Bulan: Oktober 2019

Bogor

Bupati Bogor Sampaikan Rancangan APBD Tahun 2020

BERIMBANG.com Bogor – Bupati Bogor menyampaikan nota keuangan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020, dihadapan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, dalam Rapat Paripurna Istimewa, di Gedung DPRD, Cibinong, pada Kamis (31/10/2019).

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, sebagai tindak lanjut dari kebijakan umum APBD dan prioritas serta plafon anggaran sementara tahun anggaran 2020 yang telah disetujui bersama beberapa waktu yang lalu,

Kata Ade, pada kesempatan ini kami sampaikan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 dengan berpedoman pada prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan di tahun 2020,

yaitu, meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, meningkatkan daya saing perekonomian daerah dan pelayanan publik, meningkatkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan ketertiban dan kenyamanan masyarakat berdasarkan nilai-nilai keagamaan yang berkeadaban.

“total pendapatan daerah yang ditargetkan di tahun 2020 yaitu sebesar 6,431 Trilyun Rupiah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 2,844 Trilyun Rupiah, dana perimbangan sebesar 2,301 Trilyun Rupiah dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 1,285 Trilyun Rupiah,” terang Ade.

“kontribusi pendapatan asli daerah terhadap total pendapatan daerah adalah sebesar 44,23 persen, sementara kontribusi dana perimbangan adalah sebesar 35,79 persen, disusul oleh kontribusi lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 19,98 persen dari total pendapatan daerah,” ujarnya.

Lanjut Ade mengatakan, dari gambaran proporsi masing-masing komponen pendapatan daerah tersebut, terlihat bahwa komposisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih tinggi dari dana perimbangan. hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah  tetap berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian dalam mendanai program pembangunan di daerah.

“kontribusi terbesar dari komponen pendapatan asli daerah bersumber dari hasil pajak daerah yaitu sebesar 1,918 Trilyun Rupiah, disusul oleh lain-lain pad yang sah sebesar 682,001 Milyar Rupiah dan hasil retribusi daerah sebesar 184,840 Milyar Rupiah sedangkan kontribusi dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan adalah sebesar 59 ,696 Milyar Rupiah,” katanya.

selain itu, menurut Bupati Bogor, sesuai dengan amanat ketentuan Perundang-Undangan bahwa Pemerintah Daerah harus mengalokasikan anggaran bidang pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari anggaran belanja daerah,

maka, kata Ade, dapat disampaikan bahwa alokasi anggaran bidang pendidikan yang diusulkan di tahun 2020 adalah sebesar 1,410 Trilyun Rupiah atau sebesar 20,21 persen dari total belanja daerah. sedangkan alokasi anggaran bidang kesehatan yaitu sebesar 1,437 trilyun rupiah, atau mencapai 20,59 persen dari total belanja daerah.

“mencermati selisih antara kebutuhan belanja daerah dan kemampuan pendapatan daerah, terdapat defisit belanja daerah sebesar 547,047 milyar rupiah,” terang Ade.

“menyikapi defisit belanja daerah tersebut, telah dilakukan langkah untuk menutup defisit belanja daerah, yaitu dengan pembiayaan daerah. penerimaan pembiayaan daerah yang direncanakan di tahun anggaran 2020 yaitu sebesar 547,47 milyar rupiah yang bersumber dari perkiraan sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2019 sebesar 547,47 milyar rupiah,”

“Sementara dari sisi pengeluaran pembiayaan daerah untuk sementara belum dialokasikan, sehingga hasil pembiayaan netto digunakan sepenuhnya untuk menutup defisit belanja daerah sesuai ketentuan perundang-undangan,” ungkap Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo)

Depok

Anak Jalanan Depok Di Hari Sumpah Pemuda

BERIMBANG.COM, Depok – Anak jalanan dianggap negatif oleh sebagian masyarakat karena dianggap tidak mempunyai bakatnya dalam bidang musik, tetapi anak jalanan yang ada di Kota Depok berbeda dengan yang lainnya karena mampu memberikan nilai yang positif dan mampu berkarya dalam bidang masing – masing untuk memberikan kenyamanan khususnya warga Depok.

