Beranda blog Halaman 181

Satgas Covid-19 Desa Wates Jaya Melakukan Monitoring Kesetiap Pos Siaga Covid-19 Guna Memperketat Warga Yang Keluar Masuk Wilayah

0

BERIMBANG.COM, Bogor –  Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan Monitoring ke Pos Siaga Covid-19 sekaligus Siskamling setiap RW di wilayah Desa Wates Jaya, jumat (2/07/2021) malam

Kegiatan Monitoring tersebut yang dilakukan secara berkeliling ke setiap Pos Siaga Covid-19. Yang langsung dipimpin Ketua Satgas Covid-19  tingkat Desa Watas Jaya, bersama Pol PP dan Linmas.

Ketua Satgas Covid-19 Desa Wates Jaya, Rudi Irawan,S.IP mengatakan, Kegiatan Monitoring pada malam hari sebagai antisipasi adanya kerumunan warga serta mensosialisasikan akan di adakannya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Disamping itu, Rudi Irawan yang juga sebagai Kepala Desa Wates Jaya menekankan kepada Rt dan Rw’nya untuk selalu siaga dan sigap dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Malam ini kita berkeliling kesetiap wilayah Rw dalam rangka mengantisipasi adanya kerumunan dan memberikan himbauan akan di adakannya penerapan PPKM Darurat, serta menekankan kepada Rt dan Rw untuk memperketat penjagaan pada setiap Pos Siaga Covid-19 terhadap warga yang keluar masuk agar selalu menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes),” ucapnya

Ia juga meminta kepada Rt dan Rw untuk melakukan pemeriksaan yang teliti bila mana ada warga dari luar Bogor yang ingin masuk ke wilayah harus menunjukan bukti Surat Antigen,Swab, atau bukti sudah melakakukan Vaksinasi.

“Jadi, kalau ada warga dari luar Bogor ingin masuk ke wilayah kami harus menunjukan bukti Surat Antigen atau Swab, bila perlu bukti bahwa sudah melakukan Vaksinasi serta mendatanya dalam rangka keperluan apa. Mudah-mudah dengan dilakukannya penekanan ini warga kami dapat terhindar dari wabah Covid-19,” pungkasnya.

(Na/Wan)

 

PPKM Darurat Mulai 3 juli 2021 di Seluruh Jawa Timur

0

BERIMBANG.com Jajaran Polda Jawa Timur, Kodam V/Brawijaya dan Pemprov Jatim bersama polres serta kodim jajaran juga pemerintah kabupaten/kota melaksanakan kebijakan PPKM Darurat di wilayah Jawa timur, jumat tengah malam (2/7/2021) pukul 00.00 WIB. Telah melakukan penyekatan di berbagai tempat dan perbatasan masuk Jawa Timur.

Kebijakan PPKM darurat mulai diterapkan pada 3 Juli 2021. Polda Jatim mulai melakukan menutup pintu masuk ke Jawa Timur pada Jumat tengah malam pukul 00.00 WIB. Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan rapat bersama Forkopimda Jatim secara virtual.

“Mulai malam ini Jajaran Polda Jatim bersama sama dengan Kodam V/Brawijaya dan Pemprov Jatim serta jajaran polres kewilayahan, dibantu jajaran kodim dan pemerintah kabupaten/kota se jawa timur akan melakukan pengendalian mobilitas dan pembatasan mobilitas.
Pengendalian mobilitas adalah, mengendalikan pergerakan orang yang menggunakan alat tranportasi
yang melintas perbatasan provinsi, rayon, dan kabupaten,” paparnya.

Antar Provinsi 8 Pos Check Point, diantaranya 7 titik di pintu masuk perbatasan dengan Jawa Tengah, dan 1 titik perbatasan dengan Bali. Antar Rayon atau Kabupaten 86 Pos Cek Point. Ditambah 25 Pos Exit Tol. Selain itu, sebanyak 20 ribu lebih personil jajaran Polda Jatim telah diterjunkan dalam Operasi Amanusa ll ini. Serta ditambah dari personil Kodam V Brawijaya dan petugas dari Pemprov Jatim.

“Kami TNI-Polri bersama pemerintah Provinsi maupun daerah akan melakukan rekayasa lalu lintas, penutupan jalan atau pengalihan. Melakukan Patroli pada tempat yang dijadikan konsentrasi massa, seperti tempat wisata, atau tempat publik
lainnya. Melakukan Sosialisasi dan penegakkan protokol kesehatan,” tandasnya.

