Penulis: admin berimbang

Daerah

Hijau Lestari Indonesia Buka Perwakilan Di Kab Brebes

BERIMBANG.com, Depok – Hijau Lestari Indonesia (HLI) yang berpusat di kota Bekasi merupakan organisasi berkegiatan di bidang lingkungan hidup yang berpayung hukum dibawah Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia (YPHLI).

Sejarah berdirinya organisasi ini pun terbentuk penuh perjuangan yang berliku.
Dengan komitmen anggotanya serta loyalitas yang tinggi dapat bertahan mengibarkan bendera HLI sampai sekarang ini bahkan semakin melebarkan sayap ke berbagai daerah di tanah air.

Salah satunya HLI yang berada di wilayah kabupaten Brebes juga merupakan cabang organisasi dibawah HLI menjadikan kegiatan peduli lingkungan hidup semakin meluas dan terarah dengan program kerja yang ada.

Salah satu bentuk positif dari kegiatannya yaitu dengan melegalkan/mendaftarkan ke Kesbangpol yang berada di kabupaten Brebes sesuai peraturan pemerintah yang ditetapkan.

Tindakan itu merupakan bentuk konsekuen dari kepengurusan organisasi agar segala kegiatan menjadi resmi dan terarah.
Persis seperti yang selalu disampaikan saudara Candra sebagai ketua dalam setiap acara rapat anggota.

Maka pada hari rabu tanggal 5 Januari 2022 perwakilan Kesbangpol brebes Kabid poldagri Drs Kukuh Prasetyo M.SI melakukan tinjauan sebagai verifikasi dari permohonan yang diajukan HLI cabang brebes menjadi orgnisasi yang resmi.

” Semoga dengan resminya HLI cabang Brebes menambah motivasi pengurus/anggotanya dalam berjuang melestarikan alam dan keasrian lingkungan khususnya di wilayah kabupaten brebes, ujar Kukuh.

Sementara itu ditempat terpisah ketua Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia (YPHLI) Boy junafiah didampingi kuasa hukumnya Toni Supriadi SH.MH mengatakan kepada media ini awal yang bagus agar HLI brebes ini bisa membantu menjalankan program pemerintah terkait lingkungan hidup.*

Depok

Kasus Damkar Kota Depok, Kejari Tetapkan Tersangka Baru

BERIMBANG.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok kembali menetapkan satu pegawai Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok sebagai tersangka perkara Tindak Pidana Korupsi. Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok Sri Kuncoro, di Depok, Kamis, (06 /01/2022).

“Ya kemarin kami telah menetapkan kembali satu orang tersangka atas nama WI yang berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang berkedudukan sebagai Pejabat Pengadaan pada saat terjadinya peristiwa tindak pidana korupsi belanja seragam PDL dan sepatu PDL Damkar Depok tahun anggaran 2017-2018,” terang Kajari.

“WI disangkaan melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 KUHP,” ungkap Sri Kuncoro.

Dia menguraikan, total telah tiga Tersangka dalam perkara Korupsi pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok

Dengan rincian dua tersangka klaster tindak pidana korupsi belanja seragam PDL dan sepatu PDL Damkar Depok tahun anggaran 2017-2018, yakni AS selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan Mantan Sekretaris Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Depok, serta WI selaku Pejabat Pengadaan.

Adapun estimasi kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut berkisar Rp 250.000.000,-

Selanjutnya klaster korupsi pemotongan gaji pegawai Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok dengan Tersangka berinisial A yang menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran Pembantu.

Adapun perkiraan kerugian negara akibat dugaan korupsi pemotongan gaji pegawai Dinas Damkar Kota Depok mencapai Rp 1,1 miliar. A disangkakan melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 atau Pasal 9 UU Tipikor.

Untuk kedua klaster perkara tersebut akan dilakukan penanganan oleh Jaksa Penyidik secara profesional dan proporsional.