Hal tersebut, coba dibantah Seniman Terotoar (Seter) Komunitas Kampung Kita Depok K3D Kota Depok. Caranya, dengan menggelar Street Konser di Jalan Raya Margonda di Hari Sumpah Pemuda.

Teuku Gema Azansyah, selaku koordinator musisi terpadu K3D tidak mau dianggap remeh, untuk itu kami anak jalan berupaya mengikis stigma masyarakat dengan mengadakan kegiatan- kegiatan positif dan berati bagi masyarakat.

” Kami anak jalanan di Kota Depok ingin berarti Dimata masyarakat Depok dengan menunjukan cinta tanah air bahwa kamipun memiliki itu, ” ujar Gema belum lama ini.

Selain itu, dia juga tidak ingin adanya suatu perdebatan yang dapat menjadikan konflik Dimata masyarakat karena tujuannya jelas yaitu berkarya apa yang dapat diberikan kepada sesama apalagi dengan adanya keinginan melakukan unjuk rasa, itu menurutnya tidak perlu dalam melakukan hal – hal tersebut.

Lanjutnya, masih Gema, dirinya juga akan menjunjung tinggi kedamaian antar sesama manusia karena dengan menjunjung kedamaian diharapkan dapat mempersatukan masyarakat tanpa adanya konflik antar masyarakat.

” Kami menilai dengan menjunjung kedamaian dan kemerdekan tapi kami juga menjunjung tinggi tatakrama, ” pungkasnya.

Iik

Bogor

Dorong Pembangunan, Pemkab Bogor Ajak Pelajar & Pemuda Melek Teknologi

BERIMBANG.com Bogor – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, gandeng pelajar dan masyarakat wilayah Kelurahan Sukahati, Cibinong, untuk bijak manfaatkan teknologi informatika, serta aktif kurangi penggunaan plastik, dan kelola sampah plastik.

Hal itu untuk mendukung Program Bogor Asri Tanpa Plastik (ANTIK), serta mendorong tercapainya Program Pancakarsa di Kabupaten Bogor, berlansung diaula Diskominfo Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/10/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Informasi Komunikasi Publik dan Kabid Pengelola Komunikasi & Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri memberi arahan, ia mengatakan, untuk mensukseskan Pembangunan Kabupaten Bogor melalui program Pancakarsa terdiri dari karsa Bogor cerdas, Bogor sehat, Bogor maju, dan Bogor membangun serta Bogor Berkeadaban.

Lanjut Yunita, dilakukan salah satunya dengan cara pengembangan teknologi informatika, guna menciptakan masyarakat melek teknologi hingga pelosok desa, serta menciptakan masyarakat peduli lingkungan.

“Seluruh karsa dimaksud merupakan langkah maju arah pembangunan yang menunjukkan adanya gerakan besar di berbagai sektor,”

“Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar untuk peduli lingkungan. Serta turut aktif dalam melakukan berbagai inovasi melalui pemanfaatan teknologi, sehingga program Bogor Antik dan program Pancakarsa dapat terwujud dengan optimal,” bebernya.

Yunita Mustika Putri menjelaskan, agar program-program tersebut dapat berjalan dan terealisasi dengan baik. Keterlibatan masyarakat, pemuda dan pelajar menjadi ujung tombak keberhasilan Pembangunan Kabupaten Bogor.

Untuk itu, kata dia, dibutuhkan sinergi, kolaborasi dalam membangun Kabupaten Bogor, dengan cara mendukung sekaligus melakukan akselerasi dalam mensukseskan pencapaian program pancakarsa tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Bogor, meyakini bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan merupakan salah satu prasyarat untuk keberhasilan proses pembangunan. Karena, masyarakat menjadi bagian integral dari penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Bogor,” jelas Yunita.

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB, Sofyan Sjaf menjelaskan, merealisasikan program Pancakarsa di Kabupaten Bogor harus diiringi dengan peningkatan Sumber Daya Masyarakat (SDM) Kabupaten Bogor hingga pelosok desa. Salah satunya melalui pendidikan desa presisi.