“Kunci Pelaksanaan PPKM Darurat ini adalah sinergi, kerja sama, Kompak, dan Menyeluruh dari hulu ke Hilir,” pungkasnya Kapolda Jatim.(***)

Bupati Bogor Ajak Para Camat, Kades & Lurah Fokus Tanggulangi Covid-19

0

BERIMBANG.com Menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19 di berbagai wilayah, Bupati Bogor Ade Yasin ajak seluruh Kepala Perangkat Daerah dan para Camat, Kades dan Lurah Fokus tangani Covid pada Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 di Pendopo Bupati Bogor, kemarin Kamis, (1/7/2021).

Dalam Rakor tersebut dibahas  beberapa poin prioritas, yakni terkait: pemulasaran jenazah Covid-19, call center layanan kedaruratan Covid-19 dan tempat isolasi mandiri di desa dan kecamatan, edukasi isolasi mandiri serta vaksinasi masif di Puskesmas.

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan bahwa pengendalian kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, harus dilakukan sejalan dengan adanya himbauan Presiden RI Joko Widodo berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di beberapa daerah zona merah.

PPKM Darurat dilakukan akibat lonjakan kasus Covid-19 dan imbas adanya varian baru Covid-19. PPKM Darurat akan diterapkan lebih ketat dari PPKM Mikro sebelumnya.

“Tingkat penularan dan Bed Occupancy Rate (BOR)  rumah sakit juga semakin penuh, untuk antisipasi kita juga telah melakukan verifikasi sejumlah rumah sakit swasta di Kabupaten Bogor agar menyediakan ruang khusus pasien Covid-19 sebesar 30%.”

“Kalau ada rumah sakit swasta yang menolak silahkan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor,” terang Ade Yasin.

Sebagai upaya menekan angka penyebaran covid-19 klaster perkantoran telah diterbitkan Instruksi Bupati tentang Pembatasan Kegiatan Layanan Perkantoran di Lingkup Pemkab Bogor

Yakni pengurangan jam kerja perkantoran  dan Pemberlakuan 100% WFH di Perangkat Daerah (PD) yang tingkat ketertularannya tinggi, sedangkan yang tingkat ketularan rendah diberlakukan WFO 25% dan WFH 75%.

“Jika tingkat ketertularannya tinggi kita harus berhentikan sementara kegiatan perkantoran dan berlakukan WFH 100%,  tidak ada istilah lockdown hanya WFH 100%,” tegasnya.

Lanjut Ade Yasin, berkaitan dengan tingkat kematian semakin tinggi, dirinya juga mengajak para camat dan kepala desa untuk membentuk Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19 dari Lingkungan Masyarakat (Linmas) 10 orang dan 1 orang amil dari masing-masing desa/ kelurahan untuk keperluan penatalaksanaan jenazah Covid-19, pemulasaran dan pemakaman jenazah.

“Saya berharap relawan ini bisa diberdayakan di 10 Tempat Pemakaman Umum (TPU) Covid-19 yakni di Pondok Rajeg, Tajurhalang, Ciomas, Cicadas, Cipenjo, Singasari, Jabon Mekar, Rancabungur, Galuga dan Gorowong. Ini kami lakukan untuk mengantisipasi adanya antrian pemakaman jenazah Covid-19 dilengkapi dengan buku panduan pemulasaran jenazah Covid-19,” tutur Ade Yasin

Bupati Bogor menjelaskan,

Untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor akan membuat call center layanan kedaruratan Covid-19 di setiap desa dan kecamatan,

Sehingga masyarakat yang terpapar Covid-19 bisa terpantau, apakah yang tengah menjalani isolasi mandiri kondisinya baik-baik saja, jika ada yang bergejala bahkan terpuruk, dengan gerak cepat dapat penanganan dengan merujuk ke rumah sakit atau rumah isolasi mandiri.

“Harus ada orang yang bisa dihubungi ditingkat desa/kelurahan untuk melayani permasalahan Covid-19, bahkan jika desa memiliki tempat atau fasilitas isolasi mandiri silakan digunakan tetapi dengan syarat diawasi langsung oleh pihak Puskesmas setempat,”

“Sehingga Puskesmas juga bisa lebih gerak cepat dalam memberikan pelayanan terhadap pasien Covid-19 seperti memberikan vitamin dan obat agar dapat mendorong meningkatkan imun para penderita Covid-19,” terangnya.

