Bulan: Februari 2025

Bogor

Ketua Apdesi Cigombong Keluhkan Kinerja UPT Jalan Dan Jembatan Dan UPT Pengairan Karena Jarang Berkoordinasi

BERIMBANG.COM, Bogor – Para Kepala Desa di Kecamatan Cigombong mengeluh terkait kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan Dan Jembatan (Jajem) wilayah Ciomas dan UPT Pengairan Wilayah Ciawi. Karena setiap melaksanakan kegiatan proyek pembangunan di wilayah jarang berkoordinasi.

  • Ketua APDESI Kecamatan Cigombong Asep Irawan Kuswara mengaku, para Kepala Desa sering menjadi sasaran warganya disaat adanya kegiatan proyek pembangunan yang dibiayai oleh APBD, yang dikerjakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan Dan Jembatan (Jajem) wilayah Ciomas dan UPT Pengairan Ciawi. Hal tersebut terungkap pada saat Musrenbang Kecamatan Cigombong yang digelar di Vila Cuklik, Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rabu (12/2/2025).

“Selama ini jika ada proyek pembangunan dari UPT Jalan dan Jembatan maupun UPT Pengairan, mereka tidak koordinasi. Tiba-tiba kegiatan berjalan, sementara warga mempertanyakan kepada Kepala Desa,” kata Asep Irawan Kuswara, saat mengadu ke Anggota DPRD Kabupaten Bogor Edwin Sumarga.

Dirinya menegaskan, selama ini pembagunan dari Pemkab Bogor di setiap Desa baik irigasi maupun jalan dan jembatan itu istilahnya ‘slonong boy’. Sementara kami para Kepala Desa yang punya wilayah tidak tahu menahu.

“Setiap tahun kami di Desa selalu menjadi sasaran, makanya saya ngadu saat Musrenbang. Minimal Desa tahu dan ada koordinasi berjalan baik soal proyek itu,” pintanya.

Sementara itu, dalam kegiatan Musrenbang tersebut, dari 10 Anggota DPRD Dapil 3 yang diundang hanya satu anggota DPRD yang hadir. Yaitu, Edwin Sumarga. Sementara dari Pemkab yang hadir, Deni Humaidi Staf Ahli Bupati Bogor yang mewakili Pj. Bupati Bogor.

Camat Cigombong  RE. Iirwan Soemantri dalam sambutannya menegaskan, bahwa musrenbang menjadi wadah utama dalam menyusun program pembangunan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap musrenbang ini menghasilkan program yang benar-benar tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Cigombong,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB dari Dapil 3, Edwin Sumarga menjeskan, kesembilan anggota DPRD lainnya memiliki kegiatan lain sehingga berbagi tugas. Jadi, menurutnya semua bisa berjalan dengan baik.

Menanggapi tidak ada koordinasi pihak UPT Jajem dan Pengairan kepada para Pepala Desa, politisi PKB itu berjanji, akan memanggil UPT Jajem dan UPT Pengairan Ciawi sehingga untuk kedepannya Kepala Desa tidak menjadi sasaran pertanyaan setiap ada proyek pembangunan.
“Kami akan komunikasinya sehingga kedepannya tidak ada bahasa tidak koordinasi atau Slonong Boy,” pungkasnya.

Reporter: Nana/Akew

Bogor

Peringati HPN Ke-79 PJC Bersama BEM Se-Bogor Akan Tebar Ribuan Benih Ikan Di Danau Lido

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-79, Journalist Cicago (PJC) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor akan menggelar aksi penebaran ribuan benih ikan di Danau Lido, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem perairan.

Ketua PJC, H. Ujang Maturidi, menegaskan bahwa aksi ini tidak hanya menjadi momentum peringatan HPN tetapi juga wujud nyata kepedulian insan pers terhadap lingkungan.

“Alhamdulillah, dalam acara ini PJC bekerja sama dengan BEM se-Kabupaten Bogor untuk memeriahkan HPN ke-79. Selain memperingati hari besar insan pers, kita juga harus berkontribusi dalam menjaga ekosistem Danau Lido,” ujar Ujang saat rapat koordinasi.(12 Februari 2025)

Ia menambahkan bahwa peran jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan berita, tetapi juga memberikan contoh positif kepada masyarakat dalam hal pelestarian lingkungan.

