Bulan: Agustus 2021

Daerah

Polda Jatim Melaksanakan Vaksinasi komunitas masyarakat Papua di Surabaya

BERIMBANG.com Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka, pada Kamis (12/8/2021) kepada komunitas masyarakat Papua, di GPDI Lahai Roi Keputih kota Surabaya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah, dalam rangka mencegah penularan covid-19 dan upaya mewujudkan herd immunity di Jatim.

Diawali dengan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka, kepada masyarakat papua di GPDI Lahai Roi Keputih Surabaya, didampingi oleh Pengurus Majelis GPDI Lahai Roi. Pengecekam meliputi pelaksanaan tahapan-tahapan vaksinasi, mulai dari screening, pendaftaran, vaksinasi dan observasi.

Pelaksanaan vaksinasi kali ini untuk dosis ke I sebanyak 46 orang dan untuk dosis ke II, sebanyak 104 orang, total masyarakat yang divaksin dalam kegiatan kali ini sebanyak 150 orang. Dibantu tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim sebanyak 8 personel.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terimakasih kepada bapak Pendeta dan masyarakat yang mau datang, dan mau divaksinasi. Serta mendukung program-program dari pemerintah untuk menimbulkan atau mewujudkan herd immunity.

“Karena kita ketahui bahwa dalam penanggulangan covid-19, selain melaksanakan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, juga vaksinasi sebagai salah satu cara untuk mencegah dalam rangka menanganan covid-19,” paparnya.

Tak lupa Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sudah hadir membantu jalannya vaksinasi, sehingga bisa berjalan lancar.

“Kedepan tentunya setelah vaksinasi, setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat juga untuk masyarakat Papua adalah patuh protes,” imbau Kapolda.

Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga menjelaskan, dalam pelaksanaan PPKM, sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 30 tahun 2021, wilayah aglomerasi ada 1 level ll, 19 level lll dan ada 18 level lV.

“Kota Surabaya sendiri masuk dalam level lV, namun ada beberapa percobaan di dalam membuka mall, membuka beberapa tempat-tempat seperti pasar dan sebagainya. Namun ada salah satu syaratnya yaitu menunjukkan kartu vaksin,” tandasnya.

“Sehingga dengan vaksinasi sekarang ini, untuk masyarakat Papua bila ingin melakukan kegiatan aktivitas ekonomi bisa terbantu dengan hal ini,” tambah Kapolda Jatim.

Lebih lanjut, Kapolda juga menyampaikan permohonan dukungan kepada masyarakat, dalam mensukseskan program-program pemerintah, yaitu vaksinasi.

“Ayo masyarakat Jawa Timur datang ke gerai-gerai yang dimiliki oleh pemerintah di puskesmas maupun datang ke tempat gerai-gerai vaksinasi Polri ataupun TNI. Harapannya, seluruhnya masyarakat di Jawa Timur bisa divaksin, dan sampai sekarang kita masih menunggu beberapa vaksin yang akan datang. Total yang sudah divaksin disesuai dengan target kita sudah mencapai 24%,” paparnya.

“Dari 24% itu totalnya 11 juta, seluruh masyarakat di Jawa Timur. Kemudian untuk anak-anak SMP umur 12 tahun ke atas, itu juga sudah bisa didaftarkan. Ayo laksanakan vaksin untuk jaga kesehatan kita semua,” ajak Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim menambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi untuk warga papua di Surabaya ini, siap menyiapkan berapa pun juga yang butuhkan, asal sesuai dengan persyaratan, diantaranya peserta berusia 12 tahun ke atas, menyiapkan tempat supaya untuk bisa divaksin.

“Nanti tenaga kesehatan dan vaksin akan kami siapkan. Sementara ini sudah ada 150 yang sedang melaksanakan vaksinasi,” pungkasnya.(***)

Daerah

Cek Vaksinasi di SMPN 1 Surabaya, Kapolda Jatim: Saya Bangga Jadi Alumni

BERIMBANG.com Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka dosis kedua di SMP Negeri 1 Surabaya, Kamis (12/8/2021).