“Selanjutnya dapat kami sampaikan juga bahwa ditahun 2022 ini selain melaksanakan kegiatan penindakan kami juga akan mengoptimalkan dan memprioritaskan berbagai upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi tindak pidana korupsi seperti di Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok ini,” katanya.

Menurutnya, program pencegahan lebih diprioritaskan, jika sudah diingatkan namun masih tetap membandel melakukan penyimpangan maka, akan dilakukan upaya penindakan secara proporsional dan profesional tentunya.

Sri Kuncoro optimis, perekonomian Kota Depok tahun 2022 ini akan tumbuh lebih baik daripada tahun sebelumnya dengan mengoptimalkan upaya pencegahan karena upaya pencegahan tindak pidana korupsi sangat penting dilakukan guna mendukung penguatan pemulihan ekonomi nasional yang terpuruk akibat bencana mundial pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sekira dua tahun hingga kini.

“Di tahun 2022 ini, selain melakukan pendampingan melalui Jaksa Pengacara Negara sebagaimana yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya,”

“maka pada tahun ini, ada terobosan terkait upaya pencegahan dengan melakukan inovasi melalui bidang intelijen dengan mengoptimalkan kegiatan penyuluhan penerangan hukum yang sebelumnya dengan metode hanya satu arah diganti dengan metode kelompok diskusi terarah atau dikenal sebagai Focus Group Discussion (FGD),” ungkap Sri Kuncoro.

Sri Kuncoro menambahkan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta lebih mendekatkan Kejari Kota Depok dengan pihak yang membutuhkan pelayanan,

“Maka juga, telah ditempatkan Kantor Jaksa Pengacara Negara dan Pos Pelayanan Hukum Terpadu di Gedung Dibaleka Balaikota Kota Depok,” pungkasnya.***

Bogor

Bupati Bogor Berharap Guru Penggerak Dapat Mewujudkan Generasi Unggul

BERIMBANG.com – Audiensi Bupati Bogor Ade Yasin dengan Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemenristek Dikti, mengenai pentingnya guru penggerak dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, di Ruang Serbaguna 1 Setda, Kamis (6/1/2021).

Bupati Bogor berharap guru penggerak bisa jadi pemimpin yang dapat mewujudkan generasi unggul di masa depan.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan bahwa tidak akan ada generasi unggul seperti ini, jika tidak ada guru, karena guru penggerak memiliki kelebihan dimana metode pembelajarannya dengan menciptakan pembelajaran yang berpusat kepada murid.

Guru penggerak mampu menggerakkan komunitas belajar guru di sekolah dan di wilayahnya serta dapat menemukan kepemimpinan murid untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila atau berjiwa nasionalis.

“Apa yang ada di Pancasila harus kembali diajarkan, sebab anak sekarang kiblatnya ke gawai, apalagi ditambah dua tahun selama pandemi metode pembelajaran yang kita lakukan daring sehingga anak-anak ketergantungan kepada gadget, sehingga diperlukan inovasi agar mereka tidak ketergantungan kepada gawai, kita harus memperbaiki kondisi ini,”

“Tentunya memerlukan orang yang mau mencurahkan jiwa dan raganya untuk dunia pendidikan salah satunya guru penggerak yang senantiasa mengabdikan dirinya untuk menciptakan pelajar yang nasionalis,” kata Ade Yasin.

Di Kabupaten Bogor, kata Bupati, untuk membudayakan kearifan lokal dilakukan melalui program “Kamis Nyunda” artinya setiap hari Kamis harus ada muatan lokal bahasa Sunda karena Kabupaten Bogor bagian dari Jawa Barat.

“Walaupun di dalamnya ada Batak, Padang, Jawa dan lainnya, tapi kita harus budayakan kearifan lokal, Bahasa Sunda merupakan muatan lokal untuk mengimbangi bahasa lain, minimal kita kuasai tiga bahasa yakni bahasa daerah, Bahasa Indonesia dan Inggris,”

“Guru penggerak sudah ada komunitasnya yakni Komunitas Belajar Guru Penggerak (KBGP), mudah-mudahan jadi wadah dan pengembangan diri dan ajang silaturahim dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Lanjut Ade Yasin menerangkan, berbicara pendidikan dirinya tidak hanya fokus pada sekolah negeri tetapi juga pada sekolah swasta.

