Beranda blog Halaman 216

Bupati Bogor Tinjau Pembangunan Pedestrian Jalan Pakansari Cibinong

0

BERIMBANG.com Bogor – Pembangunan jalan pedestrian dibeberapa titik wilayah Cibinong untuk mempertegas bahwa Cibinong merupakan Ibu Kota Kabupaten Bogor.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bogor, Ade Yasin saat meninjau langsung Pembangunan Pedestrian disekitar Jalan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, (02/12/2020).

“Saya hari ini bersama Kepala Dinas PUPR meninjau langsung pembangunan pedestrian diwilayah cibinong tepatnya di sekitaran pakansari.”

“Hal ini juga sekaligus penataan Kota Cibinong, saya ingin mempercantik beberapa titik yang ada diwilayah cibinong, pedestrian dan penataan kota mulai dari keluar tol Sentul sampai pakansari. Ini kita lakukan agar cibinong terlihat sebagai Ibu Kota Kabupaten Bogor,” kata Ade Yasin.

Lanjutnya, pembangunan pedestrian ini untuk memberikan kenyamana bagi masyarakat, “Wilayah sekitar jalan pakansari ini kan.. kanan kiri banyak tempat wisata kuliner,”

“Untuk itu kita tata dengan rapih sehingga masyarakat bisa lebih nyaman untuk berjalan-jalan disini, baik itu untuk kegiatan berolahraga atau mengajak keluarga kuliner. Intinya pedestrian ini untuk masyarakat lebih nyaman berada disini,” terangnya.

Lebih lanjut, Ade ingin pedestrian disini agar dipercepat proses pengerjaannya. “Pembangunan pedestrian di pakansari ini memang kita kasih waktu selama 6 bulan pengerjaanya, tapi kalau memang harus cepat selesai, saya minta ke penyedia jasa pembangunan ini untuk dikerjakan siang malam agar cepat selesai.”

“Karena kalau pembangunan ini terlambat tidak sesuai waktu juga akan mengganggu, saya harap dalam jangka waktu 6 bulan bisa selesai dan bisa dinikmati oleh masyarakat pada tahun 2021,” lanjutnya.

Selain mempercantik wilayah pakansari, Ade Yasin juga ingin pedestrian ini terintegrasi sampai ke arah pasar citeureup. “Dalam kurun waktu 2 tahun kita akan menata wilayah cibinong,”

“Saya juga ingin mulai dari sekitaran Cibinong City Mall (CCM) ke kiri ditata sampai ke arah pasar citeureup. Nantinya ketika sudah ditata dan dipercantik akan terintegrasi dan kalau sudah jadi diliatnya akan semakin bagus,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, total keseluruhan untuk penataan wilayah cibinong memakan biaya sekitar 300 milyar.

Dana tersebut untuk biaya penataan dari arah keluar tol sentul sampai ke pakansari memakan biaya sekitar 200 milyar. Penataan jalan tegar beriman 60 milyar, sementara untuk pembebasan warung-warung memakan biaya 15 milyar.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bappenda Kabupaten Bogor Ajak Seluruh ASN Ciptakan Layanan Inovatif 

0

BERIMBANG.com Bogor – Untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inovatif dalam melayani masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan pajak yang mudah, cepat dan prima kepada masyarakat wajib pajak.

Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bogor lakukan kegiatan Workshop Perubahan mindset pelayanan untuk optimalisasi penerimaan pendapatan daerah.

Seluruh pegawai Bappenda Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan tersebut, selama dua hari, di Auditorium Bappenda Kabupaten Bogor, 1-2 Desember 2020.

Bappenda menghadirkan Motivator Indonesia, Hamry Gusman Zakaria, dalam sambutannya ia mengatakan, untuk mewujudkan program revolusi mental sesuai inpres nomor 12 tahun 2016. reformasi birokrasi perlu dilakukan untuk menumbuhkan jiwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melayani.

Khususnya masyarakat wajib pajak di Kabupaten Bogor. Karena Bappenda merupakan Perangkat Daerah (PD), yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Inovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat menjadi satu keharusan, untuk menciptakan pelayanan yang mudah, cepat, dan murah.

“Saat ini kita menuju 2025, menyongsong birokrasi yang dinamis. Kegiatan yang berorientasi pada manfaat yang dirasakan masyarakat. Harus diwujudkan dengan menciptakan pelayanan yang inovatif.”

