Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 344

Tim Ahli Badan Cagar Budaya Serahkan Dokumen Sejarah Ibu Siti Djenab

BERIMBANG.COM, Bandung – Sejumlah warga Cianjur menyerahkan dokumen sejarah Ibu Siti Djenab kepada tim ahli badan cagar budaya. Penyerahan  dilakukan di Gedung Wanita, Jalan RE. Martadinata, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung, Selasa (23/1/2018) siang.

Puluhan orang hadir dalam kegiatan tersebut. Didalam aula terdapat enam orang berada didepan. Dalam spanduk didepan terpasang dan tertulis pernyataan wakaf lahan sekolah SDN Ibu Djenab kepada tim hukum forum peduli Bujensa (Sekolah Ibu Djenab Satu). 

Hadir dalam diskusi itu,  Dr. Lufthi Yondri (Ketua Tim di BCG), Prof. Nina lubis, Susane Febriyanti (ahli hukum), Dr. Memet Hakim (cucu Siti Djenab), Pepep Djohar (keturunan bupati cianjur), dan Dadan (budayawan).

Menurut Nina Lubis selaku pembicara pertama, dalam diskusi, mengatakan. Tujuan penyerahan dokumen Siti Djenab untuk membantu masyarakat di Jawa Barat memahami permasalahan sejarahnya.

"Sebagai syarat untuk cagar budaya cukup kuat. Betapa penting peran dan riwayat hidup siti djenab di Nusantara," kata Nina Lubis.

Sementara itu, sekira pukul 10.00 WIB masih berlangsung pemaparan oleh pembicara yang berada didepan oleh Pepep Djohar. Dan dijadwalkan serah terima dokumen sekira pukul 11.15 WIB.(yosep/andy)

PNS Lelaki Dan Wanita Masuk Hotel, Mau Ngapain ?

BERIMBANG.COM, Bogor – Peraturan Pemerintah nomor 23 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kewajiban yang tertuang dalam PP 53 tahun 2010, Pasal 3, Angka 11 ; masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja.

Hasil investigasi reporter Bogor, Dua orang tersebut Yd (lelaki) dan Ro (wanita) bekerja pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Bogor,  

Yd dan Ro terlihat seperti suami/istri masuk hotel. oknum PNS tersebut ternyata bukan suami istri yang berkeliaran pada jam kerja dan membawa pasangan beda kelamin masuk hotel. 

Sumber yang tidak mau disebutkan nama mengatakan kejadiannya beberapa waktu lalu memergoki kedua oknum PNS tersebut masuk dan keluar dari salah satu hotel melati dikabupaten Bogor berduaan.

"masuk dan keluar (Yd & Ro) dari hotel  pada jam kerja, ngapain bang dihotel berduan, penasaran saya bang lanjut saya ikuti hingga kerumah dan tempat kerjanya setelah ditelusuri ternyata bukan suami istri," katanya. 

Lanjutnya, Entah apa yang dilakukan didalam hotel berduan, Berkeliaran pada jam kerja berada di salah satu hotel dikabupaten Bogor berduaan.

sebagai abdi negara yang diupah dari uang negara atau uang rakyat seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat. (Tengku YusRizal )

FKH Depok Minta Pihak UIII Sediakan Lahan 25 H Untuk Ruang Terbuka Hijau

BERIMBANG.COM, Depok – Merespon rencana pembangunan kampus hijau UIII pada lahan seluas 142.5 ha milik RRI di Depok, Melalui Koordinator bidang Humas & Komunikasi Publik, M. Yunus, *Forum Komunitas Hijau* Kota Depok meminta kepada pihak pengelola UIII untuk menyediakan lahan minimal seluas 25 hektar yang diperuntukkan sebagai ruang terbuka publik dan bisa diakses secara penuh oleh seluruh lapisan masyarakat.

Letak lahan yang dimaksud, melingkupi area situs sejarah Rumah Cimanggis, sekaligus menjadikan rumah tersebut sebagai area milik masyarakat yang bisa digunakan pula sebagai museum/kantor pengelola.