“Sebagai jurnalis, kita bukan hanya membuat berita dan memberikan informasi, tetapi juga harus ikut serta dalam aksi nyata. Penyelamatan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sekretaris BEM se-Bogor, Azrin, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dan jurnalis dalam aksi ini menunjukkan bahwa kedua pihak memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan lingkungan.

“Kami siap bekerja sama dengan PJC dalam kegiatan ini. Ini bukan hanya sekadar peringatan HPN, tetapi juga langkah nyata dalam penyelamatan lingkungan, khususnya ekosistem Danau Lido,” kata Azrin.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, panitia juga mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari tiga kecamatan, yaitu Cijeruk, Caringin, dan Cigombong. Kehadiran unsur pemerintah diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, mahasiswa, jurnalis, dan pemangku kebijakan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi penebaran benih ikan ini menjadi bukti bahwa insan pers dan mahasiswa tidak hanya berperan dalam menyuarakan isu-isu sosial, tetapi juga turun langsung dalam aksi nyata demi keberlanjutan lingkungan.

Reporter: Nama/Akew

Bogor

Oknum Petugas Parkir Di Pasar Cigombong Menunjukan Sikap Arogan

BERIMBANG.COM, Bogor – Salah satu Oknum karyawan PT. Aldensya Muda Berkarya (AMB) berinisial R yang bertugas sebagai penjaga tiket parkir di Pasar Cigombong, menunjukan sikap arogan terhadap Ujang Munawar yang merupakan petugas Pendamping Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada hari selasa (11/2/2025)

Ujang Munawar menerangkan, Insiden tersebut bermula ketika dirinya masuk kawasan Pasar, dengan tidak sengaja masuk melalui pintu yang salah. Namun, tindakan R yang menegur dan melarang dengan sikap arogan sehingga memicu keributan.

“Sebelumnya saya sudah ijin Security dengan menunjukan surat tugas untuk masuk kawasan Pasar. Namun saya akui pada saat masuk lewat jalan yang salah dan menyadari, bahkan saya telah meminta maaf tapi R tetap mengejar namun dapat direrai oleh Security Keamanan Pasar. Karena merasa tidak nyaman dengan kejadian ini kemudian saya melaporkannya kepada pihak Keamanan Pasar, Ketua RW 03, serta Ketua Pemuda Siliwangi. Hal ini berujung pada musyawarah bersama yang dihadiri oleh perwakilan PT. AMB, Koordinator Security Pasar, Danru, serta anggota keamanan lainnya,” Terangnya.

Koordinator Security Pasar Cigombong, Tedi menegaskan, bahwa permasalahan ini telah diselesaikan secara musyawarah bersama.

“Alhamdulillah, pihak PT. AMB yang diwakili Ahmad telah mengakui kesalahannya. Kedua belah pihak juga telah mencapai kesepakatan damai yang disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk RW 03 Siliwangi, Aris, Ketua Pemuda Siliwangi, Juanda, serta perwakilan dari PJC (Paguyuban Journalist Cicago), yaitu Sekjen PJC Abdul Malik dan Wakil Ketua Umum PJC Nana Suryana,” jelasnya.

Sementara itu, Abdul Malik selaku Sekjen PJC menyayangkan insiden tersebut, terlebih karena Ujang Munawar juga merupakan anggota PJC.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Sebagai bagian dari PJC, kami hadir untuk memastikan musyawarah berjalan baik. Perilaku R dinilai tidak profesional dalam pelayanan dan terkesan arogan terhadap pengunjung pasar. Jika masalah ini dianggap belum selesai, PJC siap mengawal Ujang Munawar hingga tuntas,” tegasnya.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi pengelola parkir agar lebih memperhatikan etika dan standar pelayanan di Pasar Cigombong. Jika kejadian serupa terulang, dikhawatirkan dapat merugikan baik pengunjung maupun pihak Pengelola Pasar.

