Penulis: Admin Berimbang

Depok

Kabid Wasdal Tertibkan Reklame Liar Di Sejumlah Wilayah Depok

Penertiban reklame di Jalan Margonda Raya, Depok.    (Foto : Iik)
Penertiban reklame di Jalan Margonda Raya, Depok. (Foto : Iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Guna menertibkan reklame liar, bidang pengawasan dan pengendalian (Wasdal) di Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok melakukan penertiban reklame tanpa izin. Penertiban dilakukan di sepanjang Jalan Margonda Raya dan Jalan Transyogi Cibubur. Kamis (2/6/2016).

Kepala seksi penertiban reklame dan bangunan, Elves Rebelo mengatakan, penertiban yang dilakukan hanya naskah reklame saja sedangkan untuk bangunan reklamenya tidak ditertibkan. Dalam setahun menurut Elves, dilakukan enam kali penertiban dihampir semua  wilayah Kota Depok.

Penertiban reklame di Jalan Transyogi Cibubur.    (Foto : Ist)
Penertiban reklame di Jalan Transyogi Cibubur. (Foto : Ist)

” Sebelum melakukan penertiban, kami data dahulu, mana yang harus ditertibkan agar mempermudah dalam pelaksanaanya nanti,” ujar Elves kepada berimbang.com di lokasi penertiban di bilangan Jalan Margonda Raya.

Lanjutnya, pelanggaran yang ditertibkan adalah reklame yang tidak membayar pajak dan memakai badan jalan sedangkan untuk reklame dengan skala kecil akan dibongkar seluruhnya.

” Untuk yang di Jalan Margonda naskah reklame yang besar sedangkan untuk di Jalan Transyogi Cibubur kemungkinan untuk reklame yang skala kecil,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Citra Yulianti mengatakan, penertiban yang dilakukannya adalah dalam rangka penataan reklame disejumlah wilayah sesuai dengan zonasi dan penertiban reklame di daerah milik jalan sehingga penataan reklame menjadi tertib dan tidak menjadikan hutan reklame.

Selain itu, Citra menginginkan estetika Kota Depok menjadi lebih asri dan indah untuk kedepannya untuk itu Pemerintah Kota Depok akan merevisi Peraturan Walikota (Perwal) tahun 2003. (Iik)

Jelajah Desa

Desa Pasir Jaya Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

IMG-20160602-WA0001

BERIMBANG.COM, Bogor – Pembangunan sarana infrastruktur menjadi prioritas utama bagi masyarakat Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rabu (1/06 /2016 ) kemarin.

Dikatakan Kepala Desa Pasir Jaya, Gina Garmina, program prioritas ini atas dasar usulan dari berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

” Kami tampung, lalu kami musyawarahkan, alhamdulillah hasil  usulan dari masyarakat sekitar desa pasir jaya sudah kami realisasikan di beberapa titik, sampai kami pun bisa membuka akses jalan lingkungan (jaling) antar RW yang dulunya tidak tersambung sampai pada akhirnya tersambung, ” kata Gina kepada berimbang.com.

Dijelaskan Gina, secara umum, aspirasi masyarakat yang dihimpun pemerintah desa dibidang pembangunan meliputi pembangunan jalan Karena diakuinya, hal tersebut merupakan kebutuhan yang sangat diharapkan oleh masyarakat.

“Terealisasinya Penggunaan Dana Desa(DD) pada tahun 2016 telah memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama di Desa Pasir Jaya,” ungkap Gina.

Di tempat terpisah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Jono Prasetio menjelaskan, Dana desa tahun ini di salurkan untuk pengecoran  jalan  yang berlokasi di Kampung Loji RT 01, 02, RW 05 dan Kampung Pasir Jawa RT 01, 02,  RW 07, hingga masyarakat pun ikut membantu dalam pengerjaannya hingga swadaya pun diperoleh dari para pemilik mobil yang sering melewati jalan.

Lanjut jono, dalam pengerjaan ini tentunya disini kami menyesuaikan sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). (Irwan/Nana/YF /SR)

Daerah

Kecelakaan Di Tol Ruas Cikopo Palimanan Memakan Korban Jiwa

02bdb1f09e2d5ed2e08354c4e6c0f219f

BERIMBANG.COM, Cikopo – Kecelakaan lalulintas di ruas Tol Cikopo Palimanan (Cipali) memakan korban hingga meninggal dunia, kembali terjadi. Insiden menewaskan itu terjadi di ruas Tol kilometer 120.800 pukul 18:00 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, insiden itu terjadi dari arah Palimanan menuju Cikopo dengan menelan korban meninggal dunia satu orang bernama Asep Hikmat Muslihat dari arah Cikopo.