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka ini diperuntukan bagi pelajar SMPN 1 Surabaya yang melaksanakan vaksin tahap ke II, dengan capaian target vaksin sebanyak 1000 dosis vaksin.

Selain itu, kegiatan vaksinasi ini didukung dengan tenaga kesehatan gabungan, terdiri dari petugas vaksinasi Polri 10 personel, Dinkes 10 personel dan Relawan 25 personel.

Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga memberikan motivasi kepada seluruh pelajar di Jawa Timur, khususnya di SMPN 1 Surabaya, untuk mensukseskan program vaksinasi ini.

Diharapkan herd immunity dapat segera terbentuk sehingga pelajar sekolah dapat kembali melakukan pembelajaran secara tatap muka sesuai dengan keputusan pemerintah.

“Adik-adikku sekalian tidak terasa bahwa dulu saya pernah sekolah di sini dari tahun 1983 sampai 1986, sekolah ini banyak meloloskan orang-orang yang sekarang banyak berkecimpung baik di pemerintahan, kedokteran, maupun di hal-hal lainnya yang sangat membanggakan,” katanya. didampingi Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Jatim, Kapolresta Surabaya, dan Walikota Surabaya.

“Saya sangat bangga menjadi alumni SMPN 1, tentunya apa yang adik-adik laksanakan sekarang merupakan jenjang untuk berikutnya. Saya mengambil pepatah, apa yang kau dapat hari ini, karena kemarin, dan apa yang kau dapat nanti, itu karena hari ini,” papar Kapolda yang juga sebagai alumni SMPN 1 Surabaya.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim memberikan semangat kepada para pelajar untuk terus belajar dengan baik, menurut Kapolda, ini adalah salah satu bekal untuk menapak jejak lebih tinggi lagi. Sehingga suatu proses memang membutuhkan perjuangan.

“Tetap semangat dengan tiga hal, saya singkat MANTAP. Yang artinya Iman, Kemauan, dan Pengetahuan. Seseorang bisa maju kalau bisa dilengkapi dengan MANTAP,” tuturnya.

Kapolda menjelaskan, MANTAP dalam tiga hal tersebut mempunyai makna yang berbeda. “Yang pertama, jangan lupa untuk tingkatkan iman, sebagai contoh kalau beragama islam ya sholat, kalau beragama Kristen ya ke gereja. Itu lebih dikuatkan, karena hidup kita pasti tidak lepas dari kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa,”

Lalu yang kedua adalah kemauan. Jadi harus punya kemauan yang kuat di dalam memajukan dirinya, karena orang yang mempunyai kemauan kuat, seperti kata pepatah gantungkanlah cita-citamu setinggi langit.

“Jadi adik-adik juga kalau berikutnya mau masuk ke SMAN 5, SMAN 2, atau, SMA mana pun yang diinginkan harus punya kemauan,” ucapnya.

Lalu yang ketiga adalah masalah pengetahuan. Pengetahuan adalah bekal. Jadi sekolah ini adalah fase berikutnya, untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Dengan banyaknya pengetahuan, maka bisa dengan mudah menyelesaikan persoalan.

“Persoalan tidak bisa selesai tanpa ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan yang baik, pasti nanti bisa menyelesaikan persoalan dengan baik,” terang Kapolda Jatim, saat memberikan motivasi kepada pelajar di SMPN 1 Surabaya.

“Saya bangga menjadi alumni SMPN 1 Surabaya, saya bangga juga bisa hadir di sini, ketemu dengan kepala sekolah, ketemu dengan pak Walikota Surabaya, pak Kabinda, dan adik-adik sekalian. Saya ucapkan terimakasih, dan kita dukung pelaksanaan vaksinasi ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Usai memberikan motivasi, tak lupa Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa alat kesehatan berupa masker, Hand sanitizer dan oxymeter kepada kepala sekolah SMPN 1 Surabaya.(***)

Daerah

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawaijaya Apresiasi Arema Pelopor Vaksinasi

