Penulis: admin berimbang

Jelajah Desa

Akibat Turun Hujan Disertai Angin Kencang, Beberapa Rumah Milik Warga Kp Loji Pasir Jaya Rusak

BERIMBANG.COM, Bogor – Turunnya hujan deras disertai angin yang begitu kencang pada senin malam hingga selasa pagi 19 januari 2021, mengakibatkan beberapa bangunan rumah milik warga Kampung Loji Rw 09, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mengalami rusak

Ketua Rw 09 Kampung Loji, Desa Pasir Jaya, Suhendra mengatakan, Akibat terjdinya turun hujan disertai angin yang begitu kencang mengakibatkan beberapa rumah milik warganya rusak dan retak-retak. Dirinya menerangkan, pada selasa,19/01/2021 dengan adanya turun hujan disertai angin sepanjang malam tersebut dirinya berinisiatif berkeliling kewilayahnya untuk mengecek, menurutnya setelah dilakukan pengecekan ada beberapa rumah milik warga yang rusak

“Setelah saya berkeliling untuk mengecek wilayah lingkungan Rw 09 karena turunnya hujan disertai angin kencang telah terjadi beberapa rumah milik warga rusak, diketahuinya rata-rata rusak bagian dinding yang ambruk dan atap yang terbawa angin,” ungkapnya kepada berimbang.com

Suhendra menerangkan data rumah milik warga yang rusak, diantaranya bagunan  Rumah milik Dana  (55) rusak bagian atap, Rumah milik Amir (60) rusak bagian atap dan dinding bagian dapur, Rumah milik Apud (50) rusak bagian atap dapur, Rumah Elim (39) rusak bagian atap, serta ada rumah-rumah milik warga lainnya yang rusak ringan dan retak-retak.

“Dengan adanya rumah-rumah milik warga yang rusak sudah kami data serta sudah dilaporkan ke pihak Pemerintahan Desa dan Kecamatan serta Intansi terkait. Saya berharap Mudah-mudah dengan terjadinya bencana yang sudah dilaporkan ke pihak Pemerintah terkait segera mendapatkan bantuan ,” terang Suhendra.

Pantauan Berimbang.com dilokasi tidak ada korban jiwa, hanya saja beberapa bangunan rumah milik warga rusak yang mengakibatkan kerugian material jutaan rupiah. Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan dan langsung mendapatkan Respon serta dilakukan pengecekan oleh pihak Desa dan Satpol PP Kecamatan Cigombong untuk dilaporkan ke BPBD Kabupaten Bogor.

(Na)

Bogor

Ketua Umum Laskar Dewa Mendukung Penuh Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua Umum Ormas Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) Gus Fauzi Ali Hanafi sangat mendukung, Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi Kapolri.

Menurut Gus Fauzi, Komjen Listyo Sigit Prabowo yang dilihat dari rekam jejaknya memiliki kemampuan yang cukup baik.

“Saya sebagai Ketua Umum Ormas Laskar Dewa berikut seluruh Anggota sangat mendukung Komjen Listyo untuk menjadi Kapolri dengan rekam jejak yang sangat begitu baik dan sudah sepantasnya menjadi Kapolri,” Ungkap Gus Fauzi Ali Hanafi, minggu (17/01/2021)

Selain mempunyai kemampuan. Disisi lain, Komjen Listyo Sigit juga dikenal sebagai sosok yang luwes dan supel terhadap berbagai kalangan atau Elemen Masyarakat serta tanpa membeda-bedakan ras, Suku dan Agama

“Komjen Listyo Sigit memiliki sipat luwes dan supel ke berbagai kalangan Masyarakat, sehingga kami sangat mendukungnya tanpa diragukan lagi untuk menjadi Kapolri,” ucap Gus Fauzi kepada Berimbang.com

(Na)

Bogor

Bupati Bogor: Perkokoh Peran Keluarga Dalam Membangun Ketahanan Bangsa

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri Wisuda ke-72 secara online program diploma, sarjana dan pasca sarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor dengan tema “Memperkokoh Peran Institusi Keluarga Menuju Ketahanan Berbangsa dalam Mengimplementasikan Akhlak Mulia”, di  Aula Prof. H. Abdullah Siddiq, SH UIKA Kota Bogor, kemarin Sabtu (16/01/2021).

