Beranda blog Halaman 291

Bupati Bogor Pantau Uji Coba Sistem 2-1 Jalur Puncak

0

BERIMBANG.com Bogor – Sistem 2-1 di Jalan Raya Puncak Kabupaten Bogor hari ini Minggu (27/10/2019) resmi diuji coba. Uji coba sistem 2-1 sesuai rencana akan dilakukan kembali pada hari Minggu (03/11/2019).

Bupati Bogor, Ade Yasin yang langsung turun ke jalan untuk memantau lalu lintas uji coba 2-1, ia mengatakan sistem 2-1 kedepannya akan menggantikan sistem satu arah atau one way.

“Kita hari ini uji coba sistem 2-1, bila uji coba ini dirasa sukses, sistem 2-1 diproyeksikan untuk mengganti pemberlakuan satu arah (one way), jadi tidak ada lagi jam naik turun, tapi tetap harus melihat uji coba minggu depan dan masukan dari berbagai pihak,” kata Ade Yasin.

Lanjut Ade, sejauh ini terdapat 4 titik simpul kemacetan yang berdampak pada lalu lintas di sepanjang jalan raya puncak.

“Kita juga kan ini sedang ada pelebaran jalan, ada pengerjaan jalan yang menyebabkan kemacetan juga, titik macet sudah bisa ditemukan diantaranya simpang megamendung, tanjakan selarong, pasar cisarua dan simpang taman safari,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Hindro Surahmat mengatakan sistem uji coba 2-1 pastinya memerlukan banyak masukan dan evaluasi dari berbagai stakeholder untuk menyempurnakan sistem ini.

“Hari ini kan uji coba pertama, tanggal 3 November nanti uji coba kedua, evaluasi harus dilakukan guna mengatasi kendala di lapangan dengan diterapkannya sistem 2-1 ini, mulai dari pembenahan infrastruktur, penataan PKL, keluar masuk kendaraan dipersimpangan, penataan pasar, angkutan umum yang sering mangkal di sembarang tempat,”

“Kita harus evaluasi semua agar sistem 2-1 bisa sesuai dengan harapan kita dan masyarakat di jalur puncak ini bisa merasakan manfaatnya,” kata Hindro.

Seperti diketahui, rencana uji coba sistem 2-1 jalur puncak akan kembali dilakukan pada hari minggu 3 November 2019.

(Derima/Diskominfo Kab.Bogor)

Tuai Protes Di Ajang Kejuaraan Pencak Silat, Ini Tanggapan Panitia Walikota Cup

0

BERIMBANG COM, Depok – Pendaftaran peserta  Atlit Pencak Silat antar pelajar SMP, SMA dan SMK dibawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI) Kota Depok dalam ajang Walikota Cup menuai protes dari salah satu perguruan Pencak Silat, Pasalnya uang pendaftaran peserta yang akan mengikuti kejuaraan pencak silat dipungut biaya oleh panitia.

Ketua Panitia Pencak Silat Walikota Cup, Dullah Kastur membenarkan adanya  pungutan biaya tersebut dan dibebankan kepada pihak sekolah bila yang mengikuti pelajar sedangkan dari peserta  perguruan pencak silat di bebankan pelatih, itu untuk membantu dana yang di diperoleh tidak mencukupi untuk pembiayaan kejuaraan yang akan digelar.

” Kami panitia sudah melakukan musyarawah dalam kegiatan ini termasuk mengundang pengurus pencak silat untuk mencari solusi dalam hal pendanaan dan hasilnya kami sepakat untuk memungut biaya pendaftaran kepada peserta yang mau mengikuti kejuaraan, ” terang Dullah kepada berimbang.com melalui sambungan telepon sululernya. Minggu ( 27/10/2019).

Terkait protes yang dilayangkan salah satu perguruan pencak silat, Dullah menilai pengurus perguruan silat tersebut tidak mengikuti rapat yang digelarnya.

” Kami undang semua perguruan pencak silat yang ada di Kota Depok dan dalam hal ini kegiatan ini juga pihak pengurus IPSI Dan KONI juga mengetahui hasilnya dalam pembahasan rapat,” jelas Dullah.

