnya ini tak hanya membuat wayang tokoh-tokoh dalam cerita Mahabharata dan Ramayana, tapi juga menerima pesanan khusus berupa wayang sesuai pemesannya.

"Bisa pesan tokoh wayang sesuai permintaan, tidak terkecuali buat souvenir," kata Yuyun saat dijumpai disanggarnya. Senin, (8/1/2018) malam.

Harga wayang golek khusus panggung, menurut Yuyun, lebih mahal dibanding wayang golek biasa yang dia jual berkisar 250 ribu-500 ribu. Untuk wayang khusus yang biasa dipakai dalang saat manggung, lengkap dengan kostum dan hiasan kepala misalmya, dibandrol Rp 1 jutaan, bahkan bisa lebih. 

"Tergantung si pemesan, maunya yang harga berapa insyaallah kita sesuaikan dengan permintaannya," ujarnya.

Selain menerima pesanan, pengunjung juga  bisa membeli langsung wayang golek buatannya. Yuyun, tidak memajang aneka wayang itu di dinding. Akan tetapi dia simpan diruangan khusus. Memang, sepintas kalau melihat ke sanggarnya, pengunjung tidak menyangka, kalau dirumahnya yang merangkap sanggar tersebut tempat pembuatan wayang dan tersimpan berbagai macam jenis tokoh wayang hasil karyanya.

Yuyun, memerlukan waktu sekitar seminggu untuk membuat sebuah wayang golek, lengkap dengan kostumnya. Dia dibantu langsung bersama sang kakak, Ade Sumantri. Dalam sebulan di sanggar pembuatan wayang golek yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu itu bisa membuat 20 sampai 50 buah wayang golek.

Untuk bahan sendiri biasanya kita cari bahan yang mudah dalam pengukirannya, seperi kayu Lame. Jenis kayu Albasia atau Astonia jenis-jenis bahan seperti itu juga bisa, hanya saja bahan-bahannya mulai jarang.

"Bahannya sudah mulai jarang, kalau pun ada harus pesan jauh-jauh hari, dan harganya lumayan," katanya.

Hal yang sama dikatakan Ade Sumantri, salah seorang pengrajin wayang golek di Sanggar itu, untuk bahan selain mencari teksturnya yang halus, bahannya juga harus mudah dibentuk dan tidak mudah patah.

Ade menjelaskan, untuk  membuat satu set wayang, lengkap kepala, badan, tangan, dan penopangnya dibutuhkan waktu tiga harian lebih. “Yang bikin lama proses pengeringan kayunya terutama saat musim penghujan," jelasnya.

Wayang kemudian diamplas sampai halus kemudian dijemur sebelum dicat agar kayu benar-benar kering. Selanjutnya wayang yang sudah selesai itu dipakaikan kostum, riasan kepala, dan pernak-perniknya lainnya sesuai kebutuhan yang juga hasil kepiawaian para pengrajin sanggar.

"Semoga pemerintah setempat, khususnya dinas terkait di Bogor bisa memperhatikan pengrajin wayang seperti kita utamanya dalam permodalan dan pemasarannya," pungkasnya.(zenal)

Berita Utama

Kejurnaan Grasstrack & Motocross Ramaikan Desa Tangkil Caringin Bogor

BERIMBANG.COM, Bogor – Kejuaraan Porsida Grasstrack & Motocross digelar di Desa Tangkil RT 01/01 Kampung Batong Kecamatan Caringin Kabupaten Kabupaten Bogor. Puluhan grasstrack dari Bogor dan luar bogor ikut meramaikan Sirkuit Desa Tangkil kampung Batong Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Minggu ( 7/1) siang.

Rangkaian pembukaan dihadiri dan di resmikan oleh Kepala Desa H.Acep Awaludin Beserta sekertaris desa dan perangkatnya, Babinsa, Babimas, Panitia lomba dan seluruh Lapisan Masarakat.

Asep Murdok Selaku panitia mengatakan pada kejuraan kali ini dilombakan 12 kelas yakni bebek standard , bebek Standar Open, bebek Modif Open, FFA Open, Omr KLX Open, Matik Open.  Hari ini Semua grasster wajib mengikuti babak penyisihan di setiap kelas. (Zenal)

Berita UtamaDepok

Miris Dengan Golkar Depok, Kader Tuntut Dedi Mulyadi Benahi Partai

BERIMBANG.COM, Depok – Kader Partai Golkar miris pada kondisi DPD Partai Golkar Kota Depok yang carur-marut. Nyaris tak terdengar kiprahnya dikancah politik di Kota Depok

Padahal, sebut Koordinator Kaukus Kader Cinta Partai Golkar Edmond Johan kepada Wartawan Transkhatulistiwa Edi mengatakan, banyak agenda politik tingkat nasional, provinsi, kabupaten, dan kota yang harus diikuti dan diperjuangkan untuk dimenangkan oleh Partai Golkar. Yang di depan mata adalah Pilgub 2018 Provinsi Jawa Barat.

“Kondisi Partai Golkar di Kota Depok sekarang lemah, seperti tanpa roh. Leadership tak terasa. Kami sebagai kader dan loyalis partai miris dengan kondisi ini. Kaukus Kader Cinta Partai Golkar mendesak Ketua DPD Provinsi Dedi Mulyadi Jawa Barat turun-tangan,” ujar Edmond Johan kepada Jurnalis Transkhatulistiwa di Kantor PWRI Jaya Kota Depok , Kamis (1/4/2018).

Jelas Edmond Johan, mantan legislator DPRD Kota Depok ini, kekacauan Partai Golkar di Kota Depok disebabkan terjadi tindakan inkonstitusional AD-ART dan Peraturan Organisasi Partai Golkar yang dipaksakan oleh seorang fungsionaris DPP Kota Depok pada tahun 2016 lalu. Sedangkan waktu itu Babai Suhaemi masih menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Depok periode 2016 – 2020.