“Pendidikan untuk warga desa agar memiliki ketepatan dalam merencanakan dan membangun, serta menyelesaikan persoalan yang terjadi di pedesaan. Berbasis data dan teknologi digital, sehingga untuk mewujudkan Program Pancakarsa ini benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat,”

“Jika masyarakatnya sudah terdidik, keberhasilan akan tercapai dengan maksimal,” kata Sofyan.

Ditempat yang sama, Ketua Komite Perencana Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saefudin Muhtar menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sangat membutuhkan dukungan masyarakat.

Kata dia, Melalui Program Pancakarsa Bupati dan Wakil Bupati Bogor, berbagai program dan pembangunan di Kabupaten Bogor itu harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Bukan sekedar program berjalan yang mengabaikan berbagai kebutuhan rakyat.

“Program Pancakarasa ini harus menjadi solusi dari permasalahan rakyat yang ada, mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, pembangunan, kemajuan, dan sosial dimasyarakat. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat bekerjasama dengan Pemkab Bogor membangun Kabupaten Bogor lebih baik menuju masyarakat sejahtera,” terang Sofyan.

Pada kesempatan itu, Lurah Sukahati, Khoerudin sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang peduli lingkungan dan berwawasan teknologi.

Tentu, kata Lurah, harus dibekali, tidak hanya dukungan sarana prasarana, akan tetapi peningkatan kualitas SDM menjadi poin untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kegiatan ini harus rutin dilakukan, sebagai wadah sharing informasi, peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan, sehingga mereka bisa menularkan ilmu positif kepada yang lainnya, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor lebih baik,” pungkas Khoerudin.

(Dewi/Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Pantau Uji Coba Sistem 2-1 Jalur Puncak

BERIMBANG.com Bogor – Sistem 2-1 di Jalan Raya Puncak Kabupaten Bogor hari ini Minggu (27/10/2019) resmi diuji coba. Uji coba sistem 2-1 sesuai rencana akan dilakukan kembali pada hari Minggu (03/11/2019).

Bupati Bogor, Ade Yasin yang langsung turun ke jalan untuk memantau lalu lintas uji coba 2-1, ia mengatakan sistem 2-1 kedepannya akan menggantikan sistem satu arah atau one way.

“Kita hari ini uji coba sistem 2-1, bila uji coba ini dirasa sukses, sistem 2-1 diproyeksikan untuk mengganti pemberlakuan satu arah (one way), jadi tidak ada lagi jam naik turun, tapi tetap harus melihat uji coba minggu depan dan masukan dari berbagai pihak,” kata Ade Yasin.

Lanjut Ade, sejauh ini terdapat 4 titik simpul kemacetan yang berdampak pada lalu lintas di sepanjang jalan raya puncak.

“Kita juga kan ini sedang ada pelebaran jalan, ada pengerjaan jalan yang menyebabkan kemacetan juga, titik macet sudah bisa ditemukan diantaranya simpang megamendung, tanjakan selarong, pasar cisarua dan simpang taman safari,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Hindro Surahmat mengatakan sistem uji coba 2-1 pastinya memerlukan banyak masukan dan evaluasi dari berbagai stakeholder untuk menyempurnakan sistem ini.

“Hari ini kan uji coba pertama, tanggal 3 November nanti uji coba kedua, evaluasi harus dilakukan guna mengatasi kendala di lapangan dengan diterapkannya sistem 2-1 ini, mulai dari pembenahan infrastruktur, penataan PKL, keluar masuk kendaraan dipersimpangan, penataan pasar, angkutan umum yang sering mangkal di sembarang tempat,”

“Kita harus evaluasi semua agar sistem 2-1 bisa sesuai dengan harapan kita dan masyarakat di jalur puncak ini bisa merasakan manfaatnya,” kata Hindro.

Seperti diketahui, rencana uji coba sistem 2-1 jalur puncak akan kembali dilakukan pada hari minggu 3 November 2019.

(Derima/Diskominfo Kab.Bogor)

Depok

Tuai Protes Di Ajang Kejuaraan Pencak Silat, Ini Tanggapan Panitia Walikota Cup

BERIMBANG COM, Depok – Pendaftaran peserta  Atlit Pencak Silat antar pelajar SMP, SMA dan SMK dibawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI) Kota Depok dalam ajang Walikota Cup menuai protes dari salah satu perguruan Pencak Silat, Pasalnya uang pendaftaran peserta yang akan mengikuti kejuaraan pencak silat dipungut biaya oleh panitia.

