Beranda blog Halaman 424

Kadin Indonesia Gelar Indonesia Infrastructure Week

0

logo-kadin-indonesia

BERIMBANG.COM, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4-6 November 2015.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengatakan, pameran ini diharapkan mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia terutama di sektor infrastruktur.

Dia menjelaskan, sejumlah negara sudah getol untuk berinvestasi di Indonesia, dua diantaranya yaitu China dan Jepang. Kedua negara ini sebelumnya bersaing untuk menggarap kereta cepat Jakarta-Bandung, meski akhirnya dimenangkan oleh China.

“China dan Jepang tentunya. Dua negara itu ya kita kan baru pembukaan tetapi dari indikasi kita lihat dari penyelenggaran konferensi ini mereka mendapat respon yang positif,” ujarnya di JCC, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Suryo mengungkapkan, pada tahun lalu, pameran ini mampu menjaring investasi lebih US$ 500 juta. Namun pada tahun ini diperkirakan akan jauh lebih besar karena pemerintah tengah menggenjot pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

“(Tahun lalu) Sekitar di atas US$ 500 juta, tapi mungkin (tahun ini) lebih ya. Kalau proyek pembangkit listrik saja yang 2.000 Mega Watt (MW) itu sekitar US$ 2 miliar. Tahun lalu beberapa kan sudah berkomitmen untuk pembangkit listrik, saya kira bukan ratusan mungkin beberapa miliar,” jelasnya.

Meski demikian, Suryo belum bisa memastikan investor mana saja yang sudah menyatakan komitmennya untuk membangun infrastruktur di Indonesia. Biasanya hal tersebut baru bisa diketahui setelah pameran berakhir.

“Kami belum tahu ya, biasanya nanti kita dengar belakangan. Tapi tampaknya kali ini minat lebih besar jadi kita harapkan juga tentunya dari sisi komitmen untuk berinvestasi lebih tinggi. Saya juga mendengar dari komentar pak Basuki dan lain nampaknya kecenderungannya begitu. Banyak yang menyatakan ketertarikannya,” tandasnya.(l6)

Aksi Damai, Warga Lido Permai Tuntut Ganti Rugi Lahan Pemakaman

0
Lokasi lahan pemakaman yang terkena Proyek Pembangunan tol BOCIMI.     ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi lahan pemakaman yang terkena Proyek Pembangunan tol BOCIMI. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Perumahan Lido Permai gelar aksi damai  dengan memasang spanduk yang berisikan pernyataan sikapnya, di area lahan pemakaman, rabu (4/11) siang. Warga juga mengekspresikan aspirasinya dengan membuat sejumlah foto bertemakan pemakaman dan ilustrasi jalan Tol.

Menurut warga, aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap proses panjang di birokrasi pemerintah daerah atas pembebasan lahan pemakamannya yang terkena jalur proyek jalan Tol Bogor –  Ciawi – Sukabumi (Bocimi).

“Aksi damai ini kami lakukan sebagai bentuk pernyataan sikap kami terhadap pemerintah. Agar kami segera mendapat kepastian kapan lahan pengganti pemakaman kami akan disediakan oleh pemda”, ujar Haji Wanda, warga lido permai disela aksi damai kepada berimbang.com.

Iwan, warga lainnya menambahkan, saat ini warga akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan desa Cisalada.

“Kami akan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat serta perwakilan pemerintah desa Cisalada untuk lebih memperjelas batas batas lahan pemakaman kami”, jelasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, warga mempertegas haknya untuk menentukan lahan pemakaman pengganti dari lahan yang akan dibebaskan oleh Mnc Tol. Warga mengusulkan bidang tanah bakal pengganti seluas 5000m yang lokasinya tidak jauh dari Perumahan Lido Permai. (Nana Suryana)

Proyek Tol Bocimi Lakukan Pembongkaran Paksa Lahan Makam

0

gusur lahan makam

BERIMBANG.COM, Bogor – Belum juga reda polemik yang berkembang di kalangan warga Perumahan Lido Permai tentang lahan Pemakaman yang belum kunjung dibebaskan oleh proyek pembangunan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kini, kegelisahan warga berubah menjadi kegeraman.

Betapa tidak, belum juga lahan tersebut dibebaskan, senin (2/11) siang kemarin, penyedia jasa pekerjaan proyek Tol sudah melakukan pembongkaran (cut and fill) di area lahan pemakaman.

Menurut warga, aktivitas pembongkaran lahan dengan menggunakan alat berat milik sub kontraktor, dilakukan tanpa ada konfirmasi kepada warga, sehingga warga langsung menghentikan pekerjaan.

