Kabar Baik Buat Warga Beji, SMAN 14 Akan Segera Dibangun
BERIMBANG.com, Depok – Warga Kecamatan Beji Kota Depok akan segera mempunyai SMA Negeri 14 yang akan segera dibangun tidak jauh dari gedung SMPN 5 , tempat dimana sekarang ini SMAN 14 menumpang di SMPN 5 di wilayah Jalan Dredet, Beji Kota Depok.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, I Made Supriatna membenarkan, lahan untuk SMAN 14 sudah disiapkan bahkan lokasi lahan sedang dalam pekerjaan pengurugan, lokasinya pun tidak jauh dari SMPN 5.
” Ya betul, sudah kami siapkan juga untuk pembangunannya , kami hanya meneruskan program KCD II yang dahulu menjabat sebelum saya, ” ujar I Made di kantornya kepada berimbang.com.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Barat Dapil Kota Depok dan Bekasi, Hasbullah Rahmad mengatakan, membenarkan bahwa lahan untuk SMAN 14 sudah disiapkan di kelurahan Beji pada tahun 2020 dan di tahun ini sudah mulai pematangan lahan.
” Sudah disiapkan lahannya tahun 2020 dan seharusnya di tahun 2021 sudah mulai untuk pembangunannya karena adanya recofusing maka ditunda pembangunannya, ya mudah2an di tahun 2021 sudah dapat terealisasi pembangunannya, ” ujar Hasbullah kepada berimbang.com melalui sambungan selulernya. Rabu ( 23/6 ).
Pemerintah Propinsi Jawa Barat , lanjut Hasbullah, pembangunan untuk SMAN dan SMK di Kota Depok setiap tahunnya akan dibangun di setiap kecamatan, karena sedikitnya SMAN yang ada di Depok.
Sebelumnya warga Beji, Aminah sangat apresiasi akan dibangunnya SMAN 14 diwilayahnya karena merupakan yang sangat diharapkan oleh masyarakat agar segera terwujud di tahun ini.
” Kami senang sekali Karena Dinas Pendidikan Jawa Barat mendengar aspirasi warga Beji dan mengucapkan terimakasih dan kami warga pun tidak jauh lagi ke sekolah,” ucapnya.
Iik
Terucap Rasa Syukur Tak Terhingga Dari Nenek O’oy, TMMD ke 111 Kodim 0608/Cianjur
BERIMBANG.com Cianjur – Tak henti-hentinya berucap kata syukur dari seorang ibu paruh baya bernama O’oy (70), Warga Kampung Sinarlayung RT 02/0, Desa Ciandam, Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur.
Rumah panggung dari bilik yang sudah dihuni puluhan tahun tersebut, di bongkar rata oleh Satgas dan warga. Karena akan dibangun kembali rumah yang lebih layak lagi di Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 tahun 2021 Kodim 0608/Cianjur.
Sambil memperhatikan rumahnya yang tengah di rehab, O’oy berdoa dan mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI. Sesekali, pipinya dibasahi tetesan air mata karena bahagia.
O’oy mengaku, rumah yang sudah puluhan tahun reyod tersebut, baru kali ini dibangun. Bahkan, O’oy yang sudah memiliki lima orang anak tersebut, tak mampu membangunkan.
“Boro-boro ngabangun, jang maranehna oge masih kakurangan. Jangan kan untuk membangun rumah, buat sehari-harinya juga mereka masih kekurangan,” ujar O’oy sambil meneteskan air matanya.
Awalnya, dirinya tidak percaya dengan kabar jika dirinya salah satu rumah yang akan diperbaiki. Namun, O’oy terus berdoa dan berharap mimpi memiliki rumah bagus bisa tercapai.
“Kabarna ti pak RT, bumi ema bade dibangun, tapi duka leureus duka henteu, mung ema terus ngadoa tiap weungi, mudah-mudahan jadi kanyataan/ Kabar akan dibangun dari Pak RT, bahwa Rumah Ema akan dibangun, tapi tidak tau benar apa bohong, namun Ema Ema terus berdoa tiap malam mudah-mudahan jadi kenyataan,” katanya.
Sebelum rumahnya dibangun, Ooy bercerita separuh memakai bahas Sunda, jika setiap hujan turun, atap rumahnya selalu bocor. Bahkan, karena tidak ada lelaki dirumahnya, dirinya sendiri yang membetulkan.