Ruang publik sebagai kawasan pendidikan luar ruang semisal _camping ground_, taman keanekaragaman hayati, dan kebun pengamatan.  Sekaligus ajang masyarakat untuk berinteraksi, berdialog, bercengkerama, berolahraga, atau sebagai lahan ekspresi dan eksplorasi kanak-kanak untuk tumbuh dan berkembang, serta sebagai simbol keberlanjutan kota.

Ruang publik seluas minimal 25 hektar tersebut nantinya tetap merupakan bagian dari wilayah hijau kampus UIII, namun terbuka untuk dimasuki masyarakat luas. Meskipun harus dibatasi dengan sekat yang memisahkan kegiatan publik dengan kegiatan kampus UIII.

Perspektif ini muncul berdasarkan pemahaman para aktifis lingkungan yang tergabung dalam FKH,  tentang perlunya institusi resmi yang mewujudkan lahan-lahan hijau untuk kepentingan publik. 

Demikian disampaikan oleh M. Yunus selaku bidang Humas & Komunikasi Publik FKH. 
Aktifis FKH lainnya, Didit memberikan pemahaman bahwa dibandingkan penguasaan lahan oleh institusi yang melakukan kapitalisasi ruang untuk kepentingan bisnis semata.( Red).

 

Pesantren Modern Daarul Uluum Lido Bogor Adakan Maulid Nabi Muhammad SAW

0

BERIMBANG.COM, Bogor –  Dalam rangka memperingati acara Maulid Nabi Muhammad SAW minggu (21/18) di Aula gedung Pondok Pesantren Modern Daarul uluum Lido, Kampung Muara Desa Ciburuy Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor  menggelar acara Maulid Nabi SAW dan Zikir  yang dihadiri ribuan santri dan para undangan unsur Muspika, para tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Dan tak lupa dimeriahkan dengan musik hadroh dan team sholawat oleh santriawan Pondok pesantren Modern Daarul uluum lido.

Salah satu pimpinan Ponpes Daarul uluum lido ustad M.Affan Afifi,S,H,I mengatakan acara  Maulid Nabi Muhamad SAW  dan Zikir bersama Ponpes Modern Daarul uluum lido  memberikan pesan kepada kaum Muslimin  dan muslimah  "Dengan Memperingati Maulid Nabi SAW para santri dan santriwati bisa mencontoh akhlak Rosulullah dan menerapkanya di kehidupan sehari hari"

Dikatakannya lagi, dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh santri dan santriwati serta para undangan masyarakat Kecamatan Cigombong  bisa menambah keimanan serta memperat tali silaturahmi satu dengan yang lainnya. Dan juga lebih dekat dengan Allah dan dengan Nabi Muhammad SAW.

Ditempat terpisah harapan Humas Pondok Pesantren Daarul' Uluum Lido "Ustad wandi kedepanya berharap kegiatan ini lebih meriah lagi, " Acara ini cukup berjalan dengan lancar,dan penuh hikmat dalam  peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW dan Zikir bersama sekaligus juga menciptkan suasana  indah bersama santriwati dan santriawan sebagai calon penerus agama islam yang berahlak dan berilmu," harapnya.( Yosep ).

Paguyuban Pemuda Cinere Akan Pertahankan Lahan Parkir Di Blok A Cinere

Anggota Juru Parkir di Blok A Cinere. ( Foto : Iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Paguyuban pemuda cinere akan mempertahankan lokasi parkir yang berlokasi di Jalan Cinere Raya, Blok A Cinere pasalnya lokasi parkir yang sudah dikelola sejak  tahun 1988 akan di ambil alih oleh RT dan RW setempat melalu perusahaan parkir yang ditunjuk lingkungan setempat.