Reporter: NA

Jabodetabek

PWI Depok dan Bapanas akan Gelar Pasar Pangan Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

BERIMBANG.com, Depok –Peringati HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke 79 (9 Februari 1946-2025) yang ditetapkan menjadi Hari Pers Nasional (HPN), PWI Kota Depok akan menggelar beragam acara pada Sabtu 15 Februari 2025.

Adapun tema HPN 2025 PWI Kota Depok yakni Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa & Pers Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045

Berdasarkan tema HPN 2025, PWI Kota Depok bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menggelar Pasar Pangan Murah di Kantor PWI Kota Depok, pada Sabtu 15 Februari 2025, pukul 06.30-17.00 WIB.

Selain itu beragam acara yang dihelat yakni:

1. Senam Bersama.

2. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (EKA Hospital Margonda).

3. Pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kaca mata gratis (Optik Sejahtera).

4. konsultasi hukum gratis (PERADI Kota Depok)

5. Bazar UMKM (RW 07 Kelurahan Depok Jaya).

6. Santunan Anak Yatim.

7. Hiburan musik PWI Band.

Pasar Pangan Murah akan menjual Beras Medium dengan harga Rp 12 ribu per kilogram, Beras Premium dengan Rp 14 ribu per kilogram, Telur Ayam Ras dengan Rp 26 ribu per kilogram dan Daging Ayam Ras dengan Rp 30 ribu per ekor.

Lalu, menjual Bawang Merah Rp 28 ribu per kilogram, Bawang Putih dengan Rp 38 ribu per kilogram, Cabai Merah Kriting dengan Rp 25 ribu per 0,5 kilogram dan Cabai Rawit Merah dengan harga Rp 25 ribu per 0,5 kilogram.

Kemudian, menjual Gula dengan Rp 17 ribu per kilogram, Minyakita dengan Rp 15.700 ribu per liter dan aneka sayuran dengan harga Rp 5.000 per pack.

“Seluruh kegiatan untuk umum. Ini bentuk kemanfaatan PWI Kota Depok dengan masyarakat,” ujar Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah dalam keterangan yang diterima, Ahad (09/02/2025).

Sementara itu, Ketua Pantia HPN 2025 PWI Depok, Heru Sasongko mengatakan kegiatan lainnya ada kouta 79 orang untuk pemeriksaan kesehatan gratis, kouta 79 orang untuk pemeriksaan kesehatan mata gratis dan pembagian kacamata gratis.

“Ada lomba senam perorangan untuk umum dengan hadiah menarik. Juga ada konsultasi hukum gratis. Kami juga menyediakan beragam door prize. Acara seremoni adalah potong tumpeng dan pembagian piagam penghargaan untuk pejabat dan tokoh masyarakat yang peduli dengan Kota Depok,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan Pasar Pangan Murah PWI Kota Depok dalam rangka peringatan HPN 2025 ini didukung, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,  Bapanas, Bulog, ID Food, Kios Pangan, PLN, PT Tirta Asasta Depok, Bank BJB, Eka Hospital Depok, Wings Group, Svarna Propertindo, Optik Sejahtera, Citadines Berawa Bali, The Margo Hotel, Santika Hotel Depok, Hotel Bumi Wiyata dan Savero Hotel Depok. (***)

Bogor

Sudah Dilakukan Perdamaian: Tapi Masih Berbuntut, Kini Kuasa Hukum SAC Akan Lakukan Kontra Lapor

BERIMBANG.COM, Bogor – Diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial (S)telah masuk ke dalam Pekarangan Rumah (SAC) bahkan masuk kedalam Rumah tanpa ada Izin oleh pemilik rumah dengan gelagat tidak baik dan terjadi debat kecil, ini terjadi pada 5 /02/2025,di Jalan Sedane,Gang Banjar Kel.Empang Bogor Selatan.

Bermula saat (S) kepergok oleh ( SAC) langsung di tanya ada keperluan apa dan apa maksud kedatangannya, ( S) sempat ingin melakukan Pemukulan dan seolah mengancam kepada ( SAC) yg merupakan seorang Wanita muda, adanya hal seperti itu (SAC) dengan spontan bertanya, kamu mau apa disini? (S) langsung lari Keluar rumah dengan Gelagat yg sangat Mencurigakan dan tidak wajar.