“Lamun hujan, Ema nu naek ka para, da teu aya pameugeut/ Kalau hujan turun, Ema yang naik ke atap tumah, karena tidak ada lelaki disini,” tuturnya.
Selain itu, tutur O’oy, rumah panggung dari bilik tersebut selain dihuni dirinya, juga dihuni oleh hewan. Kata dia, dirinya selalu muntah jika akan makan, karena mencium aroma bau kotoran kucing dibawah rumahnya.
“Di handap bumi pan kolong, jadi seueur ucing, jadi ema sok sebel mun bade tuang da bau/ Di bawah rumah kan ada kolongnya, jadi banyak kucing, sehingga Ema suka mual kalau mau makan karena bau,” ungkapnya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada TNI yang sudah membangun rumahnya tersebut.
“Terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0608/Cianjur, yang sudah membangun rumahnya, karena saya sudah bahagia, mudah-mudahan bapak tentara juga ikut senang, dan cita-cita yang bapa tentara harapkan semoga tercapai,” harapnya.
Sementara, Koordinator pembangunan Rutilahu TMMD Ke-111 Kodim 0608/Cianjur, Kapten Inf Dadang Rochmawan menjelaskan progres pembangunannya.
“Hari ini kita melakukan plester dan mengaci tembok kamar tengah dan kamar depan. Hampir mencapai rata rata 73%, hal ini tidak lepas dari kontribusi warga masyarakat setempat yang ikut membantu,” terang Dadang.
Sekedar diketahui, Program TMMD ke 111 tahun 2021 di Desa Ciandam, terdapat sejumlah sasaran fisik, yakni pengecoran jalan, pembuatan Rutilahu, MCK, gorong-gortong, dan rehab masjid.
(Tatang/pendim0608)
Polres Jombang Gelar Vaksinasi Massal
BERIMBANG.com – Kepolisian Resort (Polres) Jombang melaksanakan program Pemerintah tentang percepatan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat Kabupaten Jombang.
Selain masyarakat umum, vaksinasi ini juga menyasar warga yang sedang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Sat Lantas Polres Jombang.
Pelaksanaan vaksinasi massal tersebut digelar oleh Polres Jombang di Urkes yang kantornya berada dalam lingkungan Satlantas Jombang, Jalan Brigjen Kretarto, Kecamatan Jombang pagi tadi.
Vaksinasi tersebut, diawasi langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho yang didampingi Pejabat Utama.
Kepolisian terus menggenjot Vaksinasi covid-19 ini, khususnya Polres Jombang untuk membantu percepatan vaksin di wilayah Kabupaten Jombang. Sedikitnya, 1.299 vaksin sinovac disediakan untuk masyarakat.
“Jadi hari ini kita melaksanakan kegiatan sesuai arahan Pimpinan, berkaitan dengan percepatan vaksinasi covid-19. Hari ini gelombang pertama akan dilakukan sampai dengan peserta yang telah terdaftar habis,” ujar Kapolres Jombang saat diwawancarai wartawan di lokasi, Selasa (22/06/2021).
Pada vaksinasi massal gelombang pertama ini, Polres Jombang menargetkan 300 warga yang akan divaksin. Selain masyarakat umum, vaksinasi ini juga menyasar ke warga yang sedang mengurus SIM di Satpas Satlantas Polres Jombang.
Bagi masyarakat Jombang yang belum melaksanakan Vaksin bisa mendaftar di Polres Jombang atau Polsek jajaran, mengingat stok masih banyak.
Selain di Satpas Satlantas Polres Jombang, vaksinasi juga digelar di Polsek jajaran. Salah satunya berada di Polsek Perak. “Kegiatan ini merupakan bagian dari bhakti kesehatan yang dilakukan Kepolisian untuk percepatan vaksin ke masyarakat,” pungkasnya.(***)
Polres & Pemkab Bogor Siap Siaga Pelaksanaan Vaksinansi Masal ke-2
BERIMBANG.com – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam hal ini Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, gelar apel kesiapsiagaan pelaksanaan vaksinasi massal gelombang dua.
Antisipasi kerumunan dan memastikan Protokol Kesehatan (Prokes) dijalankan dengan baik oleh masyarakat selama pelaksanaan vaksinasi massal gelombang dua di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (22/6/2021).