Dalam hal tersebut, Ketua Paguyuban Pemuda Cinere, Syarifudin sangat keberatan dengan rencana RW 08 akan mengambil alih lahan parkir yang dikelola sejak sekian lama sedangkan dirinya sudah menciptakan lapangan kerja sebagai juru parkir sebanyak 34 juru parkir yang bertempat tinggal di Kelurahan Cinere dan Kelurahan Pangkalan Jati.

" Walaupun bagaimana kami warga pribumi akan tetap mempertahankan lokasi parkir di Blok A, kami pertahankan sampai kapanpun karena kami sudah lama mengelola parkir disini bersama- sama dengan warga dan menjadikan tempat mata pencaharian sehari – hari," ujar Syarifudin dengan nada tegas di areal parkir Blok A Cinere. Sabtu ( 20/1/2018).

Lanjutnya, Pihaknya juga sudah melakukan audensi dengan DPRD Kota Depok dalam hal penanganan terkait pengelolaan parkir oleh warga dan berharap perkumpulan warga dengan nama Paguyuban Pemuda Cinere dapat mengelola parkir secara legal dari Pemerintah Kota Depok.

" Kami sangat bersyukur diterima Komisi B dan mau mendengarkan aspirasi kami sebagai warga, mudah – mudah dari hasil audensi ada titik terang dan bisa terwujud keinginan kami," Pungkasnya.

Berikut hasil audensi yang diterima berimbang.com antara Paguyuban Pemuda Cinere dan Komisi B DPRD Depok : 

1. Komisi B DPRD kota Depok akan mempertanyakan jangka waktu berakhirnya surat ijin (rekomendasi) pengelolaan parkir lahan pertokoan Ruko Blok A Cinere kepada Dinas Perhubungan dan juga mempertanyakan dasar dr dikeluarkannya ijin dari BPMP2T Kota Depok kepada perusahaan PT. Trust Parking Indonesia. 

2. Meminta agar dinas perhubungan dan BPMP2T kota Depok jangan mengeluarkan ijin pengelolaan perparkiran kepada perusahaan manapun untuk mengelola kembali perparkiran pertokoan Ruko Blok A Cinere.  Komisi akan merekomendasikan agar lahan perparkiran pertokoan Ruko Blok A Cinere dikelola dengan kearifan lokal, yakni memberdayakan paguyuban pemuda cinere untuk mengelolanya menjadi lapangan pekerjaan . 

3. Mempertanyakan dan bila diperlukan memanggil camat, lurah cinere untuk menjelasakan tugas pokok dr RT dan RW, yg mana dalam hal ini sudah melampaui kewenangannya menjadi pengelola / mengkuasakan kepada pihak lain pengelolaan kawasan perparkiran pertokoan Ruko Blok A Cinere.  

Audiance ini diterima oleh ketua dan sekretaris Komisi B bapak Hermanto zaini dari fraksi PDIPerjuangan dan bapak Benhard Sitorus dari Fraksi Hanura.  

Sebagai tambahan,  Bapak benhard juga memberikan pandangan pribadi, yakni : 

1. Peraturan hukum menjelaskan bahwa fasos fasum yg di serahkan oleh pengembang kepada pemerintah kota,  tidak boleh diserahkan kepada pihak ketiga ( perusahaan ) untuk menjadi lahan parkir.  
2. Fasos fasum yg diserahkan oleh pengembang kepada pemerintah, bebas digunakan oleh masyarakat yang memerlukan sebagai tempat parkir yang sifatnya sementara namun dengan tetap mengedepankan ketertiban publik. ( Iik).

 

 

Warga Protes SDN Ibu Jenab 1 Di Cianjur Akan Dijadikan Lahan Parkir

BERIMBANG.COM, Cianjur – Rencana pembongkaran Sekolah Dasar Negeri/SDN ibu Jenab l di jalan Siti Jenab Nomor 35, yang merupakan salah satu tempat bersejarah di Cianjur ditentang warga, mereka kecewa tindakan Pemerintah Kabupaten Cianjur yang akan membongkar bangunan sekolah tersebut.

Kekesalan ini pun tampak terlihat dari spanduk yang dipasang warga yang memenuhi gerbang masuk tersebut dengan bertuliskan kalimat tegas.