Akibat rasa takut spontan (SAC) berteriak minta tolong, adanya teriakan minta tolong tersebut, masyarakat setempat langsung mengejar ( S ) sambil meneriakan kata Maling, Masyarakat pun mengejar dan menangkap ( S ) dan terjadilah penganiayaan yg entah siapa yg memukul dan di pukul.

Atas kejadian tersebut dan di saksikan oleh RW setempat di bawalah ( S ) ke Polsek Bogor Selatan dan langsung oleh Anggota Polsek Selatan di bawa berobat . Selepas itu terjadi dua belah pihak ada kesepakatan secara Kekeluargaan disaksikan Pihak Polsek Bogor Selatan.

Hasil kesepakatan perdamaian kedua belah pihak di tuangkan Surat Pernyataan Perdamaian, dan di tanda tangani oleh kedua belah pihak, juga orang tua ( S) dan RT juga RW setempat.

Sementara (SAC) merasa sudah Clear atas kebijakan untuk Damai ini terjadi, karena ada beberapa pihak pada saat kejadian itu menyatakan bahwasannya inisial ( S) adalah ODGJ.

Clear masalah itu, ternyata ke esok harinya adanya Pemberitaan bahwasannya Pihak ( S ) telah membuka Pelaporan di Polres Bogor Kota dan mempublikasikan atas masalah ini.

Adanya (S) melaporkan hal yang sudah beres (SAC) langsung menghubungi kuasa hukum dan Kuasa Hukum terlapor menyanggah ” Atas pemberitaan miring tersebut yg telah di Publikasikan oleh salah satu Media Online di Kota Bogor dan meminta untuk pihak (S) untuk mencabut Laporan tersebut,dan menghapus berita tersebut. namun bilamana tetap akan kita lanjutkan silahkan saja, kami sudah cukup mengantongi Bukti dan Saksi “, ucap Kuasa Hukum Rudy Mustafa ,S.H dan M Nurdin, S.H,” Sanggahnya.

Sementara bila mana hal ini di abaikan maka Rudy Mustafa, S. H dan M. Nurdin, S. H “Akan kami lakukan Perlawanan Kontra Lapor pastinya.
Akan kami ungkap siapa yg mendalangi dan memperkeruh Masalah ini tanpa mengindahkan Kesepakatann Perdamaian yg telah di Lakukan dan di Fasilitasi oleh Polsek Bogor Selatan” , tegasnya.

(Red)

Jabodetabek

Paripurna DPRD Kota Depok Tetapkan Supian Suri Dan Chandra Walikota Dan Wakil Walikota Terpilih

BERIMBANG.com, Depok – Momen bersejarah tercatat bagi Kota Depok dalam menyongsong babak baru kepemimpinan. Penetapan pasangan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih untuk periode 2025-2030 ditetapkan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok yang berlangsung pada Kamis, (06/02/2025) malam.

Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriatna secara resmi menyampaikan ucapan selamat kepada Supian Suri dan Chandra Rahmansyah yang telah ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih. Ade juga menyampaikan harapannya dalam Rapat Paripurna DPRD Depok, agar kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif bagi kota dan masyarakat. “Wangi setaman bunga kasturi, rupanya elok bunga syilendra. Selamat mengemban amanah Pak Supian Suri, membangun Depok bersama Pak Chandra,” kata Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriatna dalam pantun yang disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Wali Kota Depok terpilih Supian Suri dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dan seluruh elemen pemerintah. “Alhamdulillah, ini adalah amanah yang sangat besar. Terima kasih kepada DPRD Kota Depok, partai pengusung, relawan, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung. InsyaAllah, kami bersama Pak Chandra siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Depok,” ujar Supian Suri.

Supian juga memberikan apresiasi kepada kepemimpinan sebelumnya, yang telah meletakkan dasar-dasar pembangunan di Kota Depok. “Kami mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebelumnya. InsyaAllah, kami akan melanjutkan dan mempercepat pembangunan untuk memenuhi harapan masyarakat,” ungkapnya.