Melalui Program Bogor Cerdas, ia berusaha bersikap adil terhadap lembaga pendidikan baik swasta maupun negeri, sehingga bantuan pendidikan yang diberikan tidak sebatas untuk sekolah negeri tetapi swasta bahkan madrasah, tahun 2021 ada sekitar 200 lembaga pendidikan yang ia bantu melalui program pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) maupun rehab.

“Kami tidak hanya memperhatikan sekolah negeri saja tetapi swasta pun berkontribusi besar terhadap pendidikan jadi tetap kita perhatikan,”

“Kami ingin memperlakukan mereka sama antara negeri dan swasta karena semuanya tujuannya mendidik anak-anak menjadi generasi yang lebih intelektual dan lebih pintar,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pendidikan Profesi Guru Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan, Temu Ismail menambahkan bahwa program pendidikan guru penggerak diharapkan dan dicanangkan dalam penyiapan kepemimpinan dalam jabatan pengawas dan kepala sekolah, guru penggerak mempunyai standar kompetensi yang ditetapkan Permendikbud.

Kata dia, dengan program guru penggerak mulai dari seleksi administrasi, substansi hingga wawancara sangat ketat selama 9 bulan. Program itulah ke depan untuk penyiapan calon-calon pemimpin dalam satuan pendidikan untuk diberikan tugas sebagai kepala sekolah atau diangkat jabatan pengawas sekolah maupun guru pamong dan profesi guru lainnya.

“Ada sekitar 114 lulusan guru penggerak di Kabupaten Bogor diharapkan bisa berdaya dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Bogor,”

Lanjutnya, perlu sinergi kebijakan pusat dan daerah karena kita tahu kewenangan kepegawaian PAUD dan pendidikan dasar kewenangannya ada di kabupaten/kota sedangkan SMA dan SMK ada di provinsi.

“Sehingga kedatangan kami ini untuk bersinergi agar para guru penggerak dapat diberikan penugasan sebagai kepala sekolah yang tentunya sudah memenuhi persyaratan,” tutur Ismail.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Interaktif Virtual Forkopimda Jatim Dilaunching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi

BERIMBANG.com – Forkopimda Jawa Timur mengikuti rapat sekaligus launching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi, secara virtual, yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dihadiri Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perekonomian Airlangga Hartanto, di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Kamis (6/1/2022).

Rapat ini diikuti oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Danpuspenerbal Laksanana Muda TNI Edwin,SH,M.Han, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono serta pejabat utama Polda jatim, pejabat utama Kodam V/Brawijaya dan seluruh stakeholder yang terkait, dalam rangka mengecek kesiapan Jawa Timur menerima Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta berinteraktif dengan Menkes RI secara virtual, kapolda menjelaskan kesiapan jajaran Jawa Timur dalam mengelola kedatangan PPLN yang nantinya dibuka dari T2 bandara Juanda.

Kapolda mengatakan, untuk menghadapi hal tersebut sudah dibentuk Satgas penanganan PPLN. Antara lain, satgas bandara, satgas transportasi, satgas akomodasi, satgas kesehatan, dan satgas administrasi.

“Terkait dengan hal itu, maka akan dibagi mulai dari kedatangan, kemudian pengecekan paspor, kemudian pengecekan barang-barang oleh bea cukai, pengecekan kesehatan dilaksanakan di tempat langsung, lalu dilaksanakan tes PCR dan hasilnya ditunggu di sini,”

“Setelah aman baru dibawa ke tempat-tempat yang sudah disiapkan. Misalkan asrama haji dan hotel-hotel yang sudah disiapkan ada, 18 hotel. Total yang sudah disiapkan ada 3200 tempat tidur, dan satu kamar berisi dua orang, untuk mengantisipasi penyebaran virus Omicron,” tutur Kapolda usai rapat.