Ketua Panitia Pencak Silat Walikota Cup, Dullah Kastur membenarkan adanya  pungutan biaya tersebut dan dibebankan kepada pihak sekolah bila yang mengikuti pelajar sedangkan dari peserta  perguruan pencak silat di bebankan pelatih, itu untuk membantu dana yang di diperoleh tidak mencukupi untuk pembiayaan kejuaraan yang akan digelar.

” Kami panitia sudah melakukan musyarawah dalam kegiatan ini termasuk mengundang pengurus pencak silat untuk mencari solusi dalam hal pendanaan dan hasilnya kami sepakat untuk memungut biaya pendaftaran kepada peserta yang mau mengikuti kejuaraan, ” terang Dullah kepada berimbang.com melalui sambungan telepon sululernya. Minggu ( 27/10/2019).

Terkait protes yang dilayangkan salah satu perguruan pencak silat, Dullah menilai pengurus perguruan silat tersebut tidak mengikuti rapat yang digelarnya.

” Kami undang semua perguruan pencak silat yang ada di Kota Depok dan dalam hal ini kegiatan ini juga pihak pengurus IPSI Dan KONI juga mengetahui hasilnya dalam pembahasan rapat,” jelas Dullah.

Sebelumnya, salah satu pengurus perguruan pencak silat, TB Toto melakukan protes keras kepada panitia penyelenggara Walikota Cup karena dinilai memberatkan peserta untuk menyalurkan bakatnya diajang kejuaraan pencak silat yang rencananya akan digelar 29 November sampai dengan I Desember 2019.

TB.Toto menilai sangat aneh atlet dikenakan biaya sedangkan KONI Depok mempunyai anggaran untuk para atlet.

” Jadi Aneh kok atlit dikenakan biaya,
bukankah KONI sudah mengalokasikan anggaran untuk setiap Cabang Olah Raga (Cabor),” Kata Toto.

Lalu, lanjut Toto dengan mengatasnamakan Walikota Cup jangan memaksakan untuk dilaksanakan,daripada harus membebani para atlit sedangkan kejuaraan ini adalah untuk kebaikan Depok kedepan.

” Bayangkan, atlit mau bertanding saja, dia harus menyiapkan fiisik, mental, pikiran ditambah biaya pula. Aneh sulit juga mau jadi Atlit  diKota Depok. harus punya biaya,” jelas Toto.

” Sejak tahun 80 an saya ikut mendirikan IPSI Depok & Membesarkannya.
Dan baru sekarang IPSI Seperti ini, “tutup TB.Toto dengan nada kesal.

Iik

Depok

Relawan Lebah dan H. Acep Syukuran Sekaligus Launching Gerobak Motor Usaha Anak Punk

BERIMBANG.COM, Depok – Relawan Laskar Berani Hijrah (Lebah) dan H. Acep Al Al Azhari mengadakan Syukuran yang dirangkai Launching Gerobak Usaha Anak Punk yang berlangsung di Sekolah Masjid Terminal Depok, Jumat (25/10/2019).

Dikatakan Ketua Relawan Lebah Wirawan Yosh, Lebah adalah tempat sarana dakwah dari kalangan marjinal, pengamen pemulung, penjudi, perampok, preman dan anak punk yang kita bina disini untuk dekat kepada Tuhannya, dekat pada Allah SWT.

“Alhamdulillah..malam ini kami dapat melaunching Gerobak Motor untuk anak punk berjualan Sosis Bakar Laskar Berani Hijrah bantuan dari Bapak H. Acep Al Azhari yang begitu peduli terhadap kehidupan anak jalanan,” ujar Wirawan yang didampingi Ustad Hendra selaku pembina sekaligus guru ngaji anak jalanan.

Dikatakan Wirawan, H. Acep bukan hanya sekedar peduli kepada nasib anak-anak jalanan tetapi juga memberikan solusi dengan memberikan gerobak motor untuk kelangsungan kehidupan sehari hari.