“Kendaraan Isuzu bernopol F-7496-AA yang dikemudikan Rozy yang juga mendapatkan luka berat, saat berjalan, oleng ke kanan dan tidak terkendali,” ungkap Yusri saat dikonfirmasi, Rabu 1 Juni 2016.

Kendati demikian, Rozy yang terus berusaha kendaraannya kembali ke jalur seharusnya, sulit dikemudikan. “Kendaraannya tak terkendali masuk ke median jalan, kemudian terguling,” tambahnya.

Tidak hanya terguling, lanjut Yusri, kendaraan jenis Mikro bus itu masuk kembali ke badan jalan dan tabrakan hebat pun tak terelakkan. “Kendaraannya masuk kembali ke badan jalan.”

Selain korban meninggal dunia, terdapat juga pengendara luka berat, di antaranya rozzy si pengemudi, Ea Malia, Heri Risnanti dan Ronald Ellem Pepah. Sedangkan untuk luka ringan, yaitu Sumarni, Gunawan dan Usman. Seluruh korban langsung mendapatkan penanganan di rumah sakit terdekat. (Saf)

Jelajah Desa

Sertijab Kepala Desa Langen Sari Berjalan Lancar

Kepala Desa Langen Sari terpilih, Andi Supriyadi.    ( Foto: Irwan)
Kepala Desa Langen Sari terpilih, Andi Supriyadi. ( Foto: Irwan)

BERIMBANG.COM , Sukabumi –  Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa Langen sari dari pejabat sementara (Pjs),  Janten Firmansyah kepada Kepala Desa (Kades) terpilih Andi Supriyadi berjalan lancar. Rabu (1 /06 /2016).

Acara berlangsung di aula Balai Desa Langen Sari, Kecamatan Parung Kuda Kabupaten Sukabumi, di hadiri oleh musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Parung Kuda, Ketua Badan Permusyawarahan (BPD), Para Kepala Desa serta tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar Desa Langen Sari.

Pantauan Berimbang.com, acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Desa yang baru, dalam sambutanya Kepala desa dan seluruh perangkatnya akan siap melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Selain itu Kepala Desa juga siap melanjutkan pembangunan sarana prasarana pemerintahan desa sehingga nantinya dapat tercipta suasana pemerintahan yang nyaman.

Camat Parung Kuda, Tri Suwito mengatakan akan memberikan pesan dan arahan kepada kepala desa yang baru agar dapat memimpin masyarakat yang heterogen, senantiasa berkoordinasi dengan kecamatan ataupun tingkat kabupaten jika mengalami kesulitan.

” Akan bersama-sama dengan seluruh perangkat desa dengan dukungan masyarakat berupaya menjadikan Desa Jimbaran yang kaya potensi menjadi Desa yang maju dan bisa menjadi desa percontohan,” ungkapnya. ( Irwan / Yosef / Nana)

Depok

BMPS, Dewan Pendidikan Dan PGRI Bangun Sinergisitas Untuk Kemajuan Pendidikan

Ketua BMPS Kota Depok, H Acep Al-Azhari (kiri), Dewan Pendidikan, Hafizh Nashir (tengah), Ketua PGRI, Syamsudin (kanan)     (Foto : Ist)
Ketua BMPS Kota Depok, H Acep Al-Azhari (kiri), Dewan Pendidikan, Hafizh Nashir (tengah), Ketua PGRI, Syamsudin (kanan) (Foto : Ist)

BERIMBANG.COM, Depok – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Dewan Pendidikan dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) membangun sinergisitas dalam kemajuan di dunia pendidikan.

Salah satunya yang diutarakan Acep Al-Azhari adalah peran dan fungsi dari peran masing-masing agar tidak ada tumpang tindih seperti pemerintah, masyarakat, stakeholder, media dan lembaga yang peduli dengan pendidikan khususnya Kota Depok.

Acep juga menyampaikan terkait penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di wilayah Pemerintahan Kota Depok agar mengambil kebijakan dari PPDB yang bersih dari siswa titipan serta berupaya secara maksimal untuk terlibat dalam pengawalan.

Acep juga menambahkan, agar tidak mencari-cari masalah di dunia pendidikan tetapi bersama-sama untuk memecahkan masalah yang timbul dalam penyelenggaraan pendidikan di Kota Depok sehingga proses Growing the organization, Empowering people dan Promoting menjadi tanggung jawab bersama demi terwujudnya pembangunan manusia yang berkarakter sejak di usia dini.(iik)

JabodetabekJakarta

Gedung Kantor Cabang Bina Area Persada Di Jakarta Diresmikan

IMG_20160531_112109

BERIMBANG.COM, Jakarta – Gedung Kantor Cabang PT. Bangun Area Persada (BAP) di Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur baru saja diresmikan. Perusahaan yang bergerak dibidang pengamanan ini memperkerjakaan sekitar kurang lebih 19.000 pegawai yang tersebar dibeberapa wilayah. Selasa (31/5/2016).