Seperti terlihat warga membentangkan spanduk bertuliskan, ” Bangunan Ini Sedang Dalam Pengawasan/Disegel Oleh Warga Cianjur. Dilarang Ada Kegiatan Apapun!”, tulisnya dalam spanduk.

Sementara itu, salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi SDN yang penuh sejarah tersebut menyesalkan tindakan Pemkab Cianjur yang akan membongkarnya.

” Katanya akan dijadikan lahan parkir, ” kesal Aditia kepada wartawan, Jumat 19/1/2018.

Pemasangan spanduk ini dilakukan warga saat petang menjelang malam akibat kekecewaan warga yang dibuktikan melalui pemasangan spanduk tersebut.

” Ini sekolah bersejarah bukan dirusak, ” pungkasnya. (Yosef/Andy)

Laskar Dewa Hadiri Kegiatan Silaturahmi Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Ade Yasin-Iwan Setiawan Di RYC

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) menghadiri pertemuan silaturahmi yang digelar tim kerja pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ade Yasin (AY) – Iwan Setiawan, di Rahmat Yasin Centre (RYC) Cipayung, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, kamis (18/1/18) pagi tadi. Kehadiran Jajaran pengurus DPP Laskar Dewa itu didampingi oleh anggota Satgas serta Satuan Provost DPP. 

Pantauan Berimbang.com, sekitar pukul 7.00 Wib, jajaran DPP beserta Satgas Laskar Dewa dibawah komando Ketua Umumnya, Henky Hedo, berangkat dari kediaman Ketua Dewan Pembina Laskar Dewa Gus Fauzy Ali Hanafi, menuju kawasan pintu keluar Gadog, untuk menanti rombongan Ade Yasin. Tidak lama setelah rombongan DPP Laskar Dewa tiba di Gadog, rombongan Ade Yasin pun tiba di jalur Gadog – Puncak. Dengan sigap, Satgas dan Sat Provost Laskar Dewa pun mensterilkan jalur dan melakukan pengawalan rombongan menuju lokasi acara. 

Tiba di lokasi, rombongan DPP Laskar Dewa dan rombongan Ade Yasin- Iwan pun disambut oleh massa dari Partai Persatuan Pembangunan, massa dari Partai Gerindra, Massa dari Partai Kebangkitan Bangsa, para kader dan relawan pasangan calon, para ketua rt, rw, Bpd, Lpm, Kader Pos yandu dan Pkk, serta para tamu undangan. 

Ketum Laskar Dewa Henky Hedo mengatakan, kehadiran jajarannya dalam kesempatan itu sebagai ajang silaturahmi dengan kandidat calon bupati dan wakilnya, segaligus sebagai media untuk mensosialisasikan keberadaan Ormas Laskar Dewa kepada masyarakat, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Bogor. 

"Kehadiran kami ini sebagai ajang untuk mepererat tali silaturahmi kami dengan kalangan elit politik dan masyarakat Kabupaten Bogor. Agar, eksistensi Laskar Dewa diketahui juga oleh masyarakat Kabupaten Bogor pada khususnya", ujarnya.

Usai menghadiri acara tersebut, jajaran pengurus DPP Laskar Dewa dengan pengawalan Sat Provost, melanjutkan perjalanan dalam rangkaian agenda kerjanya ke wilayah Bandung, Jawa Barat. "Kami akan melanjutkan perjalanan kami dalam rangkaian agenda kerja DPP ke wilayah bandung", tandas Sekjen DPP Laskar Dewa Dadang DKH, yang diamini oleh Bendahara Umunnya, Asep Supriadi. (Na/Wan)

Lindungi Tersangka RS Permata Hijau Bakal Dicabut Ijinnya

BERIMBANG.COM, Jakarta – Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) menduga ada skenario antara mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dengan pihak RS Medika Permata Hijau. Skenario yang dimaksud adalah lebih dulu memesan kamar sebelum Setya Novanto kecelakaan. Diduga, ini dilakukan untuk menghalangi pemeriksaan terhadap Novanto.