“Ini sebuah terobosan dan solusi yang diberikan oleh Pak H. Acep terhadap anak jalanan yang ada di Depok. Mereka diajarkan untuk menjadi pelaku ekonomi,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui bimbingan yang ada di Laskar Berani Hijarah ini, kedepannya anak jalanan memiliki kemampuan atau skil untuk bekerja, mereka terbina dan diberikan pelatihan serta solusi untuk dapat bekerja dan harapan Lebah mereka lebih dekat sama Tuhan nya. “Karena yang kita sangat harapkan mereka jauh dari hal hal yang membahayakan dirinya seperti narkoba kriminal dan sek bebas,” harapnya.

Dikesempatan yang sama Adie Rakasiwi Pimpinan Redaksi Koran Depok Pembaharuan (Debar) yang hadir mewakili H. Acep Al Azhari menyampaikan, bahwa kedepannya akan terus bersinergi kerjasama untuk membina anak – anak jalanan untuk menjadi pelaku ekonomi tanpa ketergantungan dengan hidup dijalanan.

Menurut Adie seharusnya hal ini merupakan tanggung jawab serta tugas dan kewajiban Pemkot Depok dalam melakukan pembinaan kepada anak-anak jalanan yang tersebar di Depok.

“Bukan hanya sekedar ditangkepin tanpa ada solusi, apalagi saat penangkapan membuat trauma yang dalam kepada mereka,” pungkasnya.

Red

JakartaNasional

Bawaslu Riau Raih Inovasi Pengawasan Pemilu Terbaik se- Indonesia

BERIMBANG.com Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau meraih Juara pertama dalam kategori Inovasi Pengawasan Pemilu Terbaik se-Indonesia pada Bawaslu Award 2019 di Jakarta.

Seperti diketahui Bawaslu Award adalah sebuah ajang pemberian penghargaan bergengsi pada pengawasan pemilu di Indonesia yang diadakan Bawaslu RI setiap kali usai melaksanakan pengawasan pemilu.

Acara dimulai dari pukul 19.00 WIB di Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Jum’at (25/10/2019) malam.

Bawaslu Riau  meraih dua Penghargaan sekaligus dari 12 Kategori yang di perebutkan oleh Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, yaitu Juara Pertama pada kategori Inovasi Pengawasan Pemilu diraih oleh Bawaslu Riau dan Juara ketiga kategori Kinerja Pengawasan Terbaik diraih oleh Bawaslu Kabupaten Kep. Meranti Riau.

Adapun 12 Kategori yang dilombakan adalah Kategori Kinerja Pengawasan Terbaik, Inovasi Pengawasan Terbaik, Fungsi Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar lembaga Terbaik, Pebgelolaan PPID Terbaik, Inovasi Pencegahan Terbaik, Penanganan Pelanggaran Terbaik, Sentra Gakkumdu Terbaik.

Selanjutnya kategori Penanganan Pelanggaran Administrasi Terbaik, Mediator Terbaik, Penyelesaian Sengketa Terbaik, Penyusunan dan Pemberian Keterangan di MK Terbaik, dan Tata Kelola Sumber Daya Manusia Terbaik.

Sementara itu, Bawaslu-Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil meraih Juara ke-tiga pada Kategori Kinerja Pengawasan Terbaik tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Bawaslu Award 2019 ini di hadiri oleh 34 Provinsi dan 415 Kab/Kota se Indonesia yang terdiri ketua dan anggota Bawaslu Provinsi dan Kab/Kota serta Kepala Sekretariat se-Indobesia.

Tujuan Bawaslu Award 2019 dilaksanakan sebagai merupakan bentuk Apresiasi Bawaslu RI kepada jajaran pengawas pemilu di tiap tingkatan.

Terlihat Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan menerima langsung penghargaan tersebut dengan wajah berseri-seri.

Usai menerima Piagam Penghargaan dan Trophi Rusidi mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt atas raihan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas pemilu se-Provinsi Riau.