Supian menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Depok lebih maju dengan mengedepankan kolaborasi dan kebersamaan. “Tidak ada lagi 01 atau 02. Kita semua adalah keluarga besar masyarakat Kota Depok. Bersama-sama, kita akan membangun Depok menjadi kota yang lebih baik dan lebih maju,” tegasnya.

Dirinya juga meminta dukungan penuh dari DPRD, birokrat, Forkopimda, partai politik, media, dan seluruh masyarakat. “Tanpa dukungan dari semua pihak, saya dan Pak Chandra tidak bisa berbuat banyak. Doakan dan bantu kami agar harapan masyarakat dapat kami wujudkan,” pungkasnya.**

DepokNasional

Cahaya Rahmadhany Warga Cijeruk Kelahiran Malaysia, Raih Juara 1 Di Kejuaraan Pencak Silat tingkat Nasional (Trisula Pencak Silat Championship)

BERIMBANG.COM – Cahaya Rahmadhany Warga Kampung Kawung Luwuk, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil meraih medali emas sebagai juara 1 tanding Pra Remaja Putri Kelas K, pada Kejuaraan Pencak Silat tingkat Nasional (Trisula Pencak Silat Championship) yang diselenggarakan di GOR PKP Jakarta Islamic School, sabtu 8 Februari 2025.

Cahaya Rahmadhany yang juga mendapatkan Piagam Prestasi pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional (Trisula Pencak Silat Championship) tersebut merupakan kelahiran Kuala Lumpur Malaysia. Anak dari pasangan M. Suherlan (Uway) Asal Bogor, Jawa Barat, Indonesia dan Nurvanilla (Eva) Asal Kuala Lumpur, Malaysia. Cahaya Rahmadhany yang kini duduk di Kelas 2 Mts Ar Rasyid 2, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Yang berlatih di Perguruan Pencak Silat Pajajaran Cimande.

M. Suherlan yang akrab di panggil Uway, Ayah dari Cahaya Rahmadhany mengatakan, dirinya sangat merasa bangga terhadap putrinya yang telah berhasil meraih juara 1 di kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional (Trisula Pencak Silat Championship).

“Terimakasih kepada semua pihak, dari mulai Keluarga, pihak sekolah Mts Ar Rasyid 2, terutama para pelatih Pencak Silat Pajajaran Cimande yang melatih putri kami dengan baik dan selalu memberikan suport sehingga telah dapat meraih juara 1 pada tanding Pra Remaja Putri Kelas K, hingga mengharumkan juga nama orang tua, perguruan, sekolah dan daerah,” Ucapnya kepada berimbang.com

Uway menjelaskan, putrinya itu memang mempunyai cita – cita sebagai atlet bela diri, sehingga dirinya sebagai orang tua terus mensupport nya. Sebelumnya putrinya itu belajar bela diri Taekwondo, tetapi dengan ada Perguruan Pencak Silat Pajajaran Cimande, putrinya lebih memilihnya.

“Dari kecil putri kami ini ingin menjadi atlet bela diri, dari mulai belajar Taekwondo hingga Pencak Silat. Kami sebagai orang tuanya selalu memberikan support dan selalu mendampinginya pada setiap latihan, dalam mengejar cita – citanya sebagi atlet bela diri sangat gigih dalam berlatih sehingga tercapainya menjadi cita – citanya itu. Dan sehingga telah dapat meraih juara 1 tingkat Nasional serta mendapatkan Piagam Prestasi dan medali emas,” jelasnya.

Sebagai orang tua. Tambah Uway, dirinya berharap Putrinya itu dalam menguasai ilmu bela diri Pencak Silat, kedepannya lebih ditingkatkan lagi dan terus selalu untuk mengikuti disetiap Event – Event tanding kejuaraan Pencak silat berikutnya.

“kami berharap mudah – mudahan Putri kami ini lebih semangat lagi dalam menguasai ilmu bela diri Pencak Silat. Karena sebelumnya sering mengikuti Event pertandingan dan Alhamdulilah selalu mendapatkan juara, semoga kedepannya bisa membawa nama harum terus pada kejuaraan ditingkat Nasional maupun Internasional,” harapnya.