BERIMBANG.com Malang – Polres Se Malang Raya bekerjasama dengan jajaran TNI dan Pemerintah Se Malang Raya, melaksanakan kegiatan Vaksinasi Merdeka Semeru. Yang diselenggarakan di tiga lokasi Polresta Malang Kota, Malang Kab dan Batu pada Rabu (11/8/2021) sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, Kapolresta Malang, Kapolres Malang Kabupaten dan Kapolres Batu serta forkopimda Malang Raya

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menyebutkan, hari ini Polres Malang Kota menginisiasi Vaksinasi bagi suporter Arema serta warga Malang dan sekitarnya, vaksinasi yang diselenggarakan ini bertepatan dengan HUT RI ke-76 dan juga ulang tahun Arema Malang.

Lanjutnya, jumlah peserta vaksin 1.100 orang dengan dibantu 25 orang tenaga kesehatan gabungan terdiri dari Polresta Malang, Polres Malang, Polres Batu, Kodim 0833 Malang dan Dinas Kesehatan Malang.

“Jumlah peserta vaksinasi sebanyak 1.100 orang, dengan dibantu oleh Nakes yang berasal dari Polres Malang Raya, Kodim Malang dan Dinkes Malang. kegiatan ini sendiri dilaksanakan di tiga lokasi, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Batu,” jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Rabu (11/8/2021) sore.

Irjen Nico sangat apresiasi petugas pelaksana yang terdiri dari petugas gabungan TNI, Polri dan juga jajaran pemerintah kota malang dan juga Arema yang mengikuti vaksin.

“Ini merupakan contoh yang sangat baik dalam melaksanakan program pemerintah khususnya vaksinasi ‘Ayo rek teko kabeh divaksin’ (arti: Ayo datang semua divaksin) supaya mendapatkan herd imunity,”

“kami yakin Arema menjadi pelopor menyebarkan informasi kepada masyarakat supaya datang dan divaksin,” tambahnya.

Meski peringati hari ulang tahun klub sepak bola Arema Malang, ia menjelaskan, namun tidak ada konvoi di kota malang. “Sehingga saya dan bapak Pangdam V Brawijaya serta pak Sekda mengapresiasi hal itu,”

“Mudah mudahan Arema menjadi pelopor dalam kampanye vaksinasi dan pelaksanakan protokol 5M kepada seluruh masyarakat Malang dan sekitarnya,” kata Irjen Nico Afinta.

Usai melaksanakan pengecekan vaksinasi, Forkopimda jatim menyerahkan bansos kepada masyarakat Malang dan sekitarnya yang membutuhkan.(***)

Daerah

Vaksinasi Tahap 2 di Islamic Center Surabaya, Forkopimda Jatim: Target 2.000 Warga

BERIMBANG.com Surabaya – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Ketua DPRD jatim, Pangkoarmada II, Kajati Jatim, Kalanti Jatim dan Kabinda Jatim, mengecek pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 Kepada Keluarga Besar Kejaksaan dan Warga Kota Surabaya,

Vaksinasi ke 2 itu dilaksanakan pada Selasa (11/8/2021) pagi, di Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Turut hadir dalam giat, Sekda Provinsi Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim, Kepala OPD Provinsi Jatim dan Wali Kota Surabaya.

Keluarga Besar Kejaksaan Serta Warga Kota Surabaya mendapat vaksinasi Dosis ke-2 bertujuan untuk mendukung program Pemerintah membentuk Herd Imunity bagi warga Surabaya dan Jawa timur umumnya.

Tahapan vaksinasi dimulai dari tahapan Skrining, Pendaftaran, penyuntikan Vaksinasi dan Observasi dengan tetap tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan vaksinasi di Islamic Centre dengan target capaian vaksinasi kepada 2.000 warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Total Vaksinator berjumlah 200 tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengatakan ini formasi all in one. Semua bekerja untuk satu tujuan memberikan perlindungan keselamatan kesehatan masyarakat.

Format strong partnership, lanjut dia, menjadi bagian penting dan tentu Surabaya menjadi episentrum interaksi atau mobilitas dan pertumbuhan ekonomi jatim semangat melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2.