Baju Seragam Terlalu Seksi, Perawat Cantik Ini Dipaksa Resign!Jangan Galau Dicueki, Chat Gebetan Lagi Bisa Bikin Kalian KencanBerencana ke Jepang? Lihat Panduan Lengkapnya

Menanggapi itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan, izin rumah sakit bisa dicabut apabila terbukti terlibat dalam konspirasi menghalang-halangi proses penyidikan perkara yang dilakukan KPK.

"Itu ranah kriminal dulu, jadi dibuktikan betul dia kriminal, kalau hukumannya dari kami cabut izin," kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek di Jakarta, Jumat (12/1).

KPK telah menetapkan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo dan Frederich Yunadi sebagai tersangka dalam penyidikan tindak pidana sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsiproyek KTP-e atas tersangka Setya Novanto.

Bimanesh merupakan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau dan diduga memanipulasi data rekam medis untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan penyidik KPK terhadap Novanto.

Dilansir Antara, Menkes mengaku masih menunggu proses hukum hingga menghasilkan keputusan terkait ada tidaknya rekayasa dalam penanganan medis terdakwa korupsi KTP-e Setya Novanto.

"Kalau memang dalam hal ini ada kesalahan, ya, kalau rumah sakit dari kami kalau betul dia salah ada teguran pertama, kedua, sampai pidana. Bisa sampai cabut izin," ucap Nila, tegasnya.

Sementara untuk nasib dokter Bimanesh, Menkes menyerahkan kepada organisasi profesi yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memeriksa ada tidaknya pelanggaran kode etik dalam menjalankan tugas sebagai dokter. Nila mengatakan Kementerian Kesehatan tidak bisa memberikan sanksi kepada dokter secara perorangan.

"Di IDI, di situ ada Majelis Kode Etik Kedokteran. Mereka harus lihat dari sisi etika yang dilakukan dokter tersebut," ujar Menkes.

Minta Balas Budi Menangkan Anis – Sandi Diaksi 212, Gerindra Minta Maaf

BERIMBANG.COM, Jakarta – Presidium Alumni 212 kecewa karena nama-nama calon kepala daerah yang diajukan ditolak oleh koalisi Gerindra-PAN-PKS. Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menyatakan permohonan maaf.

"Usulan yang disampaikan tentu dipertimbangkan dengan semua aspeknya. Kami minta maaf dengan segala hormat tidak bisa memuaskan semua pihak," ujar Ferry saat dihubungi, Jumat (12/1/2018).

Ia pun menyampaikan alasan nama-nama kandidat kepala daerah usulan ulama itu tidak diusung oleh partainya. Menurut Ferry, penolakan tersebut semata-mata karena realitas politik yang tidak memungkinkan.

"Karena memang ada keterbatasan partai dalam realitas politik yang ada dalam demokrasi liberal. Ini perjuangan kita semua ke depan supaya demokrasi di Indonesia lebih baik," katanya.

Ferry menilai ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh partai untuk mengusung seorang calon kepala daerah. Di antaranya kecukupan jumlah kursi di DPRD, pertimbangan hasil survei, dan keputusan yang harus melibatkan partai lain.

"Realitas politik mensyaratkan tentang kecukupan jumlah kursi yang membuat kita harus kompromi serta mempertimbangkan hasil survei yang ada," tutur Ferry.

"Ada yang berada di luar kekuasaan partai secara otonom dan tentu terkadang tidak bisa memuaskan," imbuhnya. 

Namun Ferry menyampaikan tetap bersimpati terhadap aksi bela Islam yang telah dilakukan Presidium Alumni 212. Ia berharap para ulama dan Presidium Alumni 212 dapat memahami keputusan partainya.

"Partai Gerindra memiliki sikap yang jelas dengan menentang UU Ormas dan tentu bersimpati terhadap gerakan bela Islam," ucapnya.