Sebelumnya, salah satu pengurus perguruan pencak silat, TB Toto melakukan protes keras kepada panitia penyelenggara Walikota Cup karena dinilai memberatkan peserta untuk menyalurkan bakatnya diajang kejuaraan pencak silat yang rencananya akan digelar 29 November sampai dengan I Desember 2019.

TB.Toto menilai sangat aneh atlet dikenakan biaya sedangkan KONI Depok mempunyai anggaran untuk para atlet.

” Jadi Aneh kok atlit dikenakan biaya,
bukankah KONI sudah mengalokasikan anggaran untuk setiap Cabang Olah Raga (Cabor),” Kata Toto.

Lalu, lanjut Toto dengan mengatasnamakan Walikota Cup jangan memaksakan untuk dilaksanakan,daripada harus membebani para atlit sedangkan kejuaraan ini adalah untuk kebaikan Depok kedepan.

” Bayangkan, atlit mau bertanding saja, dia harus menyiapkan fiisik, mental, pikiran ditambah biaya pula. Aneh sulit juga mau jadi Atlit  diKota Depok. harus punya biaya,” jelas Toto.

” Sejak tahun 80 an saya ikut mendirikan IPSI Depok & Membesarkannya.
Dan baru sekarang IPSI Seperti ini, “tutup TB.Toto dengan nada kesal.

Iik

Relawan Lebah dan H. Acep Syukuran Sekaligus Launching Gerobak Motor Usaha Anak Punk

0

BERIMBANG.COM, Depok – Relawan Laskar Berani Hijrah (Lebah) dan H. Acep Al Al Azhari mengadakan Syukuran yang dirangkai Launching Gerobak Usaha Anak Punk yang berlangsung di Sekolah Masjid Terminal Depok, Jumat (25/10/2019).

Dikatakan Ketua Relawan Lebah Wirawan Yosh, Lebah adalah tempat sarana dakwah dari kalangan marjinal, pengamen pemulung, penjudi, perampok, preman dan anak punk yang kita bina disini untuk dekat kepada Tuhannya, dekat pada Allah SWT.

“Alhamdulillah..malam ini kami dapat melaunching Gerobak Motor untuk anak punk berjualan Sosis Bakar Laskar Berani Hijrah bantuan dari Bapak H. Acep Al Azhari yang begitu peduli terhadap kehidupan anak jalanan,” ujar Wirawan yang didampingi Ustad Hendra selaku pembina sekaligus guru ngaji anak jalanan.

Dikatakan Wirawan, H. Acep bukan hanya sekedar peduli kepada nasib anak-anak jalanan tetapi juga memberikan solusi dengan memberikan gerobak motor untuk kelangsungan kehidupan sehari hari.

“Ini sebuah terobosan dan solusi yang diberikan oleh Pak H. Acep terhadap anak jalanan yang ada di Depok. Mereka diajarkan untuk menjadi pelaku ekonomi,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui bimbingan yang ada di Laskar Berani Hijarah ini, kedepannya anak jalanan memiliki kemampuan atau skil untuk bekerja, mereka terbina dan diberikan pelatihan serta solusi untuk dapat bekerja dan harapan Lebah mereka lebih dekat sama Tuhan nya. “Karena yang kita sangat harapkan mereka jauh dari hal hal yang membahayakan dirinya seperti narkoba kriminal dan sek bebas,” harapnya.

Dikesempatan yang sama Adie Rakasiwi Pimpinan Redaksi Koran Depok Pembaharuan (Debar) yang hadir mewakili H. Acep Al Azhari menyampaikan, bahwa kedepannya akan terus bersinergi kerjasama untuk membina anak – anak jalanan untuk menjadi pelaku ekonomi tanpa ketergantungan dengan hidup dijalanan.

Menurut Adie seharusnya hal ini merupakan tanggung jawab serta tugas dan kewajiban Pemkot Depok dalam melakukan pembinaan kepada anak-anak jalanan yang tersebar di Depok.

“Bukan hanya sekedar ditangkepin tanpa ada solusi, apalagi saat penangkapan membuat trauma yang dalam kepada mereka,” pungkasnya.