“Selain bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, juga dapat mendukung mensukseskan program Pancakarsa di Kabupaten Bogor,” tegas Hamry.

Lanjutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan tidak saja mampu meningkatkan motivasi seluruh pegawai Bappenda Kabupaten Bogor.

Juga bisa memotivasi seluruh Perangkat Daerah (PD) lingkup Kabupaten Bogor, untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Dengan berkomitmen menjadi ASN yang berkualitas dan berdaya saing.

“Untuk menambah semangat mereka, kami juga adakan kompetisi pelayanan. Bagi yang paling inovatif, kami siapkan berbagai hadiah menarik, ini kami sebagai penyemangat serta untuk meningkatkan motivasi,” terangnya.

Selanjutnya, Sekretaris Bappenda Kabupaten Bogor, Kardenal menjelaskan, menciptakan inovasi pelayanan publik harus dilakukan, tentunya untuk menghilangkan pelayanan yang sifatnya banyak syarat dan prosesnya panjang.

Untuk menciptakan birokrasi dengan layanan yang nyaman, mudah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yg baik. Berintegritas tinggi untuk menjadi pelayan masyarakat sekaligus sebagai abdi Negara sesuai yang diharapkan masyarakat.

“Saat ini masyarakat semakin kritis terhadap kinerja ASN yang cenderung membandingkan dengan pelayanan yang dilakukan oleh pihak swasta.”

“Mari kita terus lakukan inovasi dan pengembangan diri. Tingkatkan kemampuan berkompetisi, rubah cara kerja kita yakni dengan iklas melayani. Sehingga pelayanan prima yang jadi harapan masyarakat bisa terwujud dengan maksimal,”ajak Kardenal.

Melalui zoom meeting, nara sumber lain, Kepala Puskesmas di Banyuwangi Hadi Kusairi menambahkan, dinobatkannya Puskeamas sebagai top sinopik top 99 pelayanan terbaik se-indonesia.

Meskipun UPT yang ia kelola non Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang tidak mengelola keuangan. Melalui kreatifitas dan semangat yang tinggi dalam menciptakan pelayanan terbaik kepada masyarakat,

Hadi mampu menciptakan layanan inovatif. Salah satunya Ambulan motor, dan pemburu ibu hamil pemberdaya masyarakat.

“Alhamdulilah, melalui layanan tersebut, kami berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Tentunya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,”

“Kami berharap apa yang kita lakukan tidak hanya bermanfaat kepada masyarakat, juga mampu memberikan energi positif kepada daerah lain untuk sama-sama mencipatakan layanan yang inovatif tentunya untuk kepentingan masayrakat,” imbuhnya.

(Dewi/Angga/Diskominfo Kab.Bogor)

DKR Advokasi Penyanderaan Ijazah Di Sekolah Depok,Pjs Walikota: Bebaskan Semuanya, Itu Hak Siswa!

0

BERIMBANG.com, Depok – Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok menemui Pjs. Walikota Depok Dedi Supandi, Selasa (1/12) melaporkan penyanderaan ijazah siswa oleh sekolah di Depok. Seharusnya sudah tidak boleh lagi ada penyanderaan ijazah siswa dengan alasan apapun. Hal ini disampaikan oleh Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan kepada pers di Depok, Rabu (2/12).

DKR menyampaikan bahwa penyanderaan dilakukan beberapa sekolah karena orang tua siswa tidak mampu melunasi tunggakan uang sekolah.

“Sekolah seharusnya memberikan kesempatan, agar siswa bisa melanjutkan sekolah atau mencari kerja. Karena yang namanya tunggakan rakyat pasti bayar,” tegas Roy Pangharapan.

Dengan menyandera ijazah, berarti sekolah menutup kesempatan siswa untuk melanjutkan pendidikan lanjut atau kesempatan mendapatkan pekerjaan.

“Sebagai lembaga pendidikan, sekolah yang menyandera ijazah siswa justru telah mengkhianati tujuan dari pendidikan bahkan menutup masadepan siswa,” tegas Roy Pangharapan.

Mendengarkan laporan DKR, Pjs. Walikota Depok, Dedi Supandi berjanji untuk mengurus pembebasan ijazah siswa yang disandera sekolah.

“Pihak Sekolah tidak dibenarkan menahan ijazah siswa yang sudah dinyatakan lulus,” tegas Dedi Supandi.