Bupati meminta kepada seluruh Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan hingga RT dan RW untuk meningkatkan kembali sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan Protokol Kesehatan 5 M,

Dan cara isolasi mandiri yang benar ada delapan poin yang harus dilakukan selama isolasi mandiri yakni: selalu menggunakan masker,  jika ada gejala flu sebaiknya tetap di rumah, tidak keluar rumah melakukan aktivitas kerja ke pasar, sekolah maupun ke area publik.

Kemudian manfaatkan media sosial kesehatan, hindari transportasi publik, rutin melakukan pelaporan terkait kondisi kesehatan kepada dokter dan tenaga kesehatan. Bekerja di rumah dengan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya dan menjaga jarak.

Selanjutnya cek suhu harian, amati batuk dan sesak napas, hindari peralatan pemakaian bersama seperti alat makan, alat mandi dan lain-lain.

Penggunaan peralatan makan sebaiknya menggunakan yang sekali pakai seperti sendok dan mangkuk plastik sehingga tidak digunakan oleh anggota keluarga lain.

Terapkan PHBS konsumsi makanan bergizi, rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, melakukan etika batuk dan bersin.

“Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan disinfektan, berjemur dibawah sinar matahari setiap pagi minimal 15 sampai 30 menit, hubungi pihak kesehatan Puskesmas dan rumah sakit jika terjadi keluhan lebih lanjut seperti sesak nafas,” jelasnya.

Para camat, lanjut Ade, para kades atau lurah untuk gencar melakukan sosialisasi berkaitan dengan isolasi mandiri agar masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri tidak kebingungan apa yang harus dilakukan.

Satgas Covid-19 harus berupaya menangani kasus ini untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, termasuk menambah ruang di rumah sakit swasta sebanyak 30% sesuai dengan Permenkes, serta penjadwalan vaksinasi secara baku minimal 3 kali setiap minggu di puskesmas.

“Saya minta seluruh Puskesmas tidak hanya melayani vaksinasi khusus masyarakat Lansia tetapi siapapun bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi, selama ketersediaan vaksinasi itu ada, bahkan sekarang masyarakat di bawah usia 18 tahun sudah bisa divaksin pastinya akan ada banyak permintaan vaksin,” katanya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Covid-19, Kabupaten Bogor Siap Menerapkan PPKM Darurat

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor siap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan segera memberlakukan PPKM Darurat khusus di Jawa dan Bali, dalam keterangan pers, Kamis (1/7/2021). Kebijakan yang berisi pengetatan kegiatan sosial dan ekonomi ini akan berlaku pada 3-20 Juli mendatang.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan selaku koordinator PPKM darurat di Jawa Bali menjelaskan, kasus konfirmasi baru tertinggi terjadi selama satu minggu ini, terakhir kemarin angkanya 21.800 kasus baru, dan 467-an kasus kematian dan ini tertinggi selama satu setengah tahun pandemi Covid-19 ini. “Kalau kita lihat keterisian tempat tidur di rumah sakit mengalami puncaknya,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima Berimbanag.com, hasil rapat Zoom Meeting tingkat Kabupaten Bogor yang di ikuti Pemerintah Kecamatan Cigombong, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, setelah acara Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor siap memberlakukan PPKM Darurat sebagaimana aturan yang telah ditetapkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

“Pemerintah Kabupaten Bogor akan menerapkan PPKM Darurat yang berlaku di Jawa Bali ini mulai tanggal 3 sampai 20 Juli 2021 mendatang. Kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang saat ini terus meningkat memerlukan kebijakan yang tegas dan terukur. Kami tentunya selaras dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menekan angka kasus Covid ,” terang Ade

Periode penerapan PPKM darurat dimulai sejak 3-20 Juli 2021, dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi kurang dari 10.000 kasus per hari, berikut ini rinciannya:

1.Perkantoran 100% Work From Home (WFH) untuk sektor non essential

2.Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring

3.Untuk sektor essential (keuangan, perbankan, diberlakukan, sistem pembayaran, perhotelan non karantina, dan komunikasi) maksimum Work from Office (WFO) sebanyak 50% dengan protokol kesehatan. Sektor kritikal (energi, kesehatan, keamanan, logistic, industri mamin dan penunjang, petrochemical, semen, obvitnas, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, listrik dan air) diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan ketat.