Red

Bawaslu Riau Raih Inovasi Pengawasan Pemilu Terbaik se- Indonesia

0

BERIMBANG.com Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau meraih Juara pertama dalam kategori Inovasi Pengawasan Pemilu Terbaik se-Indonesia pada Bawaslu Award 2019 di Jakarta.

Seperti diketahui Bawaslu Award adalah sebuah ajang pemberian penghargaan bergengsi pada pengawasan pemilu di Indonesia yang diadakan Bawaslu RI setiap kali usai melaksanakan pengawasan pemilu.

Acara dimulai dari pukul 19.00 WIB di Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Jum’at (25/10/2019) malam.

Bawaslu Riau  meraih dua Penghargaan sekaligus dari 12 Kategori yang di perebutkan oleh Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, yaitu Juara Pertama pada kategori Inovasi Pengawasan Pemilu diraih oleh Bawaslu Riau dan Juara ketiga kategori Kinerja Pengawasan Terbaik diraih oleh Bawaslu Kabupaten Kep. Meranti Riau.

Adapun 12 Kategori yang dilombakan adalah Kategori Kinerja Pengawasan Terbaik, Inovasi Pengawasan Terbaik, Fungsi Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar lembaga Terbaik, Pebgelolaan PPID Terbaik, Inovasi Pencegahan Terbaik, Penanganan Pelanggaran Terbaik, Sentra Gakkumdu Terbaik.

Selanjutnya kategori Penanganan Pelanggaran Administrasi Terbaik, Mediator Terbaik, Penyelesaian Sengketa Terbaik, Penyusunan dan Pemberian Keterangan di MK Terbaik, dan Tata Kelola Sumber Daya Manusia Terbaik.

Sementara itu, Bawaslu-Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil meraih Juara ke-tiga pada Kategori Kinerja Pengawasan Terbaik tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Bawaslu Award 2019 ini di hadiri oleh 34 Provinsi dan 415 Kab/Kota se Indonesia yang terdiri ketua dan anggota Bawaslu Provinsi dan Kab/Kota serta Kepala Sekretariat se-Indobesia.

Tujuan Bawaslu Award 2019 dilaksanakan sebagai merupakan bentuk Apresiasi Bawaslu RI kepada jajaran pengawas pemilu di tiap tingkatan.

Terlihat Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan menerima langsung penghargaan tersebut dengan wajah berseri-seri.

Usai menerima Piagam Penghargaan dan Trophi Rusidi mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt atas raihan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas pemilu se-Provinsi Riau.

“Alhamdulillah tahun ini Bawaslu Provinsi Riau dan seluruh jajaran Pengawas Pemilu se-Riau mendapat anugerah juara pertama dalam inovasi pengawasan terbaik se-Indonesia. Ini adalah hasil kerja seluruh lapisan pengawasa se Riau,”

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat sahabat  saya Anggota Bawaslu Riau, Neil Antariksa, Gema Wahyu Adinata, Amiruddin Sijaya, Hasan dan Kepala Sekretariat serta seluruh staff yang telah bekerja keras sehingga memperoleh penghargaan ini ” katanya.

Selanjutnya Rusidi mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu di Riau untuk lebih inovatif lagi dalam Pilkada Tahun 2020 yang akan datang, “insya Allah bila kita  solid dan saling membantu, saya yakin tahun depat akan lebih hebat lagi,” tutup Rusidi.

(Anhar Rosal)

Wapres Maruf Meminta Maaf Pada Relawan

0

BERIMBANG.com Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meminta maaf lantaran tak bisa menampung semua relawan menjadi menteri maupun wakil menter dalam Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin dihadapan ratusan relawan, dalam kegiatan Silaturahmi dan Tasyakuran atas terpilihnya Maruf Amin sebagai Wakil Presiden RI periode 2019-2024, di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

“Saya minta maaf kepada para relawan karena mungkin banyak yang tidak tertampung karena menterinya hanya ada 34 jadi terpaksa relawan enggak kebagian,” kata Maruf Amin.

Ia pun berseloroh, jika ada wakil menteri, jatah para relawan mungkin dapat terakomodir  “Tapi ada Wamen cuman 12, mudah-mudahan ada wakil-wakilnya menteri lagi, jadi bisa tertampung,” canda ketua MUI non-aktif ini. “Memang ini saya mohon maaf sama Pak Jokowi ya,”

Lanjut Maruf mengatakan, menjadi seorang Menteri, Wakil Menteri, bahkan Wakil Presiden sekalipun merupakan takdir seorang manusia dari sang pencipta.