Dedi Supandi bahkan menegaskan bahwa ijazah itu adalah hak anak yang dilindungi oleh undang-undang.

“Maka tidak ada alasan pihak sekolah menahannya.
Semua kepala sekolah khususnya sekolah negeri agar tidak ada lagi ijazah yang ditahan di sekolah terutama sekolah negeri,” tegas Dedi Supandi.

Kepada sekolah swasta Dedi Supandi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat akan melakukan pendekatan khusus agar tidak melakukan penyanderaan ijazah siswa.

“Kami himbau agar sekolah swasta juga tidak melakukan penahanan ijazah siswa. Sekolah swasta perlu kebijakan khusus dalam menangani siswa dari keluarga tak mampu,” jelasnya.

Roy Pangharapan menyatakan penyanderaan ijazah dilakukan hampir disemua sekolah negeri dan swasta di Depok kepada siswa dari keluarga tak mampu.

Dalam pertemuan itu Roy Pangharapan juga meminta agar Kota Depok segera memiliki Kantor Cabang Dinas(KCD) Pendidikan di Depok.

“Selama ini hanya ada di Kabupaten Bogor. KCD Pendidikan penting agar rakyat mudah menyampaikan aspirasinya dan menyampaikan masalah-masalahnta,” ujarnya.

Sebelumnya dalam kata sambutannya, Dedi Supandi mengatakan bahwa DKR yang dibentuk oleh Dr. Siti Fadilah Supari, mantan menteri kesehatan telah banyak membantu masyarakat dibidang kesehatan di Jawa Barat khususnya di Kota Depok.

“Pemerintah Kota Depok seharusnya bekerja sama dengan DKR dalam pencegahan Covid di Depok. DKR pasti sudah siap dengan relawannya karena selama ini telah melayani masyarakat,” katanya. (*)

 

PDAM Tirta Asasta Depok Gratiskan Biaya Penyambungan Bagi Masyarakat Depok

0

BERIMBANG.com, Depok – PDAM Tirta Asasta Kota Depok kembali menggelar promo akhir tahun ‘Gratis Biaya Penyambungan’ bagi masyarakat Depok pada lokasi lokasi yang sudah terdapat jaringan PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Hal tersebut dikatakan Direktur Umum (Dirum) Ade Dikdik Isnandar dalam rangka percepatan cakupan pelanggan serta turut serta dalam meringankan perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Dikdik mengatakan, sambungan baru layanan air bersih PDAM khusus untuk pelanggan domestik dan niaga kecil (kelompok sosial, rumah tangga dan Ruko/Niaga kecil dengan standar meter 0,5 inch) yang berlaku selama periode 1 s/d 23 Desember 2020.

“Bersama dengan diselenggarakannya program Gratis Penyambungan ini, PDAM turut serta berpartisipasi dalam menyelamatkan lingkungan serta beralih kepada perilaku hidup sehat dengan menggunakan air bersih PDAM,” kata Dikdik diruang kerjanya, Selasa (01/12/2020).

Dikatakan Dikdik, pendaftaran dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor PDAM terdekat dengan mengisi form pendaftaran, foto cpy KTP, Foto copy SPT PBB terbaru dan materai 6.000. Dengan mempertimbangkan padatnya jadwal dan kesibukan para calon pelanggan kami menawarkan pelayanan Registrasi Online yakni Pendaftaran Sambungan Baru secara online.

Lebih lanjut Dikdik mengatakan, untuk mempermudah masyarakat, selain datang langsung ke loket-loket PDAM, calon pelanggan bisa juga mendaftar secara online melalui website resmi PDAM Tirta Asasta Kota Depok di www.pdamdepok.co.id.

“Program gratis biaya penyambungan dapat diberlakukan bagi para calon pelanggan yang hendak melakukan pemasangan sambungan PDAM pada lokasi-lokasi yg sudah terdapat jaringan pipa PDAM,” paparnya.

Kami berharap promo ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat Kota Depok dan beralih dari penggunaan air tanah dengan berlangganan PDAM.