Tim satgas ini, kata Kapolda, akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi satu sama lain. Sehingga masing-masing satgas yang ada di tempat karantina maupun yang di posko dapat berkomunikasi dengan baik.

“Kami juga atas persetujuan dari pemerintah daerah, telah dibuatkan Wi-Fi, sehingga mereka nanti dalam melaksanakan karantina tidak bosan. Bisa mengakses informasi, bisa nonton TV,” ujarnya.

“Harapan kami, ayo pelaku-pelaku perjalanan luar negeri, maupun PMI di antaranya, patuh terhadap aturan-aturan ini, kita semua bekerja sama dengan baik. Harapannya Jawa Timur dengan adanya kerja sama yang baik, patuh terhadap aturan, bisa kita hadapi bersama mengantisipasi penyebaran virus yang baru ini,” tambahnya.

Lebih lanjut Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, saat ini masih belum ditemukan kendala, namun menurut Kapolda saat ini yang diinginkan adalah mendapatkan data, berapa orang yang akan datang masuk di Bandara Jawa Timur, itu penting.

“Sehingga kalau data ini kami dapatkan satu hari, dua hari, tiga hari makin lama akan makin baik. Untuk data ini dibagikan ke seluruh satgas yang sudah ada,”

“Selanjutnya mungkin kendalanya adalah, kepatuhan dari PMI untuk tinggal diam di tempat karantina selama ini 7 atau 10 hari, sesuai dengan daerah asal atau negara tempat mereka kerja. Kendala-kendala ini kami antisipasi dengan menyiapkan tempat wifi, kemudian nanti kami beri surat kabar, sehingga mereka juga tidak telat informasi,” paparnya.

Kapolda menambahkan, dengan adanya aplikasi Monitoring Karantina Presisi yang dilaunching ini, nantinya akan membantu mendapatkan data PMI atau pelaku perjalanan luar negeri yang akan datang.

“Saya kira penting buat kami, untuk selalu bersinergi, berkomunikasi, untuk mengatasi di tiap-tiap titik ini. Jadi semakin sering kami mengkomunikasikan, dan sama-sama mencari jalan keluar, itu akan mempermudah di dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Satgas ini,” pungkas Kapolda Jatim.***

Berita UtamaJakarta

PWI Anulir Penghargaan untuk Wali Kota Bekasi

BERIMBANG com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S.Depari, selaku Penanggung Jawab Hari Pers Nasional, menganulir penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI yang bakal diterima Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi,

Juga akan dan tetap memberikan penghargaan tersebut kepada 9 bupati/wali kota lainnya, pada HPN 2022, Februari mendatang di Kendari, Sulawesi Tenggara. A

Tindakan menganulir tersebut diambil Atal setelah Wali Kota Bekasi itu terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2022).

“OTT ini telah mengakibatkan dia cacat hukum terkait korupsi, sehingga kami perlu menganulir penghargaan yang bakal ia terima tersebut, demi menyelamatkan yang lain,” tutur Atal semalam di Lampung, di sela-sela kunjungan kerja.

Keputusan tersebut diambil Atal, setelah bermusyawarah dengan Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi, Ketua Pelaksana AK-PWI Yusuf Susilo Hartono, dan mendengar masukan Tim Juri AK-PWI, beberapa saat setelah berita penangkapan Rahmat meledak di media arus utama, maupun viral di media sosial Tanah Air.

Sudah Ditulis dalam Edaran

Di tempat terpisah Ketua pelaksana AK_PWI Yusuf Susilo Hartono menjelaskan Tim Juri yang diketui Agus Dermawan T, pada 16 Desember 2021 lalu telah memutuskan dan menetapkan 10 bupati/ wali kota penerima AK-PWI 2022, salah satunya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Keputusan itu ditetapkan setelah melakukan serangkaian proses penilian proposal, video pada babak penyisihan, dan wawancara langsung pada babak final, dalam rentang waktu November-Desember 2021.