“Kami mengetahui lahan pemakaman dibongkar dari warga yang kebetulan lewat di lokasi proyek, begitu mengetahui hal itu, kami langsung menghentikannya”, ujar Udin, warga setempat kepada Berimbang.com, siang tadi.

“Menindaklanjuti masalah ini, lanjut Udin, kami bersama warga lainnya akan melakukan pertemuan dengan perwakilan pihak desa Cisalada, untuk memperjelas batasan lahan pemakaman kami”.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh Berimbang.com, pihak pelaksana pekerjaan yang identitasnya enggan dipublikasikan berdalih bahwa pihaknya hanya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan surat perintah kerja dari pihak terkait.

“Kami tidak mengetahui kalau lahan itu masih bermasalah. Kami sebagai pekerja hanya melaksanakan perintah dari atasan saja”, kilahnya. (Nana Suryana)

Ini Tuntutan Warga Apabila TPST Bantar gebang Tidak Mau Ditutup Paksa

0

Sampah bantar gebang

BERIMBANG.COM, Bekasi – Warga empat kelurahan di Kecamatan Bantar Gebang mengancam menutup paksa Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Gertak itu niscaya nyata andai beberapa tuntutan warga tidak dipenuhi.

Warga Bantar Gebang menuntut, direkrut TPST diisi warga dalam industri pengelolaan sampah. Warga juga mau kenaikan uang tipping fee (kompensasi bau) sampah yang diberikan DKI.

“Kalau itu saja tak dipenuhi, kami akan tutup TPST Bantar Gebang,” kata Wandi, 45, warga RT 02/04, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, saat rapat audensi di kantor DPRD Kota Bekasi pada Senin (2/11/2015).

Dia mengatakan, selama adanya TPST Bantar Gebang, warga sekitar tak pernah diberdayakan mengelola industri sampah. Padahal, di TPST Bantar Gebang ada dua industri pengelolaan sampah di Bantar Gebang, pertama pupuk kompos dan kedua tenaga listrik.

Dari industri tersebut, harusnya warga yang tak memiliki pekerjaan bisa menjadi tenaga pekerja di dua sektor industri tersebut. Sehingga, apa yang mereka lakukan bisa menghidupi keluarga yang menjadi korban dari adanya TPST Bantar Gebang.

“Kami mau direkrut dalam industri pengelolaan sampah, sehingga kehidupan warga bisa lebih terjamin. Kami mau pemerintah DKI mengembangkan industri pengelolaan sampah, sehingga warga di sini bukan disebut pemulung. Tapi karyawan dari industri pengelolaan sampah,” kata dia.

Wanardi, 47, warga RT 01/03, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, menambahkan, penderitaan warga sekitar TPST Bantar Gebang tak sebanding dengan kompensasi uang bau yang didapat. Sejak 27 tahun lalu, warga sekitar sudah hidup berdampingan dengan sampah DKI Jakarta.

Apalagi, uang tipping fee hanya diberikan sebesar Rp300 ribu yang didapat tiap tiga bulan sekali. Uang tersebut pun harus dipotong Rp100 ribu oleh lembaga permasayarakatan (LPM) setempat untuk sumbangan perbaikan infrastruktur.

“Uang kompensasi yang kecil pun harus dipotong untuk sumbangan perbaikan infrastruktur, tak sebanding dengan penderitaan kami yang hidup berbandingan dengan lalat dan bau sampah DKI,” ujarnya.

Menurut dia, atas pertimbangan itu, kata dia, warga meminta agar DKI menaikkan pemberian uang tipping fee sebesar Rp200 ribu menjadi Rp500 ribu. Sebab, uang yang diterima warga saat ini tak mampu untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Habsah, 48, warga RT 01/03, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, menambahkan, tiap harinya ia harus membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan air minum. Dalam sebulan dirinya membutuhkan 10 galon air seharga Rp150 ribu.

“Untuk beli air minum saja saya harus nombok Rp50 ribu. Jadi enggak layak kalau tipping fee saat ini, sehingga perlu dinaikan,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, warga juga menutut ketegasan DPRD Kota Bekasi atas ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang selama ini dinilai menyakitkan warga. Menurut mereka, kontribusi warga Bantar Gebang amat besar pada DKI Jakarta. “Apa jadinya kalau sampah DKI tidak dibuang ke Bantar Gebang, begitu besar kontribusi kami ke DKI,” lanjutnya.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata mengaku, bakal menindaklanjuti aspirasi warga. Menurut dia, surat pemanggilan untuk DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah sedang dibuat. “Secepatnya surat pemanggilan itu akan kami kirimkan ke DKI,” terangnya.