“Karena dengan kita memakai air PDAM berarti kita ikut menyelamatkan lingkungan untuk generasi di masa yang akan datang. Selamatkan air tanah gunakan air PDAM,” pungkasnya.*

Ingin Perubahan, Pradi – Afifah Ciptakan 10.000 Pelaku UMKM Khusus Warga Depok

0

BERIMBANG.com, Depok – Pradi Supriatna-Afifah Alia akan melakukan perubahan di Kota Depok. Salah satunya dengan menciptakan 10.000 pelaku UMKM di Depok.

Program tersebut diluncurkan Pradi-Afifah lantaran banyak warga Depok kesulitan mencari pekerjaan. Apalagi di saat pandemi Covid-19.

Selain itu, program tersebut diluncurkan untuk mengkampanyekan cinta produk UMKM Kota Depok.
Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman, menjelaskan, program ini untuk warga Kota Depok.

Warga Depok yang ingin menjadi pelaku UMKM akan diberikan pelatihan. Kemudian diberikan bantuan modal dana bergulir.

Dana bergulir bantuan modal tersebut mulai dari Rp 5 juta – Rp 10 juta. Dana tersebut diberikan sesuai jenis usaha yang akan dikembangkan warga Depok.
Warga Depok tersebut akan mendapatkan pendampingan hingga usaha mereka berjalan lancar.

“Warga Depok yang serius ingin menjadi pelaku UMKM Kota Depok akan mendapatkan pelatihan usaha dan keterampilan. Setelah itu mereka mendapatkan bantuan dana bergulir. Pelaku UMKM Depok akan mendapatkan pendampingan sampai bisnisnya lancar,” kata Ikravany.

Menurut Ikravani, produk UMKM Kota Depok itu akan dipasarkan di mini market, super market, dan hotel di Kota Depok.
Hal itu dipastikan, karena peraturannya nanti akan dibuat. Baik berupa perda atau peraturan Wali Kota Depok.***

Tentang 1000 Kios, Mengapa Imam Harus Berbohong ?

0

BERIMBANG.com, Jakarta – Debat Publik putaran kedua yang mengangkat tema ‘Kesehatan, Kesejahteraan dan Kesenjangan di Kota Depok Dalam Era Kebiasaan Baru’, calon Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Imam Budi Hartono (IBH) dinilai membongi masyarakat Depok.

Bahkan, IBH memposisikan diri seperti juru bicara (Jubir) Pemkot Depok yang mengklaim program-program Pemkot Depok serta pernyataan dan jawaban IBH juga banyak bohongnya, saat tampil di Debat Publik Pilkada Depok yang disiarkan langsung Kompas TV, Senin (30/11/2020) di Jakarta, harusnya IBH menyatakan diri sebagai Calon Walkil Wali Kota Depok bukan langsung mengatakan bahwa kami Pemkot Depok.

Diantaranya, IBH menyebutkan, bahwa Pemkot Depok telah membangun fasilitas olahraga lapangan sepakbola Merpati dan Mahakam yang sudah ada sejak Pemkot Depok ketika dipimpin Wali Kota Badrul Kamal pada tahun 2005 lalu.

Selain itu juga, IBH bahkan mengklaim telah melakukan pembangunan Balai Rakyat Beji dan Sukmajaya, padahal kedua balai rakyat tersebut sudah ada sejak berdirinya Perumnas Depok Utara dan Depok II Tengah pada 1980, lalu.

Hal itulah yang membuat geram paslon nomor urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah) pada Debat Publik Pilkada Depok.

Pradi mengakui, bahwa dirinya tidak suka berteori saat menjawab Imahm. “Mohon maaf Pak Imam, saya orangnya tidak suka berteori. Yang saya pakai saat ini adalah produk lokal dari UMKM Depok. Supaya apa? agar kita bisa membantu UMKM Depok. Mari kita dorong UMKM kita agar bisa maju. Kita bela dan beli produk lokal kita,” tegas Pradi sambil menunjukkan batik khas Depok hasil dari UMKM Depok yang dipakainya tersebut.

Sedangkan calon Wakil Wali Kota Depok nomor urut satu Afifah Alia juga langsung membantahnya, ketika diberi kesempatan berbicara. “Apakah Pak Imam tahu seribu kios yang dijanjikan tidak terealisasi dan kosong saat ini? Lebih dari 200 booth tidak terpakai saat ini. Jadi pertanyaan saya kepada Pak Imam, jangan cuma bicara tapi lihat kenyataan di lapangan,” tegas Afifah.