“Memang harus terkawal dan tentu bagi masyarakat surabaya yang belum tervaksin di dosis pertama, mohon terus bisa mengikuti, dimana proses vaksinasi sangat banyak titik,”

“Maka yg belum dapat dosis pertama, saling proaktif, jadi antara dosis pertama diselesaikan, dan dosis kedua dilakukan percepatan,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau valsinasi di islamic center surabaya, Selasa (11/8/2021) pagi.

Sementara itu, M. Dofir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyebutkan, Ini vaksinasi dosis kedua. Saya bersyukur masyarakat Surabaya antusias mengikuti vaksinasi pada hari ini.

“Hari ini yang mengikuti vaksinasi tahap dua ada 2000 orang. Nakes dan personil pendukung yang ada, merupakan kolaborasi Pemprov Jatim, Pemkot, Kodam V Brawijaya, Koarmada II dan Polda Jawa Timur,” ucapnya.

Harapan kami, semoga herd immunity terbentuk, dan kita sehat bebas dari covid-19 dan bisa kembali bertugas.(***)

Daerah

Polda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka Semeru 5000 Dosis Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ

BERIMBANG.com Surabaya – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kapolda Jatim, Kajati Jawa Timur, Kalanti Jawa Timur, Kabinda Jawa timur, Wakil Ketua DPRD Jawa timur, Sekda Prov serta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya Selasa (10/8/2021) pagi mengecek Vaksinasi Merdeka Semeru yang diselenggarakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

Vaksinasi yang dilaksanakan di mapolda jawa timur hari ini, ditargetkan sebanyak 5.000 dosis di seluruh polres jajaran di jawa timur. Dengan rincian, 2.700 bagi difabel dan 2.300 untuk keluarga pendamping para difabel.

Selain itu, untuk vaksinasi yang diselenggarakan di mapolda jawa timur, melibatkan 74 vaksinator yang diantaranya, dari RS Bhayangkara Polda Jatim sebanyak 45 orang nakes, Biddokkes Polda Jatim 15 orang nakes, Sat Brimob polda Jatim 4 orang nakes, Dit Polairud polda jatim 5 orang nakes, RS Dahlan 5 orang nakes dan juga dibantu oleh para personil dari Kodam V Brawijaya dan dari Koarmada II sampai ke tingkat jajaran kewilayahan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan ucapan terima kasih, Polda Jawa Timur telah menginisiasi vaksinasi untuk difabel dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan seluruh Polres jajaran sejawa timur. Ini bagian dari breakdown perluasan vaksinasi yang untuk difabel dan ODGJ yang menggunakan vaksin sinopharm sesuai arahan dari Kemenkes.

“Dari kementrian kesehatan secara khusus didedikasikan vaksin sinopharm untuk penyandang disabilitas dan untuk orang dengan gangguan jiwa,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau vaksinasi di mapolda jatim, Selasa (10/8/2021) pagi.

“Format layanan seperti ini perlu dilakukan koordinasi dengan SLB, Panti dan para orang tua, sinergitas semua ini yang memungkinkan kita bisa melakukan perluasan cakupan imunisasi bagi penyandang disabilitas dengan orang gangguan jiwa di jatim,” tambah Khofifah.

Pada HUT RI yang ke 76 salah satu yang kita ingin buktikan kepada Negeri Republik Indonesia adalah perlindungan kesehatan dan perlindungan keselamatan masyarakat. Salah satu yang ada didalamnya adalah maksimalisasi bagi disabilitas dan ODGJ.

Sementara itu, Irjen Pol Nico Afinta, Kapolda Jawa Timur menyampaikan, bahwa polda jatim bersinergi dengan seluruh Forkopimda Jatim,

Hadir dalam acara hari ini, ibu Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kajati, Kalanti, Kabinda, Sekdaprov serta Stakeholder yang lain, “Kami melaksanakan program-program yang disampaikan Gubernur Jatim. Untuk jawa timur jajaran polda serta polres dan didukung sinergitas TNI, Polri terus melaksanakan vaksinasi,” kata Kapolda.