Direktur PT. BAP (Bina Area Persada) Abraham dalam sambutannya mengatakan, perusahaan yang didirikan tahun 1990 dapat memberikan nilai-nilai positif di kalangan masyarakat dan untuk pertama kalinya didirikan di Surabaya dan sekarang dibuka cabang baru di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur..

Abraham juga menuturkan, perusahaan security dibawah pimpinannya bukan karena sakti atau.kekuatan dari pihak lain tetapi merupakan kepercayaan masyarakat yang diberikan.

” Ini berkat masyarakat, perusahaan menjadi besar bukan karena pihak lain atau kekuatan lain, saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang mendukung kami,” ucap Abraham.

” Semoga dengan dibuka cabang baru perusahaan di Bambu Apus, Jakarta dapat bermanfaat kepada masyarakat dan supaya dapat di percaya oleh masyarakat untuk lebih berkarya ke depannya,” tambahnya.

Kapolsek Cipayung diwakili AKBP Rusman,  mengatakan, dengan dibuka cabang di Jakarta dapat menjadikan petugas keamanan (Security.red) yang handal dan profesional dalam menjalankan tugas pengamanan ditempatnya bertugas.

” Ya, kami mengharapkan juga dapat menjalin persaudaraan dengan masyarakat di Jakarta,” ucapnya.

Daerah

Ratusan Siswa SMP Islam Nurul Amal Raih Program Indonesia Pintar

IMG-20160530-WA0005

BERIMBANG.COM , Sukabumi –  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Nurul amal  di Jl. Koramil No. 383. Kp. Caringin Rt.01 /Rw. 04.  Ds. Nyangkowek Kecamatan cicurug  Kabupaten Sukabumi ,  menerima dana Program Indonesia Pintar (PIP)  dari pemerintah pusat.

“Hal ini, tentunya dapat menyemangati bagi siswa SMP Islam Nurul Amal . Selain itu, didalam kebutuhan siswa di sekolah menjadi tercukupi diantaranya untuk membeli buku, keperluan sekolah, alat tulis dan keperluan yang lainya,” ujar Ahmad.

Kepada berimbang.com, Kepala Sekolah SMP Islam Nurul Amal Ahmad Rukman mengatakan , Dengan PIP ini pertama kalinya diterima oleh semua siswa sehingga nantinya dapat berkesinambungan dan bisa berjalan setiap tahunya. Selain itu, siswa yang mendapatkan PIP dananya dapat difungsikan sebagaimana mestinya oleh siswa. Terutama bagi kebutuhan di sekolah bukan pada keperluan yang lainnya. Senin (30/05/2016).

Dijelaskan ahmad , dari beberapa jumlah data penerima  PIP nilainya  berbeda, mulai dari Rp 375 ribu. Sampai dengan Rp 750 ribu.

“Ditekankan, apa bila semua siswa sudah menerima PIP maka diwajibkan untuk ditabungkan, karena tidak menutup kemungkinan uang tersebut pastinya akan menjadi kebutuhan mereka di sekolah nantinya. Sehingga tidak terlalu banyak membebani orang tua, minimal bisa meringankan beban dari orang tua,” ucapnya.

Lanjut , ia menghimbau kepada orang tua atau wali murid supaya dapat memfungsikan uang tersebut sebagai mana mestinya. Selain itu, orang tua harus betul-betul mengerti akan kebutuhan anaknya di sekolah. Supaya orang tua dapat mendukung pentingnya pendidikan dan tidak ada, kata siswa di Kabupaten Sukabumi yang tidak bersekolah akibat terbentur dengan biaya atau ekonomi. (Irwan / Nana / Surya)

JabodetabekJakarta

Bocah 4 Tahun Jatuh Dari Lantai 18 Apartemen

7277610311eb714071c586fbe2ceb280f

BERIMBANG.COM, Jakarta – Seorang bocah berusia empat tahun bermama Korbar Marceilo jatuh dari lantai 18 unit AK Tower A Green Bay, Pluit, Jakarta Utara sekira pukul 11.30 WIB.

Insiden itu terjadi saat korban sedang ditinggal ibunya, yakni Tju Henny (35) yang tengah ada keperluan di lobi apartemen.

“Ibunya lagi turun ke lobi mau ambil surat. Di kamar dia lagi ditinggal sendirian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di ruangannya, Jakarta, Senin (30/5/2016).

Setibanya di kamar, ibunya pun kaget melihat anaknya sudah berada di lantai dasar dengan tubuh berlumuran darah. Padahal, dia hanya lima menit meninggalkan anaknya.

Akibat peristiwa tersebut, bocah itupun tewas seketika. Terlihat ia mengalami luka di bagian muka dan pundak sebelah kiri.

Saat disinggung adakah unsur kelalaian yang dilakukan ibunya, Awi mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih dulu.