Sejak masa pendaftaran, ujar Yusuf, panitia sudah menggariskan secara tegas dalam edaran tertulisnya bahwa peserta Anugerah Kebudayaan PWI terbuka untuk Bupati/ Wali Kota se Indonesia, yang tidak sedang berperkara hukum/korupsi.

Edaran tertulis itu tersebar ke seluruh jajaran PWI Provinsi hingga Kabupaten/Kota. Juga ke bupati/wali kota melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

“Aturan itu, antara lain yang menjadi dasar Ketua Umum PWI menganulir Rahmat,” tandasnya.

Salah seorang anggota juri Nungki Kusumastuti, mendukung keputusan anulir demi menjaga martabat PWI. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan pada upaya pemberantasan korupsi di negeri ini.

Dengan demikian, kepala daerah yang berhak naik panggung HPN 22 untuk menerima Trofi Abyakta (berkembang maju) sebanyak sembilan orang.

Diantaranya: Masing-masing Walikota Padang Panjang, Sumatra Barat, Fadly Amran (Datuak Paduko Malano); Bupati Magetan, Jawa Timur, Suprawoto; Bupati Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Efendi; Bupati Indramayu, Jawa Barat, Nina Agustina; Bupati Sumbawa Barat, NTB, Musyafirin; Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah Gibran Rakabuming Raka; Wali Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Helmi Hassan; Bupati Buton, Sulawesi Tenggara, La Bakri; dan Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Hendra Lesmana (*)

Jabodetabek

Harlah PPP Ke 49, PPP Bertekad Rebut Kembali Kursi DPRD Depok

BERIMBANG.com, Depok – Menyambut Harlah PPP ke 49, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Depok menggelar bansos di 11 Kecamatan. Kegiatan bansos ini digelar di setiap PAC PPP di 11 Kecamatan di Depok. Kegiatan bagi-bagi sembako ini merupakan bagian dari kepedulian partai berlambang Ka’bah terhadap masyarakat kecil. Pada kesempatan kali ini DPC PPP Kota Depok membagikan sekitar lima ribu paket sembako.

Menurut Ketua DPP PPP H Qonita Lutfiyah kegiatan bansos ini tak semata-mata dilakukan saat Harlah PPP saja tetapi juga kerap dilakukan di momen-momen lainnya. Ini merupakan bagian dari kerja politik ke masyarakat.

“Ini bukan kampanye, masa kampanye masih lama, tapi ini bagian dari kerja politik kita. Terjun ke masyarakat agar bisa melihat apa-apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, terutama di masa pandemi ini,” kata Qonita yang hadir dalam pembagian bansos di kecamatan Beji, Rabu (5/1/2022).

“Di tanggal 5 Januari ini bertepatan hari lahirnya PPP mari sama-sama kita bertekad untuk lebih giat lagi melakukan kerja politik, terjun ke masyarakat buat mengambil hati masyarakat. Kita tekadkan untuk bangkit di 2024 untuk merebut kembali kota Depok,” ujar Qonita.

“Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin kalau Allah sudah berkehendak. Maka mari kita bersatu membesarkan rumah kita. Jadikan PPP ini rumah kedua kita setelah rumah kita masing-masing. Tekadkan hati kita untuk bangkit,” kata Qonita.

Sementara itu Ketua DPC PPP Kota Depok Mazhab HM berharap kursi PPP yang semula direbut partai lain harus bisa direbut kembali. “Dulu kita punya kursi di dapil Beji, Cinere dan Limo. InsyaAllah kalau kita bertekad, kita bisa rebut kembali kursi kita di 2024,” kata Mazhab.

“Kebetulan di sini kita ada Pak Sugeng Purnomo, dari dapil tiga kecamatan ini. Kita doakan bersama beliau bisa dapatkan kursi kembali,” kata Mazhab.

Sugeng Purnomo yang akrab di sapa Pak Pur ini pun bertekad mendapatkan kembali satu kursi PPP di dapil tiga kecamatan Beji, Cinere dan Limo ini. “Ini merupakan tantangan bagi kami. Saya sendiri tidak akan bisa mewujudkan itu kalau kerja sendiri. Karena itu saya anggap semua yang hadir di sini sebagai kader dan simpatisan PPP,” ujar Purnomo.