“Bahwa vaksinasi saat ini yang digelar di polda jatim untuk penyandang disabilitas dan ODGJ. Namun masyarakat banyak yang datang ke polda maupun polres jajaran untuk mendapatkan vaksinasi,” jelas kapolda jatim, Irjen Nico Afinta.

Akan Bersinergi, kata dia, dengan gubernur dan seluruh jajaran forkopimda, merespon keinginan masyarakat yang menginginkan vaksinasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, kepala sekolah SLB dan keluarga ODGJ yang mau datang untuk melaksanakan vaksinasi. Tingkat kesadaran sudah sangat tinggi, dan kami akan terus melaksanakan vaksinasi merdeka untuk menyambut HUT RI,” tutup dia.

Dalam kesempatan ini Forkopimda Jawa timur yang diwakili oleh ibu Gunernur dan Kapolda Jatim berkesempatan menyapa para tenaga kesehatan dan kapolres jajaran yang juga sedang melaksanakn vaksinasi bagi difable di wilayah masing-masing.

Usai mendapatkan vaksinasi, penyandang difabel dan ODGJ mendapatkan bantuan sosial dan tali asih HUT kemerdekaan RI.(***)

Daerah

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Dengan Prokes Ketat

BERIMBANG.com Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Wakapolda Jatim serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Senin (9/8/2021) siang, memimpin langsung serah terima jabatan yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur dengan Prokes ketat.

Ada sebelas pejabat polda jawa timur berikut kapolres/ta jajaran polda jatim yang mengikuti serah terima jabatan.

Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, sebelumnya sebagai Kapolrestabes Surabaya akan menempati jabatan barunya sebagai Wakapolda Sulut, sedangkan jabatan Kapolrestabes Surabaya diisi oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Divkum Polri.

Kombes Pol Asep Irpan R, Kasubditbintibsos Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri saat ini menjabat Dirbinbmas Polda Jatim

Kombes Pol dr. Hisbulloh Huda, sebelumnya menjabat Kabiddokkes Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. II Pusdokkes Polri

Sedangkan Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim, yang sebelumnya Kabiddokkes Polda NTB, dalam jabatan barunya saat ini sebagai Kabiddokkes Polda Jatim

AKBP Leonard M. Sinambela, yang sebelumnya Kapolres Blitar Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Wakapolresta Tangerang Polda Banten. Sedangkan Kapolres Blitar dijabat oleh AKBP Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Jatim.

AKBP Festo Ari Permana, yang sebelumnya menjabat Kapolres Magetan Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagrenmin Dittipideksus Bareskrim Polri

Sedangkan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim Polda Jatim diangkat sebagai Kapolres Magetan Polda Jatim

AKBP Ganis Setyaningrum, sebelumnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagdalgar Bagren Rorenmin Bareskrim Polri

Sedangkan AKBP Anton Elfrino Trisanto, yang sebelumnya Kabagops Polrestabes Surabaya Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, dalam sambutannya mengatakan, kepada seluruh pejabat yang dilantik agar secepat mungkin beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, seperti Kapolres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang baru

“Dan untuk sedini mungkin mengerti dan memahami situasi dan kondisi kamtibmas di wilayahnya,” kata Kapolda Jatim, saat berikan sambutan, Senin (9/8/2021).

Kepada pejabat yang lama, kata dia, diucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasinya selama ini telah memberikan kontribusi yang terbaik untuk kebaikan Polda Jawa Timur.

Sementara mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan sebagai penyegaran dalam tubuh organisasi Polri. Mutasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan kebutuhan organisasi serta bagian dari Kebijakan Program Kapolri dalam hal yang siap melaksanakan transformasi menuju Polri yang “Presisi” (Preditif – Responsibilitas – Transparansi  Berkeadilan).(***)

Daerah

Percepat Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Kodam V Brawijaya

BERIMBANG.com Percepatan herd immunity, Forkopimda Jawa Timur gelar vaksinasi Merdeka yang berlangsung di lapangan Kodam V Brawijaya, pada Senin (9/8/2021). Serbuan vaksinasi kali ini khusus untuk tahap dua dan ditargetkan 20.000 dosis dapat terlaksana.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kajati Jatim Mohamad Dofir, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, beserta Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, mengecek berlangsungnya vaksinasi yang dibagi di tiga titik, diantaranya di Stadion Brawijaya, Gedung Balai Prajurit, dan Lapangan Kodam V Brawijaya.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka ini diperuntukan bagi masyarakat kota Surabaya dan sekitarnya yang melaksanakan vaksin tahap ke dua dengan capaian target vaksin sebanyak 20.000 dosis vaksin.