“Untuk kepentingannya, oknum ini dan dimanfaatkan oleh golongan pragmatis yang mendompleng  Partai Golkar memaksa melaksanakan musdalub, mengkudeta pengurus sah yang ada. Mareka memanfaatkan kondisi yang berlangsung di DPP Partai Golkar waktu itu. Sekarang jadi ketahuan,” sebut mantan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok.

Maka dari itu, demi mengembalikan kesuksesan dan kekompakan kader, Edmond menegaskan meminta kepada Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk turun-tangan memulihkan kepengurusan Babai Suhaemi.

Dedi, sebut Edmond, sudah menyanggupi untuk segera membenahi Partai Golkar di Kota Depok dan akan mengembalikan kepengurusan yang dipimpin Babai Suhaemi.

“Kami sudah berjumpa dengan Bapak Dedi Mulyadi di Purwakarta, kami sampaikan kondisi partai di tempat kami yang tak jelas kiprahnya. Dikelola oleh para pragmagtisme politik dan keuntungan lainnya. Tuntutan kami, hasil musdalub 2016 dianulir. Kembali kepada Kepengurusan Periode 2016 – 2020 yang sah,” Pungkas Edmond Johan. (Red)

 

Berita UtamaJabodetabek

Camat Cigombong Menempatkan Kanit Pol PP Sebagai Plth Kades Wates Jaya

BERIMBANG.COM, Bogor- Setelah wafatnya Kepala Desa (Kades) Wates Jaya, di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Untuk mengisi kekosongan Kepala Desa Wates Jaya, maka pemerintah Kecamatan Cigombong menempatkan Kanit Pol PP Somantri untuk menjadi Pelaksana Tugas Harian (PLTH) di desa tersebut. Penempatan PLTH ditetapkan camat melalui Surat Tugas yang ditandatangani pada tanggal 18 Desember 2017 lalu.

Penempatan PLTH Kades Somantri di Desa Wates Jaya, disosialisasikan di aula kantor desa setempat, Kamis (4/1/18) siang. Hadir dalam Sosialisasi tersebut, Camat Cigombong Basrowi, Kapolsek Cigombong – Cijeruk Kompol Safiuddin Ibrahim, Dan Ramil Cigombong – Cijeruk Mayor Armed Oma Kurniawan, Jajaran pengurus Rt, Rw, Bpd, Lpm, Kader PKK, serta perwakilan masyarakat Desa Wates Jaya. 

Dalam sambutannya, Camat Cigombong mengatakan bahwa penempatan PLTH berdasarkan sejumlah pertimbangan. "Berdasarkan pertimbangan, Saya sebagai Camat Cigombong memberikan SK kepada Kanit Pol PP Somantri untuk menjadi PLTH Kepala Desa di Desa Wates jaya ini, karena beliau cukup berpengalaman, dan bukan hanya kali ini saja Pak Somantri  ini menjabat sebagai PLTH," ujarnya. (Na/Wan)

Berita UtamaDepok

Meninggal Usai Operasi, Penanganan Pasien RS Bunda Aliyah Dipertanyakan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr Lies Karmawati (Kiri) usai menjenguk bayi Janik pasien Ibu Meninggal usai melahirkan di RS Bunda Aliyah. ( Foto : Iik).

BERIMBANG.COM, Depok –  Seorang pasien ibu Leni Marlina dari kalangan keluarga kurang mampu yang ditangani pihak Rumah Sakit Bunda Anak Aliyah di Kota Depok, Jawa Barat akhirnya meninggal dunia usai dilakukan operasi sesar. 

Hal itu disampaikan pihak keluarga pasien kepada para pewarta. Tidak hanya itu, pihak keluarga juga sempat pertanyakan penanganan pihak RSBA usai pelaksanaan operasi sesar. 

"Meski terkadang muntah, sebelum dioperasi istri saya dalam keadaan sehat – sehat saja. Begitu usai dilakukan operasi terlihat banyak darah dan disitu mulai dropnya istri saya," tutur suami dari pasien RSBA, Janik, kepada para pewarta Kamis, (4/1)

Janik juga mempertanyakan prihal tidak dilakukanya tambah darah pada istrinya saat alami pendarahan usai operasi sesar. 

"Yang saya pertanyakan kenapa istri saya tidak dikasih tambahan darah. Saat itu saya liat istri saya sudah penuh darah,", katanya.

Melalui dokter spesialis kebidanan yang menangani ibu Lina Marlina di RSBA, dokter Iwan mengatakan setelah kami diagnosa, Ibu Leni mengalami penyakit yang cukup serius dan bisa dikatakan komplikasi.

"Riwayat penyakit yang di derita pasien yakni keracunan air ketuban, darah tinggi, asma serta pembekuan darah. Secara globalnya komplikasi. Tapi kami sudah memberikan pelayanan yang maksimal terhadap ibu dan bayi," kata Iwan.

Sementara itu, Direktur Utama RSBA, Siti Khadijah mengatakan bayi masih dalam perawatan di ruang NICU untuk menjalani proses pemulihan dan tidak ada penahanan bayi dari pihaknya.

" Alhamdulillah bayi sekarang ini dalam keadaan sehat dan masih dalam perawatan. Kami juga tidak menahan sang bayi, " kata.

Terkait biaya, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok dan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Depok.

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan Kota Depok, dr Lies Karmawati membenarkan biaya perawatan ibu dan anak ditanggung oleh Pemerintah Depok dari bantuan sosial.

"Dari Pemkot memang ada bantuan sosial untuk membiayai pasien yang kurang mampu, asalkan memang betul – betul warga Depok," terang dr Lies. (Ko)