“Karena memang yang jadi menteri, Wamen itu garis tangan bukan soal pintar, hebat, karena memang garis tangannya,”

“Memang dulu ada yang bilang kiai Maruf sudah tua kenapa mau jadi wapres. Saya bilang gak ada cita-cita, saya mau jadi kiai saja, tapi garis tangan saya diajak Jokowi jadi wakil presiden,” terang Wapres.

Nampak turut menghadiri acara Tasyakuran Semalam, Santy Sys ketua Umum relawan Gerakan Wadyabala Jokowi

Santy Sys menyampaikan doa Dan Harapannya ke depan Presiden Jokowi & Wakil Presiden KH.Ma’Ruf Amin diberikan kesehatan dan amanah dalam memimpin Indonesia sampai 2024,

Pada kesempatan itu, Ketua GWJ Perempuan Indonesia  Keren Gina Rachman menyampaikan harapanya kedepan Presiden dan waki Presiden Terpilih Bpk.Jokowi dan KH.Ma’Ruf Amin dapat melibatkan lebih banyak perempuan diberbagai bidang.

“Karena sudah saatnya perempuan Indonesia mendapatkan posisi kesetaraan gender, kami perempuan Indonesia siap menuju Indonesia Maju Unggul,” pungkas Gina Rachman.

(Amy78/red)

Wartawan Sinar Pagi Dianiaya Gerombolan Polisi, Dimana Tanggung Jawab Polri?

0

BERIMBANG.com Jakarta – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke menanggapi yang terjadi pada wartawan Sinar Pagi Hariyawan, yang mengalami perlakuan buruk hampir sebulan lalu, tepatnya 30 September 2019, sekira pukul 20.00 WIB, di halaman Polda Metro Jaya (PMJ).

“Dia (Hariyawan) dipukuli secara membabi buta oleh puluhan polisi, diduga dari satuan Brimob, menyebabkan kepala bocor, pelipis luka, sekujur tubuh sakit dan bengkak-bengkak,” terang Wilson.

“Yang bersangkutan datang menjumpai saya, Wilson Lalengke, mengadukan nasibnya yang tidak mendapatkan perhatian semestinya dari pihak kepolisian,”

Laporan Polisi (LP), kata Wilson, sudah dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, beberapa jam setelah kejadian, yakni pada subuh, tanggal 1 Oktober 2019. Sayangnya, hingga hari ini, 25 Oktober 2019, LP yang bersangkutan belum diproses Polri,

“Pertanyaan sederhana saya, mengapa polisi belum memproses kasus pengeroyokan dan penganiayaan warga, rekan wartawan, atas nama Hariyawan ini??” tanya Wilson Lalengke.

Lanjut Wilson menjelaskan, sebagai informasi tambahan, menurut korban, ia telah menjadi wartawan yang bertugas di PMJ (Polda Metri Jaya) selama lebih dari 15 tahun.

Hariyawan juga sudah dikenal baik oleh Kabid Humas PMJ. Yang bersangkutan juga selalu memberitakan giat Polda Metro Jaya dan aktivitas Polri secara umum di medianya, Koran Mingguan Sinar Pagi.

“Harapan saya, Polri sebagai institusi yang diberi tugas dan kewenangan oleh negara, agar sesegera mungkin melaksanakan tanggung jawabnya menindaklajuti Laporan Polisi atas kasus tersebut,” pungkas Wilson Lalengke.

(wl/red)

Dirjen Imigrasi Apresiasi Inovasi Badan Diklat Kejaksaan RI

0

BERIMBANG.com Jakarta – Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Franky Sompie mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI dengan sistem teknologi dan informasi.

Terobosan E-learning menjadi salah salah sistem yang sukses dibangun oleh Diklat dibawah komando Setia Untung Arimuladi.