“Sebagai orang baru yang diberi kehormatan untuk merebut kursi di dapil ini, tentu saya akan berusaha keras. Pengalaman 20 tahun di ormas, penggalangan massa saya harap itu bisa membantu saya memenuhi harapan kita,” ujar Purnomo.**

Jabodetabek

Qonita Lutfiyah Tanggapi Maraknya Begal Di Kota Depok

BERIMBANG.com, Depok – Maraknya aksi begal yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Depok mendapat perhatian dari Anggota Komisi D DPRD Depok Qonita Luthfiyah. Ia meminta agar seluruh stakeholder dan pengurus lingkungan bersinergi serta membentengi wilayah dengan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang prima.

Qonita Lutfhiyah mengatakan perlu komunikasi dan koordinasi yang baik antar stakeholder dan juga pengurus lingkungan hingga tingkat Ketua RT. Sehingga, terwujud Siskamling prima dan menutup pergerakan pelaku kejahatan di wilayah.

“Kita harus membentengi lingkungan agar tidak ada celah pelaku kejahatan beraksi. Kegiatan Ronda malam yang sudah menjadi budaya Indonesia yang ditunjang dengan komunikasi aktif dengan aparat keamanan, saya yakin dapat menutup celah bagi pelaku kejahatan melancarkan aksinya,” ucap politikus PPP, Selasa (4/1/2022).

Qonita mengungkapkan, pemerintah pusat sedianya terus berupaya mengantisipasi tindak kenakalan pemuda, termasuk pembegalan motor dan ‘gangster’ motor melalui pemeliharaan tiga aspek pendidikan, yakni aspek keluarga, aspek sekolah, dan aspek lingkungan.

“Jadi pendidikan itu bukan sama dengan sekolah, tapi ketiga-tiganya, lalu kemudian, kita memang harus perbaiki ketiga-tiganya,” ucap Qonita.

Qonita meminta agar masyarakat responsif jika mengetahui atau ada indikasi perkumpulan yang berpotensi menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

“Tentu, kita sama-sama ingin Kota Depok yang kita cintai ini kondusif, jangan sampai ada stigma Depok itu kota begal dan stigmas buruk lainnya. Kondusifitas dapat diwujudkan jika kita berkolaborasi,” ucapnya. ***

Daerah

Kapolda Jatim Ikuti Launching Vaksinasi Merdeka Anak yang dipimpin Kapolri, Target 2,5 Juta

BERIMBANG.com – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda Kota Surabaya, Rabu (5/1/2022) siang, melakukan pengecekan vaksinasi Merdeka Anak usia 6-11 tahun, di SD Katolik Santa Clara, Ngagel Madya, Surabaya.

Selain itu, kegiatan serupa juga dilakukan di 115 titik gerai vaksin yang tersebar di seluruh Jawa Timur, dengan target 25.000 dosis pada hari ini dari target 2,5 juta dosis untuk anak seluruh jatim, dan dilaunching seluruh Indonesia oleh Kapolri yang dihadiri oleh Menko PMK RI dan Wamenkes RI serta dilakukan dialog interaktif secara virtual.

Kegiatan diawali dengan pengecekan vaksinasi merdeka anak di SD Katolik Santa Clara, Ngagel Madya, Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19 untuk membentuk herd immunity.

Sebanyak 200 dosis vaksinasi jenis Sinovac, disiapkan bagi anak-anak pelajar usia 6-11 tahun di SD Katolik Santa Clara Ngagel Surabaya, yang melaksanakan vaksinasi tahap pertama.

Usai melakukan pengecekan vaksinasi, Kapolda lanjut mengikuti Launching Vaksinasi Merdeka Anak yang dipimpin Kapolri secara virtual.

Dalam kesempatan ini, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memgatakan. Dalam rangka menekan penyebaran dan pengendalian virus covid-19, serta perkembangan situasi saat ini, terkait adanya Varian baru Omicron.