Reporter: Nana/Akew

Bogor

Pemdes Cipelang Dan Paguyuban Cipelang Herang Cepat Tanggap Evakuasi Pohon Tumbang

BERIMBANG.COM, Bogor – Anggota Paguyuban Cipelang Herang Bersama Pemerintah Desa dan Masyarakat cepat tanggap mengevakuasi adanya pohon besar tumbang di ruas Jalan alternatif Cijeruk – Cigombong, tepatnya Tikungan Scorpion, Kampung Nagrak, Rt 01, Re 01, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, pada rabu 5 Pebruari 2025 sekitar 14.00 WIB.

Pohon tumbang tersebut saat turun hujan yang disertai angin kencang sehingga menimpa kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) hingga listrik di wilayah itu di lakukan pemadaman sementara.

“Kejadian pohon tumbang mengakibatkan arus lalu lintas macet dan sempat dilakukan pemadaman listrik sementara oleh PLN, karena pohon yang roboh menimpa kabel jaringan PLN dan telkom,” ungkap Pikok, warga setempat yang juga sebagai anggota Paguyuban Cipelang Herang, kepada media.

Menurutnya, pohon tumbang karena angin kencang. Dirinya bersama rekan Paguyuban Cipelang Herang, Pol PP Kecamatan, serta Warga setempat bergotong royong untuk memotong dan mengevakuasi ranting pohon yang melintang di jalan.

“Untuk sementara kami bersama masyarakat langsung turun dengan peralatan seadanya untuk melakukan evakuasi ranting pohon yang melintang ke jalan dan membersihkannya sehingga tidak menghambat kendaraan yang melintas,” ucapnya.

Lanjut. Pikok menjelaskan, Karena pohon yang tumbang cukup besar sehingga kami membutuhkan waktu dan tenaga ahli untuk memotong pohon tumbang tersebut.

“Pohon tumbang cukup besar sehingga butuh tenaga ahli untuk menebang atau memotong pohon ini. Karena pohon ini harus di tebang habis, agar tidak membahayakan kendaraan yang melintas dan pihak PLN harus merapihkan kabal listrik yang tertimpa pohon tumbang,” Pungkasnya.

Pantauan Berimbang.com, pohon tumbang tersebut telah di evakuasi oleh tim tanggap bencana Desa Cipelang, Satpol PP Kecamatan Cijeruk, Anggota Paguyuban Cipelang Herang serta Warga setempat yang di pimpin langsung Kepala Desa Cipelang. Dan tidak ada korban, namun arus lalulintas mengalami kemacetan saat mengevakuasi pohon yang tumbang.

(Na)

Bogor

Didukung Wakil Ketua DPRD Kab. Bogor, PUPR Siap Tuntaskan Jalan Pancawati

BERIMBANG.COM, Bogor – Harapan Warga dan pengusaha di Desa Pancawati Kecamatan Caringin, untuk menuntaskan jalan Cikereteg Pancawati mendapat dukungan anggaran dari Wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Wawan Haikal Kurdi dalam perubahan anggaran 2025 hingga Rp 2 miliar untuk menuntaskan jalan tersebut.

“Tahun ini baru 1,5 miliar, saya tambahin nanti di perubahan anggaran maksimal 2 miliar minimal jalan tersebut 75 persen tahu ini selesai,” kata Ketua. DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor itu kepada media

Menurut dia, pihaknya sudah meminta pihak Bapenda untuk mengalokasikan anggaran tersebut dalam perubahan anggaran. Sehingga bisa pembangunan jalan tersebut bisa dilakukan pada tahap setelah yang sudah dipagukan itu dilaksanakan.

“Pertengahan tahun ini yang sudah ditetapkan anggarannya bisa dilaksanakan, nah pada bukan September diharapkan yang perubahan anggaran sudah bisa dimulai,” ungkapnya.

Sementara itu Iwan Irawan, kepala Dina PUPR Kabupaten Bogor menegaskan, pihaknya berjanji akan menuntaskan Pembangunan jalan tersebut secara bertahap. Bahkan kata dia yang menetapkan setiap pembangunan setelah di usulkan setiap dinas adalah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Jadi sebesar apapun yang kita usulkan tetap TAPD yang menetukan disetujui apa tidaknya.