4.Pusat perbelanjaan / mall ditutup

5.Supermarket / pasar tradisional / took kelontong (menjual kebutuhan sehari-hari) kapasitas 50 %, dan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

6.Apotek / took obat bisa buka 24 jam.

7.Restaurant tidak diizinkan dine in, untuk delivery atau take away beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

8.Kontruksi beroperasi 100 % dengan prokes.

9.Tempat ibadah ditutup sementara.

10.Fasilitas umum ditutup sementara.

11.Kegiatan seni / budaya ditutup sementara.

12.Transportasi umum kapasitas maksimal 70%

13.Resepsi pernikahan maksimal dihadiri 30 orang dan tidak ada makan di tempat resepsi (dibawa pulang)

14.Pelaku perjalanan (pesawat dan kereta api) harus menunjukan kartu vaksin (minimal dosis ke-1). PCR H-2 untuk pesawat, Antigen H-1 untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

(Na)

Tradisi Polri Hari Bhayangkara ke-75, Polda Jatim Gelar Upacara Virtual Pembinaan

0

BERIMBANG.com Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jatim melaksanakan Upacara Pembinaan Tradisi Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021.

Dalam giat itu hadir juga Kajati Jatim, Kabinda, Kepala BNNP, Wakil Gubernur Jatim, Kasdam V Brawijaya, Wakil Ketua DPRD, Daguskamla Koarmada II dan Wakalanti Jatim.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Rupatama Polda Jatim, pada Kamis (1/7/2021) pagi. Pelaksanaan upacara sendiri dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara Virtual. Dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Upacara Pembinaan Tradisi Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021, Bapak Presiden RI melaksanakan dialog Interaktif dengan Kesatuan wilayan termasuk Polres Bangkalan.

Dialog Interaktif tersebut membahas terkait perkembangan situasi Kamtibmas dan penanganan Covid-19 masing-masing wilayah.

Usai melaksanakan Upacara Pembinaan Tradisi Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021. Kapolda Jawa Timur bersama Wakapolda Jatim melaksanakan syukuran sederhana Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021,

Yang terkoneksi secara virtual dengan Mabes Polri dengan tema. “Transformasi POLRI yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Mahameru Polda Jatim. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kapolri yang diawali dengan arahan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sebagai berikut;

1. Terus aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah menangani pandemi Covid-19 melalui sinergi dengan TNI, Dokter dan Tenaga Kesehatan, Aparat Pemda khususnya dinas kesehatan, relawan serta aparat pendukung lainnya dalam menangani Pandemi Covid-19.

2. Jangan lengah menjalankan tugas pokok ditengah Pandemi Covid 19 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

3. Berpacu menguasai perkembangan teknologi mutakhir dalam menghadapi ancaman terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang semakin kompleks.

4. Harus bijak, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia dalam menggunakan kewenangan Polri melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan dan penyitaan dan sebagainya.

4. Berwajah ramah dan selalu bersikap melayani masyarakat luas, namun tetap tampil tegas dan tanpa pandang bulu.

5. Menjalankan tugas dan wewenang dengan presisi, akurat, dan merujuk kepada peraturan perundang- undangan serta menunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat.

6. Mengembangkan Sumber Daya Manusia Polri secara transparan dan akuntabel dan mencari karakter yang sesuai dengan tugas-tugas Polri.

7. Memperkuat manajemen dan kelembagaannya dengan membenahi secara komprehensif kebijakan perencanaan, pengorganisasian, penganggaran, serta monitoring dan evaluasi

8. Teruslah bertransformasi menuju Polri yang presisi

Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan tumpeng kepada Personel Polri Termuda dan Personil yang menjelang masa purnabakti serta pemberian penghargaan kepada personil jajaran Polda Jatim yang telah berprestasi dalam hal menjaga kamtibmas di wilayahnya serta satker yang memperoleh penilaian terbaik.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada anggota yang sudah bekerja dengan baik, dan semoga akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Lanjut kapolda menyampaikan, bahwa sebentar lagi di Jawa Timur akan melaksanakan PPKM Mikro darurat, dan kebijakan PPKM Mikro darurat ini semata-mata hanya untuk keselamatan masyarakat.

“Mari bersama-sama mendukung yang ditetapkan pemerintah, untuk selalu jaga diri, jaga keluarga dan jaga negara,” urainya.

Pelaksanaan PPKM Mikro darurat di Jawa Timur kami sudah melakukan rapat atau pertemuan awal, dengan forkopimda dan akan ditindaklanjuti rapat tersebut membentuk PPKM mikro yang sudah ditetapkan.