Dalam sambutannya Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa sejauh apa pun kita melangkah, tempat kembali adalah keluarga, sebab keluarga adalah bagian diri kita, tempat kita lahir, tumbuh dan dibesarkan, di dalam islam,

fungsi berkeluarga tak hanya menjadi penyempurna separuh iman atau sekedar mengikuti sunnah rasul, akan tetapi lebih dari itu keluarga sebagai benteng akhlaq, tempat memperoleh ketenangan, mendapatkan keturunan dan sebagai investasi akhirat.

“Itulah kenapa keluarga yang harmonis dalam perspektif Islam adalah keluarga yang mampu mencapai sakinah (ketentraman) yang dilandasi mawaddah (cinta) dan rahmah (kasih sayang),”

“Pendidikan Islam di Indonesia sebagai sub sistem pendidikan Nasional, pada hakikatnya bertujuan untuk lebih berpartisipasi aktif dalam membangun kualitas bangsa, terutama dalam aspek pembentukan akhlak dan moral mulia segenap warganya,” terang Ade.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, lanjut Ade, memiliki berbagai program  pemberdayaan ketahanan keluarga, dalam hal pengembangan SDM, dibidang pendidikan tahun 2021 ini Pemkab Bogor mengadakan program beasiswa pancakarsa untuk 1200 siswa berprestasi di bidang tahfidz Quran, olahraga, seni atau lainnya.

Namun menurutnya untuk mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia pada hakikatnya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen yaitu keluarga, masyarakat dan negara.

“Saya mengajak kepada setiap keluarga untuk membangun ketahanan dan berusaha menjadi sarana terbaik dalam pendidikan karakter anggota keluarga agar menjadi pribadi-pribadi yang berakhlak mulia yang membentuk masyarakat berkualitas, sehingga ketahanan bangsa dan negara akan semakin kokoh dalam menghadapi segala tantangan,” ujarnya.

Ade Yasin juga mengucapkan selamat dan turut berbangga atas kelulusan. Jangan terlena dan merasa cukup, karena perjalanan masa depan masih panjang dengan tantangan yang semakin kompleks.

Kata dia, Graduation is just a beginning. Meskipun telah diwisuda, teruslah belajar dan mengasah diri, berinventasi dengan ilmu, keterampilan, inovasi dan kreativitas dapat memberikan manfaat bagi ummat, bangsa dan negara.

(Andi/Diskominfo Kab Bogor)

Depok

Awal Tahun, PWD Lakukan Registrasi Anggotanya

BERIMBANG.com, Depok – Paguyuban Wartawan Depok (PWD) telah meregistrasi puluhan anggotanya pada Sabtu,(16/1/2021) di kantor keseketariatan PWD, Gang Janur RT 03/03 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Depok Jawa Barat.

Ketua PWD, M.F. Sinaga, saat ditemui mengatakan, registrasi yang dilakukan setiap awal tahun ini untuk mengingatkan kepada anggotanya agar tetap profesional dalam melakukan tugas jurnalistik dan tertib dalam Paguyuban ini.

” Agar tertib saja dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” kata Ferry Sinaga. Sabtu (16/1/2021)

Bang Ferry (sapaan akrabnya – red) yang juga pimpinan redaksi (pimred) suaradepok.com menjelaskan, program kerja PWD setiap tahunya hanya melakukan kegiatan sosial. Diantaranya, santunan anak yatim piatu dan kaum duafa.

” PWD hanya mempunyai program kerja yang bersifat sosial. Alhamdulillah setiap tahun kami selalu mengadakan santunan untuk anak yatim dan kaum duafa” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan seketaris PWD, Guntur Bulan. Ia mengungkapkan, PWD yang berdiri sejak tahun 2000 selalu melakukan kegiatan kegiatan sosial di Kota Depok.

” dari Walikota Depok pertama (tahun 1999 – red) PWD sudah ada dan selalu melakukan kegiatan sosial ke masyarakat Depok hingga sekarang” ungkapnya.

Guntur menambahkan, anggota PWD saat ini sangat menjunjung tinggi solideritas, dengan begitu PWD akan terus melakukan kegiatan kegiatan sosial yang bermanfaat untuk orang lain.

” Anggota PWD sangat solidaritas, dan akan terus melakukan hal yang positif. semoga talenta dan bakat kami akan menjadi berkat untuk orang banyak,” pungkasnya **

Bogor

Sidak & Patroli PPKM di Sentul City, Bupati Bogor Temukan Restoran Buka

BERIMBANG.com Optimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Bupati Bogor, Ade Yasin lakukan patroli dan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa tempat usaha di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, Selasa (12/01/2021) malam.