Kegiatan vaksinasi ini didukung dengan Tenaga kesehatan gabungan Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, TNI dan Polri. Dukungan Vaksinator Polri sebanyak 22 personel dan Polwan untuk membantu pengamanan sebanyak 15 personel.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, ini sebagai bagian dari apresiasi daerah-daerah yang sudah menggenjot luar biasa.

“Kota Surabaya ini targetnya 2.9 juta target sasaran vaksinasinya. Jadi kalau per hari ini sudah 71.58% itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa, dari kerja sama seluruh elemen strategis, termasuk hari ini adalah jawaban dari beberapa hari kemarin, warga Surabaya yang sudah divaksin dosis pertama menunggu dosis kedua,” terang Gubernur Jatim dihadapan awak media.

Gubernur menambahkan, dengan kekompakan Forkopimda Jatim akan memaksimalkan seluruh ikhtiar untuk bisa memastikan bahwa target sasaran itu bisa mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.

Sementara itu Panglima V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menambahkan, vaksinasi hari ini sekitar 20.000 orang dibagi di tiga titik di Makodam V Brawijaya.

“Karena tempat di sini cukup luas sehingga secara serentak puluhan ribu pun masih bisa memungkinkan dan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” ucap Pangdam V Brawijaya.

Lebih lanjut Mayjend TNI Suharyanto mengatakan. Yang dilaksanakan pagi ini adalah vaksinasi dosis kedua. Ini salah satu jawaban dari kekhawatiran beberapa masyarakat Jawa Timur yang menanyakan kapan diberikannya vaksinasi dosis kedua.

“Nah hari ini kita laksanakan secara masif namun sebelumnya beberapa hari yang lalu juga sudah dilaksanakan,” Katanya, usai meninjau jalannya vaksinasi bersama Forkopimda.

“Intinya kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama karena kami seluruh aparat pemerintah Jawa Timur, TNI Polri ini mendukung sepenuhnya kebijakan dan program-program Ibu Gubernur Jawa Timur dan seluruh pemerintahan Kabupaten Kota untuk mendukung suksesnya vaksinasi ini,” papar Pangdam.

Selain itu, Pangdam V Brawijaya menghimbau kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, tidak perlu khawatir dalam pelaksanaan vaksinasi ini, tetap yakin bahwa semua akan dilakukan vaksinasi.

“Hari ini jangan panik, jangan ragu, yakin bahwa vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan, dan yang pertama yang belum juga kita laksanakan, kita bagi tugas tentunya semuanya di bawah arahan Ibu Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya Mayjend TNI Suharyanto.(***)

Daerah

Forkopimda Jatim melaksanakan vaksinasi berbasis komunitas Kampus di UPN Surabaya

BERIMBANG.com Dalam rangka mendukung program vaksinasi pemerintah, guna membentuk herd immunity, Forkompimda Jawa Timur melaksanakan vaksinasi berbasis perguruan tinggi, di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, di kawasan Gunung Anyar Surabaya, pada Sabtu (7/8/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, didampingi Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Rektor UPN mengecek pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Vaksinasi yang berlangsung di UPN ini merupakan kolaborasi antara Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kota Surabaya, serta Kepala dinas Pendidikan Jatim yang mengkoordinasikan komunikasi dengan perguruan tinggi, yang menjadi mitra di dalam proses percepatan vaksinasi. Dalam kegiatan ini Ditargetkan 5000 peserta dapat divaksin.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, percepatan vaksinasi ini tenaga kesehatannya dari Walikota Surabaya dan Vaksinnya dari Pemprov Jatim.