“Alhamdulillah tahun ini Bawaslu Provinsi Riau dan seluruh jajaran Pengawas Pemilu se-Riau mendapat anugerah juara pertama dalam inovasi pengawasan terbaik se-Indonesia. Ini adalah hasil kerja seluruh lapisan pengawasa se Riau,”

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat sahabat  saya Anggota Bawaslu Riau, Neil Antariksa, Gema Wahyu Adinata, Amiruddin Sijaya, Hasan dan Kepala Sekretariat serta seluruh staff yang telah bekerja keras sehingga memperoleh penghargaan ini ” katanya.

Selanjutnya Rusidi mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu di Riau untuk lebih inovatif lagi dalam Pilkada Tahun 2020 yang akan datang, “insya Allah bila kita  solid dan saling membantu, saya yakin tahun depat akan lebih hebat lagi,” tutup Rusidi.

(Anhar Rosal)

Jakarta

Wapres Maruf Meminta Maaf Pada Relawan

BERIMBANG.com Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meminta maaf lantaran tak bisa menampung semua relawan menjadi menteri maupun wakil menter dalam Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin dihadapan ratusan relawan, dalam kegiatan Silaturahmi dan Tasyakuran atas terpilihnya Maruf Amin sebagai Wakil Presiden RI periode 2019-2024, di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

“Saya minta maaf kepada para relawan karena mungkin banyak yang tidak tertampung karena menterinya hanya ada 34 jadi terpaksa relawan enggak kebagian,” kata Maruf Amin.

Ia pun berseloroh, jika ada wakil menteri, jatah para relawan mungkin dapat terakomodir  “Tapi ada Wamen cuman 12, mudah-mudahan ada wakil-wakilnya menteri lagi, jadi bisa tertampung,” canda ketua MUI non-aktif ini. “Memang ini saya mohon maaf sama Pak Jokowi ya,”

Lanjut Maruf mengatakan, menjadi seorang Menteri, Wakil Menteri, bahkan Wakil Presiden sekalipun merupakan takdir seorang manusia dari sang pencipta.

“Karena memang yang jadi menteri, Wamen itu garis tangan bukan soal pintar, hebat, karena memang garis tangannya,”

“Memang dulu ada yang bilang kiai Maruf sudah tua kenapa mau jadi wapres. Saya bilang gak ada cita-cita, saya mau jadi kiai saja, tapi garis tangan saya diajak Jokowi jadi wakil presiden,” terang Wapres.

Nampak turut menghadiri acara Tasyakuran Semalam, Santy Sys ketua Umum relawan Gerakan Wadyabala Jokowi

Santy Sys menyampaikan doa Dan Harapannya ke depan Presiden Jokowi & Wakil Presiden KH.Ma’Ruf Amin diberikan kesehatan dan amanah dalam memimpin Indonesia sampai 2024,

Pada kesempatan itu, Ketua GWJ Perempuan Indonesia  Keren Gina Rachman menyampaikan harapanya kedepan Presiden dan waki Presiden Terpilih Bpk.Jokowi dan KH.Ma’Ruf Amin dapat melibatkan lebih banyak perempuan diberbagai bidang.

“Karena sudah saatnya perempuan Indonesia mendapatkan posisi kesetaraan gender, kami perempuan Indonesia siap menuju Indonesia Maju Unggul,” pungkas Gina Rachman.

(Amy78/red)

Berita UtamaJakarta

Wartawan Sinar Pagi Dianiaya Gerombolan Polisi, Dimana Tanggung Jawab Polri?

BERIMBANG.com Jakarta – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke menanggapi yang terjadi pada wartawan Sinar Pagi Hariyawan, yang mengalami perlakuan buruk hampir sebulan lalu, tepatnya 30 September 2019, sekira pukul 20.00 WIB, di halaman Polda Metro Jaya (PMJ).

“Dia (Hariyawan) dipukuli secara membabi buta oleh puluhan polisi, diduga dari satuan Brimob, menyebabkan kepala bocor, pelipis luka, sekujur tubuh sakit dan bengkak-bengkak,” terang Wilson.