“Ada dua yang ditetapkan dengan dua parameter, indikator permasalahan dan tindakan. Di level tiga dan empat akan ditempatkan anggota di 11 wilayah di jatim,” tambahnya.

“Harapan ke depan dengan diberlakukamnya PPKM Mikro darurat masyarakat dapat mentaati dan turut membantu pemerintah dalam menjaga Prokes sehingga upaya-upaya yang kita lakukan bersama bisa menyelamatkan masyarakat di wilayah Jawa Timur”. tutup kapolda jatim.(***)

Nikmati Sensasi Strike Dikolam Pemancingan Kang Ai, Ini Lokasinya

0

BERIMBANG.COM,BOGOR – Memancing merupakan kegiatan atau hobi yang banyak diminati masyarakat sekarang ini. Memancing juga bisa menjadi alternatif pelepas penat dan lelah karena pekerjaan yang menumpuk sehingga membutuhkan fikiran yang fresh dan jernih kembali dengan melakukan hobi satu ini.

Sekarang telah banyak cara yang bisa dipilih orang untuk bisa melakukan kegiatan memancing dengan target ikan yang diinginkan, seperti memancing di laut, ataupun memancing alam bebas, serta mancing di kolam harian, galatama dan masih banyak lagi.

Memancing adalah olahraga sekaligus seni yang banyak di gemari oleh berbagai kalangan, tua-muda, pria maupun wanita. Sensasi saat strike dengan ikan adalah saat yang paling dinanti karena di saat itulah andrenalin, kesabaran dan teknik di tuntut berkolaborasi demi mencapai target yaitu naiknya sang ikan ke tangan pemancing.

Nah, bagi anda yang punya hobi mancing dan ingin mencoba sensasi strike, bisa datang ke kolam pemancingan kang Ai yang beralamat di kampung Ciranjang, Pamoyanan, Bogor Selatan Jawa barat.

“Mancing disini selain banyak pilihan kolam dan ikannya, suasananya juga nyaman dan udaranya sejuk,” kata Riki kepada awak media, Kamis (1/7/2021)

Pemancingan, terdiri dari kolam borong ikan mas, ikan nila, harian ikan nila (Khusus umpan), harian jabrug (Khusus umpan).

Pemancingan kang Ai, menawarkan kesejukan dan panorama alam yang menggugah minat para pemancing untuk wajib datang. Pohon-pohon di sekeliling kolam memayungi para pemancing dalam kesempatannya menunggu umpan disambar ikan.

Spot mancing di Bogor bagian selatan ini memang memiliki daya tarik mengagumkan. Airnya yang jernih membawa ketenangan bagi siapapun yang memandangnya. Jika cuaca sedang cerah, gugusan Gunung Salak dengan gagahnya akan terlihat jelas dari tempat ini, memenuhi bingkai suasana sejauh mata memandang.

“Hampir setiap akhir pekan kalau kalau pas libur, pasti menyempatkan mancing disini,” ujar Riki sambil menarik pancingnya.

Tidak hanya itu, selain menawarkan kesejukan dan panorama alam yang indah. Di pemancingan kang Ai, terdapat beberapa kolam yang bisa anda pilih dan tentukan sendiri, tentunya disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan diturunkan.

“Pokoknya mancing disini nyaman aja, kolamnya juga banyak pilihan dan pengelola Nya juga ramah dan baik,” ujarnya.

Halaman parkir memadai, dan ketersediaan toilet dan Musala. Bagi anda yang membawa kendaraan roda dua/motor, bisa langsung masuk ke lokasi pemancingan. Untuk roda empat/mobil, bisa diparkir di depan dengan jarak ke lokasi kurang lebih 100m.

Pemancingan kang Ai, dalam setiap harinya tidak pernah sepi dari para pemancing. Baik dari wilayah Bogor, maupun dari luar Bogor.

“Hampir setiap Minggu pasti menyempatkan mancing disini, tempatnya juga bersih dan nyaman,” pungkasnya.

(Yosep

100 Warga Desa Ciandam Ikuti Pengobatan Gratis Program TMMD Ke 111 Cianjur

0

BERIMBANG.com Cianjur – Warga Desa Ciandam mengikuti kegiatan Pengobatan gratis di Aula Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu, (30/06/2021).