“Seluruh jajaran Kampus di Surabaya membangun sinergitas yang luar biasa, support dari Kapolda Jatim, dari Pangdam V Brawijaya, inilah bentuk guyub rukun,” ucap Khofifah saat melakukan kunjungan di UPN Surabaya.

Khofifah juga mengatakan bahwa semua punya tugas yang sama, untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat, antara lain saat pandemi covid seperti sekarang, melakukan percepatan vaksinasi.

“Saat pandemi covid seperti sekarang sama-sama mengajak warga supaya tetap menjaga disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur mengatakan. Kampus bisa segera melakukan perkuliahan tatap muka jika PPKM-nya terus menurun. Kalau level 4 turun level 3, turun level 2, turun level 1, vaksinasinya jalan, protokol kesehatannya jalan, maka pembelajaran tatap muka bisa dimulai, perkuliahan tatap muka juga bisa dimulai, maka SDM berkualitas bisa kita wujudkan bersama.

“Tentu kita berharap dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, juga bisa cepat pulih kembali,” ujarnya di dampingi Forkopimda Jatim.(***)

Daerah

Forkopimda Genjot Serbuan Vaksinasi di Jatim

BERIMBANG.com Sebagai upaya percepatan herd immunity khususnya di lingkungan industri di Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur terus melakukan pengecekan serbuan vaksinasi Merdeka di berbagai daerah di Jatim. Seperti yang dilakukan pada Sabtu (7/8/2021) di PT Maspion, Buduran Sidoarjo.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, Forkopimda Sidoarjo dan Ketua DPD I KSPSI Jatim Ahmad Fauzi, BPJS Ketenagakerjaan serta jajaran Direksi PT Maspion Unit II Sidoarjo.

Serbuan vaksinasi ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang didukung oleh BPJAMSOSTEK dan PT Maspion Unit II bersama Pemkab Sidoarjo.

Sementara, vaksinasi yang menggunakan jenis Astra Zeneca ini diikuti oleh sekitar 7.500 pekerja industri padat karya di Kabupaten Sidoarjo, dan melibatkan 100 tenaga kesehatan, yang diselenggarakan mulai tanggal 7 hingga 10 Agustus 2021.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, vaksinasi yang melibatkan kolaborasi elemen strategis ini merupakan kegiatan partnership dalam rangka proses percepatan vaksinasi, diharapkan dapat dilakukan seluruh industri padat karya, sebagai salah satu langkah untuk melakukan percepatan vaksinasi.

“Jadi kembalinya seluruh kegiatan ekonomi kita akan sangat banyak ditentukan oleh melandainya dan makin terkendalinya Covid-19. Nah, hulunya adalah tetap menjaga protokol kesehatan dan mempercepat vaksinasi,” tegas orang nomor satu di Jatim ini.

Selain itu, Khofifah menghimbau agar daerah-daerah sentra industri terutama industri padat karya, agar sesegera mungkin melakukan  percepatan vaksinasi, agar sektor ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Khofifah juga menjelaskan, suasana kondusif ini tidak terlepas dari kekompakan Forkopimda Provinsi Jatim maupun Kabupaten/Kota.

“Terima kasih Pak Kapolda, terima kasih Pak Kajati, Terima kasih Pak Kasdam, salam hormat untuk Pak Pangdam. Kebersamaan ini memberikan suasana yang kondusif dan PMDN di Jawa Timur, pada Triwulan kedua kemarin tertinggi di Indonesia. Juga tentu adalah Pak Bupati, Pak Dandim, dan Pak Kapolres Sidoarjo juga menjadi bagian yang  menyatu dari jaminan suasana yang kondusif untuk berinvestasi,” kata Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menekankan, percepatan vaksinasi di industri padat karya menjadi hal yang sangat penting. Khofifah juga kembali berpesan agar masyarakat melakukan percepatan vaksinasi agar tercipta suasana konduksif.