“Badan Diklat Kejaksaan RI bisa Lebih Sukses dalam penyelenggaraan Diklat sesuai visi Bapak Presiden RI Joko Widodo,” kata Ronny Sompie dalam torehannya di atas layar digital di acara Legal Expo 2019 Kementerian Hukum dan Ham, Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Salah satu yang dipamerkan dalam Legal Expo 2019 tersebut Kejaksaan menghadirkan stand yang berisi inovasi-inovasi di era industri Revolusi 4.0 saat ini.

Bahkan, Dirjen Hukum dan Ham Ronny Sompie hendak bertandang ke kampus Badiklat Kejaksaan RI untuk melihat lebih dekat pengunaan digital tersebut.

“Pak Dirjen imigrasi sangat apresiasi dengan inovasi Badiklat, dan ingin jajarannya studi tiru ke Badiklat,” ungkap Kapuspenkum Mukri.

Kata Mukri keturutsertaan Kejaksaan RI dalam Legal Expo ini menampilkan beberap inovasi, pelayan hukum dalam bentuk digital dan elektronik, yakni aplikasi Pro Adhyaksa yang merupakan layanan digital bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya pengaduan hukum tanpa harus bersusah payah datang ke kantor Kejaksaan.

“Juga Badan Diklat Kejaksaan RI hadir sebagai Learning Centre For The Fourth Industrial Revolution yang menampilkan beragam inovasi antara lain: E-learning, E-Akademi, E-Register, E-Ijin, E-Lapdu, E-Quisionair, E-Office dan Digital Map,” ucapnya.

Semua ragam inovasi yang ditampilkan  Kejaksaan, kata Mukri, membuat terkesima Dirjen Imigrasi pada saat melihat materi yang disajikan oleh Badan Diklat Kejaksaan RI ketika mengunjungi Stand Kejaksaan RI.

“ini akan menjadi contoh dan dalam waktu dekat akan dilakukan studi banding oleh jajaran Kemenkumham kepada Badan Diklat Kejaksaan RI,” ungkapnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini berlangsungnya selama 2 hari dimulai  Kamis hingga Jumat 25 Oktober 2019, yang bertujuan memperkenalkan, mengedukasi, dan mensosialisasikan penegakan hukum dan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Seperti diketahui, Acara Legal Expo dalam rangka Hari Dharma Karyadhika 2019, yang mengambil tema “Transformasi Meraih Kinerja Pasti” yang dibuka oleh Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Ronny Franky Sompie,

diikuti oleh 35 peserta, terdiri dari Instansi Penegak Hukum, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan Perbankan, yang salah satunya terdapat booth pameran Intansi Kejaksaan RI.

(Red)

Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Ramaikan Pelantikan Presiden

0

BERIMBANG.com Jakarta – Relawan Jokowi mengelar syukuran inagurasi pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang memenangkan kontestasi Pilpres 2019. (20/10).

Termasuk Gerakan Wadyabala Jokowi yang diketuai Shanty Widhiyanti (mantan istri almarhum Cys NS) ini, GWJ ikut hadir dan mensukseskan acara yang dihelat secara senderhana itu. Selaku ketua umum, Shanty mengucapkan selamat kepada presiden dan wakil presiden pilihan rakyat tersebut.

“Selamat kepada Pak Jokowi dan KH Maruf Amin yang telah dilantik untuk presiden dan wakil presiden 2019-2024, semoga jabatan berikutnya dan yakin membawa Indonesia lebih baik,” kata Shanty melalui siaran persnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/10).

Shanty juga mengutarakan harapan serta doa supaya Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin amanah dalam menjalankan tugasnya untuk membawa masyarakat yang lebih sejahtera.

Tak lupa, Shanty juga menyampaikan supaya Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin mengedepankan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, dengan penuh keadilan dan keamanan bagi seluruh warga negara dan menjunjung tinggi edialogi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,

“Sekali lagi semangat kepada Pak Jokowi dan KH Maruf Amin. Pimpinlah Indonesia menuju Indonesia maju unggul, Selamat bekerja,” katanya.

Begitu juga kepada para menteri yang baru saja dipilih. Sekjen GWJ Poppy Hayono Isman berpesan agar, menteri-menteri yang telah ditunjuk amanah dalam mengemban tugas.

“Selamat kepada para menteri yang dipilih Pak Jokowi, semoga amanah dalam menjalankan tugas, dan membantu Pak Jokowi dalam memimpin negara ini,” katanya.