Kegiatan tersebut dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 111 yang dilaksanakan di wilayah Desa tersebut.

Pasister Kodim 0608/Cianjur  Kapten Inf. Yuniardi, mengatakan bahwa pengobatan gratis merupakan serakangkaian  kegiatan non fisik dalam TMMD yang dilaksanakan selama 30 hari terhitung dari tanggal 15 Juni 2021.

“Iya, hari ini kita telah melaksanakan pengobatan gratis, kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan non fisik dalam program TMMD. Adapun peserta dalam kegiatan ini di ikuti oleh seratus orang warga Desa Ciandam,” terang Kapten Inf. Yuniardi, di Aula Desa Ciandam.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan Tim kesehatan Puskesmas Klinik harapan sehat,” sambungnya.

Pasister Kapten Inf. Yuniardi berharap dengan adanya pengobatan gratis ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Ciandam.

“Tidak Cukup kegiatan sampai di sini, kedepannya masih ada serangkaian kegiatan non fisik lainnya yang akan kami lakukan,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Korlap Tim Kesehatan TMMD, Chaidir Ilham, mengatakan, bahwa warga Desa Ciandam sangat antusias mengikuti pengobatan gratis,

Namun karena dalam masa pandemi, peserta hanya dibatasi 100 orang saja, tentunya dengan bergilir dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Ada tiga penyakit yang paling banyak di keluhkan di masyarakat Ciandam, seperti sakit persendian, hipertensi dan penyakit lambung, namun semua telah dilakukan penanganan  oleh tim kesehatan,” jelas Chaidir Ilham.

(Tatang)

TMMD Kodim 0608/Cianjur, Peduli Kebutuhan Masyarakat Bangun MCK

0

BERIMBANG.com Cianjur – Mandi, Cuci, Kakus (MCK) atau pembangunan toilet pada program TMMD ke 111 Kodim 0608/Cianjur hampir rampung dan dapat digunakan masyarakat Desa Ciandam yang sebagian tidak memiliki toilet pribadi.

Pembangunan 2 unit MCK program TMMD tersebut, berada di dua kampung, yakni di Kampung Cipendeuy RT 06/05 dan di Kampung Babakan Majalaya RT 03/05, Desa Ciandam. Kedua MCK tersebut memiliki ukuran 2 x 3 meter.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M, mengatakan progres pembangunan MCK secara keseluruhan sudah mencapai 90 persen. Setelah itu, bangunan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Salah satu sasaran fisik diantaranya pembangunan sarana umum mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Desa Ciandam yang presentasi pembangunan keduanya sudah sampai 90 persen,” katanya, Rabu (30/6/2021).

Pihaknya berharap, dengan adanya MCK tersebut, masyarakat yang ada di wilayah sasaran TMMD dapat hidup dengan sehat dan lebih baik dari sebelum masuknya TMMD sesuai dengan arahan komando atas.

“Pembangunannya berjalan lancar sesuai dengan progres yang signifikan, cepat, juga berkat bantuan masyarakat yang dengan suka rela saling bahu membahu membangun MCK ini,” ujarnya.

Kepala Desa Ciandam, Ny Elin mengaku, pihaknya sangat bersyukur dengan dipilihnya Desa Ciandam sebagai salah satu sasaran TMMD ke 111 Kodim 0608/Cianjur.

“Setiap program TMMD merupakan hal yang memang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

(Tatang/Pendim0608)

Kapolda: Ada 503 Gerai Vaksinasi di Jatim untuk percepatan Vaksinasi

0

BERIMBANG.com Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, meninjau Gerai Vaksinasi Presisi, di Taman Bungkul, Surabaya, pada Rabu (30/6/2021).

Mendukung  program pemerintah 1 juta vaksin perhari, untuk membentuk Herd Immunity.

Pelaksanaan peninjauan vaksinasi ini dimulai dari tahapan pendaftaran, Skrining, Vaksinasi, hingga Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Gerai vaksinasi Presisi di Taman Bungkul ini ditargetkan pelaksanaan vaksinasi dapat mencapai 250 orang, dengan petugas vaksinasi terdiri dari 10 tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini mengatakan. Hari ini (30/6) jajaran Polda Jawa Timur, secara serentak melaksanakan vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 23 ribu diseluruh jajaran Jawa Timur.

Kemarin pihaknya telah mendirikan 503 gerai vaksinasi, yang tersebar di seluruh jajaran Jawa Timur.