“Ayo segera sampaikan percepat vaksinasi dan bangun suasana yang kondusif tetap. Jaga protokol kesehatan,” imbuh Khofifah.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan dari 31 juta dosis vaksin yang tersebar di Jawa Timur, saat ini terdapat 3 Kota yang memiliki prosentase vaksinasi tertinggi.

“Yang paling mendekati Kota Mojokerto. Dimana Kota Mojokerto  saat ini sudah mencapai 94 persen dari sasaran. Kedua Surabaya hampir 71 persen, lalu disusul kota Kediri,” terang Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, jumlah tersebar merupakan hitungan secara presentatif. Namun, jika untuk hitungan kumulatif saat ini vaksinasi tertinggi dicapai oleh Kota Surabaya. Karena herd immunity prosentase dari sasaran.

Disisi lain, Gubernur Jatim juga menjelaskan, pendistribusian vaksin yang merupakan salah satu program akselerasi herd imunity, khususnya pada industri padat karya serta kampus-kampus di Jatim merupakan jatah kuota dari 5 persen dari distribusi yang diperuntukan bagi Provinsi Jatim.(***)

Daerah

Ketua PW NU Jatim KH. Marzuqi Mustamar Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur, pada Sabtu siang (7/8/2021) melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka berbasis komunitas Pensantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabillurrosyad Gasek, Malang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Danlanud Abd Rahman Saleh Malang, Sekda Prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Para Kapolres se Malang Raya, Selain itu  Forkopimda kota Malang juga turut mendampingi kunjungan vaksinasi ini.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka dengan target pengurus Ponpes dan santri di lingkungan Pondok Pesantren, dengan dosis vaksin sebanyak 425 dosis, dengan tenaga vaksinator dari Polresta Malang kota sebanyak 9 personel.

Dalam kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta selain berikan bansos berupa beras 1 Ton serta sembako dan 3000 buah masker, dalam kesempatan ini juga memberikan bantuan berupa 250 buah Al-Quran untuk para Santri yang diserahkan kepada Pengurus dan perwakilan santri di Ponpes Sabillurrosyad Gasek, Kota Malang.

Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, KH Marzuqi Mustamar, yang sekaligus juga ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim ini mengucapkan banyak terimakasih, karena telah mendapatkan barokah, semoga dapat bermanfaat dan mendapat keberkahan.

Selain itu, KH Marzuqi juga mengajak kepada masyarakat Jawa Timur dari golongan apa saja, Agama apa saja, suku apa saja, mazhab apa saja, mari bersama-sama mendukung program vaksinasi pemerintah.

“Kepada masyarakat, kami himbau ayo kita sukseskan vaksin ayo kita dukung vaksinasi massal, dengan vaksin insyaallah kita melindungi diri kita juga, melindungi orang lain, kalau kita enggak mau divaksin bisa jadi kita yang terpapar, dan setelah kita terpapar enggak ngerti karena OTG, tahu-tahu OTG ke sana, ke mari, menularkan virus itu kepada orang lain,”

“Dengan tidak divaksin orang itu bisa membahayakan dirinya juga bisa membahayakan orang lain,” papar pengasuh Ponpes Sabilurrosyad.

Menurut KH Marzuqi Mustamar, bahwa vaksin itu halal, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar sudah menyatakan halal, MUI pun secara resmi menyatakan halal.

“Darul Ifta Mesir Al-Azhar yang alim-alim, profesor-profesor, mereka menyatakan halal. Fatwa dari Saudi arabia, Uni Emirat Arab juga menyatakan vaksin halal, lalu masyayikh besar-besar, Kyai Lirboyo dan Kyai top-top, Beliau-beliau bersedia divaksin,” tandasnya

“Berarti menurut beliau vaksin itu halal dan aman. Makanya kepada para masyarakat warga Jawa Timur yang masih meragukan vaksin, enggak usah ragu. Kyai yang lebih alim mau divaksin, Ulama top-top Indonesia maupun internasional memfatwakan vaksin Aman, halal, dan mubah,” tambahnya Kyai Marzuqi didampingi Forkopimda Jatim.(***)