Kabag Ops Polres Bogor, Fitra mengatakan, perlu pengamanan yang ketat untuk mencegah terjadinya kerumunan dan menjaga agar masyarakat tetap konsisten mentaati protokol Kesehatan, terlebih kegiatan vaksinasi ini dilakukan secara terbatas karena pendaftrannya juga dilakukan secara online.
“Kita harus proaktif jangan sampai ada masyarakat yang tidak puas dengan pelayanan kita. Tujuan kita zero complain harus tercapai, karena selancar apapun kegiatan jika ada complain tetapi dinilai tidak maksimal,” terangnya.
Pengetatan pengawasan protokol kesehatan ini, lanjutnya, menjadi satu keharusan demi keselesamatan dan kesehatan masyarakat juga para petugas pelaksana vaksinasi massal, karena saat ini sudah ada 11 varian Covid-19 yang masuk ke Indonesia.
“Jika tidak ada yang pakai masker dan ada kerumunan, harus berani tegur, ini demi keselamatan dan kesehatan kita semua,” imbuhnya.
(Diskominfo Kabupaten Bogor)
Ditreskrimsus Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuatan Ijazah Palsu Ilegal
BERIMBANG.com Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), Subdit V/Siber Ditreskrimsus, gelar konferensi pers tentang penjualan hasil manipulasi dan atau pemalsuan data berupa ijazah melalui media sosial (Medsos) Facebook (FB), Instagram (IG) dan juga Whatshapp (WA). Selasa siang (22/6/2021).
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menyebutkan, kejadian sekitar bulan Mei tahun 2021, dari pengungkapan ini subdit V/siber ditreskrimsus polda jatim mengamankan dua orang tersangka.
“Keduanya melakukan aktifitas Illegal memalsukan ijazah dan menawarkan pembuatan ijazah palsu di medsos. Dari pengakuan kedua pelaku, hasilnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, di Bid humas Polda Jatim.
Sementara itu AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda Jatim menjelaskan, bahwa modusnya sejak akhir tahun 2019, dua pelaku menawarkan di medsos. Ada 9 jenis produk yang dibuat oleh kedua pelaku dengan variasi harga yang berbeda beda.
“Untuk ijazah SD dipatok 500 ribu, SMP 700 ribu, SMA/SMK 800 ribu, ijazah S1 2 juta, ijazah S2 2,5 juta, KTP 300 ribu, KK 300 ribu, akta kelahiran 250 ribu dan sertifikat pelatihan satpam 500 ribu,” jelas AKBP Zulham selaku Wadirreskrimsus Polda Jatim.
Kedua pelaku, lanjutnya, yang berhasil diamankan yakni, MW (32) warga Jalan Kesambi Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura dan BP, (26) warga Jalan Kedinding Lor Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Ditambahkan Zulham, kedua pelaku memang sengaja menawarkan kepada orang-orang yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan syarat-syarat tertentu. Ada beberapa orang yang sudah diperiksa, dan saat ini masih melacak orang-orang yang menggunakan jasa kedua pelaku.
“Tersangka BP berperan aktif dan dia yang mencetak, sedangkan MW juga melakukan mencetak ijazah palsu. Sejak operasional tahun 2019 keduanya sudah mendapatkan keuntungan 86 juta,” terangnya.
Sedangkan untuk cara memesan ijazah palsu dari pelaku, lebih lanjut kata dia, korban cukup menelfon tersangka BP dan memesan ijazah. Dan hanya mengirimkan nama juga gelar yang diinginkan dan tidak ada identitas lengkap.
Dari perbuatan kedua tersangka, mereka akan dikenakan Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 263 Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(***)
Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Bekerjasama Menanggulangi Covid-19 di Bangkalan
BERIMBANG.com – Menyikapi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat Bangkalan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, mengajak masyarakat untuk sama-sama bekerja dalam penanggulanm covid-19.
Hal ini disampaikan Kapolda Jatim, di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS) Bangkalan, pada Senin (21/6/2021).
“Kami menerima masukan-masukan dari masyarakat yang melakukan unjuk rasa, terkait dengan masalah penyekatan yang kami laksanakan, tim baik dari TNI-Polri, Pemerintah Provinsi (Pemprov), Pemerintah Daerah (Pemda), maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya,” tegas Kapolda Jatim.
“Tujuan penyekatan antara lain penanggulangan covid-19, yang kita ketahui sendiri sekarang masih berkembang, khususnya di wilayah Bangkalan dan juga Surabaya, itu menjadi lima daerah yang atensi kami dari Forkopimda baik saya, Pangdam, Pak Sekda,” tambah Irjen Pol Nico Afinta.