"Saya mengharapkan teman-teman memahami ini dan tidak mengurangi keikhlasan nilai perjuangan yang ada dengan kekecewaan yang dilatarbelakangi karena soal pilkada. Insyaallah Pak Prabowo dan Partai Gerindra konsisten memperjuangkan keadilan," sambung Ferry.

Kekecewaan Alumni 212 terhadap PKS-PAN-Gerindra awalnya diungkap oleh Sekjen Forum Umat Islam Al-Khaththath. Pria bernama asli Gatot itu mengungkapkan, dari 5 tokoh yang disorongkan Alumni 212 ke PKS-PAN-Gerindra, tak satu pun diusung menjadi calon kepala daerah.

"Jadi, dari lima nama, salah satunya Mas La Nyalla, itu tidak satu pun yang diberi rekom. Kita kan menganggap para ulama sudah memperjuangkan dengan pengerahan Aksi Bela Islam 212 yang sangat fenomenal dan kita di Jakarta sudah berhasil memunculkan Gubernur Anies-Sandi," ujar Al-Khaththath kemarin.

Mengenai nama-nama 5 tokoh yang diajukan tersebut, Ferry pun enggan membeberkan. "Saya lupa persisnya," tandasnya. 

Detik.com

Walikota Nilai Baik Hasil Pekerjaan Balai Rakyat Depok 1

Kepala Badan Keuangan, Nina Suzana saat memberikan sambutan di peresmian Gedung Balai Rakyat Depok 1 ( Foto : Iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Hasil pelaksanaan kerja program pembangunan tahun 2017 dari dana APBD Kota Depok, Jawa Barat untuk gedung Balai Rakyat Depok I bernilai Rp.2,318 miliar dinilai baik Walikota Depok, Muhammad Idris, Jum'at, (12/1).

Penilaian tersebut disampaikan Walikota usai meresmikan gedung Balai Rakyat Depok I Jalan Bangau Raya Perumnas Depok I, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. "Secara umum, hasil program kerja rehabilitasi gedung ini hasilnya baik dan tidak ada masalah,", katanya.

Menurutnya, secara detail nantinya akan dilakukan evaluasi oleh dinas terkait mengingat bangunan gedungnya saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak kontraktor. 

Idris juga mengatakan fasilitas gedung Balai Rakyat ini nantinya bisa dimanfaatkan secara umum. Namun untuk tiap kegiatan yang bukan bersifat sosial seperti resepsi pernikahan, dan lainya dikenakan biaya sewa sebesar Rp. 1.250 juta. "Dana itu akan digunakan untuk biaya operasional dan perawatan gedung." jelasnya.

Dinas Perumahan Permukiman (Disrumkim) Depok melalui Kasie Rehabilitasi bangunan, Lili Karnasusila mengatakan, proses pekerjaan rehab gedungnya dilakukan selama 120 hari kalender. "Alhamdulillah kegiatan itu selesai sesuai waktu yang ditentukan dan hasil kerjanya juga bagus," katanya.

Kesempatan lain, Kepala Badan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Depok, Nina Suzanna mengatakan pengenaan biaya retribusi sewa gedung Balai Rakyat disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2009 tentang pemanfaatan kekayaan daerah. 

"Sesuai Perda nomor 8 tahun 2009, pemanfaatan fasilitas gedung untuk acara umum seperti resepsi pernikahan, seminar, pameran yang digunakan pihak luar akan dikenakan retribusi sebesar Rp.1.250 juta", terangnya.

Pemanfaatan gedung lainya seperti untuk kegiatan olahraga juga akan dikenakan biaya retribusi kurang lebih sebesar Rp.12.000. "Kalau untuk kegiatan lain seperti olahraga, biayanya sekitar Rp.12.000,", kata Nina. 

Selain meresmikan gedung Balai Rakyat Depok I, sebelumnya Walikota Depok juga telah meresmikan gedung Balai Rakyat Depok II di Jalan Merdeka, Kecamatan Sukmajaya. (Ko)