“Kita harus melaksanakan langkah-langkah pencegahan dengan disiplin protokol Kesehatan 5M dan akselerasi vaksinasi guna membentuk herd Immunity. Lakukan Optimalisasi atau percepatan vaksinasi sehingga pada tahun 2021 berhasil mencapai 70%. Setelah vaksinasi lansia saat ini kita mencapai tahap Vaksinasi anak dengan Usia 6-11 tahun,” tandasnya.

Sementara, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Di Jawa Timur pada hari ini dilaksanakan vaksinasi merdeka secara serentak, di 115 titik, dengan sasaran 25.000 dosis untuk anak pada hari ini.

“Vaksinasi anak usia 6-11 tahun, rencana seluruh jajaran Jawa Timur, di targetkan sebanyak 2,5 juta, kemudian pencapaian sampai dengan hari ini 32%. Sedangkan untuk di SD Santa Clara ini ada 200 anak-anak dan mudah-mudahan siang ini bisa selesai,” ucap Kapolda Jatim, usai mengikuti launching vaksinasi merdeka anak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, kemudian Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan yang selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder, yang terlebih khusus lagi kepada guru, orang tua murid-murid yang telah mensukseskan kegiatan vaksinasi anak,” tambahnya.

Kapolda juga menyampaikan. Hal ini tidak berhenti di sini saja, tapi akan terus berlanjut, sehingga anak-anak semuanya bisa tervaksin dan bisa mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara langsung secara aman.

“Harapan kami ke depan orang tua, guru, kemudian tenaga kesehatan TNI Polri, selalu bersinergi dan bisa dengan cepat menyelesaikan dalam waktu akhir bulan ini semuanya bisa tervaksin,” pungkasnya.***

Bogor

Wawalkot Bogor Resmi Melepas Tim PWI Kota Bogor Peduli Semeru Salurkan Bantuan

BERIMBANG.com – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Bogor Dedie A Rachim secara resmi melepas keberangkatan Tim Peduli Semeru di Kantor Sekretariat PWI di Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Kota Bogor, Rabu (5/1/2022).

Tim Peduli Semeru ini terdiri dari PWI Peduli Kemanusiaan (PEKA), Polmas Bogor Raya dan Perumda Tirta Pakuan. Tim berangkat menuju Lumajang untuk menyalurkan bantuan dari para donatur untuk pemulihan paska Bencana Alam Erupsi Gunung Semeru.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti (Arie) mengatakan bahwa pelepasan Tim Peduli Semeru diawali dari pengumpulan donasi dan pembentukan sumber daya yang ada baik untuk penggalan dana ataupun tim yang berangkat langsung untuk menyalurkan bantuan.

“Orientasi kita disana bukan untuk memberikan bantuan kedaruratan, tapi lebih kepada pemulihan. Disana kita akan membangun MCK dan sarana ibadah mushola, dan alhamdulillah tidak hanya PWI peduli atau PEKA tapi dibantu oleh Polmas Bogor Raya, Perumda Tirta Pakuan, BPBD Pemkot Bogor dan para donatur lainnya,” ungkap Arie.

Sementara, Ketua Polmas Bogor Raya Rino Indira mengatakan bahwa ide awal keterlibatan Polmas Bogor Raya adalah berawal dari pengumpulan donasi yang dilakukan oleh anggota Polmas.

“Jadi hari ini kita bener benar berangkat dari ide kecil dari teman polmas yang ngecrek di pinggir jalan ada seminggu di beberapa titik kita ngumpulin akhirnya kita ngobrol-ngobrol sama pihak PWI kita ngumpul di ruangan saya tercetus ide tiba-tiba banyak donartur yang memberi,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Dirut Perumda Tirta Pakuan.

Dari sana kata Rino kemudian tercetus ide untuk membuat MCK. Namun kata Rino keberadaan MCK kurang lengkap jika tidak dilengkapi sarana ibadah.