Ariyanto mengatakan, pemanggilan itu bukan hanya membahas soal aspirasi warga, tapi banyaknya pelanggaran yang dilakukan DKI dalam MoU yang dibuat pada 2009. Misalnya, DKI belum membuat kolam kualitas air di sekitar TPST, maraknya truk sampah DKI yang melanggar rute perlintasan dan sebagainya.

Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji menyampaikan, pihaknya segera menemui tim dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dirinya berharap, persoalan pemanfaatan lahan TPST Bantar Gebang bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Saya harapkan ini cepat selesai dan tidak ada pihak manapun yang dirugikan. Negara kita NKRI kan? Pasti kita selesaikan baik-baik,” tukasnya.(mt)

Warga Perum Lido Permai Desak Pemda Selesaikan Pembebasan Lahan Pemakaman

0
Ilustrasi
Ilustrasi

BERIMBANG.COM, Bogor –  Proses panjang pembebasan lahan pemakaman warga perumahan Lido Permai Cigombong yang terkena jalur pembangunan jalan tol Bocimi menuai polemik. Warga menilai pemerintah daerah tidak serius dalam melakukan penanganannya.

Menurut warga, berbagai kelengkapan administrasi yang diminta dalam proses pembebasan lahan, sudah ditempuh. Mulai dari pengajuan lahan pengganti, lahan pembanding, rekomendasi dari pengembang hingga rekomendasi dari pemerintah desa setempat. Namun setelah beberapa bulan berselang, hingga kini, pemerintah daerah belum juga memberikan kepastian dimana lokasi lahan pengganti itu akan disediakan.

“Kami sudah berulangkali mempertanyakan hal ini kepada Camat setempat, bahkan langsung ke pemda. Namun kami tidak pernah mendapat jawaban yang pasti. Camat hanya mengatakan agar kami bersabar, karena masih dalam proses dan saya akan melakukan pertemuan dengan orang pemda,” ujar Iwan, warga perumahan Lido Permai kepada Berimbang.com belum lama ini.

Udin, warga lainnya mengatakan, warga mengaku bingung apa sebenarnya yang menjadi penyebab utama lambatnya pembayaran lahan pemakaman. Padahal, warga sudah mengajukan lokasi lahan pengganti serta kelengkapan lain yang diminta.

“Kami tidak mau tau berapa lahan pemakaman kami yang lama dibayar oleh pihak tol, dan berapa pemda membeli lahan penggantinya. Kami cuma minta kepastian, kapan kami akan mendapat lahan pemakaman pengganti dari pemda. Agar warga tidak bingung dimana akan memakamkan jenazah ketika ada warga yang meninggal”, tegas Udin.

Saat dimintai keterangan oleh Berimbang.com, camat Cigombong, Basrowi, mengatakan, permasalahan pembebasan lahan yang terkena jalur tol di cigombong bukan hanya lahan pemakaman warga Lido Permai saja. Namun masih banyak masalah masalah lainnya yang belum tertangani oleh pihaknya maupun pihak MNC Tol.

“Lahan pemakaman warga Lido Permai merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang sedang kami tangani. Semuanya sedang berproses dan butuh waktu”, pungkas Basrowi.

Lahan pemakaman warga perumahan Lido Permai yang belum terbebaskan oleh proyek Tol Bocimi seluas 2400m. Berlokasi di kampung Cijambu, desa Cisalada, kecamatan Cigombong, mulai difungsikan sekitar thn 2000. Lahan ini resmi diserahkan pengembang kepada pemerintah daerah kabupaten Bogor pada tahun 2001 lalu. (Nana Suryana)

PT. Brantas Abibraya Bersama Warga Cisalak Pasar Adakan Tasyakuran Dan Santunan Yatim

0

IMAGE00015

BERIMBANG.COM, Depok – Dengan dibangunnya rekonstruksi Pasar semi modern pasar Cisalak, PT. Brantas Abibraya dan Warga sekitar pembangunan pasar cisalak menggelar tasyakuran dan santunan anak yatim yang digagas oleh PT. Brantas Abibraya, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, tokoh pemuda serta elemen masyarakat lainnya.

Pantauan berimbang.com, acara tersebut dipimpin langsung oleh Tokoh Masyarakat setempat K.H Makmur Murod dengan membawakan lantunan sholawat dan pembacaan ayat-ayat suci Alqur’an dengan secara khidmat kemudian nantinya akan dilanjutkan dengan ceramah agama.