“Hari ini, salah satunya saya mengecek gerai vaksinasi yang berada di Taman Bungkul. Rencananya hari ini kami melaksanakan vaksinasi untuk 250 orang disini, antusias masyarakat sangat tinggi, sehingga sampai sekarang sudah berjalan 170, harapan kami nanti sebelum jam empat sore, 250 itu sudah habis,” kata Kapolda Jatim.

“Jadi rata-rata kami akan Melaksanakan 23 ribu per hari oleh Polri saja. Itu terbagi menjadi 503 gerai. Untuk percepatan program vaksinasi. Salah satu gerainya ini, di Taman Bungkul sini ada 250 vaksin. Nanti ada gerai lain bisa 200, ada yang 500. Tergantung dari ketersediaan vaksin dan kedatangan masyarakat untuk melaksanakan vaksin,” tandasnya Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat, untuk datang di gerai-gerai vaksin yang sudah ada, atau yang sudah dimiliki oleh Puskesmas. Hal ini untuk meningkatkan herd immunity.

“Jadi tinggal membawa KTP kemudian mengisi form dan nanti dilaksanakan skrining pemeriksaan kesehatan, yang bersangkutan itu bisa atau tidak mengikuti vaksinasi,” Jelasnya

Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, kepada seluruh anggota, mari melaksanakan program vaksinasi ini, sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Provinsi dengan masyarakat kita jaga terus.

“Harapannya 117 ribu vaksin per hari di wilayah Timur, yang dilaksanakan oleh Pemprov, TNI-Polri bisa terlaksana dengan dukungan masyarakat Jawa Timur,” harapnya.

Irjen Nico Afinta menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengajak untuk tetap menjaga diri, keluarga, dan negara.

“Ayo jaga kesehatan diri, jaga kesehatan keluarga dan jaga kesehatan negara,” ajak Kapolda.(***)

Penanganan Covid-19, Ucapan Terima Kasih Kapolda Jatim Terhadap Personil Korps Brimob Polri

0

BERIMBANG.com Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi pejabat utama Polda Jatim, Rabu pagi (30/6/2021), menggelar Apel pelepasan Personil Korps brimob Polri yang sudah bertugas di jajaran Polda Jatim, di lapangan Mapolda Jatim.

Dalam sambutannya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada personil BKO Korps Brimob Polri, yang bertugas di jajaran Polda Jatim. Yang telah ditempatkan di Polres Bangkalan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Sampang, Lamongan dan Madiun. Yang wilayahnya terjadi peningkatan penyebaran Covid-19.

“BKO Korps Brimob Polri di polda jatim ini dalam rangka membantu penanganan Pandemi Covid-19 di Polda Jatim,” kata Kapolda Jatim, Rabu (30/6).

Ditambahkan irjen Nico, sebanyak 150 personil BKO Korps Brimob Polri, telah melaksanakan tugas dengan sangat baik. Sehingga masyarakat merasakan manfaat dan tugas yang telah diberikan.

“Perlu diketahui sebelumnya, di wilayah Bangkalan pada awalnya masyarakat masih belum banyak memahami Prokes (Protokol kesehatan), namun saat ini telah terjadi sistem penanganan yang baik,”

“Kemudian awalnya dilakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Namun digeser dengan PPKM Mikro ke Kecamatan dan desa sehingga sistem Tracing dan Testing berjalan dengan baik,” tambahnya.

Lanjut kapolda, pelepasan 150 anggota koprs brimob polri yang di BKO kan di polda jatim ini, untuk memperkuat dan mempercepat penanganan Covid-19.

“150 anggota dibagi bagi agar lebih cepat baik di Polres Bangkalan, Sampang, Lamongan, Madiun,” lanjutnya.

Apa yang dilakukan oleh koprs brimob didukung oleh masyarakat, namun jika masyarakat bisa lebih instens dan lebih memahami dan mengetahui dan ikut membantu melaksanakan prokes akan jauh lebih baik, maka penanganan Covid-19 juga bisa lebih baik.

“Pesan saya, sudah banyak pasien covid yang meninggal, masih banyak yang sakit. RS, perawat dan dokter masih bekerja dengan keras, mari masyarakat patuhi prokes, pakai masker, jauhi kerumunan, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kegiatan yang tidak penting, dan kita harapkan bersama sama angka aktif covid dapat menurun, sehingga perekonomian jawa timur kembali bangkit.” tutup Kapolda Jatim.(***)