Terpantau Bupati Bogor berbareng Kasatpol PP Agus Ridho, Kapolres Bogor AKBP Harun dan Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto, serta tim Ade Yasin mengelilingi kawasan Sentul City.

Patroli dan Sidak, kata Ade, ini dilakukan untuk memastikan PPKM di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik dan dipatuhi masyarakat juga para pelaku usaha, terlebih di Kawasan Sentul City yang merupakan kawasan yang cenderung ramai dikunjungi ketika malam hari.

“Ya karena disini ramai juga. Tadi beberapa usaha besar seperi mall Aeon dan Ikea sudah tutup sebelum pukul 19.00 WIB. Kita akan terus lakukan patroli di tempat lain,” tegas Ade Yasin.

Dilapangan, Ade Yasin menemukan satu restoran yang masih saja buka. Usai melakukan percakapan dengan pengelola restoran itu, pengelola mengaku belum mengetahui jika ada pembatasan jam operasional.

“Ngakunya nggak tahu. Makanya saya sosialisasikan dan beri teguran. Kalau besok masih nekat buka di atas pukul 19.00, kami bisa hentikan operasionalnya,” kata Ade.

Ade mengimbau masyarakat untuk mematuhi PPKM yang berlaku pada 11-25 Januari 2021 di Jawa-Bali. Kata dia, niat pemerintah membatasi kegiatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Pemerintah niatnya baik. Kami juga harus terus menyosialisasikan protokol kesehatan. Karena kita belum tahu sampai kapan pandemi ini berlangsung. Sementara, ruang isolasi dan rumah saki mulai penuh,” terangnya.

Agar PPKM ini optimal pelaksanaanya, Ade Yasin meminta tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di kecamatan, untuk lebih ekstra dalam menjaga kawasannya, selama aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diberlakukan.

“Ya, Satgas kecamatan harus lebih ketat menjaga wilayah. Aturan PPKM ini berlaku selama dua minggu dari tanggal 11 sampai 25,” imbuhnya.

(Dewi Julianur/Andi/Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

Maling Gondol Perhiasan Warga di Perumahan Gardenia Residen Kab. Bogor

BERIMBANG.com Maling bobol rumah warga di perumahan Gardenia Residen, Kecamatan Bojonggede, Kabupten Bogor, kejadian pada siang hari bolong diperkirakan jam 13.00, WIB. saat keadaan rumah kosong ditinggal pemilik ke pasar.

Cerita korban inisial AT berangkat bersama ibu kandungnya hendak berbelanja kebutuhan harian kepasar terdekat, sekitar jam 11.30 WIB, saat selesai belanja sampai dirumah sekitar jam 14.30 WIB. terkejut melihat rumah berantakan.

“Pintu depan dikunci jendela semua terkunci,” kata AT, namun namanya maling bisa menjebol jendela samping, hingga rusak. Keadaan rumah AT berantakan.

Lanjut AT, lemari pakaian dalam kamar dibongkar dan diacak-acak, serta perhiasan emas yang ditaksir Rp 4jutaan di gondol maling disiang hari. “Emas gelang dan anting sepasang,” terangnya.

Dalam keadaan panik AT bersama ibu kandungnya berupaya lapor ke pos securiy perumahan, ia teriak, “Pak rumah saya (anaknya) kemalingan,” kata Ibu kandung AT.

Saat kejadian, security yang ada hanya satu orang, itupun menjaga pintu depan portal keluar masuk perumahan itu, “malam bertiga dengan warga, kalo siang warga gak jaga, jadi siang jaga cuma sendiri dari PT,” kata Security Yayang.

Dia menjelaskan bahwa satpam yang menjaga perumahan hanya 3 orang dari PT Bangun Citra Bersama, Gardenia Residen, dari warga 2 orang, seluruhnya ada 5, “yang 2 tambahan dari warga hanya jaga malam,” katanya.

Sigap kepolisian Polsek Bojonggede saat dihubungi, memeriksa tempat kejadian perkara (TKP), Kanit Sabara Dadang R mengatakan, “Satpam harus banyak kontrol, terutama rumah kosong,” singkatnya, sambil memeriksa TKP.