IMAGE00016

Salah satu tokoh pemuda dan juga panitia, H Ali Ridho mengatakan dengan adanya selamatan dan santunan yatim adalah bentuk kepedulian PT. Brantas Abipraya serta masyarkat lingkungan sekitar pasar untuk menjaga keselamatan dilingkungan agar diberikan keberkahan serta bentuk jiwa sosial terhadap anak yatim.

” Kami warga lingkungan bersama PT. Brantas bersama-sama peduli terhadap lingkungan dalam menyantuni anak yatim diwilayah sekitar pembangunan Pasar Cisalak agar dapat membantu bagi yang membutuhkan,”ujar Ridho.

Sementara itu perwakilan PT. Brantas Abipraya, Ade Aryana meminta dukungannya kepada elemen masyarakat terkait pembangunan Pasar Cisalak agar pembangunan berjalan lancar tanpa ada hambatan.

” Ini merupakan ajang silaturahmi kepada masyarakat agar lebih terjalin kedepannya dan bisa berkerjasama dalam menciptakan keharmonisan,”ucap Ade.

Hal sama dikatakan KH. Makmur Murod dalam tausiahnya mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan pasar cisalak agar terlaksana sesuai harapan masyarakat dan juga mendukung program pemerintah agar pasar cisalak menjadi pasar modern yang nantinya akan menguntungkan wilayah sekitar.( Yuli Efendi)

 

DPR Akhirnya Tunda Pembentukan Pansus Kabut Asap

0

kabut asap

BERIMBANG.COM, Jakarta – Sidang Paripurna menunda pembentukan panitia khusus (Pansus) asap. Hal itu dilakukan setelah lobi para ketua fraksi partai di depan pimpinan sidang, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

“Draf maupun dokumentasi dikembalikan ke pihak pengusul dan setelah reses kita bahas lagi,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan saat memimpin sidang, Jumat (30/10/2015) malam.

Dia pun menutup sidang paripurna tanpa adanya pidato Ketua DPR Setya Novanto. Sebab, Setya Novanto tak berada dalam sidang paripurna.

Sebelumnya sidang di tutup, inisiator pembentukan Pansus Karhutla, Viva Yoga Mauladi mengatakan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan telah menghabiskan 3,4 juta hektar lahan. Kemudian jumlah korban yang terpapar asap akibat kebakaran diperkirakan mencapai 47 juta jiwa.

“Kebakaran hutan tak hanya mengganggu kesehatan dan ekonomi, tetapi juga membuat sistem transportasi menjadi tak menentu,” kata Viva.

Sementara itu, anggota fraksi Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan anggota Dewan tak usah membuat Pansus Karhutla lantaran pemerintah sedang bekerja padamkan kebakaran hutan dan lahan. Maka dari itu, anggota Dewan lebih baik mengawasi kinerja pemerintah dalam padamkan kebakaran hutan dan lahan.

“Ayo kita dukung pemerintah dulu, jangan dikit-dikit Pansus mulu. Lagipula Pansus ini tak penting,” kata Ruhut.(rn)

Madrasah SMP, SMA Mawaddah Santuni Puluhan Anak Yatim

0
Anak asuh Yayasan Panti Sosial Daarul Husnayain foto bersama dengan Ketua Panti Asuhan, Sanusi, S.Ag.    (Foto : Yuli Efendi )
Anak asuh Yayasan Panti Sosial Daarul Husnayain foto bersama dengan Ketua Panti Asuhan, Sanusi, S.Ag. (kanan) (Foto : Yuli Efendi )

BERIMBANG.COM, Depok – Madrasah SMP, SMA Mawaddah beralamat di Kampung Utan RT 08 RW 03 Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok menggelar acara Santunan Yatim dengan melibatkan kesenian marawis dari anak didik madrasah tersebut.Sabtu (31/10/2015).

Yayasan Daarul Husnayain dibawah pimpinan KH. Asman Umar, MA mempunyai panti asuhan bernama Daarul Husnayain yang berdiri sejak 2006 dan mempunyai anak asuh sekitar 40 siswa dari tingkat SMP dan SMA.

Grup Marawis Madrasah Mawaddah
Grup Marawis Madrasah Mawaddah

Menurut Kepala Sekolah, Sanusi, S.Ag, yang juga ketua Panti Asuhan, acara santunan anak Yatim digelar setiap tahun sekali disetiap bulan Muharram dari siswa asuh dan masyarakat sekitar dengan mengedapankan kepada anak didik supaya lebih peduli kepada sesama dan juga bentuk perhatian kepada anak yang diasuhnya.