Sementara, Ketua GWJ Perempuan Indonesia Keren Gina Rachman juga terut mengucapkan selamat atas dilantiknya Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin yang telah dilantik.

Gina berharap, presiden dan wapres 2019-2024 dan para menterinya bisa membawa Indonesia lebih damai dan program-program yang telah direncanakan cepat terealisasi.

“Selamat kepada bapak Jokowi dan Kyai Maruf Amin, dan para menteri yang terpilih, semoga bisa menciptakan pemerintahan yang optimal dan efektif dan efisien,” ujarnya.

Diketahui acara syukuruan ini dihadiri oleh ratusan relawan GWJ dan juga pendiri GWJ Acan Rachman.

(Amy78)

Hari Santri, H. Acep: Menata Diri Agar Tidak Terbawa Arus Budaya Dan Pergaulan

0

BERIMBANG.COM, Depok – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019 terasa gaungnya dengan penyelenggaraan apel dan beragam kegiatan. Bahkan, bagi ASN Kota Depok dianjurkan mengenakan pakaian muslim pada 22 Oktober 2019 sebagai bentuk penghormatan HSN.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok H. Acep Al Azhari mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum yang mengingatkan kita pada pola pendidikan Pesantren yang sangat kental dengan muatan religi.

“Zaman sekarang ini, nilai hidup baik dan buruk, halal dan haram sudah sangat tipis perbedaannya. Kalau kita tidak peka, tentunya bisa celaka hidup kita,” tutur H. Acep, Selasa (22/10/2019).

Sebagai tokoh pendidikan, dirinya mengimbau untuk para pendidik atau penyelenggara pendidikan hendaklah cerdas dalam menjalani kehidupan. Pasalnya, baik pada diri sendiri dan anak didik bisa menyelamatkan diri dari dunia dan akhirat.

“Jadi, Hari Santri Nasional itu bukan sekedar pakaiannya santri, tapi menata bagian dalam diri kita agar tidak terbawa arus budaya dan pergaulan yang akan menyesatkan hidup kelak dikemudian hari,” tandasnya.

Red

Hibah Bangunan Lama Kantor Kecamatan Sukmajaya Dipertanyakan

0

BERIMBANG.COM, Depok – Pelaksanaan Pembangunan dan penataan lingkungan Kantor Kecamatan Sukmajaya Kota Depok menelan dana APBD sebesar 6,6  Milyar sedang dikerjakan oleh PT. Dasa Malintas. Eks Bongkaran bangunan menjadi sorotan  warga sekitar dikarenakan hibah bangunan lama yang telah dibongkar tidak ada kejelasan surat hibahnya diperuntukkan untuk siapa.

Informasi yang dihimpun berimbang.com, warga sekitar mempertanyakan puing dan besi yang diangkut oleh mobil pik up apakah sudah diserahkan oleh bagian aset apa belum sebab informasi yang diinginkan oleh  warga belum terjawab sampai saat ini.

Ketika di konfirmasi permohonan hibah kepada kepala Badan Keuangan Depok melalui kepala Bidang Aset, Fadli mengatakan, selama ini permohonan hibah dari Camat Sukmajaya belum diserahkan ke bagian aset, untuk itu pihaknya belum mengetahui hibah bekas bangunan tersebut.belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Camat Sukmajaya, Tito Ahmad,Riyadi membenarkan permohonan hibah sudah diserahkan kepada bagian aset tetapi ada beberapa berkas yang perlu dilengkapi.

” Kami sedang melengkapi berkas – berkas pendukung yang belum lengkapi, ” ujar Tito.

Sementara itu rilis yang di dapat dari pihak pelaksana, Surat Berita Acara serah terima lahan proyek  Pembangunan Dan Penataan lahan Kantor Kecamatan Sukmajaya dengan Nomor :  648/ 301/ IX/ 2019 menerangkan pihak kecamatan Sukmajaya telah mengadakan pemeriksaan bersama untuk memulai pekerjaannya diarea lahan tersebut, maka kami sebagai perwakilan pemberian tugas memberikan tanggung jawab atas lahan tersebut kepada kontrakan.

Iik