Demikian juga dengan Program 1000 Kios UMKM, yang hingga kini keberadaan kios yang dibangun untuk para pelaku UMKM banyak yang terbengkelai atau mangkrak. Bahkan dibeberapa titik wilayah Kota Depok keberadaan kios UMKM sudah berubah fungsi menjadi tempat tidur bukan lagi dipergunakan untuk berjualan.Jadi kalau IBH mengatakan program 1000 Kios UMKM berjalan dengan baik, jelas IBH tidak tahu sudah terealisasi atau belum 1000 kios tersebut dan IBH berbohong asal bicara saja mengenai Program 1000 Kios UMKM*

Milenial Depok Begaya Kp Lio Dukung Penuh Pradi – Afifah

0

BERIMBANG.com, Bogor – Keluarga besar Kp.Lio Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, mendukung penuh arus perubahan yang digaungkan pasangan calon nomor urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia pada Pilkada Kota Depok 2020.

Untuk itu, keluarga besar Kp. Kelurahan Depok, khususnya para milenial yang tergabung dalam Depok Begaya, mengadakan silaturrahim di Cisarua, Jawa Barat untuk menyatukan suara dan dukungan penuh untuk nomor 1 Pradi-Afifah.

“Ya dari 33 keluarga yang ikut silaturahim dan mendukung pasangan nomor urut 1Pradi-Afifah. Satu keluarga punya hak pilih 3 sampai 4 orang,” ujar Addly Rakasiwi selaku koordinator silaturrahim didampingin Andri sebagai panitia, usai kegiatan silaturrahim keluarga besar Kp.Lio Depok, Minggu (29/11/2020).

Adlly berharap, selain untuk memperkuat silaturrahim antar keluarga, ajang ini pun menjadi sosialisasi paslon nomor urut 1.

” Semoga silaturrahim ini mempersatukan semua keluarga untuj saling mengakrabkan dan tidak mati obor,” ungkapnya.

Sedangkan Andri salah satu panitia silaturrahim sependapat dengan Adlly, bahwa kegiatan silaturrahim menyatukan keluarga merupakan yang utama. Bukan hanya menyatukan, kegiatan silaturrahim inipun di isi dengan berbagai acara game dan kesepakatan bersama.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan penuh keakraban antar keluarga. Dari yang belum akrab jadi lebih akrab. Apalagi pilihannya sama dukung 01 Pradi-Afifah,” kata Andri.

Dirinya menambahkan, kegiatan silaturrahim ini menjadi tegang pada seson bincang-bincang. Pasalnya para panitia menyelipkan seson ngeprank keributan.

“Awalnya memang tegang baget karena saling ego dengan pendapatnya masing-masing. Tapi setelah tahu bahwa itu hanya prangk suasana cair kembali penuh keakraban,” pungkasnya.*

1000 Kios UMKM, Afifah : Jangan Cuma Bicara, Lihat Kenyataan Di Lapangan

0

BERIMBANG.com – Calon Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Imam Budi Hartono terlibat saling serang dengan lawannya, calon wakil wali kota nomor urut 1, Afifah Alia ketika membahas soal lapangan kerja.

Dalam debat publik putaran kedua yang diselenggarakan pada Senin (30/11/2020), Imam mengaku Pemkot Depok telah mengadakan 1.000 kios yang diklaim “peminatnya luar biasa”.

“Kami telah lakukan sejak tahun 2017-2020 per tahun setelah mencetak 1500 wirausaha lalu 1000 kios UMKM di alun-alun pameran umum yang bersifat online maupun offline,” kata Imam.

Imam kali ini tampil sendiri karena pasangannya, calon wali kota Mohammad Idris sedang dikarantina lantaran positif Covid-19.

“Ke depan Idris-Imam akan mencetak 5.000 pengusaha baru atau startup dan 1.000 perempuan pengusaha,” ujarnya.

Namun, Afifah membantah ketika diberi kesempatan berbicara.

“Apakah Pak Imam tahu 1.000 kios yang dijanjikan tidak terealisasi dan kosong saat ini? Lebih dari 200 booth tidak terpakai saat ini,” kata politikus PDI-P itu.

“Jadi pertanyaan saya kepada Pak Imam, jangan cuma bicara tapi lihat kenyataan di lapangan,” lanjut Afifah.

Imam lantas balik membalas serangan lawannya. Ia menuding Afifah tak berargumen berdasarkan data.