“Nanti kita lihat sesuai proses penyidikan ada atau enggak (kelalaian), apalagi ini anak sendiri. Jangan sampai nanti sudah jatuh malah ketimpa tangga,” tukas Awi.(Abd)

JabodetabekJakarta

Tolak Aplikasi Clue, Ahok Pecat Ketua RW

3e2e481da25186f80dff2da162b69853f

BERIMBANG.COM, Jakarta – Lantaran menentang kebijakan Pemprov DKI terkait kewajiban mem-posting di aplikasi Clue, Agus Iskandar, Ketua RW 012, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dipecat oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Iya betul hari Jumat kemarin. Tapi legalitas formalnya saya belum terima, menunggu keputusan dari wali kota, baru ucapan dari lurah saja,” kata Agus, Minggu (29/5/2016).

Sebab, berdasarkan undangan dengar pendapat dengan Komisi A DPRD Jakarta yang membicarakan SK-Gub 903/2016 tentang Pemberian Uang Penyelengaraan Tugas dan Fungsi Rukun Tetangga dan Rukun Warga tidak ada sanksi bahwa Ahok bisa mencopot pengurus warga.

“Dalam Pergub 903 itu tidak ada sanksi. Kenapa saya harus diberhentikan? Sanksinya kalau saya tidak melaksanakan pemotoan tiga kali sehari saya enggak terima duit, ya saya enggak masalah,” ketus Agus.

Agus sendiri merasa heran soal pemecatannya. Ia pun menyebut Ahok sebagai pemimpin bertangan besi.

“Dan aturan manapun tidak membenarkan Gubernur memecat RT RW karena prinsipnya kan yang namanya RT RW legalitasnya sebenarnya di masyarakat. Mereka yang ngangkat, yang jadi masalahnya ini tangan besi,” tegasnya.

Atas peristiwa yang dialaminya itu, hari ini Agus bersama seluruh RT & RW di DKI Jakarta yang dihadiri oleh LBH Jakarta dan beberapa LSM akan melakukan konsolidasi hasil dengar pendapat dengan komisi A DPRD DKI Jakarta tentang SK Gubernur Nomor: 903 Tahun 2016 tentang pemecatannya.

Adapun agenda itu akan dilaksanakan pukul 20.00 WIB di halaman Kantor RW 012 Kelurahan Kebon Melati, Jalan Sabeni Raya No.1. (Abd)

JabodetabekJakarta

Pembangunan RPTRA Terhambat, Ahok Salahkan RT Dan RW

4330cac9fc2f0e2d3fa90af4d29c961ff

BERIMBANG.COM, Jakarta – Diprotes soal penggunaan aplikasi Qlue, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) balik menyerang. Ahok menuding pihak-pihak yang melakukan protes merasa tak leluasa lagi melakukan pungutan liar, hingga tuduhan adanya kepentingan politik di balik kritik keras tersebut.

Tak berhenti sampai di sana, mantan Bupati Belitung Timur itu juga menuding para pemprotes Qlue yang merupakan pengurus RT/RW adalah pengemplang tanah yang menyebabkan pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) terhambat.

“Terus ada enggak oknum RT/RW yang ngemplang jalur hijau, saluran peghubung, bikin kios, sewain Rp 1,5 juta satu bulan, parkir liar, itu semua oknum RT/RW. Ada enggak oknum RT/RW dudukin fasos fasum, banyak. RPTRA kami terhambat berapa puluh gara-gara oknum RT/RW dudukin. Buat apa? buat rumah, sewain kontrakan, parkir mobil,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/5/2016).

Ahok melanjutkan, oknum pengurus RT/RW tersebut seolah berkuasa atas lahan di lingkungannya. Karenanya, melalui Qlue dan berbagai kebijakan lain, Ahok hendak menjadikan lurah seperti manajer perumahan yang membawahi pengurus RT/RW, bertugas mengurus lingkungan secara sukarela dan disediakan uang insentif operasional secukupnya.

“Nah sekarang saya minta RT/RW jadi perpanjangan lurah yang menjadi estate manager dan bapak ibu asuh. Kalau kamu enggak bisa jadi bapak ibu asuh ya silakan mengundurkan diri. Kenapa mesti ke DPRD? Main politik dong,” lanjut dia.

Kepentingan politik menjelang Pilgub pun tak luput dari sorotan Ahok. Menurutnya, dengan adanya protes semacam ini, ada indikasi ancaman para pengurus RT/RW tak akan memilih Ahok dalam Pilgub mendatang.

“Itu lebih tepat saya terjemahin, ‘kita (pengurus RT/RW) ngancam enggak mau pilih lu. Kita akan pilih DPRD dari partai yang nerima kita’. Saya terjemahin aja yang lebih tepat,” tukas dia. ( Ako)