“Yang bersangkutan datang menjumpai saya, Wilson Lalengke, mengadukan nasibnya yang tidak mendapatkan perhatian semestinya dari pihak kepolisian,”

Laporan Polisi (LP), kata Wilson, sudah dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, beberapa jam setelah kejadian, yakni pada subuh, tanggal 1 Oktober 2019. Sayangnya, hingga hari ini, 25 Oktober 2019, LP yang bersangkutan belum diproses Polri,

“Pertanyaan sederhana saya, mengapa polisi belum memproses kasus pengeroyokan dan penganiayaan warga, rekan wartawan, atas nama Hariyawan ini??” tanya Wilson Lalengke.

Lanjut Wilson menjelaskan, sebagai informasi tambahan, menurut korban, ia telah menjadi wartawan yang bertugas di PMJ (Polda Metri Jaya) selama lebih dari 15 tahun.

Hariyawan juga sudah dikenal baik oleh Kabid Humas PMJ. Yang bersangkutan juga selalu memberitakan giat Polda Metro Jaya dan aktivitas Polri secara umum di medianya, Koran Mingguan Sinar Pagi.

“Harapan saya, Polri sebagai institusi yang diberi tugas dan kewenangan oleh negara, agar sesegera mungkin melaksanakan tanggung jawabnya menindaklajuti Laporan Polisi atas kasus tersebut,” pungkas Wilson Lalengke.

(wl/red)

JakartaNasional

Dirjen Imigrasi Apresiasi Inovasi Badan Diklat Kejaksaan RI

BERIMBANG.com Jakarta – Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Franky Sompie mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI dengan sistem teknologi dan informasi.

Terobosan E-learning menjadi salah salah sistem yang sukses dibangun oleh Diklat dibawah komando Setia Untung Arimuladi.

“Badan Diklat Kejaksaan RI bisa Lebih Sukses dalam penyelenggaraan Diklat sesuai visi Bapak Presiden RI Joko Widodo,” kata Ronny Sompie dalam torehannya di atas layar digital di acara Legal Expo 2019 Kementerian Hukum dan Ham, Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Salah satu yang dipamerkan dalam Legal Expo 2019 tersebut Kejaksaan menghadirkan stand yang berisi inovasi-inovasi di era industri Revolusi 4.0 saat ini.

Bahkan, Dirjen Hukum dan Ham Ronny Sompie hendak bertandang ke kampus Badiklat Kejaksaan RI untuk melihat lebih dekat pengunaan digital tersebut.

“Pak Dirjen imigrasi sangat apresiasi dengan inovasi Badiklat, dan ingin jajarannya studi tiru ke Badiklat,” ungkap Kapuspenkum Mukri.

Kata Mukri keturutsertaan Kejaksaan RI dalam Legal Expo ini menampilkan beberap inovasi, pelayan hukum dalam bentuk digital dan elektronik, yakni aplikasi Pro Adhyaksa yang merupakan layanan digital bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya pengaduan hukum tanpa harus bersusah payah datang ke kantor Kejaksaan.

“Juga Badan Diklat Kejaksaan RI hadir sebagai Learning Centre For The Fourth Industrial Revolution yang menampilkan beragam inovasi antara lain: E-learning, E-Akademi, E-Register, E-Ijin, E-Lapdu, E-Quisionair, E-Office dan Digital Map,” ucapnya.

Semua ragam inovasi yang ditampilkan  Kejaksaan, kata Mukri, membuat terkesima Dirjen Imigrasi pada saat melihat materi yang disajikan oleh Badan Diklat Kejaksaan RI ketika mengunjungi Stand Kejaksaan RI.

“ini akan menjadi contoh dan dalam waktu dekat akan dilakukan studi banding oleh jajaran Kemenkumham kepada Badan Diklat Kejaksaan RI,” ungkapnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini berlangsungnya selama 2 hari dimulai  Kamis hingga Jumat 25 Oktober 2019, yang bertujuan memperkenalkan, mengedukasi, dan mensosialisasikan penegakan hukum dan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Seperti diketahui, Acara Legal Expo dalam rangka Hari Dharma Karyadhika 2019, yang mengambil tema “Transformasi Meraih Kinerja Pasti” yang dibuka oleh Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Ronny Franky Sompie,

diikuti oleh 35 peserta, terdiri dari Instansi Penegak Hukum, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan Perbankan, yang salah satunya terdapat booth pameran Intansi Kejaksaan RI.

(Red)