(TYr)

Bogor

Sekda Kab. Bogor Apresiasi Kementrian PUPR, Penyelesaian Aset Jaringan Air Minum Sentul City

BERIMBANG.com Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengikuti Rapat Lanjutan Pembahasan Aset Jaringan Air Minum di Perumahan Sentul City, difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dilaksanakan secara Virtual, Senin (11/01/2020).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 121 Tahun 2015 tentang Pengusahaan Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum.

Penyelenggara sistem penyediaan air minum menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat dan atau Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya guna memenuhu kehidupan yang sehat, bersih dan produktif sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Pelayanan air minum diselenggarakan oleh PDAM atau sekarang Perumda Air Minum Tirta Kahuripan saat ini baru menjangkau 22,90% dari keseluruhan jumlah penduduk,” kata Burhanudi.

“Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Perumda Tirta Kahuripan bekerjasama dengan para pemangku kepentingan termasuk swasta atau pebisnis terus berupaya mencari solusi untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor akan air minum,” jelas Sekda.

Lanjut dia, penyerahan pengelolaan pelayanan air minum di kawasan Perumahan Sentul City kepada Perumda Tirta Kahuripan ini, tentunya dilaksanakan melalui serangkaian proses kajian dan pembahasan terkait berbagai kondisi, pertimbangan teknis dan administratif.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI, Ombudsman RI serta semua pihak atas sumbangsih waktu, tenaga dan pemikiran terkait penyelesaian masa transisi pengelolaan Spam Kawasan Sentul City,”

“Semoga proses penyerahan aset pengelolaan air minum ini dapat berjalan lancar untuk menjamin kualitas, kuantitas dan kontinuitas air bersih di kawasan Sentul City dan sekitarnya serta meningkatkan citra Pemkab Bogor sebagai pelayan publik berbudaya prima,” terang Burhanudin.

Seperti diketahui, Sebelum rapat hari ini, rapat pembahasan tanggal 12 Desember 2020 yang diselenggarakan KEMENPUPR dan dihadiri oleh Kemendagri, BPKN RI, Ombudsman RI, Pemkab Bogor, Perumda Tirta Kahuripan dan PT. Sentul City menghasilkan beberapa kesimpulan, yaitu jaringan air minum dalam spam merupakan satu kesatuan sistem yang harus berintegrasi dari hulu ke hilir.

Pemda meminta pengembang untuk menyerahkan PSU sesuai ketentuan yang berlaku. Terkait pengelolaan PSU, Pemda dapat bekerjasama dengan pengembang, badan usaha swasta atau masyarakat dan terkait pembiayaan pihak pengembang yang timbul saat pembangunan PSU pemukiman yang seharusnya bukan tanggung jawab pengembang, maka dianjurkan kepada para pihak (pemda-pengembang-badan usaha) menyepakati terkait pembiayaan tersebut.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Optimalkan Penanganan Covid-19, Bupati Bogor Rakortas Perencanaan Anggaran 2021

BERIMBANG.com Kabupaten Bogor Mengoptimalkan penanganan Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin, lakukan Rapat koordinasi terbatas (Rakortas) Perencanaan Anggaran Penanganan Covid-19 Tahun 2021 di Ruang Rapat Bupati, Senin (11/01/2021).

Bupati Bogor menjelaskan Rakortas dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 01 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Selain itu berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Penanganan Covid DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Banten, dan Bali pada hari Jumat, 8 Januari 2021, kata Ade Yasin, artinya harus ada pengetatan kembali, yang akan beresiko pada kebutuhan anggaran dan kondisi keuangan penanganan lebih lanjut.

“Target  penanganan covid di tahun 2021 adalah bagaimana menurunkan kasus harian, penurunan angka kematian dan peningkatan recovery rate. Minggu ini puncaknya, 100 kasus per hari di Kabupaten Bogor,”

“Ketersediaan ruang isolasi ini hal yang sangat penting, tidak boleh adanya penolakan pasien masuk rumah sakit. Oleh karena itu, persiapkan penanganan dan anggaran sebaik-baiknya,” terang Ade.

Kesiapan penanganan Covid-19, lanjut Ade, Kabupaten Bogor tahun 2021 dengan cara mematangkan perencanaan penanganan Covid-19. Mulai dari ketersediaan ruang isolasi dengan menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2021 sebesar 28 milyar.