Lebih lanjut Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, penyekatan ini akan dilaksanakan sampai dengan covid di Bangkalan itu bisa menurun.
“Kami mengharapkan baik Sampang, Pamekasan, Sumenep, itu masyarakatnya juga saya lihat baik. Terbukti dari sekarang, vaksinasi yang dilaksanakan Sumenep hari ini bisa lebih dari dua ribu. Kemudian Sampang kemarin seribu yang vaksinasi. Sehingga sudah tumbuh kesadaran masyarakat terkait dengan bahaya covid,” Jelasnya.
Sementara, Kapolda juga menyampaikan, di Bangkalan sudah banyak yang mengajukan diri untuk melaksanakan swab, dan melaksanakan vaksinasi. Terkait dengan pertentangan, perlu tidak melaksanakan penyekatan, Forkopimda nanti akan mempertimbangkan situasi.
“Sementara ini Bupati mengeluarkan SIKM, ini tujuannya penanggulangan covid, masyarakat sebagian ada yang setuju, sebagian tidak. Tetapi lebih luasnya ini semua dilaksanakan dalam rangka penanggulangan covid,” tandasnya.
“Marilah kita sama-sama bahu membahu dalam penanggulangan covid-19 ini, peran serta dukungan dan kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan, aparat pemerintah baik satgas covid, TNI dan Polri tidak akan berhasil menangani pandemi ini tanpa dukungan peran serta masyarakat, kita sama sama berusaha dengan segala upaya agar pandemi ini dapat berakhir” ajak Kapolda jatim.
“Kalau masyarakat tertib mau mengikuti prokes, mau mengikuti aturan, saya kira ini bisa kita hadapi, karena saya yakin kunci dari menghadapi covid-19 ini yaitu, Patuh Prokes dan ikuti aturan yang sudah ada,” paparnya.(***)
Bangkalan Berlakukan SIKM Warga Melintas Suramadu & Pelabuhan Kamal
BERIMBANG.com – Pemberlakukan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga Bangkalan, Jawa Timur (Jatim) yang hendak bepergian keluar atau masuk di Kota Surabaya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, saat di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS) Bangkalan, bersama Forkopimda Jatim, pada Senin (21/6/2021).
Terhitung Mulai Hari SENIN, Tanggal 21 Juni 2021, seluruh warga yang akan melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal akan diberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).
SIKM diutamakan bagi warga yang setiap hari pulang-pergi Bangkalan – Surabaya, seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah.
SIKM dikeluarkan oleh kantor kecamatan sesuai wilayah tempat tinggal pemohon, dan berlaku selama 7 hari sejak tanggal dikeluarkan SIKM.
Syarat mendapatkan SIKM adalah, dengan melampirkan hasil negative tes rapid antigen, dan melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja, atau surat keterangan lain yang sesuai dengan aktifitasnya dari pihak terkait.
“SIKM ini tentunya untuk menghindari kerumunan yang ada di Surabaya. Adapun bagi warga yang akan masuk dari Surabaya ke Bangkalan, tetap mengikuti penyekatan di wilayah Surabaya,” kata Bupati Bangkalan.
Dengan adanya SIKM ini diharapkan dapat mendorong warga untuk proaktif menjalani tracing, tracking, karena mereka akan datang sendiri ke rumah sakit atau Puskesmas untuk melakukan Swab antigen yang berada di masing-masing kecamatan, gratis.
“Jadi masyarakat tidak perlu berbondong-bondong datang ke Pemkab Bangkalan, cukup di rumah sakit atau puskesmas masing-masing, dan surat SIKM akan dikeluarkan kecamatan masing-masing,” tambahnya.
Abdul Latif mengatakan. Sementara ini data yang terima Pemerintah Kabupaten Bangkalan ada 702 lembar SIKM, dan hari ini pula Pemkab Bangkalan bersama Forkopimda Jawa Timur menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Kami disini ingin menyelamatkan warga dengan adanya pandemi covid-19. Untuk itu harapannya kepada masyarakat untuk tetap bijaksana dalam menyikapi hal ini, dan tentunya ini butuh kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat,” kata R. Abdul Latif, didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Sekdaprov Jatim.(***)
Rakor Virtual Wabup Bogor Bersama Gubernur Jabar, Sinergi Tangani Covid-19
BERIMBANG.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan hadir melalui video conference di Ruang Rapat Satgas Penanganan Covid-19 Setda Kabupaten Bogor, Senin (21/6/2021).