“Iya kalau mck enggak ada musholanya kurang, kita niatkan lagi dibuatin gambarnya untuk bikin mushola tersebut tiba-tiba ada yang ngasih ngebangunin mushola ya memang semua niat baik itu dimudahkan sama Allah,” kata Rino.

Nantinya, Rino melanjutkan, tim Peduli Semeru ini akan berada di lokasi bencana sekitar satu minggu. Ia pun berharap pembangunan MCK dan Mushola ini bisa bermanfaat untuk warga yang menjadi korban bencana.

“Iya mudah-mudahan dalam waktu satu minggu bisa membangun MCK bisa membangun mushola kita mempersembahkan dari masyarakat Kota Bogor untuk masyarakat Lumajang,” kata dia.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang juga sebelumnya telah memberikan bantuan memberikan bantuan tambahan untuk operasional tim peduli Gunung Semeru. Dedie pun memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut membantu.

“Kebaikan itu datang dari kebaikan sebelumnya, jadi InSaaAllah kalau niat baik pasti semuanya akan dimudahkan dan terbukti tadi sudah disampaikan oleh pak Dirut niat baiknya adalah niat membantu saudara kita yang terkena dampak bencana di Semeru lumajang,”

“Nah jadikan ini menjadi satu pengalaman batin, pengalaman spiritual bencana alam dimana pun tanpa ada yg bisa menduga seperti rezeki datangnya, jadi rezeki bencana itu kurang lebih sama,” ujar Dedie.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Dedie A Rachim juga melepas rombongan dengan doa bersama. Ia pun mengingatkan bahwa peristiwa bencana alam bisa datang kapan saja. Namun dengan kolaborasi dan sinergitas untuk saling peduli maka semua permasalahan bisa dihadapi bersama.

“Mudah-mudahan berangkat sehat selamat dan kembali pulang sehat selamat, masyarakat yang dibantu juga sehat selamat, kita doakan juga warga yang terdampak tentu akan segera pulih dari kebencanaan dan mudah-mudahan tidak ada lagi bencana besar yg terjadi di negara kita,”

“Tentunya karena kita berada di ring of fire tempatnya bencana tentu kita harus siap siaga, sehingga kolaborasi dan kebersamaan itulah kunci kita sebagai masyarakat Indonesia hari ini Lumajang terkena bencana, suatu saat daerah lain, nah dengan kerjasama dan kolborrasi kunci kita membangun indoensia semakin kuat,” tukasnya.

Penyaluran bantuan ini juga terselenggara atas kepedulian dan dukungan dari semua masyarakat serta para donatur dari Perumda Tirta Pakuan, Telkom Bogor, IKPTK, Indocement, SEG (Sejahtera Eka Graha), SIG Mortar Indonesia, Alfamart, Kanma Group, Weekend Pedalers dan SLR. (*)

Daerah

Polda Jatim Antarkan Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam ke Rumah Duka

BERIMBANG.com Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengantarkan kepulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal akibat kapal tenggelam di Tanjung Balau Johor Malaysia pada 15 Desember 2021.

Jenazah atas nama Sri Mindari (41), warga asal Persil Ranupakis, Jatiroto, Lumajang diantar ke rumah duka setelah tiba di terminal Cargo Bandara Juanda pada Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan bahwa Polda Jatim mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya korban.

“Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya salah satu PMI asal Jawa Timur dalam tragedi kapal tenggelam di Malaysia,” kata Gatot.

Lanjut Gatot, Polda Jatim turut mengantarkan jenazah korban dari Bandara Internasional Juanda menuju rumah duka di Kabupaten Lumajang.

“Jenazah korban diberangkatkan dari Batam dan tiba di Bandara Juanda. Kemudian diantar menggunakan mobil jenazah Rs Bhayangkara Polda Jatim dengan menggunakan patwal,” tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di Luar Negeri agar berangkat menggunakan jalur resmi.

“Keselamatan para pekerja merupakan hal yang utama, oleh karena itu wajib melalui jalur resmi saat keberangkatannya,” pungkasnya.***