Program Satu Milyar Satu Desa (SAMISADE) sebagai pendekatan pemulihan ekonomi karena kegiatannya berbasis padat karya, karena prediksi pandemi covid-19 masih akan terus berlangsung sampai vaksin sudah betul-betul hadir dipergunakan dan menjadi solusi penyelesaian pandemi ini.

Selain itu, Ade Yasin menegaskan agar RS Cibogo difungsikan, Rumah Isolasi Kemang diperpanjang, juga BLUD RSUD di Kabupaten Bogor, agar dikaji lagi pengadaan obat dan penanganan kesehatan,

“Jangan semua anggarannya dari APBD, BLUD juga punya uang, beli sendiri,” pungkas Ade Yasin.

(Dewi Julianur/Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Beredar Video Pengakuan Saksi Bantah Aniaya Wartawan, Ketua PWI Kab. Bogor Angkat Bicara

BERIMBANG.com Bogor – Berita dugaan aksi penganiayaan terhadap wartawan di Bogor, ada yang menanggapi, mengaku sebagai saksi kejadian, yang tersebar di media sosial (Medsos) dalam bentuk video di grup WhatsApp, beberapa waktu lalu.

Dengan terang, yang mengaku saksi itu menyebut nama, serta memberi keterangan diatas, “Klarifikasi terkait pemberitaan”. dan dibawahnya, “Rudi salah satu warga sebagai saksi di lokasi,” demikian tulisan yang dimuat dalam video.

Rudi menjelaskan bahwa ia menjadi saksi kejadian pada malam terjadinya kekerasan terhadap Jurnalis Pelitabaru pada Jumat (08/01/2021), sekitar pukul 23.45 WIB, dalam videonya, Rudi membantah pemberitaan yang telah dimuat.

“Kesaksiannya tidak seperti itu (dalam berita), saya pribadi yang tahu persis permasalahannya,” ujar Rudi dalam video yang berdurasi 3 menit 1 detik.

Selanjutnya Rudi berujar, wartawan itu mengaku dari media lain, “Datanglah seseorang mengatasnamakan media kompas, yang beralamat di cipadung,” terang Rudi.

Terpisah, jurnalis Pelita Baru Sidik Permana yang menjadi korban, ia menolak secara tegas telah menyebut dengan mengaku-ngaku sebagai wartawan Kompas seperti yang disebutkan Rudi. “Saya tidak pernah menyebutkan dari media apapun,” tegasnya, dikutip dalam berita pelitabaru.com. edisi (11/01/2021)

Kembali kepengakuan Rudi dalam video, bahwa wartawan tersebut bertanya kenapa jalan tersebut ditutup, lalu ia menirukan pertanyaan wartawan saat kejadian itu, “Dia berbicara ‘Pimpronya mana, kenapa ini ditutup, sudah koordinasi belum sama Polsek’,” kata Rudi.

Dalam pernyataan itu, menurut Rudi wargalah yang meminta wartawan itu berputar arah, “Oknum wartawan tersebut ngotot, memancing emosi warga, sehingga warga menepak helm dua kali, yang saya lihat,” ujar Rudi dalam video.

“Saya memohon agar media terkait,” katanya, “Terkait klarifikasi hak guna jawab kami, dan segera mencabut kembali, pemberitaan tersebut,” kata Rudi dipenghujung pernyataan dalam video itu.

Secara terpisah, Respon Pimpinan Redaksi pelitabaru Billy Adhiyaksa, melalui berita di laman pelitabaru.com ia akan melaporkan ke pihak yang berwajib pernyataan kesaksian Rudi melalui video yang telah beredar di Medsos atas dasar pencemaran nama baik medianya.

“Bagaimana berita itu tidak benar, ada tempat dan waktu kejadiannya, ada korban, dan ada pelakukanya, kok dikatakan berita itu tidak benar, itu hal yang aneh,, tapi biarlah nanti pihak kepolisian yang akan menentukan penyelesaian permasalahan yang terjadi,” ujar Billy. dikutip dari berita pelitabaru.com

“Nanti kita lihat secara gamblang, bagaimana pihak kepolisian yang akan mengusut tentang laporan-laporan keberatan kita terhadap insiden kekerasan yang menimpa salah satu tim redaksi kita itu,” tegas Billy Adhiyaksa,

Menanggapi hal itu, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, H. Subagio, SIP, melalui WhatsApp, ia meminta kepada aparat kepolisian agar mengusut tuntas kejadian kekerasan terhadap jurnalis.