“Karena kami sebagai Pemerintah Kota Depok telah membuat 1.000 kios di berbagai tempat termasuk di tempat tempat minimarket dan mal, masalahnya Covid-19,” jelas politikus PKS itu.

“Sehingga banyak warga, bukan kita saja, tetapi banyak tempat yang juga mengalami penurunan dalam berjualan. Ada yang sukses, ada yang tidak itu merupakan suatu hal yang memang dalam pertarungan perdagangan,” tambah Imam.

Pelaku UMKM di kawasan Margonda Depok, Sutisna menilai diacara debat Pilkada Depok, Calon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono berbohong terkait 1000 kios UMKM yang digulirkan oleh Muhammad Idris, masyarakat Depok bisa melihat banyak kios yang mangkrak tidak terpakai.

” Sia – sia saja program yang dijalankan di Pemerintahan Idris,ini bisa dibuktikan, padahal kalau saja tereliasasi semua akan bermanfaat bagi para pelaku usaha baru dan dapat mengurangi pengangguran di Kota Depok, ” ujar Sutisna.Selasa ( 1/12).

Sebagai informasi, Pilkada Depok 2020 menjadi ajang tempur 2 kandidat petahana.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, kalangan nonpartai yang dekat dengan PKS, bakal berupaya menyongsong periode kedua kekuasaannya.

Ia berduet dengan kader PKS, Imam Budi Hartono yang telah 2 periode duduk di DPRD Jawa Barat.

Idris-Imam diusung 17 kursi di parlemen, yakni melalui PKS, Demokrat, dan PPP serta Partai Berkarya di luar parlemen.

Sementara itu, Pradi Supriatna, wakil Idris saat ini di pemerintahan, akan berusaha mendepak Idris lewat pilkada.

Ia berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDI-P yang gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2019 lalu.

Pradi-Afifah diusung koalisi gemuk terdiri dari 33 partai di DPRD Kota Depok, yakni Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, dan PSI, serta 7 partai lain di luar parlemen.*

 

Wabup Bogor Tanggapi Dua Pembahasan di Sidang Paripurna DPRD

0

BERIMBANG.com Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan menghadiri Sidang Paripurna terkait Penetapan Persetujuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dengan Kepala Daerah,

Bahas tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 dan Penetapan Keputusan DPRD terhadap Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2021, di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada Senin (30/11/2020).

Iwan Setiawan mengatakan APBD tahun anggaran 2021 ini merupakan dokumen strategis yang akan menjadi pedoman program pembangunan tahun 2021, sekaligus menjadi tahun ketiga dari upaya perwujudan visi dan misi Bupati Bogor terpilih periode 2018-2023.

“Proses penyusunan Rancangan APBD tahun 2021 ini telah disinkronisasi dengan program prioritas pancakarsa dengan tetap menjaga konsistensi dengan proses perencanaan yang telah disepakati,” ujar Iwan, dalam sambutannya.

lalu ia menyampaikan Pendapatan Daerah pada tahun 2021, ditargetkan sebesar 6, 759 triliun rupiah sedangkan  Belanja Daerah direncanakan sebesar 7,639 triliun rupiah,  defisit sebesar 880 Milyar rupiah sesuai ketentuan perundang-undangan mengenai pengelolaan keuangan daerah harus ditutupi oleh pembiayaan netto.

Selanjutnya, Wakil Bupati mengatakan sehubungan dengan rencana Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2021, prakarsa Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak sebelas Rancangan Peraturan Daerah, yang terdiri dari:

1. Rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup; 2. Rencana detail tata ruang Cibinong; 3. Penyertaan modal daerah pada Perusahaan Umum Daerah Pasar Tohaga Kabupaten Bogor; 4. Pengelolaan keuangan daerah;

5. Pendidikan anak usia dini; 6. Pengarusutamaan gender; 7. Perubahan atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bogor tahun 2018-2023;

8. Perubahan atas Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor tahun 2016-2036; 9. Pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020;

10. Perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021; dan 11. Anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022.

(Tim Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Trofi Anugerah PWI Kota Bogor, Digarap Khusus oleh Seniman Bogor

0

BERIMBANG.com Bogor – Trofi khusus Anugerah PWI Kota Bogor bagi pejuang pada masa pandemi covid-19 di Kota Bogor, digarap seniman Bogor. Prosesi yang akan berlangsung pada Jumat, 11 Desember 2020 nanti, di Museum PETA Bogor, Jawa Barat.