Dirinya menyatakan akan segera menindaklanjuti treatment penambahan kapasitas tempat tidur di seluruh rumah sakit Kabupaten Bogor sebanyak 30% bagi pasien Covid-19, serta melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 melalui vaksinasi massal di Stadion Pakansari.
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, berdasarkan hasil rapat koodinasi secara virtual yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui Sekda Jabar.
Pertama adanya kenaikan kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat yang berada diangka 8,34% (per tanggal 20 Juni 2021) angka tersebut terjadi karena kenaikan sebesar 1,59% dari minggu sebelumnya.
Ada tiga kota/kabupaten dengan tingkat kasus positif tertinggi yakni, Kabupaten Garut 24,02%, Kabupaten Kuningan 16,64%, dan Kabupaten Bandung sebesar 13,03%.
Kemudian berkaitan dengan Tingkat Keterisian Tempat Tidur (TT) Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit (BOR), total rumah sakit di Jawa Barat 382, dengan jumlah TT sebanyak 54.458, TT Covid-19 existing di Jawa Barat 14.065, Pemprov Jabar melalui kota/kabupaten akan melakukan penambahan/konversi TT Covid-19 sebanyak 2.272.
“Berdasarkan zoom hari ini, memang semua trennya naik termasuk BOR yang sudah mencapai angka 70-80%. Ada tiga Kabupaten/kota yang jumlah kasus positifnya tertinggi,” kata Wabup Bogor.
“Alhamdulilah Kabupaten Bogor masih berada di posisi sedang, tetapi kita tidak boleh terlena kita harus segera tindaklanjuti terutama berkaitan dengan Surat Edaran Bupati Bogor supaya ketersediaan tempat tidur isolasi pagi pasien Covid-19 itu benar-benar dilaksanakan oleh seluruh rumah sakit,” tegas Iwan Setiawan.
Iwan juga menjelaskan, berkaitan dengan penambahan Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit telah tertuang dalam Inmendagri 13 dan Kepgub Jabar 306, bahwa seluruh RS di Kab/Kota se-Jawa Barat untuk melakukan penambahan kapasitas ruang Isolasi dan ICU untuk pasien Covid-19 sesuai standar, minimal 30% dari jumlah seluruh TT.
“Kita akan lihat apakah seluruh RS di Kabupaten Bogor sudah menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Bogor tersebut. Kemudian kedua bagaiaman akselerasi percepatan vaksinasi ini akan kita genjot bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk vaksinasi massal di Pakansari atas rekomendasi Presiden Joko Widodo,” imbunya.
(Diskominfo Kabupaten Bogor)
PTM di Sekolah Negeri dan Swasta Kota Depok Sementara Ditunda
BERIMBANG.com, Depok – Rencana Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) sekolah swasta dan negeri di Kota Depok sementara Ditunda, pasalnya kasus konfirmasi positif Covid 19 di Kota Depok tertinggi di Jawa Barat. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah melakukan sosialisasi kepada satuan pendidikan sekolah tingkat menengah atas untuk melakukan penundaan sementara.
” Kami juga sudah diskusi dengan gugus tugas penanganan Covid 19 Kota Depok untuk ditunda kegiatan PTM karena yang menentukan bisa dan tidaknya adalah gugus tugas, beliau yang menentukan, untuk itu kami menyerahkan sepenuhnya, kami tunggu instruksi dari gugus tugas. ” ujar I Made Di kantornya. Senin ( 21/6 ).
Lanjutnya, I Made Supriatna juga menyampaikan per hari Senin ini sekolah swasta dan negeri di Kota Depok di berlakukan Lockdown untuk antisipasi penyebaran virus yang saat ini sangat tinggi penyebarannya di Kota Depok guna menyelamatkan tenaga pendidik dan peserta didik.
” Kami lakukan Lockdown dikarenakan kekhawatiran tenaga pendidik terkena virus dan memberlakukan WFH untuk kegiatan belajar mengajar seperti SMAN 1 dan SMKN 1.. ” Ucapnya.
Sebelumnya SMAN Negeri di Kota Depok berencana melakukan PTM pada tahun 2021 – 2022 ajaran baru ini dan juga sudah melakukan sosialisasi dan simulasi terhadap peserta didik.
Iik