“Pembangunan jalan tersebut sudah pasti kami tuntaskan, namun Mohon bersabar ktna banyak pertimbangan Teknis dan non teknis. Sehingga dilaksanakan secara bertahap,” ujar Iwan.

Dia menambahkan dengan,dukunga dari Wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor pihaknya sangat berterima kasih sehingga pada anggaran perubahan bisa dianggarkan dan pembangunan berlanjut.

“Sebenarnya kami ingin segera tuntas jalan tersebut, bahkan diperubahan pun akan kami usulkan. Namun, ada dukungan 2 miliar dari Pak Wawan kami sangat bersukur, karena mendapat dukungan legeslatif,” ucapnya.

Iwan meminta, warga dan pengusaha bersabar mengingat PUPR hanya menghitung kebutuhan dan mengusulkan kepada TPAD. Sehingga TAPD pun dalam menyesuaikannya, dengan berbagai pertimbangan dan kesiapan anggaran pemerintah.
“Pasti kami tuntaskan, mohon semuanya bersabar kami akan melaksanakannya secara bertahap,” pungkasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan juga pengurus Himpunan Pengusaha Kecamatan Caringin (HPKC) H.Safrudin Jepri mengapreasiasi langkah Wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor H Wawan Haikal Kurdi yang mendukung pembangunan jalan tersebut dengan memberikan anggaran.

“Langkah pak Wawan ini harus jadi contoh anggota dewan lain, saat TPAD keterbatasan anggaran. Dewan langsung turun tangan, dan memberikan solusi jalan tersebut dibangun,” katanya.

Bahkan prian yang berpenampilan perlente itu berterima kasih dan meminta pak Wawan mengawal hingga anggaran yang dijajikan diakomodir TAPD.

“Saya berterimakasih ke Pak Wanhai, dan mohon dikawal juga. Supaya TAPD dimasukan dalam perubahan, jangan seprti yang sudah dijanjikan sekda karena kurang pengawalan jadi seperti ini,” tegasnya.

(NA)

Bogor

Kabiro Bocimi DBestnews Kecam Pernyataan Menteri Desa, Soal “LSM Ran Wartawan Bodrex”

BERIMBANG.COM, Bogor – Pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, dalam sebuah kegiatan Kementerian Desa yang tersebar melalui video di media sosial baru-baru ini menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk kalangan Journalist dan LSM.

Rusdi, Kepala Biro (Kabiro) Bogor-Sukabumi (Bocimi) dari media DBestnews, dengan tegas mengecam pernyataan tersebut. Dalam video yang beredar, Menteri Yandri menyebut bahwa LSM dan Wartawan “Bodrex” kerap mengganggu para Kepala Desa.

“Baru jadi menteri sudah belagu dan bego. Kalau bicara itu pakai otak, jangan pakai dengkul! Apalagi sampai mengatakan bahwa LSM dan Wartawan itu pengganggu kepala desa,” ujar Rusdi dengan nada geram, Senin (3/2/2025).

Menurutnya, ucapan Menteri Yandri tidak hanya merendahkan profesi jurnalis dan aktivis LSM, tetapi juga menunjukkan sikap anti-kritik terhadap kontrol sosial yang dilakukan media dan organisasi masyarakat.

“Saya sebagai Wartawan Kabiro Bogor-Sukabumi tidak terima dengan ucapan Menteri tersebut. Ini sangat tidak pantas keluar dari seorang pejabat negara yang seharusnya memahami peran pers sebagai pilar demokrasi,” tegasnya.

Rusdi menambahkan bahwa jurnalis dan LSM memiliki fungsi penting dalam mengawasi kebijakan pemerintah, termasuk di tingkat Desa. “Kalau tidak ada Pers dan LSM, siapa yang akan mengontrol anggaran Desa agar tidak disalahgunakan?” katanya.

Pernyataan Menteri Yandri ini memicu reaksi keras di berbagai daerah, terutama dari komunitas Pers dan Aktivis yang menuntut klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka.

(Na/Cicago)