” Santunan ini merupakan pembelajaran kepada siswa agar siswa lebih perhatian kepada sesama dan mempunyai jiwa sosial terhadap lingkungannya sendiri bila telah lulus belajar nanti serta lebih mengarah mendidik kepada siswa serta meringankan beban keluarga agar anak tetap sekolah wajib belajar 12 Tahun yang dicanangkan Pemerintah ,” ujar Sanusi.

Lanjut Sanusi, Anak asuh yang bimbingnya juga diberikan sekolah gratis dari tingkat SD sampai SMA serta diberikan didikan mental agar lebih percaya diri untuk tetap bersekolah dan berprestasi dibidangnya masing-masing untuk mewujudkan impian mereka ke depannya karena masih menurut Sanusi, biaya sekolah bukan penghalang untuk berhenti belajar.

” Kami berikan cuma-cuma untuk bersekolah disini, kami lebih prioritas kepada anak siswa sekolah madrasah dan selebihnya kepada masyarakat lingkungan yang memang sangat dibutuhkan untuk diberikan bantuan,” ucap Sanusi. (Yuli Efendi)

Kinerja Tidak Memuaskan, Ahok Tidak Akan Di Usung Gerindra Di Pilgub DKI

0

Ahok3

BERIMBANG.COM, Jakarta – Partai Gerindra memastikan tidak akan mengusung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai calon gubernur DKI di pilgub 2017 mendatang. Alasannya, kinerja Ahok selama menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta tidak memuaskan.

“Kinerja Ahok tidak bisa disebut berhasil. Dengan penyerapan yang rendah, dan banyaknya program yang mandek,” ujar Ketua DPP Partai Gerindra Habiburrahman, kemarin.

Di bawah kepemimpinan Ahok, sambung Habiburrahman, penertiban hunian liar di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur berujung pada kekisruhan.

Bahkan selama menjabat gubernur, Ahok diduga tersangkut sengketa pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW) yang diperkirakan merugikan keuangan daerah hingga ratusan miliar rupiah.

“Secara logika, tidak mungkin kami mengusung Ahok. Banyak sekali kinerja Ahok yang kami soroti dan menjadi concern kami,” tandas Habiburrahman.

Sebelumnya, sejumlah survei mendudukan Ahok sebagai bakal calon gubernur dengan peluang menang paling besar. Salah satunya, dalam rilis hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting yang menyatakan bahwa sebanyak 23,5 persen warga Jakarta akan memilih Ahok.

Habiburrahman menilai hal tersebut wajar. Ahok adalah sosok pemimpin yang pernyataannya meledak-ledak, media menyukai hal tersebut. (jpnn)

Mall Alam Sutera Kembali Di Serang Teror Bom

0

Mall Alam Sutera

BERIMBANG.COM, Tangerang – Mall Alam Sutera Tangerang kembali diserang teror bom. Ledakan terjadi siang tadi sekitar pukul 12.05 WIB di dalam toilet customer kantin karyawan lantai LG. Padahal, Juli lalu mal ini juga diserang teror bom. Anehnya, saat itu bom juga meledak di dalam toilet lantai ground barat pada jam yang hampir sama.

Dalam aksi ledakan hari ini tercatat satu orang karyawan kantin terluka kena serpihan benda tajam. “Korban atas nama Fian karyawan kantin,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto, saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2015).

Menurut Agus, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan Mall Alam Sutera. “Belum diketahui penyebabnya,” ujar jenderal polisi bintang satu itu.

Teror yang melanda Mall Alam Sutera sebelumnya terjadi pada hari Kamis 9 Juli 2015. Bom yang meledak di dalam toilet dekat dengan restoran Gula Merah itu terjadi pukul 12.00 WIB saat jam makan siang pula. Ledakan itu dipastikan polisi berasal dari rangkaian bom yang membuat kloset dan kaca di toilet hancur lebur.

Kala itu, kepolisian mencurigai pelaku peledakan di Mall Alam Sutera diduga kuat terlibat pengeboman di ITC Depok. Pasalnya, ada kemiripan yaitu bom diledakan di toilet.

Namun, sampai saat ini tim khusus dari Densus 88 Antiteror dan Polda Metro Jaya belum bisa membekuk para pelaku teror bom pertama di Alam Sutera itu, hingga akhirnya aksi yang hampir serupa terulang hari ini.(RN)