Penghargaan khusus berupa trofi Anugerah PWI Kota Bogor 2020 serta medali kehormatan bagi pihak yang dinilai peduli dalam upaya kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial.

Trofi berbentuk khusus itu kini tengah diproduksi oleh seorang seniman patung asal Bogor, Yana W Sucipto.

Dirancang dengan dominasi warna emas dan memiliki tinggi sekitar 40 cm dengan lebar sekitar 15 cm, trofi ini sangat berbeda dan terlihat khusus.

“Meski masih dalam taraf modeling dan saat ini sedang proses cetak, bentuknya sudah bisa dilihat dan nampak sangat berbeda,” ujar Yana, saat ditemui baru-baru ini di studio patungnya di bilangan Cimanggu, Kota Bogor.

Rancangan trofi yang dibuat panitia ini didasarkan pada logo kegiatan Anugerah PWI Kota Bogor 2020, yang didesain oleh Rifki Setiadi. Unsurnya adalah obor dengan nyala api, kelopak bunga dan pena.

Yana menuturkan, panitia memberikan kebebasan untuk mengeksplorasi bentuk dan stilasi yang diterapkan dalam unsur-unsur itu.

“Konsep umumnya yang saya terapkan berdasarkan diskusi dengan perancang dan panitia adalah menularkan semangat nilai kejuangan,” tutur Yana.

Untuk mewujudkan konsep itu, Yana WS dituntut untuk menyelesaikan kurang dari satu bulan. “Desainnya memang berbeda,”

“Tidak rumit tapi filosofinya kuat dan konstruksinya sangat ergonomis untuk dipegang. Beratnya juga cukup. Saya berusaha menyelesaikannya sesuai deadline yang diminta panitia,” terang Yana.

Trofi dengan badan bentuk pena itu, menancap dalam lingkaran berupa potongan limas sebagai base. Sedangkan di bagian atasnya terdapat kelopak bunga yang menopang api membara dari obor.

Ia melanjutkan, unsur obor dan api itulah yang menjadi puncak dari makna trofi yang tengah dibuatnya.

“Perancang menempatkan api sebagai simbol semangat, pemberi cahaya yang bisa diartikan sebagai nilai juang atau informasi yang bersifat edukatif. Mengingat di pangkal obornya dijadikan bentuk pena yang menancap tajam,” bebernya.

Sementara unsur kelopak bunga memberi makna pengabdian, tanda jasa dan rasa syukur. “Saya melihat pemaknaan kelopak bunga ini terkait peran para pejuang pandemi yang diusung dalam acara ini,” tilik Yana.

Bunga juga sering diartikan sebagai penghormatan dan nama harum.
“Banyak para pejuang pandemi di Kota Bogor yang akhirnya harus mengorbankan nyawanya, gugur dalam perjuangan melawan pandemi,”

“Makna kelopak bunga itu juga dianggap penting dalam rancangan ini,” ujar pematung senior yang sudah berkarya sejak 1975 ini.

Yana memproduksi trofi ini dengan bahan dasar polyresin dan plat metal chrome.
Setelah modeling dibuat dan disetujui, Yana mulai memproduksi dengan terlebih dahulu membuat cetakan untuk perbanyakan.

Setelah cetak selesai, proses berikutnya adalah pengeringan. “Proses itu dilanjutkan dengan membersihkan dan menghaluskan permukaan hingga rata dan tidak ada sedikitpun bagian yang kasar,” papar lelaki kelahiran 1957 ini.

Bagian finishing dari proses pembuatan itu adalah galvanisasi atau semacam pelapisan dengan kuningan warna emas sekaligus sebagai pelindung dari trofi.

“Permukaannya harus sangat halus dan rata. Warna emasnya juga harus muncul. Proses ini harus membuat trofi semakin berkilau karena ini acara bergengsi,” lanjut seniman lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini.

Selain membuat trofi untuk Anugerah PWI Kota Bogor 2020, Yana WS juga banyak membuat berbagai trofi lainnya sejak awal tahun 2000 seperti festival teater, musik, tari hingga film.

Ia juga dikenal sebagai seniman yang pernah membuat patung Bima Arya dalam versi wayang yang kini menjadi koleksi seni Walikota Bogor.

(rf/release)