“Apapun alasannya aksi tindak kekerasan berupa pemukulan dan perusakan terhadap kendaraan milik jurnalis itu, sudah merupakan bentuk intimidasi dan pelanggaran hukum,” tegas Subagio, Senin (11/01/2021).

Usut secara Hukum, kata dia, selesaikan masalah secara profesional. Jadikan ini pelajaran, agar kejadian serupa tidak terulang menimpa jurnalis saat bertugas.

“Bogor harus bersih dari aksi tindakan kekerasan terhadap jurnalis, karena bisa saja tindak kekerasan itu merupakan bentuk menghalangi kebebasan pers didalam menjalankan tugas jurnalisnya yang dilindungi Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers,” kata H. Subagio, SIP.

(TYr)

Daerah

Curi Perlengkapan Wartawan, Wilson Lalengke Desak Polisi Tangkap Pelakunya

BERIMBANG.com Makassar –  Dugaan teror dan intimidasi terhadap wartawan terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang menimpa Imansyah Rukka yang merupakan seorang wartawan media nasional online.

Rumahnya yang terletak di Jalan Laikang, Perumahan Aida Green Residence, Kelurahan Bakung, Kota Makassar dirusak oleh orang tak dikenal (OTK), pada Rabu (6/1/2021), pukul 03.30 WITA dini hari.

Menurut Imansyah Rukka, saat kejadian dia sedang berada di dalam rumah. Dia mengaku sempat mendengar suara orang mengetuk kaca jendela kamarnya saat ia tertidur pulas.

“Awalnya saya tidur pulas, tiba-tiba saya terbangun karena mendengar ada orang yang mengetuk jendela kamar saya, dengan rasa curiga, saya mencoba mengintip dari balik celah gorden, dan terlihat ada seorang pria dengan badan yang agak kekar berdiri di teras rumah bersama mobil Avanza hitam,”

“Orang tersebut terlihat mengamati sesuatu di sekitar rumah saya,” ujar Iman. Setelah itu, Iman mendengar pintu rumahnya dirusak dengan paksa dan pintunya pun ditendang, lalu orang tersebut masuk ke dalam rumah.

Lalu orang tersebut mengambil Laptop yang tersimpan di atas meja di ruang tamu beserta kelengkapannya, juga tas selempang kecil yang berisi identitas id card wartawan dan beberapa perlengkapan liputan.

“Laptop tersebut saya simpan di atas meja di ruang tamu usai kerja malam hari, sementara tas dan kelengkapannya semua ada di atas kursi juga raib. Tas tersebut berisi id card wartawan, kunci mobil, dan powerbank,” jelas Iman.

Selain itu, empat buah ban mobil serta velg yang tersusun rapi di dekat pintu ruang tamu pun ikut dibawa oleh para pelaku.

Merasa seperti diteror, Iman langsung bergegas untuk mengintai dari celah gorden jendela untuk mencari tahu siapa pelakunya, “Saya mengintip dari celah gorden dengan was-was mencari tahu siapa pelakunya,” ujarnya.

Atas kejadian itu, korban telah membuat laporan polisi ke Polsek Biringkanaya, Polres Makassar, Polda Sulawesi Selatan.

Merespon pembobolan rumah wartawan Imansyah Rukka, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., meminta pihak kepolisian agar menindak tegas para pelaku.

Menurut Wilson, diduga bermotif intimidasi, pengancaman, dan penghilangan barang bukti hasil investigasi jurnalistik sang wartawan di Makassar itu,

Dia juga mengutuk keras perbuatan teror yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap insan pers jurnalisme warga yang ada di Makassar.

“Kami mengharapkan pihak kepolisian dapat mengungkap kasus teror terhadap wartawan Imansyah Rukka karena hal itu melanggar undang-undang pers dan merupakan perbuatan pidana,” tegas Wilson Lalengke yang merupakan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Sabtu, 9 Januari 2021.

Lebih lanjut, Kapolsek Biringkanaya, Kota Makassar, Kompol Wayan Wayracana Karyawan, S.I.K saat dikonfirmasi perihal yang dialami oleh wartawan Imansyah Rukka yang bertugas di harian siber.com, tidak memberikan tanggapan atau respon sama sekali.

“Padahal kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak Polsek Biringkanaya, tapi belum ada tanggapan sama sekali,” ungkap korban Imansyah sedih.

(IRK/NJK)